"kau terlihat seperti kakek!, yoshi-nii". ucapan keluar dari seorang perempuan-ralat- setengah perempuan berambut twintail dengan poni menutupi matanya yang berwarna blue sapphire.

"aku tidak ingin mendengar ucapan ini dari mu, na~ru~ko~cwan". kiyoshi teppei berujar dengan nada sing a song.

JDUAK

gadis itu memegang kerah kiyoshi yang sedang berbaring diranjang rumah sakit dan tanpa basa - basi mengadu jidat nya dengan kiyoshi.

"naruko-chan! jaga sikapmu!". ucap seorang laki - laki -ralat- makhluk tak jelas berbentuk laki-laki berambut panjang hingga punggungnya dengan warna hitam yang sangat kentara dipadu dengan poni nya yang menutupi mata kanannya yang berwarna hitam sewarna dengan sebelah kiri.

"ittai!". kiyoshi memegang keningnya akibat tabrakan jidat dengan naru?ko?to?.

"diamlah! dan juga, siapa lagi gaya yang kau pakai itu hinata!". naru?ko?to? ah sebut saja naru. dia menunjuk hinata yang ternyata adalah laki - laki absurd tadi.

"baka nano! tentu saja aku adalah madara!". hinata yang ternyata sedang memakai gaya madara -tokoh utama madara shippuden- dengan gaya angkuh alias menyilangkan tangannya di dada.

"aku tau itu! tapi, kenapa kau mengubah warna rambutmu! dan juga lensa itu terlihat buruk!". naru langsung pundung dipojokan ketika selesai mengungkapkan perasaannya seraya bergumam"kembalikan hinataku!". dibarengi dengan aura suram dan memukul - mukul tembok pelan.

'aku tidak tau harus senang atau sedih ketika di datangi perempuan dan laki - laki jadi - jadian ini!'. batin kiyoshi miris melihat naruto yang berpakaian perempuan dan hinata yang berpakaian laki - laki. 'mungkin mereka akan menjadi keluarga crossdresser'. kiyoshi berpikiran positive saat melihat naruto yang ditenangkan oleh hinata dengan cara mengelus punggungnya dan berucap"tenang aku akan bertanggung jawab!". dan naruto malah semakin putus asa. 'absurd!'. batin kiyoshi.

The Yellow Flash IV

Disclaimer :

Not my own

Pairing :

Naruto x Hinata

Warning :

Hinata keterlaluan Ooc, Typo, EYD(ejaan yang disempurnakan) kurang bagus, pemaksaan alur, crossdresser!naruhina.

AN/ : Crossdresser adalah orang yang berpakaian tidak semestinya. Co/ : cowo pake baju cewe and cewe pake baju cowo. Bukan (bences)

Klo cosplayer itu Cuma berpakaian (meniru) layaknya chara anime, game, dll.

The Yellow Flash IV

naruto berjalan dengan digandeng oleh hinata, hinata berpakaian yang menurutnya normal. kaos berwarna merah dengan flat hitam ditangan pendeknya dan tulisan 'of course'. di tengah baju berwarna hitam dipadukan dengan jeans hitam panjang sampai mata kaki dan sepatu 'converse'. berwarna merah sangat jelas terpasang dikakinya. sedangkan untuk tampilan gaya rambut hinata memakai wig rambut 'emo'. dengan poni dari kanan ke kiri yang sedikit membuat matanya agak tertutup tanpa ada gaya ekor bebek dibelakangnya. sedangkan naruto?

ia saat ini memakai wig rambut twintail pirang dengan poni yang entah kenapa selalu menyembunyikan kedua matanya. baju yang ia kenakan adalah baju lengan pendek berwarna merah jambu atau pink dan flat yang sama dengan hinata, tulisan yang berada ditengah baju berbunyi 'touch me'. yang membuat banyak lelaki menaruh matanya kepada naruto. jeans hitam yang sama dengan hinata melekat di seluruh kakinya ditambah dengan sepatu 'converse'. berwarna pink sangat menawan dikaki naruto. hampir seluruh pasang mata menatap naruto dan hinata.

"hinata!". naruto berbicara dengan nada agak pelan.

"apa, naruko-chan?". hinata menyahut dengan senyuman indah terpatri di wajahnya yang membuat naruto -entah kenapa bersemu- dan banyak perempuan bersemu melihat hinata tersenyum, begitu pula laki-laki turut bersemu saat melihat naruto.

"kau seharusnya menambahkan suffix -kun, naru-chan!". hinata kembali menimpali sebelum naruto kembali bertanya.

"boleh aku me-melepas ini?". tanya naruto dengan memegang tonjolan kecil di dadanya. yah, naruto memiliki tonjolan kecil didadanya. bagaimana bisa? tentu saja dengan bra ditambah dengan pengganjal, ini adalah ide brilian hinata.

"kau ingin melepas itu? bagaimana jika kau lepas semua saja gayamu! dan aku juga akan melepaskanmu!" hinata menyeringai di dalam batin saat melihat naruto depresi. entah mengapa ekspresi itu membuat hinata bergairah 'S' mungkin.

"maafkan aku". 'gomen okaa-san!'. naruto hanya pasrah dan kembali diam mengikuti hinata yang menggandeng tangannya.

"hinata, kita akan kemana?". naruto bertanya pada hinata yang terlihat tersenyum.

"kita akan mengunjungi teiko". hinata masih menggandeng lengan naruto, menuntunnya menuju sekolah yang bernama teiko itu.

"teiko? bukannya itu adalah sekolah SMP yang terkenal dengan basketnya? untuk apa kita kesana?". tidak naruto pungkiri bahwa ia penasaran dengan apa yang membuat hinata tertarik untuk mengunjungi teiko, yang notabene nya adalah mantan sekolah SMP hinata.

"yap, betul sekali! kita akan bertemu dengan kawan lamaku disana!". hinata berujar dengan antusias.

"hmm... siapa? sepertinya kau sangat bahagia? laki-laki?". naruto bertanya dengan nada yang mengisyaratkan keingin tahuan yang sangat kentara.

"benar, semua laki-laki!". naruto tiba - tiba saja mempererat genggaman tangannya pada hinata, entah kenapa ia mendengarnya agak menyakitkan. meskipun, ia tau hinata tidak akan macam-macam dengan mereka tapi tetap saja ia merasa gelisah.

"tunggu? semua? oh souka, apa tim basket teiko?" naruto yang tadi mengeraskan genggaman tangan, kembali agak mengendurkannya.

"yah, kau akan tau saat berhadapan dengan mereka, naru-chan! aku yakin kau akan sangat bahagia!". hinata berujar lebih antusias saat mengetahui ia dan naruto-nya akan berhadapan dengan para lelaki teiko.

~Skip

naruto berjalan masih dengan digandeng oleh hinata yang berada di depannya, mereka berjalan dengan satu kali harus menaiki bus untuk mencapai sekolah yang bernama SMP Teiko. berada di depan gerbang sekolah SMP ini entah kenapa membuat hinata juga naruto sedikit merasakan tekanan. tidak, tidak fic ini tetap berada dijalannya dan tidak akan berubah menjadi fic supranatural. naruto dan hinata melangkahkan kakinya pada gerbang dan...

tidak ada apa - apa, mereka hanya melanjutkan perjalanan menuju sebuah gedung yang terlihat besar dengan desain modern.

"apa itu tujuan kita?". naruto bertanya pada hinata dan hanya dijawab anggukan oleh hinata. entah kenapa tekanan yang berasal dari gedung didepan mereka ini, membuat naruto sangat bergairah dan sangat bernafsu.. bukan! bukan nafsu bejat, tapi nafsu bermain basketnya sangat meningkat drastis.

naruto dan hinata kembali berjalan untuk memasuki gedung itu, dan saat berada di depan pintu. keduanya melakukan hal yang sama menarik nafas dan menghembuskannya perlahan.

CKLEK

pintu dibuka oleh hinata dan saat terbuka entah bagaimana, karena fic ini bukan fic ecchi atau hentai sinar dewa menyelimuti bagian dalam pintu dan saat terbuka terlihat lima orang laki-laki yang sedang berdiri seolah menunggu seseorang.

"kau terlambat, nano-dayo!". si kacamata berambut hijau menyahut dengan ekpresi tajam.

"hinata-chin! aku merindukan makananmu!". seorang raksasa berambut ungu memberengutkan mukanya saat melihat hinata tak membawa apa-apa.

"hinata-cchi kau kemarin kemana!?". dengan tingkah kanak - kanaknya sikuning bertanya.

"haah!". satu - satunya yang berkulit coklat disana hanya mengambil nafas dan membuangnya dengan keras.

"wah! tidak biasanya hinata membawa wanita! bisa kau keluarkan dia dipertemuan ini hinata?". manusia pendek berambut merah tersenyum seolah akan menguliti dari ujung kepala wanita yang dibawa hinata hingga ujung kakinya.

"tenang dulu akashi-san! aku tau kau marah. tapi, aku tak bisa untuk tidak membawanya". hinata tertawa gugup mungkin gelisah karena sikap akashi, dan naruto tak melewatkan itu. naruto berjalan menarik hinata dengan senyuman yang terlihat lembut, hingga berhenti dijajaran mereka berlima.

"abaikan saja aku!". naruto berujar santai dan para laki - laki dari anggota yang ternyata kiseki no sedai tak melewatkan aura tipis ditubuhnya. akashi berjalan menuju naruto dengan tangan yang mengambil sesuatu dari sakunya, sebuah cutter akan melayang pada naruto dari akashi jika saja tidak ada sebuah bola basket menuju naruto.

TAP

naruto menangkap bola basket tepat disamping wajahnya dengan tenang. melihatnya didepan wajahnya dan mulai memantulkan bolanya dengan tangan kanan.

DUGH DUGH DUGH

"bagaimana dengan bermain dua point pertama ia yang menang?". semuanya menatap naruto dengan serius.

"kau-ssu? ah hentikan! aku takut kau menangis-ssu!". seseorang berambut kuning a.k.a kise berujar dengan kedua kepalan tangan mengucek mata, bermaksud mengejek naruto.

"hibur aku!". aomine atau sirambut biru nampak menampilkan minatnya sedikit.

"apa ada lagi?". tanya naruto dengan suara feminimnya dan entah bagaimana, naruto, midorima telah berada di sisi lapangan yang sama sedangkan aomine, kise, murasakibara, juga akashi berada di sisi yang lainnya.

"aku datang kesini hanya untuk menggantikan kuroko! anggap saja naruko-chan menggantikanku!". hinata berujar karena tidak ingin bermain bersama para monster ini. ia pun berjalan menuju ke sisi luar lapangan.

"ryouta! atsushi! pindah posisi!". mereka berdua yang mendengarnya hanya bisa menurut saja dengan apa yang diperintahkan akashi.

"kau!". naruto menunjuk murasakibara.

"kau tidak perlu pindah! aku tidak mau kalian kesusahan melawanku, lebih baik three on three!". murasakibara masih berada di team akashi, sedangkan kise berada di team yang sama dengan naruto.

"jangan menyusahkanku-ssu/nano-dayo!". ucapan berbarengan keluar dari makhluk hijau juga kuning.

"santai saja! kita mulai! hinata-kun akan menjadi wasitnya!". hinata yang mendengar itu segera berlari mengambil bola dan berdiam diri ditengah lapang untuk memulai pertandingan. tiba - tiba saja aura yang berada dilapangan terasa mencekam team naruto dengan team akashi, aura keduanya berbenturan dengan keras meskipun ini hanya sebuah latihan.

PRIIT Wusshh TAP

kise dibarisan terdepan berlawanan dengan murasakibara, saat bola diterbangkan oleh hinata. kise dan murasakibara langsung melompat tinggi, semua orang tahu bahwa saat ini bola akan didapatkan oleh murasakibara. murasakibara yang mendapatkan bola langsung saja mengopernya pada akashi.

TAP

akashi menerima bola pemberian dari murasakibara dengan santai.

DUGH DUGH

akashi mendrible bolanya menuju arah ring hingga tiba - tiba kise menghadangnya. akashi kembali memantulkan bolanya dengan santai, para kiseki no sedai ini masih bermain tanpa mengeluarkan seluruh kekuatannya.

SYUT TAP

akashi melakukan bounce pass pada aomine yang berada dibelakangnya,langsung saja ia mendrible bolanya ke arah sisi kanan darinya. berlari melewati kise. hingga midorima menghalanginya.

CIT CIT

berlari ke arah kanan midorima lalu melakukan crossover ke kanan dari arahnya-aomine- dan midorima masih mengikuti aomine dengan ketat.

SYUT

dan saat midorima masih belum melepaskannya, aomine melakukan crossover kembali dengan bola yang dengan cepat berpindah dari tangan kanan ke tangan kiri dan melemparnya langsung menuju akashi yang berada ditengah.

TAP

dan akashi menerima bola dari aomine dengan santai dan langsung berhadapan one on one dengan naruto yang masih berpakain girly.

"menyingkirlah onna!". akashi mengeluarkan perintah mutlaknya.

"itu jika kau bisa, chibi!". naruto melayani akashi yang saat ini berada di depannya.

"dengarkan perintahku! karena aku, absolute!". akashi berujar tegas dan penuh kearoganan.

DUGH DUGH DUGH

akashi mendrible pelan bola yang berada di tangannya sekarang, dunia menjadi hitam dan hanya sebuah garis tubuh benda lainnya yang tergambar.

dengan tiba - tiba tubuh naruto terjatuh dengan lutut kanan bergetar, akashi melewatinya dengan mudah kemudian melakukan lay-up dan...

Blush

bola masuk dengan sempurna. naruto masih terduduk ditempatnya, dengan wajah menunduk.

"sudah kubilang! aku ini, absolute!". akashi berjalan melewati naruto dengan santai. naruto masih diam terduduk dan midorima juga kise yang tidak kuasa saat melihat wanita -jadi - jadian- itu terduduk, langsung saja mendekatinya.

"apa kau mau menghentikannya, nano-dayo?". midorima bertanya dengan posisi berdiri dan membetulkan letak kacamatanya dengan jari telunjuknya.

"sudah kubilang bukan? jangan menangis-ssu". kise menjongkokan diri disamping naruto.

"shishishi...". naruto tertawa pelan membuat midorima juga kise heran. mendongakan kepalanya dengan senyuman yang terlihat manis dimata midorima juga kise.

"kita balas mereka!". lanjut naruto seraya berdiri, sedangkan midorima dan kise hanya terdiam dengan semburat kecil diwajah mereka saat naruto menunjukan senyumnya.

PAK

naruto meninju kepalan tangan kanannya ke telapak tangan kiri dengan keras, hingga menyadarkan lamunan midorima juga kise. kise melirik midorima, keduanya langsung saja mengangguk tanpa perintah. midorima berjalan menuju ring dan mengambil bolanya.

WuusshTAP

melempar bolanya menuju kise yang diterima dengan baik. kise mendrible bola hingga setengah lapangan aomine langsung menghadangnya.

DUGH DUGH Wuussh

kise dan aomine hanya diam ditempat saling membaca tujuan masing-masing, kise yang merasa tidak akan menang jika mendrible bola. langsung mengoper pada naruto yang berada di belakangnya.

TAP

naruto menerima baik bola dari kise dan segera berlari menuju kekanan dan aomine yang mengikutinya. naruto berhenti membuat aomine berhenti dihadapannya sejauh satu meter. naruto melakukan bounce pass pada aomine seolah memberikannya begitu saja membuat kise dan midorima mendesah dan ...

Flash

saat aomine akan mengambil bola yang berada dihadapannya, tiba - tiba wajah naruto berada dihadapannya dengan jarak lima centimeter bahkan nafas citrus naruto sangat terasa dihidung aomine. blue sapphire, aomine bersemu merah melihatnya dari jarak sedekat ini dan disaat ia saat itu juga naruto kembali menghilang dari hadapannya membuat aomine jatuh terduduk.

Flash DUGH DUGH

naruto muncul dibelakang aomine membuat semua anggota kiseki no sedai terkejut, mereka bahkan tidak bisa mengikuti pergerakannya yang seperti menghilang itu. mendrible santai, setelah aomine boss selanjutnya muncul. point guard Teiko a.k.a akashi, akashi menyeringai.

"kau lumayan juga, onna!". ucap akashi arogan.

"mau yang lebih hebat? akan ku tunjukan padamu!". naruto segera berlari menuju akashi yang berada dua meter didepannya.

DUGH CIT

saat hampir satu meter, naruto menghentikan langkahnya dan melakukan bounce pass pada kise yang berada di kanannya.

TAP

kise menerima bola dari naruto dan segera berlari menuju ring yang tengah dijaga murasakibara, kise berlari menuju wilayah three point yang langsung di jaga ketat dari depan oleh murasakibara.

CIT CIT

kise melakukan pivot dari kiri kanan dan terus seperti itu untuk membuka celah hingga menimbulkan decitan dari gesekan sepatu dengan lantai. kise melihat naruto yang tengah dijaga akashi lepas dan akan langsung menuju ring.

Wuussh SYUT

kise berada dipinggir luar ring kanan, maju satu langkah ke depan dan melakukan bounce kebelakang melalui celah kakinya dan mengoper pada naruto dengan tangan kiri. ke arah naruto yang siap melakukan dunk.

murasakibara tentu saja langsung berlari menuju naruto, tak ingin memberinya celah.

TAP SYUT

naruto menerima bola saat berada di udara, dan dengan sangat cepat murasakibara sudah berada didepannya, dengan control bola yang bagus naruto mengangkat tangan kanannya saat masih diudara seolah akan memasukan bola dan langsung saja... melakukan pass pada midorima yang berada di luar three point.

TAP

midorima menerima dengan baik bola dari naruto dan segera saja midorima menekuk kedua kaki, lalu shot three point midorima pun tak bisa dicegah.

Blush

bola masuk dengan sempurna.

TAP

naruto menginjakan kembali kakinya dilapangan indoor SMP Teiko, mencari pemandangan kesekitar dan melihat sosok berambut merah berbadan kecil.

"aku menang!". naruto melakukan pose 'V' pada akashi yang melihatnya dengan hmm... entahlah.

"kita lanjutkan!". akashi berjalan menuju ring dan mengambil bola, mengabaikan team naruto yang kembali menuju posisi bertahan dengan naruto di posisi terdepan sebagai power forward, kise ditengah a.k.a point guard, dan midorima mengisi bagian belakang di posisi center.

SYUT TAP

akashi langsung mengoper pada aomine yang diterimanya tanpa hambatan.

DUGH DUGH DUGH

aomine berjalan sembari mendrible bola ditangan kanannya, melihat kedepan ia melihat naruto dengan gaya rambut twintail dengan poni dan mata sayunya. ia hampir kehilangan fokus karena mengingat kejadian tadi, kembali menajamkan indra penglihatannya. aomine segera berlari menuju naruto, mata aomine langsung berubah seperti elang dengan aura berwarna biru seolah menyelimutinya. dunia menjadi hitam dan hanya di isi oleh gadis -jadi - jadian- dengan aura orange dan laki - laki beraura biru, aomine mendrible bola kekanannya sehingga aura biru yang menyelimutinya bergoyang seperti api,

naruto berlari ke kiri mengikuti aomine dan auranya menambah kesan keren padanya.

TAP DUGH

aomine berlari di ikuti naruto dikirinya bola ia pantulkan ke belakang dengan naruto yang tidak bisa berhenti karena terlalu cepat, aomine membalikan badan untuk mengambil bola dan ia harus membelalakan matanya saat naruto tiba-tiba didepannya dengan mengambil bola 'bukannya ia yang paling jauh'. batin aomine, dan ketika itu juga dunia kembali semula dan berwarna. semua membelalakan matanya karena aomine kalah cepat oleh naruto yang notabenenya seorang gadis (yang kiseki no sedai tahu).

naruto langsung berlari dengan kecepatan standart.

di depannya akashi kembali menghadang naruto.

"kau tahu! emperor eye milikku bisa melihat masa depan tiga detik lebih cepat! karena itulah aku ini, Absolute!". akashi memasang pose bertahan di depan naruto yang masih lima meter didepannya. naruto menyeringai mendengar apa yang diucapkan oleh akashi.

Flash

dunia berubah menjadi hitam dan garis tubuh berwarna merah milik akashi terlihat mendominasi garis putih lapangan ring dan lainnya. tapi, satu hal yang membuat akashi heran. naruto! 'dimana dia'. batin akashi dan saat itu juga akashi melebarkan matanya saat mendengar bisikan di telinga kirinya "jika kau bisa melihat masa depan tiga detik lebih cepat, maka aku hanya harus satu detik lebih cepat darimu, bukan?". dan bisikan itu kembali membuat dunia berwarna. naruto berdiri dibelakang akashi yang terjatuh akibat syok.

naruto kembali mendrible dengan kecepatan standart dan saat naruto dihadapannya berdiri murasakibara, naruto langsung menghentikan larinya.

"aku takkan membiarkanmu lewat!". murasakibara berujar dengan serius setelah melihat akashi yang dengan mudah dilewati oleh naruto.

DUGH DUGH DUGH

naruto memantulkan bolanya ditangan kanannya dengan pelan.

Flash

bola yang berada ditangan kanan naruto dipantulkan dengan cepat, dan naruto berlari kearah kiri dengan cepat. saat murasakibara melihat naruto berlari ia tidak melihatnya memegang bola, melirik ke kiri dan ternyata bola telah ada ditangan kise. menekuk kedua lututnya three shot form dan murasakibara yang melihatnya tidak bisa mengabaikannya, berlari menuju kise dan langsung menghadangnya saat ia tengah melompat untuk three point.

SYUT

kise melompat melakukan three point dan murasakibara melompat untuk melakukan defense, dan murasakibara berhasil menyentuh ujung dari bola.

Trank

bola mengenai ring saat murasakibara berada di udara, bola terjatuh dan langsung mendarat pada naruto yang melakukan rebound, memelototkan matanya karena ia kecolongan. saat itu juga suasana terlihat...

PRIIIIIIIIIIT

"OWARI DA OWARI!". teriakan hinata menggelegar diruangan itu. semuanya melirik hinata seperti ingin melahapnya.

"aha...ahahahaha". hinata tertawa canggung saat para anggota kiseki no sedai melihatnya seperti itu. naruto berjalan menuju hinata, untuk menyelamatkan hinata dari amukan laki - laki yang di sebut generasi keajaiban itu.

"aku lelah! hinata-kun!". naruto bertingkah manis pada hinata agar hinata terhindar dari masalah dan saat melihat itu entah kenapa suasana malah bertambah parah, semakin mencekam. para kiseki no sedai mendekati lokasi naruto juga hinata.

"wah kau hebat! ngomong - ngomong, kita belum berkenalan-ssu!". kise yang pertama berencana merubah suasana, segera menanyakan nama gadis -jadi - jadian- yang bermain hingga membuat darah anggota kiseki no sedai mendidih.

"ryouta benar, kau belum mengenalkan dirimu, nona?". akashi bertanya dengan senyuman ganjil di bibirnya dan jangan lupakan perubahan tatapan akashi yang agak melembut.

"hmm... ore no name wa namikaze naruko, desu!". naruto mengenalkan dirinya dengan senyuman bertengger dibibir, membuat para anggota kiseki no sedai tersenyum lebar.

"ore? nano-dayo". midorima berucap ambigu tapi mampu membuat naruto gelagapan dan semuanya heran.

"hmm... hinata! apa kau pacarnya naruko...-chan?". aomine bertanya dan mengalihkan pertanyaan ambigu midorima, semua atensi menatap fokus naruto dan hinata. naruto terlihat memerah, dan hinata hanya tersenyum dan mulai menjawab.

"bukan".

JLEB

hinata menjawab tenang, berbeda dengan naruto yang seolah ditusuk oleh panah gandiwa.

"dia adik pacarku!". dan naruto menatap hinata aneh. sementara hinata hanya membalas naruto dengan senyuman aneh. "nama kakaknya namikaze naruto". dibalas anggukan oleh para anggota kiseki no sedai, disertai senyuman aneh mereka. 'chance'. batin para kiseki no sedai, tentunya kecuali kuroko.

"ah... ngomong - ngomong apa naru-cchi itu yang kemarin-ssu?". tanya kise mengingat pertandingan kemarin dengan seseorang yang ia dengar naruto.

"eh... benarkah? apa kau berhasil mengalahkannya?". tanya naruto dengan akting antusias, membuat para kiseki no sedai yang hadir mengepalkan tangan dan meregangkannya.

"sayang sekali-ssu!". ujar kise lesu.

"apa dia sehebat itu, ryouta?". tanya akashi serius dan seringaian bertengger di mulutnya.

"tentu saja nii-chan sangat hebat! bahkan nii-chan sering mengalahkan naru!". naruto berceramah dengan aura api membara sebagai background karena ia memuji dirinya sendiri.

"hmm... eto... bisakah kalian memperkenalkan diri kalian?". ucapan hinata seolah membuyarkan segala keingin tahuan mereka terhadap naruko, sampai - sampai mereka lupa mengenalkan diri. kiseki no sedai tanpa kuroko ini tampak tersenyum dengan canggung karena lupa memberikan nama mereka.

"aku akashi seijuuro!". jawab akashi dengan menjulurkan tangannya dan diterima dengan baik. akashi diam, tetap menyatukan tangannya dengan naruto, membuat para anggota yang menunggu giliran perkenalan berkedut.

Plak

si mantan wakil kapten teiko menampar pelan tangan akashi, membuat akashi mendelik padanya dengan sukarela. midorima berdehem untuk menyesuaikan keadaan, menjulurkan tangannya yang juga disambut oleh naruto.

"namaku midorima shintarou!, aku shooting guard dengan akurasi seratus persen!". midorima membanggakan dirinya di depan yang lainnya, mendengus yang bisa dilakukan semuanya akan tingkah midorima yang sok keren dan terakhir menatap naruto dengan tangan kiri membetulkan letak kacamatanya "yoroshiku!". lanjut midorima dan melepaskan tangannya dari naruto, saat melihat kise yang terlihat akan menepisnya. seperti yang ia lakukan pada akashi. kise menjulurkan tangannya pada naruto.

"aku kise ryouta, kau bisa memanggilku ryouta posisiku small forward. kau tahu aku ini model jadi kau boleh meminta tanda tanganku nanti!". naruto menerima dengan baik tangan kise dan mengucapkan "benarkah?". saat kise bercerita tentang profesinya, tapi dalam hati ia mendengus.

"aku murasakibara atsushi!". murasakibara berkenalan dengan nada malas, membuat naruto mengatakan "kau berbeda onii-chan!". dan saat itu juga "untukmu!". murasakibara memberikan nmaibo kesukaannya pada naruto.

"aku aomine daiki! boleh aku meminta nomer ponsel serta e-mail milikmu naru-chan?". aomine menjulurkan tangan disertai ucapannya membuat yang lain berpikir bagaimana mereka akan mendapatkannya juga, karena tidak mungkin aomine akan memberikannya.

"ha'i". jawab naruto santai, sehingga membuat yang lainnya berpikir keras.

"ore, mou! aku membutuhkan nomermu jika ada agensi meminta mencarikan model, tak apakan-ssu?". kise memberikan alasan dengan godaan agensi untuk memberikan nomernya.

"watashi mou!, mungkin kita bisa bermain seperti ini lagi dan menghubungimu dengan mudah!". midorima memberikan alasan logis yang paling dapat ia cari dalam otaknya yang pintar.

"ore mou!". murasakibara atsushi hanya satu - satunya yang meminta tanpa alasan.

akashi terlihat tidak meminta nomer ataupun e-mail milik naruto, namun ternyata dalam diamnya itu terlihat sesuatu yang mengejutkan. jika kita melihat lebih dekat pada matanya, akashi sedang mengaktifkan mata emperor eye miliknya dan membaca gerakan tangan para kiseki no sedai yang sedang mencatat dalam handphone masing - masing nomer dan e-mail naruto -ini mata dewa malah dibuat mata nista :v-

setelah kejadian absurd ini berlangsung beberapa menit hinata kembali memecahkan keheningan.

"baiklah! sebenarnya aku tau apa maksud kalian berkumpul! jadi, aku akan pulang sekarang!". hinata berujar mengerti dengan keadaan mereka yang berkumpul lagi.

"ayo naruko-chan!". hinata menarik tangan kanan naruto, melepaskan naruto dari para kiseki no sedai yang tengah menebarkan pheromon(tulisannya bener?). naruto juga menghela nafas syukur karena hinata menariknya dari jaring para kiseki ini.

"baiklah naru pulang dulu! bye!". naruto melambaikan tangan kirinya dan dibalas oleh lambaian tangan kanan para kiseki no sedai, bahkan murasakibara si hidup segan matipun enggan ikut melambaikan tangannya.

CKLEK

hinata membuka pintu dan keluar bersama naruto dan menutup pintu itu kembali. naruto tampak tersenyum penuh arti.

"arigatou na hinata-chan!". hinata menoleh pada naruto yang tersenyum tulus padanya dan membuat dadanya bergelora. entah setan apa yang merasuki hinata, hinata menarik tangan naruto pada gang sepi yang berada disekolah teiko. naruto menyender pada sebuah tembok terlihat hinata yang tengah menunduk dengan memainkan kedua jari telunjuknya. naruto tersenyum penuh arti melihat hinata seperti ini, karena jarang - jarang ia 'yang sekarang' mendapatkan momen seperti ini. hinata mendongakan wajahnya dengan mata tertutup dengan bibir yang sedikit maju.

naruto yang mengerti pun ikut mendekatkan wajahnya pada hinata, hingga nafas keduanya terasa sangat nyaman di indra penciuman masing - masing.

~Chuu~

daging lembut tanpa tulang itu bersentuhan, naruto memiringkan kepalanya dan menjilat bibir hinata. hinata membuka mulutnya dan naruto tanpa sungkan memasukan lidahnya pada mulut naruto.

"~hmm~ahnn!". hinata mendesah lembut saat naruto menarik kepalanya semakin rapat dengan tangan kanannya, ia memegang kepala dan leher naruto dengan dekapannya ia sudah tidak bisa berdiri sehingga naruto mendekap pinggangnya dengan tangan kiri. hinata membalas lumatan naruto di bibirnya, melingkarkan lidah mereka hingga terlepas dan hinata menjilat bibir bawah naruto dan saat naruto akan kembali mendaratkan bibirnya...

"apa yang kalian lakukan ditempat ini!?". tanya seseorang dengan celana hitam baju putih dan topi 'security'.

hinata dan naruto mengangguk bersamaan, kemudian berlari meninggalkan si security di belakangnya yang tengah berlari mengejar. gelak tawa disela lari mereka membuat suasana sore ini seolah penuh bintang gemerlap.

Tbc . . .

Yo! Maaf saya baru update fictadinya saya mau berhenti sejenak

Saya lagi un, to, ujikom, ujipraktek, haahdan

Bukan itu yang buat saya sibuksaya punya band, group alat music tradisional calung, tari di suatu objek pariwisata t*m, ahk saya sibuk yang kaya gitu

Bukan sibuk belajar, saya tipe orang suka bergerak tapi tidak suka mengotak :v dan bisa dibilang saya gak punya (?). yang bilang otak sialan lu! :v

Oke pembahasan di chapter ini :

1. Naruto dipaksa crossdress sama hinata

2. Para kiseki mulai ngaco

3. Kiseki no sedai bukan Cuma yang jadi team inti teiko

4. Kata 'ore' itu biasa dipakai laki-laki klo dijepang, makanya midori heran

5. Apalagi ya? Saya lupa….

Yah intinya klo mau fic saya update PM aja nanti klo saya bisa paling saya update secepetnya (2 atau 1 minggu)…

Terakhir untuk kazukiarashi-san, terimakasih untuk pemberitahuannya….

Jangan lupa review, kritik, saran, dan flame please?

Causetoday turn off . . .