Note : sugoiii~ banyak yang suka dengan FF ini, padahal saya suka minder sendiri kalau harus publish FF YeWon. Padahal YeWOn adalah Couple pertama yang saya suka di SJ. Yosh, minna-san hontouni domo arigatou gozaimasu... [Oi, bahasanya campur-campur begini... maaf reader saya sedang mempelajari dasar-dasar bahasa jepang, china dan korea... ごめなさい (gomenasai), 저성합니다(jeoseonghamnida), 对不起 (dui bu qi / tui pu chi) hehe mungkin sedikit itu-itu saja. Maaf jika bahasa saya sedikit aneh, karena terpengaruh dari bahasa yang sedang di pelajari... )]
Have a Nice Read
Night Evil Club.
Terlihat seorang namja duduk di depan meja bartender, di depannya ada beberapa gelas bekas anggur yang telah kosong. Pandangannya tak beralih dari seorang namja manis yang tengah duduk di pangkuan seseorang.
"kenapa jadi seperti ini...?" raungnya lemah, namun jelas sekali dia frustasi. Dengan kesal dia meremas helaian rambutnya yang hitam kelam. "apa yang aku lewatkan sebenarnya...?" erangnya lagi seraya terus bertanya pada dirinya sendiri. Matanya beralih dari namja manis itu dan menatap kosong pada gelas di genggamannya, menerawang menocba membuka lembaran-lembaran lama memori hidupnya.
Flashback 7 years ago
2 orang namja terlihat tengah bersenda gurau dengan serunya di dalam sebuah apartemen yang sederhana.
"siwonnie..." ujar salah satu namja itu dengan lirih, membuat namja yang lainnya menghentikan tawanya dan menatap bingung pada namja yang memanggilnya.
"ada apa, yesungie...?" tanya siwon kepada namja yang ternyata bernama Yesung itu. Dengan perlahan Siwon mengangkat dagu Yesung agar mendongak ke arahnya.
"aniya..." jawab Yesung seraya memberikan sebuah senyuman yang sangat manis.
"hei, ada apa...?" paksa Siwon pada Yesung, dia terlanjur penasaran dengan apa yang ingin di tanyakan oleh Yesung.
"umh... sebenarnya..." mata Yesung terus bergerak gelisah melihat ke semua arah kecuali mata Siwon, dia tak bisa memandang mata itu terlalu lama.
"hei...-" Siwon menangkupkan kedua pipi Yesung dengan tangan besarnya, membuat Yesung menatap lurus ke arah 2 matanya. "tatap mataku dan katakan apa yang ingin kau tanyakan..." dengan lembut Siwon memandang mata Yesung yang memancarkan keraguan yang tak dapat di sembunyikan lagi.
"umh... sebenarnya hubungan kita itu apa namanya?" tepat setelah selesai mengucapkan itu Yesung langsung menundukkan kepalanya, semburat merah tercetak jelas di pipinya. Membuat Siwon gemas dengan kelakuan namja manis di depannya dan tersenyum dengan tampannya.
"yesungie...-" panggil Siwon seraya mendekap namja manis di depannya, membenamkan sisi wajah Yesung di dadanya tepat dimana jantungnya berdetak dengan kencang seperti ingin pecah. "sebenarnya, aku ingin mengatakannya dari dulu hanya saja aku tak punya keberanian... dengarlah dengan cermat, jantungku berdetak tak karuan seperti ini membuatku sesak namun bukan sesak yang menyakitkan tapi sesak yang begitu menyenangkan dan indah. Dan hanya saat di dekatmu jantungku seperti ini..." lanjut Siwon dengan nada suara yang begitu lembut. "wo ai ni..." akhirnya kata itu terucap juga dari mulutnya.
Namun, Yesung tak mengatakan apa-apa dia hanya semakin mengeratkan pelukannya pada pinggang Siwon. Entah apa yang harus Ia jawab, Ia menyukai namja tampan yang kini memeluknya. Namun, keadaan tak membuatnya yakin untuk terus bertahan di samping Siwon.
"wo ye ai ni..." jawab Yesung dengan lirih tapi masih bisa di dengar Siwon membuat senyuman Siwon semakin cerah.
"jadi...? sekarang kau tahukan apa nama hubungan kita, baby..." ujar Siwon sambil terkekeh kecil saat jemari mungil Yesung mencubit pinggangnya mesra. "kenapa? Kau malu aku memanggilmu seperti itu...? baiklah, aku akan memanggilmu Kura-kura lamban saja... awww..." ocehan Siwon berakhir dengan jeritan kesakitannya saat Yesung dengan sadis mencubit pinggangnya sekuat tenaga.
"ya, Kuda Mesum... awas kau ya..." teriak Yesung sambil berusaha mengejar Siwon dan berniat memukulnya dengan bantal Kura-kura yang Ia acung-acungkan. Sedangkan Siwon terus berlari menghindari Yesung sambil tertawa renyah mengabaikan tampang Yesung yang cemberut sambil berlari mengejarnya.
Flashback Off
Dengan gontai, Siwon berdiri dari duduknya dan melangkah mendekat pada sepasang namja yang kini tengah berciuman dengan panas. Tanpa kata-kata Siwon menarik salah satu namja itu dan membawa namja itu ke dalam dekapannya.
"aku merindukanMu, Yesungie..." lirihnya dan
Brukkk
Seketika kesadaran Siwon pun hilang dan membuatnya jatuh terduduk di lantai bar depan sofa VIP, meninggalkan namja yang di peluknya tadi dalam kebingungan dan namja itu segera berteriak memanggil penjaga keamanan yang ada disana untuk membantunya membawa namja yang pingsan itu.
"siapa namja ini...? kenapa dia mengenalku...?" tanya Yesung bingung sambil mengekori para penjaga yang membawa Siwon menuju kamar pegawai miliknya yang ada di Club itu.
Sesaat setelah sampai disana, Yesung meminta para penjaga itu meninggalkannya berdua dengan namja itu. Yesung bahkan lupa dengan bosnya yang tadi sedang bercumbu mesra dengannya.
"hei tuan," ujar Yesung seraya menepuk pipi Siwon dengan lembut. "apa aku harus menunggunya sampai sadar?" tanyanya lagi pada diri sendiri. "baiklah, aku akan menunggunya saja sampai Ia sadar." Akhirnya Yesung memutuskan apa yang akan dia lakukan.
Beberapa menit kemudian, terdengar erangan lemah dari namja yang telentang di kasur siapa lagi kalau bukan Siwon. Siwon mencoba bangkit dan memijit pelipisnya, kepalanya terasa pusing. Suara pintu yang di buka mengalihkan perhatian Siwon, dan seseorang yang masuk membuat Siwon melebarkan matanya kaget.
"Yesung..." panggilnya dengan lemah.
"umh, apa anda baik-baik saja tuan..." tanya Yesung dengan polos. "apa anda haus, ini saya ambilkan air putih." Lanjut Yesung.
"aku hanya menginginkanmu..." jawab Siwon tak sesuai dengan yang di tanyakan serta di tawarkan Yesung. "mengertilah, aku hanya menginginkanmu kembali padaku..." lanjut Siwon dengan frustasi.
"maksud anda...?" tanya Yesung tak mengerti, sebenarnya apa yang coba di sampaikan oleh namja tampan di depannya ini.
"kau melupakanku? Apa yang terjadi padamu...?" racau Siwon sambil berusaha meraih Yesung untuk berada dalam dekapannya.
"Cukup Tuan, saya tak mengerti dengan apa yang anda bicarakan..." tekan Yesung. dia sungguh tak mengerti dengan apa yang Siwon bicarakan.
"Baby~..." lirih Siwon.
Deg !
Yesung merasa hatinya berdenyut sakit, sakit yang menyesakkan. Kepalanya terasa pusing, berdenyut-denyut menyakitkan. Pandangannya jadi mengabur, apa yang dia lihat tak jelas seperti biasanya. Kilasan-kilasan memori masa lalunya yang terlupakan memasuki otaknya bagaikan potongan gambar yang memaksa Yesung untuk mengingat. Mulutnya terus meracau mengatakan kepalanya sakit seraya memukul kepalanya.
Melihat itu membuat Siwon tak mengerti apa yang terjadi, dan segera menghampiri Yesung lalu memeluk namja itu dan mencengkram tangannya dengan tekanan yang lembut. Berusaha menghentikkan Yesung dari menyakiti dirinya sendiri.
"sssttt... tenanglah, tenanglah Yesungie..." bisik Siwon dengan lembut.
Tapi Yesung malah terus meracau kesakitan hingga akhirnya pintu kamar itu terbuka dengan paksa dari luar. Beberapa orang memakai jas hitam masuk dan segera membawa Yesung keluar. Keadaan itu jelas saja membuat Siwon bingung dan segera beranjak berdiri hendak mengikuti kemana mereka membawa Yesung pergi. Namun, suara yang menghentikkannya membuatnya tertegun.
"berhenti, Siwon." Ujar suara itu dingin. "kau hanya membuatnya mengingat penderitaan yang dia alami. Pergilah, dan jangan pernah mencoba untuk menyakitinya lagi." tepat setelah mengucapkan itu namja itu pergi mengikuti anak buahnya yang tadi membawa Yesung.
Meninggalkan Siwon dalam keadaan yang sangat membingungkan, Ia tak mengerti apa yang terjadi. Ia baru saja kembali dari luar negri, bukan? Jadi Ia pun tak mengerti. Hanya satu yang Ia tahu, kepergiannya membuat Yesung menderita. Itu saja.
Dalam keheningan, seorang Siwon yang selalu terlihat kuat dan tegar kini menangis. Menangisi cintanya yang tanpa sadar telah Ia sakiti.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Note : ha-hallo... bagaimana chapter perdana ini? saya rasa banyak typo's karena belum saya edit.
Terimakasih atas reviewnya di chapter prologue. Saya terharu karena banyak yang suka. Hehe
Sunbae-sunbae yang sudah mahir dalam membuat FF YeWon, saya mohon bimbingannya *bow.
Yosh. Sekali lagi, mohon reviewnya di chapter perdana yang pendek ini.
Thanks to :
Mitha3424 – – yesung ukeku – CloudYesungie – tasya – Shinkwangyun – Choi Kyu Woon – Mylovelyyeye – cloudsiwonest – ollla – hys – kim rose – kyutiesung – Ye'Im Clouds – Masiwoon – CLOUDSiwonest – yeojakim2 – alinzajazky – Cloud – sukayesunguke – Epil Tetangga – Jeremy Kim84
Sign,
Afifa Han.
