Hai hai!~ Author kembali lagi~ Sebentar lagi Author kan bersiap untuk bertempur melawan para Readers bersama alien Yopple. Kalau bukan karena ntuh Asisten gaje, gak bakalan Author kayak gini. Oke, sebelum chap ini dimulai, Author kan membalas Review yang ada~!
~ Reka Amelia
Santai aja dong ngomongnya bro! Yang udh tua" lgi nganggur kayak sapi gk tau mau ngapain habis habisin satu ladang rumput #Kena_Tabok_Mbak_Erza (Erza: JADI MAKSUD LO, GW INI SAPI!?) Gak lah, mereka jga bertarung, cuman ya, inikan fic ttg anak" mrk, jdi anak" mrk lebih sering tampil. Oke, kan Author lanjut~
~ ErinMizuMizuna
Hai Mizu!~ Klu Author mau update lama gimana? Ya, itu rumus umur Author, ribet kan? (yg bikin kan elu -_-")
~ Pidachan99
BISING OI! #Kena_Tabok_Pida-chan, Teresa ntuh anaknya Paman Jantan sama Bibi Peri Hijau, keponakannya Lisanna ama Mirajane. Bkn, kembaran Ren yang memiliki kakak Miya Fernandes (dasar..-_-") Ohohoho~ Dia itu bukan adiknya Alex, melainkan saudara kandung perempuan yang lebih muda 6 tahun darinya (-_-" ya kan betul itu Vivi adiknya Alex) Kalau Sakiko cewek Sakaki cowok. Eh, eh, Pida-chan, Author nak kasih tahu rahasia lho! Sakaki itu banyak yang suka! Yang suka sama Sakaki itu, Juliet (anak Romeo x Wendy, lebih tua 1 tahun dari Sakaki), Vivi (dah tahu lha, umurnya sama dengan Sakaki) trus Ui (dah tahu ini anak siapa kan? Umurnya 1 bulan lebih muda dari Sakaki). Buah tangan?Udah Author kasih kan? Ini nih buah tangannya, chap 5 Remember Me!
~ LentHatsune
Thanks! Sabertooth? Hm...nnt Author pikirin (mungkin ada di sekuel yg akan dtg) Iya dong, Author gitu lho! Sampe Author puyeng cari hasilnya (lah, itu umur lo, yg bikin lo kenapa lo yg puyeng!?) Mksdnya nge-flame ya? Mudah"an akan ditambahkan fic-nya dengan genre yang bermacam-macam, thanks dan RnR ya Len-kun!~
Oke, Author rasa sudah semua di jawab, jadi, kita berlanjut ke...~ CHAP 5!
Sebelumnya:
"Regret, awas!"/"Nyaris saja"/"Ui!"/"UI AWAS!"/ Ui menoleh ke arah kanannya dengan mata terbelalak.
Rated: T
Disclaimer: Hiro Mashima-sensei
WARNING(!): INGAT YA TEMAN-TEMAN, AMBIL POSISII YANG NYAMAN. KENAPA? KARENA SEBENTAR LAGI ADA FASHION SHOW 'MISS WOW 2013', DAN YANG PERTAMA...~MISS OOC!
YANG KEDUA...~ MISS TYPO!
YANG KETIGA...~ MISS GAJE!
DAN YANG TERAKHIR...~ MISS ABAL
[FASHION SHOW INI SANGATLAH BERBAHAYA(?) JADI DIMOHON UNTUK BERHATI-HATI!]
REMEMBER!
DON'T LIKE DON'T READ!
"UI, AWAS!" teriak Sakiko. Entah mengapa, kaki Ui terasa berat untuk digerakan. Walaupun begitu, kakinya bergetar hebat melihat serangan hebat itu menuju ke arahnya. "Ui!" seru Juvia melihat serangan itu mengarah ke satu-satunya anak perempuannya. "Ui!" seru Gray kelihatan panik dan cemas, akan tetapi ia mempunyai urusan lain. Regret ingin membuat pelindung untuk adiknya tersayang, akan tetapi, rasanya sudah terlambat.
DUARR! suara ledakan yang cukup besar. "UI!" teriak Juvia. "Ui!" seru Vivi. Sekarang ia sedang berada di samping Sakiko yang tadi menariknya menjauh dari Ui. "Ui..." Juvia menitikkan air mata kiri-nya. "Hah!?" ia membuka matanya, "Nashi-nee!". Ui melihat Nashi di depannya sedang merentangkan tangannya, guna melindungi dirinya dari serangan yang cukup hebat tadi. Asap yang tadi menutupi Ui dan Nashi, kini telah bubar(?)
"NASHI!" seru semuanya kaget. Nashi -dengan kaku- menoleh ke belakang -ke arah Ui- "kau..tidak..apa...kan...Ui?" tanya Nashi. "A..aku gak apa, tapi kak Nashi...kakak tidak perlu melindungi diriku!" seru Ui, anak manis itu mengeluarkan air matanya. "Tapi...aku ingin...melindungi..harta...karunku..." ucap Nashi. "Harta...karun?" tanya Ui bingung. Nashi tersenyum manis sekali, "iya, harta karunku adalah kalian semua, Fairy Tail, dan aku...ingin melindungi harta karun itu agar tidak rusak sama sekali". "Nashi..." Lucy menatap anak sulungnya itu. "Tuan putri!" Virgo baru menyadari bahwa Tuan Putri II-nya telah menghilang (ini anak KuDet bgt sih!-_-").
"Ui..." perlahan matanya tertutup. Ia terjatuh ke belakang, "Nashi!". Regret segera menangkap Nashi. "Nashi...bangunlah!" seru Regret, tak terasa air matanya mentes keluar dari matanya. "Nashi...!" Lucy mendekati anak sulungnya itu. "Nashi-nee! Jangan tinggalkan kami!" seru Sakiko berlari menuju kakak-nya itu. "Nashi-nee..." tak kuasa melihat tubuh Nashi yang ditangkap Regret, Ui menutup mulutnya dengan kedua tangan. Air matanya mengalir dengan deras. Hujan pun tidak mendukung sama sekali keselamatan Nashi. "Ini bukan salahmu, Ui! Nashi-nee yang ingin melindungimu!" Sakaki memeluk anak dari PBB (PBB: Woi! INI BUKAN WAKTUNYA BERCANDA!). Ui menangis di dekapan Sakaki.
"Nashi..." Regret mengepalkan tangannya. Ia menaruh tubuh Nashi di tanah. "SIALAN KAU!" Regret mulai menyerang monster itu lagi bersmaa yang lain. Dari jauh, Meccaline melihat Nashi terkapar di tanah tak bernyawa. "Kasihan sekali dirimu Nashi," Meccaline menatap Nashi, kemudian ia tersenyum, "Naql Verbratas!". Disekeliling tubuh Meccaline terdapat cahay putih, dna sekujur tubuh Nashipun bercahaya.
Beberapa hari kemudian...
"Ugh..." Nashi membuka matanya. "Hah, Nashi-nee!" seru Sakiko. Nashi menoleh ke arah kanan, "Sakiko?". "Nashi-nee!" Sakiko langsung memeluk kakaknya sampai membuat Nashi kaget. "Sa..sakiko!" seru Nashi. "Nee-san daijoubu?" tanya Sakiko. "Daijoubu..." jawab Nashi tersenyum. "Ingatan nee-san..." ucap Sakiko. "Aku sudah mengingat semuanya kok" jawab Nashi. "Yey!" Sakiko kembali memeluk kakak-nya itu. "Hei, Sakiko jangan..." Ucapan Mirajane terhenti ketika melihat Sakiko memeluk Nashi. "NASHI!" teriak Mirajane. "Eh, bi Mira?" seru Nashi menoleh ke arah Mirajane. "Nashi!~" Mirajane memeluk Nashi. "Hai, bi Mira!" Nashi membalas pelukan itu. "Nashi-nee, aku kita pergi ke aula!" ajak Sakiko. "Eh, Nashi baru saja bangun, nanti kalau kenapa-napa..." ujar Mirajane. "Tidak apa, aku baik-baik saja kok! Ayo, Sakiko!" ajak Nashi turun dari ranjang. "Ayo!~" Sakiko menerima ajakan Nashi dengan riangnya.
Adik kakak itu pergi ke aula guild. Mirajane tersenyum melihat Nashi, "akhirnya..."
Di aula, semua pandangan tertuju kepada Nashi dan Sakiko. "Nashi!" seru Lucy berlari menuju anak sulungnya sambil berderai air mata. Ia memeluk anak sulungnya itu. "Mama!" Nashi membalas pelukan Lucy. "Kau tidak apa kan? Apa kau sudah mengingat semuanya?" tanya Lucy. "Aku tidak apa Ma, aku mengingat semuanya kok!" jawab Nashi dengan senyuman manisnya. "Akhirnya, kau sembuh juga!" Natsu mengacak-acak rambut Nashi. Nashi hanya tertawa kecil. "Oh ya, mana Sakaki?" tanya Nashi bingung kemana perginya satu anggota keluarganya. "Sakaki sedang menjalani misi dengan Juliet, Ui dan Vivi" jawab Sakiko. "Eh, apa tidak apa?" tanya Nashi kaget, ia akan tahu abgaimana jadinya jika ke-4 org itu di satukan. "Tenang, mereka bersama Stevan kok" jawab Lucy mengelus rambut merah marun Nashi. Nashi hanay ber-oh panjang, "lalu, Regret dan yang lain?".
BRAK! Suara pintu guild di banting, "HAI SEMUANYA!" teriak Alex. "Hai!" balas satu guild. Nashi memiringkan kepalanya agar bisa melihat Alex, "Alex!Miya!Regret!Alice!". "Nashi!" seru Alex. "NASHI!" teriak Alice histeris memeluk partner-nya itu. "Hai Alice, lama tak berjumpa!" Nashi mengelus bulu halus Alice. "Kau tidak apa? Apa amnesiamu sudah pulih?" tanya Alice, air matanya mengalir dengan deras. "Aku tidak apa kok, ingatanku sudah pulih!" jawab Nashi. "NASHI!" Miya dan Alex berlari menuju Nashi. Nashi berjalan menuju ke arah keduanya. "Kau tidka apa?" tanya Miya. "AKu baik, dan ingatanku sudah pulih!" jawab Nashi. "Baru mau ku tanya!" Alex mengembungkan bibirnya. Nashi hanya tertawa kecil. Lalu, menoleh ke arah Regret yang memalingkan muka darinya. Nashi berjalan menuju arah Regret. "Hai Regret!" sapa Nashi. "Ha..hai Nashi.." jawab Regret gugup. "Bisa temenin aku jalan-jalan?" tanya Nashi. "Te..tentu saja" jawab Regret gugup. Nashi tertawa kecil memandang Regret, senyuman manis terpasang dimukanya.
Nashi dan Regret tengah berjalan-jalan di tempat yang sepi, namun indah.
"Jadi, kalian habis ngapain?" tanya Nashi.
"Habis jalanin misi" jawab Regret.
"Misi apa?"
"Ya, misi lah"
"Misi kelas S apa yang biasa?" (Miya sudah penyihir kelas S)
"Yang biasa"
"Oh..."
"Nashi..."
"Iya?"
"Maafkan aku" Regret menghadap Nashi.
"Apa?" Nashi menoleh ke arah Regret.
"Maafkan aku"
"Untuk?"
"Untuk segalanya?"
"Aku masih tidak mengerti! Tolong jelaskan"
"Gara-gara aku, kamu jadi amnesia"
"Eh, i..itu bukan gara-gara kamu kok!"
"Dan juga, seharusnya aku melindungi Ui, bukan kamu!"
"Eh, i..itu kan kemauanku sendiri!"
"Tapi, ini semua salahku!"
"Tidak, bukan! Ini bukan salahmu!"
"Iya, ini salahku! Kalau aku tidak membantu membebaskan Miya dan Alex, kamu tidak akan amnesia, dan jika aku melindungi Ui, kamu tidak akan kenapa-napa!"
"Regret..." Nashi memandang sedih Regret. Penuh penyesalan. "Tapi, ini semua bukan-"
"Semua salahku!"
"Regret, lihat aku!" Nashi memegang kedua pipi Regret sehingga keduanya sa;ing menatap, "aku baik-baik saja! Tidak kenapa-napa! Dan semua itu terjadi karena kehendak tuhan! Aku memakai mantra itu untuk melindungi kalian dan mendapat efek sampingnya, aku jug amelindungi Ui karena kemauanku sendiri! Jadi, tolong, kembalilah menjadi Regret yang dulu! Jadilah Regret yang jahil, yang suka merusak, berantem, aku tidak ingin melihat Regret seperti ini!".
"Nashi..."
"Jadi, ayo! Aku ingin beli es krim!" ujar Nashi.
Regret menatap Nashi, lalu tersenyum, "oke" ia berlari ke arah Nashi. Tapi, lariannya menjauhi Nashi, "yang terakhir sampai di kedai es krim bi Yuumi, yang bayar pesanan!".
"Eh!? Kau curang Regret! Regret, tunggu!" Nashi mengejar sahabatnya itu.
Langit biru yang cerah. Burung terbang sambil menyanyi diantara awan putih yang menari-nari. Matahari tersenyum lebar menerangi siang ini. Sungguh, hari yang indah!
Asist.R: Akhirnya, Chap 5 selesai! Oke, sekarang Asist.R sedang meliput Perang sengit diantara Aupple dan Readers, langsung saja, ini dia Author!
Author: Hai permisa! Sekarang saya sedang melawan Readers *DUARR, suara ledakan* pertarungan cukup sengit, dan banyak yang meninggal, tapi, pertarungan tidak juga mereda
Asist.R: Mengapa pertarungan ini terjadi?
Author: Awalnya demo krn fic saya, lalu berubah menjadi pertarungan ini,
Asist.R: Oh, berapa banyakkah jiwa yang melayang?
Author: Sekitar 7 orang dari pihak saya
Asist.R: Itumah sedikit namanya *sweatdrop*
Author: Hehehe...
Asist.R: Oke permisa, itulah liputan tentang Pertarungan Sengit antar Aupple dan Readers
Author: Dan jangan lupa nantikan fic lainnya dari saya! *DUARR, suara kentut Yopple*
Asist.R: Ih, bauu!~~
Team Nashi: Remember Me
is Finished! Completed!
