Disclaimer : Naruto bukanlah buatan saya..
Warning : Incest, SMS (Sistem Mikir Sehari), Typo, OC, OOC, Ngaawur, Perubahan Timeline, dll.
Tanya-Jawab di kolom review:
Q : apa nanti naruto akan membunuh minato and kushina?
A : Tidak, Karena sebenarnya dilubuk hati Naruto, dia masih sayang pada orang tuanya
Q : apa nanti naruto melawan ayahnya?
A : Terjawab di chapter ini.
Q : apa naruto bakal nunjukin rinnegan waktu lawan minato?
A : Terjawab dichapter ini.
Q : tolong usahain naruto bisa menggunakan jutsu mokuton dan hyouton agar ceritanya makin top
A : Kayaknya engga deh, soalnya biarpun Naruto dapat mengusai 5 elemen, elemen yang paling dikuasi Naruto adalah angin dan api, Nagato aja yang ahli elemen air dan angin aja gak bisa membangkitkan Hyouton, terus jika Naruto membangkitkan 2 kekkai genkai tersebut maka Naruto terlalu overpower, padahal rashensuriken+hiraishin aja udah sangat menakutkan apalagi disini Naruto punya kekuatan Rinnegan, mungkin nanti jika dibutuhkan kekai genkai alam buat Naruto, mungkin Shakuton.
Q : Oh ya apa Naruto bsa jrus 'Shuradou' yg tngan nya jd laser ama kplanya kya mriam gtuh.. Kan keren jadinya ..
A : Entar bisa shurado, tapi sekarang dia baru bisa Tendou dan Gakidou.
Chapter 6: Keluar Konoha, part 2
Di Hutan Luar Desa..
Terlihat sekitar 13 Jounin yang merupakan polisi patroli konoha terlihat mengepung seorang anak perempuan berambut pirang twintail dengan cakra merah yang terlihat seperti rubah berekor satu.
"Naruko-Hime, kenapa kau ingin meninggalkan desa? Kenapa kau melakukan ini semua demi seorang pencuri seperti kakakmu?", Tanya seorang Jounin.
"Kalian tak perlu tahu dan kalian tak akan mengerti!" , Kata Naruko dengan suara berat (efek kyuubi)
Kemudian dari tanah dan tubuh Naruko keluar rantai emas berpijar dengan pijaran warna merah mengarah pada Jounin-Jounin tersebut, tapi mereka berhasil menghindarinya.
"Baiklah, jika kami tidak bisa membawa anda dengan cara baik-baik, maka kami terpaksa melakukan ini! FIRE!", Kata pimpinan grup tersebut.
"Fire Release: Great Fireball Technique", lima orang Uchiha yang ada dipasukan itu merapalkan jutsu andalan mereka.
Lima bola api raksasa yang keluar dari mulut mereka menuju dan menerjang Naruko. Naruko melihat itu hanya mengarahkan salah satu tangannya kedepan, kemudian didepan Naruko muncul rantai-rantai dan akhirnya lima bola api itu tertahan oleh rantai-rantai Naruko dan 'Duar..' akhirnya bola api tersebut meledak didepan rantai tersebut dan rantai-rantai tersebut tetap kokoh (karena kuatnya). Kemudian, beberapa rantai Naruko bergabung membentuk sebuah tinju raksasa dan akhirnya menerjang Juonin-Jounin tersebut, tapi mereka berhasil menghindar lagi.
"FIRE BREATH"
Naruko menyemburkan api dalam intensitas tinggi dan tanpa handseal menuju Jounin-Jounin tersebut.
"EARTH!", Teriak sang pimpinan grup.
Kemudian tiga orang Jounin menuju kebarisan depan dan melakukan hanseal.
"Earth Release: Earth Style Wall"
Dinding-dinding terbentuk didepan mereka sehingga api yang dikeluarkan Naruko menabrak dinding mereka dan 'Duaar..' terjadi ledakan yang keras karena tabrakan api dan tanah sehingga menyebabkan asap dan reruntuhan tanah. Naruko akhirya memutuskan hubungan tubuhnya dengan rantainya dan kemudian menerjang 3 orang itu dengan kecepatan dan gaya hewan (rubah) dan 'Crashh..' 'Braak..' 2 orang mati tercakar dan 1 orang mati karena tersabet cakra ekor kyuubi dengan keras.
Disisi Lain..
Terlihat tiga anak sedang loncat indah dipohon dan terlihat menjauhi desa.
"Kukira merepotkan meminta izin pada ayah! Malah dia dengan senang hati mengizinkanku ikut Naruto! Seolah dia senang sekali kalau aku tak ada dirumah!", Kata Shikamaru sedikit kesal.
"Kau enak, aku harus adu mulut dulu dengan ibuku!", Kata Kiba.
"Jadi kau sebenarnya tidak diizinkan?", Tanya Shikamaru.
"Sebenarnya aku diizinkan, hanya saja awalnya aku tidak boleh membawa Akamaru!", Kata Kiba sambil mengelus bulu Akamaru yang berada diatas kepalanya.
"Kalau kau Chouji?", Tanya Shikamaru.
"Kalau aku sih boleh-boleh saja! Walaupun ayah dan ibu kelihatan sedih, tapi mereka akhirnya menyetujuinya dan membawakan aku banyak bekal.", Kata Chouji sambil menepuk-nepuk tas gendongnya yang (sangat) besar.
"Oh, ya, apakah Naruto benar-benar ingin melawan dan membunuh ayahnya malam ini?", Tanya Kiba.
"Kalau soal membunuh, sepertinya tidak! Dia pasti tidak ingin langsung jadi buronan kelas SSS karena membunuh seorang Kage yang juga merupakan pahlawan Perang Dunia Shinobi Ketiga! Tapi, soal melawan dan mengalahkan, sepertinya iya! Tapi, sepertinya setelah membawa Naruko pergi!", Jelas Shikamaru.
Mereka akhirnya meneruskan perjalanan mereka keluar desa,tapi dijalan mereka dicegat oleh enam Anbu Root didikan Danzou.
"Kalian mau kemana? Apa kalian ingin meninggalkan desa? Langkahi mayat kami dulu!", Kata seorang Anbu.
"Sepertinya ini agak sulit!", Bisik Shikmaru.
"KIBA!", Teriak Shikamaru memberi komando.
Kiba langsung melemparkan tiga kunai yang belakangnya ada kertas peledak yang mulai terbakar. Tapi satu orang diantara mereka sudah menyiapkan jutsu.
"Earth Release: Earth Style Wall",
'Duarr..' terjadi ledakan kertas peledak yang tertahan oleh dinding dari tanah buatan salah satu Anbu, tapi dinding itu juga hancur dan menimbulkan asap. Chouji yang daritadi diam, sekarang sudah siap dengan jutsunya.
"Human Bullet Tank"
Chouji dengan cepat menerjang Anbu itu dengan cara membuat tubuhnya seperti bola dan menggelinding dengan cepat menabrak Anbu itu, sehingga Anbu itu terlempar beberapa meter. Tapi Anbu itu berhasil mendarat dengan baik dan kemudian tersenyum, tapi senyumnya hilang ketika sebuah buah kunai peledak sudah berada didepannya dan 'Duarr..' Anbu tersebut mati bersama ledakan tadi.
"BRENGSEK KALIAN!" Teriak Anbu tersebut tak terima rekan kerjanya mati.
Anbu itu menerjang Chouji (Karena paling dekat dengan mereka) dengan pedangnya dan 'Jleep..' ternyata dia sendiri yang tertusuk pedang, tapi bukan pedangnya tapi Kunai raksasa (Kunai Bladesnya Izumo dan Kotetsu) yang dilempar Shikamaru dengan kekuatan banyangannya. Kunai raksasa itu berhasil menusuk Anbu itu dijantungnya sehingga dia tewas.
"Fire Release: Great Fireball Technique"
Dua orang Anbu melakukan handseal dan menyemburkan bola api dari mulutnya menuju tiga anggota The Death Last, tapi karena terbiasa serangan tiba-tiba saat latihan, mereka akhirnya berhasil menghindari bola api tersebut. Dua Anbu tersebut siap-siap melakukan handseal dan jutsunya.
"Shadow Imitation Technique"
Ternyata Shikamaru sudah siap dengan jutsunya, sehingga dua Anbu tersebut tidak bisa bergerak menyelesaikan jutsunya. Shikamaru yang melihat Anbu itu sudah tidak bergerak langsung melempar beberapa kunai peledak dan melepas jurus bayangannya dan 'duar' kunai peledak tersebut meledak dan membuat kedua Anbu tersebut gugur. Kedua Anbu yang tersisa telah bersiap melarikan diri, tapi...
"Fang Passing Fang"
Dua buah bor melaju kearah mereka dan menerjang mereka satu-satu sehingga mereka terlempar beberapa meter dan 'Jleep' mereka berdua sudah tewas karena tertusuk kunai raksasa Chouji dan Shikamaru yang sudah ada dibelakang mereka.
'Poof', Salah satu Kiba yang melakukan jutsu tadi berubah menjadi Akamaru.
"Hah.. Sepertinya sudah selesai!", Dengus Kiba.
"Guuk..", Akamaru mengiyakan tuannya.
"Anbu Root, mereka benar-benar merepotkan!"
Kediaman Namikaze...
"Minato, selalu saja tidak pernah ajak-ajak kalau ingin melakukan sesuatu, ttebane!", Dengus Kushina.
"Ttebane, bukankan kata itu sudah dilarang digunakan diKonoha Kushina-san?", Tanya Shisui.
"Eh, lupakan soal tadi! Eh, Itachi, Shisui kalau kalian lapar kedapur saja, disana banyak makanan kok!", Kata Kushina.
"Terima kasih Kushina-san, kami tidak...", Kata Itachi tapi terputus oleh Shisui.
"Wah, Terima kasih Kushina-san, kami benar-benar lapar!" Kata Shisui sambil menarik Itachi kedapur.
"Apa maksudmu?", Bisik Itachi pada Shisui.
" Eh, mumpung ada rejeki, lagipula dari tadi pagi kita belum makan!", Bisik Shisui gantian.
Kushina hanya geleng-geleng melihat si Uchiha paling berbeda yang terkenal sebagai Shunsin no Shisui itu. Kushina yang bosan lalu membaca buku Diari Naruto lagi.
'Kepada Kami-sama yang entah ada atau tidak.
Terima kasih karena telah memberiku hidup sampai hari ini. Seperti biasa diulang tahunku kedelapan ini, aku hanya merayakannya bersama nenek Tsunade dan ketiga kawanku dan seperti biasa aku juga akan menceritakan kisah hidupku yang menyedihkan ini seperti tahun-tahun sebelumnya. Kisah ini dimulai empat tahun lalu ketika kakek Jiraiya menceritakan bahwa Naruko adalah anak dalam ramalan dan saat itu juga aku menjadi anak terlantar karena ayah dan ibuku lebih mengurusi Naruko daripada aku dan mereka juga menyerahkan titel pewaris klan Namikaze pada Naruko, padahal akulah yang harusnya mendapatkannya, ya sudah.. gak usah diurus soal klan, toh aku juga tidak butuh itu!. Saat itu pula, aku mulai ditinggalkan teman-temanku dan saat kutanya pada mereka alasannya cuma satu yaitu Naruko dan saat itu aku mulai membenci orang-orang, tapi ada satu orang yang berhasil menyadarkanku bahwa membenci itu tidak baik, orang itu adalah Sarutobi Aqua, cinta pertamaku sebelum aku mencintai Naruko. Aqua adalah wanita yang lebih tua dariku dua tahun dan juga merupakan cucu Almarhum Hiruzen, tapi sayang dia meninggal karena penyakit Leukimia empat bulan setelah pertemuanku dengannya, setelah itu aku kembali membenci orang, tapi bukan orang lain, melainkan diriku sendiri. Setelah kematian Aqua, aku memutuskan keluar dari rumah dan hanya pulang jika aku ingin saja, aku akhirnya bertemu ketiga sahabatku, awalnya aku enggan berteman dengan meraka, tapi salah satu dari mereka adalah pemaksa (Kiba), akhirnya aku terpaksa berteman dengan meraka walau pada akhirnya aku tertarik juga pada mereka. Yang membuat aku menyukai pola hidup mereka adalah walaupun mereka anak dari pemimpin klan terkenal, tapi mereka tidak malu menunjukan kelemahan dan kenakalan mereka, berbeda dengan orang desa yang hidup dalam topeng. Soal kedekatanku dengan nenek Tsunade awalnya adalah ketika kami ketahuan mencuri sake dari dia, untuk mencoba janji resmi yang biasanya digunakan para orang dewasa dan pada akhirnya kami ketahuan dan dijitaki oleh dia, tapi dia tidak terlihat marah dan malah memberikan sake itu pada kami, ketika mendengar alasan konyol kami berempat yang membuatnya tertawa dan pada akhirnya kami dekat dengan dia, terutama aku dan Shikamaru yang berminat dengan jutsu medis dan kami berempat sudah menganggap dia nenek kami sendiri. Soal kenapa aku menyukai Naruko, sebenarnya awalnya aku hanya iseng membaca di gulungan klan Uzumaki yang mengijinkan pernikahan sedarah dan aku juga tahu bahwa darah kami dominan Uzumaki dan mulai saat itu juga aku berfikir bahwa aku bisa menyatukan keluarga kami yang terpecah-belah karena ramalan bodoh dan fitnah tetua desa bahwa aku mencuri dan berusaha menjadi kuat untuk menghancurkan desa!, ya.. aku memang selalu mencuri dan berusaha menjadi kuat, tapi aku ingin kuat karena ingin melindungi desa, karena aku sama sekali tidak benci desa ini dan aku juga mencintai desa ini, satu-satunya yang kubenci adalah diriku sendiri. Saat membaca gulungan itu tanpa kusadari aku mulai suka pada Naruko dan ingin menikahinya, tapi aku mulai sadar disini adalah Konoha, bukan Uzu yang hancur puluhan tahun lalu dan aku juga mulai sadar bahwa keluargaku tidak bisa diperbaiki dan mulai saat itu aku juga ingin melupakan bahwa aku mencintai Naruko, tapi aku tidak bisa melupakannya karena aku terlalu dekat dengan Naruko, dan Naruko juga merupakan satu-satunya gadis yang peduli denganku selain Almarhumah Aqua... (Masih ada lanjutannya tapi gak penting).'
Kushina membaca itu mulai menangis dan menyesal bahwa ini semua terjadi karena dia dan Minatolah yang bersalah karena pilih-kasih dan Naruto hanyalah korban ketidak adilan. Kemudian tanpa dia sandari dia mulai berteriak memanggil nama anaknya.
"NARUTO.., NARUTO..", Teriak Kushina dan akhirnya dia pingsan karena tidak kuat menahan kesedihan.
Shisui dan Itachi yang mendengar teriakan Kushina langsung berlari menuju Kushina dan menemukan Kushina pingsan.
Kembali di Naruko..
"Lightning Beast Running Technique"
Pimpinan dari grup yang menyerang Naruko, melakukan jutsu dan terbentuklah anjing dari cakra petir keluar dari tangan orang tersebut dan anjing petir tersebut berlari menuju Naruko, tapi...
"Preta Path: Blocking Technique Absorption Seal"
Seorang anak laki-laki seumuran Naruko dengan rambut kuning jabrik dan bermata ungu riak air, menyerap jutsu petir buatan pimpinan grup tersebut.
"Naruko, bukankah kau pernah bilang padaku jangan berlagak keren dan menanggung semua sendiri?", Tanya anak tersebut.
"TAPI, KAU AKAN MEMBENCIKU, KALAU KAU MENGETAHUI ALASANKU, ONII-CHAN!", Teriak Naruko dengan suara yang masih berat, karena efek cakra kyuubi.
Anak tersebut kemudian berbalik dan bejalan menuju Naruko dan 'Chuu..' anak itu mencium bibir Naruko sehingga Naruko kaget dan perlahan cakra kyuubi ditubuh Naruko hilang.
"Tentu tidak, karena aku juga mencintaimu!", Kata anak bernama Naruto dengan wajah (sok) romantis.
"Benarkah itu, Onii-chan?", Tanya Naruko ingin kepastian.
"Tentu, aku juga akan menikahimu, bagaimanapun caranya!", Kata Naruto meyakinkan.
"BAKA! KENAPA KAU TIDAK BILANG DARI DULU?", Teriak Naruko sambil menjitak kakak sekaligus kekasihnya.
"Ittai, Gak usah jitak juga kali!", Dengus Naruto.
"Sudah belum, adegan romantisnya?", Tanya salah satu dari sepuluh Jounin yang tersisa.
Narutopun memasang muka serius lagi dan kemudian menggigit jarinya dan membuat klon darah.
"Bos, ada apa?", Tanya klon tersebut.
"Tolong bawa Naruko, keteman-temanku", Perintah Naruto.
"Teman-teman? Jadi kau membawa mereka juga?", Tanya Naruko.
"Iya, soalnya mereka maksa ikut sih! Oh, soal aku kau tak perlu kuatir karena 10 Jounin dan seorang Kage tak akan menghambatku!", Jelas Naruto.
Kemudian klon Naruto memegang Naruko dan akhirnya mereka hilang bersama melalui jutsu Hiraishin.
"Sombong sekali bocah, kau kira bisa menang melawan kami?", ejek salah satu dari mereka.
Naruto hanya menyeringai dan kemudian melempar pisau hitam ke orang tersebut, kemudian Naruto berteleport ke depan orang tersebut.
"Rasengan"
Sebuah bola warna biru tercipta dari gumpalan cakra di tangan Naruto menerjang kepala orang itu, sehingga orang itu tewas dengan kepala berlubang.
"Fire Release: Great Fireball Technique"
Empat orang dari grup itu melihat temannya mati langsung melakukan jutsu bola api andalan mereka dan akhirnya bola api tersebut menuju dan siap membakar Naruto, tapi dengan cepat Naruto melemparkan pisau hitamnya kesembarang tempat dan berhasil menghindari jutsu bola api tersebut dan Naruto juga merapalkan jutsunya.
"Fire Release: Ash Pile Burning"
Naruto menyemburkan asap kearah lima orang yang berada disana, sehingga lima orang itu hanya menutup hidung mereka dan hanya menganggap asap beracun biasa, tapi seorang sadar tentang jutsu klan Sarutobi ini dan bersiap mengingatkan orang lain, tapi 'duarr.' Semua terlambat ketika asap itu meledak sehingga mereka semua mati terbakar. Kemudian, dari kanan dan kiri naruto terlihat ahli kenjutsu yang menerjang Naruto dan 'Jleb..' mereka akhirnya menusuk patner mereka masing-masing karena Naruto berhasil teleport dengan Hiraishin dan akhirnya dua orang ahli kenjutsu itu mati.
"Tinggal 3 orang lagi!", Kata Naruto mencibir.
"BRENGSEK, Lightning Beast Running Technique !", Teriak salah salah satu dari mereka yang juga merupakan pimpinan grup tersebut sekaligus melakukan jutsu petir andalannya.
"Preta Path: Blocking Technique Absorption Seal"
Naruto dengan cepat menyerap ninjutsu itu lagi dan ketika jutsu itu habis diserap kemudian dia mensummon Fuma Shuriken dari tangannya dan menginjectnya dengan elemen angin dan kemudian dia melemparkannya kearah mereka bertiga.
"Wind Release: Fuma Shuriken Shadow Clone Technique"
Fuma shuriken yang dilempar Naruto menjadi banyak dan menerjang mereka dengan kecepatan tinggi (Efek Cakra Angin) dan 'Slapp..' dua orang tidak bisa menghindar karena kecepatan mereka kurang dan mereka berdua akhirnya mati terpotong jutsu Naruto, sedangkan sang pimpinan lagi-lagi selamat.
"Deva Path: Banshō Ten'in"
Sang pimpinan akhirnya tertarik jutsu gravitasi Naruto, dan akhirnya dia juga mati karena jutsu andalan Naruto.
"Rasengan"
Pimpinan itu mati karena jutsu rasengan menabrak tepat diwajahnya sehingga wajahnya hancur dan penuh darah. 'Plook... plook.. plook..' terdengar suara tepuk tangan dibelakang Naruto, Naruto menoleh kebelakang dan menemukan seorang berambut kuning seperti dia, hanya saja lebih dewasa dan tidak punya kumis dan memakai jubah hokage.
"Tenyata memang benar kata para tetua bahwa kau ingin menghancurkan desa ini, buktinya kau membunuh mereka tanpa perasaan bersalah! Lalu, soal mata itu, bagaimana kau mendapatkannya, heeh? DAN KAU BAWA KEMANA PUTRIKU SAAT INI?", kata orang yang kita ketahui sebagai Minato.
"Kau tidak perlu tahu soal rinneganku! Dan soal Naruko dia ada ditempat aman! Tou-san!", Jelas Naruto.
"Tou-san heeh? Aku tak mau dipanggil tou-san oleh orang sepertimu! Sekarang, KEMBALIKAN PUTRIKU!", Perintah Minato.
Naruto hanya diam, kemudian dengan cepat dia membuat handseal dan menghisap udara sekaligus mengembungkan dadanya.
"Fire Release: Fire Dragon Flame Bullet"
Naruto menyemburkan cakra api yang membentuk seperti naga, kemudian api tersebut terbagi menjadi tiga yang menyerang bagian kanan, kiri dan depan Minato, tapi Minato berhasil menghindar melalui Hiraishin dan langsung berada dibelakang Naruto dan menendang Naruto sehingga terlempar beberapa meter, lalu Minato berteleport lagi didepan Naruto dan melakukan jutsu andalan sang hokage.
"Rasengan"
Minato membuat rasengan dari tangan kanan kanannya dan bersiap menabrakannya pada tubuh Naruto, tapi tidak berhasil karena terhalang tekanan gravitasi sangat besar.
"Deva Path: Shinra Tensei"
Minato terpental beberapa meter karena jutsu Naruto. Naruto yang sudah berdiri melakukan jutsu lagi.
"Fire Release: Great Dragon Fire Technique"
Naruto menyemburkan bola api berbentuk naga dan naga api melaju dengan kecepatan tinggi kearah Minato, tapi Minato hanya melempar kunai cabang tiganya kesembarang tempat kemudian berteport ke kunai tersebut dan kemudian dia akhirnya melemparkan shuriken pada Naruto.
"Shuriken Shadow Clone Technique"
Shuriken yang dilemparkan Minato menjadi banyak dan menerjang Naruto. Naruto melihat itu tidak tinggal diam dan langsung membuat handseal untuk membuat jutsu pelindung dari tanah.
"Earth Release: Earth Style Wall"
Naruto dengan cepat membuat dinding tanah sehingga menahan semua shuriken Minato dan Naruto dengan cepat juga melempar pisau hitamnya kearah Minato, kemudian Naruto berteleport didepan Minato dan menendangnya dengan kaki yang sudah dilapisi cakra dan akirnya Minato terlempar beberapa meter dan ketika Minato lengah, Naruto melakukan genjutsu andalan Tobirama Senju.
"Genjutsu: Bringer-of-Darkness Technique"
Pandangan Minato tiba-tiba gelap dan membuatnya sedikit bingung, kemudian dia ditendang seseorang dari belakang sehingga dia sedikit kesakitan, kemudian dia tendang dari kiri, kemudian kanan dan kemudian Minato mempertajam pendengarannya dan ketika Naruto menendangnya dari depan Minato berhasil menangkap kaki Naruto dan melemparnya. Kemudian, ketika Naruto terlempar pandangan Minato mulai pulih.
"Sepertinya kau hebat juga, bisa menggunakan genjutsu milik Hokage kedua!", Kata Minato.
"Kau juga, ttebayo!", Kata Naruto.
"Ttebayo, sudah lama aku tidak dengar kata khas Uzumaki itu! Mungkin, setelah pelarangan penggunaan kata itu, untuk melindungi klan Uzumaki yang selalu diburu!", Jelas Minato.
Kemudian baik Naruto dan Minato melempar senjata andalan mereka dan mereka akhirnya berteleport dan saling adu jurus andalan masing-masing.
"Rasengan"
"Wind Release: Rasengan"
Kedua jutsu tingkat tinggi saling berbenturan sehingga menimbulkan efek dasyat. Tabrakan kedua jutsu itu akhirnya dimenangkan oleh Naruto yang telah menginject rasengannya dengan elemen angin dan akhirnya Minato terlempar, Naruto melihat Minato terlempar langsung berlari dengan cepat menuju Minato dan 'Duak..' Naruto membenturkan kepalanya yang sudah dilapisi cakra kekepala Minato, sehingga kepala Minato berdarah dan kemudian Minato jatuh terkapar ditanah.
"Apakah kau akan membunuhku? Naruto..", Kata Minato sedikit ketakutan karena pertama kalinya dia menerima kekalahan dan parahnya dia kalah dari anak kecil.
"Tentu tidak! Aku hanya ingin berterimakasih padamu!", Kata Naruto.
"Terima Kasih? Bukankah kau ingin menghancurkan desa ini?", Tanya Minato.
"Tidak mungkin, aku sangat mencintai desa ini dan keluarga kita! Kau terlalu mudah diperalat para orang tua haus kekuasaan itu! Dan terimakasih telah mengurusku sampai umurku walau hanya empat tahun dan terimakasih juga untuk mengurus Naruko selama ini, Tou-san! Dan kenapa aku memutuskan keluar desa bersama Naruko, kau tidak perlu tahu sekarang, yang jelas semua ini demi keutuhan keluarga kita! Kau juga perlu tahu, bahwa aku akan selalu menyayangimu dan juga Kaa-san!", Kata Naruto yang membuat Minato tersadar.
Minato kemudian menitikan air mata dan bersiap minta maaf pada Naruto, tapi ketika dia menoleh Naruto sudah menghilang.
"Maafkan aku, Naruto!" , Gumam Minato.
Sementara itu..
Di suatu ruangan terlihat seorang orang tua yang dulunya merupakan rival dari Almarhum Hiruzen, dia terlihat berdiri menghadap keluar jendela dan seseorang bertopeng tengah memberikan laporan padanya.
"Jadi, Minato telah kalah?", Tanya orang tua itu.
"Begitulah tuan, dia telah dikalahkan oleh anaknya sendiri!", Kata orang bertopeng itu.
'Naruto Namikaze, seorang anak yang benar-benar berbahaya!', Batin orang itu.
'Tokk. Tokk..' Kemudian pintu ruangan itu diketuk dari luar.
"Masuk!", Perintah pemilik ruangan itu.
Kemudian orang yang mengentuk pintu masuk ruangan dan mendekati orang tua tersebut.
"Maaf tuan, kami telah mendengar kabar bahwa klan Uchiha akan melakukan kudeta secara besar-besaran beberapa bulan kedepan!"
"APA? BENARKAH ITU?", Tanya sang orang tua itu.
"Tidak tahu tuan! Saya hanya mendengarnya dari kabar burung!", Kata orang itu.
"Selidiki klan tersebut selama sebulan penuh! Jika mereka benar-benar ingin melakukan kudeta, mereka harus tahu akibatnya! Lakukan ini semua DEMI KONOHA!"
Kembali ke Naruko dan para The Death Last..
"Onii-chan lama banget, ya?", Keluh Naruko.
"Mungkin '(Kraukk..)' Naruto sedang ada urusan sebentar '(Kraukk..)' Naruko-Hime! Tak usah khawatir '(Kraukk..)', Naruto itu orang yang sangat kuat kok! Mau makan Naruko-Hime?", Kata Chouji.
"Tidak, Terima Kasih! Kenapa sih, orang seperti kalian harus ikut kami? Dasar pengganggu!", Kata Naruko.
"EHH, GADIS CEREWET, KAU TAHU SENDIRI PRINSIP KAMI! KALAU SATU DARI KAMI KELUAR DESA, MAKA KAMI SEMUA HARUS IKUT! JADI, JANGAN MENGELUH!", Bentak Kiba.
"Benar kata Kiba, gadis merepotkan! Kalau saja kau bukan orang yang penting bagi Naruto, mungkin kami tidak akan ikut misi merepotkan ini!", Shikamaru.
" Ya..ya.. aku tahu itu!", Naruko kalah omongan.
Kemudian mereka merasakan seseorang mendekati mereka.
"Maaf, aku terlambat, ada sedikit urusan tadi!", Kata orang itu yang ternyata Naruto.
"ONII-CHAN", Teriak Naruko lalu memeluk Naruto dengan (sangat) erat.
"Lepaskan aku Naruko, malu tahu!", Kata Naruto.
"Ah.. Kau ini! Tadi saja kau tanpa tahu malu, kau menciumku dihadapan para Jounin pengganggu tadi!", Jelas Naruko yang membuat Naruto terdiam.
"Eh, Naruto apakah kau tadi melawan ayahmu yang merepotkan itu?", Tanya Shikamaru memecah suasana.
"Ya, dan aku menang!", Jelas Naruto singkat.
"Pantas saja kau babak belur. Jadi, apakah kita langsung ke Kusagakure?", Tanya Shikamaru lagi.
"Tentu saja tidak, Kita akan liburan dua hari dulu!", Kata Naruto.
"DASAR!"
-TBC-
Penjelasan Jutsu :
Fire Release: Great Fireball Technique == Katon: Gōkakyū no Jutsu.
Earth Release: Earth Style Wall == Doton: Doryūheki
Human Bullet Tank == Nikudan Sensha
Shadow Imitation Technique == Kagemane no Jutsu
Fang Passing Fang == Gatsūga
Lightning Beast Running Technique == Raijū Hashiri no Jutsu
Blocking Technique Absorption Seal == Fūjutsu Kyūin
Fire Release: Ash Pile Burning == Katon: Haisekishō
Fire Release: Fire Dragon Flame Bullet == Katon: Karyū Endan
Fire Release: Great Dragon Fire Technique == Katon: Gouryuuka no Jutsu
Genjutsu: Bringer-of-Darkness Technique == Genjutsu: Kokuangyo no Jutsu
Statistik Naruto dan Naruko buatan saya:
Name : Naruto Namikaze
Gender : Male
Age : 8
Kekkai Genkai : Rinnegan
Element : Wind, Fire, Water, Earth, Lightning, Yin-Yang.
Stats : Ninjutsu: 4,5; Genjutsu: 4; Taijutsu: 4; Strength: 3,5; Speed: 5; Intelegency : 4,5; Stamina: 4; Handseal: 4,5; Total: 34
Name : Naruko Namikaze
Gender : Female
Age : 8
Kekkai Genkai : Uzumaki's Cakra Chain
Patner : Kurama (Bijuu)
Element : Water, Fire
Stats : Ninjutsu: 4; Genjutsu: 3; Taijutsu: 4; Strength: 4; Speed: 4; Intelegency : 3; Stamina: 4; Handseal: 4; Total: 30
Mungkin hanya ini yang bisa saya tulis kali ini..
Mohon maaf jika ada kesalahan, dan tolong review dengan review yang membangun..
Mohon maaf jika jelek, terutama dipertarungan..
Untuk update mungkin saya kurang tahu kapan.
Sekian terima kasih..
