Gak nyangka yee ni Author, sekarang sudah memasuki Act yang namanya Act 10! Yeey! Berarti bentar lagi Day 2 kelar nii ^^
Rencana Author :
KALAU DAY 2 SUDAH KELAR, AUTHOR BAKAL BIKIN JANIME HIGH SCHOOL DAY 2 UTAGE DAN DAY 3 BERSAMAAN! (Mohon doanya biar nanti Day 2 Utage, Day 3, dan cerita 'Urip Basara Jawa' masih bisa dilanjutkan dengan timing yang baik :D)
Planning Day 2 Utage :
- Acara : Opening, Comal Camil (?), Duel (1-3), Campfire, Dinner and Singing, Hide 'n Seek, Duel (4-6) Dancing, Duel (7-9), Closing, Go Home
- Duels : Dirahasiakan biar kejutan :D
Planning Day 3 :
- Murid baru : Saika Magoichi
- Pelajaran : Sport dan IPS
- YAOI detected (NEW) : Magoichi-Motochika, Magoichi-Keiji, Motonari-Tenkai, dll.
- Break time : Magoichi, Yukimura, Nagamasa
Nah, udah tau planningnya kan? :D Ingat! Cuman planning, jadi kadang-kadang bisa ada perubahan! Kalau mau request bilang aja ya.., Sekarang, seperti binasa (eh?) Kita membalas review yang masuk.
MeaEmotIpa :
Heehee... Masamune sudah siap jadi master pidato! Menyampaikan arti YAOI JaNime. Nanti endingnya 'Jayakan YAOI dan buanglah Kalori!' (?) (Author dihajar Masamune)
Masamune : " Aku bukan master pidato! Aku ini leader Oshuu tauuk! Itu sudah cukup! "
Kalo Tenkai, yaah... Seperti biasa, cengengnya mendewa. Katanya, habis protes, dia mau jedukin kepala lagi di tiang bendera, terus pagar besi depan sekolah, dan batang pohon bergetah. Sambil nangis-nangis kagak ada jelasnya. (Author dihajar Tenkai)
Keiji memang sudah distatuskan agak bodoh dalam segala bidang. Bahkan dia hampir tidak tahu cara berdiri dan loncat (eh?) (Author dihajar Keiji)
Keiji : " Enak aja! Kamu itu yang kagak tau gimana cara merangkak! "
Author : " Kamu itu yang EMAK SAJA! Aku bisa! " *nyentuh tangan ke lantai*
Keiji : " Emak? Kalau gitu kamu yang ABAH SAJA, THOR DISSA! Coba buktikan! "
Author : " Oke! Fine! Dasar MAKBAH SAJA! " *bungkuk badan*
Tapi beberapa saat kemudian, Author malah jatuh dengan indah kebedah (eh?) nya.
Keiji : *ketawa* " Tuh kan?! Gak tau! Hahaay! Dasar MakBah rahmat tullah saja! "
Okay, sekian! Thanks for review!
thegirlwriter :
Kamu tidak tau? Gak papa deeh ^^ Berarti, aku gak tau Hetalia, kamu gak tahu Basara 3 ya! Adil? Adil! -_- Tapi, kamu udah tau gurunya kan? Alias Mister Yoshiaki.
Selamat ya Kojuro! Kesarapanmu sudah diakui lagi! :D Semoga tambah sarap yee! (Author dihajar Kojuro)
Kojuro : " Aku sarap karena naskahmu, bodooh! "
Author : " Gomen nasai... "
Motochika akan menemani Masamune. Jadi, Masamune pidatonya, Motochika hakimnya :D (Author dihajar Masamune dan Motochika)
Masamune : " SUDAH KUBILAANG! AKU HANYA LEADER OSHUU! "
Motochika : " DAN AKU HANYALAH SEORANG SAIKA ONII! BAKAYAROO! KOBOYAROO! SHANNAROO! "
Thanks for review ne ^^
Mokakoshi :
Welcome to this FF to review! ^^ Lelah tapi dapet critanya kan? -_-
Owh... Ada singkatan ABG lain ya? Berarti kita memang berbeda :) Yaap! Ngakak ajib bin salabim abrakadabra chesto, dan Tadakatsu langsung nepis! (LU KATE DUEL YOSHIHIRO VERSUS TADAKATSU APAA? #PLAK!)
Yaa... Author juga tau, hanya saja maksudku, appearance orang itu baru di BSR 3. NGERTEEH? (eh, bukan maksud jahat inii)
MasMun dan Oichi? Mungkin akan kuberi... Arrigatou untuk your saran! (intelek gak karuan lagi, lihat? -_-)
Ya sudah, thanks for review and happy reading next chapter ^^
Sekarang, bagaimanakah selanjut-lanjutnya tes verb kelas JaNime? Apa berhasil atau nonhasil? Mari kita lanjutkan saja ceritanya!
Act 10 : Mr. Narsist and English » Part 2
Yoshiaki : " Ingaat! Gak boleh ada yang buka buku ya! LKS inggris ditutup ya! "
Semua siswa dengan terpaksa harus menutup LKS.
Kojuro : " Siaaal! Aku baru hapal sepuluuh! Gimana ini? "
Toshiie : " Masih mending lu? Laah gue hapalnya lebih dikit! "
Kojuro : " Brapa? "
Toshiie : " Palingan Nol satu nol! Angka itu tertera di sebelumnya Nol satu-satu! " *kamu gak tau angka ya? -_-* *maksudnya Toshiie : Nol satu nol itu sepuluh (010), sementara itu nol satu-satu itu sebelas (011)*
Kojuro : " Apa itu? Aku tak mengerti... "
Toshiie : " Nol satu nol itu depannya angkal nol! Lah 10 itu depannya 1 kaan? Itu sudah jelas dikitan angkaku! "
Kojuro : " Nol satu nol... Satu nol... Aakh! Jangan dibahas deeh! Nanti hapalannya ilang! "
Keiji : *agak nyahut* " Migime-san! Maksudnya Toshiie, nol satu nol itu penulisannya angka nol-satu-nol. Jadi bacanya sama kayak sepuluh! "
Kojuro : *nepuk tangan* " Oowh... Berarti sama saja kayak sepuluh, bodoooh! " *menghajar Toshiie*
Yoshiaki : " Siapa dulu yang ditanya ya? Hmm... " *nyanyi sambil ngecap ngicup* * " Cap cip cup kembang kuncup, pilih mana yang mau di cuup! Sap sip sup memakan sup, siapa yang akan kena suup! " *nunjuk Matsu* " Haa! Yang kena Matsu ya! "
Masamune : *dalam hati* " Kena sup? Ada-ada aja ini sensei kalo bikin parodi... "
Matsu : " Wa-watashi? Haik! Matsu wa ganbaru de gozaimas! "
Yoshiaki : " Oke yaa! Berarti kau siap ya! Apa arti dari verb... Flap? "
Matsu : " Flap artinya mengepakkan! "
Yoshiaki : " Pintar! Tepuk tang buat Matsu yaa! "
Semua langsung ngeluarin 2 tang, dan menepuk kedua tang satu sama lain.
Yoshiaki : " Owh, saya salah ya? Iya ndeng, ya? Harusnya tang ditambah akhiran -an ya! Heheehee... " *nyengir sendiri*
Semua masih tepuk tang berkali-kali. Yoshiaki facepalm.
Yoshiaki : " Bukannya tadi sudah kuberi tau? Yang bener tepuk tangan ya! Yang ini looh! Masa' lupa? " *nepuk tangan*
Semua masih aja nepuk tang. Yoshiaki sekarang double facepalm.
Yoshiaki : *ngeyel-ngeyel* " Murid-muridku yang terrr... Cinta ya! Yang bener itu TANGAAAN YAA! BUKAN TANG AN YAA! KALO TANGAN ITU ANGGOTA TUBUH YAA! BEDA BANGET SAMA TANG AN YAA! KALO TANG AN ITU YANG KALIAN LAKUIN SEKARANG YAA! " *mukul-mukul dada*
Tentu saja, semua siswa masih pada tepuk tang. Mereka nyuekin sensei. Langsung saja, sensei fourple facepalm dan mulai mengeluarkan amarah rakun narciss yang sebenarnya.
Yoshiaki : *marah besar* " SUDAAAH! TIDAK USAH! KALIAN BAKAA SEMUA YAA! "
Sekarang, para siswa malah nepuk tangan kayak yang biasanya. Yoshiaki eightple (?) Facepalm.
Yoshiaki : " YAA! TERSERAH KALIAN SEMUA YAAA! " *meledak penuh bedak juga itu kepala :D (Author dihajar Yoshiaki)* " Sekarang, siapa ya? Hmm... " *ngecap cip cup lagi* " Cap, Cip, Cup, kembang kuncup! Pilih mana yang mau di cup? Jak, jik, juk, kena bujuk. Siapa yang akan kutunjuk! " *nunjuk Masamune* " Coba kamu ya! MasMun my only boy yaa! "
Siswa cowok lain : " APA MAKSUDNYA HANYA MASAMUNE COWOKNYAA? "
Yoshiaki : *panik* " Owh, ya... Maksudku, my boy yaa! "
Siswa cowok lain : " Itu baru benar, sensei! "
Masamune : " Apa yang mau kau tanyakan, sensei? Haah? "
Yoshiaki : " Apa bahasa indonesianya Flip ya? "
Masamune : " Flip? Bahasa indonesianya itu membalik! Misal kalimatnya si 'Kobo-chan membalik kartu', kalau di inggriskan jadi 'Kobo-chan flips the card'. Ngerti kan maksudku? "
Yukimura : " Kenapa harus Kobo-chan, Masamune-dono? "
Masamune : " Soalnya ada yang marah kalok Kojuro-chan! Hahaa! "
Yukimura : " Oowh... Gitu ya, Masamune-dono? "
Masamune : *nada malas* " Nggak. Tapi gini looh... " *langsung menghajar Yukimura* " YA UDAAH! NGANGGUK AJA CUKUUP! "
Yoshiaki : " Woowoowoow! Marvelous, Masamune my boy ya! Very excellent ne? "
Masamune : " Heheeh! English sudah cocok denganku! " *YAOI detected? MasMun with english? #PLAK!*
Semua siswa tepuk tangan tanpa disuruh, saking kagum dengan bahasa Masamune.
Yoshiaki : " Sekarang... Cap, cip, cup, kembang kuncup! Pilih mana yang mau di cup! Sap, sip, sup, dan jak, jik, juk! Siapa makan sup aku tunjuuk! " *lagunya makin aneh saja... (Author dihajar Yoshiaki)* *menunjuk Motonari* " Baiklah, kamu anak duo gender ya! "
Motonari : *meledak ke atmosfer, terus mendarat di cincin saturnus (?) (Author dihajar Motonari berkali-kali)* " KENAPA SELALUUUUUU? AKU BENCIIII! "
Yoshiaki : " Aku bertanya padamu ya! Apa bahasa indonesianya... " *terputus*
Kojuro : " Flup! "
Yoshiaki : " Apa, Kojuro ya? Tidak ada flup itu ya! Cuman ada verb flap dan flip ya! "
Kojuro : " Tapi sekarang saya mau nanya! Tadi ada cap, cip dan cup! Terus ada sap, sip dan sup! Yang ketiga ada jak, jik dan juk! Kenapa flap, flip dan flup gak boleh? Oowh... Sensei pilih kasih ya? Kan pilih kasih dilarang di bidang keagamaan! " *tumben sok religius lu, Kojuro! (Author thumbs up ke Kojuro)*
Yoshiaki : " Eer... Itu beda banget ya, bodooh yaa! Cap cip sap sip dan jak jik itu lagu saya tau ya! Tapi flap, flip dan flup bukan apa-apa ya! "
Kojuro : " Ya wes, masukkan saja ke lagunya, gitu kok repot sampe keceblung pot? "
Yoshiaki : *nyiapin mistar panjang yang tertera di dekat papan* " ANAK INI KURANG AJAAAAAR! BANGET YAAAAAAA! " *mistar dipukul ke meja Kojuro*
BLAAM! BLAAM! CTAAR!
Kojuro : *merinding sejenak* " Kalo kurang ajar, tambahin ilmu ke saya dong! Kasih ajaran yang lebih banyak! Mikiir! "
Yoshiaki : *mukul mistar lagi* " YOOOOOU ANAK NAKAL BANGET YAAA! CUKUP SUDAAAH YA! " *masih dipukul itu mistar*
Oichi : " Sepertinya mistar itu akan patah sebentar lagi... "
Nouhime : " Tapi itu mistar kan dari besi! Punyaan gue! Gue tau kalau itu fleksibel! "
Oichi : " Punya Nouhime-san? Ichi baru tau... Tapi lihat saja ntar lagi, Nouhime-san. Tiga... Dua... "
KREEEK! Kata-kata Oichi menjadi nyata. Mistar terbelah jadi dua. Nouhime langsung ternganga heran.
Oichi : " Baru Ichi bilang kan? "
Nouhime : *panik level dewa* " MY MISTAAAAAR! NOOOOOOOOOOOOOOO! "
Oichi : " Tidak usah khawatir, Nouhime-san. Udah ada hadisnya tuuh! Semua yang ada di dunia akan kembali ke sisi-Nya! "
Nouhime : *tertunduk pasrah* " Tapi mistar itu harganya mahal pake begete... Huweeee... "
Oichi : " Mistar juga buat apa? Nouhime-san kan, ada pistol. "
Nouhime : " Memang bukan buat gue! Tapi, eman bangeet... Itu buat mentungin kepala Tenkai kalo ada waktu! "
Oichi : " Ya elaah... Biasanya juga, Nouhime-san nembak-nembak Tenkai. Gak pernah pake itu mistar. "
Nouhime : " Itu karena belinya pas istirahaat! Biar hukuman Tenkai lebih ketat! "
Oichi : *berdoa* " Ichi harap, Nouhime-san masih diterima amalnya... Dan tabahkan Tenkai... "
Motonari : *nada agak malas* " Jadi, apa pertanyaannya, sensei? "
Yoshiaki : *buang potongan mistar* " Oh, hampir lupa ya! Gomen, gomen ne? Jadi, apa bahasa indonesianya change? "
Motonari : " Change? Bahasa Indonesianya itu mengubah, ya kan? "
Yoshiaki : " Bagus bagus! Kau pintar ya! "
Siswa lain tepuk tangan. (Tumben mereka setia ama Motonari :D)
Yoshiaki : " Hmm... Siapa lagi ya? Cap, cip, cup... " *terputus*
Ieyasu : *nyahut* " KEMBANG KUNCUP! PILIH MANA MAU DIKECUUP! "
Motochika : " Kamu mau dicium sapa emang? "
Ieyasu : " Ya, bukan mau dicium! Tapi, habisnya itu sensei pake lagu cap cip muluu'! "
Motochika : " Kukira mau dicium Fujoshi barumu, alias Kasuga... Yeeeew... "
Ieyasu langsung headbutt Motochika. Alhasil, kepala Motochika benjol 3. (Kok bisa? Ya iyalah! Kena headbutt, terus kepepet tembok, akhirnya terbunuh di meja! *Author dihajar Motochika) (Motochika : " Apa maksudmu terbunuh? ")
Yoshiaki : *nunjuk Ieyasu* " Owh, ya sudah. Kamu aja yaa! "
Ieyasu : *agak terkejut* " Owh, oke! "
Yoshiaki : " Kalau begitu, apa bahasa inggrisnya membawa ya? "
Ieyasu : " Loh? Kok bahasa inggris? Tapi Matsu, MasMun ama Mouri gak kenapa? "
Yoshiaki : " Pertanyaan itu harus berrrrr... " *menggigil kagak ada jelas (Author dihajar Yoshiaki)* " Variasi, ya! "
Ieyasu : " Tapi, saya gak terima! Saya itu manusia! Saya harus menyesuaikan yang lain dong! "
Yoshiaki : " Justru itu ya! Manusia menyesuaikan diri karna perbedaan mereka ya! "
Ieyasu : " ... " *speechless*
Yoshiaki : " Jadi, apa english nya membawa, ya? "
Ieyasu : " Bahasa inggris nya membawa itu bring! "
Keiji : " What de ****? Itu kan, englishnya minuman, Ieyasu! " *ilmu salah kok diajarin X_X (Author dihajar Keiji) (Keiji : " Aku kan gak tau kalo itu salah! Karena naskahmu! ")
Ieyasu : " Looh, iya tah? " *kamu kok mau aja percaya?*
Keiji : " Iya tah! Bahasa inggrisnya membawa itu downing! " *wadaaw! Itu mem bawah gembeel!*
Ieyasu : " Oowh, gitu tah? Ya wes, aku ikut Keiji! Bahasa inggrisnya membawa itu downing! " *ya ampun, kamu kok sarap juga Ieyasu -_- (Author dihajar Ieyasu)*
Keiji : " Enough by light my a... " *maksud si Keiji : 'cukup percaya aku'. Padahal, harusnya 'just trust me' kan? Ini malah bahasa inggrisnya cukup dengan cahaya a punyaku -_-*
Bahasa inggris si Keiji udah ngaco! Logikanya si Keiji aja begini :
- Keiji lebih memilih kata enough, karena udah keseringan bertempur pake kata enough daripada kata just. (LOOH? YAOI? #PLAK!)
- Per itu menurutnya by, soalnya kan satu per satu itu inggrisnya one by one, jadi dia ngambil by nya.
- Caya itu menurut disamakan dengan cahya. Laah, cahya itu sama aja kayak cahaya, dan cahaya inggrisnya light.
- Kata Aku Keiji pisah jadi a dan ku. Kan jadi lain arti tuuh... Kata a jadi a, sementara itu ku jadi my.
Kalo gak ngerti, tanya Keiji sendiri ya! Soalnya Author juga dijelasin sampe pake cara anak bayi pun gak paham... (Author dihajar Keiji) Tiba-tiba, loudspeaker sekolah berbunyi.
Loudspeaker (suara Kenshin) : " Ekhem! Khem! Khem! Konnichiwa! "
Semua siswa : " Ekh? Konnichiwa desu! " *hormat*
Loudspeaker : " Karena besok kalian mengadakan pesta, maka besok jam masuk diundur dari jam 8 ke jam setengah 10! "
Semua siswa : " YEEEY! MASUK DIUNDUUR! " *bersorak gaje*
Kennyo : " Semoga pulangnya tetap! Kabulkan doaku, Tuhan! "
Tenkai : " Doamu akan dikabulkan... "
Kennyo : " Iya? Kamu peramal tah? "
Tenkai : " Aku ini pendeta tauuk! " *tertawa evil*
Kennyo : " Ya, itulah! Mau nyebut apa aja! Tapi, beneran terkabul? "
Tenkai : " Tanyakan Yang Maha Kuasa... Muahahahaaaa! "
Kennyo : *hajar Tenkai* " Rese' loh! "
Loudspeaker : " Tapi, karena pulangnya kemarin jam setengah 2, pulangnya juga ikut diundur. Tapi cuman diundur satu jam. Jadi, pulang jam setengah tiga! "
Semua siswa : " Kok tetep siang pulangnya? Huhuhuu... "
Masamune : " Bukannya sensei tadi bilang pulangnya kemarin jam satu pas ya? " *mikir*
Loudspeaker : " Oowh! Soal pulang jam satu itu ya? Itu Author Dissa yang melacak pikiranku! Terus diubah! "
Author : " What thee? Aku disalahkan lagi? "
Masamune : " Oowh... Jadi Author penyebabnya? Kau jahat sekali, Dissa! " *nyiapin jumping jack breaker*
Loudspeaker : " Ya! Kau JAhat! Kau Nakal! Kau KEji! Dan Nyantol! Kalo disingkat JaNKeN! "
Author : " What the? Ya sudah! Gajimu akan kupotong 75 persen! "
Loudspeaker : " Eekh? " *pasrah* " Ya wes... Gak jadi lah! "
Author : " Gitu dong! Mendingan juga Jankenbong yang biasa dimainin! "
Loudspeaker : *ngomong sinis* " Gak nyambung lu... Blas gak nyambung... "
Masamune : " Yaah, gak jadi party dendam Author Dissa neeh! " *batalin JJB (Kalian tau kan, kepanjangannya?)*
Yukimura : " Yossha! Pulang jam setengah tiga, langsung pijetin Oyakata-samaa! "
Sasuke : *dari bangku* " Seperti biasa, kau lebai, danna. "
Yukimura : *membayangkan* " PIJETIN OYAKATA-SAMAAAA! UWOOOOOH! PIJET BAHU, PUNGGUNG SAMPE LUTUUUUUUUT! Dan setelah itu... "
YUKIMURA'S MIND ON ::
Yukimura : *mijet* " Memijat Bahu... Pake BPL... Memijat Punggung! Pake BPL... Memijat Lutut! Pake BPL! BPL GAHOOOEL! " *menggaulkan iklan pijet GP* yang udah mainstream (Author dihajar sponsor tersebut)*
Shingen : " Woow! Pijatanmu jempolan, Yukimura! Arrigatou! " *ngacung jempol, biar gak dikalahin telunjuk... (Readers : " LU MAU MAIN GAJAH MANUSIA SEMUT KAAH? ")*
Yukimura : " Tentu sajaaaa! Watashi wa Wakaki Toraa! Watashi wa ganbaruuuuuuu! " *mutar mutar tombak (sejak kapan ada tombaknya?)*
Shingen : " TERUSKAN, YUKIMURAAAA! DORYOKU WA UTSUKUSHIIIII! " *ini malah niru Zhang He yang ada di Dynasty... Ntar malah joget mentega terbang lagi! (Author dihajar Shingen dan Zhang He bebarengan)*
Yukimura : " HAIIIIIK! OYAKATA-SAMAAAAA! " *condongin badan ke Shingen*
Shingen : " YUKIMURAAAAAAAA! " *ikut condong badan*
Yukimura : " OYAKATAAAAA-SAMMAAAAAAA! "
Shingen : " YUKIMURAAAAAAAAA! "
Yukimura : " OYAKATA SAMAAAAAAAAAAA! "
Sasuke : " Oyakata-samaa! Sumimaseen! Sekarang, saya juga akan selalu menghormati anda! " *hormat* *sejak kapan Sasuke seperti ini? -_-*
Shingen : " BEGITUKAH, SASUKEEEEE? " *triling triling keliling eyes (?)*
Yukimura : " BAGUSLAH, SASUKE DONOOOO! " *memeluk Sasuke erat*
Sasuke : *terharu* " HAIIK! OYAKATA-SAMAA! I LOVE YOOOU! " *Bayangan Yukimura aneh banget... (Author dihajar Yukimura)*
Shingen : *merangkul Sasuke dan Yukimura* " Oke! Sekarang, mari kita awali lagi dengan... "
YuSuke : " OYAKATA-SAMA NO GANBARUUU! " *mata trililing trililing juga*
Shingen, Yukimura, dan Sasuke langsung lari mendekati matahari yang mulai terbenam. Mereka bertiga langsung lompat ceria layaknya anime yang ada. (Ini ending ceritanya drama! Ya ampyun...)
YUKIMURA'S MIND OFF ::
Yukimura matanya trililing liling semua... Sasuke cuman natap heran.
Sasuke : " Memang apa yang dia bayangkan? "
Yukimura : " Nanti... Sasuke-dono akan menuruti Oyakata-sama dengan spiritnyaa! "
Sasuke : " Eekh? Apaa? " *deathglare Yukimura*
Yukimura : " Iya kan?! Nanti, Sasuke-dono akan menjadi perhatian Oyakata-sama yang kedua setelahku! "
Sasuke : *menyuriken Yukimura* " YOOOOU! AKU TAK SUDI SEPERTI ITUU! "
Loudspeaker : " Jadi, sekian dari saya. Selanjut-lanjut in maupun out formasi bisa ditanyakan ke ketua maupun kemuda JaNime. Arrigatou. " *ternyata Kenshin-sensei kakean bacoot :o (Author dihajar Kenshin)*
Semua siswa : " Arrigatou wa Sayonara des! " *hormat*
Yoshiaki : " Weell, oh well to the jewell... Kita bahas jawaban Ieyasu tadi ya! " *plintir-plintir kumis*
Keiji : " Oh, pasti benar! Saya yang mengajarinya barusan! Pake logika broow! " *narsis*
Ieyasu : " DOWNING! DOWNING! "
Motochika : *tatap heran* " Kau yakin, Ieyasu? Kok aku gak yakin ya? "
Ieyasu : " Belom yakin? DENGERIN LAGU JAY KRETEK SANA! YANG RIVER! BIAR SEMANGAT BALEEK! " *Jay Kretek adalah nama gaul dari J**4* yang udah mainstream (Author dihajar produser IG tersebut)*
Motochika langsung gubrak. Ternyata Ieyasu hobi sama arek-arek idol group tersebut! Sudah jelas Motochika yang benci idol group itu males pake bgt dengernya! Apalagi dengerin idol grape! (?)
Ieyasu : " Jawaban ya jawaban gue! Yang yakin gue dong! "
Motochika : " Lah, tadi lu jawab bring, napa skarang pindah ke jawaban Keiji yang Gan Ning itu hayoo? "
Gan Ning : *muncul tiba-tiba* " Looh? Ada yang manggil gue ya? "
Motochika : " Iya! Tadi Keiji bilang, bahasa inggris nya membawa itu Gan Ning loh! "
Ieyasu : *deathglare* " Apa? Siapa yang jawab Gan Ning emang? "
Motochika : " Lo ama Keiji? Jangan lupa! "
Keiji : *heran* " Sejak kapan gue ada bilang Gan Ning? Dia kan, anak terbandel dan terliar di Dynasty Warriors! Ngapain aku panggil? "
Ieyasu : " Oowh... Lu pasti salah denger ya, Motochika? " *siapin smack down*
Motochika : " Apaan salah denger? Udah jelas terakhirannya Ning kok! "
Ieyasu : *menghajar Motochika* " YANG BENER ITU DOWNING BAKACHIKAAA! DOWNING! BUKAN GAN NING DYNASTY! "
Motochika : *benjol empat, kejadian sebelumnya ditambah kejatuhan senjata Gan Ning (?) (Author dihajar Motochika)* " Oowh, sumimasen, Ieyasu! Balik ke barkah mu, Gan Ning! Syuuh! " *ngusir Gan Ning layaknya mak lampir kesayangan Bawang Merah (?) (Author dihajar Ibu Bawang Merah)*
Gan Ning : " Okee! Bai-baai~! " *menghilang beneren nerobos kubur (Author dihajar Gan Ning)*
Yoshiaki : " Ya ampuun... Kalian berdua salah, bodoh ya! Yang benar itu bring ya! "
Toshiie : " Apa? Kriing? Telpon dari siapa, sensei? "
Yoshiaki : *facepalm bahkan muka jadi palem saat ini (Author dihajar Yoshiaki)* " DISINI STRESS SEMUA YAAAAA! BRING TAUUUUK! BRIING! LAMA-LAMA, TAUK KU BISA JADI -PIIP- YA! " *sudah tau artinya apa belom itu -piip-? :D*
Toshiie : " Sensei berani mesoh! Oh no! Ajaran sensei salah! "
Yoshiaki : *meteran KA-BOOM : 34%* " Tarik napas ya... Fyuuuh~~ Buang yaaa... Tarik, buang... Yaaa... Benaar... Ya... " *narik dan hembusin napas biar agak lega*
Nagamasa : " Peringatan! Meteran Ka-Boom sensei hampir membulat ke 35%! Itu artinya, Ka-Boom nya sensei bisa dibilang GANAS PANAS! "
Fuuma menulis : 'Iya tah? Kamu tau dari mana?'
Nagamasa : " Dari pasar atau pedagang kaki dua pinggir jalan... " *soalnya kalo kaki lima, ntar pasti pada bingung! Soalnya kaki para pedagang kaki cuman dua! (Readers : " Wis... Cak Lontong is the best iki... ")* *langsung hajar Fuuma* " Ya baru gue bilang! Itu berarti aku tau bodooh! "
Fuuma menulis : 'Ittai! Sumimaseen... Aku ngerti deeh!'
Nagamasa : " INI DISEBUT... GLOBAL WARM WILD! " *alias panas ganas secara global...*
Fuuma : *berpikir dalam hati* " Udah tau si Nagamasa aktif super to the duper begini! Napa dia malah ngajuin pengunduran diri ya? Padahal Nagamasa terlalu pantas jadi pengurus kelas! Bahkan kelebihan ajar dia. Justru si Yuki itu gak keliatan wakil belas. "
Yoshiaki : " Jadi perlu diingat ya! Bring itu membawa! "
Semua siswa : " Haaik! Wakai masta! "
Yoshiaki : " Sekarang milih sapa yaa? Eheem... " *nge cap cip cup lagi...* " Cap, cip, cup kembang kuncup! Pilih mana yang mau di cup! Cat, cit, cut, main pecut! Yang ditunjuk harus cuci kancut! "
Langsung saja, semua siswa di kelas pada jawsdrop dan mati di tempat. (Author dihajar para siswa JaNime yang ada)
Yoshiaki : " Loh? Pingsan semua ya? Emang apa lirik laguku yang salah ya? " *nyanyi-nyanyi sendiri kagak jelas* " Cap, Cip, Cup... Cat, Cit, Cut... Cap, cip, cup dan cat, cit, cut... "
Semua siswa : *dalam hati* " Sensei mengajari yang tak patut diajar... "
Yoshiaki : *keingat* " Naah iya ya! Ada kancutnya ya? "
Semua siswa : " BENAAR! SENSEI BAKAYAROO! YOU REAL A BAKA NISTAA! "
Yoshiaki : " Hmm... Ya sudah ya! Mending saya gak pake cap cip cup lagi ya! "
Semua siswa : " Yaa! Itulah yang kami inginkan sejak awal! " *36 thumbs up (?) (Author kan, thumbs up? :D)
Yoshiaki : " Siap ditunjuk ya?! " *mikir sambil iwak peyekan*
Matsu : *dalam hati* " Hadooeh... Kami sebagai siswa Yoshiaki sensei harus menerima sikapnya... Tapi kenapa harus di bagian jorok-joroknya? "
Yoshiaki : *10 detik kemudian* " Haa! Kamu ya! Nagamasa ya! " *ke bangku Nagamasa, lalu si Nagamasa ditunjuk berkali-kali* " Coba ya! Jawab ya! Apa ya? Bahasa inggrisnya ya! Terbang ya? " *hampir tiap kata dipisah dengan ya -_-*
Keiji : *dalam hati* " Yee... Pasti jawabnyavery big brother... " *tuh kan? Logika si Keiji ajoer lagi! Kata terbang ia pisah jadi ter dan bang. Ter itu dia anggap very, bang yang sama kayak abang itu dia anggap big brother*
Nagamasa : " Bahasa inggrisnya itu fly! " *baca : efelwai*
Fuuma menulis : 'Eh, salah baca kamu!'
Nagamasa : " Hah? Masa' salah sih? Di buku kan tulisannya huruf ef-el-ye! Jadi kalo di inggriskan efelwai kan? "
Fuuma menulis : 'Ya udah gak percaya! Siap-siap dapet teguran sensei habis ini.'
Nagamasa : " O tidak bissaaaa! " *geleng-geleng*
Tapi, benar saja yang dikatakan mbah Fuuma (?) (Author dihajar Fuuma). Yoshiaki langsung menegur Nagamasa sambil ngangkat dan nurun bahu berkali-kali. (Jenenge lak cenat-cenut bahu ya? #PLAK!)
Yoshiaki : " Heeh? Itu kan, ejaannya! Kamu gak tau cara bacanya ya? "
Nagamasa : " Bukannya memang gitu cara bacanya, sensei? "
Yoshiaki : " Bukan, bukan, bukan yaa! Yang bener itu fly ya! " *baca : flai*
Nagamasa : *coba niru* " Flight ya! "
Yoshiaki : *facepalm* " Bukan flight, Nagamasa ya! Yang bener itu... Fly ya! "
Nagamasa : *niru* " Fly ya! "
Yoshiaki : " Naah... Bener! Bener ya! Sekarang, ulangi ya! Apa bahasa inggris terbang ya? "
Nagamasa : " Fly ya! "
Yoshiaki : *facepalm* " Kenapa kamu pake ya, ya? Kan cuman fly ya! "
Nagamasa : " Tapi, bukannya tadi sensei bilangnya yang bener itu... Fly ya? "
Fuuma menulis : 'Kamu sih, sensei. Kenapa pake acara belakangin kalimat pake ya segala? Nagamasa susah diajarin!'
Nagamasa yang membaca tulisan Fuuma langsung membanting Fuume ke belakang bangku. Lalu, kembali protes ke Yoshiaki sensei.
Yoshiaki : " Kamu gak usah pake ya ya ya punya saya dong ya! Itu soalnya udah nempel banget ya! Jadi kalo bahasa inggris nya terbang itu fly doang ya! "
Nagamasa : " Oowh... Gitu? "
Yoshiaki : " Ya! Ngerti kan ya? Jadi... Apa bahasa inggrisnya terbang ya? "
Nagamasa : *menjawab tegas* " FLY DOANG YA! BENER KAN?! "
Yoshiaki langsung gubrak. Ajarannya gak berhasil blas. Nagamasa cuman terheran-heran akan senseinya itu.
Fuuma : *dalam hati* " Nagamasa sudah kelebihan o'on nya... Udah tau sensei khas belakangan iya, lu masih aja ditiruin... "
Yoshiaki : *meteran KA-BOOM : 67%* " HAAH... IYAA... SABAR DEH YAA... "
Nagamasa : " Napa, sensei? "
Yoshiaki : " Sudah, lupakan. Coba tanya sama teman depanmu itu ya. Cara baca yang bener gimana ya! "
Nagamasa : " Tapi murid harus mengikuti punggung guru! Bukan punggung teman! "
Yoshiaki : " Tapi punggung saya kan besar ya? Punggung kalian semua malah sebaya tuh ya! "
Nagamasa : " Bukan itu maksudnya, sensei! Itu suatu pepatah yang artinya murid harus mengikuti sistem ajaran guru! Bukan diajari teman! "
Yoshiaki : " Yaa... Skali-skali minta ajarin temenmu ya! Buktinya sama saya kamu gak ngerti ya! "
Nagamasa : " Gak ngerti apaan? Saya sudah meniru kata-kata sensei, tapi sensei malah protes sekarang? Orang yang bilang fly doang ya itu sensei sendi... " *terputus*
Yoshiaki : *tiba-tiba udah kembali ke depan kelas* " Well, well... Sekarang... Dum, durudum, dum, dum! Pilih sapa yaa? " *gaya-gaya milihnya*
Motochika : *berdoa* " Kami-sama... Watashi wa janai! Onegai jimasuu! Watashi wa janai! Ne? "
Matsu : *merhatiin Motochika yang tiba-tiba serius* " Sepertinya Chosokabe-san doanya serius banget! "
Keiji : *rupanya ikut berdoa* " KAMI-SAMAAA! WATASHI WA JANAAAI! WATASHI WA JANAI! ONEGAI ONEGAI ONEGAI JIMASU YOOO! NE, NE? " *capslock alert, karena doanya niat banget ni saudara-saudari -_-*
Matsu : *terkejut* " Kenapa Keiji ikut-ikutan alim? Padahal juga, dia yang pemberani di rumah... "
Sasuke : *rupanya belakang Matsu juga ikut-ikutan -_-* " OOOWH... KAMI SAMAA! ONEGAI JIMASU! WATASHI WA JANAI, KEDO, KASUGA-SAN, NE? ONEGAI! ONEGAAAI! " *lagi-lagi capslock alert -_-*
Kasuga yang mendengar doa Sasuke langsung menamparnya sampe natap tembok.
Kasuga : " Kenapa harus aku? "
Yoshiaki : *nunjuk Toshiie* " Haa! Kamu saja ya! Saya yakin kamu anak baik ya! "
Toshiie : " What the ayam hit point? " *inggris gak karuan*
Yoshiaki : " Ya, terserah ya! Apa bahasa inggrisnya... Mengikat ya? "
Toshiie : " Oowh! Nanya jawaban yang itu? Aku kasih! -piip-! Bener? "
Siswa lain (selain Fuuma tentunya) : " Iyeeew! Toshiie juorook! Jangan mau deket-deket diaa! "
Yoshiaki : " Bener! Yang kau kasih kuberi 100! "
Siswa lain (ini juga selain Fuuma...) (Siswa JaNime : " KAMI JUGA TAU KALO FUUMA GAK MAU BICARAA!) : " SENSEI MALAH SUPPORT -PIIP- YANG MAU DIBERIKAN TOSHIIE! " *merinding*
Nagamasa : *teriak* " MINNA! LINDUNGI DIRI KALIAAN! SIAPKAN MASKER DAN SARUNG TANGAN PARA PEKERJA FISIKAA! " *emang kate ngetes ilmiah?*
Siswa lain lagi (?) : *siapin alat-alat* " Haiik! " *nurut aja kalian?*
Setelah para siswa memakai set ilmiah (?), Kojuro langsung minggat. Sementara itu, yang lain nunggu act biar cepet membasmi -piip-. (YA AMPLOOP! PADAHAL TOSHIIE NIATNYA GAK MAU NGASIH ITUU! KALIAN KOK PADA TAKUT SIIH?)
Kojuro : *mepet ke Yukimura* " Hei, ini kan, bangku lama gue! Jadi, gue numpang sini gapapa kan?! "
Yukimura : *kejepit* " Wooakh! Aku kejepiit! Aku kejepiit! Harusnya aku kekunciir! Apa kekelabang kek? Apa kekonde kek? " *lu kate didandan cewek apa?*
Masamune : " What? Yuki ketularan penyakit Motonari? "
Yukimura : " Habis, Masamune-dono! Lihat saja babu mu yang bisa disebut babo ini! Lama-lama babi juga! " *babo (bahasa korea) artinya bodoh*
Kojuro : " Sumimasen! Demo, Toshiie mau ngasih -piip- ke kelas kita! Bukannya itu gila? "
Yukimura & Masamune : " Bener juga sih, Kojuro. "
Kojuro : " Ya udah, bolehin aku doong! "
Yukimura : " Apa boleh buat! Demi menghindar -piip- Toshiie-dono! " *mepet-mepet ke Masamune*
Masamune : *terpaksa harus kejepit dan sesak di tembok* " Benaar! Aku rela mepet tembok demi menghindar dari -piip- Toshiie! "
Toshiie : " Loh? Apa salahku? Kenapa Kojuro mepet-mepet ke bangku itu? "
Oichi : *nengok tiga orang siksaan di belakangnya* " Looh? Ya ampun... Ichi mau ngasih an sama kalian... "
Yukimura : " Apaa? Oichi-dono mau ngasih benda an? Apaan tu? Saya belum pernah tau... "
Oichi : " Bukan itu... Tapi, Ichi bener-bener kasihan sama kalian... Mending Masamune mepet-mepet Ichi aja... Daripada mepet tembok... "
Masamune : " Ekh... Serius elu? "
Oichi : " Iya... Ichi bener-bener pake begete dan sekali kasihan. "
Yukimura and Kojuro : " FUJOSHI DETECTEEED? " *si Yukimura langsung nyiapin kamera, Kojuro cuman ngiler*
Masamune : " Baiklah. Arrigatou... " *lompat ke tempat Oichi*
Oichi pun menangkap Masamune dan mengatur cara duduknya. Siapa lagi yang gak cemburu kalo' Nagamasa? Sementara itu, yang lain pada kagum-kagum and bersiul-siul sepanjang hari... (ITU LAGUMU DISSAAA!)
Nagamasa : " NOOOOOOOOOOOO... MY ICHI... "
Fuuma menulis : 'Tapi memang situ asi nya mepet... " *typo's here... Fuuma gak sengaja nulis di spasi...*
Nagamasa : " KAU MENGHINA ICHI YAAA? KAU BILANG ITUNYA MEPET-MEPEEEEET? " *dont too much negative thinking about this (SERIUS NOTE!)*
Fuuma menulis : " Eeh? Nggak... Napa?"
Nagamasa : " KAAAAAAAAU JANGAN SOK TAUUUUUUUUUUUUUU! " *menghajar Fuuma*
Masamune : " Wah, di depan ternyata enak juga... "
Siswa lain (selain Oichi, Fuuma dan Nagamasa) : " WOOOOOOOOOOOOOW! MASAMUNE FEELS HAPPY! "
Yukimura langsung motret Oichi dan Masamune dari belakang, tidak kelihatan Nouhime nya.
Oichi : " Di dekat Dokuganryuu-sama... Juga nyaman rupanya... Sama seperti dekapan Nagamasa-sama... "
Siswa lain (selain Masamune, Fuuma dan Nagamasa) : " CINTA GARIS DIALAMI OLEH OICHIIIIIIIII! "
Sementara itu, Fuuma hanya senyum-senyum, saking dia males ngomong. Masamune mengamati siswa lain di sekitarnya. Langsung saja, kejadian 14 PLAK dimulai.
Masamune : *melakukan jurus berbeda beda* " CRAZY STOORM! PHANTOM DIVE! JET-X! DEATH FAAAAANG! HELL DRAGOON! WAR DAAAANCE! JUMPING JACK BREAKEEER! " *lalu jurus diulangi sesuai urutan untuk siswa lain*
Ke-14 siswa pun merasakan derita Masamune. Mereka langsung mengembalikan kondisi ke HYSTERIC CONDITION.
Motonari : " Baka anata wa. Kenapa gak duduk sebelahku sih? Repot! "
Masamune : " Maaf, tapi siapapun yang duduk di sebelahmu, pasti tambah disangka sebagai YAOI. "
Yukimura : *nunjukkin kamera* " Dan kamera ini akan terisi dengan cepat! HAHAHAHAHAAAAA! "
Motonari : " WHAT DID YOU SAAAAAAAAAAAAAAY?! " *mencetarkan Fugaku, eh, Nichirin*
Siswa siswi lain tambah histeris melihat Nichirin Motonari, meski itu hanya terjadi 15 detik. Yoshiaki yang dari tadi melihat gerak-gerik semut sekutu (?) (Siswa JaNime : " SEMUT SEKUTUUU? " *Author dihajar siswa JaNime) langsung teriak untuk menanyakan apa yang terjadi.
Yoshiaki : " Kenapa kalian ber-16 pada histeris muka sih ya? Sampe mepet-mepet segala yang disitu ya! Dia kan, jawab englishnya mengikat ya! "
Siswa lain (kalian juga tau selain siapa disini) : " APANYAA? TADI TOSHIIE BILANG SENDIRI! DIA KASIH! -PIIP-! "
Toshiie : " Tapi memang itu englishnya mengikat! Englishnya dasi dan sama juga gitu aje! "
Siswa lain : " TERUS SENSEI SAMA SAJA! MALAH TOSHIIE DIBERI NILAI SERATUS KALO BENERAN NGASIH ITU -PIIP-! " *protes*
Yoshiaki : *terdiam 3 detik* " Omihot not have cold everywhere yaaw! Toshiie bilangnya itu tie! "
Toshiie : " Nah! Bener kata sensei! "
Siswa lain : " PILUS, MOTONARI SIAP-SIAP MENCETARKAN NICHIRIN KE KELAS KITAAAA! " *merinding*
Motonari : " Tapi bukannya sudah jelas kau bacanya -piip-? "
Yoshiaki : *baru paham* " Oowh... Toshiie anakku ya! "
Toshiie : *berdehem* " Sejak kapan aku jadi anakmu? "
Yoshiaki : " Hmm... Ya! Terserah ya! Bacanya lain kali cepet ya! Jangan agak dilamain ya! Langsung tie! Jangan dieja per suku kata ya! " *baca : tay*
Toshiie : *ngangguk paham* " Oke! Dimengerti, sensei! "
Siswa lain : " Jadi... Semua tadi bukanlah suatu jorok yang dinamakan -piip- itu ya? "
Toshiie : " Ya bukan lah! Kalian semua baka! "
Yoshiaki : " Sudah ya! Lepaskan alat penghindaran kalian ya! Sekarang kan, kelas english, bukan kelas fisika ya! "
Siswa lain akhirnya melepas seluruh pakaian (?) (Siswa JaNime : " KUHAJAR KAU, DISSA! " *Siswa JaNime pun menghajar Author dengan Basara masing-masing) Maksudku, siswa lain akhirnya melepas sarung tangan dan masker. Kojuro juga langsung balik ke tempat duduknya.
Kojuro : " Ya ampun... Bahasa inggris memang aneh-aneh aja! "
Toshiie : " Bukan bahasanya yang aneh! Tapi pembuat bahasanya yang aneh! "
Kojuro : *mikir sejenak* " Ada benernya juga... Tapi, bukannya yang kau bicarakan itu ngawut? Ntar dihajar loh! "
Toshiie : " Kan ntar! Hahahaahaa! "
Kojuro : " Ya udah, biarin aja deeh... "
Kennyo : " Sudah kubilang... Bahasa inggris mengikat pasti ngaco abis! "
Nouhime : " Nah! Setuju sama Kennyo! Lain kali jangan nebaki gitu doong! "
Yoshiaki : " Hmm... Ya sudah ya! Meloncat ke siswa-siswi lain ya! Hmm... " *mikir*
Masamune : " Biar aku list... Mak memasak, Aku, Duo gender, Murid baru, Wong sok justice, dan mister hampir telanjang... Berarti udah 6 per 17 nih! " *kenapa hanya kau yang tak diejek? Kasihan kelima orang itu doong...*
Yoshiaki : *nunjuk Kasuga* " Kamu! Gadis cantik ya! Sebutkan 1 verb serta bahasa indonesianya ya! "
Sasuke : " Nah! Akhirnya kejadian doa gue! " *tertawa bahak-bahak*
Kasuga : " Whaat? Kok susah banget, sensei? "
Yoshiaki : " Gak susah kok ya! Cuman 1 dari 20 aje kok ya! Tapi gak boleh yang sensei tanyakan ya! "
Kasuga : " Hmm... Oke! Draw artinya menggambar! Kan? "
Sasuke : " Woow... Dia bisaa... "
Kasuga : " Sudah kubilang! Kunoichi alias shinobi milik Echigo adalah yang terpintar dari yang lain! "
Sasuke : " Tapi, secara teknis, shinobi milik Takeda lebih pintar dari yang lain ke lain lagi! "
Kasuga : " Oowh, nantang ya? "
Sasuke : " Iya! Mau apa lagi? "
Yoshiaki : " Ya! Bener-bener jawaban kamu ya! Congrats ne! "
Siswa lain tepuk tangan tanpa disuruh. Meski Sasuke harus terpaksa tepuk tangannya...
Sasuke : " Yeey, yeey... Kasuga, congrats! " *nada malas*
Kasuga : " Apa lu? Gue memang pantes diginiin! "
Sasuke : *cibir-cibir* " Guwe emang pantes diginiin... Week wee wee... Week! "
Kasuga : " Apaa? Kau mengejekku ya? "
Sasuke : *sok niru* " Wapa? Kahu menyejek kwu ya? "
Kasuga : *nyiapin bogem* " Tinju baru lo tau! "
Sasuke : *niru lagi* " Tinju bawu low tawu... BLAH BLAH BLAAH! HAHAAA! "
Kasuga : *duduk stress* " Hmph! "
Yoshiaki : " Ya sudah, lanjut yaa! Pertanyaannya sama kayak Kasuga ya! Buaaat... " *goyang sang oven duluu -_- (Soalnya kalok *ang**e* udah mainstream... *Author dihajar artis yang menyanyikan lagu tersebut)*
Ieyasu : " Bukannya itu goyang sang oven? Kereen! Ikut ah! " *goyang sang oven juga* " Sang oven, sang oven, sang oven, sang oven, sang oven! " *-_- lebay...*
Motochika : " Kurasa temanku ikut-ikutan gila sekarang... "
Ieyasu : " Sang oven, sang oven... "
Yoshiaki : *nunjuk Tenkai* " Kamu yaa! Si kakek tua ya! "
Tenkai : " Efefe wefefeeh... Braain... " *sejak kapan dia pake bahasa zombie minta otak (?)*
Yoshiaki : " JAWAB YA! "
Tenkai : " Hmm... Huruf ke 14 yang artinya Lu bla bla bla Dynasty... Sebuah lawan kata kanan... " *maksudnya : Huruf ke 14 dari alfabet yang arti indonya Lu bla bla bla = Lu ..., diisi nama salah satu orang di Dynasty. Terus bahasa inggris sebuah. Ditambah lawan kata dari kanan. Repot yaa -_-*
Yoshiaki : " Heeh? Apaan tu ya? "
Tenkai : " Masa' sensei gak tau sih? Ini adalah permainan kata! "
Kennyo : " Kata bisa dimainin emang? High score nya berapa? "
Tenkai : " Mikir sendiri! " *hajar Kennyo*
Kennyo : *muncrat darah (?) (Author dihajar Kennyo)* " Wuohoook! "
Tenkai : " Coba tebak! Muahahahaa! "
Yukimura : " Huruf ke 14. Lu bla bla bla Dynasty, sebuah lawan kata kanan... Mungkin maksudnya Fourteen alphabet you bla bla bla dynasty a opposite right? Bingung saya! Saya nyerah! " *kenapa kamu ikut bingung?*
Masamune : " Aneh-aneh aja! Lagipula, akar masalahnya... Kenapa kakek-kakek tua yang harusnya pikun masih bisa bikin kata-kata yang aneh? "
Tenkai : *deathglare Masamune* " Apa kau bilang? Aneh? " *udah sadis-sadis nih!*
Masamune : " Err... Gak ja... " *terputus*
Tenkai : *muka deathglare dalam sekejap menjadi crying baby (?)* " HUWEEEH! AKU DIBILANG ANEH LAGIII! TOLONG, SESEORANG, SELAMATKAN TENKAI... HUWEEEE! "
Masamune dan Kennyo yang di samping Tenkai, langsung mengeluarkan tatap sweatdrop. Sementara itu, Yoshiaki mikir keras-keras.
Yoshiaki : " Huruf ke 14 itu N ya. Terus napa itu huruf ya? "
Tenkai : " Ya itu! Muahuwee... Itu kan sama kayak cara baca suatu verb! Hiks! Pikirkan! Hiks! Hiks! Muahahahaaa, huwee! Muahuwee! " *ketawa campur face crying baby kagak jelas*
Nouhime : " Tenkai sudah gila... " *siapin granat 5 pack* " BISA GAK CENGENG DI KELAAAS? " *lempar granat ke Tenkai*
Siswa lain : *takjub* " WOOOW... NOUHIME SUGOI DESU... "
Tenkai pun gosong abis. Air matanya muncrat semua.
Tenkai : " Oke, sumimasen! " *akhirnya, ketawa-ketawa kayak biasa gilanya! (Author dihajar Tenkai)*
Motochika : " Hmm... Lu bla bla bla dynasty? Kayaknya Lu ..., terus ... Diisi biar jadi nama warrior dynasty? Setahuku, itu Lu Meng... "
Tenkai : " What the? Sial! Napa lu bantu, pelaut? Ini teka-teki buat sensei tauk! "
Motochika : " Orang sensei gak tau, manusia harus peduli satu sama lain! Membantu sesama alias gotong royong! "
Siswa lain : " Tumben anak ini menumbuhkan peduli... "
Motochika : " Kasihan! Kita semua adalah makhluk sosial! "
Keiji : " What? Makhluk yang sok sial? Maksudnya gaya-gaya sialnya? "
Motochika : " Ya gak gitu, Keiji! Maksudnya, kita, adalah sesama manusia! Harus ber toleransi satu sama lain! Kalau ada yang kesusahan, harus membantu! Harus memahami perasaannya! Kalian juga pernah merasakan susah kan? Susah kita semua itu samaa! Mengertilaah! "
Siswa lain : " Ya ampun, Motochika siap jadi penasihat agama kita... "
Yoshiaki : *terharu* " Ternyata kamu pinter banget, yaa! Aku bangga padamu ya! "
Motochika : " Eekh? Sensei sampe terharu? "
Yoshiaki langsung memeluk Motochika erat-erat, biar gak senasib kayak balon hijau. (?)
Motochika : *sudah jelas dia sesek* " Aakh, sensei... Sesek... "
Yoshiaki : " Sudahlah! Terima kebaikan senseimu yaa! "
Tenkai : " O Mi got selokan... " *Maksud?*
Masamune : " Lebih baik lepas saja pelukannya. Sebelum dia mati. "
Motochika : *tatap evil* " Whaat? Mati? "
Masamune : " Eer... Gak ada, gak ada, suweer! "
Yoshiaki : *lepas peluk* " Ya sudah! Mari kita lanjutkan teka-teki Tenkai ya! "
Motochika : " Fyuuh~... Legaa... "
Tenkai : " Berarti sudah dapet clue kan! Artinya Meng...! "
Yoshiaki : " Susaaah! Huweeee! "
Motochika : *mikir* " N... N... N... Baca nya kan en? Kalo jadi a-n-d itu bukan verb! Kalo jadi a-n-t malah hewan! Kalo e-n-d... Hmm... " *teriak ke sensei* " Sensei! Verb yang Tenkai maksud itu e-n-d! Alias end! Cara bacanya sama kayak huruf n kan? "
Tenkai : " Motochika you sialaaan! Kenapa kau selalu membantuu? "
Motochika : " Biariin! Inilah takdir toleran suatu manusia! "
Siswa lain : " Jiih! Sudah pasti, Motochika adalah penerus penasihat agama kita! "
Yoshiaki : " Oowh... Gitu ya? Thanks, Motochika ya! "
Motochika cuman ngacung jempol. Berarti, Yoshiaki tinggal harus cari tahu di pasar (?) (Author dihajar Yoshiaki) (Yoshiaki : " BUKAN TAHU YANG ITU YAA! ") Maksud, cari tau arti dari end yang ditebaki Tenkai.
Oichi : " Akhirnya, kita mendapat ilmu english dan ilmu religi bersamaan... "
Nouhime : " Iya! Semua hanya karena teka-teki Tenkai! "
Oichi : " Tapi kan bagus, Nouhime san! "
Nouhime : " Bagus, sih, bagus... Tapi liaat! Sekarang udah jam 1 lebih 5 menit! Waktunya banyak yang terkuras! "
Oichi : " Biarkan saja waktu berlalu... Yang penting ada ilmunya... "
Nouhime : " Kenapa kau ikut sok religius? "
Yoshiaki : " Sebuah... Sebuah... Mungkin bahasa inggrisnya sebuah ya? Setahuku, ada a dan an... Kayaknya yang a ya! "
Tenkai : " Heeh? Heeh? Jawabannya hampir ketahuaan! Sial! "
Yoshiaki : " Berarti, lawan kata kanan ya! Hanya ada satu, yaitu... " *terputus*
Siswa lain : " KIRII! "
Yoshiaki : " Tapi, masa' mengakiri ya? Akan lebih tepat kalau mengakhiri ya! Oke! Dapet ya! Berarti, yang dimaksud Tenkai itu end, artinya mengakhiri ya? "
Tenkai : " Seratus... Buat sensei... "
Yoshiaki : " Permainan kata Tenkai menghabiskan waktu saja ya... Ya sudah ya! Berarti sekarang, giliran Nouhime untuk menjawab ya! Pertanyaannya sama kayak yang tadi ya... "
Nouhime : " SHOOT! MENEMBAAK! " *nembak dinding depan*
Yoshiaki : *kaget* " Eeh selokotok ketok ketok pintuu! Jangan dilakukan juga kalik yaa... Tapi bener kok ya... "
Nouhime : " Hmph! "
Yoshiaki : " Hmm... Udah separuh agak lebih ya? Sekarang, sisa-sisanya maju ke depan ya! "
Kennyo : " Mana bisa maju, sensei? Wong kita dihalang meja di depan! Masa' maju sama mejanya juga? "
Yoshiaki langsung geram. Meter KA-BOOM nya udah 86%!
Nagamasa : " OMOOH! SEPERTINYA SENSEI AKAN MELEDAK BEBERAPA SAAT LAGI! INI DISEBUT GANAS PANAS TO THE MENDIDIH! " *-_-*
Siswa lain : " WHAAT? BENAR DEMIKIAAN? "
Yoshiaki : " Sudah! Maju ke sini ya! Serius dong yaa! "
Sisa sisa siswa nya, alias Motochika, Oichi, Kennyo, Yukimura, Kojuro, Keiji, Sasuke dan Fuuma maju ke depan.
Oichi : " Kenapa kita harus maju kedepan? Ichi... Belum siap... Dan kenapa Ichi perempuan sendiri? "
Siswa lain yang di depan : " Because takdir anata wa... " *intelek gak karuan -_-*
Yoshiaki : " Kalian yang di depan harus membuat sebuah kalimat dengan verb ya! "
Para siswa di depan : " NAN DATTO?! KEJAMNYA DIRIMU, SENSEEI! "
Yoshiaki : " Tapi saya ini senseinya ya, jadi, kalian harus ngikut perintah saya ya! "
Siswa-siswi yang duduk pada sweatdrop, saking kasihan ama yang di depan. (Catatan : Tapi, Kasuga gak kasihan blas sama Sasuke)
Kasuga : " HAHAHAAA! RASAKAN ITUU! "
Sasuke : " Oowh... Awas kamu ya! Lebih tinggi difficult nya, akan lebih membuktikan bahwa orang itu lebih pintar! Salah satunya akuu! Muahahahaa! "
Kasuga : " Masa' sih? Tapi percuma kan, kalo difficultnya tinggi, orangnya gak bisa jawab! "
Sasuke : " Ya kamu! "
Kasuga : *mendidih* " What the **** are you? "
Yoshiaki : " Aturannya... Yang bener boleh duduk ya! Tapi yang salah, harus jongkok di depan selama 5 menit, dan sensei akan duduk di punggungnya ya! "
Semua siswa : " Seremnya aiyaaah! " *merinding*
Yoshiaki : " Makanya, harus bisa jawab ya! Ini sekalian awal dari belajar membuat kalimat present tense yaa! "
Motonari : " Syukurin aku nggak! Berarti... Saat-saat ini adalah kejayaanku! "
Nagamasa : " Kejayaan? Preet! Kejayaan to be a princess kalek! "
Motonari : *terdiam 3 detik* " Whaaaaat? "
Kasuga : " You're right, Nagamasa! Motonari diam aja dari tadi! Soalnya dia mau menjayakan momen princess nya... "
Motonari : *muka mendidih* " Haah... Haah... Haah... Sabar aja deeh... Haah... "
Yoshiaki : " Apa kalian ber-8 siap yaa? "
Para siswa di depan : " Haik! Watashi wa ganbaru de gozaimasu! "
Yoshiaki : " Oke ya! Saya akan menunjuk kalian secara acak yaaw! " *nunjukkin telunjuk ke para siswa di depan* " Siap-siap kalian yaa! "
Para siswa yang duduk : " Yeeey! Howraay! " *tepuk tangan*
Bagaimanakah kalimat-kalimat yang akan dibuat sisa siswa JaNime? Ngaco gatotkoco kah? -_-
Continued to Act 11!
