Hey Guys. Udah memasuki Chapter 3 nih

New Updates! Maaf ya kalau jelek ceritanyaa, huhu

Happy reading


SMA Konoha, pagi hari

Ino berjalan menuju sekolahnya. Dari belakang, sahabatnya tiba tiba

"Hayo ! Melamun aja di pagi hari" kata Sakura meledek

"Ih , apa sih kamu?" Ino jengkel

Dari kejauhan , seseorang memperhatikan dari jauh

"Itu dia orangnya" bisik orang itu


ITACHI POV

SMA KONOHA , 09.55

Sebentar lagi jam istirahat. Aku harus segera mendatangi cewek pirang itu. Bagaimanapun, kata malaikat rese itu, cuma dia yang bisa ngeliat gua

kring kring ~

Akhirnya istirahat juga. Kemana dia ? Ah itu dia. Dia baru keluar kelas. Aku harus segera mengikutinya

End Of ITACHI POV

Itachi mengikuti kemana Ino pergi. Dia tidak perlu takut , karena dia hanya berupa arwah. Pasti orang orang tidak akan melihatnya.

Ino masuk ke toilet. TOILET WANITA. Itachi bingung apakah dia akan masuk atau tidak. Setidaknya dia punya langkah pertama untuk mencegatnya

"Ah. Gua cuma arwah ini" Itachi pun masuk ke dalam toilet wanita. Begitu masuk , ada wastafel , kaca dan toilet yang begitu bersih. Lebih bersih dari toilet pria

Seorang siswi keluar dari toilet. Ia hendak mencuci tangan , sampai dia melihat ke kaca

"AAAAAAAA! NGAPAIN KAMU DI SINI!" siswi itu berteriak melihat ada pria di toilet wanita. Namun, begitu dia berbalik ,lelaki itu sudah menghilang

"AAAAAAAAAAAA" Siswi itu pun berlari keluar dari toilet. Ino yang penasaran , buru buru keluar dan melihat apa yang terjadi sampai dia menemukan sesosok lelaki berambut panjang berpakaian serba putih

"Kak I...Ta ..." Ino kaget melihat lelaki itu di dalam toilet wanita

"Huh, akhirnya kau keluar juga" Itachi bernafas lega. Ino shock. Yang dia tahu, Itachi berada di rumah sakit dalam keadaan koma. Tapi yang dia lihat adalah sosok Itachi yang tiba tiba mengagetkannya di toilet wanita

"Kakak? Bu...Kan...Nya..."

"Iya. Pasti lu taunya gua di rumah sakit." Itachi menghampirinya "Gak adil kalau lu doang yang tau nama gua"

"I...ya...aku ... Ino"

"Ino?" Itachi mengernyitkan alisnya. "Siapa yang kasih tau lu nama gua?"

"Kak Sas..."

"Oh. Dia? Pasti dia dateng waktu kejadian itu ya?" tanya Itachi. Ino merasa bersalah

"Maafin aku. Mestinya aku yang berbaring di rumah sakit itu" Ino mulai menitikkan air mata.

"Kenapa lu harus minta maaf? Harusnya lu terima kasih sama gua karena lu udah gua tolongin"

"Tapi , gimana aku harus seneng kak, sementara kakak tuh koma gara gara aku?" Nada Ino mulai meninggi. Itachi melihat kelembutan hati Ino yang sampai sampai merasa bersalah, karena nyawanya telah diselamatkan

"Kan bukan gara gara lu. Tapi yang nabrak gua. Udahlah" kata Itachi menenangkan

"Pasti kakak kesini buat bales dendam ya?" tanya Ino curiga sambil terisak isak. Itachi mulai melihat adanya peluang.

"Ya kamu usaha supaya dia mau bantuin"

Itachi teringat kata kata Minato . Sepertinya , dia tidak perlu usaha terlalu keras untuk membuat Ino membantunya

"Nggak kok. Tapi..." Itachi berusaha mengundang rasa penasaran Ino

"Tapi...?" Ino mulai penasaran. Dia menghapus air mata di pipinya yang basah.

"Tapi..." Itachi masih memancing rasa penasarannya

"Serius Kak, tapi apa?" Ino mulai jengkel. Itachi tertawa kecil

"Menghapus rasa bersalah lu" Lanjut Itachi

"Hah?" Ino mengernyitkan alisnya. "Caranya?" tanya Ino penasaran

"Lu harus bantuin gua " kata Itachi

"Bantuin?" Ino mulai penasaran. Namun ... "Apa kak ? Apa yang bisa aku bantu? Aku bakal lakuin apapun supaya rasa bersalahku ilang" kata Ino bersemangat.

"Gua masih punya tugas yang belum gua selesaikan selama hidup gua" Itachi memperjelas. Ino mengangguk. Itachi melanjutkan "Ada 3. Lu janji mau bantuin gua?" tanya Itachi

"Iya kak. Aku janji" Ino mengangguk kegirangan "Mulai saat ini , Kakak bisa selalu ada di sebelah aku, dan bantuin aku menyelesaikan tugas kakak" kata Ino

"Apa yang mau gua bantu? Wujud gua sekarang kayak begini. Mana bisa?" kata Itachi memperjelas.

"Ya, kakak kan bisa bilang sama aku , apa yang harus aku lakuin" kata Ino

"Oke oke. Mulai saat ini , gua akan ada di sebelah lu. Lu bantuin gua nyelesain 3 tugas gua. Dan gua akan ngedampingin lu sampai tugas gua selesai"

"OKE KAK !" kata Ino kegirangan . Tiba tiba , ada siswi yang masuk

"Ino?" Siswi itu membelalakan mata

"Eh, kenapa Yuki?" tanya Ino sambil nyengir

"Kamu ngomong sama siapa?" Tanya Yuki penasaran

"Ah, ngga sama siapa siapa. Kenapa memang?" tanya Ino

"Katanya Yakumo , dia tadi ngeliat makhluk halus disini. Karena aku penasaran , aku nyamper kesini. Eh , di pintu aku denger suara kamu lagi ngomong sama orang." kata Yuki memperjelas

"ehm aku ..." Ino melihat ke arah Itachi. Itachi juga memandang Ino. Ino melanjutkan "Eh aku lagi latihan acting , hehe" Kata Ino sambil menggaruk garukkan kepalanya.

"Oh. Oke deh" Yuki keluar dari toilet

"Fyuhh hampir saja" Kata Ino lega "Jadi apa misi pertama kita?" tanya Ino

"Ayo , gua kenalin sama adik gua" ajak Itachi

"Caranya?" tanya Ino

"Kita atur dulu strateginya , dan buat seolah olah lu sama ade gua gak sengaja kenalan"

"ookeee dehhh" kata Ino dengan nada terpaksa. Dia tidak tahu kenapa dia tiba tiba mau di ajak kenalan dengan adiknya.

"Memang misi pertamanya apa?" tanya Ino penasaran

"Ya kenalan dulu sama adik gua. Nanti baru gua kasih tau misi pertamanya" kata Itachi memperjelas

"Misi kedua dulu deh" tawar Ino

"Lu udah kenalan kan sama Sasori?" tanya Itachi

"Udah sih"

"Yaudah, berarti misi kedua nanti dulu"

"Loh, emang Sasori kenapa?"

"Udah deh. Misi pertama aja belom di lakuin"

"Gimana aku mau lakuin kalau kakak gak ngasih tau aku?"

"Kalo gua kasih tau sekarang ,nanti lu bakal bertindak sendiri" balas Itachi dengan nada meninggi. Ino terdiam. Dia juga sempat berfikir bahwa dia bisa saja bertindak sendiri. Tapi sepertinya, Itachi tidak akan suka kalau dia bertindak sendiri. Bagaimanapun , ini kan permohonan Itachi

"Baiklah. Nanti pulang , bawa aku ke rumah adiknya kak Itachi ya" kata Ino pasrah

"Lu gak suka?" tanya Itachi

"Engga kok. Aku kan harus berhutang budi" kata Ino yang menyangkal bahwa dia agak malas diajak berkenalan dengan adiknya Itachi. Bukan malas berkenalan dengan orang baru, tapi dia agak malas melakukan sesuatu yang dia tidak tau tujuannya. Hanya disuruh untuk melakukan , tanpa diberikan kesempatan untuk memikirkan idenya. Tapi apa boleh buat, rasa penasaran akan misi dan bersalahnya begitu tinggi

kring kring ~

"Yaudah kak, udah bell nih. aku harus masuk kelas" kata Ino

"Yaudah , gua ikut. Kan gua bakal selalu di samping lu"

"Tapi ..."

"Gak ada yang bisa liat gua secara langsung selain lu . Tenang aja" kata Itachi menenangkan Ino. Ino mengangguk. mereka pun kembali ke kelas Ino


Apa misinya Itachi ? Apa hubungannya misi Itachi dengan adiknya , yang pastinya readers udah tau namanya?

Maaf ya kalau ada kata kata yang kurang di mengerti. Aku masih newbie sih. Maaf juga kalau kali ini ceritanya pendek banget. Lain kali pasti panjang kok :D

Aku lagi banyak tugas banget nih, makanya mungkin updatenya bisa lama

Kritik dan saran diterima kok , supaya author sepertiku lebih terbangun

Review yaa readers!