LOVE SICK
"The Chaotic Lives of Blue Shorts Guys"
Disclaimer : Plot by INDRYTIMES, english-translated by KudaLakorn and characters by God.
Rating : T
Cast : WINNER. B.I of iKON. Taeyang of BIGBANG (just mentioned)
.Seungyoon X Taehyun.
Other cast will be revealed soon.
Warning : Boys Love and a lil bit straight content too. Typo everywhere. Sedikit perubahan dan penambahan disana-sini untuk keperluan cerita itu sendiri.
Zi hanya men-translate ulang, bukan mem-plagiat~ ^-^
Summary : "I'm not a fucking homo! Asshole!", "Atau aku salah dengar?!", "Goddamn you, Kang Seungyoon! Jadi kau benar-benar gay!", "Eh? Jadi aku salah paham?", "Apa aku bisa keluar dari sini dengan selamat?".
CHAPTER 2: DON'T YOU!?
"Hey, Taehyun-ah! Jadi bagaimana?!" Seperti biasanya, Minho menjadi orang yang pertama kali menyapaku saat kembali ke ruang klub kami. Dia mulai berbicara setelah aku tiba setengah detik yang lalu.
Jujur saja, aku tidak tahu harus menjawab apa. Maksudku, aku marah, kesal, dan apapun itu. Apa maksud Seungyoon dengan berkata seperti itu padaku? Aku mengenalnya - meski tidak disengaja - sudah sejak lama, tapi aku tidak pernah tahu kalau ia adalah orang yang 'aneh'.
"I'm not a fucking homo! Asshole!"
Itu yang tadi kuteriakkan padanya 5 menit yang lalu sebelum aku keluar dari ruang osis dan langsung kembali ke ruang klub. Aku tidak bisa mempercayai telingaku sekarang. Aku tidak pernah menyangka akan mendengar hal itu dari Kang Seungyoon, sang perfect icon. Penampilannya. Keluarganya. Perilakunya. Nilai-nilainya. Sikap bersahabatnya. Dan bahkan ia memiliki kekasih yang sangat cantik.
Kekasih yang cantik?!
Pabo saram... dia sudah punya kekasih, bukan? Dan gadis itu juga sangat populer di sekolahnya.
Ditambah lagi, aku sudah mengenal Seungyoon cukup lama. Meskipun kami tidak sebegitu dekat, tapi Seungyoon itu temannya Tao yang juga berteman dengan Sehun. Dan Sehun adalah teman sekelasku. Membingungkan? Memang begitulah adanya hehehe.. Ketika kami tidak sengaja bertemu atau berpapasan saat di sekolah, terkadang aku tersenyum padanya. Atau jika aku sedang beruntung dan dia berada di barisan paling depan ketika di kantin, aku akan memintanya untuk mengambilkan beberapa makanan untukku juga. Kadang ketika klub kami mengadakan konser, aku akan menemuinya dan menawarkannya beberapa tiket untuk menonton.
Tidak pernah menyangka ia berpikiran seperti itu tentangku selama ini.
Dan sebenarnya, jika kau bertanya padaku siapa saja murid di sekolahku yang ternyata adalah gay, Seungyoon mungkin orang terakhir yang terlintas di pikiranku.
Atau aku salah dengar?!
Cuaca hari ini mulai dingin. Mungkin karena sudah menjelang bulan November yang berarti awal dari musim dingin. Bukankah seharusnya saat ini aku menghabiskan sepanjang waktu dengan mengunci diri di kamar dan bermain video game? Tapi ternyata, sesuatu hal membuatku malah mendatangi mansion besar di hadapanku ini.
Aku pernah mengunjungi mansion ini satu kali kurang lebih 2 tahun yang lalu. Anak laki-laki tertua di keluarga ini mengadakan pesta ulang tahun ketika ia berumur 15. Aku tidak dekat dengan anak itu atau siapapun yang tinggal disana. Tapi kami berada dalam satu angkatan dan rumah kami berdekatan. Temanku - yang entah bagaimana bisa dekat dengan anak itu - memohon padaku untuk pergi dengannya ke pesta itu.
Tidak pernah terpikirkan aku akan kembali mendatangi tempat ini. Dan untuk alasan yang terdengar menggelikan pula.
Kupakirkan motorku di depan gerbang besar itu dan mondar-mandir sambil berpikir keras. Aku dapat melihat bel di samping kanan gerbang berteriak meminta untuk kutekan. Tapi alasan mengapa aku kemarilah yang membuatku sulit untuk melakukannya.
Apa keputusanku datang kemari ini benar? Damn, that goddamn Seungyoon! Jika ia tidak menarik perkataannya kembali, aku akan menghajarnya!
Sebelum aku mulai berencana berteriak untuk mencoba memanggil seseorang didalam sana, kulihat bayangan seseorang bertubuh tinggi berjalan-jalan di sekitar taman. Ini cukup mencuri perhatianku. Siapa dia? Setelah cukup berpikir, akhirnya aku menyadari satu hal.
Hanya ada satu anak laki-laki di rumah ini!
"Seungyoon-ssi! Seungyoon-ssi!" Aku mencoba meneriaki nama pemilik bayangan itu. Tidak terlalu keras, hanya agar dia menyadari jika aku sedang berada di depan rumahnya.
Sepertinya usahaku terbayarkan! Si aneh yang sedikit tampan itu berbalik dan terlihat terkejut. Tentu saja, ia tidak akan pernah berpikir aku berada di depan rumahnya malam-malam begini. Akhirnya ia berjalan menuju tempatku berdiri, dan aku baru menyadari kalau ia ternyata sedang menelpon seseorang.
Maaf sudah mengganggumu, tuan Kang..
Tapi sepertinya ia terlihat tidak merasa terganggu denganku. Rasa terkejut masih terlihat di wajahnya. Aku bisa melihatnya yang hampir terburu-buru menutup telponya.
"Hey. Ada perlu apa, Taehyun-ssi?" Ia keluar melali pintu kecil yang merupakan bagian dari gerbang. Aku masih tidak tahu apa yang harus kukatakan padanya sekarang.
"Uh... well, I…." Aku harus berkata apa?! "I…."
"Apa kau kemari untuk membicarakan soal yang kukatakan hari ini?" Banzai! Ya! Terima kasih karena sudah mengatakannya untukku.
"Yeah, soal itu." Jawabku sambil menunjuk wajahnya. "Kita harus bicara. Aku datang ke kantor OSIS sore ini dan melihatmu disana. Aku bertanya padamu soal anggaran klub yang terpotong. Dan kau berkata bahwa ini karena B.I menolak berbicara selama rapat anggaran dan aku -"
"Aku ingat apa yang terjadi, Taehyun-ssi." Ia memotong perkataanku karena sepertinya dia tidak ingin mendengar keseluruhan ceritanya. Ya terserahlah.
"Well, terima kasih karena masih mengingatnya. Jadi kau juga pasti masih ingat tentang yang kau katakan untuk membantu klubku. Tapi apa yang kau minta untuk balasannya? Aku pikir aku tidak mendengarmu dengan baik. Sesuatu tentang menjadi kekasihmu. Aku mengumpat padamu dan pergi. Maaf, mungkin pendengaranku sedang bermasalah.
"Kau mendengarku dengan baik, Taehyun-ah."
"Tepat sekali, aku menyadari hal itu jadi aku datang kemari untuk bertanya apa yang sebenarnya kau kata-! Huh?! Apa?!" Apa yang baru saja ia katakan? Aku rasa aku tidak mendengarnya lagi. Kupikir aku harus membersihkan telinga ini sesampainya di rumah nanti. Dan lagi, apa tadi ia mulai menghilangkan embel-embel 'ssi' dari namaku?
"Aku berkata kalau kau mendengarku dengan baik. Mau berkencan denganku?"
Goddamn you, Kang Seungyoon! Jadi kau benar-benar gay!
Dan aku malah datang ke rumahnya! Apa ia akan berbuat sesuatu padaku?!
Tiba-tiba tubuhku mulai bergetar dari kaki hingga kepala. Aku juga sangat yakin kalau wajahku pasti memucat.
Dengan perlahan kulihat wajah tampannya memperlihatkan sebuah senyuman. Jujur, aku tidak ingin tahu apa yang ia coba ia katakan padaku. Yang pasti, ini saatnya bagiku u tuk pergi!
"Hey, Taehyun-ah! Dengrkan aku dulu!" Damn, ia tidak membiarkanku pergi! Aku sudah separuh jalan meunuju motorku saat ia memegang tanganku. Umma.. Appa.. aku ingin pulang~
Akhirnya kuputuskan untuk berbalik dan menghadap padanya, karena aku merasa tidak aman jika aku memunggunginya di saat seperti ini.
Mataku tetap tertutup rapat saat aku mulai mencoba menarik tanganku, memohon padanya sambil masih merasa ketakutan. Kondisiku sekarang benar-benar menyedihkan, bahkan terlalu menyedihkan untuk dilihat. "Aku tidak seperti itu! Tolong jangan menyukaiku! Maafkan aku! Aku benar-benar tidak bisa berkencan denganmu!" Aku benar-benar memohon padanya sekarang. Aku akan berlutut padanya jika itu harus. Aku hanya ingin ia melepas tanganku agar aku bisa pergi. Aku belum siap untuk ini, God!
"Hey! Biarkan aku selesai bicara, Nam Taehyun! Aku juga bukan yang seperti itu!" Seungyoon menggoyang-goyangkan badanku yang akhirnya membuatku membuka mata.
Eh? Jadi aku salah paham?
"Masuklah dulu, akan kujelaskan semuanya."
Dia lalu menarikku masuk ke rumahnya! Apa aku bisa keluar dari sini dengan selamat?
TO BE CONTINUE
Sorry kawan-kawan, kemaren chapter 1 Zi hapus karena terrrrlaaaalu banyak typo '3'
Jadi, Zi posting dua chapter sekaligus hari ini~ Semoga ada yang suka sama translate-an ini ^-^v
Happy Reading everyone~
cjisback (benarkah tulisannya begini? '-'a)
Thanks a lot ci~ Ay ay captain! ^^
kommdeskey
Wah sama~ Zi juga ngefans Namtae ^^ /sakuin namtae, bawa pulang/ Iya, lagi suka banget soal nya sama LS, juga sama Namtae. Jadi inilah hasilnya ^^ Ay ay captain! ^^
MIURin
Nado khob khun na~ /? Zi sih ngga sempet download semua yang season 2, makanya galau '3' Aduh ngga tau semua real name nya, apalagi yang fresh camp. Paling sukanya sama WhiteCaptain, NgernAugust, sama yang meranin ShayPop plus OmMick ^^ Thanks a lot Rin~ Ay ay captain! ^^
Guest
Zi malah belum baca yang 50-an '3' Thanks a lot ya~ Ay ay captain! ^^
Kimo31
Ooo tentu saja~~ Zi kan fujo /eh? Hehe lagian Zi suka sama jalan ceritanya, ngga terlalu berat ^^ Thanks a lot ya Kimo~
