NA : Hallo pembaca, jika anda tidak menyukai ini jangan baca aku tidak menyuruh anda membaca ini secara memaksa. Cerita ini tidak terlalu menarik untuk anda baca. Aku hanyalah author pemula, maaf jika ceritanya jelek. Aku tidak memasangkan seluruh Deisaku romance disini, Mungkin sedikit. Dan ada beberapa OC disini ...
Saya tidak mengambil Naruto
'
'
'
'
'
Menatap jam tangan, sudah menunjukan pukul 7:55. Sasuke mengerang sedikit dan memandang Karin. 'Aku merasa bosan'. Karin masih menatap bukunya tanpa memandang sebelahnya 'Serius sekali ia baca bukunya, apa yang menarik dari buku itu?'. Ia melepaskan earphonenya dan meletakkannya di meja.
Melihat sekelilingnya, fans girs sudah ada di pintu kelas mata mereka sudah membara. Seperti biasa jika Sasuke dekat dengan cewek pasti ada aja kejadian yang membuat cewek yang didekatnya pasti akan sengsara dan itu sudah menjadi kutukan untuk Sasuke, kecuali Sakura ia tetap periang walau pun musibah datang menghampirinya. Sasuke tersentak dan menghapus memorinya itu, ia seharusnya tidak melakukannya.
Mulai perpikir sepertinya, menghela nafas dan perpelilaku seperti biasa. Melihat sekelilingnya tidak ada orang yang menduka ia melakukan tingkah yang membuat ditatap banyak orang, dan fansnya yang tidak membuat gosip baru tentang dirinya.
Sasuke mengeluarkan buku sejarah untuk menghilangkan pikiran yang tidak- tidak. Dan membaca sedikit supaya tidak bosan.
"Yo, Karin"
Sasuke dan Karin berdiri dan berpaling ke belakang dan menatap rambut biru keputihan dan seseorang berambut orange menyapa mereka. Sasuke melihat mata Karin dan matanya sedikit menunjukan ia kenal dengan orang– orang itu 'Teman' memutar matanya dan menghadap teman karin.
'Eh .. tunggu, aku tidak melihat mereka melewati pintu?' pikiran Sasuke bertanya, dan sikapnya sedikit pun tidak menunjukan ekspresi tercengang atau apapun. Dan tetap memegang teguh pendiriannya sebagai Clan Uchiha.
"hy, guys" gumam Karin sambil sedikit mengankat tangannya dan tersenyum.
"Yo, Karin. Siapa di sebelahmu? Teman baru? Atau ... pacarmu?" Suigetsu berkata dengan seringaian berkembang di bibirnya. Merasa jengkel dengan kelakuan temannya Karin langsung ...
Pletak ...
Memukulnya.
HIT 1st
"Aduh" sambil memegang kepalanya.
Pukulan yang dasyat telah menimpa kepala malangnya Suigetsu. "Dasar kau ya... kalau berbicara dipikirkan dulu sampai matang baru dikeluarkan" Karin berteriak sambil mengepalkan tangannya didadanya. Sasuke dan Juugo hanya diam tanpa berkata apa apa (Mungkin takut dipukul sama Karin yang terlihat ganas itu ya... ^_^)
"Maaf ... maaf aku kan Cuma bercanda" kata Suigetsu sambil mengosokkan kepalanya.
Karin melipatkan tangannya kedepan dadanya sambil meredakan amarahnya sambil berkata "Masa kamu gak kenal dia? Dia kan Uchiha Sasuke, teman sekelas kita dan cukup populer di sekolah ini masa kamu lupa dasar tolol" Sasuke hanya diam tidak menunjukan sikap apapun sebenarnya cukup senang juga dengan perkataan cewek berambut merah itu.
"Lalu mengapa kamu dekat- dekat dengan kami?" Kata Yuugo memandang Sasuke.
"..."
"Apa kalian putus?" Kata Karin yang keceplosan, Ya ... Karin tau Rumor tentang Sasuke dengan Sakara yang pacaran kalau putus belum pernah. Sasuke hanya diam raut wajah tidak menjukkan reaksi apapun, seperti ia sudah membeku dengan kata- kata Karin.
Melihat Reaksi Sasuke ia tahu harus berbuat apa- apa "Maaf jika itu membuat anda sedikit cangguh" Permintaan maaf Karin kepada Sasuke yang sedikit sopan. "Hn" Jawabnya tanpa ekspresi apa- apa.
'Ugh, dia benar- benar bajingan sombong dan mengapa aku minta maaf kepadanya, menyebalkan' Batin Karin Sedikit jengkel dengan sikap Sasuke.
"Oh ayolah, kita punya geng baru disini. Jadi kita harus merayakannya" Kata Suigetsu dengan merangkul Sasuke dengan lenganya agar terlihat akrab dengan teman baru mereka.
Karin tersentak dengan apa yang Suigetsu katakan "Apa geng baru? ia langsung masuk begitu saja ke geng ini. Apa- apaan ini, dasar kau Suigetsu" kata Karin sedikit meledak sambil menggeretakkan giginya.
Pletak ...
HIT 2nd
Dan Karin memukul kepala Suigetsu dengan pukulan keras, tempat yang sama saat pertama Karin pukul. "Aduh" kedua kalinya ia mengatakan itu, kedua kalinya ia merasakan pukulan ganas Karin yang suka sekali nempel di kepalanya walau pun hanya sekilas dan cepat, dan kedua kalinya ia harus memegang kepalanya yang terasa berdenyut- denyut itu. Sungguh malang nasibnya ...
'cewek ini sungguh mengerikan. Apakah aku bisa bergaul dengannya? Dan itu masih pertanyaan' pikir Sasuke masih memandang adegan Karin dengan Suigetsu.
Yah, suigetsu sudah terbiasa mendapatkan pukulan dari Karin, akan tetapi ia tidak kapok kapoknya dipukul samaKarin,dan itu sudah menjadi hobi terbaru Karin dan Suigetsu semenjak mereka bersama. Walaupun mereka saling berantem seperti air dengan minyak mereka tidak pernah sampai menghancurkan ikatan persaudaraan geng mereka.
Karin ingin memukul Suigetsu lagi akan tetapi tanganya dicegah oleh Yuugo. Dan Yuugo berkata "Tenang dulu Karin. Hei anak baru" Kata Yuugo memandang Sasuke.
"Hn"
"Apakah kau mau bergabung dengan kami?" Yuugo bertanya sedikit menyipitkan mata. Sedikit curiga juga dengan gerak- gerik sasuke yang langsung masuk
"Kau setuju juga Yuu-" Kata Karin terputus dengan kata Sasuke
"Dengan senang hati" kata Sasuke sambil menyengir.
"Cih" gumam Karin. Ia duduk di bangkunya kembali dan mulai membaca bukunya kembali. Ia tidak peduli mereka lagi.
"Oh ... ayolah Karin kalah, jangan ngambek dong" kata Suigetsu mengoda Karin dengan seringai yang cukup besar di wajahnya. Benar- benar tidak habis- habisnya mengoda Karin.
"Iyah .. ya aku setuju deh sama pendapat kalian semua, satu hal lagi AKU GAK PERNAH NGAMBEK"
Pletak ...
HIT 3rd
"Aduh" memengang kepalanya yang sudah bengkak semua kena hit ke-3 Karin "Jadi cewek jangan mukul dong, sakit tau" Suigetsu ngambek.
"Makanya jadi orang jaga mulut dong" Karin berkata sambil memandang bukunya, sedikit cemberut dibilang 'ngambek'. Membaca buku lebih menyenangkan dari pada harus berurusan dengan yang namanya Suigetsu. Bisa- bisa darah tinggi, dan bikin urusannya tambah ribet.
'Eh ... tunggu Sasuke menyengir, aku mempunyai firasat buruk' pikiran Karin Sedikit khawatir dengan gengnya.
Sementara itu lagi heboh- hebohnya di ruang kelas tentang angota baru di geng Karin di luar ruang kelas terlihat 3 cewek penguntit lagi di depan pintu lagi mencari informasi, dan hawa disekeliling mereka sedang panas dan angker.
"Kemarin Sakura sekarang Karin mau apa mereka dekat- dekat Sasuke ku tersayang" kata leader dari mereka. Matanya terlihat hawa evil yang sangat mematikan, tangannya sudah memegang pintu kayu dengan erat sampai- sampai ia ingin menghancurkan pintu yang ada di hadapannya
"Tenang lah Sada kita pasti menghentikan hubungan mereka dan membuat Sasuke menjadi milikmu" kata pengikut pertama.
"Iya Sada kita pernah membuat Sakura menderita, dan pastinya Sakura menyerahkan Sasuke dan kali ini kita akan membuat Karin menderita juga" Kata pengikut kedua dengan sengiran yang menyenangkan untuk leader mereka.
Senyum kecil tumbuh di wajah leader mereka "Ide yang bagus Akari, baiklah Akari, saki segera membuat penghancuran untuk Karin dan membuat Sasuke untukku" Senyumnya berubah menjadi sengiran yang licik, sangat- sangat licik sehingga
TEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEET! ...
Bel.
"Sial, ayo kembali ke kelas, kita akan membahas rencana besok" ke dua pengikut mengangguk dan mengikuti leadernya menuju kelas mereka.
'
'
'
'
'
"Ohayo, sensei" Sakura membuka pintu dan menunduk kepalanya sebagai tanda hormat kepada senseinya dan malu karena telat. Merasa sedikit malu kapada gurunya ia hanya diam menunggu perintah guru untuk masuk.
" Ohayo, Sakura- san silahkan masuk, kita baru memulai pelajaran" Kakashi tersenyum ramah dibalik topengnya dan menyuruh Sakura masuk ke dalam kelas. Sakura masuk ke dalam kelas merasa sedikit malu karena diperhatikan teman sekelas. 'Duh tumben banget Kakashi berangkat awal, mungkin ada sesuatu yang membuat dia berangkat lebih awal' pikir Sakura masih tanda tanya besar.
Sakura berjalan ke meja dan melihat meja di sebelahnya kosong. 'Sasuke, kemana dia aku sedikit khawatir dia sakit atau apa-pun yang lebih buruk' merasa sedikit sepi dengan ketidak hadirannya Sasuke.
Sakura duduk di mejanya dan meletakkan bentonya (bekal makanannya dan Sasuke ^_^) ke dalam laci mejanya.
"Sepuluh menit lagi akan diadakan ulangan harian, jadi sekarang anda dapat belajar dan menggunakan waktu sepuluh menit ini dengan baik" kata Kakashi duduk kembali di kursinya sambil mengeluarkan buku icha- icha miliknya
Sakura mulai mengeluarkan buku sejarah dan membacanya. Banyak siswa yang membaca bukunya masing- masing dan ada juga yang tidak. Contohnya seperti nara shikamaru pagi- pagi ini ia baru saja meneruskan tidurnya di ruang kelas dan guru tidak terlalu peduli kepadanya karena ia orang yang cerdas ia selalu rangking satu di kelas ini dan juga ia memiliki IQ yang sangat tinggi. Walaupun ia pemalas dan suka tertidur pada saat pelajaran akan tetapi ia selalu mendapatkan nilai yang sempurna. Orang kedua yang tidak membaca buku adalah Choji akamichi kebiasaan setiap hari adalah makan- makan dan makan. Ia pernah kepergok sama guru membawa makanan satu tas penuh dan belum lagi makanan di lokernya pasti sangat banyak dan itu sudah menjadi hobinya.
Sakura mulai membaca tentang teknik jutsu medis ia sangat tertarik dengan itu, seperti bagaimana orang orang disana melakukan pengobatan penyakit langkang sampai pengobatan pada saat peperangan berlangsung. Itu sangat memukau dan menarik.
Sakura terus membaca dari bab ke bab sampai ke daerah organisasi yang bernama Akatsuki. Ia sedikit lupa tentang bab ini jadi ia memutuskan untuk membacanya.
'
'
Akatsuki ialah organisasi yang sangat terpopuler. Organisasi ini organisasi kriminal yang menyebabkan perang dunia ke-5. Tujuan organisasi ini untuk membuat perdamaian dunia dengan cara mengumpulkan 9 biju untuk membangkitkan ekor sepuluh...
Ini lah nama- nama angotanya:
1. Pain
2. Konan
3. Sasori
4. Deidara
'
'
'Jadi namanya didapatkan dari organisasi akatsuki, cukup menarik'
Tok ... tok
Kakashi berdiri dari kursi singgah sanahnya untuk membukakan pintu. Kakashi membukakan pintu dan
"Oh, Shizune ada apa?" kata Kakashi ramah kepada Shizune
Di depan pintu terdengat percakapan Shizune dengan Kakashi yang tidak dapat didengarkan oleh Sakura. Percakapan mereka cukup singkat dengan diakhiri dengan angukan kecil dari Kakashi.
Kakashi masuk kembali ke kelasnya dan ada seseorang dibelakangnya. Ia memiliki rambut pirang panjang dikuncir setengah dan menutupi mata sebelahnya, ia juga memiliki mata biru dan Sakura tau itu siapa itu, itu Deidara.
'
'
'
'
'
"Oke anak baru perkanalkan diri anda kepada teman- teman anda" kata Kakashi mempersilahkan Deidara memperkenalkan namanya.
"Hay,nama saya Deidara tranfer dari Iwagakure, hmm" kata Deidara memperkenalkan diri yang cukup singkat kepada teman sekelasnya dan perkataannya di akhiri dengan senyum yang cukup ramah.
Banyak perempuan yang ada disana terpukau dengan senyuman Deidara yang terlihat manis. Memang Deidara dari luar terlihat manis, ramah dan tampan pantas saja banyak perempuan yang langsung terpukau olehnya.
"Oke Deidara silakan duduk kita akan tetap melakukan ujian dan masih ada waktu 2 menit untuk belajar" Deidara menganguk dan mulai mencari tempat duduk. Terlihat bangku kosong didekat perempuan berambut pink dan deidara tahu itu Sakura yang tadinya sudah menunjukan ruang kepala sekolah.
Deidara berjalan menuju tempat duduknya dan melihat Sakura melihat dirinya. Deidara duduk di bangkunya dan meletakkan tasnya disampingnya.
"Hay, pinky kita bertemu kembali, hmm" Kata Deidara melakukan percakapan sedikit dengan teman sebangkunya. Sakura hanya mendengkus dan sedikit resah dengan sikap Deidara yang sombong.
"Selamat siang Kakashi maaf saya terlambat, orang tua saya tidak ada di rumah dan saudara kembar saya meninggalkan saya dirumah jadi saya terlambat" kata Naruto membuat alasan dan menyipitkan tajam ke arah Karin. Berjalan menuju mejanya yang paling belakang pojok hanya sendiri disana (Naruto: poor nasibku).
'Masih aja ada yang telat pada saat pelajaran Kakashi' pikir semua orang yang ada dikelan kecuali Naruto yang telat, Sakura yang juga telat, Deidara masih orang baru, Shikamaru masih enak tidur, dan Choji yang masih enak makan.
Naruto duduk dibangkunya dan mengambil bukunya sejarah. "Eh.. Naruto, anda tidak usah mengeluarkan buku sejarah" kata Kakashi menghentikan Naruto mengambil buku dari tasnya.
"Emangnya kenapa Kakashi- sensei?" Kata Naruto sedikit bingung.
"Karena ulangan sudah dimulai" kata Kakashi tersenyum dibalik topengnya.
"Oh.."
1
2
3
"APA"
'
'
'
'
'
90 menit sudah berlalu ...
Masih ada 5 soal yang belum dikerjakan. Soal yang diberikan Kakashi ada 100 soal dan waktu yang diberikan 110 menit karena 10 menit untuk belajar. Dan sekarang Sakura mengerti mengapa ia berangkat lebih awal.
Sakura memandang sampingnya yang sudah tertidur 30 menit yang lalu.
'cepat sekali ia kerjanya' pikir Sakura. Sakura memandang sekeliling ruangannya terlihat banyak ekspresi yang bervariasi mulai dari Shikamaru yang terlihat dari tadi tidur, Naruto sedikit gerogi dengan soal yang di hadapannya karena belum belajar, dan juga Sasuke...
'tunggu Sasuke disini dan mengapa ia duduk dengan KARIN dan ini menjadi mencurigakan' Kata pikiran Sakura sedikit sedih karena pacarnya dekat cewek lain.
'
'
'
'
'
TBC
HAHAHA! Akhirnya selesai juga bab ini maaf menunggu lama lagi gak punya waktu karena komputer yang lagi aku pakai harus berbagi dengan 3 adik saya. Maaf membuat anda menungu. Terus review...
