Flower High School©Sansan Kurai
Super Junior©SM Entertainment
Friendship, Fantasy
2016
.
.
.
Cerita sebelumnya..
"Apa-apaan ini?!" Leeteuk menunjuk orang-orang—lebih tepatnya 3 orang—yang berdiri dibelakang Donghae dan Eunhyuk. Lalu beralih menatap Jinki, menuntut penjelasan akan kehadiran 3 orang tak diundang itu.
"Mereka yang akan menjadi anggota baru kalian," sahut Jinki.
"Kau bercanda, Jinki!"" seru Leeteuk frustasi.
"Apakah Jinki terlihat sedang bercanda!" dengus Taemin sembari menatap sebal Leeteuk. "Henry, Hankyung dan Zhoumi akan menjadi tanggung jawabmu mulai detik ini."
Bagaikan tersambar petir, Leeteuk menatap ngeri 3 orang pria yang kini balas menatapnya dengan ramah.
Ϯ~F.H.S Chp.4~Ϯ
"Aku tak tahu ternyata kalian bisa gagal juga.." Eunhyuk serta Donghae mengepalkan jari jemari mereka saat mendengarkan penuturuan penuh sindiran dari pria berumur dihadapan mereka yang tengah memainkan cangkir porselennya. "Kurasa kalian telah mendengarnya dari Jinki jika mulai detik ini kalian tak akan lagi kami gunakan untuk kompetisi-kompetisi itu."
Brakk!
"Kami tak bisa menerima itu!" Eunhyuk menggebrak meja dihadapannya sembari menatap tajam sang Kepala Sekolah. "Kau tahu? Berapa banyak kemenangan yang telah kami berikan pada sekolah sialan ini?! 29 kompetisi yang kami ikuti.. semuanya kami menangkan dengan sempurna dan sekarang kau mau menyingkirkan kami begitu saja! KAU MAU MEMBUATKU TERTAWA!"
"Aku bisa menyingkirkan kalian.." sahut Kepala Sekolah. "Semua itu ada didalam buku peraturan sekolah milik kalian, 'Kepala Sekolah berhak mengeluarkan siswa/i dari clubnya jika siswa/i itu kalah dalam 1 kompetisi'.. aku rasa sekali-sekali kalian perlu membaca.."
"Kami tak peduli dengan peraturan sialan itu!" geram Donghae. "Yang kami inginkan sekarang, cepat keluarkan 3 orang tak tahu diri itu dan jangan pernah berfikir untuk menyingkirkan kami dari sini!"
"Kenapa? Kalian takut tersingkir? Atau... kalian takut dikeluarkan dari sekolah ini?" Kepala Sekolah menatap Eunhyuk dan Donghae sembari menyeringai. "Kalian tahu? Sepertinya akan menyenangkan jika kalian dikeluarkan dari sini.."
Pyaarrr!
Kaca jendela itu kini menjadi serpihan-serpihan kecil saat Donghae mengarahkan tangannya kearah jendela yang ada disisi kirinya. Wajahnya nampak merah padam. Matanya menatap tajam sang Kepala Sekolah yang kini balas menatap Donghae tak kalah tajamnya. Melihat kaca jendela yang menjadi tak berbentuk, Eunhyuk nampak tercengang dan segera menarik Donghae keluar dari ruangan itu.
"Hae.. tenanglah.. kau bisa membunuhnya.." Eunhyuk membelai pundak Donghae lembut sembari terus menjauh dari tempat itu.
"Aku tak peduli!" geram Donghae. Tangannya masih terkepal erat, emosinya ternyata masih begitu tinggi. "Akan lebih baik jika tua bangka itu mati sekarang jug.."
"AKU BILANG TENANG!" bentak Eunhyuk sembari mendorong tubuh Donghae ke tembok. Nafas Eunhyuk nampak memburu dan menatap tajam Donghae, tangannya mencengkeram erat kerah baju Donghae. "Aku tak akan membiarkanmu melakukannya.. jadi tenanglah.."
"Kau membela tua bangka itu?!" desis Donghae. Nada bicaranya terdengar sangat tidak senang dengan apa yang baru saja diucapkan Eunhyuk.
"Hae.. aku tidak membelanya.." desah Eunhyuk sembari melepaskan cengkeramannya. "Aku hanya tidak ingin kau dalam masalah.. dengan kejadian tadipun kurasa kau sudah akan mendapat masalah.."
"Aku tak peduli!" ketus Donghae sembari menyingkirkan tangan Eunhyuk dari kerah bajunya dan ia segera pergi dari hadapan Eunhyuk. Menghiraukan panggilan yang diserukan oleh Eunhyuk.
"Anak itu..." desah Eunhyuk. Dengan lunglai ia pun mengikuti kemana Donghae pergi. Ia tak ingin sahabatnya itu luput dari pandangannya untuk saat ini.
Ϯ~F.H.S Chp.4~Ϯ
Dengan wajah datar Leeteuk menatap tiga murid baru di sekolahnya itu. Tak ada kata-kata, hanya tatapan datar saja yang diberikan Leeteuk pada 3 orang itu. Mereka saat ini berada di ruang kelas yang kosong.
"Bukankah seharusnya kau mengucapkan sesuatu pada mereka? Seperti... 'selamat datang ditempat yang sangat menyebalkan ini dan tempat ini semakin menyebalkan dengan kehadiran kalian!', kan?"
"Bisa kau diam, Kyu?!" gertak Leeteuk tanpa menatap anak itu yang kini terkekeh dibelakangnya. "Kembali ke labmu!"
"Tidak mau!" rajuk Kyuhyun. "Aku kan sedang menunggu boneka-bonekaku!"
"Terserah dirimu! Dan kalian.." Leeteuk menunjuk tiga orang dihadapannya dengan dagunya. "Ada satu yang tidak boleh kalian lakukan ditempat ini.. jangan sentuh manusia-manusia di sekolah ini jika kalian ingin hidup dengan layak.. dan untuk kehidupan kalian kurasa kalian sudah bisa mengatasinya sendiri.. asal kalian tak membuat masalah aku tak akan peduli dengan kalian.. tapi kalau sampai kalian menyentuh manusia-manusia itu atau pun bertarung dengan sesama kalian.. ku pastikan kalian akan menyesal! Mengerti!"
"Hmm!" angguk ketiganya.
"Bagus jika kalian mengerti.." sahut Leeteuk. "Sekarang pergilah kemanapun kalian suka dan.."
"KALIAN BERTIGA!"
Leeteuk menoleh kearah pintu dibelakangnya dan melihat jika Kyuhyun tengah menyentuh lengannya sembari menatap sebal Donghae yang kini berjalan melewatinya.
"Dengar! Aku tak akan mengijinkan kalian sesentipun menginjak ruang latihan dance!" ujar Donghae sembari menunjuk tiga orang dihadapannya, menghiraukan Leeteuk yang menatap dingin dirinya saat ini. "Kalian akan sangat menyesal jika kalian sampai berani menyentuhnya! Ingat itu! Dan kau!" Donghae beralih menunjuk Leeteuk. "Pastikan mereka untuk tak menyentuh ruang latihan!"
Selesai mengucapkan kata-kata itu, Donghae berlalu dari ruang dan menghilang. Belum sempat Leeteuk mendengus, Eunhyuk pun masuk dengan wajah bingung.
"Eoh.. Dimana Donghae?"
"Baru saja keluar..." jawab Kyuhyun sembari menyunggingkan senyumnya semanis mungkin. Eunhyuk mengerutkan keningnya melihat sikap Kyuhyun itu. Ia lalu beralih menatap Leeteuk dan ke-3 orang yang ada dibelakang sana.
"Leeteuk.. aku yakin, Donghae baru saja mengatakan yang tidak-tidak pada mu.." ujar Eunhyuk. "Aku meminta maaf atas hal itu.. kau tahu apa yang akan dia lakukan kalau dia sedang marah.. dan aku harus terus mengawasinya setelah ini.. aku tak mau membuatmu repot.. dan untuk kalian ber-3, aku perlu bicara dengan kalian nanti.. aku permisi.."
"Hmm.. ada yang aneh dengan si biru itu.." Kyuhyun menggumam pelan setelah Eunhyuk tak terlihat lagi dihadapan mereka.
~to be continued~
holaaaa...
yaaaa~~
sudah berapa lama saya tidak mampir ke sini dan update F.H.S?
setahun kah? atau bahkan lebih?
astaga...
ternyata sudah selama itu...
gomen.. gomen...
banyak masalah pribadi yang saya hadapi selama ini...
mulai dari kehilangan pekerjaan hingga kehilangan kakak tercinta yang meninggal karena sakit...
banyak yang harus saya hadapi diakhir tahun 2014 lalu hingga akhir tahun 2015 kemarin..
bahkan sampai detik ini pun masih ada masalah yang harus saya hadapi..
dan saya sendiri tidak tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah itu..
tapi saya tahu..
semua itu akan selesai seiring dengan berjalannya waktu..
sekarang saya sudah kembali bekerja dan Puji Tuhan kemarin level saya naik satu tingkat setelah setengah tahun bekerja..
semoga saya bisa melakukan tanggung jawab besar ini dengan sebaik-baiknya...
oke...
kita kembali ke F.H.S..
maaf saya hanya mengupdate secuil..
karena saya sedang akan mulai membuat ff lagi...
mungkin tidak hanya ini..
saya akan mulai membuat beberapa ff lain...
jadi mohon bantuannya dari kalian semua supaya ff saya semakin hari semakin baik lagi...
jika ada kekurangan dari ff saya silahkan katakan langsung..
saya menerima semua review kalian...
last word...
BIG THANKS TO ALL OF YOU
