Masamune, Ieyasu, Motochika, dan Shingen-sensei mau ke kantin. Dan sekarang, mereka masih on the way. Sebelum mulai, maaf rilisnya agak lama dari sebelumnya... Menjelang UAS! Ulangan Akhir Smash Ter! (WOOOI! SEMESTEER!) Ya! Semacam itu! Kalian juga tau kan -_-. Doakan biar nilaiku apik apik! Soalnya kemarin itu mudah campur susah... (APA ITU BISA DICAMPUR YA?! YOU BAKA!) Yang mudah itu Mat and English tok! Yang lain campur aduk!
Sekarang kita harus membalas review yang masuk. Maaf baru sekarang ya :)
thegirlwriter :
Sebelumnya... Ekhem! (GAK USAH ADA DEHEM DULUUUU!) Iya, ya :D... Sebelumnya, arrigatou gozaimasta ^^ Kayaknya kamu setia sama FF ini :D! Aku juga udah baca FF mu, bagus-bagus (y), meski aku gak ngerti Hetalia -_-. Yaah... Aku memang gtw banyak tentang Hetalia, paling cuman lagu 'The Endia & The Knights' yang kukenal. Itupun liriknya gk seberapa hapal... (Author dihajar fansnya Hetalia karena terlalu kejam dengan Hetalia (?), alias ketinggalan jaman (ya elaah... -_- dikira jahat))
Kalo parade kiss-kiss, ntar ada yang gak dapet YAOI! Terutama, seseorang yang kaya' klorofil itu...
Motonari : *huge troll face* " Apa maksudmu, Thor Dissa? Akan kuhantam kau... " *menyayat punggung Author* " WITH MY RING-BLADE! "
Ouch~~! Sakit... Ampuni aku! Oke, Back to Topic, meski gue harus dapat sayatan dari klorofil ajaib! (Author disayat lagi) Hmmm... Pasti ada koki itu! Tapi, gak lama-lama adegannya. Paling cuma bikin makanannya lalu di serve.
Arrigatou for review-nya! Kehadiranmu di FF berkesan untukku :')
Meaaaa :
Aku top ya? Arrigatou ne! Kamu juga kok ^^... Kata banyak orang sih, top markotop surkotop gitu deh! Kalo katanya oli sih, TOP 1, yang artinya slalu melindungi... Terus, kalo kata kopi (dah tau belom?) itu Top Coffee! (GAK USAH BANYAK NGOMOONG! MALAH CURHAT KAGAK PENTING!) Hmm... Oke deh! Fine! Maafkan Author Dissa yang sudah mulai ke tahap kepikunan ini -_-
Moment Sasuke dan Kasuga? Oke, diterima! Suwun for usul anata! (Intelek 4 bahasa yang terlalu mainstream kan? *Author Dissa digebuk readers) Napa emang? Ini salah, itu salah! Lama-lama Initu salah lageeh :'(
Kalo soal kegokilan Yukimura? Hemm... Heem... Hem, heem... Heem... (KELAMAAN BACOOT!) Biarin! Gue bingung neeh! Heem... Heem... Hem, hem... (LAMA LAMA BISA JADI HEMBURGER ITUU!) Ya deeh, gomen... Lagian yang bener itu Hamburger, dasar!
Jadi, jawabannya... Tunggu Act 8. Soalnya, kalau di act ini harus menancapkan momen MaKaN (apaan tu?), terus kalo Act 7 bakal akan ada guru yang sok narsis dan tak diketahui biografi, bahkan baba rafi (?) nya. Gak papa kan?! :D
Arrigatou for review-nya! Saran-saran dan kehadiranmu sangat membantu ^^
Ya sudah... Mari kita lanjutkan cerita yang agak GaJe LOL On the way busway even trailway, Ngaco koco, Muter-Muter ke pertigaan perempatan bahkan bundaran gak nyampe-nyampe, dan Nggateli punggung (?) ini! (HEEEI, DISSAA! OPENINGMU KEPANJANGAN THOR DISSAAAAA!) BACOT LU! BACOOT! (SAPA DULUAN YANG KEBANYAKAN BACOOT? *Author langsung di selotip mulutnya untuk sementara, biar memasuki tahap MOS lagi, alias Masa Orientasi Selotipan -_-)
3 menit kemudian...
Akhirnya mulut gue bebas! Yippie yeey! Sekali lagi, Shingen, Masamune, Ieyasu dan Motochika sedang jalan ke kantin sekolah... (Gak usah diulang juga tauk! Dasar Author Dissa! Kita memiliki sepasang mata untuk baca ulang! *Author digebuk readers)
Act 6 : Break time! » Trakteer! Trakteer! Yeey!
Shingen membuka topik pembicaraan. (Ya iyalah! Masa' topik suatu paragraf?)
Shingen : " Nanti kalian semua mau makan apa?! " *paling-paling makan daging kodok bebarengan... (Author dihajar Motochika, Ieyasu dan Masamune bergantian)*
Masamune : " I want Tenderloin Steak! "
Motochika : " Apa? Kamu mau Tenderloin Steak? Kereen... "
Masamune : " Ya iyalaah... Masa' gue makan rujak? "
Motochika : " Gue makan nasgor seafood aja deeh... Dan yang harus ada disitu adalah jamur beserta merica! Kyahahahaaa! "
Ieyasu : " Ya ampun, nasgor lagi? "
Motochika : " Gak boleh? Nasgor itu favorit gue daah! Gak ada yang nandingin! "
Ieyasu : " Bagaimana dengan daging ayam bakar? Kamu suka juga, kan? "
Motochika : " Gak! Itu kan, kalo gue umur 7 sampai 10! Zaman itu berkembang! "
Ieyasu : *muka kusut* " Kok dia apal sih... "
Shingen : " Wah, pilihan makanan kalian bagus! Tapi, napa Ieyasu belom milih? "
Ieyasu : " Oh! Cukup BBQ roast chicken, Shingen-ko! "
Shingen : " Itu bukan cukup namanya. Tapi, okelah! Akan kutraktir kalian bertiga! "
ChiYaMune (apaan nih? Singkatan nama bertiga? Kesannya terlalu aneh) : " Yippie! Arrigatou so much! "
Kemudian, mereka berempat menemui Sasuke yang sedang bersandar di pohon. Di sana, dia sedang garuk-garuk rambut, biar lama-lama dia bisa garuk-garuk tengkoraknya. (Author dihajar Sasuke)
Shingen : *nyapa* " Oi, Sasuke! Whaddaya doin? "
Masamune : *berbisik ke Shingen* " Tumben englishmu gaul, sensei... "
Shingen : " *balas bisik* " Iya taah! Wong kemarin gue baca kamus! "
Masamune : " Satu buku kamus? Berarti semua kata english sensei hapal? "
Shingen : " Ya cuman 2 kata itu yang gue harus cantolin. Alias Whaddaya ama doin tadi! "
Masamune : " Yee... Bukan baca itu namanya! "
Kemudian, Sasuke balas nyapa dengan santainya.
Sasuke : *berhenti garuk-garuk* " Hmm? Hei, Oyakata-sama! Sejak kapan kau membawa 3 babi kecil yang bewarna-warni? "
ChiYaMune : *deathglare* " Kau akan celaka... Dasar monyet! "
Sasuke : *kaget* " Whatever, maafin gue. "
Shingen : " Ngomong-ngomong, napa lu disini? Galau ya? "
Motochika : *nunjuk Sasuke* " Iya, sensei! Tadi katanya dia mau pacar! "
Masamune : " Bahkan sampe nge-blush. "
Sasuke : *gantian deathglare-an* " Kok kamu bilang sih? Kau dan kau akan celakaa... Muahahaaa! "
Kemudian, Kasuga ikut menghampiri lima bersaudara yang beda sifat satu sama lain... (ChiYaMune + Sasuke + Shingen : " APA MAKSUDMU LIMA BERSAUDARA, THOR DISSAAAA? ") Maksud gue, Kasuga ikut menghampiri Sasuke, Shingen-sensei dan ChiYaMune.
Kasuga : " Ooi! Kalian ngapain? " *jalan gak tau-tau, akhirnya terpeleset sampe buset gara-gara kesetnya kloset (?) (Author dihajar Kasuga)*
Saking Kasuga terpeleset, Sasuke langsung menyelamatkannya. Digendong selayaknya seorang putri. Tuuh kan?! Sasuke mulai belajar gendong pacar -_- (Author dihajar Sasuke)
Shingen : *takjub* " Woow... "
Motochika : " Cieee, cieee... " *makin keras suaranya* " WOOOW! CIEEEEH, CIIIIEEEEEH! "
Masamune : *manggut-manggut* " Ternyata Sasuke memang sayang banget sama Kasuga... "
Sasuke : " Woow... Kasuga-saan... "
Kasuga : *glek!* " Anoo... "
Ieyasu : " Aku tak menduga kejadian ini, sungguh... Sangat tak terdugaa... "
Beberapa detik kemudian, Kasuga dan Sasuke baru nyadar kalau adegan yang mereka lakukan membuat ChiYaMune dan Shingen-sensei mangap-mangap kagak jelas. Mereka langsung jaga jarak sejauh-jauhnya, bagaikan jarak langit semesta dan bumi (?)
Kasuga and Sasuke : *buang muka* " Hmph! Siapa yang sayang sama kamu? " *cuek bebek berkotek (Author dihajar bayangan Sasuke, disusul cahaya Kasuga)*
Motochika : " Looh? Kok setop adegannya? Gak seru! " *cengo*
Masamune : " Betul kata Motochika! Lagian kalian itu shinobi segolongan! Gitu aja langsung muka ciut-ciutan! "
Shingen : " Ya sudah! Ayo kita bablas ae nang kantin. " *nyeret 3 babi kecil... (ChiYaMune : " WHAAAT? CUKUP SUDAAH! " *Author dihajar 3 babi kecil beneran) Alias nyeret ChiYaMune ke kantin*
Bersamaan dengan itu, Sasuke langsung manjat pohon. Katanya sih, mau menghindar dari kumannya Kasuga...
Sasuke : " Kenapa kamu jatuh, hah? Gitu aja bisa jatuh! "
Kasuga : *menyila kedua tangan* " Itu karena keasikanmu menyapa! Lagipula udah tau anti gue, napa masih lu tolong gue? "
Sasuke : *blush* " Itu... Sore waa... " *geleng-geleng* " BUKAAN! Bukan apa-apaa! "
Kasuga : " Ya sudah, gitu aja repot. "
Sasuke : " Kamu yang repot! Adegan jatuh ditunjukkin dengan indahnya! Gue jadi ikannya deh! "
Tiba-tiba, Kasuga diseret oleh 2 sosok wanita. Tapi, Sasuke masih komat-kamit ngomong sendiri.
Sasuke : " Padahal kukira kamu adalah bait indahnya tadi! Eh tau... " *muka heran pas melihat ke bawah, karena Kasuga udah gak ada* " Jangan-jangan... Kasuga jadi kuntil niih... " *terus lu jadi pocong? (Author dihajar Sasuke)*
Sementara itu, Kasuga dan 2 sosok wanita itu...
Nouhime : *sebagai sosok wanita 1* " Ayoo! Katanya mau menyelidiki! "
Kasuga : " Ya, tadi gue berhasil sedikit! Katanya mereka mau ke kantin! "
Nouhime : *mukul sosok 2* " Tuuh kan, apa gue bilang! Dasar gadis sendok nasi! Di KAAANTIIN! "
Matsu : *sebagai sosok wanita 2* " Arrgh... Napa pake tonjok maut segala? Tauk, tauuk! "
Kasuga : " Tunggu apa lagi! Malah ribut disini... "
Matsu : " Oh iya! " *manggil seseorang* " Hei, you! Sini cepetaan! "
Ternyata, yang dipanggil adalah Authornya.
Author : " What alias apa the meaning of the maksud manggil or call me just like that? Alias gak taw taw? " *intelek gak karuan*
Matsu : " Kami, alias we, mau mengamati atau sebut aja observate my charming Tokugawa Ieyasu tauuk! "
Kasuga : " Bukaan! Yang bener itu my handsome Tokugawa Ieyasuu! "
Nouhime : " Kalian semua salaah! Yang bener my incredible Tokugawa Ieyasuuu! "
Author : " Terus apa urusan gue? "
Matsu : " Tolong nanti sorot kameranya ke adegan kami! Tapi jangan sampe ketahuan Ieyasu! "
Kasuga : " Bener! Ntar kita akan beraksi dengan indahnya! "
Author : " Oowh... Naru koto... Kalian harus bikin nama perkumpulan, baru gue setuju! Lagian kalo nanya gituan napa gak sama kameramennya? "
Matsu, Kasuga, Nouhime : " Elu kan Authornya... Lu yang ngatur semua... " *deathglare ala 3 naga*
Author : " Hmm... Ya udah, cepet! Apa nama perkumpulannya? "
Kasuga : " Grup MaKaN! Matsu, Kasuga, Nouhime! "
Nouhime : " Kenapa nama kegiatan? "
Kasuga : " Mau apa lagi, harus pake nama ini kan?! Masa bodoh wes! "
Author : " Hmm... Boleh deeh! " *teriak ke kameramen* " Hooi! Kamper apes! "
Kameramen : *nyahut* " Apa lu bilang? Kamper apes? Gue hajar nanti lu, Thor Dissa! "
Author : " Maksud gue, kameramen... " *nyengir*
Kameramen : " Ya wes! Apa? "
Author : " Ntar sorotin Matsu, Kasuga dan Nouhime pas action! Perintah dari author lo ya! "
Kameramen : " Okee! Dimengerti! " *back to position*
Matsu : " Makasih yaa! Lu baik menengah deeh! "
Author : " Ya, terseraah... Cepet siap-siap! "
Matsu, Kasuga, Nouhime : " Oyee! " *lari ke kantin, nyiapin adegan*
Author : *sekalian baca narasi* " Sementara mereka siap-siap untuk adegan cetar... Shingen dan ChiYaMune sudah sampai di kantin. "
Sasuke : *motong* " Hei! Gue ngapain? "
Author : " Ya udah! Syutingmu selesai! Ntar lagi! "
Sasuke : *bersorak* " Akhirnya gue bisa muntah-muntah! Yeey! " *ke kamar mandi*
Author : *mukul jidat* " Muntah-muntah malah seneng, dasar monyeet... "
Shingen : *tiba-tiba kantin sudah berada di hadapan* " Okay! Kita sudah sampai! "
Masamune : " Oh, forgot! Minum ku coca cola! "
Motochika : " Nah! Aku mau es teh! "
Ieyasu : " Aku blue punch! " *minuman bisa mukul? (Author dibogem Ieyasu sampe natap dinding)*
Shingen : " Seep, seep! Kalian duduk aja! Biar sensei yang pesankan! " *lari ke counter Hideaki*
ChiYaMune : " Haiiiik! " *cari tempat duduk*
Hideaki : " Ohayo, Shingen-samaa! Mau pesan apa? Tumben blanja?! "
Shingen : " Ano... " *nyebut pesanan*
Ieyasu : " Duduk mana nih? "
Mereka bertiga berpikir, sampai-sampai kening dikerut-kerutin sejelek-jelek yang mereka bisa... (Author kena serangan tobi Motochika, terus double head butt Ieyasu, dan akhirnya jumping jack breaker Masamune)
Masamune : " Aha! Di situ! " *nunjuk bangku 4 kursi ketiga dari depan*
Motochika : " Oke! Ayoo! " *lari* " Yang terakhir sampai, dinyatakan lambaat! "
Masamune : " Hei! Itu curaaang! " *lari* " Kau mencuri start! Itu curaaang! "
Ieyasu : " Hmmm... " *geleng-geleng terus lari*
Tiba-tiba, ada 3 sosok yang mengintip dibalik dinding kantin. Sosok itu memperkenalkan diri di depan kamera satu persatu.
Matsu : " Cewek hobi masak tapi kalau soal pekerjaan de el el pada rusak! Matsu gozaimas! " *mainan sendok nasi*
Kasuga : " Pedang cantik Echigo dan fisiknya bisa dibilang bego! Watashi wa Kasuga! " *nari-nari pake kilatan cahaya*
Nouhime : " Suka main pistol tapi kadang otak kecantol! Nouhime des! " *main pistol, disusul bazooka dan granat*
Matsu : " Kami bertiga adalah segerombolan grup! "
Kasuga : " Grup wanita barat terkenal ampun bin kampyun yang bertujuan untuk menyelidiki prince charming, alias Ieyasu! "
Nouhime : " Inisial kami adalah MaKaN! Singkatan nama kami bertiga! " *ya ampun, nama yang kurang kreatif! Pantesan kadang otakmu kecantol... (Author ditembak otaknya sama Nouhime)*
MaKaN : " MaKaN group! On duty! " *menyelinap perlahan ke kantin*
Lagu detektif bermain... Teretteret... Teret... Teretteretteret, terettereeet... Terereret... (Author dihajar readers) (Readers : " Lagu apa ituu? " Author : " Lagu detektif yang lucu nadanya itu looh! ") Mungkin ada yang gak tau lagu ini, tapi mohon gunakan inspirasinya kalau kepepet -_-
Matsu : *ngikutin nada lagu* " Dengan pelan... Masuk... Untuk menyelidiki Ieyasuuu... Tokugawa... "
Kasuga and Nouhime : *ngikutin nada lagu* " Jangan sampai... Kita... Diketahui oleh Ieyasuuu... Tokugawa... "
MaKaN : *masih nyanyi* " Teretteret... Teret... Teretteretteret, terettereeeet... Terereret... " *masih nyanyi sampai akhirnya bisa menyelinap di bawah meja kantin kosong*
Mereka bertiga agak gila :o. Semenit kemudian, terlihat Shingen-sensei sedang mengambil makanan dari Hideaki (Woow! Hideaki cepet banget masaknyaaa!)
Hideaki : " Ini dia, Shingen-sensei! Tenderloin steak ditambah nasgor seafood ditambah BBQ roast chicken! Terus blue punch plus iced tea plus coca cola! All served perfectly! " *menaruh makanan dan minuman secara urut di atas nampan*
Shingen : " Ne, ne! Arrigatou! "
Hideaki : " Okay! " *langsung melahap satu lusin wortel* " Howiswi... " *bahkan hampir keselek dia... (Author dilempar panci Hideaki)*
Shingen mengantar makanan dan minuman ke bangku Masamune. Sementara itu, inilah nasib MaKaN... (Posisi : Kasuga di tengah, Matsu di kiri, Nouhime di kanan)
Kasuga : *berbisik ke Matsu* " Kau yakin? Ini persembunyian yang aman? "
Matsu : *berbisik* " Ya iyalah! Ini sudah diobservasi lama sekali! Dijamin safetynya! Oh, jangan lupa, ini misi A! Amati gerak-gerik asal bukan garuknya Ieyasu diam-diam sampe paham! "
Nouhime : *berbisik ke Kasuga* " Tuuh dengerin! Sudah aman! Dasar kepala kertas! Misinya juga udah dijelasin, tauuk! "
Kasuga : *berbisik ke Nouhime* " Ya tau! Lagian yang bener itu keras kepala! Udah dibalik, keras nya salah lagi! "
Nouhime : *nyengir pelan* *berbisik* " By the way, girls, Ieyasu makan yang mana? "
Matsu : *berbisik* " Hmmm... Mungkin yang Tenderloin Steak itu! Dia kan, kuat! "
Kasuga : *berbisik* " Halaah! Kalau menurutku, dia makan BBQ Roast Chicken itu! "
Matsu : *berbisik* " Tapi kalau Roast Chicken, dagingnya kurang banyaak! Pasti Tenderloin Steak! "
Nouhime : *menenangkan Matsu dan Kasuga sambil berbisik* " Kalian... Tenang doong... Gak usah seribut itu! Ntar ketahuan! Kan cuma prediksi! "
Kembali ke bangku Masamune di kantin... (Oh iya! Posisi duduk mereka! di sebelah kiri depan ada Masamune, kiri belakang Shingen, sebelah kanan depan Ieyasu, kanan belakang Motochika. Jadi, kalau tanya hadap-hadapannya Masamune saling berhadapan dengan Ieyasu, Shingen saling berhadapan dengan Motochika)
Masamune : " Waah! Gak lembut, gak kasar itu daging! " *melihat nampan*
Shingen menurunkan nampan di atas meja. Seiring gerakan turun nampan, Masamune, Motochika dan Ieyasu memfokuskan pandangan ke arah makanan masing-masing. Dan saat nampan diturunkan, mereka bertiga langsung menyergap makanan masing-masing layaknya singa gila yang kekurangan pangan (Author diseret ChiYaMune ke savanah, terus singa-singanya disuruh makan daging Author)
Motochika : " Sugoi! Jamurnya banyaak! " *tertawa*
Shingen : " Memang laah... Request mu selalu dikabulkan! Sekarang mari makan! Meski aku gak dapet jatah, heehee... "
ChiYaMune : " Ittadakki maaaaasu! "
Mereka bertiga langsung melahap makanan dengan kecepatan TURBO. Kembali ke MaKaN! (Tapi bukan makan kegiatan, alias group wanita yang sudah gila itu... *Author dihajar Matsu, Kasuga dan Nouhime)
Kasuga : *berbisik ke Matsu* " Nah, bener kata gue, kan?! Dia makan BBQ itu! "
Nouhime : *berbisik ke Kasuga* " Bebekku? Aku gak punya bebek di rumah... "
Kasuga : *berbisik sambil nampar Nouhime* " Haiiih! Barbekyu! Barbeque! " *bisik ke Matsu* " I'm winner! You're loser! "
Matsu : *berbisik ke Kasuga* " Iya deh! Elu bener kali ini! "
Nouhime : *berbisik* " Aku mau... " *hampir ngiler*
Matsu : *mengguyahkan lidah* *berbisik* " Oishi keliatannya... "
Nouhime : *berbisik ke Matsu* " Kamu mau juga, Matsu? "
Matsu : *berbisik ke Nouhime* " Ya iyalah! Masa' aku maho? "
Kasuga : *berbisik* " Gak cuma kalian! Aku juga mau kaleek! "
Back to Masamune and friends...
Masamune : *mengguyahkan lidah* " Tasty banget bumbunya! Seperti saat gue makan kemarin! "
Ieyasu : *mengacungkan jempol* " Proses roasting nya oke banget! Kerasan bumbunya! "
Motochika : *mukul meja dengan keras* " HMPH! ENAAAAK TENANAN BROOOO! "
Shingen : " Hohohoo, bagus kalau kalian suka! Habiskan ya! "
ChiYaMune : *mengangguk* " Oke! "
Mereka bertiga melanjutkan lahapan. Sendok demi sendok disuapkan ke mulut.
Ieyasu : *menggunyah ayam* " Oi! Bheshok kwitha mhakhan lhahi yuup! " *arti : Oi! Besok kita makan lagi yuk!*
Masamune : *ngunyah steak* " Wapha? Bheshok lhagi? Guhe kuhang duhit! " *arti : Apa? Besok lagi? Gue kurang duit!*
Ieyasu : *masih ngunyah* " Ya zudwaa... Baheng Mothojika ajwa... " *arti : Ya sudah... Bareng Motochika aja...*
Motochika : *ngunyah nasgor* " Oke! Guhe mawu swerbhu suswi nuyaa... " *arti : Oke! Gue mau serbu sushi nya*
Ieyasu : *menelan ayam* " Sushi? Yakin bisa kenyang kalo cuman sushi? "
Motochika : *sekarang ngunyah jamur* " Iwuya... Huwe buheli nuya sepuwuh ko! " *arti : Iya! Gue belinya 10 kok!* " Hmm! Hmm! Hmmm! " *sambil nunjukkin 10 jari berkali-kali ke hadapan Ieyasu*
Ieyasu : *kaget* " Berarti uangmu banyak dong! "
Masamune : *nelen steak* " Biasa! He is a pirate, dude! Hartanya pasti banyak dan beberapa akan ditukar dengan uang! "
Ieyasu : " Iya juga! Gue lupa! " *melahap ayam lagi*
Shingen : " Keliatannya kalian lahap banget! Ayo! Siapa yang paling cepet abis, dia pemenangnya! "
Tiba-tiba, Motochika keselek jamur.
Motochika : " Hmm? Uhuk, uhuk! Uhuk, hooek! " *megang-megang leher*
Shingen : *kaget* " Loh? Motochika? Ayo, ke wastafel! " *nganter Motochika ke wastafel*
Ieyasu : " Haiih... Padahal kita bertiga ngunyah semua, tapi kok cuma dia yang keselek? "
Masamune : " A pirate never being a careful person! "
Ieyasu : " Sungguh? "
Motochika langsung memuntahkan beberapa bekas nasgor ke wastafel, dibantu pijatan enak ala Shingen-sensei. Setelah agak lama...
Motochika : *memuntahkan yang terakhir* " Uhuk, hoek... " *merasa baikan* " Yokata... "
Shingen : " Makanya, ati-ati kalo makan, nak! "
Motochika : " Hehe, iya, iya! Arrigatou, Shingen-sensei! "
Shingen : " Ne! Ayo makan lagi! Gak boleh dibuang itu uppo! "
Motochika dan Shingen jalan ke bangku. Ieyasu dan Masamune panik gak karuan.
Ieyasu : " Motochika? Anata wa daijoubu deska? " *pelototin Motochika*
Masamune : " Are you alright? Any part of you being hurt? " *melirik tiap bagian tubuh Motochika*
Motochika : " Oh my god, kalian! Aku baik-baik saja! Emang gue pasiennya UGD? Alias Udah Gila Dewa? " *ano... Memang benar... (Author dihajar Motochika pake pisau yang ada di batang jangkar)*
Masamune & Ieyasu : *bernapas lega* " Fyuuh~~! Yokata ne... "
Shingen : " Sudah! Ayo makan lagi! "
Mereka bertiga kembali makan. Motochika kali ini agak memperlambat makannya, biar sistem pencernaannya gak capek. Sekarang, kita kembali ke MaKaN...
Matsu : *berbisik* " Oi! Bosen kalo cuma liat dari sini! "
Kasuga : *berbisik ke Matsu* " Napa bosen? Kan diliat aja udah fall in love! "
Matsu : *berbisik* " Sekarang turutin gue! Kita akan masuk ke kolong meja mereka dalam hitungan ketiga! "
Nouhime : *berbisik ke Matsu* " Kau sudah gila, Matsu? Bagaimana kalau kita mengenai kaki-kaki mereka? Terutama kaki milik Chosokabe! Baunya ya ampun! "
Matsu : *berbisik ke Nouhime* " Gue gak peduli! Bagaimanapun rintangannya, kita harus bisa dekatin Ieyasu! "
Nouhime : *berbisik* " Ya sudah! Gue ikut! "
Matsu : *berbisik memberi aba-aba* " Minna... Satu, dua... Tiga! " *merayap bagaikan cacing kehilangan induk (Author dimasak Matsu jadi sup daging)*
Mereka bertiga merayap perlahan ke bawah meja Masamune and friends. Tanpa diketahui siapapun, kecuali Tuhan Yang Maha Esa tentunya... (Posisi : Matsu di kiri depan, Kasuga di kanan belakang, Nouhime di kanan depan)
Masamune : " Minna! Aku dah habis nih! " *menunjukkan piring yang sudah habis kinclong*
Shingen : " Kalau begitu... Pemenang kontes makan hari ini ialah Masamune! "
Ieyasu : *membanting sendok dan garpu ke atas piring* " Yachatta~~! Padahal gue tinggal satu sendok lagi! Dan itupun terbalap 3 detik! "
Masamune : " Yey! Aku menang! Yey! Aku menang! Congrats to myself! "
Motochika : *menelan suapan terakhir* " Selamat, Dokuganryuu! Gue memang over fast tadi, makannya! "
Masamune : " Heheeh... Arrigatou, Motochika! "
Shingen : " Berarti kalian tinggal minum tuh! Lahapin tuh, minum! "
Ieyasu : " Oke! Minuman ini akan ku gelok gelok sampai ntek! "
MaKaN : *berbisik* " Kyaaah~! Suaranya... Keren bangetz! "
ChiYaMune : *bersulang* " Cheers up! " *langsung minum minuman masing-masing*
Shingen : " Yeey! " *tepuk tangan*
Ieyasu neguk sedikit demi sedikit, yang membuat para cewek terpesona tentunya. Bahkan Matsu sampe menggongong senang bagai Goromaru yang minta perawatan! (Author disuduk Goromaru) Kalau Masamune, sekali teguk habis. Motochika... Lahapin es nya dulu, baru diteguk sampe setengah. Setengahnya dibiarin dulu. 5 detik kemudian, Motochika meneguk tehnya lagi sampai habis.
Masamune : *menaruh gelas* " Coca Cola is SpectaCollar! " *-_-*
Ieyasu : *berhenti sejenak* " Blue Punch rasanya menonjok! " *meneguk lagi*
Motochika : " Es teh nya Oishi-ttebayo! " *membanting gelas*
Masamune : " Tolong, jangan tiru naruto... "
Motochika : " Ya sudah kalau kau tak mau... " *ngulang kalimat* " Es teh nya Oishi dattebane! "
Masamune : " Naruto nya aja jangan, apalagi ibunya... "
Motochika : " Ya sudah... " *teriak bajak laut tenan* " AHOOY! AHOOY! ES TEH NYA OISHI! AHOOY! "
Masamune hanya speechless. Jump to MaKaN...
Kasuga : *berbisik* " Whaat? Menonjok? Gue jadi pengen minum sama dia... " *terus bagaimana dengan pengguna pedang cantikmu? (Kasuga : " Itu di Echigo kan?! Kalau di sekolah harus sama Ieyasu! Titik! " Toshiie : *tiba-tiba muncul* " Koma, Tanda tanya, Tanda seru, Tanda petik satu, petik dua, pagar, bintang, kurung buka, kurung tutup, under... " *terputus* Kasuga : " DIAAAAAM KAAAAU! " *ditendang jauh* Matsu : " Kyaah! Inuchiyo samaa... ")*
Matsu : *berbisik* " Sama, Kasuga-san... Very very agree... "
Nouhime : *berbisik* " Ngomong-ngomong, firasatku buruk nih! Kita harus pergi dari sini sekarang! "
Matsu : *blush* *berbisik* " Napa malah suruh pergi? Gue masih pengen denger suara Ieyasu-kun tauuuk! "
Nouhime : *berbisik* " Tapi sebentar lagi mereka selesai tuuh! Ntar malah nanggung resiko! "
Kasuga : *berbisik* " Usai, Nouhime-san! Misi group MaKaN adalah menyelidiki dan mengagumi Ieyasu! Ngerti kagak? "
Nouhime : *berbisik* " Tapi-tapi-tapi-tapp-tapp-tapi... Haah~~! " *pasrah dengan pedang cantik yang mulai membusuk (Author dihajar Kasuga dengan kurungan cahaya)*
2 menit kemudian...
Shingen : " Gimana? Udah selesai? Udah enak kan?! Kan, kan?! "
Motochika : " Tapi, bagaimana dengan Yoshimoto? Dia belum dapet makan! "
Shingen : " Iya juga ya... "
Motochika : " Katanya sih, dia suka sausage and rice. Terus minumnya cao. " *bukan Cao Cao DW! Maksud gue itu Cincau. Soalnya, kalo Cao Cao minumnya ntar bikin sesak. (Author dihajar Cao Cao DW beneran)*
Masamune : " Kapan kau chat dia? "
Motochika : " Haiyaah, Brokuganryuu... Gue kan, kemarin juga bincang-bincang empat mata sama dia! Bahkan empat hidung! "
Masamune : *dalam hati* " Lagi-lagi, Motochika... Brokuganryuu adalah julukan yang jelek... "
Ieyasu : " Sejak kapan kau punya dua hidung? "
Motochika : " Ya iyalah! Lubangnya?! "
Ieyasu : *terdiam sejenak* " Iya juga... Kau memang cerdik... "
Shingen : " OKEEH! Sekarang benerin kursi dulu, ya? Biar sensei yang pesan! "
ChiYaMune : " HAIIIIIK! " *nyeret kursi*
Tentu saja, mereka bertiga langsung nyeret tanpa tau-tau. Matsu, Kasuga dan Nouhime kejepit tiap lubang kursi yang dimasukkan. Tentu saja (lagi), Matsu kursinya Masamune, Kasuga kursinya Motochika, Nouhime kursinya Ieyasu.
Matsu : *teriak* " ITTAI! ITTAI DESU! DOKUGANRYUU EVIL! "
Kasuga : *teriak* " CHOSOKABE IS REAL DEMON! ITTAI! "
Nouhime : *teriak melas* " Akkh... Oishi... Ieyasu-san! "
Matsu dan Kasuga : *natap Nouhime sinis* " Iya kamu? Kena punya Ieyasu? "
Nouhime : *nyengir* " Dreamy, kan?! "
Nouhime langsung dipukul-pukul Matsu dan Kasuga sampe kapok. Masamune yang mendengar suara itu tanya ke YasuChika.
Masamune : " Ore? Ieyasu-san, Motochika, suara apa itu? "
Motochika : " Hmm? " *gak denger apa-apa* " Emang suara apaan?! "
Ieyasu : *sama kayak Motochika* " Iya... Aku juga gak denger... "
Plok! Ceplok! Belok! Kelok! Delok! Colok! Golok! Balok! G****k! (Itu sih... Kata berakhiran 'lok' semua... Sampe mesoh dimasukkan! *Author dihajar sampe babak belur telur ceplok)
Masamune : *ngangkat alis* " Understand? "
Motochika : " Hmmm... Aku juga gak tau... "
Ieyasu : " Apalagi aku! Suaranya berisik bangetz! "
Beberapa saat kemudian, Shingen-sensei selesai memesankan makanan dan minuman untuk Yoshimoto.
Hideaki : *ikut nyapa* " Domou desu wa Arrigatou gozaimas! " *nyengir*
Masamune : " Seperti biasa... Kau jurus masak yang- " *terputus*
Ieyasu : *nepuk pundak Masamune* " Juru Masak! Bukan Jurus! Emang shinobi? "
Masamune : *pijat-pijat pundak* " Haiyaah, diam! Aku juga tau! Cuman kepepet... " *berhenti mijet* " Jadi, yang tadi mau kubilang itu... Kau adalah jurus masak yang paling bisa kuandalkan! "
Hideaki : " Hehe... Hehe... Tapi kemana migime-san? "
Masamune : " Jangan ditanyakan! Sekarang dia agak bad mood! Diceramah Motonari abis-abisan! "
#Cutscene : Motonari & Kojuro at class
Motonari : *nampar Kojuro* " INGAT! SEKALI LAGI LU PERMALUIN GUE... GUE ABISIN ELU! BENEREN GUE ABISIN LU! "
Kojuro : *garuk-garuk* " Whaat? Gue baru tau kalo ada orang makan dagingnya orang GAUL, alias GAnteng bin ULet kayak aku... "
Motonari : *red eyes* " Bukan itu maksudnya... Lagian, sejak kapan lu menyatakan dirimu Ganteng? Apalagi ulet? Gak blas... "
Kojuro : *red cheeks (?)* " Terus apaan? Kok kamu bilang mau abisin gue? Gue merasa hidupku terlalu cepaat... " *semoga cepet diterima di sisi-Nya (Author dihajar Kojuro)*
Motonari : *linglung* " Maksud gue, abisin memori tentang mantanmu! Dan jadikan gue... Ekh, tunggu dulu! " *geleng-geleng* " Maksud gue bukan habisin tubuh elu, bodoh! Maksud gue, gue hajar dan nasehatin sampe elu paham! " *lagi-lagi nampar Kojuro, sambil nyimpen isin*
Kojuro : *menjerit* " Kyaah! Gomeeen! " *lari kocar-kacir muter kelas*
Motonari : " JANGAN KABOR LOOH! GUE BELUM SELESAI! " *ngejar Kojuro yang kocar kacir kena kicir-kicir (Author dihajar Kojuro)*
Langsung saja, Toshiie ikut-ikutan.
Toshiie : " Wooow... Lomba lari kliling kelas nih? Ikuut! " *lari*
#Back to canteen
Motochika : " Pasti mereka kejar-kejaran... " *darimana kau tau? Kau memang peramal benjol... (Author dihajar Motochika lagi)*
Masamune : " Masa' sih? Kalau memang benar, pasti yang kecapekan duluan Motonari... "
Motochika : " Mouri duluan? Tapi instingku mengatakan kalau Migime yang kecapekan duluan! "
Masamune : " Ooh, kamu gak tau kalau Kojuro jago lari ke rumah? Biasa ngejar maling lobak! "
Padahal, jawabannya adalah... (tempat : kelas)
Motonari & Kojuro : *ngos-ngosan* " Haah... Haah... Capek... "
Motonari : *bersandar di punggung Kojuro* " Hoi! Pijetin akuuuu~~... "
Kojuro : *hendak baring* " Whaat? "
Motonari secara teknologis (?) ikut kebanting. Motonari menggeser tubuh sedikit.
Motonari : " Onegaai... Capeek... Gleetok! "
Kojuro : " Tapi aku juga capeek... "
Sementara itu, Toshiie...
Toshiie : *makan bento* " Hmm! Hmm! Oishi! Oishi! Bikinan Matsu-chaan memang Oishi! "
Motonari dan Kojuro hanya bisa mati di tempat. (?) (Author disinari Motonari, lalu dipetir Kojuro) Maksud gue, Motonari dan Kojuro hanya bisa ngiler dan nunggu pertolongan.
#Back to canteen
Ieyasu : " Ya ampun... Ternyata Migime nanam lobak... Baru tau... "
Motochika : " Dia memang gilaa... "
Shingen-sensei selesai dalam urusannya. Hideaki pamit sepamit-pamitnya.
Hideaki : " Arrigatou! Silahkan datang lagi! "
ChiYaMune + Shingen : " Arrigatou jugaa! Bai-bai! "
Hideaki langsung nyerbu makanan lagi... Posisi jalan ChiYaMune + sensei, kalau dari kiri : Masamune-Motochika-Ieyasu-Shingen. Sementara itu, para gadis alias MaKaN langsung ngikutin ChiYaMune diam-diam di belakang. Posisinya kalau dari kiri : Matsu-Nouhime-Kasuga.
Matsu : *jalan jinjit dan berbisik* " Hei... Ini adalah rencana B, alias Berjinjit-jinjitlah biar tak ketahuan! Nanti kita lanjut ke rencana C! Alias Cari perhatian biar kita bisa ditembak Ieyasu! " *khayalannya memang tinggi ya :o dan agak aneh...*
Kasuga dan Nouhime hanya mengangguk dan mengikuti jinjitan yang lebih tepat disebut cicitan. (Matsu : " Emang yang kau maksud itu tikus mencicit?! Dan tadi apa yang kau maksud aneh? " Author dihajar Matsu dengan Jiromaru)
Ieyasu : " Ingat ya, Motochika! Besok lomba lari ke kantin lagi! "
Motochika : " Ne, ne! Istirahat, langsung larii! "
Shingen : " Haha... Sudah kubilang kan? Kantin sekolah sangat enaak! "
Masamune : " Bahkan kemarin aku 3 kali kesana, sensei! Yang 2 datang bareng Migime, yang 1 pas dikenalkan sensei. "
Motochika : " Woow! Berarti kamu udah 4 kali ke kantin! "
Masamune : " Gue gitu looh! "
Matsu : *berbisik* " Ieyasu kok diam aja? "
Nouhime : *berbisik* " Mana aku tau? Aku kan, gak punya batin Ieyasu! Kalau udah gue culik, baru gue tau! "
Matsu : *gubrak* *berbisik* " Tapi, akulah yang akan dapat batinnya! "
Kasuga : *berbisik* " Bisa diam kagak? Ntar ketahuaan... "
Shingen : " Owh, Ieyasu! Bisa kau tunjukkan kekuatan ototmu sekali lagi? "
Ieyasu : " Kekuatanku? Tentu saja, Shingen-ko! Kuayunkan kemana pun takkan percuma! " *mengayun ke belakang*
Tinjuan Ieyasu tentu saja mengarah ke gadis-gadis. Yang ketepatan adalah Kasuga (soalnya kan, dia jalan di belakang dekat Ieyasu dan Shingen sensei!).
Kasuga : " Aakh! " *berbisik* " Ittai... Rasa sakit nya memang maut, tapi orangnya... Woow... " *kesakitan campur kesenangan / plin plan cinta*
Ieyasu : *ninju-ninju gitu lah* " Haah! Haah! Jiiat! Hyaaah! "
Shingen : " Kereen... "
MaKaN : *berbisik* " Memang benaar! Kyaah! " *fall in love*
Motochika : *ngayun jangkar (sejak kapan dia bawa jangkar? #plaak)* " Mengalahkan senjata ini saja... " *diayun ke belakang*
Kebetulan, jangkar Motochika juga mengarah ke kumpulan gadis. Yang kali ini terkena jangkar adalah Matsu (Matsu di belakang dekat Masamune dan Motochika).
Matsu : *menjerit pelan* " Ittai! Chosokabe! " *nutup mulut* *berbisik* " Apa teriakkanku kedengaran? "
Kasuga : *balas bisik* " Tidak... Mungkin hanya kita bertiga yang dengar... "
Motochika : *diayun ke depan lagi* " Aakh... Rasanya agak beraat kalo dipegang! "
Seiring jangkar diayunkan, Nouhime jadi korban kedua (Nouhime di belakang dekat Motochika dan Ieyasu). Dia kena ujung jangkar dengan hebatnya.
Nouhime : *ngomong pelan, bahkan hanya Tuhan dan si indra keenam puluh yang dapat mendengarnya... (Author ditembak-tembak Nouhime)* " Awh... Sakit tauk! Harusnya gue kena' Ieyasu! "
Lalu, Motochika minta tukar tempat sama Masamune. Terus, membanting ujung jangkar ke lantai. Jangkar pun diseret-seret seiring perjalanan.
Motochika : " Tak seret deeh! Hehe~~... Saking beratnya... Sorry, Brokuganryuu! Numpang tempatmu! "
Masamune : " Whatever laah... Tapi, kenapa kau masih memanggilku Brokuganryuu! "
Motochika : " Itu kan, whatever ku! Heheeh! " *jangkar makin diseret-seret*
Ieyasu : " Ano... Suaranya agak ribut, tapi tak masalah lah! Makanya, lu kalo pake senjata kayak gue! " *nunjuk kepalan tangan ke Motochika*
Motochika : " Kamu bisa, kan? Lah aku? " *lanjutin nyeret*
Para gadis menutup kuping di belakang. Terutama Matsu, dia yang kerasan telinganya mau protol dan harus di operasi dengan kecepatan instan (Author dihajar Matsu).
Matsu : *berbisik* " Girls, jangkarnya Chosokabe bikin rencana kita 25% gagal! "
Kasuga : *berbisik* " Betul! Betul, betul! Kenapa dia harus nyeret segala? "
Nouhime : *berbisik* " Terus gimana? Tetep lanjut nih? "
Matsu : *berbisik, tapi kata-kata mulai agak ditekan* " TETAP! Kita harus lanjut sampai mereka tiba di kelas! NGERTI?! "
Nouhime : *hormat* *berbisik* " Wakai masta, Matsu-san! "
Kasuga : *berbisik* " Girls, kembali fokus! "
Ieyasu : " Eto... Dokuganryuu, nanti malam kira-kira pulang jam berapa? "
Masamune : " Jam setengah 12 malam! Kita agak bedagang gak papa kan?! Rock 'n roll! "
Shingen : " Apaan sih? Kok jam setengah 12? Besok kan sekolah lagi! "
Masamune : " Oh iya! Belum ku kasih tau sensei ya? "
Shingen : " Ya iyalaaah! Masa' ya iya lap? Sensei mau tahu laah, masa' mau ikan lalap? "
Masamune : " Kukira tempe... "
Shingen : " SERIUS! Ini sensei-mu! "
Masamune : " Iye, iye... Jadi, nanti malam rencananya ada party di sekolah! "
Shingen : " Party? Wow... Serius lu? "
Masamune : " Ya iyalaah! Masa' ya iya hal? Gue kan gak salah, makanya otak gue harganya mahal! Heehee... " *kubeli ya :D... (Masamune : " Wani piro dhisik? Lagian kalo aku gak punya otak... Kau lah yang akan jadi korbannya! " *Author dihajar Masamune)*
Shingen : " Hebat luuh! Pasti lu tanya boleh ato gak?! "
Masamune : " I- " *terputus*
Shingen : *merangkul Masamune dari jauh, Ieyasu juga kena* " TENTU SAJA KAU BOLEH NAAK MUNEEE! "
Matsu, Kasuga dan Nouhime ikut berhenti (akhirnya bisa gak nutup telinga lagi!). Mereka langsung terheran-heran campur kesal karena terhenti langkahnya. Motochika juga berhenti.
Motochika : *berhenti* " Looh? Kok pake adegan meluk dulu? "
Masamune : *sesek* " Eekh, Shingen-sensei... Agak sesek disini! "
Ieyasu : *ikut sesek* " Onegai, Shingen-ko! Se-sek-sek-sek-sek... Wadooeh... "
Shingen : *melepas rangkulan* " Oops! Maafkan senseimu yang kurang berbakat ini... Hehee! " *jalan lagi*
Motochika : *kembali nyeret jangkar* " Yes! Pasti seru kalo ada sensei di pesta kita! "
Masamune : " That's right... "
Matsu, Kasuga dan Nouhime dengan terpaksa ikut dan nutup telinga. Disini lah, mereka ambushed.
Matsu : *teriak* " BISA STOP GAK SEEH, SERETANNYA! "
Kasuga : *teriak* " ADUUUH! TLINGA GUE MAKIN MAMPET! BAHKAN MAU KECOPET! " *Ha? Dicopet sapa?*
Nouhime : *teriak* " SINGLE AWH! DOUBLE WHAAT? WHAAT? TRIPLE HURT! HURT! HURT! FOURPLE STOOP! STOOOP! STOOP! STOOOOOP! PLEASEEEEE! " *otak lu dah kecantol beneran, Nouhime... (Author dibazooka Nouhime)
Tentu saja, Motochika, Masamune, Ieyasu dan Shingen dapat mendengar teriakan para gadis. Mereka langsung noleh ke belakang dan agak heran.
Masamune : " Hmm? Matsu, Kasuga wa Nouhime janai ka? "
Motochika : *nyapa sekaligus heran* " Do... Mou... Omaitaichi... Sedang apa disini? "
Matsu : *nyapa pelan* " Do... Mou... Minna! Kami... Eto... "
Kasuga : *ragu-ragu* " Domou... Juga! Eerrrr... "
Ieyasu : " Jangan bilang kalian mbuntutin kita dari awal... "
Masamune : " Masa' sih? Pantesan tadi ada suara aneh di kantin! Itu kalian? "
Shingen : " Aku juga baru nyadar loh! Jelaskan! Kenapa kalian ngikutin kami, hah? "
Matsu : " Siapa yang ngikutin kalian siih? " *berbisik ke para gadis* " Gimana ini?! Kita ketahuan! Hampir ketahuaan! "
Kasuga : *berbisik* " Ya udah! Gak ada pilihan lain selain kabur! "
Nouhime : *berbisik* " Lagian, kita semua ngapain teriak sih? Goblok amet kita! "
Kasuga : *berbisik* " Ya sudahlah... " *berdehem* " Gomen, takedo... Saan... "
Nouhime : " Nii... "
Matsu : " ICHI! " *artinya satu, kepaksa capslock harus dipencet biar gak macet (?)*
MaKaN : " RUUUUUUUUUNN! " *lari komat kamit kayak komet keramat (Author dihajar angin Matsu, terus dikurung Kasuga, diakhiri dengan magnum jumbo Nouhime)*
Ieyasu : *garuk-garuk* " Aneh... Kenapa sih, mereka? "
Motochika : " Entah? "
Ieyasu : " Ya udah, ayo balik ke kelas! "
Shingen : " Ano, sensei harus ke ruang guru! Buat siap-siap aja... Jadi kita pisah disini ya! Terima kasih telah memaafkan dosaku, Dokuganryuu, Motochika! Entar sampaikan Yoshimoto juga! Dan ini makanan buat dia. " *ngasih bungkusan isi sausage dan cincau yang tadi dibeli di kantin ke Masamune*
Masamune : " Iya, Arrigatou juga udah traktir! " *ngasih plastik ke Motochika*
Motochika : " Loh? Kok di oper? Emang mau main basket? Ya udah deh, daane, Shingen-sensei! "
Shingen : " Daane! " *lari tunggang langgang sampe patah pinggang (Author dibogem Shingen)*
Masamune : " Ayo jalan lagi! " *hendak gandeng Ieyasu dan Motochika*
Motochika : *mencegat tangan Masamune dengan headbutt* " Tapi, masa' gue megang dua benda di satu tangan sekaligus? "
Masamune : " Ouch! Gak usah gitu juga kali, cegatnya! Sakit tauuk! "
Ieyasu : " Ya udaah... Sini, kubawakan! " *minta plastik*
Motochika : " Serius? Demi apa nih? "
Ieyasu : " Udah deh! Gue bawain aja! Gue kan, gak ada beban... "
Motochika : " Ya udah, nih! Kuserahkan padamu, teman! Jangan jatuuh... Dan makasih, ya! " *ngasih plastik*
Ieyasu : " Okeeh! " *nerima plastik* " Sekarang, ayo ke kelas! "
Tiba-tiba, ada suara dari loudspeaker sekolah. Tapi, masih deheman doang.
Loudspeaker : " EKHEEM! "
Lalu, Loudspeaker mulai mengumumkan pengumuman. Apa yang akan diumumkan loudspeaker?
Continued to Act 7!
