Title : Dunia yaoi 6 Sense

Cast : Kim Taehyung/ V (BTS)

Min Yoongi/ Suga (BTS)

Park Jimin (BTS)

Jung Hoseok/ J-hope (BTS)

Jeon Jungkook (BTS)

No Minwoo (Boyfriend)

Rating : T

Genre : Mystery, horror

Length : Chaptered

Disclaimer : BTS and Boyfriend milik Bighit dan Starship. But V he's mine ^o^, Fanfic ini hanya imajinasi author, 100 % milik pemikiran author. I Hope you like this ^^


6 Sense

"Tenanglah, akan ku ceritakan, keundae..."

"Ada yang akan ku tanyakan padamu sebelumnya"

"Mwoya ?" Kenapa aku jadi penasaran begini.

"Apa kau..."

"Mencoba bunuh diri ?"


"Benarkah ? apa terlihat seperti itu ?"

"mungkin sih"

"Aish Jung Hoseok berhentilah bercanda. Aku seriusss" Desis ku, dasar. Ku pikir dia tau sesuatu.

"Ya V, aku sedang mencoba menghiburmu. Kau ini"

"Arraseo, ku hargai usahamu yang gagal itu" Aku mengejeknya, dasar j-hope selalu melakukan hal hal aneh.

"Keundae aku tidak bercanda tentang kejadian itu, jeongmalyo. Kau ingin dengar ?"

"Jika kali ini kau tidak bergurau lagi akan ku dengarkan" Ku lihat J-hope menarik nafasnya, ceritanya akan panjang kah ?

"Begini, sebenarnya saat itu kau…"

.

.

.


Aku bejalan di koridor, mengingat sekarang sudah jam 5 sore pasti sepi karena kelas berakhir kan jam 3. Oh panggilan lagi dari eomma, aku malas mengangkatnya dan mengiriminya pesan.

'Eomma aku segera sampai'

'Palli. Hati hati nee'

'Arraseo'

Huh, aku tidak akan tidur cepat malam ini karna eomma pasti akan menasehatiku dan menanyaiku macam macam lagi. Sebaiknya aku bergegas. Belum lagi perkataan J-hope tadi terus teriang di kepalaku.

'Kau sedang berlari seperti dikejar seseorang hingga kau tidak melihat jalan dan tersandung jatuh dari lantai 2. Dan kejadian itu hanya Kim ahjumma dan aku -yang tidak sengaja melihatnya- yang tau.'

Memangnya siapa seseorang yang J-hope maksud, Minwoo kah ? biasanyakan aku bermain dengannya jadi tidak apa kan, huh dasar berlebihan.

Tuk

Apa itu ? Ketika aku menengok kebelakang tidak ada apapun, mungkin hanya perasaanku saja.

Aku melanjutkan jalanku yang sebelumnya sempat terhenti karna suara tadi. Namun aku harus berhenti kembali ketika aku melihat sebuah pintu terbuka secara perlahan dihadapanku. Ada yang belum pulang kah ? sebaiknya aku menemuinya dan pulang bersama, ide bagus.

"Annyeonghaseyo" Brak

"Yoongi-ya !" Aku langsung panik ketika mendapati tubuh Yoongi langsung terjatuh dihadapanku.

"Yoongi-ya, ireona !" Aku mengguncang tubuhnya namun ia tak merespon sama sekali, ia pasti pingsan. Aku menggendongnya di punggungku. Nasib baik aku masih bisa merasa deru nafasnya. Aku benar benar khawatir. Sebaiknya aku membawanya ke rumah ku dulu.


Di rumah aku langsung membaringkan Yoongi di ranjangku. Aku keluar untuk mengambil kompres dan minum. Aku mengompres kepalanya dengan hati hati, badannya tidak panas tapi kenapa ia pingsan ?.

Selesai mengompres, aku melihatnya khawatir, aku berdoa agar ia dapat sadar dan mengatakan padaku apa alasasn ia pingsan.

"Taehyung-ah"

"Taehyung-ah !" Uh, mwoya ?

"eungh, mwo ?" Aku merasa ada yang mengguncang lenganku

"Tae-yah !" Tunggu, ini suara Yoongi kan. Ku buka mataku dan benar aku melihat Yoongi yang duduk sambil melihat ku. Syukurlah ia sudah sadar.

"eh mian Yoongi-ya. Kau sudah bangun dari tadi ?"

"em ne"

"Yoongi-ya kenapa kau tiba tiba jatuh dan pingsan tadi" Ku lihat Yoongi mengeratkan genggamannya pada selimut yang hampir menutup seluruh badannya kecuali wajahnya.

"aku-aku.." Aku memperhatikannya lekat

"katakanlah" Aku menggenggam tangannya mencoba menghilangkan ketakutannya dan mau bicara padaku.

"Aku..melihat seseorang-di kelas dan dia mencoba menangkapku. Aku takut" Yoongi semakin mengeratkan genggaman tangannya padaku.

"Siapa yang kau lihat Yoongi-ya ?" Aku membelai pelan rambut caramelnya.

"seseorang, yang aneh. Aku tidak tau pasti siapa dia, tapi aku seperti pernah melihat wajahnya"

Cklek

Aku dan Yoongi spontan melihat kearah pintu, dan aku menemukan Minwoo berdiri disana dengan memegang boneka tedy bear berwarna putih yang menjadi favoritenya.

"Ada apa Minwoo-ya ?" Aku tersenyum kearahnya. Namun Minwoo tak menjawabku malah melihat Yoongi tajam, eh ?

Minwoo mendatangi kami dan menarik tanganku keras. Apa ia cemburu pada Yoongi karna aku tak menemaninya bermain ?

Minwoo membawaku keluar kamar dan ku lihat wajahnya benar benar badmood.

"kenapa eum ? kau marah karena aku tidak bermain denganmu ?" Tebakku

"Jauhi dia Taehyung-ah ! dia bisa melukaimu" Aku menaikan sebelah alisku. Memangnya kenapa dengan Yoongi ? aku tidak merasa dilukai jika bersamanya malah sebaliknya aku merasa nyaman dengannya.

"Yoongi-ya ? dia baik padaku. Kenapa kau berkata seperti itu ? " Aku heran dengan perubahan Minwoo yang drastis seperti ini. Tidak biasanya ia mencampuri pertemananku.

"Kumohon jauhi dia Taehyung-ah. Dia-yang sudah membuatmu jatuh dari tangga !" Aku membelakakkan mataku tidak percaya, jeongmalyo ?


T.B.C

A/N : Huuaa mianhae readers baru publish sekarang, Cha lagi banyak kerjaan soalnya, mianhae ToT. Cha bakal publish cepet buat next chap doain nee biar Cha bisa publish secepatnya ^^. RNR juseyoo~