DARK SECRET
CHAPTER 1
Suasana ramai dan bahagia meliputi sebuah pesta yang diadakan pada malam hari di sebuah hotel mewah yang berada pada lantai 26 tersebut, pesta yang dilakukan sebagai pengesahan pengangkatan pewaris dari Wu Enterprise
Terlihat seorang pemuda tampan dengan tampang cool nya sedang bercengkrama dengan beberapa orang yang mengucapkan selamat padanya akan pengangkatan nya menjadi pemilik Wu Enterpriese, setelah bercengkrama beberapa saat pemuda tersebut berpamitan untuk mengambil minum
Pemuda tersebut pun pergi untuk mengambil minum yang telah disediakan di meja ballroom tersebut "akhirnya kau benar-benar mewarisi harta keluargamu ge, bisakah kita adakan pesta setiap hari mulai sekarang haha " kata suara dari belakangnya
"jangan bicara hal konyol kai, aku tidak akan menyalahgunakan kekayaanku" jawab namja tampan itu kepada suara tersebut tanpa berbalik "ya, hyung kau tidak seru" pout laki-laki berkulit tan yang sering membuatnya dipanggil sexy
"Kris ge benar, kita tidak boleh menyalah gunakan apa yang diberikan pada kita" kata seorang namja dengan senyum nya yang bagaikan angel yang dijamin dapat meluluhkan hati siapapun
"suho kau datang juga?" kata kris sambil membalikan badannya dan berbicara pada kedua temannya tersebut "tentu saja aku tak mungkin tidak datang pada hari besar sahabat dekatku kan lagi pula aku adalah wakil direkturmu nanti, jadi tentu saja aku datang"
"huh bilang saja kau ingin bertemu dengan putra pemilik rumah sakit terbesar di Seoul kan hyung? Hmm siapa namanya lay? " kata seorang namja tampan nan tinggi dengan nada jahil , Suho yang digoda hanya dapat menampakan wajah yang bersemu merah "yaa apa maksudmu sehun-ah aku tidak⦠" jawabnya terbata-bata
"hentikan saja lah Suho kami tau bahwa kau menyukai pewaris rumah sakit Anam itu bukan?" kata Kris dengan senyum menggoda yang dijamin dapat meluluhkan setiap yeoja yang melihatnya, mereka pun asik melanjutkan obrolan mereka, tanpa menyadari bahaya yang sebentar lagi akan menimpa salah satu dari mereka
.
.
.
Disisi tempat lain
Di suatu gedung yang tidak berjauhan dengan lokasi hotel tempat diadakannya pesta meriah itu, Terlihat seorang namja manis yang sedang membawa kotak peralatan berat yang entah untuk apa gunanya itu.
"hmm sepertinya sekarang waktu yang tepat untuk melaksanakan rencanaku" gumam namja itu sambil mengeluarkan isi kotaknya yang ternyata adalah sebuah senapan M107A1 yang dapat digunakan untuk menembak jarak jauh, kemudian dengan santainya ia meposisikan senapannya agar siap digunakan
M107A1 yang akan ia gunakan memiliki jarak tembak 1.8 km ditambah gedung yang ia gunakan saat ini memiliki pandangan yang jelas kea rah ballroom hotel hal ini akan membuatnya sangat mudah untuk menembak mangsanya.
Namja itu pun melirik jamnya "sudah waktunya" ia pun mulai membidik mangsanya "ternyata ia lebih tampan daripada fotonya" gumamnya, melihat seorang namja tampan berambut pirang yang dikelilingi oleh teman-temannya "seandainya kita tidak bertemu seperti ini tapi yah mau apa dikata kau harus mati ditanganku" katanya sambil berdesah sedih
"selamat tinggal Wu Yi Fan" katanya seraya menekan pelatuknya meluncurkan peluru yang langsung menuju kepala seorang namja yang bernama Wu Yi Fan yang lebih dikenal dengan nama Kris itu.
Teriakan serta tetesan darah merah dilantai memeriahkan suasana pesta malam itu
thank for reading jangan lupa commentnya ya xD
