Disclaimer : ©Masashi Kishimoto
.
Author : tidakadanamanya00
.
Rated : T
.
Pair : Naruto x
.
Warning : gak jelas, berantakan, typo dimana-mana, OC, OOC, AU, DLL.
Balasan Riview :
.96 : umm… itu masih rahasia senpai, biar tambah penasaran hehe.
Kei Deiken : baiklah akan saya tambah wordnya senpai. Untuk pair NaruKarin akan saya pertimbangkan lagi senpai.
.50951101 : iya, disini Neji, Tenten dan Lee seangkatan dengan Naruto.
Ae Hatake : sepertinya.
agustatsumi : oke
ryuunara16 : oke, dan semoga aja enggak hehe.
Saladin no jutsu : oke senpai
Guest : umm… akan saya pertimbangkan.
Jkljn : oke senpai.
Natsuki Uryuu : karena menurut saya hanya Kakashi yang cocok untuk tim Naruto yang ini.
alta0sapphire : Naruto emang bukan klan senju senpai, tapi Naruto bisa mokuton karena menggabungkan elemen air dan tanah.
dianrusdianto39 : makasih senpai.
Guest : makasih senpai. Dan untuk pair akan saya pertimbangkan senpai.
Morpheus-31 : akan saya pertimbangkan senpai. Dan untuk word, baik akan saya tambahkan lagi wordnya.
Adunt namikze : sepertinya pikiran senpai sama dengan saya, untuk tim Naruto ini senpai hehehe.
nanaleo099 : akan saya pertimbangkan.
rizqifa09151384 : baik senpai akan saya panjangin lagi wordnya.
yellow flhas : makasih senpai.
iqbal d dragnel : makasih senpai.
Guest : makasih senpai. Dan untuk senjutsu itu masih rahasia, biar tambah penasaran hehe.
guest : empat elemen dasar senpai, ditambah dengan mokuton dan mungkin juga hyoton.
: oke senpai.
Saikari Nafiel : oke senpai.
Guest : oke.
reyvanrifqi : hahaha iya senpai, untuk word baik akan saya tambahin lagi.
Guest : ?
.
.
.
Chapter 3
.
.
.
Tap…Tap…Tap
Suara langkah kaki yang sedang berjalan menggema di sepanjang lorong-lorong akademi.
"apa kau yakin orang itu Kakashi-sensei Naruto ?" tanya Neji
"yap aku yakin sekali Neji itu Kakashi-sensei, siapa lagi orang yang memakai masker dan juga ikat kepala yang di miringkan yang menutupi mata kirinya di Konoha ini, kalau bukan dia" jawab Naruto.
"jadi kau sudah mengenal sensei kita, Naruto ?" tanya Shikamaru.
"yap aku sudah mengenalnya Shika, sebelum jadi jounin pembimbing dia kan Anbu bawahan jiji dan tou-san" jawab Naruto.
"baiklah kalau begitu ayo kita laksanankan misi kita, Neji segeralah kau aktifkan byakuganmu, pastikan jika itu bukan bhunsin. Kalau bhunsin kan percuma kita buat jebakan ini" ujar Shikamaru
Tanpa di ingatkan dua kali Neji langsung mengaktifkan byakugannya.
"Byakugan" ucap Neji yang sudah mengaktifkan byakugannya.
"apa yang kau lihat Neji ? itu bhunsin atau bukan ?" tanya Shikamaru.
"bukan, aku yakin 99,9 persen kalau itu bukan bhunsin" jawab Neji.
"baiklah, cepat menuju tempat masing-masing dan segera kita laksanakan misi kita" ucap Naruto dengan seringgaiannya yang di ikuti juga oleh Neji dan Shikamaru.
KRIIET
Tiba-tiba pintu terbuka bersamaan dengan suara berderit dari pintu tersebut. Perlahan tapi pasti bayangan dari Kakashi mulai terlihat dan kemudian terlihatlah Kakashi yang sedang memasuki ruang kelas.
"bersiaplah Neji, Naruto" ucap Shikamaru pelan.
Naruto dan Neji pun mengangguk tanda bahwa mereka berdua mengerti apa yang di suruh oleh Shikamaru.
"Kagemane no jutsu" ucap Shikamaru di saat Kakashi sudah muncul dari balik pintu tadi. Sedangkan Kakashi langsung tidak bisa bergerak karena jurus bayangan dari Shikamaru.
"SEKARANG" teriak Shikamaru memberi perintah.
Seember air dan juga seember tepung yang tadinya di gantung di atas pintu akhirnya tumpah, ketika seember air dan seember tepung itu di kaitkan dengan tali yang kemudian ditarik oleh Naruto dan Neji.
BYUURR
'yeah berhasil' batin Naruto, Shikamaru dan Neji.
1 detik,
5 detik,
10 detik,
"KALIAN" teriak Kakashi yang sudah terlepas dari pengaruh jutsu bayangan dari Shikamaru.
"KABUR" teriak Naruto, Neji, Shikamaru sambil lari dari kejaran Kakashi.
…
Saat ini Naruto, Neji, dan Shikamaru berada di bawah pohon tepat di samping danau tempat biasa berkumpulnya Naruto, Neji, dan Shikamaru. Mereka sedang menikmati suasana sore hari yang sangat indah ini dengan efek cahaya dari sunset atau matahari terbenam.
"hahh Kakashi-sensei sungguh sangat merepotkan, ter…la…lu" ucap Neji.
"hnn kau benar Neji, dia terus saja mengejar kita tanpa henti tadi" jawab Naruto.
"memang di kejar Kakashi-sensei itu sangat mengerikan, bagaikan di kejar-kejar anjing gila saja. Tapi tadi itu seru juga ya bisa mengerjai Kakashi-sensei hahaha" ucap Shikamaru tertawa dengan nafas yang masih belum teratur.
"hnn… anjing gila ya ? tapi ulah kalian tadi itu sungguh membuat rambut indahku ini jadi kotor tau" ucap seseorang yang berada di samping Shikamaru.
Naruto, Neji, dan Shikamaru yang mendengar ada yang ikut bicara langsung menoleh ke sumber suara.
1 detik,
5 detik,
10 detik.
"UWWAA hantu" teriak Neji dengan OOC nya.
"UWAA K-Kakashi-sensei" teriak Shikamaru.
"UWWA KABUR" teriak Naruto.
Naruto, Neji, dan Shikamaru yang sudah mengambil ancang-ancang untuk kabur dari makhluk astral (Kakashi) yang tiba-tiba muncul.
Tetapi baru saja mereka bertiga mau melangkah untuk pergi, pakaian mereka sudah di tarik oleh Kakashi. Dan di depan mereka sudah di hadang anjing-anjing kuchiyose milik Kakashi.
"eeiitt mau pergi kemana lagi kalian ?" ucap Kakashi.
"g-gomen Kakashi-sensei soal yang tadi" ucap Naruto yang sudah mengeluarkan banyak keringat.
Takut, itulah yang di rasakan Naruto, Neji, dan Shikamaru. Di kepung dengan beberapa anjing yang besar-besar dan terlihat sangat menyeramkan, membuat keringat dingin berjatuhan dari wajah mereka. Bukan karena takut akan gigitannya, tapi mereka takut jika anjing-anjing kuchiyose Kakashi ini mempunyai riwayat penyakit rabies.
"h-hey sensei apakah anjing-anjingmu ini punya penyakit rabies ?" tanya Neji memberanikan dirinya untuk bertanya.
"hey bocah jangan sembarangan kau bicara ya, atau akan ku gigit barangmu" ucap pakun tak terima di bilang anjing rabies oleh Neji.
"e-eh gomen anjing imut aku tadi cuma becanda kok" ucap Neji yang sudah ketakukan karena gertakan dari pakun.
'oh my god, oh my no, oh my wow. Aku tak boleh gegabah lagi atau masa depanku akan hilang' batin Neji.
.
.
"hey ayolah sensei, bisakah kita berdamai saja" ucap Shikamaru.
"hnn baiklah, karena ini adalah pertemuan pertama kita kecuali Naruto, maka kumaafkan kalian." ucap Kakashi.
"terima kasih sensei" ucap Naruto, Neji, Shikamaru sambil membungkuk 90 derajat.
"hnn baiklah, baiklah… Tim 8 besok silahkan temui aku di training ground dekat hutan, besok kita akan melakukan perkenalan serta ujian kelulusan, dan kuharap kalian tidak sarapan atau kupastikan kalian akan memuntahkannya lagi" ucap Kakashi.
"a-apa ? tidak boleh sarapan, bagaimana kalau nanti aku kelaparan sensei, terus ada bayang-bayang di kepalaku 'mulai lapar, mulai lapar' bagaimana ?" ucap Neji yang terlihat frustasi.
Sweetdrop, itulah yang sedang terjadi kepada Kakashi, Naruto, dan Shikamaru saat ini, melihat tingkah laku dari Neji yang sangat konyol itu.
"sudahlah jangan kau tunjukan sifat konyolmu itu Neji" ucap Shikamaru sembari menyeret lengan Neji.
"kami pulang dulu sensei, ayo Neji, Shika" ucap Naruto.
Mereka pun pulang bertiga setelah seharian main kejar-kejaran dengan sensei barunya.
.
…
.
Kediaman Naruto.
"tadaima" ucap Naruto.
"okaeri Naruto-chan" jawab Biwako.
"nee baa-chan, sudah berapa kali aku bilang, jangan panggil aku dengan embel-embel chan, aku kan laki-laki" ucap Naruto memanyunkan bibirnya.
"ah iya iya baa-chan lupa Naruto-chan, eh Naruto-kun" ucap Biwako.
"hnn" ucap Naruto.
"ayo lah Naruto-kun jangan ngambek begitu nanti gantengnya hilang loh" ucap Biwako.
"ah baa-chan, gak asyik ah" ucap Naruto.
"hehe, ayo cepat mandi Naruto-kun, terus makan. Baa-chan sudah buat ramen, makanan kesukaanmu" ucap Biwako.
"yeey ramen, baiklah baa-chan" ucap Naruto yang sudah meninggalkan Biwako.
'dasar Naruto-kun, moodnya cepat sekali berubah' batin Biwako.
.
.
#Skip Time
Esok Harinya.
Saat ini Naruto sudah selesai dari acara mandinya, dan sudah berpakaian rapi. Naruto memakai jacket berwarna orange hitam (kayak di cannon yang shippuden tapi lengan pendek) dengan lambang Klan Namikaze di lengan Kiri, Klan Uchiha di lengan Kanan, dan Klan Uzumaki di punggungnya, dan memakai kaos dalam berwarna hitam dan berjaring-jaring (kayak kaos punya itachi). Dengan celana pendek berwarna orange dengan perban di paha kanannya.
Naruto yang sudah siap untuk berangkat tiba-tiba mendengar suara teman-temanya memanggil di luar rumah.
"Naruto main yuuk" teriak Neji.
Buaaghh
Sebuah hantaman keras mendarat di kepala Neji.
"apa yang kau lakukan baka, kita kesini untuk mengajak Naruto berangkat ke training ground, bukan mengajaknya bermain" ucap Shikamaru dengan perempatan yang sudah muncul di jidatnya.
"g-gomen aku lupa, hehe" ucap Neji.
"hnn" ucap Shikamaru.
SHREEK
Suara pintu terbuka, yang menampakan sosok dari Uzumaki Namikaze Uchiha Naruto.
"apa kau sudah siap Naruto ?" tanya Shikamaru.
"yap aku siap Shika" jawab Naruto.
"baiklah, ayo berangkat" ucap Shikamaru.
Mereka pun berangkat ke training ground bersama-sama melewati jalanan Konoha yang cukup ramai itu, dan tak jarang sebuah tawa terdengar dari mulut mereka bertiga. Ya inilah mereka, masuk dalam sebuah tim yang cukup tangguh tapi punya rasa kekeluargaan bersama. Mereka pun terus berjalan dan terus berjalan hingga akhirnya mereka sampai di training ground, tempat yang mereka tuju.
Di sana sudah ada Kakashi yang duduk di atas tiang kayu sambil memegang buku hentainya. Entah setan apa yang sudah merasuki Kakashi hingga datang tepat waktu.
"pagi sensei" ucap Naruto, Neji, dan Shikamaru bersamaan.
"oh pagi minna, ternyata kalian sudah datang ya. Baiklah ayo kita mulai perkenalannya" ucap Kakashi yang sudah turun dari tiang kayu tersebut.
"bagaimana kalau sensei dulu yang mencontohkannya" usul Shikamaru.
"umm… baiklah. Namaku Hatake Kakashi. Kesukaannku kalian belum cukup umur untuk tau kesukaanku. Ketidaksukaanku kalian tak perlu tau. Hobiku rahasia. Dan cita-citaku belum aku fikirkan" ucap Kakashi.
Mereka bertiga hanya bersweetdrop ria mendengar perkenalan gaje dari Kakashi.
'perkenalan macam apa itu' batin mereka bertiga.
"sekarang kau rambut nanas" ucap Kakashi menunjuk Shikamaru.
"hai, namaku Nara Shikamaru. Kesukaanku adalah telur rebus dan yakiniku. Ketidaksukaanku adalah rahasia. Hobiku main shogi dan melihat awan bersama kedua sahabatku. Cita-citaku mewujudkan impian kami bertiga" ucap Shikamaru sambil melihat ke arah Naruto dan Neji.
"hnn sekarang kau mata putih" ucap Kakashi menujuk Neji.
'saatnya balas dendam' batin Neji sambil menyeringgai.
"Namaku Hyuga Neji. Kesukaanku… orang tua tak perlu tau. Ketidaksukaanku sensei tak perlu tau. Hobiku biarlah menjadi mistery yang tak terpecahkan. Dan cita-citaku sama seperti Shikamaru" ucap Neji.
'hey kenapa kau meniru gaya perkenalanku' batin Kakashi.
"Dan yang terakhir kau Naruto" ucap Kakashi.
"Namaku Uzumaki Namikaze Uchiha Naruto. Kesukaanku ramen, berlatih, dan menghabiskan waktu bersama kedua sahabatku. Ketidaksukaanku, orang yang sombong. Hobiku membuat onar bersama kedua sahabatku. Cita-citaku sama seperti Shikamaru" ucap Naruto.
'oh no, kenapa aku mendapatkan murid-murid yang seperti ini' batin Kakashi meratapi nasibnya.
.
…
.
"baiklah semua, ayo kita mulai ujian kelulusan ini" ucap Kakashi.
"bukannya kita sudah melakukannya di akademi sensei ?" tanya Shikamaru.
"yang ini berbeda, test ini akan menentukan apakah kalian pantas menjadi shinobi atau tidak" ucap Kakashi.
Mereka bertiga hanya manggut-manggut saja mendengar penjelasan dari Kakashi.
"baiklah, saat test nanti kalian harus merebut lonceng ini dariku…" ucap Kakashi menunjukan loncengnya.
"dan kalian tidak boleh makan sampai batas waktu yang kutentukan" lanjut Kakashi.
"maaf sensei menggangu, tapi kenapa loncengnya cuma ada dua ?" tanya Neji.
"nah itu dia masalahnya, siapapun yang tidak bisa merebut lonceng ini dariku sampai siang, tidak boleh makan siang. Dan siapapun dari kalian tidak bisa merebutnya sampai sore nanti, maka akan di kembalikan lagi ke akademi" ucap Kakashi.
Mereka bertiga hanya bisa manggut-manggut lagi mendengar penjelasan dari Kakashi.
"baiklah akan aku pasang jam weker disini supaya nanti kalian tau batas waktunya. Dan kalau kalian ingin mengambil lonceng-lonceng ini maka kalian harus menyerangku dengan nafsu membunuh, kalau sudah mengerti, maka test dimulai" ucap Kakashi memulai test.
.
Poff…Poff…Poff
.
Seketika Naruto, Neji, Shikamaru menghilang begitu saja ketika Kakashi memulai testnya.
"a-apa, jadi yang mendengar penjelasanku tadi itu hanya bhunsin saja. Sial, aku kembali di bodohi lagi oleh ketiga muridku" batin Kakashi.
#Sementara di tempat Naruto.
"apa kau sudah siap Naruto ?" tanya Shikamaru.
"yap, aku sudah siap" jawab Naruto.
"kau bagaimana Neji, apa sudah siap ?" tanya Shikamaru.
"kapanpun, aku akan siap Shika" jawab Neji.
"baiklah, ayo kita mulai" ucap Naruto.
Shikamaru, dan Neji pun hanya mengangguk mendengar perintah dari Naruto.
#Di tempat Kakashi.
'hmm sepertinya mereka menekan chakranya sampai batas yang terkecil. Mereka sungguh sangat jenius, dengan memperkecil tekanan pada chakra mereka, itu akan membuatku susah menemukan mereka' pikir Kakashi.
"sepertinya aku harus serius, untuk melawan mereka" ucap Kakashi.
.
Wusshh Tap.
.
Tiba-tiba Naruto muncul di hadapan Kakashi yang sedang ia cari-cari dari tadi.
"Katon : Gokakyu no jutsu!" Naruto menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan bola api yang cukup besar dari mulutnya.
Kakashi segera merapal segel tangan dengan cepat, dan langsung menghentakkan tanganya ke tanah. "Doton : Doryuheki".
Muncullah tanah yang langsung berdiri tegak di hadapan Kakashi dan melindunginya dari bola api Naruto.
DUUAARR.
Sebuah ledakan terjadi akibat benturan antara jutsu Naruto dan Kakashi.
"Kage bunshin no jutsu" ucap Naruto.
…Poof…Poof…Poof…Poof…Poff…
Muncullah lima clon dari Naruto.
Para clon dari Naruto langsung berlari kearah Kakashi dan menyerangnya dengan taijutsu.
Bhunsin Naruto mencoba menendang dada Kakashi namun berhasil di tangkap oleh Kakashi dan langsung melemparnya ke dekat pohon.
Buagh, Poof.
Satu bhunsin Naruto menghilang. Namun bhunsin Naruto yang lain tak tinggal diam, ia mencoba menendang perut dari Kakashi namun berhasil di tangkis oleh Kakashi. Bhunsin Naruto terus menyerang Kakashi dengan brutal, bertubi-tubi bhunsin Naruto terus menyerang Kakashi dengan taijutsu sampai membuat Kakashi kualahan.
Ketika semua bhunsin Naruto lengah, Kakashi segera merapal segel dengan cepat. "Katon : Doryudan".
Muncullah sebuah naga yang keluar dari dalam tanah yang meliuk-liuk di dekat Kakashi.
"Katon : Karyudan" ucap Kakashi.
Naga tanah yang tadi sedang meliuk-liuk di dekat Kakashi langsung melesat cepat kearah bhunsin Naruto, dan langsung menyemburkan api dari mulutnya.
…Poff…Poff…Poff…Poff…
Semua bhunsin Naruto menghilang menjadi kepulan asap.
"hey Kakashi-sensei terimalah ini, Suiton : Suiryūdan no Jutsu!" ucap Naruto.
Sebuah naga air tebentuk di udara tanpa adanya air. Naga air itu meliuk-liuk di udara bagaikan naga yang sedang mencari mangsa.
'a-apa, Naruto bisa membuat Naga air dari udara saja tanpa memerlukan air. Padahal cuma Nindaime Hokage saja yang bisa melakukan itu,' batin Kakashi yang syok akan kehebatan Naruto.
"apa sudah selesai kagetnya sensei ?" tanya Naruto.
"hah" ucap Kakashi tak mengerti.
Seketika Naruto mengayunkan tangannya dan mengarahkannya ke arah Kakashi dan apa yang terjadi, naga air yang tadi sedang meliuk-liuk di udara rasanya seperti terhipnotis dan langsung mengikuti arah tangan Naruto yang tertuju ke arah Kakashi.
'gawat, naga itu mengarah padaku' umpat Kakashi.
Kakashi langsung membuat hendseal secara cepat dan menyebutkan nama jutsunya, "Katon : Gouryuka no jutsu" teriak Kakashi.
Seketika di udara muncul naga api yang siap melindungi Kakashi dari naga air Naruto.
.
BLAARR, WUSSH.
.
Sebuah ledakan terjadi, setelah naga air Naruto dan Kakashi bertabrakan dan menyebabkan sebuah kabut yang sangat tebal.
"sial aku tak bisa melihat Naruto, kalau begitu… sharingan" ucap Kakashi yang sudah mengangkat hitei ateinya yang menutupi mata kirinya.
'aku sudah membuat Kakashi sensei kelelahan, sekarang saatnya menggiring Kakashi-sensi ke dalam perangkap' batin Naruto
"Fuuton : Daitoppa" ucap Naruto.
Hembusan angin yang dasyat tiba-tiba datang setelah Naruto menyebutkan nama jutsunya, dan seketika itu juga kabut tebal yang tadinya menyelimuti arena tiba-tiba menghilang karena hembusan angin yang dasyat itu.
Setelah melihat Kakashi di sebrang kabut yang sudah hilang tadi, Naruto langsung pergi kearah hutan.
"ck, kau mencoba kabur dariku Naruto. Tak kan ku biarkan itu terjadi" ucap Kakashi yang sudah mengikuti Naruto.
.
.
.
Naruto terus berlari ke arah hutan, melompati dahan-dahan pohon sampai akhirnya menemukan ke dua temannya yang sedang bersembunyi di balik semak-semak.
"giliranmu Neji, Shika" ucap Naruto.
Neji dan Shikamaru pun keluar dari persembunyiannya untuk melawan Kakashi.
"kemana perginya Naruto" ucap Kakashi yang bingung.
Beberapa kunai mengarah kepadanya dari dalam hutan yang di lemparkan Neji, dan Shikamaru. Kakashi yang melihat itu langsung menangkisnya dengan kunainya.
Tap…Tap…Tap…
Semua kunai yang di tangkis Kakashi menancap di batang pohon, dan ada juga jatuh ke tanah.
'hnn… aku lupa jika ada dua muridku lagi' batin Kakashi.
"apa itu" ucap Kakashi yang melihat kertas di gagang kunai tadi.
'sial kertas peledak, aku harus segera pergi' pikir Kakashi.
DUUUAARR.
Sebuah ledakan yang sangat besar terjadi di dalam hutan, semua batang pohon yang ada di situ hangus terbakar oleh ledakan tadi.
"apa berhasil Shika ?" tanya Neji.
"tidak, sepertinya di berhasil lolos" jawab Shikamaru.
"lalu di mana sensei" ucap Neji.
Driiet…Driiet…Driiet…
Terdengar seperti suara aliran listrik yang mengalir. Neji dan Shikamaru kaget bukan kepalang melihat Kakashi dengan chidori di tangan kirinya sedang melayang di udara.
"Chidori" ucap Kakashi.
"cepat menghindar" ucap Shikamaru.
DUUUAAARR
Sebuah ledakan lagi-lagi terjadi, tapi kali ini jutsu Kakashi yang membuat ledakan itu terjadi karena hanya mengenai tanah kosong saja, sedangkan Neji dan Shikamaru berhasil menghidar dari serangan mematikan itu. Sebuah lubang yang lumayan lebar pun tercipta akibat jutsu dari Kakashi.
"Hakke Kusho" ucap Neji yang mencoba memukul dada Kakashi dengan telapak tangannya. Namun Kakashi berhasil menghindar dari serangan Neji.
BUUAGH.
Sebuah tendangan berhasil mendarat di punggung Neji dan terlempar sampai menabrak sebuah pohon.
"sekarang giliranmu" ucap Kakashi.
Kakashi langsung mengambil sebuah kunai dari kantongnya dan langsung berlari ke arah Shikamaru.
Trank…Trank…Trank…
Kunai yang di lempar Shikamaru berhasil di tangkis dan juga di hindari Kakashi.
BUAGH.
Sebuah tendangan yang dilancarkan Kakashi ke perut Shikamaru tidak bisa di hindari dan akhirnya, Shikamaru terlempar sampai menabrak sebuah pohon.
"Mokuton Hijutsu Jukai Kotan" ucap Naruto yang tiba-tiba muncul di belakang Kakashi.
Tumbuhlah banyak pohon yang tiba-tiba keluar dari dalam tanah dan mengikat tubuh dari Kakashi.
Naruto segera menghampiri Kakashi dan langsung mengambil dua lonceng yang berada di pinggangnya.
"mau kau apakan loncengnya Naruto ?" tanya Kakashi yang masih terperangkap.
Naruto mengambil kunai dari kantong ninjanya dan membelah kedua lonceng tadi menjadi enam bagian.
"sekarang dua lonceng tadi sudah menjadi enam bagian sensei, jadi dua bagian untukku, dua untuk Neji, dan dua lagi untuk Shika" ucap Naruto mantap.
"kalau begitu kalian semua lulus, sebenarnya tadi aku mau mengetest kerjasama kalian. Tetapi hanya Naruto saja yang aktif meyerangku secara individu" ucap Kakashi.
"hey, apa kau tidak melihat semua jebakan di sini sensei ? Ini semua jebakan Shikamaru, Neji, dan aku. Kami bertiga sudah menyusun rencana secara matang-matang. Eh tapi malah sensei sudah terperangkap dulu" ucap Naruto.
Kakashi melihat ke arah pohon-pohon di sekitar yang sudah di penuhi macam-macam jebakan dan juga kertas peledak.
'jadi selama ini Naruto melawanku hanya untuk memancingku saja, supaya Shikamaru dan Neji bisa membuat rencana dan jebakan. Sungguh aku salah menilai kalian' batin Kakashi.
"kalau test ini sudah selesai maka kami pulang dulu sensei" ucap Naruto yang di ikuti Neji, dan Shikamaru.
"hey lepaskan aku dulu Naruto" teriak Kakashi.
"Oh iya aku lupa" ucap Naruto.
.
.
.
#Di tempat lain.
Seorang laki-laki tua sedang duduk di sebuah kursi yang di temani seorang wanita berambut merah.
"Naruto, aku sangat ingin bertemu denganmu saat ini" ucap laki-laki tersebut.
"sudahlah, nanti kita juga pasti bertemu dengannya. Aku yakin itu" ucap wanita tadi.
"apa kau yakin tentang itu ?" tanya laki-laki tadi.
"ya, aku yakin sekali." Jawab wanita tadi.
.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
.
Mohon untuk RIVIEW nya.
