Title : Love Behind Love

Cast : Kim Yesung,Choi Siwon,Cho Kyuhyun and other cast

Genre : Crime , Romance Dll

Rated : T

Warning : YAOI and Typo

Note: Thank's for readerdeul yang masih mau baca ff ini. mian ya update'y lama...semoga masih ada yang mau baca atau kalo bisa yang baca bertambah hehe.

owh..ya aku mau jawab pertanyaan dari salah satu reader yang tanya kenapa tulisan ff saya ini di tulis bold.

hmmmm...mungkin karena mata saya minus jadi kurang enak liatnya kalau ga di bold, anggap saja ini sebagai ciri author yang bikin ff #plak

tak usah berlama-lama ini dia chap selanjutnya.

Happy Reading ^-^

Mobil mewah milik siwon terlihat memasuki sebuah pemukiman rumah,hanya pemukiman rumah biasa bukan pemukiman rumah mewah seperti milik siwon.

"MWO? Hyung sudah dirumah? Suara teriakan yesung terdengar dari dalam mobil siwon,membuat mobil tersebut tiba-tiba berhenti mendadak karna sang pengemudi yang terkejut oleh teriakan yesung.

"YA...BISAKAH KAU TIDAK MENGAGETKANKU!" teriak siwon membentak yesung saking kagetnya.

Siwon tidak mendapatkan tanggapan dari Yesung karena namja manis bertopeng culun itu terlihat shock seperti melihat sesuatu yang menakutkan,matanya membulat kaget menatap lurus pada kaca depan milik siwon. Karena penasaran apa yang dilihat Yesung siwon pengalihkan perhatiannya kearah yang sama dengan yang di lihat yesung.

Siwon terlonjak kaget saat melihat namja bertubuh besar dan kekar juga berwajah sangar berdiri tepat di depan mobilnya.

GLEK

Siwon sedikit menelan ludah saat melihat tatapan namja di depan mobilnya itu, namja itu terlihat menatap dirinya dan yesung bergantian.

GREEP

Yesung kaget saat siwon tiba-tiba menggenggam tangannya dan meremasnya lembut.

Deg deg deg

Dan entah kenapa jantung yesung berdetak sangat kencang saat siwon menatap matanya.

"kau tenang saja, jangan panic dan jangan takut..ada aku di aku pernah menolongmu dari gangguan namja seperti itu"

Ujar siwon menenangkan yesung dengan menatap yesung lembut.

"mwo?" ujar yesung tidak mengerti.

Siwon membuka pintu mobilnya dan hendak keluar tetapi yesung menahannya,siwon melihat kearah yesung dan tersenyum tulus kepada yesung entah ada angin apa siwon si angkuh tiba-tiba bersikap manis pada yesung apa itu hanya pura-pura atau tulus dari hatinya? Hanya siwon,Tuhan dan author yang tau #PlakPlak

"kau tenang saja aku pasti bisa melawannya" siwon berkata dengan penuh percaya diri dan mulai beranjak.

"kendae,,,andwe!" yesung belum sempat mencegah siwon untuk keluar karena siwon sudah sepenuhnya berada di luar mobil dan berjalan menghampiri namja asing menurut siwon itu.

Yesung langsung keluar dari mobil siwon untuk mencegah sesuatu yang tidak di inginkan terjadi, tapi yesung langsung menundukan kepalanya saat mendapat tatapan tajam dari namja kekar yang sangat dikenalnya itu, tentu saja yesung kenal,namja yang sedari tadi berdiri angkuh di depan mobil siwon adalah hyungnya sendiri yang tidak lain adalah kangin.

Bagaimana bisa kangin tiba-tiba bisa ada di hadapan mobil siwon? Jawabannya adalah karena dengan sangat kebetulan mobil siwon berhenti tepat di depan rumah yesung. Ck mungkin saat ini siwon sedang sial yah anggap saja begitu.

_Wonkyusung_

Namja tinggi bersurai coklat dan berwajah putih pucat itu tengah berdiri di depan sebuah makam, di tanganya terdapat bunga yang telah dirangkai sedemikian rupa yang membuat bunga tersebut terlihat sangat indah.

Dia membungkukkan badannya sebagai tanda penghormatan,setelah selanjutnya dia meletakan bunga yang di bawanya di dekat sebuah foto yang berukuran cukup besar. Di dalam foto tersebut terlihat seorang namja berambut hitam lurus dan berwajah sangat cantik,jika dilihat sekilas dia seperti seorang yeoja. Di belakang foto itu terlihat tembok batu nisan yang berdiri kokoh dan disitu terukir sebuah nama "Cho Heechul".

"apa kabar hyung?" ujar namja tinggi itu sambil mengusapkan punggung tangannya pada foto itu,meskipun dia tau apa yang dilakukannya tak akan pernah mendapatkan jawaban.

"ku harap kau selalu bahagia di atas sana" lanjutnya sembari menengadahkan kepalanya menghadap langit seraya tersenyum tulus.

Namja bermarga Cho itu berhenti mendongak dan mengeluarkan sesuatu dari saku jasnya yang ternyata adalah selembar foto.

"lihat!" ujarnya sembari menunjukan foto di tangannya pada makam yang ada di depannya.

"bukankah dia sangat cantik hyung?" tanyanya sembari tersenyum.

Seperti biasa tidak ada jawaban.

"tidak hanya cantik,selain itu dia juga sangat baik meskipun kadang terlalu polos" jelasnya sambil tersenyum membayangkan seseorang yang secara tidak langsung ia kenalkan pada hyungnya ini.

"aku sangat mencintainya hyung,sangat sangat mencintainya" dia kembali berucap tanpa menghilangkan senyumannya.

"kendae..." tiba-tiba expresinya berubah menjadi sendu dan diapun menundukan kepalanya.

"aku memanfaatkannya untuk membalas dendam hyung...aku menahan hasratku untuk memilikinya demi untuk memberi pelajaran pada namja yang sudah menyakitimu hyung"

Ucapnya berapi-api terlihat expresi kemarahan dari sorot mata caramelnya.

"aku berjanji hyung,aku berjanji akan membuat namja itu menyesal karena telah menyakitimu hyung" dia mengepalkan tangannya untuk menahan gejolak kemarahan di hatinya

_Wonkyusung_

Siwon memperhatikan kangin dari bawah sampai atas hingga matanya bertemu langsung dengan mata kangin. Siwon tidak menunjukan expresi ketakutan karena mungkin dia tidak takut,tetapi dia merasakan sebuah firasat buruk. Siwon terus menatap mata kangin yang juga menatapnya penuh amarah.

Kangin memutuskan tatapan tajamnya dari siwon ketika melihat yesung keluar dari mobil siwon,dia menatap yesung dengan penuh ketegasan dan rasa khawatir. Melihat kangin yang terus menatap yesung membuat siwon khawatir,dia pun mengahalangi kangin dengan tubuhnya sambil merentangkan tanganya.

"jangan ganggu dia!" ujar siwon tegas

"mwo?" kangin menautkan alisnya saat mendengar kata siwon barusan.

Yesung yang sebelumnya sempat terpaku di sebelah mobil siwon mulai melangkahkan kakinya untuk menghampiri kedua namja tersebut.

"si...siwon hyung!" panggil yesung sambil menarik ujung seragam siwon.

Siwonpun menoleh "tenang saja chagi,,aku bisa menghadapinya!" ujar siwon polos.

"MWO? CHAGI?" kangin berteriak saat mendengar pangilan siwon pada yesung, dan teriakan itu membuat yesung sedikit merengut.

"YA..KAU MENAKUTINYA BRENGSEK!" bentak siwon pada kangin sambil menubrukan badannya pada badan kangin.

Kangin tidak terima dan langsung mengepalkan tanganya dan

BUGH

Sebuah pukulan mendarat di pipi siwon dan membuat dia tersungkur ke tanah,kangin merasa kurang puas dan kembali akan melayangkan sebuah pukulan.

"Hyung,hentikan" teriak yesung yang membuat kangin menghentikan gerakan tangannya yang akan memukul siwon.

Yesung memegang tangan kangin dan menariknya untuk mundur sedikit menjauhi siwon. Dengan susah payah siwon pun bangkit sambil memegangi pipinya yang tadi terkena pukulan siwon,tangan yang satunya menunjuk yesung "kau..."

"jeongmal mianhae siwon hyung" yesung memotong kata-kata siwon sambil membungkuk di depan siwon.

Kangin yang melihat adiknya membungkuk langsung menarik tangan yesung dan memaksa yesung untuk masuk kerumah.

Setelah memastikan yesung sudah masuk kedalam rumah,kangin berbalik dan kembali menghampiri siwon.

"jangan pernah mendekati adikku atau kau akan mati" kangin mengancam siwon sambil mengacungkan jarinya di depan siwon.

Siwon hanya melongo saat mengetahuai siapa namja kekar di hadapannya,dia benar-benar tidak bisa apa-apa.

"dan satu hal lagi,jangan pernah menampakan dirimu di hadapanku..ARASSO!" teriak kangin sambil mendorong siwon.

Siwon menatap kangin dengan marah sambil melangkah mundur,memasuki mobilnya dan melesat dengan kecepatan tinggi.

_Wonkyusung_

BRAK..

Yesung terlonjak kaget saat medengar suara pintu yang di tutup dengan kasar oleh kangin kakaknya,dia melihat kangin menghampirinya yang sedang duduk dia ruang tamu yang tidak terlalu besar itu.

"siapa dia?" tanya kangin dingin meskipun urat marahnya masih terlihat.

"di...dia hanya sunbae ku" jawab yesung gugup dan takut terlihat dari tangannya yang meremas ujung tali tasnya.

"sunbaemu?" ujar kangin.

"ne,,," angguk yesung

"kalau dia memang hanya sunbaemu,kenapa dia mengantarmu pulang?" tanya yesung sengit.

"dia hanya ingin mengantarku pulang hyung" ucap yesung meyakinkan.

"kalau memang dia hanya ingin mengantarmu pulang,KENAPA DIA TADI MEMBENTAKMU HUH?" teriak kangin.

Ck,,,,tak sadarkah Kangin kalau dia juga saat ini sedang membentak adiknya.

Yesung merengut takut,dia menundukan kepalanya aliran bening mulai keluar dari matanya,bahunya mulai terlihat naik turun.

"Hiks...hiks...hiks" dan isakan kecil mulai terdengar.

Sadar adiknya tengah menangis kangin merasa bersalah dan menyesali perbuatanya yang sudah membentak yesung adik manisnya.

Kangin menarik menarik yesung ke dalam pelukannya,dia mengusap-usap punggung yesung guna menenangkannya.

"mianhae,hyung hanya terlalu khawatir" ucap kangin

Yesung mendorong kangin kasar,meskipun tidak terlalu kuat itu cukup membuat kangin limbung.

"KEKHAWATIRAN HYUNG TERLALU BERLEBIHAN,SAMPAI KAPAN HYUNG AKAN TERUS SEPERTI INI EOH?" yesung berteriak marah di depan kangin

Ini benar-benar di luar dugaan,yesung yang selalu manis,manja,dan penurut terhadapnya hyungnya tiba-tiba berani membentak hyungnya.

Kangin kaget dia tidak menyangka yesung bisa semarah ini.

"hiks..hiks aku juga ingin seperti teman sekelasku yang lain hyung, mereka bebas berteman bersama siapapun,mereka bebas untuk mengatur penampilan mereka,mereka juga tidak pernah terlihat sendiri..apa hyung tau aku sangat kesepian di sekolah tidak ada yang mau berteman denganku karena penampilan jelek ini" yesung berbicara panjang lebar untuk mengeluarkan kekesalanya selama ini,yesung melempar kacamata yang dia pakai ke lantai hingga membuat kacamata itu pecah. Kangin terbelalak melihat itu dia tidak bisa lagi berkata apa-apa,dia tidak menyangka idenya untuk melindungi yesung dengan cara ini malah membuatnya tersakiti.

Yesung berjalan memasuki kamarnya tanpa berhenti menangis meninggalkan kangin yang masih melamun menyesali perbuatannya. Yesung memutuskan untuk tidak pergi kerja hari ini karena keadaannya yang tidak memungkinkan.

_Wonkyusung_

Sudah berulang kali kyuhyun melirik jam yang berada di pergelangan tangannya,sesekali dia melihat kearah minimarket tempat pujaannya bekerja tetapi namja manis yang di cintainya itu belum juga terlihat. Seharusnya tepat satu jam lalu namja manis itu sudah memulai pekerjaannya.

Akhirnya demi untuk memastikan keberadaan yesung kyuhyun memutuskan untuk keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan memasuki minimarket itu. Masih dengan menggunakan maskernya kyuhyun berjalan kearah kasir sambil membawa sebotol air minum dari rak terdekat.

Setelah sampai di depan sang kasir dia menyerahkan botol air yang dia beli itu sebagai alibi. Sang kasir menerimanya dan mulai mengscan barcode yang ada pada botol minum itu.

Setelah melihat harga yang tertera pada layar yang di gunakan untuk menunjukan harga kepada pembeli itu kyuhyun segera mengeluarkan uangnya.

"ehm..kemana kasir yang biasanya bekerja jam segini?" tanya kyuhyun ragu sambil menyerahkan uang itu kepada sang kasir.

"oh..maksud tuan Kim Yesung?" tanya sang kasir.

Kyuhyun hanya mengangguk mengiyakan.

"tadi dia menghubungiku kalau hari ini dia tidak masuk karena sakit" jelas sang kasir sambil memberikan barang yang dibeli kyuhyun beserta uang kembalianya. Kyuhyun menerimanya dan langsung pergi meniggalkan minimarket.

Kyuhyun memasuki mobilnya rasa khawatir langsung memenuhi perasaannya saat mendengar yesung sedang sakit,tapi dia ingat bahwa tadi di sekolah yesung terlihat baik-baik saja.

"siwon" kyuhyun menggumamkan nama siwon saat dia mengingat sesuatu.

Dia ingat kalau tadi siang siwon mengantar yesung secara paksa,dia berpikir kalau siwonlah yang membuat yesung sakit,mengingat siwon tidak pernah menyukai yesung. Kyuhyun langsung mengeluarkan handphonnya dan langsung menghubungi seseorang.

_Wonkyusung_

Siwon keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai kimono,tanganya sibuk mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil. Dia berjalan kearah meja rias,setelah selesai dengan kegiatannya mengeringkan rambut siwon melihat penampilannya di cermin. Masih terlihat dengan jelas pipinya bengkak kemerahan efek dari pukulan kangin tadi siang.

"brengsek..berani-beraninya dia memukul namja tampan sepertiku" monolog siwon sambil mengelus-elus pipinya,sesekali dia meringis sakit saat tidak sengaja dia menekannya terlalu keras.

"awas saja kau Kim Yesung,aku akan membuatmu menyesal" umpat siwon.

"kendae...aku tidak menyangka kalau yesung punya kakak seseram itu,benar-benat bertolak belakang dengan yesung" siwon berkomentar.

Drrrt Drrrt Drrrt

Siwon berhenti memerhatikan dirinya di cermin saat mendengar handphonnya bergetar,diapun berjalan menghampiri meja kecil yang berada di sebelah tempat tidurnya dan mengabil handphonenya yang terletak dia atas meja tersebut. Siwon terlihat kaget saat melihat nama sang penelfon yang tertera pada layar handphonnya tapi beberapa detik kemudian doa tersenyum dan menekan tombol hijau yang ada layar.

"yoboseo,ada apa kyu?" salam siwon pada sang penelfon tanpa menghilangkan senyum di bibirnya.

"apa yang kau lakukan pada kim yesung?" tanya kyuhyun to the point.

Siwon terlihat bingung dengan pertanyaan siwon.

"apa maksudmu kyu?" siwon balik bertanya.

"bukankah tadi siang kau mengantarnya pulang?" tanya kyuhyun lagi.

"ya..tadi aku mengantarnya pulang,memangnya ada apa? Siwon masih bingung.

"yesung sakit" ujar kyuhyun dingin.

"mwo?yesung sakit? Darimana kau..."

"aku hanya memerintahkannmu untuk mengencani yesung bukan untuk menyakitinya" kyuhyun memotong omongan siwon.

"kalau sampai aku melihat kau menyakitinya lagi,aku akan membuatmu menyesal!" ancam kyuhyun.

"ya..apa maksudmu cho..."

Tut tut tut

"aissh..dia malah menutupnya" umpat siwon.

Mendengar ancaman kyuhyun tadi siwon jadi teringat pada kangin yang juga mengancamnya. Sudah ada dua orang yang mengancannya hari ini, dan ini semua berhubungan dengan yesung 'Ck...apa istimewanya kim yesung itu' batin siwon.

_Wonkyusung_

Yesung menatap malas kacamatanya yang sudah hancur karena kemarin dia melemparnya dengan sangat keras ke lantai,dia sedikit menyesali perbuatannya kemarin terhadap kangin, biar bagaimanapun yesung adalah anak baik yang tidak pernah melawan kepada yang lebih tua.

Yesung buru-buru memasukan kacamatanya yang sudah hancur ke dalam saku blezernya saat mendengar kangin sudah keluar dari kamarnya. Dia menundukan kepalanya saat sadar kangin menghampirinya yang sedang duduk di meja makan. Kangin berjalan melewati yesung dan mengambil botol air mineral yang ada di kulkas menuangkan isinya ke dalam gelas bening dan lantas meminumnya.

"hyung..." panggil yesung lirih

Dan hanya di tanggapi kangin dengan lirikan.

"mianhae..." ujarnya lagi sambil menunduk lebih dalam.

Kangin tersenyum dan menghampiri adik manisnya tersebut.

"harusnya hyung yang meminta maaf padamu sungie" ujar kangin sambil mengelus surai yesung lembut.

Yesung mengangkat kepalanya dan tersenyum manis pada kangin.

"apa yang kau katakan kemarin benar sungie-ah..kekhawatiran hyung terlalu berlebihan padamu,tapi kau tau kan kalau hyung benar-benar menyayangimu sungie?" yesung hanya mengangguk tampa meghilangkan senyum manis di bibir tipisnya.

Kangin mencubit pipi chuby yesung dengan gemas karena kelakuan adik imutnya itu. Dan yesung langsung mempoutkan bibirnya setelah kangin melepaskan cubitanya,kangin terkekeh melihat sifat manja yesung.

Yesung memasukan tangannya kedalam saku blezernya dan mengeluarkan kacamata yang sudah rusak itu.

"hyung ,,,mianhae aku sudah merusak kacamata pemberian hyung" ujar yesung sedih.

"gwenchana...bukankah selama ini kau benci memakai kacamata ini eoh?" tanya kangin.

Yesung mengangguk malu,kangin mengambil kacamata itu dari tanganya lalu berjalan ke arah tong sampah dan langsung membuang kacamata itu.

"hyung..." yesung kaget melihat kangin melakukan hal itu.

"mulai sekarang kau tidak perlu berpenapilan aneh lagi, kau boleh berpenampilan sesuai dengan yang kau mau sungie" jelas kangin sambil tersenyum ke arah yesung.

"gomawo hyung" yesung memeluk kangin erat.

"tati tetap hyung akan terus mengawasimu,Arasso?" ujar kangin sambil mengusap lembut punggung yesung.

Yesung hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban tanpa berniat untuk melepas pelukannya.

"hey...jam berapa ini kau kan harus ke sekolah?" tanya kangin sambil melepaskan pelukan yesung.

"ah...aku terlambat hyung eottokhae?" panic yesung sambil melirik jam yang ada di pergelangan tanganya.

"ayo hyung antar,kebetulan hyung membawa mobil perusahaan" ajak kangin sambil berlalu di ikuti yesung di belakangnya.

Merekapun memasuki mobil yang biasa kangin pakai untuk mengantar barang,karena pekerjaanya yang memang seorang kurir.

_Wonkyusung_

Yesung berlari sangat cepat menuju kelasnya yang berada di lantai 2. Jam pelajaran sudah di mulai sejak 15 menit yang lalu dan ini adalah pertama kalinya yesung datang terlambat ke sekolah. Yesung berhenti di depan pintu kelasnya,dia mengatur nafasnya karena kelelahan tidak lupa juga dia berdoa semoga songsaengnim yang mengajar hari ini tidak memarahinya.

Diapun mengulurkan tangan mungilnya untuk membuka pintu kelas tersebut,sekali lagi dia menghirup dan menghembuskan nafasnya pelan dan mulai membuka pintu kelasnya.

"mianhe,saya terlambat songsaengnim" ujar yesung sambil membungkuk setelah iya melewati pintu kelasnya.

Merasa tidak ada jawaban dan suasana kelas terasa hening diapun menegakkan tubuhnya dan yang dia lihat adalah tampang cengo dari semua murid dan juga sang songsaengnim. Yesung terlihat bingung dan memiringk an kepalanya dan itu membuat semua orang yang ada di situ langsung menatap yesung dengan berbinar.

'ommo..manisnya'

'siapa dia,malaikatkah kenapa dia begitu cantik?'

'neomu kyeota, rasanya aku ingin menculiknya dan menjadikannya milikku'

Kira-kira seperti itulah pikiran teman-teman sekelas yesung yang saat ini masih menatap yesung intens dan tanpa berkedip seolah-olah pemandangan di depannya akan hilang kalau mereka berkedip.

Yesung semakin tidak mengerti diapun menghampiri sang songsaengnim dan menepuk bahunya pelan "jung songsaengnim?" panggil yesung lirih.

Jung songsaengnim tersadar dari keterpesonaanya pada yesung dan mengalihkan pandangannya pada murid-murid.

Diapun mengalihkan kembali pandanganya pada yesung

"kau siapa? Apa kau siswa pindahan?" tanya jung songsaeng dengan nada manis.

"mwo? Aniya aku siswa sekolah ini namaku Kim Yesung" jawab yesung tersenyum manis.

"MWO?" semua siswa di kelas itu langsung kaget saat mengetahui namja yang mereka kagumi tadi adalah yesung.

Wajar saja mereka kaget, yesung yang mereka lihat saat ini berbeda dengan yesung yang biasa mereka lihat. Yesung yang selalu tampak culun sekarang terlihat manis tanpa kacamata yang menutup mata sipitnya,pipi chubinya terlihat jelas dan tampak ingin di cubit,surai hitam berponi yang terlihat sangat lembut membuat semua orang ingin membelainya,titambah bibir merah tipisnya yang membuat dia berjuta kali lebih manis saat tersenyum.

Jung songsaeng langsung menyuruh yesung untuk duduk tanpa memperdulikan keterlambatan yesung,sepertinya dia masih terpengaruh dengan wajah manis yesung. Hanya orang aneh yang tidak tertarik pada si manis yesung.

_Wonkyusung_

Jam istirahat sudah berbunyi sekitar 3 menit yang lalu,saat ini yesung sedang berjalan menuju perpustakaan,memang sudah menjadi kebiasaan yesung jika saat istirahat dia akan menghabiskan waktunya di perpustakaan.

Tetapi ada sesuatu yang berbeda hari ini,jika biasanya dia berjalan menuju perpustakaan tanpa ada satu orangpun yang meliriknya atau menyadari keberadaan yesung, sekarang justru kebalikannya semua siswa yang ada di di lorong menuju perpustakaan menatap yesung kagum, tidak ada satu orangpun dari mereka yang tidak melihat yesung.

Dan ini membuat yesung yang tidak terbiasa di perhatikan menjadi risih,di berjalan sambil menundukan kepala menghindari tatapan para siswa. Karena sibuk menunduk yesung tidak sengaja menubruk punggung seorang namja.

Namja itupun berbalik untuk melihat dan berniat memarahi sang penabrak,sang namja berbalik bertepatan dengan yesung yang mengangkat wajahnya membuat namja itu langsung berhadapan dengan wajahnya. Namja itu langsung kehilangan kata-kata saat melihat yesung sedekat ini,niatnya untuk memarahi yesung hilang saat melihat namja manis itu.

Yesung memundurkan sedikit langkahnya saat menyadari posisinya yang terlalu dekat dengan namja di depannya.

"mianhae,aku tidak melihat jalan" ujar yesung gugup karena di tatap secara intens oleh namja berwajah dingin itu.

Sebelum menjawab permohonan maaf yesung namja itu menunjukan seringainya membuat yesung bertambah gugup.

"kau tau,aku orang yang sangat sulit untuk memberikan maaf? Dan kau harus melakukan sesuatu sebagai permintaan maafmu manis" ucap namja itu tanpa menghilangkan seringai di wajahnya,dan tangannya dengan reflek membelai pipi yesung.

Dan raut wajah yesung langsung menegang.

Apa yang akan terjadi selanjutnya pada si manis yesung?

TBC