WARNING: OOC! IT'S YAOI-BoysLove-BoyXBoy-MenxMen-MalexMale- Typo's everywhere! IT'S PEDOFIL FANFICTION! DON'T LIKE? DON'T READ! DON'T BE SILENT READERS! REVIEW JUSEYO~~

Title: Except You
Cast:

Oh Se Hun

Byun Baekhyun

Kim Jong In

Lee Taemin

And other yang numpang lewat.

Genre: Romance, Humor, Pedofil

Length: Chaptered

Rate: T

Note: FF ini murni pemikiran otak error saya, hoho jadi harap dimaklumi jika sangat tidak bermutu! Jika ada kesamaan apapun itu saya minta maaf yang sebesar-besarnya dan cerita ini murni milik saya!

Disclaimer: Oh Sehun, Byun Baekhyun, Kim Jong In, Lee Taemin adalah milik Tuhan YME, Milik keluarga mereka, milik SMEnt dan milik saya tentu saja! Jadi jangan ambil mereka ne? #plak

DON'T BE PLAGIATORS!

Happy Reading~

Chapter 4 here!

" Ne, tentu saja " kemudian Sehun membuka lemarinya dan mengambil permen yang tersimpan diantara baju-baju yang ada didalam lemari dan memberikannya pada Baekhyun. Bekhyun menerimanya dengan senang dan langsung membuka bungkusnya serta melahapnya dan beberapa detik kemudian…

DEG

" BWAHAHAHA " Tawa menggelegar – cempreng – Baekhyun terdengar sangat keras dikamar Sehun dan untung saja sekeras Baekhyun berteriak orang-orang diluar tidak akan mendengarkannya karena memang khusus untuk kamar Sehun dan Eommanya kedap suara.

Dan Inilah rencana jahat Sehun, memberikan permen yang dapat membuat si pemakan merasa ada yang menggelitiki bagian pinggang, kaki, leher, dan paha akan tertawa terpigkal – pingkal tanpa sebab. Sehun mendapatkan permen nista itu dari sahabat kecilnya dulu – Kyuhyun – yang memang sangat ingin menciptakan hal-hal baru dan jadilah permen aneh ini untungnya Sehun diberi banyak oleh Kyuhyun dan sampai sekarang mungkin Sehun masih mempunyai satu toples penuh permen seperti itu.

Sehun tersenyum geli melihat Baekhyun yang kini tengah berguling-guling tidak jelas dikasurnya dengan mulut yang terbuka mengeluarkan tawa anehnya beserta sudut matanya yang mulai tergenangi air akibat tawa hebohnya.

" HAHA Hyu—haha –ng " Ucap Baekhyun disela-sela tawanya, Ia sudah merasa tidak kuat untuk tertawa lagi mulutnya terasa ingin menutup sedari tadi tapi entah kenapa rasa menggelitik ditubuhnya membuatnya mau tidak mau harus mengeluarkan tawanya.

" Heung? " Respon Sehun hanya gumaman datar dan malas, karena memang ia sedang sibuk dengan psp keluaran terbaru yang baru saja ia beli 1 minggu lalu di rumahnya yang dulu sebagai kenang-kenangan menurutnya.

" HAHA Hiks Haha.. " Tidak sengaja tawa Baekhyun dicampuri dengan isakan kecil yang lolos dari bibir mungilnya. Dan itu sukses membuat Sehun menolehkan kepalanya ke arah Baekhyun kemudian ia gelagapan sendiri melihat Baekhyun yang menangis sambil tertawa, terlihat sekali dimatanya jika Baekhyun memang sudah kelelahan karena mungkin sudah lebih dari setengah jam yang lalu ia tertawa. Tapi permen itu akan berhenti berfungsi jika sudah memasuki waktu sekitar kurang lebih satu jam itupun seingat Sehun dan menurutnya itu akan sangat lama. Melihat Baekhyun yang seperti itu membuat Sehun merasa iba padanya padahal biasanya ia akan diam dan tidak peduli tapi entah setan apa yang memasukinya sehingga ia SEDIKIT kasihan pada Baekhyun.

" Hey, gwaenchana? " Tanya Sehun sambil mulai menghampiri Baekhyun yang tengah telentang dan memegang bantal kamar Sehun dengan erat dan jangan lupakan suara tawa beserta isakan dan air mata yang terus keluar dari mata bulan sabitnya.

Baekhyun yang samar-samar mendengar suara Sehun, menggelengkan kepalanya merasa ia tidak baik-baik saja dengan diiringi tawa yang memilukan hati(?)

Dengan segenap kekuatan yang ia miliki(?) Sehun mencoba mendekati Baekhyun, menindih tubuh Baekhyun tapi tubuhnya ia sanggah dengan kedua lututnya agar tidak membebani tubuh mungil Baekhyun.

Mendekatkan wajahnya kewajah Baekhyun yang tidak henti-hentinya tertawa sambil mengeluarkan bulir-bulir cairan bening dari kedua sudut matanya.

5 senti

Sekitar itulah jarak wajah Sehun dan Baekhyun, Baekhyun menutup matanya saat bisa merasakan nafas hangat Sehun menerpa wajahnya, mati-matian Baekhyun menahan rasa menggelitik yang terus-menerus menyerangnya dengan mencengkram seprai erat-erat hingga tak berbentuk lagi.

Meskipun Sehun awalnya terlihat ragu-ragu tapi ia sudah emmantapkan hatinya untuk menghentikan suara tawa Baekhyun dengan..

CHU~

Mencium bibirnya, Baekhyun yang tengah memejamkan matanya pun merasakan suatu benda basah mendarat mulus dibiibir mungilnya, Baekhyun yang penasaran pun membuka kedua kelopak mata sipitnya dan saat ia melihat wajah Sehun yang tengah memejamkan mata yang terlihat damai, ia yang tidak mengerti keadaan pun hanya mengerjab-kerjabkan matanya bingung. Tapi ia merasakan perasaan senang di hatinya.

Setelah beberapa detik Sehun hanya menempelkan bibirnya kebibir mungil Baekhyun yang tidak ia sangka ternyata sungguh manis itu, Sehun mulai ingin lebih dari ini. Kemudian Sehun mulai menggerakkan bibirnya dengan sangat pelan dan penuh perasaan membuat Baekhyun yang tidak tahu apa-apa mulai memejamkan matanya merasakan sensasi aneh yang baru pertama kali ia rasakan dan perlakuan Sehun tersebut membuat tawa melengkingnya berhenti dengan sendirinya.

Sedangkan Sehun, masih asik bermain-main dengan bibir manis Baekhyun sampai..

BRAK

Suara pintu yang memang tidak Sehun kunci terdobrak kasar dengan tidak elitnya membuat Sehun terperanjat kaget dan reflek berdiri dari menindih tubuh Baekhyun sedangkan Baekhyun yang memang polos hanya diam sambil mengedipkan matanya berulang kali yang sungguh Nampak sangat imut itu.

" YA! OH SEHUN! APA YANG KAU LAKUKAN? " Teriak eomma Sehun yang ternyata pelaku pendobrakan pintu. Sungguh tidak berperikepintuan –menurut Sehun- Jika saja pintu itu dapat berbicara mungkin pintu itu akan mengomel tidak jelas pada eomma Sehun.

Sehun gelagapan sendiri akan menjawab pertanyaan eommanya sepertia apa. Oh! Ayolah, apakah Sehun akan dengan mudahnya menjawab:

" Aku sedang mencium bibir Baekhyun eomma, eomma mengganggu saja! "

Jika sampai itu terjadi mungkin Sehun hanya akan tinggal nama karena berani beraninya berbuat hal yang tidak senonoh pada anak dibawah umur. Sehun bergidik sendiri membayangkan pikiran-pikiran negative yang terbesit dipikirannya.

" DEMI TUHAN OH SEHUN! APA SAJA YANG KAU LAKUKAN? – "

Sehun menundukkan kepala tidak berani menatap wajah eommanya dan memilih untuk diam mendengarkan meskipun jantungnya berdetak kencang menunggu kelanjutan eommanya bicara.

" – SAMPAI-SAMPAI KAU TIDAK MENDENGAR PANGGILAN EOMMA? "

" Hah? " reflek Sehun mendongakkan kepalanya tidak percaya, apa yang eommanya katakana? Ia tidak marah Sehun mencium Baekhyun? Beberapa detik kemudian..

" Hahh… " Ia bernafas lega sambil tersenyum manis membuat eommanya bingung akan sifat aneh anak semata wayangnya itu.

" Sehunnie, jangan tersenyum aneh seperti itu! kau membuat eomma takut! " Ucap eomma Sehun smabil berpose seakan tengah merinding melihat hantu, Sehun yang mendengar penuturan eommanya hanya memutar bola matanya malas.

" Kajja turun, makan malam sudah siap! " Lanjut eomma Sehun sambil berseru riang.

Baekhyun yang memang sangat lelah akibat tertawa selama hampir satu jam merasa perutnya melilit dan saat medengar kata 'makan' sontak ia beranjak dari tidurnya dan berlari menuju ruang makan dengan mata berbinar senang.

" YEAY! MAKAN! " Teriak Baekhyun heboh lalu duduk manis disalah satu bangku yang sudah tersedia diruang makan keluarga Oh. Terlihat dan Sehun tengah menuruni tangga dan dapat mereka lihat Baekhyun yang tengah duduk manis dengan mata berbinar melihat semua makanan yang tersaji tepat didepannya.

Sret..

DUK

Bunyi kursi yang ditarik Sehun dan diduduki Sehun terdengar jelas di indra pendengaran Baekhyun karena memang letaknya tepat di samping kanan Baekhyun sedangkan sendiri tengah duduk berhadapan dengan Baekhyun.

" Baekhyunnie, makan yang banyak arra? " Perintah yang seperti pernyataan mutlak yang memang harus dituruti. Dan dengan senang hati Baekhyun akan menerima tawaran menguntungkan itu.

" Ayay Captain! " Ucap Baekhyun semangat sambil menirukan gaya ala tentara yang tengah hormat pada jenderalnya dengan diiringi senyum lebarnya.

** HunBaek **

" Baekki, ayo bangun! Kau tidak mau sekolah eoh? " Ucap namja manis –Taemin- yang tegah memabngunkan Baekhyun –adiknya- dari alam bawah sadarnya.

" .. " Baekhyun masih asik dengan mimpinya dan tak meghiraukan hyung kandungnya yang dengan sabar membangunkannya dari acara slepping beautynya.

Tadi malam, Baekhyun ketiduran disofa keluarga Oh saat melihat kartun kesukaannya –Pororo- jadi ia sampai ketiduran dan lupa waktu untuk pulang kerumahnya dan yang melihat itupun menyuruh Sehun mengantarkan Baekhyun kerumah sebelah –Rumah Baekhyun- dan dengan sangat berat hati Sehun mengiyakan perintah eommanya jika ia tidak ingin telinganya berdenyut karena omelan eommanya yang kelewat cempreng itu.

Kembali ke Taemin dan Baekhyun.

" Baekkie~ Cepat bangun! " ucap Taemin lembut tapi tersirat nada tegas dikalimatnya sambil menusukkan jari telunjuknya kepipi chubby Baekhyun.

" … " Hening, Baekhyun masih tetap tidak bergeming dari tempatnya. Kemudian cahaya tampak muncul dari atas kepala Taemin, dan Taemin tersenyum jahil setelahnya.

" Baekkie, kau tidak mau berangkat diantar oleh Sehun hyung eoh?~ " Tanya Taemin dengan nada menggoda.

DUK!

Baekhyun yang tibatiba bangun dari tidurnya tidak sengaja menatap kepala hyungnya yang sedari tadi ada didepannya, keduanya sama-sama meringis merasakan sakit didahi masing-masing.

Setelahnya Taemin tersenyum melihat dongsaengnya bangun mendengar kata 'Sehun' sebenarnya Taemin memang tahu mungkin adiknya kini menyukai Sehun karena dari cara Baekhyun menatap Sehun malu-malu dan apabila saat pipinya merona melihat Sehun, Taemin tahu itu!

" Hyung, dimana ahjussi? " Tanya Baekhyun penasaran.

" Bersiaplah dulu! Nanti Sehun hyung tidak menyukaimu karena kau bau! " Ucap Taemin sambil memegang hidungnya mempraktekan pose orang yang sedang menahan bau.

Cepat-cepat Baekhyun berlari menuju kamar mandi sederhana yang berada dikamarnya untuk membersihkan diri. Taemin yang melihat tingkah adiknya hanya dapat menggeleng-gelengkan kepalanya.

5 menit berlalu, Bekhyun sudah siap untuk berangkat tapi ia tidak mendapatkan ahjussi tampan yang akan mengantarkannya kesekolah.

" Hyung dimana ahjussi? " Lagi, pertanyaan yang dilontarkan Baekhyun pada hyungnya ketika berada di meja makan.

" Nanti kita me- "

TIINN TINN

Ucapan Taemin terputus akibat bunyi klakson mobil yang Taemin yakini milik Jongin –kekasihnya- yang hendak menjeputnya, itu sudah menjadi kebiasaan Jongin menyusul Taemin sudah 3bulan yang lalu kebiasaan itu dilakukan Jongin dan tentu saja Taemin tidak keberatan.

" Sebentar ne Baekkie~ " Pamit Taemin sambile mencubit gemas kedua pipi gembul Baekhyun.

TAP

TAP

TAP

Cklek~

" Jonginnie~~ " Ucap Taemin manja sambil menghampiri kekasihnya yang tengah bersender pada motor sportnya sambil merentangkan kedua tangannya, Jongin yang melihat itu hanya terkekeh geli melihat tingkah kekasih bayi besarnya dan ikut merentangkan tangannya dan..

Terjadilah aksi berpelukan layaknya teletubbies dan jangan lupakan Jongin yang memutar badan Taemin.

" Jonginnie~ " Ucap Taemin sambil melepaskan pelukannya bersama Jongin.

" Ne? " Respon Jongin sambil menaikkan sebelah alisnya.

" Kita harus kerumah Oh Sehun un- "

" Apa? Oh Sehun? Untuk apa? Apa yang kau lakukan disana? Apa kau selingkuh? " Potong Jongin cepat-cepat dan melontarkan pertanyaan bertubi-tubi.

" ANI! Dengarkan dulu! Baekkie ingin diantar Sehun kesekolahnya! "

" Dimana rumah Sehun? "

" Itu! " Tunjuk Sehun kearah rumah sederhana yang berada tepat disebelah rumahnya.

" Dia.. tetanggamu? "

" Ne "

" Kenapa aku tidak tau? "

" Aku juga baru tau kemarin "

" Oh, Baiklah.. dimana Baekkie? "

Taemin menghela nafas panjang dan ..

" BAEKKIE! "

" Ne hyung? " Jawab Baekhyun yang baru saja keluar dari rumahnya dan menghampiri kakaknya.

** HunBaek **

TOK TOK TOK

Cklek~

" Eh? Taemin? Ada apa? " Tanya yang melihat Taemin berada didepan pintu rumahnya.

" Ahjumma~~ " Teriak Baekhyun yang merasa dirinya tidak dianggap.

" Eh? Ada Baekkie juga? Hehe, mianhae.. ahjumma tidak melihat " Ucap sambil melihat kebawah –kearah Baekhyun- kemudian menggendongnya.

" Ada apa sayang? " Tanya lembut pada Baekhyun.

" Begini ahjumma, Baekkie- "

" Baekkie mau diantar ahjussi~ "

" … "

" MWO? "

TBC

Mian lama updatenya, ohya maaf author nggak bikin NC-an -,- kasian Baekkienya nanti! Sebenernya sih pengen ngubah jadi rated M kayak yang reader mau tapi author nggak tega sama anak sepolos Baekkie -,- Mian ceritanya tambah absurd -,- Jangan lupa REVIEW! Review kalian sangat berharga buat FF ini! Kalau reviewnya melebihi 50, mungkin author bakalan update kilat #maksa..

Udah jangan banyak bacot, yang terakhir.. SALAM HUNBAEK^^ Sekian :D