Tittle : Fighting, Kyu!
Genre : Brothership, Family
Rating : Fiction T
Cast : Super Junior Member
Disclaimer : Mereka punya Tuhan, mereka punya orang tua mereka masing-masing, dan ceritanya punya saya,,
Warning : Typo dimana-mana, Geje, if read Don't Bash.
.
.
Chapter 2
.
.
Saat dini hari Kyuhyun terbangun karena rasa sakit dan mual kembali menghujam perutnya. 'kenapa lagi dengan perutku?', gumamnya sendiri. Ia segera berlari ke toilet. Kyuhyun memuntahkan makanannya lagi.
Setelah mereda Kyuhyun kemudian berjalan kembali ke tempat tidurnya. Ia duduk di tepi ranjang dan meminum segelas air yang berada di atas meja nakasnya. Lalu meregangkan otot-ototnya yang terasa kaku dan nyeri. Waktu masih menunjukkan pukul 2 dini hari, Kyuhyun mencoba untuk tidur kembali. Berharap esok hari akan baik-baik saja.
…
Keesokan paginya tidak ada panggilan yang menyapa telinganya, tetapi Kyuhyun merasa terusik di tempat tidurnya. Meskipun dengan mata masih terpejam, tapi ia tampak mendengus kesal di balik selimut. Ini karena seseorang telah mengganggu tidur nyenyaknya. Seseorang yang tiba-tiba masuk ke kamarnya dan tidur di sebelahnya. Bukan,, bukan tidur ternyata. Orang tersebut hanya ikut berbaring dengan tangan yang tengah sibuk mengganti-ganti lagu yang tengah ia putar melalui ponsel yang dibawanya.
Perlahan sebuah musik mengalun lembut dan semakin sempurna, sepertinya ia sudah menemukan lagu favoritnya. Satu hal yang tak pernah Kyuhyun harapkan adalah ia, namja yang masih berbaring di sebelahnya ini, sekarang sedang berdendang riang mengikuti lantunan seseorang dalam lagu tersebut.
"sudah cukup, hyung…", gumam Kyuhyun dengan suara serak. Ia tahu siapa pemilik suara yang mengganggu tidurnya. Dan wangi farfum ini, Kyuhyun sudah sangat hafal.
Suara itu semakin lama semakin keras. Meskipun tidak terlalu buruk dan juga tidak bisa dikatakan cukup bagus, tetapi Ia tampak bernyanyi dengan begitu percaya diri dan sedikit berteriak.
"Hentikan hyung!", Kyuhyun mulai hilang kesabaran. Ia menyembulkan kepalanya dari balik selimut dengan mata menatap tajam orang yang ada di sampingnya saat ini.
Namja itu kemudian duduk dan mematikan musiknya, "Kenapa sih, Kyu? Aku hanya ingin menyanyi untukmu.", jawabnya polos.
"Aku tidak menyuruhmu menyanyi di kamarku!"
"Tapi ini Love Dust, Kyu.."
"Lalu?"
"Kau tidak tahu? Aku suka sekali dengan lagu ini. Suaramu benar-benar membuat perasaanku tenang dan...-"
"Tidak peduli!", potong Kyuhyun. "Kau sudah mengganggu kenyamananku!", dengusnya lagi dan kembali merapatkan diri dalam selimutnya.
Sesaat keadaan menjadi hening, ia yang masih duduk di ranjang menatap dengan diam sosok yang sudah menyembunyikan diri kembali dalam gulungan selimut tebalnya itu. Perasaannya sakit, merasa di acuhkan oleh dongsaeng evilnya.
"Kyuhyunie.. kau tega sekali padaku. Kau sudah merusak kebagaiaanku.", ucapnya dengan lirih.
Kyuhyun yang mendengar kalimat itu, menjadi sedikit terperanjat di balik selimut. Meskipun ia cukup kesal karena telah terganggu. Tapi ia berusaha mengontrol diri. Kyuhyun menyibak selimutnya, ia bangun lalu ikut duduk di ranjangnya, menatap wajah polos itu, ia menjadi merasa bersalah.
Satu helaan nafas yang cukup tenang. "Siwon hyung.. aku mengerti dan aku sangat tahu suaraku memang bagus. Tetapi haruskah kau menyanyikan lagu itu di pagi hari seperti ini di kamarku?", ucap Kyuhyun dengan sangat pelan. "Lagipula tidak biasanya kau ada di dorm sepagi ini."
"Aku hanya ingin menghiburmu."
"Memangnya aku terlihat butuh hiburan?"
Siwon tidak menjawab, ia justru merenggut dan menampakkan wajah kecewa. "Jadi aku salah? Aku salah datang ke dorm dengan sengaja untuk mengunjungi kalian semua?"
"Tapi kau sudah mengganggu tidurku, hyung.."
Meskipun Siwon tahu Kyuhyun bermulut pedas, tapi ia tetap terkejut dengan ucapan bocah nakal tersebut. "Begini caramu menyambut kedatanganku? Bukannya menanyakan bagaimana kabarku, kapan aku kembali? Apakah aku baik-baik saja atau semacamnya..?", Siwon mulai mengomel.
"Kau terlihat baik-baik saja..", jawab Kyuhyun datar.
Siwon makin tak senang dengan pernyataan Kyuhyun. "Tidakkah kau merindukanku barang sedikit saja, Kyu? Tidakkah terasa kurang jika aku tak ada? Member ini, Kyu.. member ini yang selalu jarang muncul bersama SJ-M.", Siwon menunjuk dirinya sendiri.
"Kau pikir aku suka seperti ini? Aku ingin selalu bersama kalian dan aku merindukan kalian. Apa itu salah? Apa tidak boleh? Terutama kau, Kyu.. aku rindu dengan suara emasmu. Karena itu aku datang ke kamarmu.", Siwon menjadi bersedih karenanya.
Kyuhyun semakin terperanjat, sebegitu sensitifnya perasaan seorang Choi Siwon saat ini, "Oke. Baiklah.. baiklah.. aku yang salah. Aku minta maaf, Siwon hyung..", jawab Kyuhyun sambil menepuk-nepuk bahu Siwon. Akhirnya ia mengalah juga. "Bagaimana kabarmu? Kau baik-baik saja kan? Ahh, aku begitu merindukanmu, hyung.", ucap Kyuhyun sambil memeluk Siwon.
"Tidak perlu seperti itu juga!", dengus Siwon. Ia pun akhirnya tersenyum, ia kembali tersenyum cerah hingga menampakkan gigi putihnya. Dan tak ketinggalan dua lesung pipi itu, sungguh membuat sosoknya semakin tampan dan sempurna. Siwon mengacak pelan rambut kusut Kyuhyun. "Kau masih mengantuk?"
"Sudah tidak lagi..", jawab Kyuhyun malas.
"Apa karena aku datang?"
"Tidak,, aku memang akan bangun pagi, hari ini."
"Kau ada jadwal?"
"Latihan Drama Musical."
Siwon menyunggingkan senyumnya, "Aktingmu semakin matang, Kyu. Aku suka peranmu sebagai D'Artagnan."
"Tapi kau tak pernah mau menontonnya."
"Kyuhyunie, aku bukannya tidak mau menonton. Tapi kau tahu, aku tidak bisa mengabaikan kegiatanku yang ini. Ayolah… aku masih bisa menonton musikalmu berikutnya, kan?" Tutur Siwon.
"D'Artagnan adalah tokoh utama yang aku perankan dalam The Three Musketeers. Dan itu adalah drama musikal pertamaku. Kau bahkan tak tahu bagaimana drama tersebut, itu sudah berlalu cukup lama. Mengapa justru tokoh itu yang kau katakan jika kau menyukainya?", protes Kyuhyun.
"Karena musikal itu meraih kesuksesan yang luar biasa dan membuatmu terpilih sebagai pemeran utama selama tiga musim berturut-turut. Jangan kau kira aku tak mengetahui apapun dan tak memperhatikanmu. Meskipun belum sempat menontonnya, aku tahu jelas musikal apa saja yang sudah kau perankan selama ini.", tutur Siwon dengan tegas.
"Benarkah? Mengapa aku tak yakin, ya?", tanya Kyuhyun pura-pura tak percaya. Meskipun ia tahu Siwon memang sangat memperhatikannya, bahkan sering berlebihan jika mengenai kesehatannya.
"Setelah The Three Musketeers, Catch Me if You Can adalah musikal kedua yang kau bintangi selama dua musim. Berperan sebagai Frank Abagnale Jr, seorang penipu di tahun 1960an yang berkepribadian jenaka. Kemudian kau beralih ke musikal berlatar belakang sejarah Moon Embracing the Sun kau memainkan tokoh Raja Lee Hwon. Dan sekarang kau sedang sibuk di Singin' In the Rain, kau berperan sebagai karakter Lockwood berpasangan dengan Sunny sebagai Cassy.", celoteh Siwon. Ia tampak seperti sedang mengingat-ingat lagi. "Setahuku itu yang terakhir.."
Karena terlalu senang, Siwon sampai tak berhenti berbicara, "Kau hebat, prestasimu semakin memuncak! Kyuhyunie, tetap pertahankan ini. Aku sungguh bangga padamu.", tambahnya lagi. Wajah Siwon begitu antusias ketika menceritakan itu.
Kyuhyun tak menampik, "Aku tahu. Kau memang patut mengatakan itu padaku.", ia menampakan giginya tersenyum jahil. "Karena aku meraih itu semua dengan susah payah, hyung.", tandasnya.
Alasan utama Kyuhyun mulai tampil membintangi sejumlah drama musikal adalah karena keinginannya yang tidak hanya ingin dikenal oleh masyarakat sebagai seorang idola saja. Ia ingin menunjukkan kemampuannya dalam bernyanyi, berbicara serta kemampuan lain yang ia miliki. Meski begitu bukanlah hal yang mudah baginya untuk terjun menjadi seorang aktor musikal, ia bahkan sempat dikritik habis-habisan saat pertama kali tampil.
"Kau tahu? Saat aku bergabung dan tampil dalam Three Musketeers, 95% fans drama musikal mengataiku. 5% lagi sama sekali tidak peduli. Beragam komentar tersebut memacuku untuk berusaha lebih baik lagi. Ada saat-saat di mana orang-orang mengkritikku dengan keras tetapi perlahan mereka mulai mengakui kemampuan beraktingku dan aku mulai mendapatkan pujian," ujar Kyuhyun.
"Mereka bukanlah orang-orang yang membencimu. Mereka menyampaikan hal-hal yang tak mereka sukai setelah melihat penampilanmu sehingga kau pun mengetahui hal apa saja yang harus kau perbaiki. Apakah aku berkata benar?" jelas Siwon.
Kyuhyun memberikan anggukan, "Itu tidak salah. Aku rasa kau cukup mengerti bagaimana posisiku saat itu, hyung.", jawabnya.
"Aku mengerti karena aku merasa itu sama beratnya seperti berakting dalam sebuah drama. Justru itu mungkin jauh lebih berat karena disamping mengandalkan kemampuan akting, memiliki talenta bernyanyi yang hebat juga sangat diandalkan dalam suatu drama musical."
Kyuhyun hanya tersenyum mendengarkan penjelasan Siwon. Matanya kemudian menerawang dengan pandangan tetap ke depan.
Ada satu pengalaman tak terlupakan untuk Kyuhyun yang turut pula mendewasakan dirinya sebagai seorang aktor musikal. Selama berlatih untuk 'The Three Musketeers' selama kurun waktu sejam ia diharuskan untuk mengulang sebuah adegan. Mereka memberitahu Kyuhyun untuk mengekspresikan ekspresi secara intens tetapi Kyuhyun sama sekali tak mengerti mengapa harus melakukan itu secara intens. Jadi mereka menyuruh tiga puluh orang untuk turun panggung dan mulai mengatai-ngatainya. Latihan itu sangat sulit untuk dilakukan, Kyuhyun bahkan kerap menangis saat menjalaninya.
"Ada pula ketika di mana aku merasa marah pada diriku sendiri dan berpikir bahwa 'mengapa aku mau melakukan hal ini?' Aku sempat menyesal usai tampil di atas panggung.", ucap Kyuhyun begitu pilu saat mengingat saat-saat berat dalam hidupnya memulai sebuah drama musikal.
Siwon dengan begitu setia mendengarkan magnaenya, pandangannya tak lepas pada Kyuhyun.
"Kyuhyunie, kita sudah melalui banyak hal bersama, selama mengenalmu aku sangat tahu kau bukanlah tipe orang yang mudah menyerah dengan impianmu. Kau bukan orang yang mudah berubah pikiran, kau sangat kuat.", ujar Siwon meyakinkannya.
Kyuhyun lalu memandang Siwon, "Gomawo, hyung.", ucapnya singkat. "Dan kini aku berusaha untuk tidak merasa marah pada diriku sendiri. Aku banyak belajar untuk melakukan adlib secara spontan untuk menciptakan lebih banyak kejutan di atas panggung. Fighting, Kyu!", ungkapnya sambil mengepalkan kedua tangannya bersemangat dan ia kembali tersenyum lepas.
"Aku juga mendengar kau mempunyai sebuah mantra ajaib sebelum naik ke atas panggung.", Siwon mengucapkan sebuah pernyataan yang memang terkesan seperti pertanyaan ingin tahu mantra apa sebenarnya yang diucapkan Kyuhyun.
Kyuhyun menyunggingkan sebuah senyuman, "cukup sederhana 'Kamu tidak memiliki fans sama sekali dalam barisan penonton itu.' Itu.. Hanya itu yang aku ucapkan."
"Mengapa kau mengatakan itu?"
Kyuhyun mulai malas menjawabnya, "Siwon hyung, kau tidak perlu mengetahui sebanyak itu."
"Tapi Kyu.."
"Sssstt.. cukup sampai di situ saja. Aku akan bersiap-siap dulu.", Kyuhyun beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi, meninggalkan Siwon yang masih penasaran dengan mantra ajaibnya.
Memang benar Kyuhyun mengatakan kalimat itu sebagai mantra ajaibnya. Ia sengaja melakukan agar tak mudah puas pada kemampuan aktingnya sendiri. Ia juga berharap untuk mendapatkan banyak tepuk tangan dan pujian dari para fans musikal yang cenderung lebih pendiam dan mengamati aktingnya secara sungguh-sungguh.
-;-
.
Super Junior akan segera kembali dengan album baru mereka. Yang membuat istimewa adalah comeback Super Junior nanti akan diperkuat oleh Leeteuk sang leader yang akan segera keluar dari wajib militer. Di samping dengan kesibukan individual, saat ini mereka juga tengah disibukkan dengan latihan intensif untuk persiapan comeback.
Seperti halnya malam ini, semua member sedang berkumpul di dorm setelah berkutat seharian penuh dengan kegiatan masing-masing. Eunhyuk yang bertanggung jawab menjalankan tugas Leeteuk sebagai leader super junior untuk sementara, menginformasikan agar mereka bisa berkumpul untuk membicarakan beberapa jadwal super junior ke depan.
"Kyuhyun belum bangun?", Eunhyuk berjalan ke ruang tengah dimana tempat mereka sedang berkumpul sekarang.
"Sepertinya dia sangat kelelahan setelah pulang dari latihan musical tadi.", jawab Ryeowook.
"Apa aku bangunkan saja dia?", Siwon sudah beranjak, tiba-tiba suara khas itu menginterupsinya.
"Aku sudah bangun.", Kyuhyun berjalan dengan rambut kusutnya dan duduk di sofa tepat di samping Siwon. "Di mulai saja sekarang.", ucapnya sambil menguap.
"Baiklah,, aku akan mulai saja. Sebenarnya kita berkumpul di dorm sekarang karena kebetulan kita semua sedang berada di Korea. Tentu saja semua pasti sudah mengetahui, sebentar lagi kita akan comeback dengan album baru dan juga akan segera menggelar SS6. Yang ingin aku sampaikan disini hanyalah mengenai jadwal latihan kita. Selama ini kita memang sudah latihan di saat-saat senggang, semakin waktu berjalan musim gugurpun sudah semakin dekat. Minggu depan Leeteuk hyung juga akan kembali bersama kita, jadi aku berharap kita bisa lebih memaksimalkan waktu untuk ini."
"Aku tidak keberatan. Dengan kembalinya Leetuek hyung, kita bisa lebih memantapkan latihan dan komposisi dance jadi bisa dipastikan.", tukas Kangin.
Eunhyuk kembali menjelaskan, "Leeteuk hyung berencana untuk keluar dari wajib militer tanpa wawancara dengan wartawan atau acara spesial untuk fans. Menurut rencana Leeteuk hyung akan segera datang ke gedung SM dan ikut latihan bersama kita nanti."
"Ohh.. aku sudah tak sabar bertemu Leeteuk hyung. Aku sangat merindukannya..", Donghae yang duduk bersebelahan dengan Heechul langsung saja memeluk hyung galaknya itu dan menyandarkan kepalanya dengan manja di bahu Heechul.
"Hae..! Berhenti bersikap manja seperti ini!"
"Tapi aku rindu Leeteuk hyung…", Donghae semakin mengeratkan pelukannya pada Heechul.
"Aku Heechul, bukan Leeteuk!"
Yang lain hanya memandang keributan mereka tanpa berkomentar sedikitpun. Meskipun Donghae yang lebih dikenal dekat dengan Eunhyuk, tetapi kedekatannya bersama Heechul tidak bisa diragukan juga. Donghae yang manja dan kekanak-kanakan memang suka sekali bermanja pada Heechul, meskipun sering bertengkar, dengan cepat mereka akan saling memaafkan. Heechul menyayangi Donghae seperti dongsaengnya sendiri.
"Bukan kau saja, kita semua merindukannya, Hae-ya.", tukas Shindong tiba-tiba. Berhasil membubarkan aksi Donghae terhadap Heechul.
"Untuk itu aku ingin kesiapan dari kalian semua. Jaga kondisi kesehatan, aku berharap semua akan berjalan lancar. Dan untuk sekedar mengingatkan saja, jangan lupa besok kita ada jadwal untuk rekaman dan latihan koreo jam 9 pagi.", tutur Eunhyuk dengan tegas. "Oke, aku rasa itu saja untuk malam ini, semua boleh beristirahat kembali.", jelasnya mengakhiri.
-;-
.
"Kyu, kau tidak apa-apa? Mengapa wajahmu terlihat pucat?". Siwon dengan paniknya menghampiri Kyuhyun yang baru saja sampai di tempat latihan. Kyuhyun menyusul datang ke tempat latihan mereka karena ia harus mengikuti meeting bersama pihak drama musikal terlebih dahulu.
"Aku baik-baik saja. Hanya sedikit kepanasan.", jawabnya singkat.
Siwon mengernyit bingung, "Udara di luar sedang tidak panas. Jangan berbohong padaku. Sini..", tangannya sudah terulur akan memeriksa kening Kyuhyun.
"Stop! Kau selalu saja berlebihan.", tukas Kyuhyun sambil menepis tangan Siwon.
"Kyuhyunie, sebaiknya tidak usah ikut latihan saja hari ini.", Sungmin tak ingin berbasa-basi lagi. Sepertinya Ia tahu kondisi Kyuhyun.
"Benar kata Sungmin hyung. Kau beristirahat saja, Kyu.", Donghae turut menimpali.
"Sudah kukatakan aku baik-baik saja.", Kyuhyun mulai jengkel jika hyungdeulnya sudah cerewet seperti ini.
Sementara Siwon masih saja memperhatikan Kyuhyun dengan intens, ia tidak bisa berhenti mengkhawatirkan Kyuhyun. Siwon yakin Kyuhyun sedang tidak sehat saat ini.
Ketika latihan tengah berlangsung, sudah beberapa kali Kyuhyun terhuyung. Seakan tak mampu menjaga keseimbangan tubuhnya sendiri. Tetapi ia masih saja dengan keras kepalanya mengikuti latihan itu.
'Bruk!'
Benar saja, akhirnya Kyuhyun terjatuh duduk. Latihanpun segera dihentikan. Mereka semua menghampiri Kyuhyun.
"Ku bilang apa, kan? Kau beristirahat saja, mengapa susah sekali sih?", omel Donghae.
"Aku tidak apa-apa. Aku hanya..-"
"Kyuhyunie!", sentak Heechul. "Jangan memaksakan diri. Lihat wajahmu sekarang, kau semakin pucat!", tambahnya.
"Hyungie.. aku harus..-"
"Kau tahu akibatnya jika membantahku.", ucap Heechul tenang. Namun pandangannya cukup mengerikan, sehingga member yang lainpun tak ada yang berani mengeluarkan suara.
Tak bisa lagi membantah. Rasa pusing yang sudah menderanya sejak pagi terasa semakin mencengkeram kepalanya saat ini. Ia terdiam dengan keringat yang bercucuran dari pelipisnya, wajah pucatnya semakin tampak jelas. Tak pelak membuat semuanya semakin panik.
"Kyuhyun-ah, kau kenapa Kyu? Katakan mana yang sakit, jangan diam saja..", panik Eunhyuk dan mereka semua dibuat cemas.
"Hyung…", rintihnya kesakitan. Kyuhyun memegangi perutnya, tangannya terus saja menekan bagian yang terasa nyeri tersebut.
Dengan susah payah ia bangkit berdiri, "hei.. kau mau kemana?", tanya mereka semua. Kyuhyun kemudian berjalan ke toilet. Dan untuk kesekian kalinya ia kembali memuntahkan isi perutnya. Semua member berkerumun.
"Muntahkan saja agar kau merasa lebih lega.", ucap Heechul di sela kepanikan mereka semua. Siwon dan Heechul membantu menggosok punggung Kyuhyun.
Sepertinya rasa sakit Kyuhyun tidak juga mereda, ia sampai mengerang kesakitan, hingga mereka tak tega melihatnya. Kyuhyun menjadi kehabisan tenaga. Meski masih cukup tersadar, ia menjadi terkulai lemas. Jika saja Siwon dan Kangin tidak sigap menangkapnya, kepala Kyuhyun bisa saja membentur lantai saat itu juga.
"Kita ke rumah sakit sekarang.", titah Heechul pada akhirnya.
-;-
.
.
TBC
.
.
.
Cepat ya? Tapi masih TBC kan? :D
Sebenernya Saya ingin segera mengakhiri cerita ini dan lanjutin yang "This is my family + Extraordinary Maknae". Gak mau banyak hutang dan banyak-banyak menjanjikan pada chingudeul. Tapi tetep… tergantung mood nulisnya ya, bisa cepet bisa juga lambat hehhe…
Oke semoga senang membacanya. ^^ Maap kalo bosenin.
Mianhe gak bisa balas reviewnya satu-satu, saya yakin satu orang mereview lebih dari sekali di chapter 1. Tapi gomawo udah mau mereviewnya. Jangan lupa chapter 2 juga, ne.
Buat yang ngeadd di fb, thank you so much.. salam kenal untuk semuanya. Mari kita berteman… hehehe…. ^^
Thank you.
Author : Belle Ken
Fb : www dot facebook dot com/chingu dot belle
