Disclaimer : ©Masashi Kishimoto

.

Author : tidakadanamanya00

.

Rated : T

.

Pair : Naruto x

.

Warning : gak jelas, berantakan, typo dimana-mana, OC, OOC, AU, DLL.

.

.

Balasan Riview :

Shiroi Kitsune-chan : oke

Saladin no jutsu : oke

: oke

rizqifa09151384 : oke

Ndah D. Amay : Naruto masih dapat penyiksaan dari para warga, tapi tanpa sepengetahuan Hokage.

alta0sapphire, Dark Namikaze Ryu : maaf senpai, saya salah mengetiknya di bagian Biwako dan Taji. Sekali lagi Maaf.

thedy76 : ini hanya untuk permulaan senpai, tapi saya akan usahakan di chapter-chapter selanjutnya wordnya akan saya tambah.

uzuuchi007 : makasih senpai.

My : tenang saja senpai, di sini pairnya memang bukan NaruHina kok.

nanaleo099 : oke.

Dark Rasengan : maaf senpai tapi ini 3 clan bukan 4, walaupun awalnya sudah mainstream tapi saya jamin cerita ini akan berbeda dari kebanyakan fic lain.

Guest : baik chapter depan akan saya perbaiki senpai, dan untuk marga disini Naruto akan memakai ketiga marga orang tuanya.

.79 : oke.

: maaf senpai, tapi saya tidak mengerti bahasa senpai.

qkay jvc : oke.

Chapter 2

6 Tahun Kemudian.

Terlihat di sebuah training ground, seorang anak berambut kuning sedang berlatih bersama kakeknya.

"Katon : gokakyu no jutsu" ucap Naruto

Naruto menyemburkan bola api dari mulutnya dengan intesitas yang besar.

"Doton : doryūheki" ucap Hiruzen.

Serangan bola api Naruto tadi berhasil di tahan oleh jutsu doton dari Hiruzen.

Naruto yang tau bahwa jutsunya berhasil di tahan, langsung berlari menuju Hiruzen.

"Shuriken kage bhunsin no jutsu" ucap Naruto sebuah shuriken ke arah Hiruzen. Namun sebuah shuriken yang di lemparkan Naruto tadi tiba-tiba langsung menjadi seribu shuriken.

"Doton : doryūheki" ucap Hiruzen

Sebuah dinding tanah yang kokoh kembali melindungi Hiruzen dari jutsu-jutsu Naruto.

"hebat Naruto-kun, tapi jangan harap aku akan kasihan padamu kali ini" ucap Hiruzen.

"Doton: doryū taiga" ucap Hiruzen

Tiba-tiba tanah yang di pijak Naruto berubah menjadi lumpur yang menghilangkan keseimbangan tubuhnya,

"eh…eh, apa yang terjadi ?" tanya Naruto

"Katon : karyū endan" ucap Hiruzen

Tembakan api yang sangat kuat di tembakan Hiruzen ke arah Naruto, Namun tiba-tiba tembakan tersebut berpencar menjadi tiga arah dan langsung menyerang Naruto yang sedang kehilangan keseimbangannya.

'sial, jiji memang tak main-main dengan omongannya' umpat Naruto

"Suiton : suijinheki" ucap Naruto.

Tembakan peluru api yang mengarah ke arah Naruto bisa di halau dengan dinding air yang di buat Naruto.

Kepualan asap keluar setelah jutsu api dari Hiruzen bertemu dengan jutsu air dari Naruto. Setelah kepulan asap itu menghilang Hiruzen sudah menghilang dari tempatnya tadi.

"kemana perginya jiji ?" ucap Naruto

"Shuriken kage bhunsin no jutsu" ucap Hiruzen yang tiba-tiba muncul di belakang Naruto.

JRAASH

Sebuah shuriken yang dilemparkan Hiruzen kearah Naruto langsung berubah menjadi seribu shuriken dan langsung mengenai seluruh tubuh Naruto.

Melihat Naruto terkena serangannya, Hiruzen langsung mendekat kearah Naruto. Namun setelah Hiruzen mendekat tiba-tiba tubuh Naruto berubah jadi tanah.

"a-apa bhunsin tanah" ucap Hiruzen

"Doton : duryuudan" ucap Naruto

Keluar sebuah kepala naga dari tanah yang langsung menembakan puluruh tanah ke arah Hiruzen.

Namun setelah peluru-peluru tanah itu mengenai tubuh Hiruzen, tiba-tiba tubuhnya juga berubah menjadi tanah.

"sial bhunsin tanah, kemana perginya jiji. Depan, kanan, kiri, belakang, atas ? " ucap Naruto sambil melihat ke semua arah.

"Doton: Shinju Zanshu" ucap Hiruzen

Tiba-tiba tubuh Naruto masuk kedalam tanah yang menyisahkan kepalanya saja.

"menyerahlah Naruto-kun" ucap Hiruzen menodongkan kunai di depan wajahnya.

"b-baik jiji, aku menyerah" jawab Naruto.

Akhirnya Naruto di keluarkan dari dalam tanah oleh Hiruzen.

"bagus Naruto-kun, perkembanganmu saat ini sungguh sangat pesat di usiamu yang masih dini ini, kau saja tidak menggunakan mokuton dan sharinganmu saat melawanku tadi Naruto-kun" ucap Hiruzen

"terima kasih jiji, ini semua berkat latihan keras dari jiji" ucap Naruto membungkuk 90 derajat.

"sama-sama Naruto-kun" jawab Hiruzen.

"kalau begitu ayo pulang Naruto-kun, obaa-chan mungkin sudah menunggu kita" ucap Hiruzen

"baik jiji" ucap Naruto.

Naruto pun segera pulang bersama Hiruzen menuju kediaman mereka.

Esok Harinya

Terik matahari yang sangat panas mulai menyinari desa Konoha, sampai ke plosok-plosok desa.

Saat ini Naruto sudah berada di akademi ninja bersama teman-temannya.

"hey Shikamaru, Neji, apa yang akan kita lakukan hari ini ?" tanya Naruto

"umm… entahlah" jawab Neji

Tiba-tiba sebuah lampu pijar muncul dari kepala Shikamaru yang menandakan bahwa dia mendapatkan sebuah ide.

"aku punya ide" ucap Shikamaru

"tak sia-sia kau jadi murid terpintar Shikamaru, di saat kita tak punya ide untuk melakukan sesuatu, kau malah datang dengan ide-idemu itu" ucap Naruto tersenyum.

"siapa dulu dong ? Shikamaru gitu" ucap Shikamaru menyombongkan dirinya.

"sekarang apa idemu Shika ?" tanya Neji

"bagaimana kalau kita tidur saja" ucap Shikamaru mulai tidur di meja.

Naruto dan Neji yang mendengar ide dari Shikamaru itu langsung muncul perempatan di jidatnya.

"SHIKAMARU" teriak Naruto dan Neji bersamaan.

"ck mendokusai" ucap Shikamaru dengan watadosnya.

Pletak, Pletak.

Dua buah jitakan berhasil didaratkan Neji dan Naruto di kepala Shikamaru yang sukses membuat dua benjolan di kepala Shikamaru.

"ittai… apa yang kalian lakukan sih ?" ucap Shikamaru yang sedang memegangi kepalanya yang sudah benjol.

"itu balasannya karena sudah mempermainkan kami" ucap Naruto

"iya aku setuju" ucap Neji

"dasar kalian ini, apa kalian itu perempuan di becandain begitu saja sudah marah ?" tanya Shikamaru yang masih memegangi kepalanya.

"apa kau mau menambah jumlah benjolan Shikamaru ?" tanya Neji.

"eh…eh t-tidak, terima kasih" jawab Shikamaru.

"hnn" ucap Neji

"kau seperti Sakura si jidat lebar itu saja Neji" ucap Naruto dengan muka datarnya.

"hahaha betul itu Naruto" ucap Shikamaru.

"hey Naruto, seharusnya kau membantuku bukan malah mengejekku" ucap Neji.

"aku hanya mengatakan yang sebenarnya Neji" ucap Naruto masih dengan wajah datarnya.

"hahaha sekarang kau benar-benar seperti perempuan Neji, memelas dengan wajahmu yang seperti itu hahaha, itu membuatku geli" ucap Shikamaru yang sudah tertawa terbahak-bahak.

"Buahahahahahahahaha" suara tawa Naruto akhirnya pecah dan menggelegar ke seluruh ruangan setelah dari tadi dia hanya menahan tawanya yang ia sembunyikan di balik wajah datarnya.

"kenapa kau ikutan tertawa Naruto ?" geram Neji

"hahaha mukamu itu sungguh lucu Neji" ucap Naruto yang masih tertawa.

"huh dasar baka, tak ada selesainya jika aku terus menanggapi perkataan kalian" geram Neji

Naruto dan Shikamaru terus tertawa sampai mengeluarkan air mata di sudut-sudut matanya.

BRAAK

Suara Naruto dan Shikamaru yang terjatuh dari bangkunya.

"ittaai" ucap Naruto dan Shikamaru yang kesakitan sambil memegangi bokongnya.

"buahahahaha…" tawa Neji terlepas setelah melihat dua temannya terjatuh dari bangkunya sambil memegangi bokongnya.

"rasakan itu, akhirnya kalian mendapatkan hukum karma juga hahaha" ucap Neji tertawa melihat dua temannya itu kesakitan.

Sedangkan Naruto dan Shikamaru saling menatap dan.

"hahahaha" suara tawa dari Naruto, Shikamaru, dan juga Neji yang terdengar sampai ke pojok-pojok ruangan.

Sedangkan murid-murid lainnya yang melihat keakraban dari ketiga murid pembuat onar itu hanya bisa menatap dengan tatapan iri karena keakraban mereka.

KRIIET

Tiba-tiba terdengar suara pintu yang sedang terbuka, dan dari pintu yang terbuka itu di sana menampakan seorang pria dengan luka horizontal di wajahnya yaitu Iruka.

Semua murid terdiam setelah kedatangan pria tadi.

"selamat pagi semua" ucap Iruka memberi salam kepada murid-muridnya.

"selamat pagi sensei" jawab semua murid

"baiklah, di sini sensei akan memberikan hasil test kemarin dan siapa yang akan menjadi rookie of the years" ucap Iruka

Semua murid terdiam mendengarkan penjelasan Iruka.

"baiklah, yang jadi ROOKIE Of THE YEARS tahun ini adalah…" ucap Iruka

'pasti aku yang akan jadi rookie of the years' batin Sasuke

'pasti Sasuke-kun yang akan jadi rookie of the years" batin Sakura dengan mata yang berbinar-binar.

'hnn pastinya bukan aku' pikir Shikamaru

'pastinya juga bukan aku' pikir Neji yang seakan tau apa yang di pikirkan Shikamaru

'hnn' batin Naruto

"Uchiha Sasuke" ucap Iruka

"YEEY" teriak semua fansgirl Sasuke yang bergembira.

Sedangkan fansgirl dari Naruto hanya terdiam saja.

"hey kau lihat kan DOBE kalau aku lebih hebat dan lebih kuat darimu" ucap Sasuke mengejek Naruto.

"hnn" ucap Naruto

"sudah-sudah, sekarang sensei akan memberitahukan kalian akan ada di tim mana" ucap Iruka

#bla bla bla bla bla bla bla. di SKIP aja yak sampai tim 7, soalnya kelamaan jika nyebutin satu per satu#

"tim 7. Uchiha Sasuke, Haruno Sakura, dan Ino Yamanaka. Dengan jounin pembimbing Azuma" ucap Iruka.

"Yeey aku satu tim dengan Sasuke-kun" teriak Sakura dan Ino yang sudah naik ke atas meja dan berjoget morena.

"tim 8. Uzumaki Namikaze Uchiha Naruto, Nara Shikamaru, dan Hyuga Neji. Dengan jounin pembimbing Kakashi" ucap Iruka

"hey kenapa kau punya marga Namikaze dan juga Uchiha dobe ?" tanya Sasuke

"karna Naruto adalah anak dari Uzumaki Kushina dan Namikaze Minato atau bisa di sebut Yondaime Hokage, Sasuke." jawab Iruka

"a-apa" ucap semua siswa terkaget.

"tapi kenapa Naruto juga punya marga Uchiha ? aku tak percaya jika Naruto punya marga Uchiha, dia saja tak punya sharingan" ucap Sakura

Naruto yang mendengar ucapan Sakura langsung mengaktifkan sharingan 3 tomoe nya.

"a-apa sharingan" ucap semua murid di dalam kelas termasuk Sasuke yang kaget karena Naruto mengaktifkan sharingannya 3 tomoe.

BRAAK

"semuanya diam" teriak Iruka

'mulai lapar, mulai lapar' batin Neji entah dari mana dia dapat pikiran seperti itu.

Semua murid pun terdiam setelah Iruka berteriak.

"baiklah mari kita lanjutkan. Tim 9 Inuzuka Kiba, Hyuga Hinata, Shino Aburame. Dengan jounin pembimbing Kurenai Yuhi" ucap Iruka

"Tim 10. Rock Lee, Tenten, dan Akimichi Chouji. Dengan jounin pembimbing Mayto Guy" ucap Iruka

"tunggulah sebentar, guru pembimbing kalian akan datang menjemput kalian" ucap Iruka mulai pergi meninggalkan kelas.

.

.

.

TBC

.

.

.

Maaf jika chapter ini kurang memuaskan.

Mohon untuk RIVIEW nya.