Note : untuk kali ini saya ngga akan bicara apa-apa, silakan di nikmati saja. Terima kasih atas review nya kemaren, oh iya ceritanya kemaren saat di bar karena pusing Siwon ngga nyadar kalau yang nyuruh dia buat jauhin Yesung itu Kyuhyun, karena sebenarnya Kyuhyun sama Siwon itu teman baik. Mohon kerjasamanya juga untuk chapter 3 ini.
_-_Happy Reading_-_
.
.
.
.
.
NightEvilClub
Suara hingar bingar musik yang menghentak begitu memekakkan telinga. Kadang saya sendiri di buat heran apa enaknya berjoget desak-desakkan serta musik yang begitu memekakkan telinga, tapi bagi mereka para penikmat musik keras seperti itu, mereka menyebutnya bagaikan surga. Hell, yes... in my opinion. Oke, lupakan pendapat saya. Mari ke TKP.
Kyuhyun mengawasi keadaan club miliknya, namun matanya tetap tertuju pada panggung yang tengah mempertontonkan seseorang yang sedang beraksi, kurasa kalian tahu maksudku dengan "beraksi".
Mata Kyuhyun terus saja mengawasi namja tersebut, mengawasi namja yang kini tengah ber-pole dance dengan pakaian sexynya. Perlahan tatapan mata Kyuhyun berubah sendu, Kyuhyun mengingat saat pertama kali Ia menemukan Yesung dan membawanya menuju rumahnya.
.
Flashback
.
Dengan terburu-buru Kyuhyun mengendarai mobilnya. Bawahannya-bisa di bilang mata matanya-bilang 'mereka' semakin keterlaluan pada Yesung. Dan sekarang 'mereka' membawa Yesung pergi entah kemana. Kyuhyun semakin khawatir dengan ini, ya katakan Kyuhyun terlalu overprotectif. tapi Kyuhyun mempunyai alasan mengapa Ia melakukan ini, mengawasinya dari jauh dengan menjadi bayangan seorang Kim Yesung. Melindungi seorang Kim Yesung yang tak pernah tahu perasaan seorang Cho Kyuhyun yang begitu dalam padanya.
꿈이라면좋겠어꿈이라면멈춰줘Don't Leave Me, Don't Leave Me
자다가도널불러아직도아븐가봐Don't Leave Me, Don't Leave Me
Suara dering ponsel membuyarkan konsentrasi Kyuhyun yang tengah menyetir. Tanpa melihat siapa yang menelpon Kyuhyun segera memakai headsetnya dan menjawab telepon tersebut.
"hm...?" ujar kyuhyun membuka percakapan.
'Kami terus mengekori 'mereka' dengan jarak yang aman, hanya saja...' jeda si penelpon.
"hanya saja...?" tanya Kyuhyun dengan kening yang berkerut.
'hanya saja 'mereka' menuju daerah busan, kami tak tahu apa yang akan 'mereka' lakukan pada target... sajangnim.' Jawab si penelpon-yang ternyata mata mata Kyuhyun.
"terus ikuti mereka, saat mereka melakukan sesuatu yang mencurigakan segera beritahu aku lokasi tepatnya. Aku akan menyusul kalian kesana..." jawab Kyuhyun dengan semakin menambah kecepatan laju mobilnya serta menutup telponnya dengan sepihak.
"apa yang akan 'mereka' lakukan kali ini Kim Yesung...?" tanya Kyuhyun dengan prustasi.
'ku mohon bertahanlah dan aku akan membawa pergi... aku akan menyelamatkanmu tak peduli apapun yang akan ku hadapi...' desah Kyuhyun dalam hatinya, bertekad, berjanji pada dirinya sendiri. Tanpa sadar jika janji yang Ia buat akan membuatnya terbelenggu karenanya.
.
.
.
Saat sampai di busan, Kyuhyun segera menanyakan alamat yang di dapatnya dari bawahannya.
"chogiyo~ ahjussi..." tanya Kyuhyun memberhentikan seorang ahjussi yang tengah berjalan.
"ada apa, anak muda...?" tanya ahjussi tersebut dengan ramah.
"apakah ahjussi tahu saya harus pergi kearah mana jika ingin mencapai tempat ini...?" tanya Kyuhyun seraya menyerahkan selembar kertas yang berisikan nama suatau daerah.
Sesaat setelah membacanya, ahjussi tersebut mengernyitkan keningnya. "anak muda, apakah kau yakin...?" tanya ahjussi tersebut dengan ragu.
"ne...?" jawab Kyuhyun dengan bingung. Kenapa ahjussi ini malah menanyakan keyakinanku dengan nama daerah ini, dasar aneh... bathin Kyuhyun dengan kurang ajar.
"kau tinggal lurus saja, ikuti jalan ini... saat ada simpang empat kau harus belok kanan. Lalu lurus saja..." jawab ahjussi tersebut dengan pelan. "itu arah menuju 'hutan sepi busan'..." lanjutnya lagi.
"ne...? hutan...?" tanya Kyuhyun lagi dengan kaget, amarah hampir menguasainya.
"tentu saja, anak muda... itu hutan sepi, di namakan hutan sepi, ya karena memang tak pernah ada kehidupan disana..." jawab si ahjussi dengan muka yang tak terbaca.
"baiklah. Terima kasih ahjussi, kalau begitu saya pergi dulu..." ujar Kyuhyun seraya beranjak dengan tergesa menuju mobilnya untuk melanjutkan perjalanannya.
.
.
.
'arah hutan...?' inner Kyuhyun berteriak dengan kalap. 'apa yang mereka lakukan pada Yesung?' jerit hati Kyuhyun lagi.
Tanpa ba bi bu... Kyuhyun segera menjalankan mobilnya menuju sana, dengan laju kecepatan yang sangat hebat.
Kyuhyun tahu, Ia tak tenang saat ini... hatinya gelisah, memikirkan Yesung, takut sesuatu yang buruk terjadi padanya. Tak hanya gelisah, amarah juga mendominasi dadanya untuk melakukan sesuatu. Saat berbelok arah kanan, Kyuhyun mendapati jalanan di kiri kanannya memang sepi, tak ada apapun seperti tak ada kehidupan. Hanya ada semak belukar tinggi yang membatasi pepohonan di belakangnya.
Menghiraukan perasaannya yang tak tenang dan amarahnya, Kyuhyun tetap menjalankan mobilnya, matanya menyipit sempurna saat melihat sebuah van hitam.
Kyuhyun berhenti tepat di belakang van hitam tersebut. Sesaat setelah menghentikan mesin mobilnya, seseorang pria keluar dari van hitam tersebut. Dengan pakaian serba hitam, serta sebuah walkie talkie dalam gengganmannya. Pria tersebut berjalan menuju samping mobil Kyuhyun dan membungkukkan badannya-memberi hormat pada atasannya.
"dimana 'mereka'...?" tanya Kyuhyun dengan nada menahan amarah.
"sajangnim, 'mereka' membawa target ke dalam hutan..." jawab bawahannya. Dengan jelas pria tersebut bisa melihat Kyuhyun mencengkram kemudi mobilnya dengan begitu keras. "saya sudah memerintah 4 orang untuk mengikuti 'mereka'..." lanjutnya sebelum Kyuhyun berteriak marah.
"terus awasi 'mereka' dan jangan sampai lengah dengan keberadaannya..." perintah Kyuhyun setelah menenangkan diri sesaat.
"ne, sajangnim..." jawab bawahannya dengan tetap berdiri di luar mobil Kyuhyun.
Tak lama, bawahan Kyuhyun tersebut menerima laporan dari orang suruhannya yang mengikuti 'mereka'.
"sajangnim..." ujarnya.
"apa yang kau dapat?" tanya Kyuhyun to the point.
"'mereka' meninggalkan Kim Yesung di tengah hutan, dengan mengikatnya di sebuah pohon..." jawab bawahannya tersebut dengan takut, Ia takut atasannya meledak.
"selamatkan Kim Yesung...!" perintah Kyuhyun dengan penekanan di setiap ucapannya. "Hancurkan mobil 'mereka'." Lanjut Kyuhyun dengan seringaian menyeramkan yang bertengger di bibirnya.
Dengan patuh bawahannya tersebut segera memberikan perintahnya pada temannya. Kemudian Ia mengajak temannya yang berada dalam mobil untuk keluar, tak lupa mereka membawa tabung minyak di kedua tangan masing-masing. Mereka berjalan ke arah semak yang seperti roboh terlindas sesuatu yang berat. Dan benarlah pemikiran Kyuhyun, 'mereka' membawa mobil mereka melindas semak tersebut untuk menutupi dari orang yang mungkin saja berlalu lalang. Dengan jelas Kyuhyun bisa melihat orang suruhannya tersebut, menumpahkan minyak yang di bawanya pada seluruh bagian mobil.
Dengan sekejap mata, api berkobar. Menyala dengan terang, lidah api yang menjulur-julur dengan liar seperti ingin melahap apapun yang berada di sekitarnya. 2 orang anak buah Kyuhyun yang melakukan hal tersebut segera berjalan mundur dengan teratur dan menunggu teman mereka yang tengah menyelematkan Yesung di tengah hutan.
Setelah menunggu setengah jam dapat ku lihat 4 orang pria keluar dari arah yang sama dengan terbakarnya mobil 'mereka' tadi yang kini telah tak berbentuk. Salah satu dari mereka menggendong secara bridal seseorang yang Kyuhyun kenal. Dengan cepat Kyuhyun turun dari mobil, dan mengambil alih Yesung yang kini dalam keadaan mengenaskan.
Bagaimana tak mengenaskan, kau bayangkan saja pakaian kotor yang compang camping pula seperti seorang gembel di jalanan, lalu wajah indahnya yang kini tampak begitu kotor pula. Di tambah Yesung tak sadarkan diri.
"penderitaanmu sudah cukup, aku akan membawamu dan merawatmu mulai sekarang..." bisik Kyuhyun dengan lirih dan menidurkan Yesung di jok belakang mobilnya. "dimana 'mereka'?" tanya Kyuhyun dengan marah.
"kami sengaja membelokkan sedikit tanda yang 'mereka' buat saat menuju kesana, tuan... mereka akan sampai disini setengah jam lagi." Jawab salah satu dari ke empat orang tersebut yang masih setia menundukkan kepalanya.
"kerja bagus, ayo pergi..." perintah Kyuhyun yang di turuti ke enam anak buahnya dan segera pergi meninggalkan tempat tersebut.
.
Flashback Off
.
Kyuhyun kembali sadar pada keadaan sekitarnya saat seorang namja manis berpakaian sexy duduk dengan seenak jidatnya di pangkuannya.
"hyung..." ujar manja namja tersebut, tak lupa bibirnya yang mengerucut imut. "kau mengabaikanku..." lanjutnya lagi dengan nada yang kesal.
"maaf sayang, hanya sedang berpikir sesuatu..." jawab Kyuhyun seraya memeluk pinggang namja tersebut. "sudah selesai...?" tanya Kyuhyun.
"umm..." jawab namja manis tersebut dengan gumaman dan anggukan lucu.
"baiklah. Ayo pulang, Yesungie..." ajak Kyuhyun kepada namja tersebut yang ternyata Yesung.
"sajangnim...!" teriakan salah satu pegawainya membuat Kyuhyun menghentikan langkahnya. Memutar badannya dan Kyuhyun bisa melihat dengan jelas seorang pegawai andalannya tengah berlari dengan tergesa ke arahnya. "hah... hah... sajangnim..." pegawai tersebut mencoba untuk menetralkan nafasnya yang sesak setelah berlari dengan heboh mengejar atasannya tersebut.
"ada apa Leeteuk hyung?" tanya Kyuhyun dengan heran.
"ah, itu.. di depan ada seseorang yang ingin bertemu. Dia begitu memaksa." Jawab pegawai tersebut yang ternyata bernama Leeteuk.
"siapa...?" tanya Kyuhyun dengan malas, Ia ingin segera pulang dan membawa Yesung ke ranjang dinginnya lalu membuat malam mereka begitu panas. Upss, Kyuhyun dengan pemikiran mesumnya.
"dia hanya bilang jika namanya Andrew Choi, sajangnim..." jawab Leeteuk dengan cepat.
"biar aku temui... Yesungie, ikut aku..." jawab Kyuhyun seraya memerintah Yesung yang masih memeluk lengan kanannya.
Dengan polos Yesung hanya mengangguk dengan lucu dan berjalan beriringan dengan Kyuhyun menuju seseorang yang akan di temui itu.
"memangnya siapa yang akan kita temui hyung...?" tanya Yesung dengan penasaran.
"orang yang kemarin kau tolong, sayang..." jawab Kyuhyun dengan enggan.
"ah, hyung tampan itu...?" sahut Yesung dengan cepat dan tak lupa kedua pipinya yang tiba-tiba blushing.
"hm..." dengus Kyuhyun karena kesal dengan jawaban Yesung yang mengatakan jika Siwon tampan, eiy... bilang saja kau cemburu cho.
Saat membuka pintu darurat menuju keluar yang Kyuhyun dan Yesung dapatkan punggung tegap seseorang dan deheman Kyuhyun membuat orang tersebut memutar badannya.
"kyu..." ucapan Siwon tertahan di tenggorokannya saat melihat seseorang yang memeluk mesra lengan Kyuhyun.
"ada apa?" tanya Kyuhyun to the point, Kyuhyun tak suka bertele-tele.
"aku ingin bertanya tentang seseorang yang berada di sampingmu..." jawab Siwon dengan mata yang masih memandang lurus pada Yesung yang membalas tatapan matanya.
"huh? Aku...?" tanya Yesung seraya mengerjapkan matanya bingung.
"Yesung, tunggu di mobil... biarkan hyung berbicara dulu dengan Siwon, oke...?" Kyuhyun mengalihkan perhatian Yesung dengan membawa kedua sisi wajah Yesung dalam tamgkupan tangannya. "ok...?" tekan Kyuhyun lagi seakan memaksa dan tak menerima bantahan yang hanya di jawab Yesung dengan gumaman dan anggukan.
Tanpa menunggu perintah kedua kalinya, Yesung melangkahkan kaki mungilnya menuju parkiran mobil.
"jadi apa yang ingin kau tanyakan...?" tanya Kyuhyun saat Yesung sudah tak terlihat.
"apa yang terjadi padanya?" sambar Siwon dengan cepat.
"tsk! Aku juga tak tahu." Jawab Kyuhyun dengan enggan.
"kau bohong!" tekan Siwon. Hey, Siwon dan Kyuhyun sudah bersahabat sejak lama. Tak mungkin Siwon tak tahu saat Kyuhyun berbohong.
"sudahlah Siwon, aku sudah memintamu untuk pulang waktu itu. Tapi kau tak pulang, bukan?" desis Kyuhyun mulai marah. "kesempatanmu sudah habis..." desis Kyuhyun lagi.
"apa...? jadi, yang memintaku pulang waktu itu adalah dirimu? Tapi apa alasannya...?" tanya Siwon lagi dengan bertubi-tubi.
"tak ada. Hanya saja jika waktu itu kau menuruti ucapanku untuk pulang. KAU TAK AKAN KEHILANGANNYA..." jawab Kyuhyun dengan datar tak lupa penekanan yang Kyuhyun pakai di kalimat terakhirnya.
"aku tak mengerti, sungguh. Kyu~" Siwon kini bertanya dengan memelas. "aku tak mengerti, sungguh... saat pulang, aku berharap mendapat pelukan serta ciuman Yesung yang begitu ku rindukan. Namun..." Siwon terlihat linglung. "namun, yang ku dapat adalah kabar kepergiannya, apa yang harus ku lakukan. Aku mencarinya dan menemukannya di bar ini? bar milikmu bukan?" tanya Siwon dengan kacau. Sungguh Siwon tak mengerti dengan semua ini.
"tanyakan saja pada 'mereka' yang tahu kejadian sesungguhnya, Siwon. 'mereka' begitu dekat denganmu, 'mereka' merupakan orang yang tak kau sangka-sangka yang akan melakukan hal ini..." jawab Kyuhyun memberi petunjuk yang masih ambigu menurut Siwon. Setelah berkata seperti itu, Kyuhyun pergi dari hadapan Siwon. Meninggalkan Siwon yang masih pusing dengan semua keadaan yang ada.
"aku memberikanmu petunjuk kecil terlebih dahulu Siwon. Aku tak ingin membuatmu shock..." gumam Kyuhyun saat berjalan menuju mobilnya. "walau pada akhirnya, kau tetap akan shcok..." lanjut Kyuhyun dan segera pergi dari bar.
.
.
.
.
.
.
And, T.B.C :D
Ini udah lebih panjang dari chapter pertama lho #plakkk
Udah ah, saya mau belajar lagi. Kekeke... besok UTS jadi saya update duluan. :D
Mohon reviewnya. ^^
.
.
.
.
Afifa Han.
