Anyyeong ^^ makasih banyak ya buat yang udah review di chapter 5 kemarin fallforhaehyuk, FSRifiqa, anisa. 1, Aswshn dan ajib4ff yang selalu review ditiap chapter makasih ya author appreciate bgt buat reviewnya.

buat yang nebak tao jadi bodyguard kris maaf ya tebakannya salah hehe

DARK SECRET

CHAPTER 6

Setelah ia sampai digedung apartemennnya ia langsung pergi menuju lantai tempat tinggalnya senyum masih terpasang diwajah tampannya karena pertemuannya dengan chanyeol tanpa menyadari pandangan tajam yang ditujukan kepadanya oleh seorang pria bermata panda.

.

.

.

Tao pov

"hmm sepertinya kau sungguh bahagia hari ini kris nikmatilah selama kau bisa, karena malam ini nyawamu adalah milikku" kata pemuda bermata panda yang ternyata adalah tao itu sambil mengamati kris yang telah memasuki apartemennya. Setelah memastikan kris masuk kedalam apartemennya, tao pun membalikan badannya menuju keluar apartemen untuk mengambil perlengkapan nya yang ia letakan di mobilnya

Malam ini udara terasa sangat dingin sambil merapatkan jaket yang dikenakannya, tao pun berlari kecil kearag mobil yang ia sewa, ia menyewa mobil tersebut agar mudah ditinggalkannya nanti ia tak ingin meninggalkan jejak yang dapat terlacak padanya. Setelah ia sampai di mobil tersebut tao langsung membuka pintu belakang mobilnya dan mengambil peralatan yang ia butuhkan untuk menjalankan rencananya malam ini

Saat ia sudah memastikan membawa semua peralatan yang dibutuhkannya, tedengar bunyi ringtone hpnya dengan nada yang ia kenal betul karena ia hanya menyetel nada itu utuk satu orang saja yaitu gege-nya. Tao pun kemudian menjawab telpon tersebut seraya menyandarkan tubuhnya di mobil.

"hallo luhan-ge, ada apa tidak biasanya kau menelponku pada jam ini?" Tanya tao sambil tersenyum "yaah panda apakah aku memerlukan alasan tetentu untuk memanggil didi-ku ini" kata luhan dengan nada merajuk walaupun tidak bisa melihat langsung tao dapat membayangkan wajah gege-nya yang pasti sedang merajuk saat ini

"tentu kau tidak memerlukan alasan untuk memanggilku ge, tapi hanya saja tidak biasanya kau masih bangun jam segini ge" kata tao "yah sebenernya aku sudah tidur tapi aku mendapat mimpi buruk tentang mu tao, aku melihatmu terluka dan bediri dalam kubangan darah" kata luhan pelan "ge itu hanya mimpi hanya bunga tidur saja, jangan terlalu kau anggap serius ge lagipula aku baik-baik saja" kata tao meyakinkan luhan

"yah kao benar, lagipula kau anak baik pasti tidaka aka nada yang tega menyakitimu" kata luhan kembali ceria setelah mendengar ucapan tao "haha aku bukan anak baik hyung" jawab tao "bahkan jauh dari itu…." Tambahnya dengan suara pelan sehingga luhan tidak dapet mendengarnya "apa yang kau katakana tao? My baby panda yang bahkan tidak tega menyakiti lalat ini" scolded luhan "haha maaf gege, aku memang anak baik" kata tao sambil tertawa kecil

"nah itu baru didiku" kata luhan ceria "hoaaam, ini sudah malam tao kurasa aku akan melanjutkan tidurku selamat malam tao" kata luhan " selemat malam gege mimpi yang indah" kata tao sambil tersenyum sendu "kau juga tao" jawab luhan

Kemudian tao pun mematikan sambungan telponnya tak terasa butiran air mata jatuh di pipinya "tapi aku memang bukan anak baik ge" katanya pelan air mata masih mebasahi pipinya "jika ia aku tak akan melakukan hal seperti ini" katanya i sambil melihat perlengkapan yang ia letakkan disampingnya

Setelah menghapus air matanya dan memastikan bahwa ia telah mendapatkan semua perlengkapan yang ia butuhkan ia pun segera kembali menuju kearah apartemen kris. Langsung menuju ke lift yang akan membawanya menuju ke lantai yang ditinggali oleh kris. Lift ini membutuhkan kartu khusus yang hanya dimilki oleh pemilik apartemen di gedung ini atau oleh pegawai tertentu saja

Tetapi terimaksih pada baekhyun ia berhasil mendapatkan salinan kartu tersebut bersama dengan seragam cleaning service yang ia gunakan untuk menyamar

"Diing" lift yang dinaiki tao telah sampai ditujuannya lantai paling atas gedung ini yang dimiliiki oleh tuan muda wu, tao pun segera melangkahkan kakinya keluar dan menuju pintu depan apartemen tersebut. pintu tersebut memiki kode pengaman yang cukup canggih dan hanya dapat dibuka oleh sidik jari yang sudah tercatat dalam alat tersebut

Tao segera membuka tas yang ia bawa dan mengeluarkan kotak yang didalamnya berisi selotip khusus yang ia gunakan untuk mengambil sidik jari kris ketika ia menyamar menjadi cleaning service dan menabrak kris waktu itu

Flashback

"minumlah dulu, akan kuambilkan kotak obat terlebih dahulu" kata kris kepada pemuda itu seraya meletakan segelas minuman "terimakasih…."

"kris, panggil saja aku kris " jawab kris kepada pemuda manis tersebut "dan siapa namamu?" Tanya kris "huang zitao tapi kau bisa memanggilku tao saja " kata pemuda itu sambil tersenyum yang membuat jantung kris berdetak tak beraturan "baiklah akan aku ambilkan obat untukmu" kata kris seraya menuju kamarnya untuk mengambil kotak obat tanpa disadarinya pria yang ditinggalnya itu menunjukan senyum kemenangan.

Tao yang melihat kris pergi kekamarnya segera melakukan aksinya, ia mengeluarkan peralatan untuk mengambil sidk jari yang ia siapkan dari balik kantongnya, ia segera menempelkan selotip khusus itu di gelas minuman yang dibawakan oleh kris dengan hati-hati agar ia mendapatkan sidik jari kris

Setelah selesai ia cepat-cepat menyembunyikan peralatannya, untung sekali aku segera menyembunyikan nya jika tidak bisa gawat piker tao karena bertepatan ketika tao memasukan peralatan nya kedalam kantungnya kris muncul sambil membawa kotak obat.

"baiklah biar kulihat lukamu terlebih dahulu" kata kris sambil duduk disamping tao dan mengangkat kaki tao yang terluka secara perlahan-lahan kepangkuannya." Ini hanya membengkak sedikit akan kuoleskan salep penghilang rasa nyeri ini" kata kris sambil mengoleskan salep kekaki tao yang terluka kemudian memerbannya

"nah sudah selesai" senyum kris pada pemuda manis bermata panda itu "terimakasih kris kau sangat mebantuku" jawab tao sambil tersenyum yang seketika itu membuat kris bersquel ria dalam pikirannya kareana betapa imutnya pemuda yang berada didepannya

"terimakasih telah membantuku tapi aku harus segera pergi" kata tao perlahan "tentu saja aku akan mengantarmu sampai ke depan" kata kris sedikit kecewa karena tao harus segera pergi ia pun membantu tao berdiri dan mengantarnya hingga kedepan pintu

"dimana rumahmu aku akan mengantarkanmu" kata kris tak tega melihat tao yang terluka " tak perlu tuan, terimakasih tapi aku sudah dapat berjalan lihat" kata tao sambil berjalan perlahan "tapiii.." perkataan kris terpotong ketika ia merasakan sensasi lembut dibibirnya yang ternyata adalah bibir tao yang menciumnya.

Kris yang tak menduga hanya diam terpaku saja "anggap saja itu sebagai balasan karena telah menolongku" kata tao sambil tersenyum nakal dan segera pergi meninggalkan kris yang masih seperti kehilangan roh itu

kris menyentuh bibirnya masih terasa olehnya bibir lembut tao "hmmm huang zitao menarik aku akan menemukanmu lagi" kata kris

kembali ke waktu sekarang

tao tertawa kecil mengingat kejadia itu "andai saja aku tidak diperintahkan untuk membunuhmu" gumamnya tapi tugas adalah tugas jadi apa boleh buat pikir tao, setelah ia berhasil membuka pintu apartemen kris ia pun segera masuk

setelah masuk ia segera pergi kearah kamar kris tidak lupa mematikan sensor yang ada diapartemen kris dengan card yang diberikan baekhyun itu merupakan pekerjaan yang mudaj tidak hanya itu ia juga telah mengggantui scene di cctv yang berada diluar apartemen kris sehingga keberadaan nya tidak akan dilacak

ia telah merencanakan semuanya secara mendetail sehingga ia yakin ia tak akan mengalami kegagalan. Setelah menyiapkan pisau yang akan ia gunakan ditangannya ia segera berjalah perlahan menuju kamar kris. Pistol akan lebih cepat dan mudah tapi akan memancing perhatian dengan suaranya ia dapat memakai alat peredam tetapi bubuk mesiunya masih dapat tersebar, tidak hanya itu pistol akab lebih mudah dilacak keberadaanya sehingga ia memutuskan dengan cara tradisional

perlahan-lahan ia membuka pintu kamar kris agar tidak menimbulkan suara. Terlihat olehnya kris yang sedang tertidur dengan lelapnya "woaa bahkan wajah tidurnya pun sangat tampan" kagum tao sayang sekali ia harus segera melaksanakan misinya

ia pun segera menuju kearah kris seraya mengangkat pisaunya dan menghujamkannya kearah kris ketika pisau tersebut hanya berjarak beberapa cm saja dari dada kris tiba-tiba saja kris terbangun dan menahan tangan tao serta membalikkan tubuhnya sehingga tao yang berada dibawah kris dengan kedua tannganyya diamankan oleh kris

kris pun segera mengambil pisau yang ada ditangan tao dan segera melemparkannya keujung ruangan "wah wah siapa yang berada disini hmm ternyata seorang panda" gumam kris sambil mengelus wajah tao

"lepaskan aku" geram tao sambil meronta-ronta dari kuncian kris sayangnya kris terlalu kuat sehingga ia ta dapat melepaskan dirinya "santailah baby panda kau hanya akan melukai dirimu dengan meronta-ronta seperti itu" kata kris "hmm tapi siapa sangka cleaning service imut yang kutemui kemarin adalah seoramg asasin" gumam kris

"heh tentu saja kau tak akan menyangkanya, kau terlalu terpesona olehku" smirk tao sambil berusaha melepaskan tangannya dari genggaman kris yang tetap tanpa hasil, tiba-tiba saja terdengar dering telpon yang mengalihkan perhatian kris

Tao pun segera memanfaatkan kesempatan itu untuk melepaskan dirinya dari kris dan berlari kearah pintu tapi belum sempat ia kabur kris telah memegang tangannya lagi terjadi pergulatan kecil diantara mereka yang kemudian dimenangkan oleh kris

"feisty little panda are you" kata kris "apa yang akan kau lakukan padaku heh? Menyikasaku atau melaporkan ku ke polisi?" Tanya tao dengan pandangan tajam "hmm tentu saja aku tidak akan tega menyiksa baby panda sepertimu, dan polisi? Huh hanyalah akan mengganggu saja" kata kris

"jadi apa yang akan kau lakukan padaku?" geram tao "hmm tenanglah bagaimana kalo kita membuat perjanjian?" jawab kris sambil mengelus wajah oemuda bermata panda itu. "perjanjian apa maksudmu" Tanya tao penasaran "bagaimana kalo kau menjadi asistenku? Hmm aku akan memberikan mu kesempatan untuk mencoba membunuhku" kata kris sambil mengusap bibir merah tao "haha apa kau gila kau ingin aku menjadi asistenmu? Aku yang mencoba untuk membunuhmu ini?" kata tao dengan pandangan tidak percaya mempertanyakan kewaasan kris

"ya little panda aku ingin kau menjadi asistenku dan kau bisa mencoba membunuhku, tapi jika kau gagal membunuhku maka…" kata kris sambil mendekatkan wajahnya ke wajah tao "makaa?..." Tanya tao mulai merasa gugup melihat kris yang semakin mendekat

"maka tubuhmu akan menjadi milikku" smirk kris sambil melumat bibir tao.

.

.

.

Maaf yak arena author gak bakat bikin smut sama fanfic ini rated nya Cuma T jadi kejadian selanjutnya bayangin sendiri yak xD author appreciate banget kalo misalnya readers ninggalin review ^^ karena kalo gak ada review nya jadi sedikit males ngelanjutinnya karena author kira gak ada yang tertarik buat baca fic nya lunar jadi tolong tinggalin jejak ya kkk~