Disclaimer :
bukan milik saya
Warning :
Ooc, typo, EYD, Dll.
Pairing :
Naruto x hinata
The yellow flash II
pagi hari yang begitu cerah, matahari yang memasuki sela-sela jendela kamarnya membuatnya risih. tidak mau terlalu silau karena ulah matahari ia semakin memasukan dirinya pada selimbut, berharap akan ada harapan untuknya tidur nyenyak kembali.
CKLEK
suara pintu terdengar memasuki kamar yang ternyata adalah milik naruto. suara itu terdengar begitu menyeramkan di telinganya, mencoba untuk terus memejamkan matanya karena tak ingin terganggu oleh suara-suara itu.
SRREEEKK
suara gorden yang bergeser sudah menjadi alarm kedua untuk naruto bangun, tapi karena panas matahari yang memasuki jendelanya dan menyinari selimutnya entah mengapa panasnya itu berubah menjadi kehangatan.
"naruto-kun! bangunlah!". ucap suara itu sembari mengangkat selimbut yang menutupi tubuh naruto.
"hmm'm". naruto mengangguk setelah selimbutnya di angkat, tapi masih tidak beranjak dari tidurannya.
"ayolah bangun!". ucap suara itu dengan nada melembut dan naruto? kembali mengangguk tanpa bangun dari tidurannya.
"aku sudah menyiapkan pakaiannya di kamar mandi, jadi cepatlah bangun! ata-". suara itu mendadak berhenti dan naruto yang entah bagaimana tiba-tiba bangun dari tidurnya dan segera berjalan menuju kamar mandi, jangan lupakan kata 'sialan!'. yang naruto ucapkan dengan pelan tapi masih bisa di dengar olehnya.
~SKIP~
naruto dan hinata saat ini sedang menuju sekolah mereka. di perjalanan banyak sekali yang melirik mereka berdua dengan tatapan campur aduk jijik, tertarik, heran, dan biasa saja. mereka berdua memakai pakaian yang sama, yaitu pakaian khusus murid sekolah seirin. sama? ya, mereka berdua memakai pakaian khusus seragam laki-laki. naruto dengan penampilan gaya agak tampan seperti kemarin, poni panjangnya yang menutupi kedua matanya dan rambut bagian kanannya di jepit oleh dua jepitan putih biasa sehingga penampilannya bisa di bilang agak keren dan hinata? ia sekarang masih memakai gaya rambut pantat ayam dark bluenya dan itulah yang membuat ketampanan naruto luntur, oke satu pertanyaan! apa yang terjadi jika satu laki-laki tampan berada di samping laki-laki yang agak ... tampan? jawabannya simpel! yaitu hilang! bahkan tanpa missdirectionpun kau sudah tidak terlihat jika berada disamping laki-laki tampan dan yang paling mengesalkan bagi naruto sebenarnya bukan soal dia kalah tampan! sebenarnya ... tangan laki-laki tampan di sampingnya yang membuatnya kesal.
"hinata lepaskan tanganmu!". perintah naruto, sementara hinata masih menebarkan seringai kecilnya pada setiap gadis yang meliriknya.
"hentikan seringaimu itu! kau terlihat bodoh!". lanjut naruto dengan ucapan yang sarkastis.
"tapi kau menyukainya kan, na-ru-to-kun". jawab hinata dengan suara aslinya dan nada menggodanya yang membuat pipi naruto tampak bersemu bahkan mulai lanjut merah padam.
"hentikan bodoh!". naruto yang tangan kirinya di genggam erat oleh hinata memalingkan wajahnya ke arah kanan dan menutupi dari hidung sampai dagunya menggunakan punggung tangan kanannya. hinata semakin erat menggenggam tangan naruto ia sangat senang bahkan ia bisa mati karena terlalu senang! narutonya, miliknya, hidupnya, segalanya bagi hinata. setelah lamanya mereka tidak bertemu. sebenarnya naruto adalah orang jepang asli anak dari minato namikaze dan kushina uzumaki, tapi ibunya meninggal saat melahirkannya dan ayahnya kembali menikah dengan orang yang bernama ? jangan kaget karena namanya! ia bernama lauryn eagle! apa ? kalian tidak tau? dia adalah seorang petinju dan naruto mendapatkan kecepatannya juga dari hasil pelatihan ibunya dan yang paling mengejutkan ternyata lauryn juga berasal dari jepang maka dari itu naruto bisa kenal dengan kiyoshi teppei yang notabenenya adalah keponakan dari lauryn sendiri.
oke sekarang bagaimana dengan ayah naruto? sayangnya ayah naruto juga telah meninggal karena serangan jantung, ibunya pernah berkata tentang hari terakhir minato 'tolong jaga anakku! meski kau tidak memiliki hubungan darah dengannya, kumohon! jaga naruto, sayangi ia! aku tidak ingin ia menjadi anak yang tak bisa merasakan rasanya kasih sayang orang tua! bla...bla...bla...' bagaimana hinata tau tentang cerita hidup naruto? ibunya dan narutonya sendiripun sering bercerita tentang kehidupannya, karena hinata sudah bukan lagi mereka anggap orang luar, tapi sudah mereka anggap keluarga sendiri.
"apa kau akan datang ke tempat latihan?". tanya hinata, tak terasa perjalanan mereka menuju sekolah seirin tak begitu banyak memungut waktupun selesai.
"entahlah, lagipula yoshi-nii juga masih di rumah sakit". jawab naruto santai. sambil meneruskan perjalanannya menuju kelas 1-2.
"bisa antar aku menuju kelas aida-senpai, hinata?". tanya naruto memutar arah menuju arah anak kelas dua yang berada di lantai dua.
"untuk apa?". mereka berjalan santai di lorong kelas dua mengabaikan tatapan jijik dari para lelaki yang tertuju pada naruto maupun hinata. berbeda dengan perempuan yang menatapnya dengan pandangan gado-gado. melihat naruto yang melihat papan kelas dan mengikuti arah pandangnya.
"ayo!". naruto berujar santai dan segera menarik tangan hinata untuk masuk ke kelas aida.
SRREEKKK
naruto membuka pintunya pelan hingga sebagian kelas ada yang menatapnya dan ada juga yang mengabaikannya. setelah membuka pintunya naruto segera menghampiri aida riko yang duduk di barisan terdepan baris kedua.
"senpai!". seru naruto santai pada riko yang terlihat tengah tersenyum-senyum aneh.
"senpai!". naruto kembali berucap dan agak meninggikan suaranya agar bisa di dengar oleh riko. mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah riko.
"hinata! spidol!". perintah naruto dan hinata hanya menuruti naruto dengan mengeluarkan spidol dari dalam tasnya dan memberikannya pada naruto. naruto menerimanya dengan senang hati dan kembali mengalihkan wajahnya pada riko.
"ada apa?". tanya riko masih dengan ekspresi senang di wajahnya.
"ah bukan apa-apa!". naruto mengelengkan kepalanya cepat 'sial keburu sadar!'. batin naruto berujar dengan nistanya.
"oh ya, senpai?". tanya naruto kembali.
"ada apa?".
"tolong jangan jadikan aku starter!". jawab naruto dengan serius.
"eh?". riko menampakan ekspresi bodohnya.
"kenapa?". tanya naruto.
"tidak-tidak, hanya saja tadi kuroko maupun kagami datang karena masalah starter".
"bukannya itu bagus? jadi aku tidak perlu bermain!". naruto mengeluarkan seringainya.
"kau aneh! dan juga! kalian kelas 1 belum menjadi pemain resmi!" riko berucap kembali dengan nada serius.
"eh kenapa?". tanya naruto merasa tidak mengerti.
"datanglah ke atap hari senin pada jam 08:55 di atap sekolah dengan membawa formulir pendaftaran! karena aku hanya akan menerimanya di waktu dan hari itu!". balas riko menjelaskan.
"baiklah, jaa!". naruto melihat kebelakangnya hanya menemukan lahan kosong. memperhatikan sekitarnya hingga menemukan kerumunan para siswi. naruto mendekati kerumunan itu dan masuk ke dalamnya dan setelah menemukan apa yang ia cari, tanpa perlu basa-basi ia segera menarik tangannya keluar dari kerumunan itu dan juga kelas.
"ada apa dengan para perempuan itu!". gumam naruto yang malah seperti gerutuan di telinga hinata. mereka berjalan dengan naruto yang menarik tangan hinata.
"hmmm... apa kau cemburu?". tanya hinata asal. naruto? ia mengeratkan pagutan tangannya dengan hinata mengabaikan semua yang meliriknya dan satu fakta terkuak di sekolah seirin 'naruto memang uke-tsundere milik hinata!'. OH KAMI-SAKE!.
"tidak!". jawab naruto lugas tanpa hambatan.
"terus?". naruto menghentikan langkah kakinya membuat hinatapun ikut terhenti. berbalik menghadap hinata dengan wajah layaknya gadis-gadis yang sedang marah. hinata yang gemas memcubit kedua pipi naruto.
""usuratonkachi!". naruto menepis tangan hinata dan berjalan meninggalkan hinata yang hanya mampu speechless melihat tingkah naruto 'disini yang perempuan itu siapa?'. itulah pikiran yang terlintas di benak hinata.
SMIRK
hinata menampilkan seringaian kejam di mulutnya. sehingga banyak perempuan nosebleed mereka seperti bukan melihat seringaian kejam, tapi malah seperti mendapat senyuman bak romeo to juliet. 'besok!'. batin hinata dan segera saja berjalan meninggalkan para perempuan yang terdiam melihat hinata.
~SKIP~
"naruto-kun!". panggil hinata pada naruto yang berada di samping hinata -pojok kiri kelas-. naruto mengabaikan hinata dan terdengarlah bisik-bisik entah apa itu dari perempuan yang berkumpul.
"naruto-kun!". hinata kembali memanggil naruto yang masih tidak menggubrisnya dan malah memilih untuk mengalihkan dunianya pada jendela.
"naru~chan". dan entah bagaimana naruto langsung membalikan mukanya menatap hinata dengan tatapan malas. seraya bertanya 'ada apa?'. itu di mata hinata dan naruto. sedangkan, di mata para perempuan yang sedang berbisik-bisik tetangga terkaget melihatnya 'naruto hanya akan melirik hinata jika hanya di panggil naru-chan!'. 'naruto benar-benar terganggu ketika hinata memanggilnya naruto-kun'. dan itulah pikiran dari para perempuan yang seolah menyerukan kepastian BAHWA NARUTO ADALAH UKE MILIK HINATA! DAN TAK BISA DIGANGGU GUGAT! dan terlahirlah para fans hinanaru -nista banget-.
"ah tadi aku lupa memberitahu, seirin akan berlatih tanding dengan ..." hinata menghentikan kata-katanya dan memasang wajah berpikir, membuat wajah tampan atau cantik? nya bertambah dahsyat.
"dengan?". ulang naruto.
"aku lupa menanyakannya". hinata tersenyum penuh arti?. 'orang cantik itu bebas!'. batin naruto pasrah seraya menghembuskan nafas secara perlahan.
"kau mendapatkan info dari siapa?". tanya naruto yang menormalkan kembali laju nafasnya.
"kagami dan kuroko! dan naru~chan sebaiknya pergi ke tempat latihan jika ingin mengetahuinya!". dan naruto hanya mengeluarkan seringai tipis. tapi, seringai itu terlihat seperti senyuman senang di mata fans hinanaru karena mengira naruto senang dengan panggilan naru-chan -poor naruto-.
"baiklah!". naruto kembali mengalihkan direksinya ke arah jendela. hinata tak ambil pusing ia segera mengeluarkan bukunya dan kemudian memulai teknik belajar SKS-teknik kebut semenit?-.
~SKIP~
bell sudah berbunyi dan kelaspun berakhir semua murid melaju pulang dan ada juga yang melaju menuju tempat ekskul, kecuali naruto dan hinata yang masih berada di dalam kelas.
"hinata, kau membuat bekal bukan?". tanya naruto to the point.
"ya". jawab hinata segera mengeluarkan kotak makan dari dalam tasnya.
"apa ini?". dan jika orang lain yang menerima pertanyaan dari naruto mungkin akan langsung emosi dan menjawab 'tentu saja kotak makan!'. tapi hinata yang mengerti akan ucapan naruto hanya berkata.
"hanya makanan ringan". balas hinata yang sudah menaruh bekalnya dan naruto di mejanya. naruto menarik mejanya ke arah hinata agar mudah memakan bekalnya. hinata membuka kain berwarna biru yang menutupi kotak makanannya dan terlihatlah satu kotak persegi ukuran besar dengan warna hitam memiliki corak rumput ilalang. hinata membuka penutupnya dan karage, tumisan, dan makanan lainnya terlihat menghiasi dalam kotak itu.
"apa tidak apa-apa naruto-kun tidak mengikuti latihan?". tanya hinata seraya menyuapkan satu karage kedalam mulut naruto.
"hmmm... enak seperti biasa. aku lapar". puji naruto.
"lagipula tidak ada yang menarik di sana" naruto berucap santai, seraya menyumpit satu sayuran.
"kau melupakan pesan kiyoshi lagi!". ucap hinata kemudian merima suapan dari naruto.
"kau lagi-lagi tidak memakan sayuranmu!". hinata marah-marah ditengah makannya karena naruto hanya menyuapinya dengan sayuran. bukannya bagaimana, tapi naruto hanya memakan makanan yang terbuat bukan dari sayur dan itu membuat hinata naik pitam.
"gomenasai!". naruto berucap sendu dan hinata hanya mampu speechless dengan akting naruto.
dan akhirnya acara makan itupun selalu diselingi canda tawa dan amarah dari naruto karena hinata menghabiskan makanan yang bukan terbuat dari sayur, sehingga naruto harus memakan semua sayuran yang tersisa 'jika kau membuangnya aku juga akan membuangmu'. ancaman hinata sangat mempan untuk naruto yang langsung saja memakan sayuran yang tersisa sampai ludes.
"ayo ke lapangan basket!". ucap hinata setelah merapihkan bekalnya. naruto hanya mengangguk dan segera mengikuti hinata di sampingnya. naruto berjalan dalam diam bersama hinata tidak ada percakapan diantara mereka. hinata memegang tangan naruto, naruto tak menolaknya mereka berbicara hanya melalui pagutan tangan tanpa ada interaksi mulut. perjalan terasa lebih cepat karena pagutan tangan mereka membuat mereka lupa akan tempat dan waktu. menggeser pintu masuk kedalam lapangan indoor basket SMA SEIRIN dan mulai melangkah masuk kedalamnya masih dengan tangan yang menyatu.
"naruto! kau telat!". ucap riko menunjukan wajah marah.
"maaf riko-senpai, naru-chan telat karena aku yang mengajaknya makan terlebih dahulu". ucap hinata lembut dan riko hanya membalasnya dengan tawa canggung dan sikap gelagapannya. sementara naruto hanya memutar mata bosan, melepaskan tangannya yang berpagutan dan langsung berlari menuju ranjang basket. mengambilnya satu dan melempar ke arah hinata. membuat beberapa orang terkaget kenapa? karena mereka yakin sang prince of seirin itu tak pernah menunjukan bakat basketnya dan yang mereka lihat tadi adalah hinata yang tengah mengobrol dengan riko membelakangi bola yang melayang ke arahnyanya. tapi, ia langsung mengkapnya ketika bola hampir mengenainya.
"itu berbahaya, naru-chan!". semua laki-laki yang berada di lapangan menguk ludah, kecuali naruto. karena yang mereka dengar bahwa hinanaru adalah pasangan uke-seme dan sepertinya mereka harus membenarkan gosip itu setelah panggilan yang mereka dengar.
"sudah lama bukan, hinata?". naruto berucap dengan menyingsingkan baju lengan panjangnya sebatas siku.
"apa boleh buat". hinata mengendikan bahunya.
"senpai boleh aku memakai lapangannya?". tanya hinata dengan memasang wajah charmingnya. riko gelagapan karena di buat seperti itu oleh hinata.
"te-tentu saja!". mereka terkejut mendengar suara gelagapan riko dan yang lebih mengejutkan adalah hinata yang melempar bola ke arah naruto dan berjalan ke arah lapangan dengan menyingsingkan baju lengan panjangnya mengikuti naruto.
"dua point pertama ia yang menang!". ucap naruto melempar bolanya kembali pada hinata yang terlihat satu meter di depan naruto di area three point sedangkan naruto langsung memasang pose bertahan.
DUGH DUGH WUSH
hinata memantulkan bola dengan tangan kanannya. tiba-tiba saat pantulan kedua hinata langsung berlari dengan cepat ke arah kanan dengan membawa bola di tangan kanannya agar jauh dari jangkauan naruto yang menghimpitnya dikiri.
SRREETT TAK
saat kaki kiri hinata melaju kedepan bola ditangan kanannya terlepas. naruto yang melihatnya berpikir itu adalah kesempatannya dan saat naruto berhenti kakinya sedikit tergelincir dan hampir hilang keseimbangan. karena bagaimanapun mereka saat ini memakai sepatu luar ruangan bukan sepatu basket. saat kembali melihat ke arah bola karena tadi pandangannya sedikit blur tiba-tiba bolanya menghilang.
TAK Blush
ternyata saat bola terlepas kaki kanan hinata menapak keras dan berputar searah jarum jam. langsung saja berlari, tak lupa tangan kirinya yang langsung mengambil bola dengan cepat. naruto yang masih blur membuat hinata bebas, hinata berlari ke kanan ring dan melakukan lay-up sempurna.
"satu point untukku, naru-chan!". ucap hinata dengan senyumannya dan berjalan menuju ring.
~di pinggir lapangan~
"OI OI ada monster yang kembali muncul!". ucap hyuga dengan nada kaget melihat aksi dari hinata yang bisa dikatakan setingkat pemain nasional atau pro mungkin.
yah semuanya yang melihatnya terkejut karena hinata baru kali ini menunjukan bakat basketnya, karena setahu mereka hinata itu adalah prince of seirin dan tidak pernah menunjukan olahraganya di bidang basket dan sekali pertunjukan yang ia perlihatkan! semua tercengang! benar-benar prince of seirin memang pas disandang hinata.
~lapangan~
"kau semakin terlatih yah, hinata?". ucap naruto yang diam di posisi menyerang sementara hinata bertahan.
"mungkin". hinata membalas ambigu. sebenarnya ia berlatih dengan sangat keras untuk mendapat hasil seperti ini.
TAP
hinata yang tak ingin berlama-lama segera melakukan passing pada naruto yang di terima dengan baik oleh naruto.
DUGH DUGH
naruto memantul-mantulkan bolanya. hinata memasang posisi bertahan, tak ingin berlama-lama naruto melakukan bounce pass pada hinata. saat hinata akan mengambil bolanya dengan tangan kanan tiba-tiba hinata langsung melompat mundur karena naruto tiba-tiba muncul dan kembali mengambil bolanya. hinata hanya mencoba menggapai, tidak berniat untuk mengambilnya karena ia tahu naruto pasti akan melakukan sesuatu, karena tak mungkin naruto melakukan bounce pass tanpa sebab padanya.
DUGH DUGH
"memang sulit melewati ahli fake!". canda naruto. sebenarnya naruto tadi akan melakukan sesuatu, ketika ia melakukan bounce pass pada hinata dan hinata sudah sedikit lagi mengambil bolanya naruto akan berlari lalu melakukan trik face to face sehingga bola terhalangi wajah naruto dan saat hinata masih terdiam naruto akan menggunakan drive biasa ke arah kanan dan melakukan lay-up. tapi, hinata sudah melakukan hal di luar dugaan naruto. memang pantas hinata jika menyandang gelar best faker.
DUGH DUGH
hinata masih fokus tak menggubris ucapan naruto. ketika naruto memantulkan bolanya dengan tangan kiri, hinata semakin fokus. naruto mulai berjalan kemudian berlari dengan bola di tangan kanannya. hinata sedikit memajukan kaki kirinya dengan tangan kiri di bawah dan tangan kanan di atas.
TAP
naruyo berlari menuju hinata dan saat di depan hinata naruto segera mengalihkan bolanya ke tangan kiri dengan memantulkannya di bawah kaki naruto. setelah tangan kirinya menerima bola naruto segera melompat.
Blush
hinata ikut melompat walau hinata tau akan kalah hinata tetap melakukannya. saat di udara naruto yang akan memasukan bola terhalangi hinata yang ikut melompat. tangan kirinya turun dengan bola yang masih tergenggam, tangan kanan ikut turun dan mengambil bola melalui bawah kaki. tangan kanan terjulur jauh dari ring, naruto segera melakukan hook shoot dengan sempurna sehingga bola melayang dengan lambat tapi akurasi yang tepat.
Blush TAP
bola masuk tanpa halangan naruto dan hinata kembali menapakan kakinya di lantai.
"satu sama!". ucap naruto dan berjalan ke arah ring.
hinata berjalan ke arah three point. sedangkan naruto mengambil bola dan kembali membuat posisi bertahan.
DUGH DUGH
hinata memantulkan bolanya agak lama.
"ada apa, hmm?". naruto bertanya dengan nada menggoda. hinata mengabaikannya dan berfokus pada satu titik, ring.
hinata berjalan dengan tangan kanan memegang bola.
WUSH Blush
hinata berlari ke arah kanan naruto kembali agar tangannya jauh dari jangkauan naruto. hinata berhenti mendadak dan langsung melakukan posisi shooting, hinata melompat. naruto juga ikut berhenti dan mengikuti gerakan hinata untuk menghentikan shootnya. hinata menembakan bolanya 'gotcha!'. batin naruto. naruto mengenai bola yang hinata tembak, 'ap-apa?'. batin naruto terkejut ketika melihat bola yang ia kira kena menembus tangannya dan masuk tanpa hambatan.
~di sisi lapangan~
"ba-bagaimana bisa?".
"bakemono!".
"this is javanese trick!". ini jelas kagami -_-.
mereka semua terkejut kembali, jika naruto yang melakukannya mereka pasti akan merespon biasa meski ada sedikit rasa kaget, tapi cuma sedikit contohnya hook shoot. setingkat naruto mungkin wajar melakukannya dan terkesan biasa. sekarang sang prince of seirin melakukan shoot aneh yang dapat melewati tangan yang jelas-jelas berhasil melakukan blok.
~lapangan~
"nice fake!". ucap naruto dan berjalan berlawanan arah dengan hinata. hinata melirik naruto dengan ujung matanya, ia dapat melihat mata naruto. ia tahu jika menunjukan matanya ia mulai serius dan hinata sangat tidak mau jika harus berurusan dengan hal yang seperti itu, itu sedikit ... menakutkan? mungkin. hinata mengambil bola dan berjalan mendekati naruto yang berada di area three point satu meter di depan naruto.
TAP
hinata melakukan pas dan di terima naruto dengan santai. naruto berjalan dengan mata yang sayu, hinata bersyukur naruto belum terlalu serius. kembali menerapkan posisi bertahan. naruto membungkukan badannya lalu berlari ke arah hinata dengan kecepatan yang masih di bisa di ikuti mata hinata dan ...
BRRAAAKKK
naruto sudah berada di atas ring tengah melakukan dunk. naruto menuruni ring dan poninya kembali menutupi matanya. naruto berjalan ke arah hinata yang tampak terdiam dan hanya menatapnya tanpa mampu berkata-kata.
"hei!". ucap naruto dengan mengibaskan tangannya di depan hinata.
"Ahk!". hinata kembali tersadar. ia mulai menggembungkan pipinya.
"maaf!". ucap naruto dengan nada bersalah, dengan tangan yang terjulur mengelus surai milik hinata.
"kau tidak perlu serius juga ketika melawanku kan?". hinata sedikit memerah ketika naruto mengelus kepalanya dan kejadian hinata memerah membuat seluruh tim basket seirin ikut memerah karena terpesona 'ahhkk! virus yaoi!". batin mereka bersamaan.
"kau belajar fake dengan baik!". ujar naruto memuji.
"bukankah tadi adalah mirage shot? kau hebat bisa melakukannya!". naruto kembali memuji dengan hinata yang sudah full semakin memerah mendengar pujian dari naruto.
"hu'um". hinata hanya mengangguk dengan wajah lugu.
naruto menarik tangan kanan hinata dan berjalan menuju pinggir lapangan.
"aku tak percaya kau sangat hebat bisa bermain seperti itu, hinata-kun!". ucap riko pada hinata sedangkan hinata hanya mengangguk menjawabnya. karena naruto tak seperti biasanya memulai tuk memegang tangannya.
"naruto-kun, apa kau kekasih hinata?". tanya to the point meluncur dari hyuga. naruto melirik hinata sejenak.
menggaruk belakang kepalanya dengan senyuman yang terlihat indah dan mata biru sebiru samudra yang tiba-tiba terlihat memancarkan kehangatan dan jangan lupakan pipinya yang memerah.
"iya, senpai". ucap naruto dan matanya kembali tertutupi poninya. mereka mengangguk walau ada sedikit getaran aneh di dada para lelaki di sana-bukan cinta-.
"siapa seme-nya?". ucap izuki tanpa tahu malu. hinata mengacungkan tangannya dan memberi glare pada naruto seolah berkata 'DIAM!'. mungkin hinata terlalu menikmati permainannya.
"semennya hinata keluar karena seme-nya naruto!". ucap izuki entah inspirasi berasal darimana dan hanya mendapatkan tatapan menjijikan dari yang lainnya.
"oh ya kita akan bermain dengan kaijou minggu depan!". ucap riko tiba-tiba dengan background berbunga-bunga di belakangnya. tapi, ucapan itu seolah bagai petir yang menyambar bagi yang lainnya kecuali naruto, hinata, kuroko, dan kagami.
"a-apa kau bercanda?". tanya hyuga.
"tentu ... tidak!". jawab riko santai.
"kapan?". tanya hinata.
"dua minggu lagi!".
"karena itu!... kita akan berlatih tiga kali lebih banyak minggu ini!". ucap riko dengan terus menjeda kalimatnya karena terlalu senang. tapi bagi para pemain itu seolah sambaran raiton : kirin milik master madara di anime madara sipphuden.
"A-APPPPAA?". mereka berteriak bersamaan.
"eehhkk kalau begitu empat!". ujar riko kembali.
"RIIKKOO/SENNNPPAAIII!". mereka berteriak lagi.
"kalau begitu lima!". ucap riko dengan berbunga-bunga.
"YOOOOSSSHHHH KITA LATIHAN!" teriak hyuga.
"YAAHHH TIGA KALI LIPAT!". teriak koganei.
"lima kali lipat!". ujar riko
BRAAKK
mereka terjengkang kedepan saat mendengar riko berujar lima. tapi mereka kembali berjalan karena tak mau bertambah. hinata dan naruto hanya cekikikan melihatnya.
Tbc . . .
Yo balik lagi sama saya author yang plin-plan …
Saya lagi males buat fic …
Makanya saya gak update fic apapun dan saya paksain tadi buat fic dari jam 2 sampe jam 6 … pake hp tentunya makanya lama…
Yang sengoku no game juga sama saya terhambat banget dengan kemalasan saya …
Dan saya bawain fic ini buat mood saya balik lagi buat bikin fic…
Dan di chapter-chapter kedepan akan saya buat spektak nih fic… dan yah saya akan ngelanjutin nih fic sampe tamat ..
Saya berencana masukin char yang lain dari naruto di nih fic kaya shika mungkin gaara? Atau sasuke? –sasuke gak mungkin soalnya diambil peran oleh hinata..
Dan yah di sini hinata seorang cosplayer ooc banget yah? Hehehehe … tapi ini untuk mendukung kisah naruhina yang terkesan gagap mulu … dan di chapter berikutnya mungkin akan lebih ke romance … kenapa? Kan saya dah bilang bahwa naruto gak akan ikut pertandingan di inter high dan mulainya di winter cup… untuk lawan kaijo? Mungkin naruto akan ikut bermain…
Saya mau bertanya apa itu seme dan apa itu uke? Maksudnya mana yang dominan?
Jangan lupa chek fic saya yang lain! :D
review, kritik and flame, please?
Causetoday turn off…
