"Kagomee.. kenapa kau tidak kesini?"
"Hiks hiks aku sangat merindukan mu.. Kagome kembali lah.." shippo menghapus air mata nya.
"Kagomeeee... kembali lahh.." teriak Shippo menangis keras.
Air mata Shippo jatuh ke dalam sumur. Tiba-tiba keajaiban terjadi. Di dalam sumur yang tadi nya gelap muncul cahaya ungu yang keluar dari dalam nya.
"A-Apa yang terjadi? Apa itu?" batin Shippo.
Waahh Chapter terakhir niihhh..
Gimana ? Bad Ending apa Happy Ending?
Hmmm.. baca aja deh sampe akhir.. Hohoho
Happy Reading~
Muncul seorang wanita yang memakai seragam sailor dari dalam sumur tua tersebut.
"Ka-kagome?" Shippo mengucek-ngucek mata nya.
"Apa aku bermimpi?" batin Shippo.
"Kagome..?"
"Shippo.."
"Kagome.. apa itu benar kau?"
"Ya Shippo.. ini aku.. aku kembali"
Sontak air mata Shippo berurai.
"Kagooommeee... aku sangat merindukan mu.." teriak Shippo sembari memeluk Kagome erat.
"Aku juga merindukan kalian semua,Shippo.." balas Kagome tersenyum simpul.
"Ayo Kagome.. kita ke gubuk nenek Kaede.. Semua nya sudah menunggu dirimu" seru Shippo bahagia.
Akhirnya Kagome menuruti Shippo. Di tengah perjalan..
"Kagome.. sudah 2 hari ini Inuyasha terlihat sedih.."
"Kenapa?"
"Ng.. aku juga tidak tau.. dia juga tidak makan-makan.." tambah Shippo.
Kagome diam tak bergeming.
"Kagome.. seperti nya Inuyasha sangat menyesal atas kejadian waktu itu"
"Kau sudah memaafkan nya,kan? tanya Shippo pada Kagome yang melamun.
"Heyy Kagome.. apa kau mendengarku?"
"Eh.. Ya.. aku sudah memaafkan nya,Shippo.."
"Syukurlahh.." jawab Shippo mengelus dada.
Tak lama mereka berdua sampai di gubuk nenek Kaede.
"Kagome ?" semua orang terkejut melihat kedatangan Kagome.
"Ku kira kau tidak akan kembali lagi kagome-sama" kata Miroku.
"Hmmm yaa.. kurasa aku bosan di rumah"
Kagome melirik kanan kiri nya,melihat sekeliling tapi ia tak menemukan seseorang yang ingin ia temui.
"Inuyasha.. kau dimana?" batin Kagome.
"Kagome-chan.."
"Ng? Apa?"
Sango mendekati Kagome dan bebisik pelan pada nya.
"Apa kau sudah memaafkan Inuyasha?"
Kagome menggeleng.
"Kenapa kau masih belum memaafkan nya? Kau tau.. dari kemarin ia melamun dan tidak makan sedikitpun.."
"Eh? Benarkah?"
Kagome terkejut mendengar cerita Sango.
"Sango.. Uhmm bolehkan aku bertemu Inuyasha? Dimana dia sekarang?" Tanya Kagome dengan muka sedih.
Sango langsung mengajak Kagome menemui Inuyasha. Inuyasha sedang melamun menatap langit dengan tatapan kosong. Ia duduk di puncak bukit sesekali ia melempar batu ke arah sungai.
Kagome berdiri di belakang Inuyasha.
"Inuyasha.." Batin nya.
Kagome berjalan dan duduk di samping Inuyasha.
"Eh? Kagome.. kenapa kau kesini?" Inuyasha menoleh kaget.
Kagome tak menjawab ia hanya menunduk kan kepala nya tak menatap Inuyasha.
"Inuyasha.. maafkan aku.." kata Kagome dengan suara lirih.
"A-apa? barusan dia minta maaf padaku.." batin Inuyasha.
Kagome kemudian mengangkat kepala menatap laki-laki di sampingnya ini. Ia kemudian sedikit merapatkan duduk nya ke arah Inuyasha.
"A-apa yang.." Inuyasha menjadi salah tingkah.
Tiba-tiba Kagome bersandar pada bahu Inuyasha. Kagome merapatkan tubuh nya mencari kenyamanan di samping Inuyasha.
"Inuyasha.." panggil nya pelan.
"Kagome.. maafkan aku.."
Kagome tersentak dan menoleh ke arah Inuyasha.
"Eh? kau minta maaf? untuk apa?" tanya Kagome.
"Karena sudah berpaling darimu.."
Kagome kembali bersandar pada bahu Inuyasha.
"Aku sudah memaafkan mu Inuyasha.."
"Ehmm masalah waktu itu.. anu.. masalah Kikyo itu.."
Kagome langsung menaruh telunjuk nya di bibir Inuyasha yang makin membuat muka Inuyasha merah.
"Ssstt.. jangan bicara tentang yang lain.. hanya ada kau dan aku disini.."
Deg deg deg
Jantung Inuyasha berdegup kencang.
"Kagome.."
"Ada apa?" Kagome menatap lekat wajah Inuyasha.
"Aku.. Aku.. Uhmm Aku.. aku mencintaimu Kagome.. sungguh aku benar-benar mencintaimu.."
"Inuyasha.."
Entah apa yang di pikirkan Inuyasha saat itu. Yang ada di pikiran Inuyasha hanya lah Kagome.
Inuyasha menyentuh dagu Kagome dengan tangan nya dan mendekatkan wajah nya perlahan-lahan. Inuyasha mencium Kagome sekilas.
Muka kedua nya sontak berubah menjadi merah padam.
Kresek Kresssekk
Di semak-semak Miroku,Sango, dan Shippo sibuk mengintip Inuyasha dan Kagome.
"Heyy.. anak kecil tidak boleh melihat.." kata Miroku sembari menutup mata Shippo dengan tangan nya.
"Ahhh Miroku.. aku juga ingin melihat nya.."
Sango juga ikut menutup mulut Shippo.
"Ssstt nanti kita ketauan.." gerutu Sango.
Kresssekk kreessekk
Inuyasha dan Kagome langsung menoleh ke semak-semak sontak mereka bertiga di balik semak menunduk.
"Heeyy siapa disana?" tanya Inuyasha dengan muka innocent.
Tak ada tanda-tanda seorang pun disana. Hanya terdengar desiran angin meniup semak-semak.
"Kagome.. "
"Eh? ada apa?"
"Ayo kita pulang" seru Inuyasha.
Inuyasha berdiri dan mengenggam tangan Kagome. Mereka bergandengan tangan.
"Oh ya Inuyasha.. aku membawa octopus untukmu.. kau belum makan kan?"
"Uhmm ya? kenapa kau bisa tau?"
"Yaaa kurasa sekarang aku memiliki indera ke 6.."
"Hahaha benarkah?"
"Yup benar sekali.. "
"Hey.. kau tau.. karena mu.. dari kemarin aku tidak makan.."
"Baiklah.. sebagai ganti nya aku akan menyuapi mu makan?"
"Eh? benarkah yang kau katakan,Kagome?"
Kagome mengangguk senyum.
"Yiippiiii !" Seru Inuyasha kegirangan.
Tanpa sadar Inuyasha memeluk Kagome.
"Hentikan Inuyasha ! Osuwari !"
BRRAAKKK !
Wajah Inuyasha langsung menghantam tanah.
"Kaa.. go.. me.."
Tamat
Uhmmm gimana?
Ending nya kurang memuaskan yaa?
Hiks Hiks T-T
kurasa Author kurang ahli dalam percintaan.
Allright... berikan review nya yaaa..
