Title : Love Behind Love
Cast : Kim Yesung,Choi Siwon,Cho Kyuhyun and other cast
Genre : Crime , Romance Dll
Rated : T
Warning : YAOI and Typo
Note : saya ga nyangka ternyata banyak banget yang review setelah saya post chap2.
jeongmal gomawo buat yang udah baca dan review ff gaje ini hehe.
terima kasih juga untuk kritik dan saranya,chap3 ini sepertinya sudah lebih panjang dari chap kemarin semoga readerdeul suka.
untuk update kilat sepertinya akan sulit mengingat keterbatasan saya dalam hal mengetik #plak dan waktu luang I'm just ordinary people hehe
sepertinya saya kebanyakan cuap cuap
mian..hehe
Kritik,saran dan pujian(?) saya tunggu di kotak review ^^
Happy Reading ^^
Yesung si namja manis plus imut tiada tara ditambah bonus kecantikan itu sedang membawa dus besar di ditangannya,pandangannya sedikit terhalang oleh bagian atas dus membuat dia berjalan perlahan dari gudang menuju sebuah rak minuman yang berada di sudut kanan minimarket itu. Sepertinya dus besar yang dia bawa cukup berat sehingga si manis terlihat kewalahan langkahnya sedikit oleng dan dia tidak sengaja menyenggol namja tinggi yang berdiri membelakanginya dan membuat benda yang berada di tangan namja itu terjatuh.
Brak
Yesung terkejut ketika melihat benda itu jatuh karenanya, dia langsung menaruh dus yang dia bawa kelantai dan mengambil benda jatuh tersebut yang ternyata adalah sebuah kamera keluaran terbaru dan bermerk terkenal. Namja bertopi dan berkacamata hitam itu kaget saat yesung mengambil kamera itu ia terlihat bingung.
Yesung terus mengamati keadaan kamera itu karena takut ada yang rusak 'ya tuhan bagaimana ini?, ini kamera mahal bagaimana kalau kamera ini sampai rusak?, darimana aku dapat uang untuk menggantinya?' batin yesung. Diapun mendongak melihat ke arah si pemilik kamera.
"tuan aku benar-benar minta maaf, ini salah saya karena saya tidak berhati-hati" ujar yesung sambil membunggkukkan badannya berulang-ulang.
Namja pemilik kamera itu hanya menunduk menyembunyikan wajahnya membuat yesung bingung. Yesung kembali mengalihkan pandangannya pada kamera di tangannya.
"mengapa tidak mau menyala?" ujarnya sambil terus mengutak-atik kameranya. Tiba-tiba layar pada kamera itu menyala dan menampilkan sebuah foto, belum sempat yesung melihat foto itu namja tersebut langsung merebut kameranya dari tangan yesung dan melasat pergi.
"tuan anda mau kemana? Tuan..." panggil yesung sambil mengejar namja itu tapi sayang namja itu terlalu cepat.
"huh...kenapa dia pergi begitu saja? Apa dia terlalu marah karena kameranya terjatuh? Tapi tadi sempat kulihat kameranya menyala dan sepertinya tidak apa-apa... haaaah syukurlah" ujar yesung sambil mengelus dadanya.
_Wonkyusung_
Kyuhyun langsung masuk kedalam mobilnya yang dia parkir tidah jauh dari minimarket tempat yesung bekerja. Dia menghela nafas lega saat memeriksa kameranya yang masih baik-baik saja setelah insiden jatuhnya tadi, dia tidak menyangka yesung menambraknya karena saat dia melihat yesung berjalan kearahnya dia langsung membalikkan badan dan berpura-pura menjadi pengunjung dan ternyata malah terjadi sesuatu hal seperti ini.
"cih,,,, Haha" kyuhyun tertawa sendiri saat membayangkan kekonyolannya ketika berhadapan dengan yesung secara tiba-tiba. Jantungnya seperti dipaksa untuk berdetak sekencang-kencangnya saat matanya menatap mata sipit yesung,padahal dia sudah sering melihat yesung saat di sekolah atau dimanapun yah..meskipun itu tanpa di sadari yesung sendiri.
Kyuhyun menyalakan mobilnya dan memutuskan untuk pulang, sepertinya jadwalnya untuk mengintai yesung hari ini cukup samapi di dini toh dia sudah banyak mendapat foto namja manis itu dari sudut manapun.
Yah,,,,kalian tidak salah membaca ternyata selama ini yang menjadi stalker dari Kim Yesung adalah seorang Cho Kyuhyun. Namja yang di cintai pangerang kita Choi Siwon. Cukup aneh memang mengapa Kyuhyun harus menyuruh Siwon yang mendekati Yesung?, kenapa tidak dia saja yang langsung mendekati Yesung dan tidak perlu repot-repot untuk menjadi stalker seorang Kim Yesung?. Kyuhyun memiliki alasan untuk itu dan sebaiknya kita simpan dulu alasan itu untuk nanti.
_Wonkyusung_
Siwon merebahkan dirinya di kasur setelah membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur. Dia terlihat sedang berfikir matanya menerawang seperti mencari sesuatu,entahlah ia hanya merasa ada yang salah dengan perasaanya saat bertemu yesung tadi siang.
Dia tidak pernah menyangka ada makhluk seindah itu di balik kacamata dan dandanan anehnya itu,dan dia juga merasa sedikit, hanya sedikit menyesal kenapa dia tidak menyadarinya dari dulu. Sepertinya sang pangeran mulai sedikit berubah pikiran tapi entahlah kita lihat saja nanti.
"aisssh aku tidak bisa tidur gara-gara memikirkan yesung" siwon berujar sambil mengacak rambutnya, diapun merubah posisi tidurnya menjadi miring kekanan "aku tidak percaya, apakah yesung yang kutemui tadi siang adalah yesung yang sering aku temui di sekolah? Yesung si aneh, yesung si kuper dan benar-benar penyendiri" ujar siwon dengan tampang bingungnya.
"tapi mengapa tadi dia begitu berbeda? Aku bisa melihat dengan jelas semuanya matanya,pipinya,hidungnya dan bibirnya,,,aishh apa yang pikirkan Choi Siwon?" siwom mengacak rambutnya frustasi.
"tidak...aku mencintai kyuhyun dan aku melakukan ini untuk mendapakan kyuhyun, bagaimana bisa kau berubah pikiran hanya karena melihat yesung tanpa kacamatanya sekali, aissh...itu benar-benar bukan dirimu siwon" ujarnya bermonolog sendiri.
Siwon bangkit dari posisi tidurnya "kendae...kenapa tadi jantungku berdetak sangat cepat saat melihat yesung?"
"ani..andwe! aku tidak boleh begini,aku harus bekerja cepat..dekati yesung kencani dia dan selanjutnya kyuhyun menjadi kekasihku" ucapnya meyakinkan diri.
_Wonkyusung_
Yesung memesuki gerbang sekolahnya dengan ragu,entahlah dia hanya belum siap bertemu dengan Choi Siwon setelah kejadian kemarin dia meninggalkan namja itu begitu saja. Yang ada di pikirannya saat ini adalah Siwon akan marah padanya dan melakukan sesuatu terhadapanya,sesuatu yang mungkin bisa berpengaruh terhadap hidupnya mengingat Siwon adalah seorang yang berkuasa. Ck...benar-benar polos namja imut ini.
Yesung berjalan di lorong sekolah menuju kelasnya dengan kepala menunduk,setidaknya ada kemungkinan untuk tidak bertemu Siwon. Tapi sepertinya perkiraannya salah.
Beberapa langkah lagi di depannya ada namja yang sedang di pikirkannya saat ini berdiri dengan entahlah angkuh mungkin, matanya menatap tajam Yesung yang masih berjalan menunduk keaharahnya tanpa menyadari kehadiranya.
Si namja manis bekacamata itu menghentikan langkahnya saat ia melihat sepatunya berhadapan dengan sepatu lain di hadapannya. Dia tetap menunduk karena dia sudah tau pasti siapa yang ada dihadapannya ini. Tanpa bicara ataupun melihat Yesung melangkahkan kakinya ke sebelah kanan untuk menghindari namja itu tapi namja itu juga mengikutinya dan menghalangi jalannya, diapun mencoba melankah ke sebelah kiri dan hasilnya tetap sama namja itu tetap menghalangi jalannya. Kejadian itu terus berulang beberapa saat sampai-sampai menyita perhatian semua yang ada di lorong tersebut.
Akhirnya Yesung menyerah diapun dengan berat mengangkat kepalanya untuk melihat orang yang sangat ingin dia hindari saat ini.
"apa begini sikap seorang yang di tolong berhadapan dengan orang yang menolongnya?" siwon memulai pembicaraannya.
Yesung benar-benar tidak dapat berbicara apa-apa dia hanya menggelengkan kepalnya pelan sebagai jawaban.
"aku sudah menolongmu dua kali, pertama saat di perpustakaan, dan yang kedua adalah menolongmu dari namja pervert kemarin" lanjut siwon.
Yesung menganggukan kepalanya agaknya namja imut kita ini seperti tiba-tiba kehilangan suaranya.
"menurutmu apa yang seharusnya kau lakukan?"
Lagi yesung menggelengkan kepalanya.
'aiisssh...aku benar-benar tidak mengerti kenapa kyuhyun menyuruhku untuk mendekati namja aneh ini?' batin siwon kesal.
Siwon menarik tangan Yesung kasar dan membawanya pergi dari situ.
Tidak jauh dari tempat Yesung dan Siwon tadi terlihat Kyuhyun yang sedari tadi memperhatikan meraka. Dia mengepalkan telapak tanganya hingga memerah saat melihat Siwon menarik tangan Yesung dengan kasar.
"beraninya kau bersikap kasar terhadap Yesung ku Choi Siwon" ujarnya sambil menahan amarahnya dan berlalu pergi dari persembunyiannya.
Ayolah Cho Kyuhyun,bukankah kau yang menyuruh Choi Siwon untuk mendekatinya?mengapa kau harus marah?bukankah ini bagian dari rencanamu?.
_Wonkyusung_
Terdengar sebuah pintu yang dibuka secara kasar,dan pintu tak berdosa itu tepatnya berada di atap sekolah. Si pelaku yang membuka pintu tadi masuk sambil menyeret seseorang di belakangnya yang terlihat raut ketakutan dari wajah cantiknya.
"baiklah Kim Yesung bisakah kita permudah segala sesuatunya?" siwon memulai pembicaraan.
"ma...maksudnya?" yesung si manis masih terlihat bingung
Siwon mengacak surainya kasar dan setelah itu diapun mencoba menenangkan diri,dengan berat hati sepertinya dia mengulas sebuah senyuman yah setidaknya untuk mengurangi ketakutan Yesung.
"aku hanya ingin menagih hutangku baby sungie!" ucapnya dengan raut wajah manis yang benar-benar terlihat dipaksakan. Dan karena Yesung terlalu polos dia tidak menyadari itu.
"maksud sun...eh hyung itu soal kencan?" tanyanya dengan ragu
"ne...majayo...so kapan kau punya waktu?" ekspresi Siwon berubah menjadi berbinar saat yesung mengerti maksudnya.
"kendae...mengapa hyung begitu ingin berkencan dengan orang sepertiku?"
Yesung menghela nafasnya sebentar.
"aku hanya namja aneh,culun dan kuper,sejak aku masuk menjadi siswa sekolah ini tidak ada yang melirikku satu orangpun, dan kenapa Siwon hyung namja yang begitu populer dan di kagumi tiba-tiba mengajakku berkencan? Ini terasa aneh... hyung tidak sedang bertaruh dengan teman-teman hyung dan menjadikanku sebagai bahan taruhan kan?"
Tanya yesung telak.
Deg
Siwon sangat kaget dengan pertanyaan yesung, bisa di bilang apa yang yesung pikirkan adalah mendekati benar meskipun dia tidak bertaruh tapi tetap saja siwon melakukan ini demi untuk mendapakan kyuhyun, tidak ada bedanya kan?
"i...itu karena,karena kau sangat manis,Oops!" siwon menutup mulutnya saat dia tidak sadar mengatakan hal itu, entahlah dia tiba-tiba saja teringat wajah yesung tanpa kacamata kemarin.
"mwo?" yesung juga sama kagetnya,dia mulai takut dia teringat kata-kata kangin sebelum dia masuk ke sekolah ini 'akan sangat berbahaya saat salah satu teman sekolahmu mengetahui jati dirimu sebenarnya' kurang lebih itulah yang di katakan Kangin pada Yesung dan sepertinya itu cukup berlebihan.
"emmm...intinya aku ingin berkencan denganmu..tidak ada maksud lain" siwon memghentikan keheningan yang terjadi tadi karena pikiran masing-masing.
"kau bukan jenis orang yang tidak tau balas budi kan?" lanjut siwon
"aniyo,,,," yesung melambaikan tangannya sebagai tanda bahwa dia bukan orang seperti itu.
"baiklah kalau begitu...sepertinya kau orang yang sulit untuk mengambil keputusan,,jadi biar aku yang memutuskan...hari sabtu ini jam 7 malam aku akan menjemputmu ke rumah,dan tidak ada penolakkan" ujarnya sambil berlalu meniggalkan yesung yang masih mencerna perkataan siwon.
_Wonkyusung_
Bel sekolah berbunyi sebanyak 3 kali menandakan bahwa pelajaran hari ini selesai, yesung langsung membereskan bukunya dan segera pulang. Ini sudah menjadi kebiasaan yesung untuk langsung pulang setelah bel tanda berakhirnya pelajaran berbunyi. Ini dikarenakan yesung harus pergi bekerja paruh waktu.
Dia berjalan sedikit cepat menuju gerbang sekolah tetapi langkahnya terhenti saat ada sebuah mobil mewah yang berhenti tepat menghalangi jalannya. Yesung mengerutkan keningnya bertanya-tanya siapa pemilik mobil ini dan kenapa menghalangi jalannya?
Pintu dari arah kemudi mobil terbuka dan keluarlah siwon dengan senyum angkuhnya, dia bejalan mengelilingi mobilnya dan membukakan pintu kursi penumpang untuk yesung.
"naiklah!" ucapnya datar
"aku bisa pulang sendiri hyung" jawab yesung sambil melangkah pergi tapi di tahan oleh siwon,tanganya di tarik lalu mendorongnya untuk masuk ke mobil dan menutup pintu dengan kasar membuat yesung terlonjak kaget.
Siwon buru-buru memasuki mobilnya,setelah masuk dia melihat yesung yang ketakutan "ck...jangan memasang tampang seolah aku meculikmu!" ujarnya kesal "aku hanya ingin mengantarmu pulang,dan juga untuk mengetahui di mana rumahmu agar saat kencan nanti aku tidak tersesat untuk menjemputmu" lanjutnya.
Seperti biasa yesung hanya menunduk sambil mengangguk.
"pasang sitbeltmu" perintah siwon dingin
Dan dengan cepat dituruti oleh yesung.
Selama perjalanan hanya ada keheningan yang mendera mereka berdua. Tidak ada satupun dari mereka yang ingin untuk memulai pembicaraan,paling hanya sesekali siwon menanyakan arah jalan dimana dia harus berbelok atau terus berjalan lurus.
Drrrt...Drrrt
Tiba-tiba ponsel yesung bergetar tanda ada panggilan untuknya. Yesung terlihat kaget saat melihat nama pemanggil yang ada di layar ponselnya,diapun mengambil nafas pelan dan menghembuskanya sebelum menjawab panggilan itu.
"yoboseo"
'sungie-ah apa kau sudah pulang sekolah?' jawab suara di seberang yang ternyata adalah kangin hyungnya.
"ne...aku sudah pulang" ujarnya sambil sesekali melirik siwon dan sepertinya yang dilirik tidak perduli.
'apa perlu hyung jemput?' tanya kangin
"ani...aniyo aku sudah dalam perjalanan pulang hyung" saut yesung kaget dan sedikit berteriak membuat siwon melihat ke arahnya.
"la..lagipula bukanya hyung harus bekerja?" lanjutnya sedikit lebih tenang
'hari ini hyung pulang lebih awal, dan hyung sudah dirumah' ucap kangin bersemangat.
"MWO? Hyung sudah dirumah? Teriak yesung yang membuat siwon kaget dan menghentikan mobilnya secara mendadak.
"YA...BISAKAH KAU TIDAK MENGAGETKANKU!" teriak siwon dan saking keras membuat kangin bisa mendengarnya.
yesung's home
'YA...BISAKAH KAU TIDAK MENGAGETKANKU' kangin telonjak kaget saat mendengar suara lain selain adiknya. Dia berdiri dari duduk santainya dan menggeram marah. Dia merasa kalau adiknya saat ini berada dalam bahaya
Dan sepertinya yang terlihat dari sini sebenarnya siwon lah yang dalam bahaya karena secara tidak sengaja dialah yang sudah membangunkan singa yang sedang tidur. Ckckck poor siwonie.
_Wonkyusung_
Kyuhyun berjalan memasuki kamar istimewa yang dia desain khusus sebagai tempat dia mengagumi seorang Kim Yesung,di tangannya sudah ada lagi beberapa lembar foto polaroid yang sepertinya adalah foto terbaru Yesung. Dia mengantung satu per satu foto itu pada seutas tali yang membentang di sebuah jendela.
Sambil menata foto-foto itu kyuhyun kembali mengingat pertemuan pertamanya dengan yesung,dia bersumpah tidak akan melupakan moment itu dan dia juga bersyukur atas apa yang menimpanya saat itu yang membuatnya bisa bertemu dengan yesung.
FLASBACK
Kyuhyun memasuki sebuah minimarket dengan terburu-buru karena di belakangnya dia sedang di kejar oleh segerombolan namja betubuh kekar, kyuhyun menyembunyikan tubuhnya di dekat salah satu etalase yang cukup tersembunyi. Dia menghela nafasnya lega saat para gerombolan itu pergi melewati minimarket tempatnya bersembunyi, sambil mengatur nafasnya yang tersengal dia menyandarkan dirinya di tembok. Tangannya terulur untuk menyentuh pelipisnya, dia meraskan ada sesuatu yang basah dan berlendir di tangannya saat menyentuh pelipisnya dan dia juga merasa sedikit perih dan linu serta pusing pada kepala.
Kyuhyun melihat tangannya yang tadi ia gunakan untuk menyentuh pelipisnya berlumuran darah, dia ingat sebelum dia berlari kabur salah seorang dari gerombolan tadi melemparnya dengan batu dan mengenai kepalanya.
"gwenchana?" terdengar suara lembut seorang namja menyapa telinganya
Kyuhyun mengangkat kepalanya untuk melihat seseorang bersuara lembut tadi,sungguh dia merasa kalau saat ini dia sedang berhadapan dengan sosok malaikat yang akan menjemputnya untuk pergi bersama ke surga,walaupun sebenarnya itu tidak mungkin mengingat sifatnya yang menyerupai iblis.
Kalaupun memang benar sosok yang ada di hadapanya ini adalah malaikat dia rela dicabut nyawanya saat ini juga asalkan itu bisa terus membuatnya melihat sosok tersebut.
"tuan,,,jeongmal gwenchana?" tanya sosok itu sekali lagi sambil mengibaskan tangannya di depan wajah kyuhyun.
Kyuhyun tersadar dari alam bawah sadarnya dan kembali ke dunia nyata.
Dia masih belum bisa mengeluarkan suaranya karena rasa gugup yang tiba-tiba menyerangnya saat sosok itu mendekat.
Dia merasakan sesuatu yang lembut menyentuk pelipisnya yang berdarah.
"darahnya banyak sekali tuan ini harus segera diobati" ujar sosok manis itu,tangannya tidak berhenti mengusap pelipis kyuhyun dengan sapu tangannya mencoba membersihkan darah yang sudah menggumpal dan hampir mengering.
Kyuhyun hanya menjawab dengan anggukan tanpa melepaskan tatapannya pada paras namja manis itu, dia merasa akan sangat rugi bila dia tidak melihat setiap detail wajah itu.
Mata sipit yang menampakan keramahan, hidung kecil yang mancung, pipi chubi yang mulus tanpa jerawat, dan bibir mungil yang merah menggoda. Oh benar-benar ciptaan Tuhan yang sempurna menurutnya.
Yesung nama sosok manis itu mengulurkan tangannya untuk membantu kyuhyun berdiri dan memapah kyuhyun menuju ruang ganti karyawan.
Di dalam ruang ganti karyawan itu ada dua orang karyawan lain yang langsung membantu yesung untuk memapah kyuhyun.
"ada apa ini?" tanya seorang karyawan parauh baya
"sepertinya dia habis di rampok ajushi" jawab yesung sambil membawa kotak obat yang dia ambil di lemari khusus emergensi.
"apa dia temanmu yesung?" tanya karyawan lain
"Aniyo" jawab yesung dan kyuhyun berbarengan.
"dia tadi tiba-tiba masuk ajushi,kukira dia pengunnjung biasa tapi saat aku lihat ada darah di lantai aku mengikutinya dan ternyata dia terluka" jelas yesung sambil mengobati luka kyuhyun.
"mianhae sudah merepotkan" ujar kyuhyun gugup saat yesung mengobatinya, karena dia melihat wajah yesung yang sangat dekat dengan wajahnya.
"tidak apa-apa ini bukan masalah, yesung-ah kami keluar dulu ya masih banyak kerjaan di luar" ujar karyawan paling tua itu.
"ne ajushi" jawab yesung sambil tersenyum,sumpah itu membuatnya beribu kali lebih manis.
'manisnya,apa benar dia namja?' puji kyuhyun dalam hati
"jjah...sudah selesai,sebaiknya setelah ini anda pergi ke rumah sakit agar dapat perawatan lebih baik" ujar yesung
"gwenchana,menurutkku ini sudah cukup...gomawo" jawab kyuhyun
"mana bisa begitu,tadi itu cuman pertolongan pertama tuan" protes yesung.
"jangan panggil aku tuan,panggil saja aku cho..."
"yesung-ah" ucapan kyuhyun terpotong oleh karyawan lain yang tiba-tiba masuk memanggil yesung.
"ne" jawab yesung
"hyungmu sudah menjemput, kau tau aku benar-benar takut kalau sudah bertemu dengan hyungmu tampangnya seram" ujar karyawan tadi sambil bergidig ngeri.
"hahaha...itu hanya perasaanmu saja hyung" yesung berdiri dari duduknya
"mianhae...aku harus pulang, sebaiknya anda istirahat dulu di sini sampai anda merasa baikan aku akan menitipkan anda pada karyawan lain"
"gwenchana,sebentar lagi juga aku akan pergi" jawab kyuhyun
Yesung mengambil tasnya "kalau begitu saya pulanng duluan,anyeong" dia melambaikan tangannya.
"an..nyeong" balas kyuhyun dengan berat hati.
TBC
