This Is Wrong

.

.

Cast : Sungmin & Kyuhyun

Rating : T+

Warning : pemain bisa bertambah setiap chapternya. Typo ada dimana-mana.

Cerita tidak sesuai dengan judul.

.

.

Ready!

.

Before...

'euunnghh..' sungmin mengeluarkan leguhannya saat kyuhyun menggelitikan lidahnyan pada lidah sungmin.

"Kyuuhh hen-hentihhkanh" sungmin mencoba mendorong tubuh kyuhyun namun hasilnya tetap nihil. Dan ia hanya bisa pasrah saat kyuhyun kembali menyerangnya.

.

.

:::::::: chapter 4 ::::::::

Diruangan yang sangat besar dengan cat berwarna putih –dominan-, terlihat namja manis yang tengah sibuk dengan laptopnya. Terkadang ia berdecak kesal karena ia salah mengetik atau sebagainya.

"Ais!? Aku lelah~" ryeowook menyandarkan punggungnya ke badan kursi yang ia duduki. Sesekali ia menghembuskan nafasnya dan mengeluarkannya secara perlahan.

Sejenak ryeowook melihat ke arah jam yang bergantung di dalam kamarnya.

"hah~ sudah tengah malam." Ryeowook beranjak dari duduknya menuju pintu kamar. Mungkin ia akan minum untuk membasahi kerongkongannya yang agak kering.

Ia melangkahkan kakinya pelan. Perkataan eunhyuk tadi terus tergiang di kepalanya.

'Mi Hee ahjumma akan datang besok dengan seorang yeoja yang akan dijodohkan dengan kyuhyun. Dan ia juga menyuruh kyuhyun untuk menjemputnya.'

Ryeowook mengurut pelipisnya sejenak. "hah~ ia selalu membuat ku pusing. Dan perjanjian apa yang ia buat dengan ahjumma? Menemukan calonnya dalam waktu seminggu? Ah tidak, bahkan waktunya kurang dari seminggu. Aish! Bocah itu."

Ryeowook berjalan dengan cepat menuju dapur agar ia bisa membasahi kerongkongannya dengan air dingin. Namun, langkah berhenti saat mendengar suara 'aneh' dari dapur.

'eeuugh...'

"suara apa itu?" ryeowook memelankan langkahnya agar ia tidak ketahuan. Ia berjalan menuju saklar lampu agar bisa melihat dengan jelas.

Clek

Saat ruangan itu terang, ryeowook membulatkan matanya terkejut melihat peandangan yang ada di depannya.

"Sungmin hyung!"

137

Sungmin memjamkan matanya erat sambil terus berdoa.

'tuhan, ku mohon tolong aku~'

Kyuhyun masih saja gencar menciumi sungmin. Dan kyuhyun pun tidak mempedulikan air yang turun dari mata sungmin yang terpejam. Tubuh sungmin semakin gemetar saat tangan kyuhyun membuka kancing kemeja sungmin satu persatu.

Clek

Tiba-tiba lampu ruangan itu hidup. Dan sungmin mendengar suara yang sangat ia kenal meneriaki namanya.

"Sungmin hyung!"

Sungmin mengucap syukur karena ryeowook datang diwaktu yang tepat.

Bruk

'hah hah hah'

Sungmin menghembuskan nafasnya secara buru-buru seperti habis merathon. Ia langsung menangis saat merasakan ryeowook memeluknya. Ia sangat malu mengingat apa yang ia alami barusan, dan menatap tubuh kyuhyun yang tertidur dilantai karena ryeowook menariknya dengan kuat.

"sudah hyung~" ryeowook menepuk pelan punggung sungmin yang bergetar karena tangisnya.

137

Kini sungmin berada di kamar ryeowook. Sebelumnya, mereka membawa kyuhyun yang tidak sadarkan diri itu ke kemarnya yang tentunya di bantu oleh Donghae.

"Hyung, maaf kan kyuhyun ne?" ryeowook meminta maaf kepada sungmin atas kejadian yang menimpa sungmin barusan. Sungmin yang mendengar ryeowook meminta maaf hanya membalasnya dengan anggukan dan senyumnya.

"Ini bukan salahmu atau salah kyuhyun ryeowook-ah. Aku tau dia tadi itu pasti sedang mabuk dan itu dilakukannya tanpa sadar." Ucap sungmin tanpa menghilangkan senyum manisnya.

"kalau begitu, malam ini hyung tidur dikaar ku saja." ucap ryeowook. sungmin yang mendengarkan itu menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.

"aku pulang saja ryeowook-ah." Tolak sungmin halus. "tapi hyung, ini sudah tengah malam. tidak baik untuk jalan saat tengah malam." ucap ryeowook yang tetap menyuruh sungmin untuk menginap disini.

"Tapi ryeowook-ah-", "tidak ada tapi-tapian hyung. Sekarang waktunya tidur."

Sungmin hanya bisa menghela nafasnya karena sifat keras kepala ryeowook. akhirnya sungmin tidur satu kamar dengan ryeowook.

"Jalja hyung~" ryeowook langsung memejamkan kedua matanya menuju alam mimpi. Namun tidak untuk sungmin. Namja manis itu masih membuka matanya dan ia kembali mengingat kejadian yang menimpanya beberapa menit lalu.

"aish... lupakan lee sungmin~" dengan paksaan, sungmin memejamkan kedua matanya dan mencoba memasuki alam mimpinya. Dan, beberapa menit berikutnya terdengar hembusan dengkuran halus dari namja bergigi kelinci itu.

137

Pagi cerah menyambut pagi ini di korea selatan. Semua makhluk hidup –manusia- melakukan aktifitas mereka seperti biasa, kecuali namja tampan yang masih bergulung di dalam selimut te alnya.

"hey.. kyu... ireona!" eunhyuk mencoba membangunkan kyuhyun –namja tapan- yang masih berada di alam mimpinya.

"yaakk! Cho Kyuhyun!" suara eunhyuk naik dua oktaf saat kyuhyun mengacukan teriakan eunhyuk.

"baiklaahh.. aku akan membakar semua kaset game mu!" mendengar itu, kyuhyun langsung menegakkan tubuhnya.

"ah~ kepalaku sakit." Eunhyuk langsung memberikan segelas air kepada kyuhyun. Dengan senang hati kyuhyun menerimanya dan langsung menghabiskan air putih yang diberikan eunhyuk dalam sekali teguk.

"bersiaplah. Kitah arus menjeput Mihee ahjumma dan calonmu di bandara."

Eunhyuk melangkahkan kakinya menuju pintu kamar kyuhyun. Namun, langkahnya berhenti saat ia teringat sesuatu.

"ah, jangan lupa. Kau harus meminta maaf kepada sungmin hyung."

Blam

Kyuhyun masih terduduk di atas kasurnya dan memikirkan ucapan hyungnya.

"kenapa aku harus minta maaf?" tanya entah pada siapa. "ah. Aku belum menemukannya. Aish..." kyuhyun mengacak rambut ikalnya menjadi semakin berantakkan.

137

Yesung memakan sarapannya sendiri di apartement miliknya. Sesekali ia menonton acara yang ditayangkan oleh benda persegi panjang tersebut. ia sering melakukannya sebelum berangkat ke kantornya. Namun, kegiatannya berhenti saat ponselnya bergetar menandakan ada pesan masuk dari seseorang.

From : Kim Ryeowook.

Subject :-

'kau sedang apa? Apakah kau sudah bersiap pergi ke perusahaan? Jika belum, bisakah kau kerumahku sebentar? Aku butuh bantuanmu untuk menyelesaikan dokumen-dokumen yang tidak aku mengerti.'

Yesung tersenyum sejenak, lalu mengetik sesuatu sebagai balasan.

To : kim Ryeowook

Subject :-

'ah, saya baru saja akan berangkat. Baiklah sajangnim aku akan mampir.'

Segera yesung saja yesung menghabiskan sarapannya dan keluar menuju basement tempat mobilnya terparkir, kemudian melaju menuju kediaman keluarga cho.

137

Suasana pagi dirumah keluarga cho agak berbeda dari suasana sebelumnya. Biasanya, meja makan akan terisi dengan dua orang saja yaitu kyuhyun dan ryeowook. tapi kini bertambah menjadi empat orang yaitu Kyuhyun, ryeowook, eunhyuk dan donghae.

"cepatlah kyu, ahjumma pasti telah menunggu." Ryeowook membuka suara saat melihat kyuhyun memakan makanannya dengan gerakan lambat.

"ck. Kenapa tidak kalian saja? kenapa harus aku eoh?" tanya kyuhyun ketus.

"itu karena ahjumma sendiri yang memintanya. Sekaligus memperkenalkanmu dengan calon tunanganmu kyu." Kini eunhyuk menjawab pertanyaan yang kyuhyun lontarkan.

"aku tidak percaya kau akan melangkahkan ku magnae. Aku saja belum melamar hyukjae."

Plak!

"akan kubuh kau."

Kyuhyun memutar matanya malas melihat moment yang dibuat oleh donghae dan eunhyuk. Kemudian kyuhyun melirik ke arah ryeowook.

"hyung, kau ikut denganku kan?" tanya kyuhyun. Ryeowook menghentikan cara makannya dan membalas tatapan kyuhyun.

"maaf kyu, aku tidak bisa. Masih banyak dokument yang belum ku selesaikan." Balas ryeowook dengan senyum imutnya.

"Hyukjae hyung~"

"aku ada urusan kyuhyun.."

"donghae hyung?"

"hmm.. aku- ", "Donghae sama sepertiku, dia ada urusan."

Donghae melihat eunhyuk dengan tatapan bingung. Tapi, tak lama kemudian senyum misterius tergambar jelas di wajah tampannya.

"maaf tuan. Tuan yesung kini berada didepan." Ucapan seorang maid kembali menghentikan acara makan keempat namja ini.

"ah, suruh saja dia masuk." Setelah mendapat jawaban dari ryeowook, maid tersebut kembali melangkahkan kakinya menuju pintu utama.

Tak lama, maid itu muncul kembali bersama seorang namja yang mengikuti nya dari belakang.

"oh pagi yesung-ah, Duduk lah. Kau sudah sarapan?"

Yesung membungkukkan badannya sebentar dan mendudukan dirinya di samping kyuhyun.

"pagi sajangnim. aku sudah sarapan di apartement tadi." Jawab yesung sopan. Kyuhyun menatap yesung yang duduk disampingnya lama.

"hyung, kau bisa menemaniku?" tanya kyuhyun pada yesung. Yesung melihat kyuhyun dengan tatapan bertanya.

"temani aku ke bandara menjemput minhee ahjumma." Sebelum yesung mengeluarkan suaranya, suara ryeowook telah lebih dulu keluar.

"yesung akan membantuku kyu~" ucapa ryeowook. mendengar itu, kyuhyun hanya bisa menghembuskan nafas beratnya.

"oh yesung. Kau mau minum kopi?" tanya ryeowook kembali. Sedangkan yesung membalasnya dengan anggukan singkat.

"ahjumma, tolong buatkan kopi untuk yesung ne." Ujar ryeowook pada lee ahjumma saat ia meihat lee ahjumma melewati mereka.

"baik tuan."

137

Di dapur, seorang yeoja cantik yang juga memakai seragam maid sedang menatap seorang namja manis yang tengah melamun.

"ahjumma, sungmin oppa kenapa?" tanya yeoja itu pada lee ahjumma yang tengah membuat kopi untuk tamu sang tuan rumah.

"ntah lah. Sedari tadi ia selalu begitu. melamun atau terkadang mengeluarkan nafas berat seperti sedang memikul beban berat." Ucap seorang namja menjawab pertanyaan yeoja itu.

"tsk. Sungmin-ah.." teguran lee ahjuma membuat sungmin sadar dari alam bawah sadarnya.

"ahjumma memanggil ku?" tanya sungmin sambil menunjuk dirinya sendiri.

"dari pada kau melamun tidak jelas, sebaiknya kau berikan ini kepada tuan yesung." Lee ahjumma memberikan nampan yang berisikan secangkir kopi kepada sungmin agar namja manis itu mengantarkannya ke pada yesung.

"ah baiklah." Sungmin mengambil nampan tersebut dan melangkah ke keluar menuju ruang makan.

::::::::::::::::::::::

"eunhyuk hyung, kau masih mengenalnya kan?" tanya ryeowook pada eunhyuk. Hyukjae menatap lekat yesung kemudian ia tersenyum manis.

"tentu saja aku masihy mengenalnya.." jawab eunhyuk antusias. "apa kabar yesung hyung? Sudah lama sekali kita tidak bertemu." Lanjut eunhyuk dengan semangat tanpa memperdulikan wajah masam orang yang tengah duduk disampingnya.

"kabar ku baik eunhyuk-ah." Balas yesung ramah.

"ekhem." Suara deheman seseorang membuat semua orang yang ada di ruang makan mengalihkan ke arah suara.

"oh aku hampir lupa. Kenalkan dia donghae temanku. Dan donghae ini yesung hyung, dia sekretaris ryeowook." ucap eunhyuk pada donghae. Donghae pun mengulurkan tangan sebagai perkenalan.

"Senang bisa kenalan denganmu yesung hyung." Ucap donghae –sedikit- ketus.

"maaf aku menganggu. Tapi ini kopinya." Sura seorang membuat mereka –kecuali kyuhyun- melihat ke arah suara.

" hai min" sapa yesung. Sedangkan yang disapa hanya tersenyum.

?

"hyung, apa kau sudah sarapan? Bagaimana keadaanmu sudah baikan?" pertanyaaan ryeowook hanya bisa dibalas oleh sungmin dengan senyum kikuk.

"ehhm.. ya sudah lebih baik. Aku permisi dulu." Sungmin segera pergi dari sana dengan nafas terengah-engah seperti habis berlari marathon.

"oppa kau kenapa? Seperti habis lari saja." ucap eunji yang menatap sungmin aneh.

"aku pasti gila" gumam sungmin yang masih bisa didengar oleh eunji.

"yaa.. kau memang sudah gila oppa." Ucap eunji meninggalkan sungmin yang masih memagang dadanya.

Di lain tempat...

"kau sudah minta maaf padanya kyu?" tanya eunhyuk. Kyuhyun menautkan alisnya bingung.

"minta maaf kepda siapa?" tanyanya bingung. Eunhyuk hanya bisa berdecak kesal. "tentu saja pada sungmin hyung." Balas donghae. Kyuhyun kembali memasang wajah bingung.

"memangnya aku salah apa?" tanyanya sok polos. Melihat itu, rasanya donghae ingin melempar namja itu dari sini.

"ah lupakan." Balas eunhyuk. Kyuhyun kembali dengan kegiatannya yang tertunda.

Ddrrtt.. ddrrtt..

Getaran ponsel yang berasal dari kyuhyun, membuat namja itu menghentikan kembali kegiatannya.

"yeobose?"

"..."

"ne. aku sekarang tlah dijalan. Kau tunggu saja atau pergi menggunakan taksi."

Pip

Kyuhyun mematikan ponselnya dan beranjak dari kursinya menuju pintu utama.

"apa dia sudah tiba?" tanya eunhyuk pada ryeowook. sedangkan ryeowook hanya mengangkat bahunya.

"aku keatas. Ada beberapa yang harus ku selesai." Ucap ryeowook meninggalkan eunhyuk dan donghae,sedangkan yesung mengikutinya di belakang.

137

Kini kyuhyun berada di bandara international incheon untuk menjemput bibinya. Sesekali ia melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya.

"tsk, ternyata dia membohongiku." Ucapnya pelan. Lama ia menunggu, akhirnya orang yang ia tungggu tiba bersama seorang yeoja cantik yang tingginya hampir menyemai kyuhyun –jika memakai high heels.

"apa kau sudah lama menunggu?" tanyanya basa-basi. Mendengar itu, kyuhyun memilih jalan lebih dulu meninggalkan mereka dibelakang.

::::::::::: cho's mension :::::::::::::::

Kini di ruang tengah telah berkumpul semua. Ryeowook, Eunhyuk, Kyuhyun, Donghae, Yesung, Seohyun dan bibi kyuhyun –mihee-.

"lama tidak bertemu ahjumma." Ucap eunhyuk sopan. melihat itu, nyonya Oh mengukir senyum aneh sambil melihat kearah donghae.

"apakah dia kekasihmu?" tanya nyonya oh entah pada siapa. Tapi, pandangannya menjurus kearah donghae.

"ya? Ah.. a-aku-"

"ternyata kau dengan ayahmu sama-sama menyimpang." Ucapan barusan nyonya oh membuat donghae terkejut. Sedangkan eunhyuk hanya bisa mengeluarkan nafas beratnya.

"Dia bukan kekasihku~" gumam eunhyuk pelan.

"pagi direktur." Yesung dan ryeowook sedikit membungkuk kearah nyonya oh.

"kau yesung bukan?" tanya nyonya oh dengan senyumannya.

"ne nyonya." Balas yesung sopan. nyonya oh menatap ryeowook dengan intens.

"kau tidak banyak berubah wookie~. Tetap seperti dulu, tidak banyak bicara dan sopan." ucap nyonya oh pada ryeowook. sedangkan ryeowook membalasnya dengan ucapan 'terima kasih'.

"ah aku sampai lupa. Kenalkan dia seo joo hyun dia anak dari mr. Seo." Perkataan nyonya Oh membuat semua mengalihkan tatapan mereka ke arah objek yang dikatakan oleh nyonya oh.

"annnyeong~ seo joo hyun imnida. Kalian bisa memanggilku seohyun." Seohyun membungkukkan badannya sejenak.

"seohyun-ie, mereka semua hyung kyuhyun. Dan kau memanggil mereka oppa karena mereka tua darimu." Ucap nyonya oh dengan lembut. Sangat berbeda saat berbicara dengan eunhyuk.

"dan dia yang akan menjadi calonmu jika dia tidak bisa menepatkan janjinya." Lanjut nyonya oh menatap kearah kyuhyun. Sedangkan kyuhyun hanya bisa berdecih.

"ahjumma, sebenarnya kyuhyun telah menepatkan janjinya." Ucapan yang dilontarkan eunhyuk membuat kyuhyun maupun nyonya oh terkejut.

"benarkah?" ucap nyonya santai. "ah~ kalau begitu bagus. Besok kau ajak dia ke pestamu kyu. dan kenalkan dia pada bibi." Lanjut nyonya oh yang sangat mencurigai keponakannya itu.

Kyuhyun beranjak dari sofa yang ia duduki dan menarik tangan eunhyuk menuju kamarnya.

Kyu's room

"apa yang kau katakan hyung? Aku sudah mempunyai kekasih? Sejak kapan eoh?" kyuhyun langsung menyerbu eunhyuk dengan pertanyaan yang sejak tadi berada di dalam kepalnya.

"kyu, kau tenanglah dulu. Aku melakukannya demi kau agar kau bisa terbebas dari perjodohan ini. aku akan melihatnya saat pesta ulangtahunmu besok. Dan, untuk saat ini kau harus mengikuti naskah yang telah kami buat." Ucap eunhyuk panjang lebar.

Kyuhyun hanya bisa mengacak rambutnya frustasi.

Aku menunggunya esok

137

Malam ini, malam yang begitu cerah. Bintang dan bulan menampakkan diriny tanpa malu-malu. Disebuah rumah yang sangat besar, terlihat begitu ramai. Laki-laki dan perempuan memakai busana yang sangat bagus dan galamour.

Didalam sebuah ruangan, tengah berkumpul empat namja dengan setelan busana yang sangat bagus. ryeowook dan yesung mengenakan busana yang hampir mirip dan hanya berbeda warna (bayangin yewook di mv join hands). Sedangkan haehyuk memakai jass hitam (bayangin di red karpet kcon LA kemaren) menambah kadar ketampanan mereka semua.

"aku akan menjemputnya bersama donghae. Dan kalian tetap lah disini." ucap eunhyuk pada ryeowook dan yesung. Kemudian mereka berempat berpencar dan menjalankan misi masing-masing.

:::::::::::::::::::::

Kini kyuhyun tengah berdiri bersama sang bibi dan bersama seohyun. Sebenarnya kyuhyun sangat malas berdiri bersama sang bibi dan lebih menyenangkan bergabung dengan para hyungnya yang sedang bercekrama dengan orang-orang yang mereka kenal.

"kau tidak lelah?" pertanyaan yang di lontarkan yesung membuat namja berambut ikal ini memutar bola matanya malas. "sebentar lagi mereka akan datang." Ucap ryeowook. kyuhyun yang mendengar itu, mengalihkan tatapannya ke arah pintu. Ia sangat penasaran dengan orang yang dikatakan oleh hyung nya itu.

"apakah dia tidaka datang?" pertanyaan nyonya oh, membuat ryeowook mengalihkan pandangannya ke arah sang bibi.

"dia pasti datang ahjumma." Ucap ryeowook mantap. Ryeowook mengalihkan pandangannya ke arah ponsel miliknya yang bergetar.

"ya, aku akan kesana." Ryeowook mematikan panggilan entah dari siapa dan melangkahkan kakinya menuju pintu utama.

"mau kemana dia?" tanya kyuhyun pada yesung. "mungkin menjemput calon mu." Balas yesung . kyuhyun mohon pamit sebentar untuk kebelakang menuju toilet.

137

Di dalam toilet, kyuhyun terus mondar mandir memikirkan 'siapa orang yang akan menjadi calon palsunya?' apakah dia mantan kyuhyun? Atau orang yang pernah ia tiduri?. Pertanyaan itu selalu tergiang-giang di kepala kyuhyun.

Drrtt

Getaran dari ponselnya, membuat ia menghentikan kegiatannya –mondar mandir.

From : ryeowook hyung

Subject : -

'kau dimana? Calonmu telah tiba.

Kyuhyun kembali menghela nafas panjang sebelum keluar dari toilet.

Dari belakang, kyuhyun dapat meliat orang itu. ia seorang yeoja, yang memakai gaun berwarna biru dan memperlihatkan punggung putih mulusnya. Dan kyuhyun bertanya-tanya siapa dia.

Saat kyuhyun tiba tempat ia berdiri bersama sang bibi, ia menautkan alisnya bingung saat yeoja itu mengalihkana pandangan ke arah lain.

"bibi, ini dia kekasih kyuhyun. Perkenalkan dirimu." Ucap ryeowook.

Saat yeoja itu menghadapkan wajahnya ke arah kyuhyun dan nyonya oh, kyuhyun tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya saat ia tau yeoja itu.

"annyeong nyonya. Lee Sungmin imnida"

::

::

::

Tbc.

Apa lah ini -,-. Sangat tidak masuk akal. Sorry ya, ff ini tambah chapter tambah tidak nyambung. Ini saya sudah berusaha untuk melanjutkan ff ini :D . maaf kalau typo masih berserakan.

Maklum laah.. laptop saya layarnya tinggal setengah jadinya, typo tidak terlihat.

Finally, give me review for this fanfiction.. and thank's for reading ^^

03. August. 2015