Title : Wolf
Author : Raichi Lee SangJin ELF
Rated : M
Pairing : All Couple EXO *Only Official couple, not Crack pair*
Genre : Romance, mystery, Supranatural, Fantasy
DISC : para cast hanyalah milik tuhan YME, orang tua, dan SM Ent. Saya hanya pinjam mereka untuk membuat fantasy saya menjadi terwujud di FF ini.
Summary : 4 sekawan yang pergi ke sebuah kota kecil di dekat pegunungan yang ada di Amerika dengan tujuan untuk berlibur di vila dekat pegunungan milik Xi Luhan. Kejadian aneh mereka temukan di kota kecil yang berada dekat dengan villa milik Luhan. 'Berhati-hatilah, bila melihat bulan Purnama dan mendengar lolongan Serigala.' IT'S YAOI! TAORIS, KAISOO, BAEKYEOL AND HUNHAN IS HERE!
Let's check it out, Chingudeul and Yeorebeun~!
Warning : BL/ BoysLove/Shonen Ai. Miss typo(s), alur terlalu dipaksakan, gaje, bikin mual, EYD yang ngasal. I told you before, if you hate YAOI or IF You HATE me, better if you don't read my fanfic, okay?
Author's note : annyeong ^^. Kembali lagi dengan saya, Rai.
Okelah, langsung saja baca XDD
NO FLAME, NO BASH CHARA, NO PLAGIAT, NO SILENT READERS XD
Nah, mari kita langsung saja mulai FFnya ^^
tolong tetap beri saya review anda *bow*
.
.
Oke, tanpa banyak bacot, mari kita langsung saja.
.
.
.
.
DON'T LIKE, DON'T READ!
.
.
I TOLD YOU BEFORE!
.
.
IF YOU HATE YAOI, BETTER IF U NOT READ MY FIC!
.
.
RAICHI
.
.
Kyungoo membelakkan matanya. Di atas, ada sesosok namja berkulit coklat tanpa pakaian atasan. Hanya jeans biru yang robek di lututnya. Namja itu turun dari atas pohon dengan kekuatan cepat. Kyungsoo segera mengelak dan terduduk ditanah.
BRUK!
Namja tan itu turun dari tanah. Matanya yang berwarna biru eksotis menatap Kyungsoo seductive.
Kyungsoo mundur perlahan.
"Geure..naega Wolf….." ucap namja tan itu dengan seringaiannya yang mengerikan. Kyungsoo mundur perlahan..
"Naega Kai, geure….wolf…..naega…wolf….." lanjut namja yang mengakui namanya Kai itu. Kai merangkak bagai Wolf yang mendekati mangsanya. Si..sialan..dia tetap mendekati Kyungsoo. Kyungsoo terus mundur.
Kyungsoo sudah ketakutan. Keringatnya mengucur deras dari dahinya dan turun kewajahnya yang mulus.
Tubuhnya terhenti akibat sesuatu.
Sialan! Pohon sialan! Pohon dibelakang Kyungsoo tidak bisa membuatnya kabur lagi. Namja didepannya ini menyeringai. Mengerikan..
"AAAAWWWWOOOOOOOOOOO~!"
Kyungsoo pingsan.
.
.
.
.
.
"Hosh..hosh…hosh.." Tao terlihat kelelahan. Dingin sekali. Salju semakin memperburuk kondisi. Tubuh Tao terlihat lelah. Ashley yang ada dipunggungnya belum sadar.
Tao terduduk. Lelah. Tangisannya menitik deras dari kelopak mata itu. Kyungsoo..Kyungsoo..Baekhyun hyung…Luhan…
"Hiks…Tuhan..tolong kami.." tangisan putus asa Tao mulai mengalir. Dia ketakutan.
Sudah banyak yang dia lalui. Demi apapun, dia masih ingin kembali ke Korea dan melihat mentari terbit!
AAAWOOOOO~!
Tao membelak kaget. Matanya bergerak liar. Takut dan cemas.
Keringat dingin mulai mengucur dari tubuhnya meskipun dia ada didalam hutan yang penuh salju dan hawa dingin.
AAAAAAWWOOOOOOO~!
Tao menahan napas.
Matanya menatap tegang didepannya.
Didepannya, ada seekor serigala yang sangat besar. Sama besarnya dengan seekor kuda jantan. Serigala itu menggeram mengerikan.
Jaraknya dan serigala itu sekitar 10 meter. Serigala itu ada diatas sebuah batu besar.
Matanya berwarna merah dan ungu. Kedua mata itu menyala terang.
Giginya tajam dan panjang.
"GGGGRRRRR….." Tao meneguk liurnya. Nafasnya susah untuk ditarik dan dikeluarkan. Tao gemetar ketakutan. Debaran jantungnya semakin cepat. Berdetak liar hingga rasanya sebentar lagi akan keluar dari dada Tao.
GRAAAAAHH!
Serigala besar itu melompat dari batu itu dan ketika mendarat, bukanlah kaki serigala, melainkan kaki manusia tanpa alas kaki apapun.
Tao membelak kaget.
Namja itu! namja yang menggunakan kacamata dan mengatainya polos!
Matanya..berwarna merah dan ungu terang. Tao gemetar.
Namja itu merangkak sambil menatap Tao.
Tao tidak bisa kemana-mana. Tidak mungkin dia kabur lagi. sial! Dibelakangnya juga pohon oak besar.
"Tidak…kau tidak bisa kabur…" ucap namja itu meski tampan.
Keduanya berhadapan. Tao meneguk liur. Takut? Ya!
Namja itu mendekati bibir Tao dan menjilatinya perlahan.
Tao pingsan seketika.
Namja bernama Kris itu terkekeh.
"Ya…aku mendapatkannya.." bisik Kris. Kris mengangkat tubuh Tao sambil menyeringai.
Mata namja itu menatap yeoja yang tak berdaya itu. Matanya bersinar, dan seringaiannya mengerikan.
"Sebentar lagi, serigala-serigalaku akan makan malam dengan nikmat. Khe..khe…khe.." kekeh Kris dan pergi. Meninggalkan tubuh Ashley yang pingsan.
Kris mulai berlari secepat kilat dengan tubuh Tao dalam gendongannya.
Tak lama, 3 ekor serigala datang mendekati tubuh Ashley.
GRAAAAAAHH!
CRASH!
Kaing! Kaing!
Seekor serigala yang akan mengigit Ashley langsung mati seketika. Kepala serigala yang akan memakan Ashley tergeletak, dan tubuhnya hancur.
Dua ekor serigala lainnya langsung pergi.
Sesosok tubuh yang membunuh serigala itu mendekati Ashley dan mengangguk perlahan. Tubuh itu langsung mengangkat tubuh Ashley dan langsung membawanya pergi.
.
.
.
.
.
Sebuah istana gelap ditempat yang tidak akan bisa kau jangkau di ujung Forks ini. Kilat menyambar-nyambar, salju turun deras, angin dingin membunuhmu.
Istana milik Jaejoong terlihat kokoh berdiri.
Didalamnya, terlihat seorang namja bernama Jaejoong atau King yang sedang menatap seorang namja yang sedang tidur.
King terlihat menatap sebilah pisau emas yang lebih mirip tombak kecil yang berkilat tajam. Seolah, sekali tebasa pada ujungnya, kau akan terbelah dua.
Namja itu menatap Yunho yang sedang tertidur dengan damai.
"Sabar ne…Joongie akan menanamkan jantungnya.." bisik Jaejoong. Jaejoong mulai membuka pakaian namja bernama Yunho itu.
Setelah selesai, dengan lembut, Jaejoong membelah dada namja itu perlahan.
Tepat, ya, organ untuk jantungnya kosong.
Dengan lembut, Jaejoong mengambil detak jantung yang begitu indah itu. Jaejoong mulai meletakkannya ditempat organ jantung yang berada persis disana.
Jaejoong tersenyum menatap jantung berdetak itu, namun tak menyatu pada tubuh Yunho.
"Rey infierno…pedir latidos para combiner con su pareja, y le dijo al Corazon de un infierno vivir con Warewolf..vivir…marcando a sus seres queridos.. (Sang Raja...meminta detak jantung neraka untuk menyatu dengan pasangannya, dan menyuruh sang jantung neraka untuk hidup bersama Warewolf. Hiduplah….berdetak untuk orang yang dicintai..)" bisik Jaejoong perlahan untuk jantung yang terus berdetak itu.
Perlahan, jantung itu menyatu indah dengan organ-organ yang lain. Jaejoong tersenyum manis juga cerah.
Menurut ceritanya, ketika jantung itu sudah ditanam, maka jantung itu membutuhkan waktu paling tidak seminggu untuk menyesuaikan.
Jaejoong menutup luka itu dengan rapi dan memakaikan kembali pakaian Yunho.
Jaejoong berjalan pergi dengan tenang.
.
.
.
.
Disebuah kamar mewah bernuansa gothic yang menyeramkan. Terlihat kamar itu begitu mewah layaknya kamar Eropa abad pertengahan, namun bernuansa gelap.
Seorang namja terlihat sedang duduk tanpa sehelai benang pun yang menutupi dirinya.
Bagian bawah tubuhnya hanya ditutupi dengan selimut yang lembut juga agak tebal.
Namja tampan itu bernama Suho.
Suho baru saja beristirahat setelah melakukan kegiatan yang..yah..kalian pasti mengerti.
Sesosok tubuh disampingnya tertidur pulas. Sama dengan Suho, tubuhnya juga telanjang dan hanya ditutupi dengan selimut nyaman pada bagian dada hingga kebawah.
Kalau selimut itu disingkap, tubuh namja itu penuh dengan kissmark, dan lelehan sperma putih miliknya dan milik Suho.
Suho sudah menyetubuhi namja bernama Lay itu dalam keadaan Lay pingsan.
Suho berbaring didekat Lay. Bibir Suho menjilati sedikit telinganya dan kemudian berbisik lembut.
"Bangunlah…pendeta MAMA…" bisik Suho dengan seringaiannya.
Bagaikan mantra, Lay membuka matanya perlahan.
Lay menatap wajah Suho yang persis ada didepannya dengan seringai yang sulit dijelaskan. Lay menatap tubuhnya dan terkejut.
Lay mengambil posisi duduk, namun nyeri yang begitu hebat melanda bagian bawahnya.
"Demi Tuhan! Apa yang sudah kau lakukan padaku, Warewolf sialan?!" pekik Lay. Suho menyeringai.
"Aku? Bukankah maksudmu 'kita'? kita baru saja melakukan sebuah perjalanan indah ke surga duniawi yang indah. Dengan desahan, dan lubang sempit milikmu yang sempit dan nikmat itu." ucap Suho vulgar dengan seringai mesumnya.
Wajah Lay memerah antara kesal dan benci.
"Sialan kau!" ucap Lay. Lay bermaksud mengarahkan tangannya untuk mengeluarkan sihirnya, namun tangan itu digenggam oleh Suho, dan dengan cepat, Suho mendekatkan wajahnya pada wajah Lay.
"Tidak secepat itu, sayang. Kau ingin lagi? baiklah…" bisik Suho sambil menyeringai. Lay menatap benci bola mata merah milik Suho.
"Lepaskan aku, Makhluk terkutuk!" maki Lay. Suho menatap tajam.
PLAKKK!
Lay melebarkan matanya.
Suho..menamparnya..?
"Diam!" ujar Suho. Lay semakin menatap benci.
Dengan cepat, Suho menindih Lay dan mengunci pergerakan tubuh Lay.
"Lepaskan aku!" pekik Lay yang terus meronta.
Suho mendekatkan wajahnya dan melumat paksa bibir Lay. Lay menggelengkan kepalanya tanda ia tak mau.
Satu tangan Suho menahan kedua tangan milik Lay, sementara satunya menahan dagu Lay dan melumat paksa bibir itu.
Kaki Suho menggesekkan kesejatian mereka.
"Hiks..lepaskan aku..demi Tuhan..lepaskan aku..hiks…aargh!" Lay terus meronta.
BUAK!
Lay melebarkan matanya.
Dengan telak, Suho memukul perut Lay hingga tubuh itu melemah.
Kepala Lay mulai agak pusing, tenaganya lemah.
"Hiks…aaaahh~ hiks..ngh…lepaskan..hiks.." bisik Lay.
Tubuh Lay semakin keletihan.
Kesejatian milik Lay mengacung akibat Suho.
"Aahhh~ oh…yeah..ngh.." Suho mendesah akibat kesejatian milik mereka bergesekkan.
Lay terus menitikkan airmatanya.
.
.
.
.
Terlihat sesosok namja dengan matanya yang berbeda warna tengah menatap namja disampingnya yang masih pingsan.
Namja bernama Kris itu menatapi namja disampingnya ini dengan agak bingung. Tubuhnya tidak mengenakan atasan apapun. Hanya mengenakan celana jeans hitam yang sobak dibeberapa bagian.
Kris menatapi tubuh Tao yang masih terbalut sempurna pakaian-pakaian yang dimiliki Tao.
Tao terlihat pucat dan lemah.
Kris menatapi wajah Tao. bisa repot kalau anak ini mati.
Kris mendekati namja itu dan mengambil handuk basah.
Kris melucuti pakaian milik Tao satu persatu.
Kris merasa sedikit aneh ketika melihat kesejatian milik Tao. Mungil, pink dan terlihat lezat sekali.
Kris sedikit mengelus junior itu. Dengan enteng, Kris bahkan memegang, juga bahkan melihat-lihat kesejatian Tao.
Kris bahkan dengan berani menghirup aroma dari kesejatian milik Tao yang memiliki harum wangi khas tersendiri bagi Kris.
Kris menggelengkan kepalanya sedikit lalu mulai membersihkan tubuh namja ini dengan handuk yang sudah disirami dengan air hangat yang tadi sempat Kris ambil di kamar mandinya.
Kris membasuh tubuh Tao dengan perlahan.
Tubuh yang awalnya nampak kotor dan pucat itu terlihat bersih dan berwarna segar kembali.
Setelah selesai, Kris memakaikan Tao pakaian miliknya. Yaitu sebuah kemeja lengan panjang yang ketika dipakaikan pada Tao, sangat kebesaran.
Kemeja berwarna hitam polos.
Kris memutuskan tidak memberikannya celana karena pasti akan sangat kebesaran untuk Tao. Jadilah Tao hanya mengenakan pakaian dalam saja.
Kris menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Kris merasa tubuhnya kotor sekali.
.
.
.
.
Berbeda disebuah kamar milik seseorang, terlihat seorang namja dengan kulit tan dan mata birunya yang menawan dan tajam.
Namja itu tak mengenakan apapun. Rambutnya basah, dan tubuhnya sedikit mengkilap akibat air yang baru saja membersihkannya.
Namja bernama Kai itu menatap sosok namja yang sudah diikatnya ditempat tidurnya hingga membentuk huruf X.
Kyungsoo, namja yang diikat itu terlihat masih pingsan.
Kai mendekati Kyungsoo dengan seringai mesumnya.
Kai mendekati telinga Kyungsoo dan menjilatinya.
"Bangunlah Soo Baby…aku ingin menikmatimu..bangunlah.." bisik Kai bagaikan mantra.
Perlahan, Kyungsoo membuka matanya.
"U..ugh.."
"Kalau kau bergerak, tangan dan kakimu akan jadi sakit." Ucap Kai. mata Kyungsoo terbuka lebar dan melihat disampingnya.
Kai!
Wajahnya persis disampingnya dengan seringai mengerikan itu. Kyungsoo menatap tubuhnya dan terkejut.
Kedua tangan dan kakinya diikat. Dia bisa melihat tubuhnya telanjang sepenuhnya tanpa ditutupi oleh apapun.
Demi Tuhan! Ini memalukkan!
"Aku yakin kau sudah mengenalku…karena, aku menanamkan namaku dihatimu lewat mataku ketika pertama kali kita bertemu. Dan aku tahu siapa namamu ketika merasakan kecupan bibirmu. Dan, bibirmu sangat manis! Aku ketagihan!" ucap Kai. Kyungsoo menatap tidak percaya.
"Lepaskan aku! Aku mohon, lepaskan aku." Pinta Kyungsoo. Kai terkekeh mengerikan.
"Tidak, sebelum aku mendapatkan semua yang ada pada dirimu!"
Kai berdiri dan merangkak pada tubuh Kyungsoo. Kyungsoo mulai menatap horror. Pikiran buruk mulai menyelimuti pikirannya.
Tangan Kai mengelus dada Kyungsoo dan memelintirnya.
"A..ah~ he..hentikan! aaahh~" desahan Kyungsoo tak terkendali. Kai menyeringai.
Kai menggesekkan junior keduanya.
"Oh…" desah Kai nikmat.
Kyungsoo menangis.
.
.
.
.
TBC
.
.
Gak berani bikin adegan rapenya. Jdi next chap aj ya? :P
Kalau bisa, next chap akan ada beberapa couple NC loh ;D
Rahasia :P
Oke~ please review ^^
Don't be a silent readers~
And please no flame, bash or anything ^^
