chapter 2
Superjunior 13+2

3443

Kim jungwoon

Hades kita tengah berjalan di sekitar pertokoan yang terbilang kumuh, jijik sekali sebenarnya dia membiarkan bayanganya di biaskan pada lantai jalanan yang kotor, lengket dan bau ini, oh ayolah ini abad ke 34 tak mungkin kan ada jalanan becek...bahkan kau tak akan menemukan lagi tanah barang sebutirpun di negara ini

BRAK

"mi...mian...hosh...hosh...kyu ah palli...!"

"hyu-hyung!...tunggu!" mereka kembali berlari

Jungwoon hanya menatapi jasnya yang sempat tertabrak bocah tadi, dia mengutuk siapapun yang telah menyebbkan jasnya tersentuh keringat manusia rendahan

"Hya! Itu mereka kejarrr!...!" ia melihat sekerumun orang sudah lari ber bondong2 dengan pisau bermata tiga mereka, awalnya ia diam tak perduli...sepertinya anak tadi mencuri daging...

"hyu-hyung...a-aku tak kuat" jungwoon menoleh anak yg di panggil kyu tadi sudah ter duduk lemas tak jauh dari tempatnya berdiri, namja kecil 'hyung'nya kembali berlari kearahsang dongsaeng dengan air mata bersimbah...

"kyu ah...mianhae...mianhae..."

"lari cepat!"

Jung woon menarik kyu yg terduduk sementara sang hyung berlari mengikuti langkah yesung

"kemari hyung"

Bocah tadi menarik yesung ke sebuah lorong, ia mengambil alih adiknya dari gendongan yesung

Jung woon tak perduli ia hanya sibuk mengatur nafasnya demi apapun bahkan demi zeus yang sekarang di hindarinya ia sangat mampu jika hanya untuk membeli semua persediaan tanah di daerah daratan china, dan dengan lancangnya mulut manusia2 menjijikkan itu meneriakinya 'MALING' yang benar saja...

"hya! Anak muda!"

Sudut matanya memincing siap merobek mulut orang yg lancang meneriakinya sampai...

"istrimu akan segera melahirkan...cepat bawa ke rumah sakit!"

Eh? Diliriknya sisi kanan dari dirinya

Seorang yeouja muda dengan perut buncit sedang merintih hebat...tapi? siapa lagi dia?

"op-oppa...anakmu akan lahir...op-pa..."

Secepat kilat dia menggendong yeouja tadi berlari menembus kerumunan warga ,keringat dingin membasahi wajah rupawanya...demi apapun ini sangat berat seperti membawa dua ekor kerbau hamil

Ia hampir sampai jalan raya "eh?"

"Bwahahahahahahahaha...gomawo hyung" yeouja tadi berubah menjadi dua orang bocah tengik yg kini bergelut manja di gendonganya

Hup

"kyu ah bukan begitu caranya..." sang kakak menggerutu

"anyeoung...ryeowook imnida...dan ini adik tunggalku kyuhyun..." ryeowook tersenyum dengan imutnya berbeda dengan kyu yg sibuk memakan bagian dagingnya

"eoh...apa yg terjadi dan siapa kalian?" sang hades kembali menegakkan badanya merasa tertipu oleh bocah ini

"hypnos...thanatos" desisnya tajam

"eh? Hyung apa yg kau katakan?" kyu sang adik menimpali sembari menelan lumatan terakhir dagingnya, ia beranjak...mendekati hyungnya..."wookie hyung,dia nampak kaya dan jahat ayo kita pergi...bukankah kau berjanji akan membelikan aku alas kaki"

"ah...ayo kyu...dan gomawo yesung hyung" ucap ryeowook di setrai sebuah senyum kecil dari dongsaengnya...mereka melangkahkan kaki tanpa alas mereka menjauh dari yesung,eh?

JLEB

Jung woon menekan ulu hatinya...rasa sakit terbesit di sana, sesuatu yang dalam

"pe-persefon" desisnya tak percaya, setitik air mata jatuh di sana...hades berlari mencari dua orang bocah tadi...gang2 kecil kumuh yang berlumut namun ia belum juga mendapati kedua bocah tadi,kaki kaki panjangnya tak pernah lelah ia terus mencari ia percaya kemungkinan dan teori peluang, ia percaya itu ,ia juga yakin bahwa ia percaya Tuhan

Malam mulai menyapa, awangnya melayang jauh ribuan tahun yang lalu ketika ia yang saat itu bernama Yesung berjalan sendirian,meratapi kebodohanya, menghilangkan karunia tuhan yg paling berharga bagi hidupnya,kini ia tanpa pendamping, persefonya yang indah,setia tak pernah menghianatinya,bersedia menjadi ratu kegelapan dunia bawah...kini...beberapa saat yang lalu ia dua bocah dekil yang kotor dengan baju compang camping bahkan tubuh mereka begitu kurus ,kulit mereka lembek seperti sengaja di lumuri bangkai agar tak menjadi korban dari kanibalisme...apakah mereka utusan persefonya? Apakah tuhan yang ia percaya kini mulai menghianatinya?

"Tuhan...aku percaya padamu, aku berjanji padamu akan menjaga ia yang kau ciptakan untukku,aku akan mengikuti zeus seperti perintahmu, pertemukan aku dengan mereka...anak anakku...tuhan..." air mata kristak kembali mengalir melalui sudut matanya...

"yesung hyung!" jung woon menoleh dilihatnya kyu kecil yang berlari ke arahnya mereka datang dan memeluk yesung dengan erat, meluapkan rasa rindu mereka, entahlah hanya itu yg di rasa dua bocah ini rindu pada yesung 'APPA' nya 2000 tahun yang lalu

Air mata masih mengalir deras di pipi yesung, seakan tak percaya apa yg kini ada di hadapanya, putra mereka...ia dan persefon...ada di pelukanya, mungkin dewa lain hanya akan menganggap mereka sebagai budaknya namun ia...ia tahu dan ia percaya RENCANA TUHAN

Kim Ryeowook and Kim Kyuhyun merupakan keturunan ke 1345 dari dewa hypnos dan Thanatos,Tuhan memang sedang mempermainkan mereka, ia menempatkan pion2 dunia yang tidak pada tempatnya...mereka berdua tergilas kebengisan jaman setelah kedua orang tua mereka ah tidak lebih tepatnya ryeowook menemukan sang ayah ah bukan...em...'kepala' sang ayah yang tergantung di depan rumah mereka sebagai hiasan pintu, menjadi yatim piatu membuat ryeowook kecil kita mati2 an menghidupi adik kembarnya yang takmengerti apapun tentang ayah dan ibu mereka...ya hanya ia yg tahu seluk beluk keluarganya, keluarga bangsawan putra Jaksa Agung Kim Byun sok.

Thanatos dewa maut...ia hanya akan tidur dengan suara hyungnya,belaian hyungnya, baginya dengan melihat senyum hyungnya hidup tanpa makan selamanyapun ia mampu, hyungnya adalah dunianya, tak kan ia biarkan senyuman itu jatuh ke tangan orang lain selain dia, TAK AKAN PERNAH

3443

Seorang bocah lelaki mulai menghisap serutunya...dihirupnya kuat aroma tembakau yang baru saja ia konsumsi

"akh...ini yang terbaik"

Ia mulai memberikan sisa serutu yang telah tersentuh oleh bibir sexy nya pada makhluk menjijikan yang menyebut diri mereka sebagai manusia kasta Brahma

"cih...keluarkan barang itu saat musim dingin tiba dan berikan milikku tadi pada kerajaan Rusia mereka akan bersedia membayar kita dengan harga lebih" ucapnya mengakhiri tugasnya, sebagai seorang penghisap rokok kenamaan

Lee hyukjae merupakan keturunan 1234 Demeter,merupakan demeter ter kurus sepanjang sejarah, ia melakukan pekerjaan kotor terpaksa ia lakukan agar ia mampu bertahan di jaman ini, hyuk jae kita anak yang polos ia sama sekali tak mengetahui tentang keberadaan 13 dewa tersebut, lidahnya sudah rusak, ia tak mampu lagi mengecap rasa seperti apa yang seharusnya menjadi kodratnya.

Januari 3445

Lee sungmin menggerutu sebal, sedari tadi mulutnya terus bergerak gerak diiringi hentakan kaki yang membuat penduduk bawah tanah juga ikut mengutuk ares atas ide brilianya

"dasar ares sialan, aku capeeeeeeek! Tahu begini aku tak akan mengajakmu bodoh...hya! dengarkan aku!"

"waeo sungmin – ssi, ini ide yang bagus bukan?" hangeng masih tenang dengan senyum yang masih bertengger manis di wajah tampanya

"sudah satu minggu kita menjadi kuli teh di tempat ini tapi tanda2 demeter tak juga muncul..."

"dia sedang mendekat sungmin ssi"

"ah benarkah...kenapa aku tak merasakannya?" sungmin membenarkan letak bakulnya lalu merentangkan kedua tanganya, merasakan bisikan angin dan udara, namun nihil...ia tak merasakan apapun...tapi temanya yang aneh ini kenapa bisa tahu?

"ia ber kamuflase...kau harus tahu ada beberapa dari kita yang tak mengetahui kodratnya sebagai penyeimbang al_" belum sempat hangeng menyelesaikan kalimatnya, ia menarik lengan sungmin sehingga mereka jatuh berdebum ke lantai yang yah lumayan kering...mengakibatkan lecet,lebam dan perih,

"aku membayar kalian untuk memetik teh bukan bercerita" ucap seorang pemuda tinggi nan kurus dengan senapan jenis AK-47 tepat di atas kepala sungmin

Sreettttttttt

Tangan kanan Sungmin menarik hangeng dan melemparkanya pada pemuda tadi,sedangkan tangan kirinya menarik senapan namja tadi

Kini posisi terbalik dengan hangeng yang senantiasa jatuh terjerembab sebagai korban, sungmin mendesis tajam matanya memincing melihat reaksi ares yang manyun karena kesakitan, dibantunya ares untuk berdiri sedangkan tangan kananya masih setia menodongkan pistol kearah namja kurus tadi

"mian...tuan tapi akulah dewa perang nya disini ...mau membunuhku eoh?" ia tertawa meremehkan

"hya,,,,,sungmin-ssi dia demeter...,kajja" hangeng mengulurkan tangannya pada namja yg di kandidatkan demeter oleh ares

"aku bukan orang yang kalian cari..." namja tadi berdiri dengan susah payah

Sepertinya hangeng tahu bahwa ia dalam keadaan tak baik...

"apa anda baik? Kami akan membantu anda menjauh dari zeus" sebuah tawaran yang menggiurkan untuk semua bangsa dewa

"kalian terlambat...jungsoo hyung akan sampai 10 menit lagi" namja tadi berujar dngan keringat dingin yang membasahi dahinya, kemejanya telah basah oleh keringat

"ayo..." sungmin menari mereka berdua menuju FOXY miliknya, kembali menembus awan...cih 10 menit ia bahkan dapat meninggalkan tempat itu dalam dua detik

"eh...sungmin ssi, keranjang bakul mu" hangeng mengingatkan...pantas saja punggungnya berat

Sementara sungmin di depan sedang melajukan mobil canggihnya hengeng nampak sibuk mengakrapkan diri dengan namja tadi

"em aku hangeng...aku biksu muda dari daratan china yang menjabat sebagai ares...kau?"

"aku lee hyuk jae...huft...aku benar benar tak berharap menjadi salah satu dari kalian...aku lelah dan hina... aku seorang penghisap tembakau..."

"tak apa hyuk jae ssi...aku paham..." jawab hangeng kalem

"aku lee sungmin...apollo...eh hyuk jae ssi,darimana kau kenal zeus?"

"hanya tahu saja...aku mengenali arona tubuh setiap orang...bagiku bau manusia itu sangat menyengat...busuk...tapi jung soo hyung tidak, dia wangi seperti lavender"

"wah...anda hebat hyuk jae ssi"

Aplil 3445

Musim memang tak pernah lagi berganti, tak lagi dapat memanjakan dunia dengan harumnya bau tanah ketika musim hujan, tak lagi dapat menaburi dunia ini dengan dedaunan yang gugur saat musim gugur, tak lagi...hanya teriknya matahari yang kini selalu menyapa kulit setiap insan yang masih betah mendiami bumi ini sebagai planet hunian. Bulan yang tengah menjalankan kewajibanya menggatikan matahari ikut bersyukur karena ia masih dapat merasakan hawa sejuk yang di hembuskan dunia karna pada akhirnya ia masih sanggup menyinari Zeus di bawah naunganya.

"hyung lihat...ternyata kita sangat tampan...iya kan" kyuhyun terus berceloteh riang di sepanjang perjalanan mereka yang sebenarnya tak ia ketahui juga kemana arahnya yang terpenting kakaknya ada di setiap langkah kakinya

"aku sudah tau itu kyu" ryeowook yang terkesan lebih dingin semenjak yesung mengajaknya ke suatu tempat, sesuatu yang aneh terjadi pada batinya, bayangan seorang yang telah lama ia buang jauh jauh dari memorynya kembali merangsek dalam otak miliknya

"wookie ah...kau kenapa? Apa tuxedo yang hyung berikan tidak cocok?" yesung bertanya dengan hati hati melihat gelagat putra sulungnya itu

"anio..."

"hyung...ayolah...yesung hyung sudah baik pada kita bahkan ia memberi kita tempat tinggal kita harus berterimakasih hyung" kyu yang mulai tahu bahwa kakaknya yang pada dasarnya moody ini mulai malas, berusaha mengingatkan jasa jasa sang 'hyung-nim' barunya

"tak bisakah kita tinggal bertiga saja" ryeowook menghentikan langkahnya membuat kedua orang yang sedari tadi berjalan disampingnya ikut berhenti

"orang itu...orang itu di sana kan yesung hyung?" tatapan mata ryeowook menghujam manik yesung, ketakutan kebencian semua tersirat di sana, sebegitu dalamnyakah luka yang putranya alami selama ini? Sesuatu yang jelas kini ia ketahui...

tbc

anyeong...^^ terimakasih untuk review dan segala dukungannya ^^ saya masih sangat baru, jadi mohon bimbingan dan segala kritik saran agar dapat menjadi lebih baik ^^ terimakasih banyak ^^ #Bow