Title: Except You

Main Cast: Byun Baekhyun & Oh Sehun

Genre: Romance/Humor/Pedophilia

Rate: T aja, lagi males bikin NC.

Author: BLAUESKI

Chapter 5! Happy Reading~

" Kenapa kau memintaku mengantarmu, bocah? " ucap Sehun sambil berjalan menuju sekolah dasar yang mungkin berjarak beberapa ratus meter dari rumahnya, meskipun ia kesal tapi tetap saja tangannya masih menggandeng tangan mungil Baekhyun dan mengantarkannya kesekolah. Sedangkan yang dipanggil 'bocah' hanya merengut kesal tanpa mau menjawab malah mengayun – ayunkan tautan tangannya. Pasalnya Sehun kesal karena ia akan tamat pulang sekolah nanti karena ucapan polos bocah berusia 8 tahun yang berjalan beriringan dengannya ini.

Flashback

" Baekkie mau diantar ahjussi~ " ucap Baekhyun manja.

" … " Ny. Oh tidak menjawab masih mencerna kata-kata Baekhyun kecil.

" MWO? " Tiba-tiba saja Sehun sudah berada tepat dibelakang eommanya sambil menatap tidak setuju ke arah Baekhyun. Baekhyun tiba-tiba turun dari gendongan dan berlari menuju Sehun lalu memeluk pinggangnya serta menenggelamkan wajahnya di perut Sehun, maklum saja karena tingginya hanya sebatas antara dada dan perut Sehun tapi tetap saja ia dijuluki 'pendek' pasalnya teman sekolahnya mempunyai tinggi badan seperti tiang bendera yang ada disekolahnya – itu pun menurut Baekhyun.

" Hey, ada apa denganmu, anak kecil? " Sehun yang merasa risih karena pelukan tiba-tiba Baekhyun dan juga tatapan-tatapan aneh yang diberikan padanya, hendak melepaskan pelukan Baekhyun tapi Baekhyun malah mengeratkan pelukannya – sangat erat malah. Seakan-akan ia tengah memeluk 'sesuatu' yang akan meninggalkannya selamanya.

" Hei! Hei! " Sehun masih mencoba melepaskan pelukan Baekhyun dari tubuhnya tapi berhenti saat Baekhyun mendongak dengan muka yang memerah.

" Ahjussiiii~~ Baekkie maluuu~ " ucapnya manja sambil kembali menenggelamkan wajahnya diperut datar Sehun. Sehun mengerutkan keningnya bingung diikuti Taemin dan – Jongin asik dengan pacar keduanya setelah Taemin, psp tepatnya –

" Psstt.. Sejak kapan mereka sedekat ini? " bisik ditelinga kiri Taemin, sedangkan Taemin menggelengkan kepalanya seakan ia menjawab tidak tahu.

" Lepaskan sendiri atau aku memaksamu " desis Sehun dingin tetapi Baekhyun masih bergeming dan menghirup dalam – dalam aroma mint yang keluar dari tubuh ahjussi tampan yang sedang ia peluk, ia juga merasakan pipinya semakin hangat entah apa alasannya ia pun juga tidak tahu.

Sehun menghirup udara banyak-banyak hendak 'menyanyi' untuk Baekhyun tapi ia urungkan saat tidak sengaja menatap eommanya yang memberikannya death glare yang mampu membuat bulu kuduk Sehun meremang dibuatnya.

" Baekkie, lepaskan Sehun hyung nanti kau terlambat sekolah " perintah Taemin yang seakan mengerti keadaan yang mencengkam. Beberapa detik Baekhyun berpikir, dengan gerakan lambaaaat ia melepaskan pelukannya dan menunduk sambil memainkan jari-jari lentiknya.

" Baekkie? " panggil , Baekhyun menoleh memandang polos yang membuat Sehun memutar kedua bola matanya malas.

" Aigoo, Baekkie kenapa mukamu memerah? Kau sakit eoh? " lanjut Ny. Oh dengan nada khawatir saat melihat wajah Baekhyun yang memerah hingga ketelinga. Baekhyun menggeleng sambil menundukkan wajahnya.

" Aniyo ahjumma, Baekkie tidak sakit " ucapnya lirih.

" lalu kenapa tiba-tiba meminta diantar Sehun hyung bukannya berangkat dengan Taemin hyung? " Tanya yang sedari tadi penasaran kenapa tiba-tiba Baekhyun tidak mau diantar oleh Taemin dan pacarnya menggunakan mobil, bukankah lebih enak menggunakan mobil ketimbang berjalan kaki bersama Sehun. Itulah pikiran Ny. Oh sekarang.

" Tidak tahu ahjumma. Sejak ahjussi memakan bibir Baekkie, Baekkie jadi memikirkannya terus sampai tidak bisa tidur " ucapnya polos sambil memainkan tali ranselnya dan menunduk malu entah apa yang dirasakannya saat mengingat Sehun yang memakan bibirnya, meskipun Ia tidak tahu tapi rasanyaa aneh. Dadanya seperti bergemuruh seperti akan terjadi badai dan mukanya akan panas seperti terbakar tapi rasanya nyaman, ia suka.

Baekhyun menghiraukan respon dari yang membulatkan matanya menatap Sehun tajam, Taemin yang menganga tidak percaya, Jongin yang mengabaikannya psp nya saat Baekhyun mengatakan 'memakan bibir' pasalnya Taemin saat awal pacaran juga mengatakan seperti itu, sedangkan Sehun kini menatap eommanya was-was.

" Oh Sehun apa maksudnya itu? " desis Ny. Oh tajam, Baekhyun mendongak dan menatap polos kearah Sehun dan bergantian sambil mengerjabkan matanya bingung ketika melihat kulit ahjussi tampan –nya tampak pucat meskipun sudah darisananya pucat tapi entahlah kelihatan lebih pucat dari biasanya-?-

" i-itu aku hanya- " Sehun menggaruk tengkuknya yang diyakini eommanya tidak gatal sambil cengengesan tidak jelas didepan Ny. Oh yang seakan akan menikamnya hidup – hidup.

" Eomma meminta penjelasanmu pulang sekolah, segeralah antar Baekkie " lalu Ny. Oh mengusak surai halus Baekhyun dan bergegas menuju dapur.

" Sehun – "

" Jangan berkata yang tidak-tidak, kajja " Sehun langsung memotong kata yang akan keluar dari bibir plum Taemin dan langsung menyeret Baekhyun , sedangkan Baekhyun kembali merasa hangat saat melihat jemari panjang Sehun yang menggenggam tangan mungilnya.

" Aku tidak menyangka kau seorang pedophilia, man " ucap Jongin nyaris berbisik saat Sehun melewatinya, Taemin hanya menghela nafas ia berpikir mungkin Baekhyun hanya menyukai Sehun tapi apa? Memakan bibir? Bukankah itu berarti berciuman? Ia bahkan tidak tahu jika Sehun dan Baekhyun sedekat itu hingga melakukan ciuman lagipula apa Sehun tidak sadar dia berbuat pada siapa? God, seorang bocah ingusan yang masih polos! Ingat itu baik-baik!.

Flashback End

" Kenapa kau mengatakan itu huh? " Tanya Sehun –lagi- . ia kesal sunggu, bagaimana dengan santainya bocah cengeng di sampingnya ini malah mengatakan yag sebenarnya setelah kemarin ia suah bernafas lega eommanya tidak mengetahui ciuman yang tidak terencana itu.

" Ng? " Baekhyun menatap Sehun bingung masih melanjutkan jalannya.

" memakan bibir " sahutnya meirukan ucapan Baekhyun masih tetap menatap lurus kearah jalan. Baekhyun terdiam, kenapa ahjussi ini malah membicarakan itu lagi setelah ia hampir tidak ingat karena terlalu senang diantar olehnya? Sehun melirik Baekhyu yang terdiam dari ekor matanya tiba-tiba ia mendapatkan sebuah ide.

Sehun menarik lengan Baekhyun tiba-tiba berbelok kearah kanan membuat Baekhyun yang tadi terdiam kini mencoba mengikuti kaki panjang Sehun yang mengarah ke sebuah gang.

" Ahjussi kenapa berbelok? Sekolah Baekkie sudah ke- "

' BRUK ' Tiba-tiba Sehun mendorong Baekhyun hingga punggungya menabrak tembok dibelakangnya.

" ugh.. ahjussi kenapa mendorong Baekkie? Punggung Baekki kan jadi sakit " Baekhyun mencebikkan bibir bawahnya kesal menghiraukan tatapan tajam Sehun untuknya.

' DUK ' Sehun meletakkan tangan kanannya ditempok tepat di samping kepala Baekhyun, ia menunduk bukan karena takut tapi perbedaan tinggi yang kentara sedangkan Baekhyun mendongak menatap Sehun yang entah makin terlihat keren dimata Baekhyun kecil. Baekhyun mengerjabkan matanya polos, Sehun mulai mendekatkan wajahnya yang membuat Baekhyun semakin terheran-heran dengan sangat jelas Baekhyun dapat melihat wajah tampan Sehun dengan garis rahang yang tajam. Sehun memiringkan kepalanya kekanan, Baekhyun mengikuti. Sehun memiringkan kepalanya kekiri lagi-lagi Baekhyun mengikuti.

" Diam dan tutup matamu! " perintah Sehun yang sudah kesal, Baekhyun mengangguk ia diam dan menutup matanya rapat-rapat tidak mau jika ahjussi tampan di depannya marah. Jarak bibir Sehun dan Baekhyun kurang dari 3 cm, sedikit dorongan lagi maka bibir keduanya akan menyatuh.

" Uhukk.. Uhukk.. " Sehun membuka matanya dan menjauhkan wajahnya saat tiba-tiba mendengar suara batuk Baekhyun.

" Argh! " Sehun menggeram, ia memegang dagu Baekhyun hingga Baekhyun mendongak dengan menatap –lagi lagi- polos kearah Sehun.

" Enmm.. Ahjussi – "

" Diam "

" T-tapi .. "

" Kubilang diam "

"AHJUSSI BAEKKIE SUDAH TERLAMBAT! " Tidak menghiraukan ucapan Sehun, Baekhyun malah berteriak-teriak heboh membuat kuping telinga Sehun berdengung. Ingatkan Sehun untuk pergi ke dokter THT Setelah ini.

" Hhh.. " Sehun menghela nafas pasrah entah apa yang tidak ingin ia lakukan –ia merasa dirinya seperti dikendalikan- , memasang poker face andalannya lalu berjalan santai mendahului Baekhyun seakan tidak terjadi apa-apa, sedangkan Baekhyun langsung berlari-lari kecil menyamai langkah Sehun yang menurutnya sangat lebar.

Sehun dan Baekhyun kecil sampai disekolah dasar yang tidak terlalu luas tapi juga tidak terlalu kecil, pagar temboknya berwarna pink ia juga dapat melihat taman bermain yang cukup luas. Benar-benar tempat anak-anak. Astaga Oh Sehun tentu saja memang untuk anak-anak! Jernihkanlah otak jeniusmu yang entah kenapa sekarang jadi terlihat seperti otak bodoh!

" Tuh kan gara-gara ahjussi sekarang Baekkie telat " dengus Baekhyun saat melihat sekolahnya yang cukup sepi. Pasti sudah masuk.

" Cepatlah masuk "

" Tidak mau, nanti Seokkie sonsaengnim memarahi Baekkie " Baekhyun kecil menyilangkan tangannya didepan dada dengan bibir yang mengerucut –imut.

" Yasudah sana pulang! " Sehun hendak melangkahkan kaki-kaki panjangnya sebelum suara cempreng Baekhyun menghentikannya.

" Ahjussi, Baekkie ingin ikut kesekolahan ahjussi ~ " Sehun menatap Baekhyun yang kini menangkupkan tangannya didepan dada sambil memasang tatapan memelasnya.

" Tidak " Sehun langsung berlalu meninggalkan Baekhyun yang ternyata mengekor dibelakangnya. Sehun menghentikan langkahnya tiba-tiba membuat Baekhyun menabrak punggung kokohnya.

" A-aww .. " ringis Baekhyun sambil mengusap-usap kepalanya, kenapa keras sekali? Batinnya. Lalu Baekhyun menekan-nekan punggung Sehun menggunakan jari telunjuk kanannya. Benar-benar keras.

" Dengar Tuan Byun, kau yang memintaku mengantarmu kesekolah lalu setelah sampai disekolahmu kau ingin kesekolahku? Kau mempermainkanku?! " Sehun berkata lembut tapi aura-aura mencengkam menguar dari tubuhnya, Sedangkan Baekhyun menggeleng sebenarnya ia hanya tidak mengerti apa yang dibicarakan Sehun.

Apa orang dewasa bicaranya aneh?

" Kembali kesekolahmu dan minta maaf pada gurumu! " perintah Sehun sambil menunjuk sekolah Baekhyun menggunakan dagunya.

" Ani Ani! Aku ingin ikut ahjussi " Baekhyun menggeeleng-gelengkan kepala tanda tidak setuju dengan saran Sehun –menurutnya, padahal itu perintah.

" Terserah! " Sehun lalu membalikkan badannya dan menuju sekolahnya meskipun ia tahu ia sudah telat tapi ia juga tidak ingin membolos biarkan saja bocah cengeng ini ikut lalu tersesat – menangis – dan pulang. Haha.. Sehun tertawa evil di dalam hati meskipun kini wajahnya tetap dengan poker face-nya.

" YEAY! Baekkie janji tidak akan mengganggu ahjussi belajar " senang Baekhyun sambil melompat-lompat kecil.

" … "

Baekhyun terus saja mengoceh disepanjang perjalanan, Sehun tidak menghiraukannya jika Baekhyun Tanya ' Yak kan ahjussi? ' maka Sehun akan mengangguk meskipun ia tidak tahu.

" – Itu kata Seokkie sonsaengnim. "

" Kata Channie Baekkie itu lahir saat pil appa dimakan eomma. Tapi pas Baekkie Tanya appa, appa tidak punya pil terus eomma makan pil-nya siapa? Terus Baekkie bukan anak appa ya ahjussi? " Tanya Baekhyun sambil menatap Sehun yang menatapnya aneh.

" Bukan begitu cara seseorang lahir " Sehun sedikit syok dengan ucapan anak berumur 8 tahun ini tapi ia kemudian menghembuskan nafas sabarnya dan mencoba menjawab pertanyaan aneh Baekhyun.

" Oh, berarti Channie berbohong! Awas saja kalau makan bekal Baekkie " gumamnya yang masih terdengar oleh telinga Sehun yang membuatnya tersenyum sangaaaaaaaaaaaat tipis.

" Ahjussi kemarin kan Luhan hyung bilang ke Baekkie saranghae – "

" Lalu? " Sehun ternyata mulai tertarik mendengar ocehan Baekhyun yang tadi menurutnya membosankan.

" – Lalu .. Baekkie Tanya ke Channie apa maksudnya, terus Channie bilang Baekkie harus bilang nado ke Luhan hyung – "

" Apa? Kau bilang nado padanya? " Tanya Sehun tidak sabaran.

" Ahjussi kalau ada yang sedang berbicara jangan dipotong! " omel Baekhyun layaknya orang dewasa yang bijak sambil berkacak pinggang.

" Hm.. "

" Ya, Baekkie bilang nado ke Luhan hyung lalu Luhan hyung bilang Baekkie sama Luhan hyung itu pacaran, jadi Baekkie mau Tanya ke ahjussi apa pacaran itu orang yang menempelkan bibir ke pipi? " Tanya Baekhyun sambil mengerjab-kerjabkan matanya.

" Maksudmu ? " Sehun juga dibuat bingung oleh pertanyaan ambigu Baekhyun

menempelkan bibir ke pipi? Apa bisa?

" Luhan hyung selalu menempelkan bibirnya ke pipi Baekhyun, ahjussi "

TBC

Nah loh.. Luhan keluaar~~ eh belum masih dibicarain doang sih. Mian late post.. thanks for readersdeul yang sudah mereview yang bagus-bagus membuat Ki jadi terharu *apadeh*

Akhir kata, Review Juseyoooo~~