Disclaimer : Naruto bukanlah saya..
Warning : Incest, SMA (Sistem Mikir Acak-acakan), Typo, OC, OOC, Ngaawur, Perubahan Timeline, dll.
Tanya-Jawab di kolom review:
Q : Naruto dan naruko di sini ofer power gax..?
Apa naruko nanti bisa mode kyuubi/kurama
A : Bisa tapi masih lama!
Q : apakah naruto setingkat sama madara kekuatannya?
A : Gak lah, lagipula rinnegan Naruto belum sempurna (Intervalnya masih lama, jadi jarang digunain).
Q : Gue nungguin nih adegan hot naruko and naruto,hehehe...!
Gue tunggu dengan sabar deh
A : Mungkin, dua atau tiga chapter lagi ada lemonannya, sekarang fokus misi dulu..
Season 2, Chapter 2
.
Di Konoha..
Sudah dua minggu pembagian team di Akademi, Team 7 berada yang diketuai Sarutobi Asuma, kini berada di kantor Hokage untuk mendapat misi level C pertama mereka.
"Jadi, misi level C kita hanya mengantar surat kekuil api, Tou-san? Tidak keren sama sekali Tou-san, Izuko saja misi level Cnya saja mencari serangga langka, kalau seperti ini misi level D, bukan level C!", Protes Fugarama.
"Kau salah Fugarama-chan, sebenarnya bukan mengantar suratnya yang menjadikan misi ini menjadi level C, tapi isi surat ini yang menjadikannya misi level C, lagipula orang yang kita beri surat ini bukanlah orang yang sembarangan!", Kata Minato.
"Memang, siapa penerima surat ini Hokage-sama?", Tanya Asuma.
"Salah satu teman lamamu yang tinggal dikuil api! Kau pasti tahu siapa dia?", Jawab Minato.
"Chiriku sepertinya akan ada nostalgia, lalu kapan kami berangkat, Hokage-sama?", Tanya Asuma.
"Besok, bersama salah satu orang kepercayaanku!", Kata Minato.
"Jangan bilang si tukang telat itu!", Kata Fugarama.
"Mungkin!", Kata Minato.
Kemudian, Team tujuh mulai meninggalkan ruang itu, mulai dari Fugarama, Asuma, Sasuke dan Sakura.
"Wah, sepertinya misi level C kita sedikit rumit dan menakutkan, ya? Aku jadi takut, nih! Tapi Sasuke-kun pasti melindungi, kan?", Kata Sakura yang menempel pada Sasuke, sehingga membuat Sasuke risih.
"Hn..", Kata Sasuke yang mencoba mencoba menjauhkan diri Sakura.
Asuma yang melihat kelakuan para muridnya hanya geleng-geleng, sementara itu Fugarama hanya membatin sesuatu.
'Apa yang sebenarnya kau inginkan dari kami, Haruno Sakura!'
Malam harinya ditempat lain..
Disuatu Apartemen disuatu negara yang selalu hujan, seorang anak laki-laki dua belas tahunan berambut kuning jabrik memakai celana krem panjang dan memakai kaus hitam yang berlogo Uzumaki berwarna merah ditengah kausnya, kini sepertinya tengah menunggu adik sekaligus kekasihnya yang tengah berbelanja. Dia sedang merenungi nasibnya sambil membayangkan seseorang yang bukan adiknya, melainkan anak perempuan berumur 6 tahun berambut putih.
'Aqua, besok adalah 8 tahun peringatan kematianmu! Mudah-mudahan kau tenang dialam sana!', Batin anak itu.
Tiba-tiba dia dekejutkan seseorang yang menepuk pundaknya, dia langsung menoleh kebelakang dan menemukan seorang anak laki-laki berambut hitam bergaya nanas memakai celana hitam panjang dan memakai kaus abu-abu berlogo Nara kuning ditengah kausnya, berumur sama dengan sikuning jabrik.
"Masih membayangkan Aqua, Naruto! Bagaimana kalau Naruko tahu bahwa dia bukan cinta pertamamu?", Tanya anak itu.
"Dia sudah kuberi tahu, Shikamaru! Walau awalnya dia ngambek tapi dia akhirnya dia menerimanya! Dan Shikamaru, setidaknya lebih sopan sedikit, napa? Masuk kamar orang tanpa permisi, untung aku dan Naruko tidak sedang begituan!", Kata Naruto.
"Alah, lagipula si cerewet itu (baca: Naruko) kan selalu bersama si gadis tsundere merepotkan itu (baca: Rizuka). Jadi jika sitsundere itu pergi dia selalu ikut dan pastinya aku, Kiba dan Chouji hanya pergi keruangmu jika Naruko pergi! Bisa-bisa kami ditonjok si cerewet itu sampai mati, karena menggangu kehidupan kalian! Dan yang lebih penting kapan kita melakukan misi merepotkan itu? Apakah jadi besok?", Tanya Shikamaru.
"Tentu saja! Lagipula itukan juga sudah kita dan para pacar kita sepakati bersama, jadi tidak ada alasan membatalkannya dan mudah-mudahan besok kita berhasil membunuh baik Sora ataupun Chiriku!", Kata Naruto.
"Ck.. merepotkan! Sepertinya, pada akhirnya buronan kita tetap bertambah!", Keluh Shikamaru.
"Itulah, resiko kita melindungi Naruko!"
Esok paginya bersama dilangit dekat kuil api..
Seorang anak laki-laki berambut kuning jabrik berjubah awan merah kini sendirian melakukan perjalanan udara menuju kuil Api. Dia sekarang menaiki salah satu kuchiyosenya yaitu burung berparuh panjang raksasa. Kini, anak itu hampir sampai kuil api. Dia terkagum melihat keindahan kuil api.
"Jadi, ini kuil api? Indah sekali, sayang sekali kalau dihancurkan! Tapi, apa boleh buat, demi misi, kuil ini harus dihancurkan!", Kata anak itu pada dirinya sendiri.
Anak itu langsung membuat rasengan tanpa bhunsin dan ada yang aneh dari rasengan itu, rasengan itu dilapisi cakra angin sehingga terlihat sepeti shuriken. Anak itu langsung melemparkannya kearah tengah dari kuil itu.
"Fūton: Rasenshuriken"
Sementara didepan gerbang kuil api..
Tiga orang berjubah sama dengan anak berambut kuning yang ada diudara berada depan gerbang kuil api, salah satu dari mereka yang berambut kuning twintail yang daritadi mengawasi anak yang berada diudara, dia telah melihat anak yang berada diudara telah melemparkan sesuatu kearah tengah kuil langsung membatin sesuatu.
'Sudah dimulai, ya!', Batin sikuning twintail.
Anak itu langsung membuat handseal dan memberi aba-aba teman-temannya untuk minggir.
"SEMUANYA MINGGIR! Katon: Ryūen Hōka no Jutsu"
Kedua rekannya langsung minggir agar tidak terkena jutsu sikuning twintail, lalu anak berambut pirang twintail langsung menembakkan empat bola api berbentuk kepala naga dalam satu tiupan kearah gerbang kuil itu.
Sementara di Konoha..
Team 7 kini berada didepan gerbang Konoha, mereka sedang seperti menunggu seseorang.
"Cihh, pasti yang jadi patner kita adalah Kakashi-nii!", Keluh Fugarama.
"Hn, Pastinya!", Tambah Sasuke.
"Sudah, jangan mengeluh, lagipula dia adalah ketua Anbu jadi dia pasti sibuk!", Kata Asuma.
"Eh, Asuma-sensei, ngomong-ngomong hubunganmu dengan Kurenai-san, bagaimana?", Tanya Sakura tiba-tiba.
"K-kenapa, kau tahu hubunganku dengan Kurenai?", Tanya Asuma gugup.
"Tentu saja aku tahu! Lagipula aku, Ino dan Hinata adalah pencari informasi tercepat diKonoha!", Kata Sakura menyombongkan diri.
'Lebih tepatnya tukang gosip!', Batin Sasuke dan Fugarama bersamaan.
'Tentu saja aku dan semua anggota Root tahu! Lagipula, kau, Kakashi dan Shikaku adalah jounin-jounin yang diwaspadai oleh Root, jadi kami semua tahu tentang kehidupan kalian dan keluarga kalian, karena kami selalu memata-matai kalian!'. Batin Sakura.
"Emm,, sepertinya dua bulan lagi kami akan menikah, doakan kami tak ada halangan, ya!", Kata Asuma.
Kemudian datanglah seorang yang mereka tunggu-tunggu seorang yang kita kenal sebagai Sharingan no Kakashi, Kakashi sekarang menggunakan memakai pakaian khas Jouninnya, karena tidak sedang misi Anbunya.
"Maaf, aku terlambat tadi ada ...", Kata Kakashi tapi terpotong oleh Fugarama.
"Sudahlah, Kakashi-nii kami tak butuh alasanmu!", Kata Fugarama.
"Benar yang dikatakan Fugarama, lebih baik kita segera berangkat saja!", Kata Asuma.
Mereka akhirnya berangkat menuju Kuil Api demi mengantar surat pada Chiriku.
Kembali ke Kuil Api..
Para biksu di Kuil api agak terkejut ketika mereka mendengar suara dari udara dan mereka langsung melihat gumpalan angin seperti baling-baling dan dengan kecepatan tinggi langsung menerjang mereka.
"SEMUA LARI!", Teriak salah satu orang dintara mereka.
Tapi, 'Blar.. sink...' gumpalan angin yang kita ketahui sebagai rashensuriken telah sampai ketanah dan langsung meledak dan membesar langsung menghancurkan gedung dan membunuh belasan orang disitu yang tidak sempat melarikan diri. Kemudian, 'duar.. duar.. duar.. duar..' terdengar ledakan dari gerbang depan dan pintu gerbang hancur berkeping-keping dan terlihat 3 orang yang memakai jubah awan merah, mereka bertiga langsung masuk kedalam kuil itu dan dari udara turun seekor burung raksasa aneh dan seorang yang berjubah sama dengan tiga orang itu dan 'dust..' burung itu langsung hilang bagaikan debu.
"Onii-chan, padahal kau melakukan perjalanan udara, tapi kok lama sekali!", Kata sigadis twintail yang kita kenali sebagai Naruko.
"Gomen Naruko-chan, lagipula jika aku terlalu cepat kalian tak akan bisa menikmati pesta kita!", Kata orang yang datang dari udara yaitu Naruto.
"Sudahlah jangan berdebat, lebih baik kita lakukan misi kita saja!", Kata seorang gadis berambut hitam pendek yaitu Rizuka.
"Huhh, Merepotkan!", Kata (Tahu sendiri siapa)
Mereka langsung dikepung puluhan biksu, sedangkan Naruto dan kawan-kawannya hanya memandang bosan.
"Kalian bukanlah buronan Konoha, mau apa kalian kemari?", Tanya seorang biksu.
"Tentu saja, demi kepala Chiriku dan jinchuriki tiruan kyuubi, jadi jika kalian ingin hidup, cepat katakan dimana mereka!", Kata Rizuka sambil mengaktifkan sharingan tamoe tiganya.
"KAMI TIDAK AKAN MENGATAKAN DIMANA MEREKA, TERUTAMA PADA PARA KEPARAT SEPERTI KALIAN, SEMUA SERANG!", Teriak seorang pada mereka.
Para biksu langsung mencoba menyerang Naruto dan kawan-kawannya, tanpa diketahui para biksu Naruto sudah mengaktifkan Rinnegannya dan langsung mengarahkan tangannya kedepan.
"Tendō: Shinra Tensei"
'Blaar..' Semua biksu yang ada disitu terlempar hingga puluhan meter, Chiriku dan Sora yang daritadi berada didalam ruang meditasinya merdengar suara ledakan diluar langsung keluar dari ruang meditasinya menuju keluar dan menemukan puluhan biksu disitu meninggal dan sebagian pingsan, mereka menemukan empat orang berjubah awan merah.
"APA YANG KALIAN LAKUKAN PADA ANAK BUAHKU?", Tanya Chiriku setengah berteriak.
Naruto hanya melemparkan pisau hitamnya kearah Chiriku, Chiriku langsung menyingkir agar tidak terkena pisau itu, tapi dia kaget ketika Naruto ada dibelakangnya dan memegang pundaknya dan tiba-tiba baik Naruto maupun Chiriku hilang. Sora melihat orang yang sudah dianggap ayahnya hilang langsung berteriak.
"APA YANG KALIAN LAKUKAN PADA CHIRIKU-SAN!", Teriak Sora.
"Kau tidak perlu tahu, tiruan Kyuubi! Jadi kau bisa tunjukan kekuatan Kyuubimu!", Kata Rizuka dingin.
"Aku tidak mau menggunakan kekuatan monster terkutuk itu, lebih baik aku mati saja daripada menggunakan kekutan itu!", Kata Sora sambil membuka perban ditangannya.
"Jūha Shō"
Sora melakukan cakaran jarak jauh dengan cakra angin pemotong kearah Naruko, Rizuka dan Shikamaru, tapi mereka bertiga berhasil meloncat menghindarinya. Naruko diudara langsung membuat handseal jutsu airnya.
"Suiton: Suiryūdan no Jutsu"
Naruko langsung menembakkan naga air dari mulutnya, tapi Sora berhasil menghindarinya. Sora langsung menggunakan jutsunya lagi.
"Jūha Reppū Shō"
Sora langsung membuat cakar setan langsung mencakar Naruko, Shikamaru dan Rizuka, tapi lagi-lagi tiga tokoh utama kita berhasil menghindarinya. Naruko langsung membuat jutsu lagi.
"Suiton: Sanzunō Daija no Jutsu"
Naruko membuat jutsu air lagi, tapi kali dia tidak hanya menyemburkan satu naga air, tapi langsung tiga. Sora mencoba menghindarinya, tapi 'blar... blar..' Sora hanya berhasil menghindari satu, sedangkan dua peluru naga air tidak berhasil dihindarinya sehingga terpental puluhan meter. Rizuka dan Shikamaru yang daritadi diam sekarang langsung membuat handseal yang sama.
"Katon: Gōka Mekkyaku"
Shikamaru dan Rizuka langsung menembakkan api skala tinggi yang berbentuk menyerupai tembok besar kearah Sora, sehingga mengakibatkan kerusakan tinggi.
Sementara itu bersama Naruto..
Naruto dan Chiriku kini berada ditempat yang agak jauh dari pertarungan Naruko dan kawan-kawan, ditempat yang telah diberi tanda saat survei lokasi.
"Cihh... Tak kusangka kau memisahkanku dan Sora dengan jutsu Hokage keempat! Lalu, siap sebenarnya siapa dirimu dan apa yang sebenarnya kau inginkan?", Tanya Chiriku.
"Emm.. Aku anak Hokage keempat dan soal yang kuinginkan mungkin kepalamu ataupun isi dari Jinchuriki tiruan itu!", Kata Naruto santai.
"Cihh.. Ternyata benar rumor bahwa anak Hokage Keempat menjadi seorang mising-nin dan asal kau tahu saja aku tak akan kalah darimu dan menyerahkan Sora pada kalian, walau kau sekuat Hokage keempat!", Ucap Chiriku,
"Kau yakin, ttebayo?", Kata Naruto dengan nada menggoda sehinnga Chiriku langsung emosi.
"BAIKLAH KITA BUKTIKAN, SIAPA YANG TERKUAT DIANTARA KITA! Raigō: Senjusatsu"
Dibelakang Chiriku langsung terlihat cahaya yang seperti patung budha dengan ratusan tangan dan tangan-tangan itu langsung mengarah pada Naruto, Naruto yang melihat itu langsung membuar handseal jutsu tanah pelindung.
"Doton: Doryūheki — Renzoku Hensei"
Naruto langsung membuat benteng pertahan dari dua belas dinding tanah yang dibuatnya dan 'blar... blar...' sepertinya jutsu Chiriku tertahan jutsu Naruto, sehingga jutsu Chiriku hanya berhasil menghancurkan lima tembok buatan Naruto sehingga tersisa banyak sekali tembok buatan Naruto yang masih utuh.
"Cihh.. Kukira jutsumu kuat sehingga aku membuat dua belas tembok berlapis sekaligus, ternyata lemah, bahkan tidak bisa hanya bisa menghancurkan kurang dari setengahnya! Sekarang giliranku Fūton: Fūjin no Jutsu"
Naruto langsung membuat handseal jutsu anginnya dan meniupkan partikel debu warna hitam berkecepatan tinggi kearah Chiriku, tapi Chiriku langsung meloncat menghindarinya, sedangkan Naruto hanya mengarahkan tangan kirinya ke Chiriku, sedangkan tangan kanannya sekarang terkumpul gumpalan cakra yang membentuk bola biru.
"Tendō: Banshō Ten'in"
Chiriku tiba-tiba tertarik kearah Naruto, sedangkan Naruto langsung mencoba meninjukan bola biru itu pada selangkangan Chiriku.
"Rasengan"
Chiriku akhirnya mati mengenaskan karena selangkangannya terkena rasengan Naruto.
"Huh.. sepertinya sudah selesai! Sebaiknya aku langsung keNaruko saja, dan sepertinya lebih baik aku jalan kaki saja, malas menggunakan Hiraishin terus!", Kata Naruto pada dirinya sendiri.
Naruto langsung menyegel Chiriku pada sebuah gulungan dan langsung berjalan pelan-pelan kearah Naruko dan kawan-kawan.
Bersama Naruko, Shikamaru dan Rizuka lagi..
Asap tebal tercipta akibat jutsu Rizuka dan Shikamaru, Shikamaru langsung mencoba menghampiri Sora, tapi 'blar.. blar.. blar..' tiga buah ekor cakra berwarna merah langsung mencoba menyabet Shikamaru, tapi dengan shunsin sempurna yang dipelajarinya dari Rizuka dia berhasil menghindar dan ketika asap menipis terlihatlah Sora yang sudah bertransformasi menjadi bijuu ekor empat dan bijuu itu langsung membuat tangan cakra besar dan berusaha memukul Shikamaru, Rizuka dan Naruko, 'blar..' tanah-tanah retak karena pukulan tangan cakra itu, tapi Shikamaru, Rizuka dan Naruko berhasil menghindar. Narukopun langsung membuat handseal jutsunya.
"Katon: Ryūen Hōka no Jutsu"
Naruko langsung menembakkan empat bola api berbentuk kepala naga pada Sora, 'duar.. duar... duar.. duar..' terjadi empat ledakan besar karena jutsu Naruko. Tapi, alangkah terkejutnya tiga anggota Akatsuki ini bahwa kyuubi tiruan ini hanya terlempar beberapa meter karena jutsu itu, lalu Shikamaru juga langsung membuat salah satu jutsu terkuat klannya.
"Kage Tsukami no Jutsu"
Shikamaru langsung melemparkan reruntuhan bangunan terbesar dengan jutsu bayangannya kemudian 'blar..' Kyuubi tiruan terlempar akibat jutsu Shikamaru. Tapi, kyuubi tiruan itu bangun dan membuat kumpulan cakra hitam dan putih bebentuk bola dan langsung menelannya. Naruko yang mengetahui apa yang akan dilakukan Sora (karena informasi Kyuubi dulu) langsung menyuruh Shikamaru membuat jutsu tanah terkuatnya.
"SHIKAMARU, LAKUKAN TEKNIK PERLINDUNGAN TANAH TERKUATMU!", Komando Naruko.
Shikamaru langsung melakukan apa yang diperintah Naruko, karena Naruko yang paling tahu soal bijuu diantara mereka.
"Doton: Tsuchi hashira no barikēdo"
Shikamaru langsung membuat benteng dari puluhan tembok tanah untuk menahan bijuudama, sedangkan Kyuubi tiruan langsung menembakan bijuudamanya kearah Naruko, Shikamaru dan Rizuka dan 'duar..' Bijuudama meledak dan menghancurkan belasan tembok tanah buatan Shikamaru tapi mereka tetap terlindungi karena puluhan tembok tanah melindungi mereka dan 'bruk..' Shikamaru terjatuh karena hilangnya banyak cakra karena menggunakan jutsu level S.
"Sudahlah, kau lebih baik beristirahat dulu! Sekarang giliran kami!", Kata Rizuka pada Shikamaru.
"Terserah kau sajalah!", Kata Shikamaru.
"NARUKO, LAKUKAN ITU!", Perintah Rizuka.
"Baik, Rizuka-nee!", Kata Naruko mulai bersemangat.
Naruko langsung berkonsentrasi dan tiba-tiba matanya berubah menjadi mata rubah dan dikelilingi cakra merah yang membentuk ekor empat. Kyuubi palsu langsung berulah lagi dengan menaiki salah satu tembok dan kini berada diatas tembok itu dan langsung mencoba menyerang lagi dengan keempat ekornya dan 'duar..' ekornya bukan menabrak tubuh para anggota Akatsuki ini, tapi tertahan rantai-rantai beraura merah yang keluar dari tubuh Naruko.
"Kita tunjukan yang asli dan yang imitasi lebih kuat mana!", Kata Naruko dengan suara berat karena efek kyuubi.
Kyuubi palsu langsung mencoba menyerang Naruko lagi dengan ekornya, tapi ekornya tertahan lagi oleh rantai-rantai Naruko dan tubuh kyuubi palsu kini mulai terikat rantai-rantai yang keluar dari tubuh Naruko, yang mulai banyak dan besar-besar keluarnya sehingga kyuubi palsu tidak bisa bergerak. Rizuka yang mengetahui targetnya mulai lumpuh langsung mendekati targetnya dan langsung mengaktifkan Mangekyou Sharingannya dan menatap targetnya, lalu mengucapkan sesuatu.
"Takamimusuhi"
Kyuubi palsu langsung tertidur dan perlahan berubah menjadi Sora lagi karena genjutsu milik Rizuka, Naruko langsung memutuskan langsung memutuskan ikatan rantai-rantainya dengan tubuhnya dan langsung membuat handseal ram sekaligus berkonsentrasi sehingga seluruh cakra kyuubi ditubuhnya hilang dan 'bruk..' baik Rizuka dan Naruko jatuh kelelahan karena kelelahan dan Rizuka memenggangi matanya yang sedikit sakit (efek Mangekyou Sharingan), Naruko langsung berjalan kearah Kyuubi palsu dan langsung menempelkan Fuin buatannya ditubuh Sora
"Huhh.. Akhirnya selesai juga! Rizuka-nee kau hebat sekali? Sepertinya kau sudah mengusai mata itu!", Kata Naruko.
"Sepertinya kau juga! Kau sudah bisa menguasai ekor empatmu dan bahkan sudah bisa mengendalikannya! Ngomong-ngomong, kenapa kau menempelkan Fuin padanya?", Tanya Rizuka.
"Oh ini, sepertinya fuinjutsu yang digunakan untuk menyegel cakra Kyuubi pada tubuh Sora agak lemah, jadi aku melakukannya untuk jaga-jaga agar dia tidak lepas kontrol lagi!", Jawab Naruko.
"Sepertinya kalian sudah selesai, ya? Sepertinya Naruto menemui masalah!", Kata Shikamaru yang menghampiri mereka
"Apa maksudmu? Darimana kau tahu Onii-chan terkena masalah?", Tanya Naruko khawatir.
"Lebih baik, kalian cepat menyegel dia pada gulungan dan mari kita ke depan gerbang!", Kata Shikamaru yang kini langsung berlari kearah gerbang depan.
Sementara, Naruko dan Rizuka langsung menyegel Sora dan langsung ikut berlari kearah gerbang depan.
Didepan gerbang sekarang..
Naruto kini sedang bertatap muka dengan Team 7, Asuma dan Kakashi yang sudah sampai disana. Mereka hanya saling menatap satu sama lain. Lalu, Shikamaru, Naruko dan Rizuka yang tadi lari kini berhenti didekat Naruto.
"Jadi benar, bahwa kalian kini menjadi borunan level S, lalu kenapa kalian menghancurkan kuil ini?", Tanya Kakashi.
"Orang yang tidak bisa menjadi diri sendiri dan selalu meniru temannya yang telah mati seperti dirimu tidak perlu tahu apa yang kami lakukan, Kakashi!", Kata Naruto dingin dan seolah tanpa perasaan.
"Naruto, kenapa kau jadi seperti ini? Aqua di alam sana pasti membencimu karena kau melakukan ini!", Kata Asuma.
Sementara Naruto hanya menatap Asuma dingin, sementara Fugarama dan Sasuke hanya begidik melihat siapa sebenarnya Naruto itu! Sementara, Sakura hanya pura-pura ketakutan dan memeluk Sasuke erat.
'Emm, sepertinya omonganmu salah Asuma! Siap-siap saja kau mati ditangan Naruto karena memancing kemarahannya!', Batin Shikamaru.
'Aku memang sudah diberi tahu Onii-chan tentang Aqua-san! Tapi, hubungan orang ini dan Aqua-san, apa ya? Kenapa Onii-chan sangat marah dengan orang ini? Dan mengapa Kakashi-nii ada disini!', Batin Naruko.
'Siapa sebenarnya mereka, ya? Dan Aqua sepertinya aku pernah mengenalnya, apakah yang dimaksud Sarutobi Aqua? Anak perempuan yang lahir tanpa cakra ditubuhnya dan mati karena Leukimia menurut cerita Shisui, lalu hubungannya dengan Naruto apa? Kok, sepertinya sikuning itu marah sekali saat sijenggot itu mengatakan nama Aqua!', Batin Rizuka.
"Tahu apa? TAHU APA ORANG SEPERTIMU TENTANG AQUA?", Teriak Naruto sambil berlari kearah Asuma dan bersiap menerjang Asuma dengan kunainya.
Apa yang akan terjadi selanjutnya? Tunggu saja dichapter depan!
-TBC-
Info Jutsu:
- Suiton: Sanzunō Daija no Jutsu (Water Release: Hydra Bullet Technique): Merupakan teknik buatan saya untuk Naruko, dimana parent jutsunya adalah Suiton: Suiryūdan no Jutsu, dimana Naruko disini bukan hanya membuat satu naga air tapi tiga sekaligus yang besarnya masing-masing sama dengan Suiton: Suiryūdan no Jutsu sehingga menjadi effectnya tiga kali lipat jutsu aslinya dan terlihat seperti hidra yang menari-nari (level: A-rank, Range: menengah kejauh)
- Doton: Doryūheki — Renzoku Hensei (Earth Release: Earth-Style Wall — Continuous Formation): Merupakan jutsu level A dari Doton: Doryūheki yang dapat menahan apapun termasuk jutsu petir (yang seharusnya menang terhadap jutsu tanah), karena pertahanan berlapisnya (dari dua sampai enam belas), hanya dapat dihancurkan oleh jutsu S-rank.
- Doton: Tsuchi hashira no barikēdo (Earth Release: Earth Pillar Barricade): Merupakan versi S-rank dari Doton: Doryūheki dapat menahan apapun kecuali Bijuudama Juubi (Kwalahan), Bijuudama Kyuubi (Imbang), jutsu perubahan dari level S (ex: Cho Odama Rasenshuriken, imbang).
Mungkin hanya ini yang bisa saya tulis kali ini, sory kurang panjang dan seru dan acak-acakan (Kurang imajinasi tadi)
Mohon maaf jika jelek...
Mohon maaf jika ada kesalahan, dan tolong review dengan review yang membangun..
Untuk update tidak tahu..
Sekian terima kasih..
