DARK SECRET
chapter 4
Terlihat banyak orang berkumpul disalah satu perusahaan terkenal di korea, mereka sedang mengikuti audisi pemilihan bodyguard untuk pewaris wu corporation itu, tapi tidak akan pernah ada yang menyangka bahwa ini adalah pemilihan bodyguard karena yang sedang mengikuti audisi semuanya memiliki wajah yang rupawan bahkan akan lebih tepat dikatakan bahwa kumpulan orang itu terlihat seperti orang-orang yang akan mengikuti audisi artis saja.
"jadi keahlian apa yang kau miliki?" Tanya suho kepada salah satu calon pelamar yang merupakan adalah seorang wanita cantik bertubuh seksi yang bernama hyuna "aku memiliki banyak keahlian terutama dalam hal pistol" jawabnya sambil menunjukan kemampuannya menggunakan pistol dengan menembak sasarn yang memang telah disiapkan disana
Dan dengan ahlinya hyuna mengenai semua sasaran yang ada, terdengar suara tepukan tangan dari para pewawancara yang ada "kemampuanmu sungguh hebat" kata kai dengan kagum melihat semua sasaran yang telah dikenai oleh hyuna "jadi bagaimana apakah aku diterima? Lagipula selain ini aku dapat mempunyai kemampuan lain yang bisa dinikmati oleh tuan wu" kata hyuna sambil menggerling nakal pada kris yang saat itu duduk didepannya
"keluar, aku tidak ingin melihatmu lagi" jawab kris dengan pandangan dingin "ta..pi,, " kata hyuna sambil terbata-bata karena tak menyangka akan ditolak oleh tuan muda wu itu "maaf hyuna lebih baik kau pergi karena kau tidak lolos salah satu kualifikasi yang paling penting yaitu tidak menggoda kris" kata suho dengan pandangan meminta maaf hyuna yang mendengar perkataan suho pun hanya berlari keluar dari ruangan audisi
"ya hyuuung, mencari seseorang yang tidak tertarik padamu itu susah, sama saja kita tidak mungkin mendapatkan bodyguard bagimu" kata sehun dengan muka merajuk "syarat terpenting adalah ia harus tak tertarik padaku, itu adalah suatu keharusan" jawab kris kepada sehun
"tapi ini sudah orang ke-78 dan kita masih belum menetapkan orang yang jelas dan kita sudah mengadakan audisi ini selama 3 hari" kata kai dengan lesu yah audisi ini memang sudah berlangsung selama 3 hari dan banyak sekali kandidat yang mendaftar tapi belum ada satupun yang dapat sesuai dengan ketentuan kris yaitu tidak tertarik dengannya karena setiap kandidat yang datang selalu menggodanya dengan mengungkapkan kalimat-kalimat yang tersirat, jika tidak mereka hanyalah orang-orang yang ingin ikut tanpa memiliki kemampuan yang diperlukan
"lebih baik kita hentikan dulu untuk hari ini dan kita lanjutkan besok lagi" kata suho kepada yang lainnya "ya lebih baik kita hentikan aku sudah lelah melihat orang-orang yang tidak kompeten" jawab kris dengan muka datarnya " hyung kau ini terlalu ketat" jawab kai yang diikuti anggukan setuju oleh sehun kris hanya memandang mereka dengan pandangan khas nya dan beranjak meninggalkan ruangan "lebih baik kalian cepat pulang" katany dengan wajah coolnya
"cih akan lebih baik jika ia bercanda sedikit" kata kai kepada sehun "yah aku setuju ia terlalu kaku sepeti tiang saja walaupun ia memang tiang sih" jawab sehun "sudahlah kalian berdua hentikan perdebatan kalian dan segeralah pulang" kata suho mengingatkan
.
.
.
.
Setelah memarkirkan mobilnya di lapangan parkirnya, kris pun segera berjalan kearah apartemennya dengan wajah penuh pikiran ia sedang memikirkan perjanjian yang dibuat dengan ayahnya, sudah 5 hari berlalu dan ia masih belum mendapatkan bodyguard yang dapat memenuhi kriterianya yang menurutnya sangat tidak sulit itu, kriteria nya hanyalah agar bodyguard tersebut tidak tertarik kepadanya tapi sepertinya hal itu merupakan lah hal yang sulit diwujudkan "bruugh"
Tanpa dia sadari ternyata kris sudah menabrak seseorang yang sepertinya adalah seorang cleaning servis yang menyebabkan pria yang ditabraknya itu terjatuh " maaf aku sedang banyak pikiran sehingga tak melihat jalan" kata kris seraya mengulurkan tangnyya untuk membantu pria yang terjatuh tadi tetapi ketika ia melihat wajah pri yang ditolongnya matanya tiba-tiba saja terpaku
Baru kali ini kris melihat sosok yang menurutnya sangat sempurna itu wajahnya manis dengan lingkaran hitam dimatanya yang menambahkan kesan seperti panda, jika love at the first sight itu memang ada maka kris pasti sedang mengalaminya sekarang ini
Sedangkan pria yang ditabrak oleh kris hanya melihat kris dengan pandangan aneh "halo apakah masih ada orang disini" kata pemuda itu kepada kris yang hanya diam mematung dengan tangan terjulur, sura pemuda itu yang juga terdengar manis ditelinga kris pun membuat ia tersadar "ooh , maafkan aku ayo kubantu kau bangun" kata kris kepada pemuda itu sambil membantu pemuda itu untuk bangun
Pemuda itu pun meraih tangan kris "ouch" kata pemuda itu sambil meringis sepertinya kakinya terkilir akibat terjatuh karena bertabrakan dengan kris "maaf apakah kau tidak apa-apa?" Tanya kris dengan pandangan bersalah "sudahlah aku tidak apa-apa, maaf tapi aku harus segera pergi" kata pemuda itu yang mulai menjauh dengan tertatih-tatih karena kakinya yang terluka
"sepertinya kakimu terluka, bagaimana kalo kau ke apartemenku terlebih dahulu aku akan memberikanmu obat" kata kris tiba-tiba "sudahlah ini hanya luka ringan kau tak perlu khawatir" jawab pemuda itu sambil tersenyum
Kris yang melihat senyum pemuda itu pun semakin terpesona "aku memaksa" kata kris sambil memegang pergelangan tangan pemuda itu "haissh baiklah bisakah kau membantu ku berjalan kalau begitu?" jawab pemuda itu dengan pandangan pasrah "tentu saja" jawab kris dengan tersenyumlebar karena ia bisa lebih mengenal pemuda yang telah mencuri hatinya dalam satu kali pandangan saja
Kris pun mengalungkan tangan pemuda itu dipundaknya dan membantu pemuda tersebut berjalan menuju apartemennya tanpa ia sadari pemuda yang dibantunya itu sedang mengeluarkan senyum evilnya
.
.
.
"minumlah dulu, akan kuambilkan kotak obat terlebih dahulu" kata kris kepada pemuda itu seraya meletakan segelas minuman "terimakasih…."
"kris, panggil saja aku kris " jawab kris kepada pemuda manis tersebut "dan siapa namamu?" Tanya kris "huang zitao tapi kau bisa memanggilku tao saja " kata pemuda itu sambil tersenyum yang membuat jantung kris berdetak tak beraturan "baiklah akan aku ambilkan minuman untukmu" kata kris seraya menuju kamarnya untuk mengambil kotak obat tanpa disadarinya pria yang ditinggalnya itu menunjukan senyum kemenangan.
.
.
.
Time skip, keesokan harinya
.
.
.
Di depan wu corporation masih terlihat ramai olh orang-orang yang sedang mengantri untuk mengikuti audisi yang digelar untuk mencari bodyguard handal bagi tuan muda wu itu. "bagaimana dengan alex kris? Sepertinya ia lumayan dan tidak tertarik padamu" bisisk suho kepada kris seraya menunjuk salah satu peseta audisi tapi baru saja suho selesai berkata pria bernama alex itu mengedipkan matanya kepada kris
"heh sepertinya harus kutarik ucapanku tadi hehe" kata suho sambil terkekeh "yah kenapa untuk mencari bodyguard saja sesulit ini, dengan ini sudah 4 hari dan kita belum dapat menemukan orang yang tepat padahal batas waktu nya hanyalah seminggu" kata kai sambil memegang keningnya
"aku seyuju saja dengan pendapatmu kai" kata sehun dengan ekspressi datarnya, "sebenernya ini mudah hanya saja ada yang mempersulit semua ini dengan menetapkan syarat yang mustahil" kata sehun sambil melirik kris yang saat ini sedang terdiam I
"sudahlah lebih baik kita istrahat dulu" kata kris datar tidak menghiraukan tatapan sehun dan beranjak pergi menuju kafetaria. Saat ini kris tidak dapat focus pada apa yang dikatakan oleh teman-temannya karena pikirannya masih terbayang pada pemuda manis yang dilihatnya di apartemennya
"aku benar-benar ingin bertemu dengan nya lagi" kata kris sambil menghembuskan nafas panjang, sambil membawa kopi yang telah dipesannya ia pun segera menduduki satu-satunya meja yang masih kosong di
"maaf apakah aku bisa duduk disini?" tedengar suara pria yang menanyakan tempat duduk didepan kris kris yang saat itu sedang melamun terlonjak kaget ia pun segera menjawab "tentu saja bangku ini ko.." kata-kata dimulut kris tiba-tiba terhenti
Ia mengenali siapa sosok yang ada didepannya ini walaupun mereka telah lama sekali tidak bertemu "chanyeol?.."
