Title: Love me right? I need you! Really
Author: YoiteDumb
Genre: Romance, Friendship, Mystery and Family
Leght: Chaptered
Rate: K - T (I don't know, gomen~)
Cast: BTS & EXO
Taehyung/ V as Adik laki-laki Baekhyun(20)
Jungkook as Adik Sehun(18)
Sehun as Kakak Laki-laki Jungkook (21)
Tao as Kakak Laki-Laki Namjoon/ Rap monster, Adik Laki-laki Chen dan Sepupu J-Hope (22)
Baekhyun as Kakak laki-laki Taehyung/V (23)
Chanyeol as Sepupu Jin dan Kris (23)
Jimin as Adik laki-laki Kai (20)
Suga as Adik Laki-laki Xiumin (22)
Xiumin as Kakak Laki-laki Suga (24)
Chen as Kakak Laki-laki Tao dan Namjoon/Rap monster, sepupu J-Hope (23)
Jin as Sepupu Chanyeol dan Adik tiri Kris(23)
Namjoon/Rap monster as Adik laki-laki Chen dan Tao, sepupu J-Hope (21)
J-Hope as Sepupu Chen, Tao dan Namjoon/Rap monster (21)
Lay as Adik Laki-Laki Luhan(23)
Suho as Kakak Laki-laki D.O/Kyungsoo(24)
D.O/Kyungsoo as Adik Laki-laki Suho(22)
Kai as Kakak Laki-Laki Jimin (21)
Luhan as Kakak Laki-laki Lay(24)
Kris as Kakak Laki-laki tiri Jin dan Sepupu Chanyeol(24)
Don't Plagiarize
WARNING : YAOI, Boy X Boy, AU, Aneh dan Gaje. It's my imagination.
Cast aku pinjam dari SM Entertainment dan BigHit Entertainment. Ampuni aku menistakan mereka *Sujud Syukur*
Cast milik orang tua mereka dan fans yang menyayanginya.
Dimulai dari sebuah perasaan yang tulus namun seiring waktu perasaan itu menjadi jengah, rapuh, renggang atau apalah namanya. Apakah di dunia ini ada yang disebut dengan perasaan yang tulus? Mencintai dengan tulus? Shiiit! -Sehun
Aku mencintaimu dengan tulus hyungiie~ -Jungkook
Kau selalu begitu. Selalu begitu, membuat aku berubah dan memasuki lingkaranku sambil tersenyum dan entah kenapa aku tak pernah tergangung. Walaupun. . . Ini aneh -Taehyung/V
Semaunya menyakiti, dan saat itu datang aku selalu ditinggalkan oleh mu hyung. Menyebalkan tapi aku tak boleh begini. Aku benci menunggu. Walau harus menangis, aku akan move on. Iya kan dongsae? -Tao
Apa keluarga Oh sedang terpesona dengan AB Boys -Baekhyun
Don't bash me~
Suki?
Are you ready?
Chapter 3 : Mari Kita Jalani Sama-Sama
V menggosok kepalanya dengan pose sexy. Jungkook hanya bisa menggelengkan kepalanya. Apa benar laki-laki yang didepan ini sakit huh? Ingin sekali Jungkook menjitak sayang Hyungnya ini. Wajah Jungkook sudah tidak merah lagi akibat pernyataan V itu. Ia mengambil segelas air untuk V dan diberikanya. V menerimanya dan duduk dibantu oleh Jungkook. V meminum air itu. Jungkook mulai gelisah, obrolan apa yang akan dimulainya. Ia menggaruk kepalanya, grogi. Akhirnya Jungkook mulai memberanikan dirinya untuk berbicara.
"V Hyung " Kata Jungkook tiba-tiba. V mempoutkan bibirnya dan menyodorkan gelas tadi ke Jungkook seperti orang merajuk. "Kenapa Hyung?"
"Bicara mu kaku. Apa kau tak kangen dengan ku, huh?" Tanya V masih dalam mode mempoutkan bibirnya. Jungkook tersentak. "Biasanya kau akan bilang Tae Hyungiiie, sudah baikan? Mau Kookie buatkan apa?"
"Tae Hyungiie jangan marah, eoh? Aku hanya ragu soalnya saat itu Hyungiie menjauhi ku kan?" Tanya Jungkook memandangi wajah V lekat.
"Ah, iya-iya. Aku lupa, karena terlalu kangen denganmu" Jawab V dengan senyum khasnya, Box smile.
"Tae Hyungiie sebaiknya kita luruskan semua ini. Apa yang terjadi pada mu Hyungiie? Kenapa Hyungiie menjauhiku sebelumnya? Kenapa saat malam itu Hyungiiie tiba-tiba datang dan Sehun Hyung memukulimu?"
"Baiklah, tapi sebelumnya ada satu hal yang ingin ku bilang. Mungkin aku memang tidak romantis Kookie dan waktunya tak tepat bukan terlalu cepat. Tapi, harus ku bilang. Supaya semua bisa ku ceritakan dengan mudah. Aku mencintai mu, Kookie? Aku sangat mencintaimu. Selama setahun lebih ini, aku selalu mengingatmu dan menyesal. Sungguh aku minta maaf telah menjauhimu Kookie. Tapi, aku berjanji padamu. Aku tidak akan meninggalkanmu lagi Kookie, aku akan menjagamu dan melindungimu. Bagaimana dengan mu Kookie? Apakah Kookie menyukaiku? Would you be my Boyfriend, Kookie?" Tanya V memandangi Kookie dengan lembut dari matanya mengatakan dia benar-benar serius, tak ada kebohongan disitu. Mata Jungkook mulai berkaca-kaca dan langsung tersenyum menampakkan gigi kelincinya.
"Nee, Hyunggie. Aku juga mencintai mu" Jawab Jungkook menganggukan kepala dan merunduk malu. Pipinya memerah lagi. "Tapi, Hyunggie aku tidak akan bisa menyiksamu" Ucap Jungkook lagi. Ia memberanikan diri untuk mengelus pipi V. V menikmati setiap sentuhan Kookie.
"Berarti kita pacaran sekarang kan?" Tanya V antusias. Jungkook mengiyakan lagi. Ia melepaskan tangannya dari wajah V, kemudian menundukkan kepalanya dalam. Wajahnya semakin merah. "Kookie tatap aku?" Tanya V sambil memegang dagu Jungkook.
Chuup~
V mencium Jungkook lembut hanya bibir mereka yang menempel dan sedikit lumatan. Jungkook menutup mata menikmatinya. Dia bisa terlena padahal masih ciuman biasa. Yaaaaah, apa yang ku pikirkan. Teriak Jungkook dalam hati. V melepaskan ciumannya tapi dari gerakan Jungkook sungguh tak rela melepaskannya. V menatap wajah kekasihnya detil. Ia tersenyum sambil mengoyangkan kepalanya yang sangat dekat dengan Jungkook sehingga jidatnya bersentuhan dengan helaian rambut Jungkook. Jungkook hanya bisa tersenyum gemas melihat kekasihnya. Kemudian V mencium singkat Jungkook lagi.
Di luar kamar V, Tao, J-Hope dan Rapmon bersembunyi dibalik pintu melihat adegan Vkook yang kasmaran. Umma sangat ingin masuk karena melihat V sudah bangun tapi tiga anaknya ini melarangnya dan menyuruhnya duduk tenang di sana. Nanti Umma bisa pingsan. Memangnya mereka ngapain, pura-pura jadi hantu kah? Pikir Umma Rapmon bingung. Mereka bertiga tak henti-hentinya menguntip dengan wajah lolnya. Pintu kamar V memiliki jendela persegi panjang yang berada di tengah. Dibagian kanan Tao berdiri sambil menunggingkan ekornya. Di sebelah Kiri J-hope menggaruk pintu dengan gemas sambil sedikit berdance pinggul. Di bagian tengah Rapmon berjongkok sambil memegang tepian jendela dan tersenyum imut khasnya.
Back to Vkook
V kembali meluruskan punggungnya. Jungkook memajukan bangkunya antusias. V menatap selimut yang digunakannya. Ia mulai berpikir sepertinya mode Blank Taetae muncul lagi. Jungkook masih senang tiasa memandangi kekasih barunya. Ia memegang tangan V agar V sadar dari mode blank-nya. Jungkook mencuri ciuman V singkat. V terkejut dan senyum. Ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Akhirnya ia mulai pembicaraan.
"Baiklah, Kookie. Aku akan menjelaskannya, dari mana ya? Aku juga tidak mengerti. Sore hari itu, aku bertemu Sehun Sunbae. Seperti biasa aku menyapanya dan mengakatan kau baru saja pulang soalnya aku latihan basket. Sehun Sunbae bertanya pada ku: Apa kau menyukai Jungkook? Aku sedikit berpikir saat itu dari mana Sehun Sunbae tau aku menyukai mu. Yang hanya tau Jimin dan Rapmon Hyung. Apa Jimin kelepasan cerita sama Kai Hyung dan Kai Hyung menyampaikan pada Sehun Sunbae. Tapi esoknya aku tanya Jimin, ia tak pernah cerita pada Hyungnya. Dan lagi, Rapmon Hyung bukan orang yang ember. Karena setau ku Sehun Sunbae itu baik dan mungkin saja akan merestui kita. Jadi aku menjawab aku menyukaimu. Ia bertanya lagi apa kau akan mengatakannya pada Jungkook. Aku menjawab tentu saja. Tiba-tiba saja dia meninjuku. Dia bilang kalau aku tak pantas untuk mu dan akan menyakiti mu. Kau tau aku kan Kookie, aku tak suka dituduh yang tidak-tidak. Aku melawannya dan bilang kapan aku menyakiti mu? Sehun Sunbae seperti kerasukan saja. Ia tak mendengar penjelasan ku, aku dipukulinya sampai babak belur. Aku tak mungkin memukulnya balik kan? Kau baru saja ditinggal kedua orang tua kalian akibat perceraian. Aku tak ingin kau bersedih, Kookie" Ucap V panjang lebar mengelus jidatnya lagi. Jungkook hanya bisa memegang tangan V erat sambil tersenyum sedih. "Aku berjanji pada Sehun Sunbae akan melindungimu, menjaga mu tak akan membuat mu bersedih, tak akan melukai mu. Sehun Sunbae berteriak pada ku Bullshit! Kata-kata itu hanya bisa kau ucapkan sekarang, karena kau belum mendapatkannya. Kalian semua seperrti itu tak ada cinta di dunia ini. Hanya ada nafsu dan perasaan memiliki yang berlebih. Saat kau bosan, kau akan mencampakkannya dengan mudah. Setelah itu, ia mengancam ku. Aku harus menjauhi mu kalau tidak kamu yang akan dipukuli Sehun Sunbae, Kookie. Aku shock dan speechless tak bisa berpikir lagi"
"Hyungiiie, tak mungkin Sehun Hyung memukulku palingan juga perang mulut tapi ia pernah menamparku sih" Bantah Jungkook tiba-tiba terdiam. V menghela nafas dan mengelus kepala Kookie.
"Selama seminggu aku menghindari mu. Sebenarnya tidak itu saja sih mukaku sangat bengkak waktu itu. Aku tidak ingin kau bertanya dan khawatir. Setelah itu, aku tak tahan lagi dan mendengar dari Jimin kau bertengkar hebat dengan Sehun Sunbae. Makanya aku datang malam itu dan melihat kau ditampar olehnya. Aku marah dan memohon padanya. Aku saat itu seperti orang lemah dan menjadi pecundang. Aku berjanji akan menjauh dari mu. Sehun Sunbae bilang jangan pernah mencari Kookie lagi. Kalau sempat aku menampakkan wajah ku didepannya. Ia tak akan mengampuni ku lagi" Kata V panjang lebar lagi. Ia menghela nafas kasar. Jungkook terkaget olehnya. "Ada satu masalah lagi Baekhyun Hyung. Baekhyun Hyung memohon pada ku. Saat aku datang ke rumah habis kejadian itu"
"Memohon apa hyung?"Tanya Jungkook heran
"Ia memohon agar aku mengiyakan syarat Sehun Sunbae. Baek Hyung menyuruh ku melupakan mu" Jawab V serius, Jungkook kanget dan pucat tak menyangka Baekhyun Hyung melakuakan itu padanya. Karena Baekhyun sangat baik dan ramah pada Jungkook. "Ia bilang tak ada gunanya. Soal Sehun Sunbae tak akan pernah tinggal diam. Sebenarnya bukan Sehun Sunbae saja alasannya tapi orang tuaku juga, Kookie. Akhir-akhir ini aku baru tau bahwa Baekhyun Hyung mengorbankan aku. Anak sulung harus bisa meneruskan perusahaan Appanya. Baekhyun Hyung tak bisa meneruskannya, karena ia pacaran dengan Chanyeol Hyung. Ia tak bisa melepaskan Chanyeol Hyung. Ia memohon agar orang tuaku merestuinya. Orang tua ku memberikan Baek Hyung syarat yaitu aku harus bisa meneruskan perusahaan dan menjadi straight. Makanya ia memohon pada ku dan melarang aku bertemu dengan mu. Sebisa mungkin ia mengatur jadwal agar kita tidak ketemu alasannya adalah Sehun Sunbae akan mengamuk. Tapi tenang saja Kookie aku bukan orang yang lemah dan pecundang lagi. Aku sedang belajar baritsu sekarang. Lalu, kenapa Sehun Hyung ingin sekali menjauhkan kita?"
"Taetae Hyung, malam sebelum Tae Hyung dipukuli aku bilang pada Sehun Hyung kalau aku menyukai mu Tae Hyung dan ingin menjadi kekasih Tae Hyung. Sehun Hyung marah, jika kalau kita hanya berteman dia tak akan semarah itu. Aku rasa dia murka sejak dia diputuskan oleh Luhan Hyung. Hyung, jangan bilang pada siapa-siapa ya?" Tanya Jungkook menyodorkan jari kelingkingnya pada V dan V menyambutnya sambil mengangguk. "Aku pernah menstalker Luhan Hyung"
"Heeeeeeee? Beneran?" Tanya V kaget dengan muka lolnya.
"Iya, aku menstalkernya setelah Luhan Hyung pulang kerja. Aku melihat Luhan Hyung jalan dengan laki-laki tampan, bodynya keren tapi wajahnya seperti China blasteran. Awalnya aku pikir dia Hyungnya Luhan Hyung tapi saat aku mengikuti mereka sampai ke apartemen Luhan Hyung. Dia, hyuuuuung" Ucap Jungkook sambil menguncang tubuh V dan V masih antusia memandanginya. "Kiss hyung, tidak seperti kita tadi. Ia french kiss"
"Woooow, swag" Balas V sambil menirukan gaya Suga.
"Yaaaakh, jangan tiru gaya Suga Hyung, Hyungiiie"
"Hehehehe"
"Setelah itu aku langsung pulang dan masih shock. Aku kepikiran menstalker Luhan Hyung karena tiga hari sebelum itu mereka bertengkar hebat. Aku tak tau apa yang membuat mereka bertengkar. Tapi, Sehun Hyung tak mau keluar kamar tak mau ngampus dan hanya memasang wajah datar sekali-sekali melempar buku ke lantai atau dinding gusar. Kemudian semua isi SNSnya seperti menyindir seseorang. Marah dan kecewa hanya itu yang dirasakan Sehun Hyung, ditambah lagi sebulan sebelum itu orang tua kami resmi bercerai. Apa mungkin Luhan Hyung tak tahan dengan Sehun Hyung yang kadang-kadang tempramental sejak ortu kami bercerai ya Hyung?" Tanya Jungkook mengelus dagu pose berpikir.
"Tapi, kok kayaknya Sehun Hyung sudah gak tempramental lagi ya Kookie?" Tanya V blank lagi.
"Huh? Maksud Hyungiie?" Tanya Jungkook memiringkan kepalanya heran.
"Ia tadi aku diinterview oleh Sehun Hyung. Saat Tao Hyung membujuknya ia melunak walaupun masih malas dan kesal melihat ku. Ia meloloskanku. Padahal kalau biasanya, bukannya dia gak mau ketemu dengan ku kan?" Tanya V menjelaskan sambil bertanya lagi. Jungkook hanya mengiyakan dan berpikir lagi.
"Iya, ya Hyung. Oh, iya hyung tau tidak? Tao Hyung itu anak kedua Umma selain Chen Hyung dan Rapmon Hyung. Ia baru pulang kuliah dari Beijing. Awalnya dia sedikit pendiam tapi saat ngobrol dengan Sehun Hyung. Ia jadi terbuka dan sering bercanda tapi juga sering serang kata-kata pedas sih. Tapi Hyung, Tao Hyung itu orang yang perhatian sekali~ Tao Hyung pernah membelikan gelang couple untuk Sehun Hyung loooh. Tao Hyung sering hug back Sehun Hyung sambil bercanda ria. Aku jadi bingung, soalnya Sehun Hyung itu sejak ditinggal Luhan Hyung jadi pendiam dan wajahnya selalu datar. Tapi, semuanya hilang saat Tao Hyung datang. Sehun Hyung tiba-tiba jadi manja. Tao Hyung suka sekali menggunakan gelang, ia pernah memberikan gelang yang dipakainya pada Sehun Hyung. Aneh kan?" Kata Jungkook antusias karena dalam hati Jungkook sangat berterima kasih pada Tao Hyung.
"Apa kita jodohkan saja meraka Kookie?" Tanya V tiba-tiba. "Supaya hidup kita aman dan tentram. Untuk sementara kita backstreet dulu gimana?"
"Ok, Hyungiie. Janji jangan sampai ada yang tau termasuk Jimin Hyung?" Kata Jungkook berjanji dan mengulurkan jari kelingkingnya lagi dan disambut baik oleh V.
"Ok, Kookie. Tak ada yang boleh tau termasuk Rapmon Hyung. " Kata V mengiyakan. "Selanjutnya kita akan mencari cara bagaimana Sehun dan Baekhyun Hyung bisa merestui kita?"
"Terus, Hyung jangan lupa kita harus acting?" Timpal Jungkook mengeluarkan smirknya.
"Acting?" Tanya V blank lagi.
"Iya, kita harus berating. Bahwa kita tidak punya hubungan apa-apa, karena Baekhyun dan Sehun Hyung melarang kita. Kita akan beracting supaya Huang triple kasihan liat kita dan mau membantu kita untuk membujuk Baekhyun dan Sehun Hyung" Jelas Jungkook lagi.
"Ok, Kookie~" Kata V menyetujui.
"Siiip, yaaaaah Hyung aku lupa menelpon Sehun Hyung" Ucap Jungkook panik dan mengambil smart phone-nya sambil mencari nomor selular Sehun.
"Kooooookie yaaaaah" Teriak V.
Sebelumnya Kookie sudah menelpon Zelo agar mau membantunya berbohong. Jungkook menelpon Sehun Hyung.
"Halo, Hun Hyung" Ucap Kookie memberi salam.
"Aiiiiiiish, baru bisa telpon sekarang eoh? Aku menelpon Zelo tadi, ia bilang kau menginap yah? Kau tau kan aku benci sekali tinggal sendirian di sini. Jam berapa pun akan ku jemput kalau kau sudah siap tugasnya? Ayoooooolah Kookie?" Tanya Sehun bertubi-tubi sambil merajuk.
"Tidak usah, Hyung. Hari hujan soalnya, nanti Hyung jadi sakit. Bagaimana kalau begini saja Hyung? Aku akan menelpon Rapmon Hyung. . ."
"Untuk apa menelponnya?"
"Untuk menyuruh Tao Hyung menginap di rumah kita" Jawab Jungkook polos.
"Wae? wae? Kenapa harus Tao Hyung, eoh?"
"Terusnya sapa lagi? Atau mau ma Rapmon Hyung nginap juga? Abisnya Kookie seneng deh liat Hyung ceria lagi. Setiap sama Tao Hyung, Hun Hyung jadi sering tertawa lepas"
"Yaaah, karena dia mungkin punya gen comedian" Elak Sehun blushing.
"Gimana Hyung? Aku yang telpon nanti, ok? Tenang saja Hun Hyung pasti tak kesepian ya?" Tanya Kookie berpose ok ke V. V juga berpose ok.
"Neee, Kookie. Hati-hati ya? Di sini hujan lebat nih"
"Iya, Hyung juga. Jangan keluar rumah. Nanti sakit. Bye Bye Hyung" Ucap Jungkook menutup telpon.
"Bye bye Kookie" Jawab Sehun.
"Tae Hyungiie, aku mau keluar membujuk Tao Hyung agar ke rumah dan bilang padanya supaya merahasiakanku. Kalau aku merawat mu, ok?" Tanya Jungkook.
"Ok, Honey" Jawab V mengacak rambut Jungkook. Jungkook tersenyum pergi ke luar ruangan.
Si kakak beradik yang sedang menguntip itu tiba-tiba panik karena Jungkook mengarah ke mereka. Mereka langsung mencari kesibukan. Rapmon merap gaje, J-Hope dance gaje dan Tao mengambil smartphone-nya dari saku celana jeans pura-pura berselfie ria. Eommanya jadi semakin heran apa anak-anaknya harus periksa kejiwaan? Jungkook membuka pintu dan langsung melongo.
"Tao Hyung, help me~" Rajuk Kookie memegang baju Tao.
"Ada apa Jungkookie?" Tanya Tao, yang lain beralih memperhatikan Jungkook.
"Bisa tidak temani Sehun Hyung di rumah. Sejak ditinggal Appa dan Eomma, Sehun Hyung selalu takut sendirian di rumah. Aku menelponnya tadi, tapi jangan bilang aku merawat V Hyung ya, Tao Hyung? Kumohon Jebal jebal" Kata Jungkook memohon dengan puppy eyes-nya.
"Baiklah, aku akan menginap. Kookie baik-baik di sini ya? Aku sudah menelpon Chen Hyung untuk membawa baju ganti untuk mu?" Kata Tao mengiyakan dan mengelus kepala Jungkook. 'Ada-ada saja mereka berdua ini' Pikir Tao.
Tao meminta izin Eommanya untuk menginap di rumah Sehun dan bilang untuk merahasiakan kejadian ini. Eomma mengiyakan dan mengizinkan Tao pergi. Tao pergi sambil berpamitan kepada kedua dongsaenya, V dan Jungkook. Setelah beberapa menit Tao pergi, Jungkook kembali masuk ke ruangan V bersama Eomma dan J-hope.
Rapmon menunggu mereka di luar. Rapmon kepikiran, kenapa Jungkook tidak menyuruhnya untuk menginap? Ia kan teman SMPnya Sehun. Kenapa harus Tao Hyung? Aku mencium ada udang dibalik bakwan Pikir Rapmon lapar. Aaaah, aku lapar mana sih Chen Hyung lama sekali~ Apa Chen Hyung membawa makanan dengan dapurnya. Gerutu Rapmon dalam hati memegang perutnya
Tiga puluh menit kemudian Chen datang membawakan makanan dan baju ganti untuk Jungkook dan V bersama Xiumin, dan disusul dengan Suga dan seorang namja berkulit putih, tinggi, dan berambut hitam. Parasnya mirip Jungkook dewasa dengan bibir kissable *kissable? Sapa yang bilang tuh? Author bingung #celingak celinguk. Rapmon jangan intrupsi author #diburuA.R.M.Y *. Ia tersenyum ke arah Namjoon. Rapmon yang ingin mengomeli Chen jadi tidak jadi karena Chen sudah membawa santapan manis untuknya. Chen yang merasakan akan diomeli Rapmon jadi keheranan dan mengode Xiumin. Tatapan Chen mengisyarakatkan seperti Namjoon terpikat dengan staffmu. Xiumin tersenyum tipis. Chen mulai berdehem.
"Ini makanan untuk mu" Kata Chen membuyarkan lamunan Rapmon dan menyodorkan bekal kearah adik bungsunya. "Tadi sapa yang menelpon cepat Hyung mana makananku. Sekarang aku datang malah dicuekin"
"Yaaaakh, sapa yang mencuekimu?" Tanya Rapmon tak setuju.
"Matamu" Kata Chen mempout bibirnya.
"Sudah, sudah jangan bertengkar didepan makanan" Ucap Xiumin menengahi kakak beradik yang suka adu mulut padahal gak mau pisah tidur.
"Biarkan saja mereka, Hyung. Mari kita tonton saja pertunjukan comedian ini" Kata Suga merangkul Namja tinggi dan Xiumin. Rapmon hanya cemberut.
"Oh, ya aku lupa. Perkenalkan ini teman kami, dia baru jadi staff di cafe kami selain Lay" Kata Chen tiba-tiba. "Namanya Kim Seokjin"
"Panggil saja aku Jin. Aku tak menggunakan nama Kim lagi" Bantah Jin mengulurkan tangan pada Rapmon.
"Oh, Rap monster"
"Rap monster?"
"Ya, dongsae ku ini seorang rapper dan ia memiliki nama panggung yaitu Rap monster tapi kadang-kadang aku memanggil nama aslinya Namjoon" Jelas Chen sambil merangkul sayang adiknya. Jin beroooh ria. "Mana Tao ya, Namjoon?"
"Tao menemani Sehun di rumah, Jungkook memintanya tadi" Jawab Rapmon duduk dan membuka bekalnya
"Oh, sip. Mereka emang cocok siih ya kan Xiumin?" Tanya Chen asal.
"Nee" Jawab Xiumin yang asik mengeluarkan baju dan celana untuk Jungkook. "Dimana kamar V, Rapmon?"
"Dhi tana Huuung" Jawab Rapmon sambil menguyah makanan yang penuh di mulutnya.
"Yaaaaakh, selesaikan makanmu dulu" Teriak Chen mengambil minum untuk Rapmon. Jin hanya bisa tersenyum melihat tingkah kakak beradik ini
GLEK GLEK GLEK
*Angap bunyi suara Rapmon lagi minum*
"Makanannya enak nggak Namjoon?"Tanya Chen lagi. Rapmon menganggukkan kepalanya antusias sambil minum. "Jin yang buat loh makanya tadi kami lama. Kata Jin tak usah dibeli, lalu dia memasak bahan makanan yang ada di dapur" Kata Chen menggoda adiknya. Rapmon langsung salting dan mengalihkan pembicaraan.
"Iya, tukang makan. Kalau kau pacaran dengan Jin Hyung pasti kau akan senang setiap hari" Goda Suga juga.
"Diam Hyung" Sembur Rapmon.
"Masakanku tak sehebat itu, kadang-kadang makanan yang ku buat malah tak berasa" Bantah Jin.
"Mungkin terasa hambar karena kau tak berkonsentrasi" Kata Chen masih asik memanjakan Rapmon.
"Atau karena tak ada yang menungguimu memasak" Timpal Xiumin. Jin terdiam sambil berpikir, mungkin bisa jadi.
"Emangnya ada hubungannya ya Hyung?" Tanya Suga membuka bekal yang lain dan mencomot sosis.
"Aiiiiish, kenapa dimakan Yoongi?" Tanya Xiumin gemas sambil mencubit pipi Suga, adiknya.
"Hehehehehe, aku tergoda Hyung" Jawab Suga tersenyum manis.
"Bekalnya kan masih banyak Xiumin Hyung" Kata Jin sambil menyodorkan tas jinjing yang isinya bekal semua dan cemilan.
"Tapi. . ." Bantah Xiumin.
"Gak pa-pa Minnie Hyung. Biarkan saja Suga memakannya" Ucap Chen mengelus kepala Suga.
"Hohohoho" Tawa Suga lucu. "Aku akan merestuimu Hyung. Cepatlah nikahi Hyungku yang cantik plus tampan ini. Supaya dia tak cerewet lagi"
"Apaaaaaaaaa? Aku tetap akan cerewet padamu, Yoongi. Walau aku sudah menikah, aku tetap akan mengurusimu dan menceramahimu, mengerti?" Tanya Xiumin sewot. Xiumin sangat perhatian pada adik satu-satunya ini. Soalnya Suga tidak suka mengurus diri dan selalu bertingkah seenaknya.
"Hahahahahaha, iya Hyung" Jawab Suga merangkul Xiumin.
"Kalian akrab sekali" Puji Jin berbinar-binar. 'Pasti menyenangkan kalau punya keluarga seperti ini' Kata Jin dalam hati.
"Aku tidak akrab dengan Chen Hyung kok" Bantah Rapmon masih memakan bekalnya.
"Apa kata mu? Siapa yang minta makan terus?" Tanya Chen gusar dan berbalik menghadap Rapmon. Chen duduk disebelah Rapmon dan menjitak sayang adiknya.
"Aaaaakh, Hyung aku tersendak" Kata Rapmon manja.
"Biarin" Ucap Chen sambil menyembunyikan air mineral yang diminum Rapmon tadi.
"Air, hyung~" Kata Rapmon memohon. Ia tau Hyungnya sekarang sedang ngambek.
"Beraegyo lah" Peerintah Chen berpaling dari Rapmon, ngambek.
"Aegyo? Ommmo" Seru Rapmon kemudian menghela nafas. "Lihat aku Hyung" Chen melihat Rapmon. Rapmon melakukan aegyo yang sangat aneh dan tidak bisa disebut aegyo. Soalnya dia malu sekali melakukan itu.
"Kau benar-benar parah beraegyo Rap Monster" Ucap Chen manggut-manggut. "Xiumin Hyung masih lebih hebat dari pada itu, Namjoon" Chen mencubit hidung Rapmon.
"Yaaaaaakh, makanya nikah saja dengan Xiumin Hyung" Seru Rapmon lagi. Chen sedikit merona sambil memberikan air mineral ke Rapmon.
"Nah, dengar Hyung kami sudah merestuimu" Timpal Suga merangkul lagi Hyungnya.
"Apaaan sih" Kata Xiumin blushing sambil memukul perut Suga kecil. Jin masih saja senyum melihat tingkah kakak beradik ini.
"Hyunuuug, apa Tao Hyung tidur satu kasur dengan Sehun?" Tanya Rapmon setelah meneguk setengah botol air mineral. Jin langsung melonggo dan Chen mengeluarkan bunyi seperti tersedak padahal tak makan apa-apa.
"Satu tempat tidur bukan satu kasur, paboo~ Aiiish Kenapa nanya itu huh?"
"Pasti dia kesepian karena kita biasanya kan tidur bertiga sekasur"
"Yaaaa, itu gara-gara Tao takut gelap. Kenapa kau selalu mematikan lampu, eoh? Aku jadi harus mengungsi supaya bisa tidur disebelah kalian"
"Aku tidak bisa tidur Hyung, atau besok Hyung saja yang tidur dengannya"
"Heeeei, Tao begitu karena mantan pacarnya kan? Apa kau tak ingat sejak itu dia trauma huh?"
"Kenapa Tao Hyung tidak mengeluarkan wushunya ya Hyung?"
"Tao sejak kecil sudah takut hantu kan?"
"Iya tapi walaupun Tao Hyung takut hantu. Tao Hyung pernah menendang Hantu jejadian kok, saking takutnya"
"Ntah, si Kriiiiis brengsek" Tiba-tiba Chen mengumpat membuat Rapmon kaget melihatnya dan Jin shock.
"Mianheee, apa yang kalian maksud itu kris? Wu yifan kah?" Tanya Jin membuka suara.
"Neeee" Jawab Kakak beradik itu serentak dan heran.
"Minahee, dia kakak tiriku" Ucap Jin sedikit ragu dan gugup karena dipandangi mereka berdua. Jin mengutuk dirinya yang begok mengatakan itu. Kenapa ia sangat polos dan jujur. Tapi itu memang sifat kolot Jin."Tapi, setau ku dia pacaran dengan Luhan Hyung. Aku belum pernah dengar ia menyebut nama Tao atau membawa Tao ke rumah."
"Sejak kapan Hyung jadi adiknya?" Tanya Rapmon penasaran.
"Dua tahun lebih ini. Ayah ku menikah dengan Ibunya" Jawab Jin mulai agak tenang. Soalnya iya sangat nyaman dengan mereka semua. Ia takut gara-gara dia menyembunyikan fakta bahwa dia adalah adik tiri Kris. Mereka semua akan menjauhinya dan membencinya. Apalagi Jin sekarang sedang melarikan diri dari rumah makanya untuk bisa tetap hidup ia melamar di cafe Xiumin dan Chen.
"Tepat sekali, Kris memang sudah ada di Korea selama dua tahun ini" Kata Chen meyakinkan.
"Kalian tidak membenciku kan?" Tanya Jin tiba-tiba.
"Tidak lah, kau tau masalah ini?" Tanya Chen gemas.
"Masalah apa?" Tanya Jin kebingungan.
"Ya masalah Kris putus dengan Tao" Ucap Chen lagi. Xiumin dan Suga hanya diam, tak ingin salah bicara.
"Tunggu dulu sebentar. Setau ku selama Kris Hyung tinggal bersama kami, dia hanya punya pacar namanya Xi Luhan. Luhan Hyung juga pernah menginap di rumah kami. Aku benar-benar tidak tau apa hubungan Kris Hyung dengan Tao. Aku sungguh hanya tau bahwa Tao itu adalah adik Chen Hyung dan Hyungnya Rap monster" Jelas Jin semakin bingung.
"Panggil saja Rapmon atau Namjoon. Jadi kau benar-benar tidak tau Hyung?" Tanya Rapmon menyelidik. Tapi, ia melihat pancaran mata Jin yang jujur.
"Aniyoooo, mungkin karena hubunganku dengan Yifan Hyung tidak terlalu baik hehehehe" Jawab Jin menggaruk pipinya yang tak gatal.
"Apa Jin Hyung di apa-apa kan oleh nya?"Tanya Rapmon berdiri dari kursinya dan menatap Jin lekat. Jin jadi gugup di pandangi Rapmon.
'Palingan kau yang akan ngapain-ngapain dia kan, Namjoon' Pikir Chen dalam hati.'Dongsae dongsae ku sudah pada besar. Yang satu tidur bareng, yang satu lagi pandang-pandangan bareng. Xiumin, Xiumin mana Xiumin' Batin Chen meracau gila.
"Chen, mana makannan untuk Eomma, Hoseok, Tae dan Kookie?" Tanya Xiumin berada di ambang pintu bersama Suga yang masih asik mencomot sosis di bekalnya.
"Ini Minnie Hyung" Jawab Chen sambil memeluk Xiumin kangen kayak nggak pernah ketemu selama se abad.
"Chen kenapa?" Tanya Xiumin merapikan poni Chen.
"Aniiii~ Masuk yuuk" Ajak Chen kepada Xiumin. "Ayo Jin~" Jin mengikuti ChenMin.
"Hyung tak ajak aku huh?" Tanya Rapmon.
"Ayo, Rapmon" Kata Jin tersenyum sambil berbalik dan menarik lengan Rapmon.
"Neee" Jawab Rapmon tersenyum menawan.
TBC
Aku mau bilang apa ya? Hahahaha, aku nulis ff ini sambil denger lagu EXO Promise 2014 jadi ngeblank dan sedih bgt. Salahkan track list yang random. Maaf, para reader ada beberapa Chapter memang nggak di tampilkan semua castnya. Soalnya alurnya jadi ribut dan membingungkan. Oh, ya MV Sick/Dope BTS dah release Daebaeeeek. Dukung mereka yaw? Apa aku harus ganti judul kah? Hahaha aku kan selalu telat upload wkwkwkwk
Maaf untuk yang minta Tao jadi uke aku tidak bisa mengabulkannya. Gomawooo~ Semoga masih bisa menikmati ff ku yang abal-abal ini. Bagaimana chapter ini? Apa ngebosenin ya? Mohon saranya~ *Pose dance Love me Right"
Review, Please?
