Desperate to Wee
(Part two)
MATURE- wetting and piss fetish, watersport ( don' t read if u are underage)
One-shoot
Disclaimer: expression half made by doubleAA10. Half is mine
.
.
~ under copyright ( Arthur & Red)~
.
Starts!
Baekhyun tidak tahu apa yang membuat kekasihnya, park chanyeol, sangat suka menyiksa dirinya.
Bukan siksaan dalam bentuh fisik, namun dalam bentuk batin.. Seperti ini.
" Shh.. Lepas..khan yeollie" Baekhyun dengan wajah merananya curi-curi menatap memelas wajah tampan di samping kanannya, yang sepertinya tidak memperdulikan betapa tersiksanya pemuda mungil di sebelahnya kirinya. Chanyeol masih menatap ke depan, melihat papan tulis dengan wajah sok datarnya sedangkan tangan kirinya sedaritadi meremas-remas selangkangan Baekhyun yang menggembung dibalik celana kain hitam tersebut.
" Hmmmm" Dikocoknya pelan penis tegang yang mungil itu berulang kali membuat sang empunya mengerang pelan hingga menjatuhkan pulpen yang dipegangnya karena tidak konsen.
" P..please yeolliee.. Biarkan aku ke to..ilethh" pinta Baekhyun dengan kedua mata yang memerah dan bibir tipis yang bergetar. 3 jam yang lalu kekasihnya menyuruhnya meminum seluruh air mineral berukuran 1.5 liter itu hingga habis jadi wajar saja sekarang ia dapat merasakan kantung kemihnya terasa penuh dan sakit.
Baekhyun ingat janjinya untuk memuaskan fantasy liar Chanyeol namun ia tidak menyangka Chanyeol menginginkannya menahan hasrat pipisnya di sekolah, terlebih pada saat jam pelajaran berlangsung.
" Tidak.. Aku ingin kau menahan pipismu lebih lama lagi" diremaskan keras ereksi kaku tersebut hingga membuat Baekhyun reflek menjerit.
" Ada apa byun baekyun? Kenapa membuat keributan di ujung sana.. Sebagai gantinya coba kau kerjaan soal ini" titah Siwon, guru matematikanya yang sedang mengajar di depan kelas. Untunglah meja sekolahnya itu mempunyai papan di depannya hingga dapat menutupi tangan Chanyeol yang bermain-main di selangkangan Baekhyun.
Baekhyun semakin bergerak gelisah di tempat duduknya, sedangkan Chanyeol tersenyum tipis penuh kemenangan. Ia tahu Baekhyun tidak lagi dapat menahan pipisnya saat pemuda mungil itu mencoba berdiri dari tempatnya. Baru saja pantat Baekhyun naik beberapa centi dari bangkunya, ia kembali menghempaskan pantatnya ke bangku kayu itu. Digunakannya kedua tangannya memeras erat selangkangannya, yang sekaligus meremas juga tangan kiri Chanyeol yang masih diapit erat diantara selangkangan Baekhyun.
" C'. Chanh..aku akan keluar.. Ohhh! Aku benar-benar ti..dakkh..tahann.. Hikss" Baekhyun menggerakan pinggulnya mati-matian menggesekkan ereksinya pada tangan Chanyeol, ia sama sekali tidak mengindahkan tatapan aneh dari gurunya padanya. Yang menjadi kepentingannya sekarang adalah agar tidak memalukan dirinya dengan pipis di dalam kelas. Ia merasa sedikit semburan keluar dari ujung penisnya dan membasahi celana dalamnya hingga terasa hangat. Air mata sudah menggenang sepenuhnya di pelupuk matanya ketika ia menyadari dirinya dipandang oleh seisi kelasnya, merasa dipermalukan.
" Kau kenapa baekyun ah? Kau sakit?" Baekhyun yang tidak mampu menutupi setitik air matanya yang tumpah itu pun menunduk dan mengangguk menyiyakan, tidak mampu bersuara karena menahan isakan kecil yang memaksa keluar dari bibir mungilnya, terlalu desperate untuk sekedar buang air kecil. Kantung kemihnya sekarang terasa sangat berat, besar dan penuh, mendorong terus hasrat Baekhyun untuk menumpahkan cairan amisnya di tempat duduknya dan tangan Chanyeol.
" Saem.. Sepertinya baekhyun tidak sehat.. Aku akan membawanya ke UKS" jawab Chanyeol kalem yang langsung dibalas anggukan gurunya.
Baekhyun makin kesegukkan ketika dirinya dipaksa berdiri oleh Chanyeol yang seperti memapah dirinya yang tegang, berusaha menahan mati-matian pipisnya supaya tidak keluar tanpa memegang penisnya di depan umum. Kedua pahanya benar-benar dijepitnya erat dan berjalan kaku sesekali melakukan gerakan aneh. Baekhyun yang tidak mampu menahan kesakitan pada kantungan kemihnya pun mengeluarkan urinenya sedikit demi sedikit menyembur membasahi celana dalamnya hingga tercetaklah bulatan basah yang lumayan besar tepat di depan selangkangannya, untung saja Baekhyun memakai celana hitam sehingga tidak ada yang memperhatikan betapa basahnya kain celana Baekhyun.
Blam
kedua tangan Baekhyun sedetik itu langsung turun pada selangkangannya yang terus dijepit erat, memastikan penisnya menahan pipisnya hingga ke kamar mandi.
" Yeollliehh.. Pleaseee.. Aku udah mau pipiis.. Ini sakitth yeoll" rengek Baekhyun yang sudah seperti anak kecil yang menggoyangkan pinggulnya ke depan dan belakang dengan gelisah, seluruh tubuhnya sudah bergetar hebat dan wajah mungilnya sudah basah dengan air mata. Ia tak peduli lagi bila ia terlihat memalukan di depan Chanyeol, ia hanya tidak ingin mengompol di koridor terlebih di depan kelasnya, namun setiap satu langkah ia berjalan, air urine di dalam kantung kemihnya bergerak dan menumbuk perut bagian bawahnya memaksa untuk keluar dari jalur uretranya.
Chanyeol yang menatap lekat kekasihnya yang bergerak gelisah menahan pipis membuat tendanya berdiri tegak di dalam kain celananya. Dielus-elusnya penis besarnya yang meronta untuk dibebaskan itu dengan tangan kanannya. Baekkienya memang terlihat sangat menggairahkan dengan kedua tangan berada di selangkangannya sendiri seperti memeras-meras penis basahnya dari luar dengan pinggulnya yang bergerak tidak karuan ke kiri-kanan dan depan-belakang.
" Tidak boleh baby.. Kau harus tahan dulu.. Aku belum melakukan sex denganmu baby baek" diangkatnya anak mungil itu dengan bridal style dan membawanya ke toilet terdekat. Sedangkan anak mungil itu kembali menjerit tertahan ketika tubuhnya diangkat ke udara, penisnya kembali mengeluarkan urinenya karena kaget, Baekhyun menyembunyikan wajahnya pada dada Chanyeol dengan tubuhnya yang meringkuk seperti bola dan kedua tangannya yang diapit mati-matian diantara selangkangannya.
" Andwaehhhh.. Hiks.. Aku ha..nya mau pipiiishh.. Tidak bi..sa lebih lama lagi.. Hiks hiks.." Chanyeol memaksa menurunkan celana panjang Baekhyun beserta celana dalamnya yang hampir sebagian besar basah karena urine yang menyembur-nyembur dalam skala kecil itu. Terlihat sekarang Baekhyun tanpa memakai celana itu memeras pangkal penisnya yang sedikit keras itu seolah menutup saluran pembuangannya hingga kantung kemihnya terasa sangat perih, terlihat setetes air seni keemasan itu mengalir perlahan-lahan dari lubang kencing Baekhyun dan membasahi batang kemaluannya serta jari-jarinya.
" Sabar baby byun.. Demi aku.. Pleasee.. Aku akan menyelesaikannya dengan cepat sayang" Chanyeol mengeluarkan lubenya dan mengeluarkan penis ereksinya yang sudah panjang maksimal dan berurat itu dari lubang boxernya setelah membuka pengait celananya dan menarik resletingnya. Ia bahkan tidak mau menghabiskan waktu untuk memelorotkan celana panjang beserta dalamannya. Dikocok-kocoknya sebentar penisnya dengan menggunakan lube penghangat yang diambilnya tadi.
" Shhh.. Aku masukkan langsung ya baek.. Rileks okay!" Chanyeol mengorek-ngorek sebentar lubang Baekyun yang sempit itu dari luar, sekitar seperempat jari Chanyeol memasuki lubang anusnya dan mengelus memutar rectum tersebut agar memberi akses bagi kepala penis berbentuk jamurnya agak dapat masuk.
"Ce- Cepat yeoll! Palliiiiii-Ahhhhh! " Dengan geram Baekhyun langsung mendorong pinggulnya agar penis besar itu langsung tersedot sepenuhnya di dalam rectumnya. Ia mengigit bibir bawahnya hingga berdarah hingga air matanya mengalir lebih deras, tidak dapat mengetahui perbedaan kesakitan pada lubang duburnya yang terkoyak atau hentakan penis besar Chanyeol yang sukses mengenai kantong kemih bengkaknya hingga keinginannya untuk kencing semakin menjadi-jadi. Semburan yang tadinya kecil mulai bertambah besar seperti keran bocor dari penis Baekhyun, percuma kedua tangan Baekhyun semakin meremas erat kepala dan pangkal penisnya, urine itu terus meledak keluar perlahan mengosongkan kantong kemihnya.
" Tahann baekk.. Jangan keluarkan semua.. Beri aku dua menit" Chanyeol membantu memeras penih Baekhyun sedangkan pinggulnya berlomba dengan waktu untuk mengeluar masukkan penis besarnya pada rectum sempit Baekhyun yang selalu sukses menawarkan surga yang diimpikan Chanyeol, namja tampan itu menggeram dan menaikkan pinggul Baekhyun ke atas supaya penisnya tertanam lebih dalam pada rectum luka Baekhyun, mengindahkan Baekhyun yang terus menjerit dan menangis di bawahnya karena penisnya menggesek kasar kantung kemihnya dan kepala penisnya menghajar brutal prostatenya.
" Ahhhh! Jan..gan prostateekuuu! Ahhh! Ahhh! Yeolllieehhhh.. Akuh jadi ngga bisa pipiiiishhh! Aishhhh" Chanyeol tersenyum puas melihat Baekhyunnya yang semakin frustasi, ia mulai mengocok-ngocok penis Baekhyun yang sangat menegang karena kenikmatan yang diberikan penis Chanyeol pada sweetspotnya, membuatnya mendekati dengan orgasmenya hingga menutup jalur pipis Baekhyun
" Keluarkan baek! Aku mau melihatmuhh pipis dann cum di tubuhmuhh! OHHh! Baekkkk!" Chanyeol yang berfantasi dengan otak liarnya pun mendapatkan orgasmenya yang kuat karena penisnya diperas oleh rectum Baekhyun yang tiba-tiba mengerat mendengar dirty talk Chanyeol.
" Shhh.. Yeollieehhh.. Kocokkk penisku lebihh cepathhhh! Lagihhh! Nggghhhhhhh.. Yeolll ahhhh~" Penis mungil itu berkedut-kedut di tangan Chanyeol saat sperma hangat mulai memenuhi rectumnya, ditambah beberapa kocokkan cepat nan erat dari tangan besar Chanyeol yang meliputi seluruh penisnya membuat otaknya berhenti sementara, ia mengeluarkan tali-tali kental berwarna putih dari lubang precumnya hingga mengotori seragamnya sendiri, dikocok-kocoknya penis Baekhyun yang diarahkan Chanyeol, menikmati wajah Baekhyun yang berorgasme itu terengah-engah dan mendesah tertahan ketika penisnya terus diperah nikmat hingga cairan kental itu berakhir.
" Mnnghhhhhh! Shhhhh ahhhh!" Tubuh Baekhyun melengkung indah, ia membuka mulutnya lebar dan pinggunya terhentak ke atas ketika cairan yang ditahannya sedaritadi keluar deras dari lubang kemaluannya.
Pppppppssssssshhhhh
"NggghHhhhh~" desahnya pelan ketika cairan kuning itu tidak kunjung selesai, mungkin sekitar 1 menitan Baekhyun pipis dan mengotori tubuhnya sendiri dengan air maninya. Selama itu, Chanyeol tidak pernah berhenti menatap penis mungil yang tadinya ereksi mengeluarkan cairan opalit itu sekarang mengeleuarkan semburan deras air urine yang tiada habisnya itu, tanpa memperdulikan tangan kanannya yang bau oleh pipis Baekhyun karena terus menggenggam batang penis kekasihnya yang mulai melayu.
" Hahhh hahhh.. Shitt! Perutku sangat mual dan tubuhku bau urineee" omel Baekhyun yang menatap jijik tubuh bagian atasnya yang berlepotan sperma dan urine menyengat yang membasahi seluruh seragam putih beserta blazernya, bahkan cairan kuning keemasan itu mengenang indah di atas keramik yang ditidurinya.
" Kinky..but you like it as well, don't you?" Dijilatnya pipi mulus Baekhyun yang dibasahi beberapa titik urine seraya mengedus-endusnya. Bau urine Baekhyun membuat penisnya yang tadinya layu kembali mengacung menantang rectum Baekhyun untuk memanjakannya.
" Tapi tetap saja aku tidak mengerti kenapa kau suka sekali bermain-main dengan penisku padahal kau tahu jelas aku sudah mau pipis" balas Baekhyun dengan muka merengut kesal.
" Aku sengaja.. Hal yang memalukanmu itu menggairahkan buatku.. Seandainya saja kau bisa melihat dirimu sendiri yang menangis seperti anak kecil dengan menyodok tanganmu sendiri untuk menahan pipis.. Mukamu yang sangat desperate itu.. Hmmmhh.. Sungguh sangat menggoda" balas Chanyeol enteng sambil membuka kemeja putih yang seluruhnya telah bewarna kekuningan itu dan menghisap-hisap nipplenya yang bau urine itu.
" Shhh.. Annhhh~" desah Baekhyun reflek mengalungkan kedua pahanya pada pinggung Chanyeol yang menggesekkan penisnya pada penis mungil Baekhyun yang berlepotan, cairan lengket dan slick di sekeliling penis Baekhyun dan lube hangat Chanyeol sungguh sangat membantu memberikan friksi nikmat pada penis keduanya, Baekhyun hanya perlu menggoyangkan beberapa kali pinggulnya ke bawah dan atas sesekali memutar berlawanan arah dengan gerakan penis panas Chanyeol untuk menghidupkan kembali ereksinya.
" Ummhh.. Y.. Yeolliehh.. Masukkannhhh.. Engghh" Baekhyun yang merasa anusnya kembali berkedut-kedut gatal minta diisi itu pun menaikkan bokongnya dan mengganti penisnya menggesek-gesek kulit penis ereksi Chanyeol dengan holenya.
" Sudah ngga sabar eoh?" Ledek Chanyeol usil dan langsung memasukkan jari tengahnya pada hole gatal Baekhyun yang berlelehan sperma miliknya tadi.
" Nyahh.. Ku..kurang.. Aku mauuhh penismu Yeolliehh bukan jariihh.." Desah Baekhyun yang merasa tidak puas ketika lubang ketatnya diisi sesuatu yang berdiameter kecil, tidak cukup untuk menggaruk dinding rectumnya yang menjepit erat apapun yang mengisi kekosongannya.
Chanyeol yang merasa jarinya diisap keras oleh hole Baekhyun pun merasa penisnya kembali mengeluarkan sebulir precum hingga menetes ke atas keramik, penisnya sudah tidak sabar untuk menggantikan jarinya yang disedot tubuh slutty Baekhyun seolah ngga mau melepaskannya. Ketika ia menarik jari tersebut, baekhyun kembali mengeluh dan menghentak-hentakkan bokongnya tidak puas.
" Sepertinya ada yang kurang" pikir Chanyeol ketika ia menyicipi jari tengahnya yang berlepotan sperma miliknya yang diselipkan pada anus baekhyun tadi. Ia menjilat dan mengemut jari tengahnya hingga bersih mengundang libido Baekhyun yang kini menatapnya sayu, tatapan pengen diisi.
" Beg" perintah Chanyeol membuat Baekhyun harus merona parah karena harus mempermalukan dirinya lagi, namun ia sudah tidak peduli lagi. Dikangkangkannya kedua belah pahanya lebar, memberikan akses pada pandangan Chanyeol selebar-lebarnya pada penis mungil yang berdiri tegak dengan cairan precum yang banjir membasahi batangnya, serta rectum berwarna pink kemerahannya dengan sperma sedikit kering keluar dari rectum tersebut.
" Isi aku Yeollieehh.. Lubangku gatalll.. Fuck me and make me cum please"
Terlihat banget Baekhyun sangat ingin penis panjang Chanyeol kembali menumbuk sweetspotnya hingga ia berorgasme kembali.
" Baiklah.. Tapi kau harus memohonku untuk pipis di dalammu" Chanyeol membuka rectum Baekhyun dengan kedua tangannya dan mengelus-elus manhole itu dari luar dengan seduktif, merasakan bagaimana manhole Baekhyun berkedut-kedut geli tidak tahan godaan hingga ereksi mungil itu pun ikut meloncat-loncat kaku.
" N'. Nee... Pipis di dalamku Yeollie ahh.. Tumbuk aku lalu pipis sesukamu dan keluarkan spermamu di dalam lubangkuu.. Sekaranngggg!" Perintah Baekhyun yang frustasi ingin cum secepatnya, namja tampan yang sudah puas itu langsung memasukkan kembali penis panasnya yang diberikan lube heater tersebut, yang dengan sukses menggaruk sweetspot Baekhyun yang tidak terlalu dalam itu.
" Ngahhh! Aku su..kahhhh penismuuu Yeolll eohhh! Garuk lubang..kuuuhh.. Ahhh ahhh!" Baekhyun bergelantung pada tubuh Chanyeol yang berdiri, seperti anak koala tanpa melepaskan penis tegang Chanyeol yang berdiri tegak meladeni kekasihnya untuk menggapai kepuasan, namja manis itu semakin mengeratkan pelukannya pada leher Chanyeol ketika tiap gerakan yang dilakukan Chanyeol memukul telak prostatenya, sedangkan kedua tangan Chanyeol berada pada pinggang ramping kekasihnya membantu tubuh itu bergelantung naik turun mengendarai penisnya.
" Ummhh..anhhh.. Anghhh" Baekhyun melengketkan sekujur tubuh basahnya yang bercampur keringat-urine itu pada tubuh tegap Chanyeol yang banjir karena keringat, merasakan friksi nikmat pada penisnya saat batang mungilnya tergesek-gesek kasar pada tubuh ( perut) absnya Chanyeol saat tubuhnya dinaik-turunkan untuk bertemu hantaman pada prostatenya tanpa ampun. Sperma sebelumnya yang sudah bercampur precum keluar menitik dari anus lembap Baekhyun karena terus disodok-sodok.
" Uuuurmmmmhh!" Baekhyun yang sudah tidak dapat menahan friksi pada penisnya pun akhirnya mengosongkan kedua testisnya yang sedari tadi bergoyang-goyang indah, mengeluarkan sperma cair yang deras dan jernih pada perut abs Chanyeol.
" Shhh.. P..pishhhhhhh!" Chanyeol menurunkan tubuh Baekhyun untuk menenggelamkan keseluruhan batang ereksinya dan mengelurkan spermanya pada rectum sempit itu, membuat sperma baru yang lengket itu bercucuran keluar dari anus Baekhyun, mengalir hingga ke pangkal batang Chanyeol sendiri sebelum menjalar pada kedua scrotumnya yang sudah kosong dan jatuh menitik ke atas lantai.
" Hahhhhhh! Aku pipishh baekkiehhh.. Nikmattt ahhhh!" Chanyeol mengeluarkan urinnya selama dua puluh detik, tidak begitu lama karena kantongan kemihnya tidak begitu penuh dan menyakitkan seperti punya Baekhyun tadi. Ia hanya ingin mengotori lubang Baekhyun agak mencampuri spermanya dengan urinenya. Baekyun bergoyang-goyang pantat gelisah di gendongan koala Chanyeol ketika merasakan rectumnya geli diisi liquid yang menyemprot lumayan deras, rupanya begini rasanya dipipisi kekasih sendiri.
" Anftt.. Gellih.. Jangan goyang-gohyanggh ohhh!" Chanyeol menyodok-nyodok pelan penis sensitifnya reflek ke dalam rectum hangat-basah-amis dengan liquid yang menghantam-hantam kemaluannya yang mulai lembek di dalam anus, membuat cairan urine kuning bercampur keputihan itu jatuh keluar ke atas lantai dalam jumlah banyak karena tidak dapat ditampung tubuh Baekhyun.
Setelah puas pipis di dalam tubuh Baekhyun, ia pun merebahkan tubuh kekasihnya ke atas wastafel, membuka lebar pahanya lalu menjilat rectum Baekhyun hingga membuat sang empunya mendesah dan terkikik kegelian.
" Ini baru nikmat" pikir Chanyeol yang menjilat dan melahap habis makanan penutupnya yang tersaji di dalam rectum mungil yang berkedut memijit lidah tak bertulang kekasihnya.
Golden liquid with extra creamy whipped cream.
YUMMY!
THE REAL END
-.- banyak silent reader rupanya disini :\ oh well... Setidaknya reviw dunk jadi aku bisa mengerti pikiran dari reader itu apaan gitu
Yang ngeriviw sebelumnya di ep lalu dan SWEET SINS AT WORK.. Makasih banget^^ sebenarnya aku masih pemula banget jadi adegan hotnya itu dibantu
Yang minta request.. Sorry yah.. Aku close request.. Aku orangnya bneer2 sibuk masalah kuliahan jadi jarang ngeonline aplg main ffn
Ini cuma iseng saja pas stress gegara peer numpuk dan dibantu author doubleAA10..uhh welll~ gua juga ngga bakal bisa publish 1 pun penpic kalo ngga dibantu karena itu aku berterima kasih sekali pada author doubleAA10 yang setia kasih ide sama expression :)
Yang nanya gender ku? Sepertinya uda jelas deh nama gua Arthur.. Emangnya ada cewek yang namanya secowo itu -.- gua cowokk jelasss.. Penboy sejati si kyungkyung sama suho. Pengen banget kuukein tu 2 anak :-D #dirajam... Just kid^^
