Care & Custody
Author: Me!
Genre: Masukkan semua genre di sini Σ(゜ロ゜;) - kecuali mungkin supernatural & fantasy -
Pairing: kemungkinan besar shounen-ai (bisa ditambah, dikurang atau dibuang sesuai selera, no T+ karena penulis payah
Beta-reader: menunggu seseorang mencalokan diri (?)
Update : berharap bisa setiap minggu (tergantung writer block! Please, share ide kalian! )
Disclaimer: penulis ff ini tidak memegang hak cipta anime/manga KHR
Warning: kemungkinan, shounen-ai, OOC, sedikit crack, genre gak jelas, lebih mirip drabble, timeline berantakan
Timeline (cukup spoiler?)
I. Fiona / masa kecil yang 'menyenangkan' (Reborn + Verde + Fon) [Kemungkinan pairing: FonxVerde, FonxReborn, RebornxVerde, FonxRebornxVerde (?)]
II. Fiona2 / ketika persahabatan mulai retak sampai retak beneran [Kemungkinan pairing: FonxVerde, FonxReborn, RebornxVerde, FonxRebornxVerde (?)]
III. Tsuna / kehidupan baru [Kemungkinan pairing: R27, 27R, 27K, G27]
IV. Akademi / kehidupan paling normal yang bisa terjadi di akademi mafia [Kemungkinan pairing: R27, RebornxLuce, FonxReborn, CoLal, 27K, 2786, 8027, 8059, 5986, D18, 1827, dll]
V. Akademi2 / Konflik! Konflik! Konflik masa lalu [Kemungkinan pairing: R27, RebornxLuce, FonxReborn, CoLal, 27K, 2786, 8027, 8059, 5986, D18, 1827, dll]
I. Bagaimana Fon menjadi seorang Jenius
Kamis, 10 Maret 2016
words: 573
Fon mulai bekerja pada sebuah sindikat sejak dia diculik dari klannya beberapa bulan yang lalu. Selama itu, Fon selalu berusaha keras untuk menyembunyikan kemampuan bela dirinya yang lebih dari sekadar luar biasa dan sebutan 'anak ajaib' yang Klan Hibari berikan padanya. Hal itu ia lakukan karena Fon tidak ingin kemampuannya digunakan untuk kejahatan, setidaknya tidak lebih dari mengangkut persenjataan atau obat-obatan illegal. Oh, dan mematai musuh-musuh sindikat!
Dari dulu, Fon memang telah dikenal sebagai anak yang berhati 'lembut'. Terlalu lembut bagi Klan Hibari yang penuh dengan orang-orang bengis. Oleh sebab itulah, meskipun kemampuan Fon dalam ilmu bela diri hanya dapat ditemukan satu kali dalam seribu tahun bahkan dalam klan terbengis di seentaro Asia sekalipun, tidak ada yang mau repot-repot menyelamatkan anggota sepertinya dari para penculik.
'Dia bahkan tidak tega menyerang penculiknya sendiri! Sejak awal, tidak mungkin hal seperti itu bisa terjadi padanya!' - adalah alasan dari kepala Klan yang akhirnya bisa membuat orangtua Fon 'membuang' anak sulung mereka.
'Kalau dia 'mau', dia bisa pulang kapan saja!' pikir orangtua Fon, 'Toh kami masih punya tiga putera lagi dan satu puteri dalam kandungan,' tanpa mengetahui bahwa, ironisnya, itulah salah satu sebab Fon kabur (dengan sengaja membiarkan dirinya diculik) dari rumah.
'Klan Hibari tidak lebih baik dari tempat ini selain makan tiga kali sehari. Oh, tapi aku akan memastikan akan mampir ketika si bungsu I-Pin lahir! Sampai saat itu tempat ini surga! Tidak ada perkelahian antarsaudara yang lebih ribut dari angin ribut dan penggemar segila anjing gila.'
Sangat menakjubkan, logika para Hibari.
-...-...-
Suatu hari, sindikat menyuruh Fon memata-matai sebuah lembaga yang didirikan oleh asosiasi gabungan berbagai organisasi mafia, termasuk mafia famiglia terkuat di dunia. Hal ini bisa menjadi sangat berbahaya.
Fon pun membiarkan dirinya tertangkap. Dia tahu jika dia melakukannya sejak awal, kemungkinan besar dia akan berakhir di sebuah tempat bernama Panti Asuhan Fiona. Jauh lebih baik daripada akhirat, yang akan terjadi jika orang-orang yang ia mata-matai berpikir kalau dia sudah terlalu banyak tahu untuk dibiarkan tidak terbungkam selamanya. Bukan berarti dia belum tahu banyak hanya dengan beberapa kali penyelidikan 'kecil'. Bahkan Klan Hibari tidak akan menyebut seseorang 'ajaib' hanya karena dia pintar bela diri.
-...-...-
Tahu seperti apa Fiona itu, Fon tidak ingin menarik perhatian. Sialnya, dia malah menarik perhatian orang paling menarik di sana: Renato.
Seorang anak bermata hijau cemerlang berdiri di dekat Renato. Sementara sisa anak lainnya berada jauh dari mereka. Keduanya tidak tampak diasingkan oleh anak-anak sebaya mereka, tetapi justru mereka lah yang tampak mengasingkan anak-anak itu. Dunia milik mereka! Tapi, bukan itu yang membuat Fon menerima uluran tangan Renato yang memajang senyum penuh kuasanya bagai bendera kemenangan.
Dia memperhatikan isyarat tubuh di antara kedua anak di hadapannya. Mereka jelas berteman baik, tetapi ada ketegangan aneh di antara mereka. Dan Fon yang baik hati akan dengan senang hati membantu mereka memperbaiki hal itu. Fon sangat menyukai 'persahabatan'. Terutama persahabatan antara dua anak laki-laki yang sebentar lagi akil baligh. Sejak saat itu, Fon selalu dalam delusi bahwa ada sesuatu yang 'lebih' dalam hubungan Renato dan Verde. Tentu saja dia merasa bahwa kedua temannya tidak perlu tahu akan hal itu.
-...-...-
Sebelum ditempatkan di kamar yang tepat, Fon harus melewati serangkaian tes terlebih dahulu. Dia merasa lega karena dia sudah boleh berhenti sebelum dia sampai pada tes bela diri. Masih berbahaya baginya untuk mengungkapkan kejeniusannya dalam bidang itu.
Namun, setelah dia diperingatkan bahwa lembaga akan memperhatikan setiap gerak-geriknya, sang manipulator 'jenius', Fon langsung berpikir bahwa lebih baik harga dirinya tercoreng sekalian dengan dikenal sebagai penyulam jenius.
End of Entry (Endtry)
Author's Note:
Harusnya aku nulis tentang Reborn dulu, tapi karena beberapa alasan, Fon saja lah (u,u daripada gak update-update). Jadi… timeline-nya akan berantakan, karena itu dipake angka romawi di depan biar tahu kapan itu kapan. Spoiler, spoiler, tapi disaat yang sama gak terlalu spoiler juga hehe.
PS: apa hanya aku yang anxious membaca rules & guidelines ff? Setiap membaca itu, aku jadi ingin mengecek ulang ceritaku 10x, mencari 2-3 beta-reader, atau sekalian gak jadi update u,u
Harusnya aku edit prolog juga, pasti ada bayak pertanyaan bagi pembaca baru. Tapi, singkatnya panti asuhan tempat reborn bukan panti asuhan biasa dan... yah lebih baik nanti saja.
Next entry: paling lambat 17 Maret
