Title : Love Behind Love
Cast : Kim Yesung,Choi Siwon,Cho Kyuhyun and other cast
Genre : Crime , Romance Dll
Rated : T
Warning : YAOI and Typo
Note : mianhae updatenya lama.. semoga masih ada yang mau baca ff nie.. hehe terima kasih buat reader yang udah mau review berkat kalian aku jadi punya hobi baru yaitu baca review kalian haha #plak
okelah ga usah lama-lama
Happy Reading^^
"kau tau,aku orang yang sangat sulit untuk memberikan maaf? Dan kau harus melakukan sesuatu sebagai permintaan maafmu manis" ucap namja itu tanpa menghilangkan seringai di wajahnya,dan tangannya dengan reflek membelai pipi yesung.
Raut wajah yesung langsung menegang, kenapa sesuatu seperti ini harus selalu terjadi padanya? Sekarang yesung menyesal karena melepas kacamatanya,jika saja saat ini dia masih memakai kacamatanya mungkin namja di hadapannya ini sedang marah dan memaki dirinya sepertinya itu lebih baik daripada di tatap dengan tatapan mesum yang ? mesum? Ya..itulah persepsi yesung saat ini.
Pelan-pelan yesung memundurkan langkahnya agar dia bisa sedikit menjauh dari namja tampan di hadapannya, tapi si namja tampan itu tiba-tiba mencekal lengan yesung dan menarik yesung untuk menempel padanya tangan kirinya memeluk pinggang ramping yesung.
Namja manis itu mulai ketakutan dilihat dari wajahnya yang menahan tangis orang-orang di sekitarnya hanya menonton dan tidak melakukan apa-apa meraka terlalu takut untuk terlibat dengan namja yang terkenal dingin dan sadis itu.
Yesung terus meronta dalam pelukan namja tampan itu air mata sudah mulai turun dari matanya tetapi namja itu hanya tersenyum menyeringai dan malah memperkuat pelukannya membuat tubuh yesung makin menempel padanya.
"lepaskan tolong...hiks" ujar yesung lirih sambil memukul-mukul dada namja tersebut.
"lepaskan dia kim kibum" tiba-tiba terdengar sebuah teriakan seorang namja yang membuat yesung dan namja yang sudah diketahui bernama kibum itu berhenti.
Kibum mendongak untuk melihat siapa orang yang sudah mengganggunya,dia tersenyum meremehkan saat mengetahui siapa namja yang berteriak tadi.
Kibum melepaskan pelukannya terhadap yesung tapi tangannya masih tetap mencekal lengan yesung erat membuat yesung kesakitan.
"sejak kapan kau suka mencampuri urusan orang lain Cho Kyuhyun?" tanya kibum sinis.
"aku memang tidak suka mencampuri urusan orang lain,tapi itu bukan berarti aku dilarang untuk melakukannya kan?" jawab dan tannya kyuhyun balik.
"kau melakukan itu bukan berarti kau menyukai namja manis ini kan?" ujar kibum sambil merangkul pinggang yesung.
Kyuhyun mengepalkan tangannya saat melihat kibum memeluk dan menyentuh yesung seenaknya dan itu di sadari oleh kibum,sebuah seringai terlihat menghiasi bibirnya.
"ternyata benar kau menyukainya" ujar kibum enteng.
Yesung terlihat kaget mendengar pernyataan kibum diapun mengalihkan pandangannya dari kibum ke kyuhyun. Sadar kalau yesung memperhatikannya kyuhyun langsung membuang muka.
'sepertinya aku pernah melihatnya?' ujar yesung dalam hati setelah melihat kyuhyun walaupun hanya sekilas karena kyuhyun membuang mukanya.
"akh.."
Yesung sadar dari lamunannya saat merasakan tangan yang satunya di tarik oleh seseorang membuatnya terlepas dari cengkraman kibum.
Yesung mendongak untuk melihat dan ternyata yang menariknya adalah siwon.
"jangan pernah mengganggu namjachinggu-ku" ucap siwon dingin sambil menarik yesung dan berjalan melewati kyuhyun yang sedang mematung dengan wajah datar.
Saat melewati kyuhyun yesung melihat siluet wajah kyuhyun dan entah mengapa yesung merasa melihat kesedihan di balik wajah datarnya itu.
Kibum hanya tersenyum menyeringai melihat kyuhyun,sepertinya dia tau sesuatu.
_Wonkyusung_
Brak..
Kyuhyun menutup pintu toilet dengan sangat keras tidak peduli kalau orang-orang di dalamnya kaget,dia berjalan kearah wastafel dengan wajah merah menahan marah membuat semua orang yang lebih dulu berada di sana berhamburan keluar meninggalkannya sendiri di dalam toilet.
"sampai kapan kau hanya terus menjadi stalkernya hmm?" sebuah suara mengalihkan perhatiannya dari cermin kearah sang pemilik suara yang ternyata adalah kibum.
Tanpa basa-basi kyuhyun langsung menarik kerah baju kibum dan mendorongnya hingga punggung kibum menubruk tembok dengan keras membuat kibum sedikit mengerang kesakitan.
"berani-beraninya kau menyentuh yesung-ku huh?" ujar kyuhyun.
"yesung-mu? Cih...sejak kapan dia menjadi yesung-mu?" tanya kibum meremehkan.
Bugh..
Kyuhyun menonjok pipi kibum membuat kibum tersungkur ke lantai, nafas kyuhyun terengah setelah mengahajar kibum sepertinya dia benar-benar marah.
Kibum bangkit dengan sedikit tertatih sambil mengusap darah yang keluar dari sudut bibirnya hasil perbuatan kyuhyun.
"kau tau?aku melakukan hal itu dengan sengaja agar kau keluar dari persembunyiannmu,dan tidak hanya menjadi bayang-bayang namja yang kau cintai itu" ujar kibum dengan tampang serius.
Kyuhyun tidak menanggapi kata-kata kibum dia malah membuang pandangan dari kibum.
"heechul hyung juga tidak akan suka jika kau mengorbankan perasaanmu hanya untuk membalas dendam pada namja tidak bertanggung jawab seperti itu" lanjut kibum.
"sebaiknya kau tidak perlu ikut campur kim kibum,hanya aku yang tau cara untuk mendapatkan cintaku sekaligus membalas dendam atas kematian heechul hyung" ujar kyuhyun dingin dan meninggalkan kibum sendirian.
_Wonkyusung_
Siwon terus menarik yesung hingga keluar dari lingkungan sekolah,yesung terlihat bingung dia menengok ke belakang untuk melihat sekolahnya yang sudah menjauh dari pandangannya diapun melihat kedepan dan hanya menemukan punggung siwon. Siwon sama sekali tidak menolehkan kepalanya dari awal dia menarik yesung entah apa yang ada di pikiran namja tampan itu saat ini.
'aissh..kim yesung kau membuatku bingung,mengapa hatiku tiba-tiba sakit dan ingin marah saat melihatmu dipeluk dengan seenaknya oleh namja kurang ajar tadi..dan lagi kenapa kau melepas kacamatamu huh? Kau tau wajah manismu itu bisa membuat semua orang menjadi gila..ya ampun apa yang kau pikirkan siwon sepertinya kau memang sudah gila' rutuk siwon dalam hati sambil terus menarik yesung entah kemana, dan namja manis itu hanya mengikuti siwon dengan tampang bingung yang menggemaskan.
Siwon dan yesung memasuki sebuah toko optik dan disambut oleh pelayan toko dengan ramah
"selamat siang ada yang bisa kami bantu?" ujar sang pelayan
"tolong carikan kacamata yang cocok untuknya!" perintah siwon sambil melirik yesung yang ada di sebelahnya
"kalau boleh tau minus anda berapa?" tanya sang pelayan pada yesung
"ma-mataku tidak minus" jawab yesung pelan.
Siwon terlihat kaget,dan langsung menatap yesung
"lalu kenapa selama ini kau selalu memakai kacamata?" tanya siwon pada yesung.
Yesung menunduk sebelum menjawab.
"aku hanya di suruh oleh hyungku" jawab yesung polos.
"mwo?maksudmu hyung yang kemarin meninju-ku itu?" tanya siwon lagi
"ne.. jeongmal mianhe atas perbuatan hyungku kemarin" ujar yesung membungkukkan badannya di depan siwon.
Siwon hanya diam melihat yesung yang membungkukkan badan di depannya.
Sebenarnya dia belum bisa terima diperlakukan dengan kasar oleh kangin kemarin,tapi di sisi lain dia juga kasian melihat yesung yang polos ini meminta maaf padanya toh mungkin kangin melakukan hal itu karena khawatir terhadap adik manisnya ini.
"sudahlah lupakan" ujar siwon akhirnya.
Yesung mendongakkan kepalanya dan tersenyum riang.
"benarkah siwon hyung sudah memaafkan hyungku?" tanya yesung berbinar sambil memegang tangan siwon dengan kedua tangan mungilnya.
Jantung siwon berdetak dua kali lebih cepat saat melihat yesung tersenyum riang dengan tampang polosnya yang benar-benar imut,sadar akan keterpesonaannya terhadap yesung siwon langsung menepis tangan yesung dengan sedikit kasar.
"sudah kubilang lupakan" ujar siwon dingin.
Dan yesung hanya menanggapi dengan senyum manisnya membuat siwon salah tingkah.
"ehem..jadi bagaimana tuan apakah anda masih mau membeli kacamata?" ujar sang pelayan yang sedari tadi dijadikan kambing conge oleh siwon dan yesung.
"sepertinya kita tidak ja..."
"carikan saja kacamata tanpa minus yang cocok untuknya"
Ucapan yesung yang berniat tidak jadi membeli tiba-tiba di potong oleh siwon,dan yesung hanya memiringkan kepalanya kearah siwon dengan tampang bertanya.
Siwon dan yesung keluar dari toko optik dengan yesung yang sudah kembali memakai kacamata "aku bilangkan mataku tidak minus,kenapa hyung tetap membelikanku kacamata?" tanya yesung dengan tampang cemberut.
"aissh..apa kau tidak malu masuk ke dalam sebuah toko dan tidak membeli apa-apa?" tanya siwon balik sambil menahan perasaannya saat melihat yesung.
Yesung memang kembali memakai kacamata,tetapi kacamata yang digunakanya saat ini lebih baik dari kacamata yesung sebelumnya.
"selama aku bekerja di minimarket sudah ada banyak orang yang masuk ke mininmarket tanpa membeli apapun,ada yang menanyakan alamat bahkan ada yang hanya ingin ke toilet tapi mereka terlihat tidak malu" jawab yesung polos sambil membenarkan letak kacamatanya,dan tersenyum ambigu.
Sepertinya yesung menyukai kacamata baru yang di belikan siwon,entah karena kacamata itu lebih bagus dari kacamata yang sebelumnya atau karena siwon yang membelikan untuknya. Hey siapa yang tidak senang jika di belikan sesuatu oleh namja tampan dan kaya seperti siwon? Dan yesung merasa sangat beruntung saat ini,selama ini belum pernah ada seseorang yang memberikannya sesuatu kecuali kangin.
Siwon memutar bola matanya kesal setelah mendengar jawaban polos yesung,tiba-tiba dia berhenti berjalan dan membalik badannya menghadap yesung. Yesung ikut menghentikan langkahnya dia mendongak untuk melihat wajah siwon yang berdiri di depannya.
Siwon mengulurkan tangannya untuk melepas kacamata yesung,dan yesung hanya diam karena dia tidak tau apa yang akan siwon lakukan. Setelah melepas kacamata yesung siwon hanya diam dan matanya tidak lepas dari wajah yesung.
'mengapa wajah semanis ini harus di tutupi?' batin siwon.
Yesung yang bingung sekaligus kesal terhadap siwon melambaikan tangannya di depan wajah siwon membuat namja tampan itu langsung tersadar dari lamunannya.
"kenapa hyung melepas kacamatanya?" tanya yesung bingung.
Siwon melirik kacamata yang ada di tangannya sebentar dan kembali melihat yesung.
"pakai kacamata ini saat aku tidak ada di sisimu,dan kau harus melepasnya saat sedang bersamaku,Arrasso?" ujar siwon mmemrintah.
"wae?" tanya yesung polos
"tentu saja agar aku bisa terus melihat wajah manismu,oops!"
Blush..
Wajah yesung langsung memerah saat siwon mengatakan hal itu,dia menundukan wajahnya untuk menutupi rona merah di pipinya.
'aissh..choi siwon bagaimana bisa kau berkata seperti itu di depannya,dan kenapa dia terlihat bekali-kali lipat lebih manis saat memerah seperti itu?'batin siwon
"ehem..maksudku kalau kau memakai kacamata saat aku tidak ada setidaknya kau tidak akan di ganggu oleh namja kurang ajar seperti tadi" siwon memcoba memperbaiki kata-katanya.
"kenapa hyung menjadi seperti kangin hyung?" yesung mengembungkan pipinya kesal mendengar pernyataan siwon tadi.
"mwo? Ya...jangan samakan aku dengan hyung sangarmu itu" ujar siwon tak terima.
"hyungku tidak sangar,dia orang yang sangat baik tau" bela yesung terhadap hyungnya.
"ah..sudahlah,oh ya aku mau menagih jawabanmu kapan kita bisa pergi kencan?" siwon mengalihkan pembicaraan.
"ehhhmm..i..itu...ehmmm" yesung terlihat berpikir untuk menjawab pertanyaan siwon.
Dan siwon hanya diam menunggu jawaban yesung dengan tampang kesal
"ehmmm...hyung meminta ijin dulu dari kangin hyung" jawab yesung akhirnya.
"mwo?aisssh..merepotkan" ujar siwon sambil berbalik meninggalkan yesung
"hyung ..tunggu aku" teriak yesung sambil berlari kecil menyusul siwon.
_Wonkyusung_
Kyuhyun kembali mendatangi makam hyungnya,dia selalu datang ke tempat itu saat hatinya mengalami kegamangan.
"heechul hyung juga tidak akan suka jika kau mengorbankan perasaanmu hanya untuk membalas dendam pada namja tidak bertanggung jawab seperti itu"
Kata-kata kibum kemarin terus berputar dalam pikirannya membuat dia merasa sedikit ragu untuk melanjutkan rencananya.
Kibum adalah sepupu kyuhyun,dia tahu rencana kyuhyun saat tidak sengaja dia memasuki ruangan khusus yang kyuhyun gunakan untuk menyimpan foto-foto yesung.
Kibum sudah berusaha untuk membujuk kyuhyun agar menghentikan rencananya,tetapi kyuhyun terlalu keras kepala dan lagi dia masih belum terima atas kematian hyung tercintanya.
"hyung..." ucap kyuhyun parau
"apa benar kau tidak suka aku melakukan hal ini? Aku melakukan ini untukmu hyung...dan aku yakin hyung akan sangat bahagia saat melihat orang sudah menyakiti hyung menderita,dan aku juga akan segera mendapatkan kebahagiaanku saat orang yang kucintai menjadi milikku..itu tidak akan lama hyung..tunggu saja" ucap kyuhyun sambil terus menatap batu nisan dari makam hyungnya.
Di sisi lain pemakaman tersebut tidak jauh dari tempat kyuhyun berdiri terlihat dua orang namja yang sedang membungkkukan badannya di depan dua buah makam. Kedua namja itu adalah yesung dan hyungnya kangin,saat ini mereka sedang mengunjungi makam kedua orang tua mereka. Omma yesung meninggal saat yesung berumur 3th karena sakit dan ayahnya menniggal saat yesung duduk di bangku junior high school karena kecelakaan. Sejak itulah kangin mulai bekerja untuk menghidupi kehidupan dirinya dan yesung dia sangat menyayangi yesung bahkan sangat over protectif terhadapnya semua itu di karenakan oleh pesan ayahnya sebelum meninggal untuk menjaga yesung sebaik-baiknya.
"omma,,appa aku dan kangin hyung datang untuk merayakan hari ulang tahun pernikahan kalian,,kangin hyung bilang dulu saat aku masih kecil kalian akan merayakannya dengan mengadakan acara piknik..waktu itu aku masih terlalu kecil jadi aku tidak ingat seperti apa suasana piknik saat itu" yesung berucap sambil tersenyum tegar di hadapan makam orang tuanya itu,dan kangin hanya bisa diam sambil mengusap surai hitam yesung.
"dan aku sudah menyiapkan bekal piknik untuk mengingat bagaimana suasana piknik kita dulu" ujar yesung riang sambil mengangkat sebuah keranjang piknik di tangannya. Kangin tersenyum lembut melihat ketegaran adiknya itu. Bisa di bilang hanya sebentar yesung merasakan kasih sayang dari seorang ibu.
"hyung ayo gelar tikarnya" titah yesung dan langsung di turuti oleh kangin.
Mereka berdua duduk di atas tikar dan yesung mulai mengeluarkan semua bekal makanan yang ada dalam keranjang pikniknya.
"kangin hyung juga bilang kalau omma suka sekali makan sup rumput laut, dan hari ini aku membuatkanya special untuk omma" ujar yesung sambil menuangkan sup rumput laut buatanya ke dalam mangkuk dan menaruh mangkuk tersebut di atas kedua makam itu.
"ini untuk appa dan ini untuk omma,, selamat makan!" ucapnya ceria.
Kangin sudah mulai menyantap makanannya dengan lahap,saat kangin sedang sibuk dengan makanannya yesung melihat ke sekeliling pemakaman dan mendapati pemandangan yang cukup indah karena pemakaman itu memang berada di atas bukit. pandangan yesung tiba-tiba berhenti saat melihat seorang namja yang sedang berdiri di depan sebuah makam tidak jauh dari makam orang tuanya itu
Yesung menaruh makanannya dan beranjak dari tempatnya berniat untuk menghampiri namja itu dan mengajaknya makan.
"kau mau kemana?" tanya kangin
"ehmmm...hyung lihat namja di sana?" tunjuk yesung pada namja yang dilihatnya tadi,kangin mengikuti arah telunjuk yesung dan kembali melihat yesung dengan pandangan tanda tanya.
"bolehkah aku mengajaknya makan bersama kita di sini?" tanya yesung ragu.
"mengapa kita harus melakukan itu?" tanya kangin balik.
" dia daritadi berdiri terus seperti itu,dan dia juga terlihat sangat-sangat sedih sepertinya makam itu adalah makam orang yang sangat di cintainya" jelas yesung.
"lalu?" tanggap kangin
"kita harus menghiburnya hyung siapa tau itu akan membuatnya lebih baik,bukankah menghibur orang merupakan tindakan yang mulia?" jawab yesung polos.
"bagaimana kalau dia adalah orang jahat?" balas kangin datar.
"aishh..hyung berhentilah bersikap berlebihan,kalaupun iya dia adalah orang jahat kan ada hyung yang bisa menghajarnya" ujar yesung dan mulai menatap kangin dengan pandangan memelas membuat kangin benar-benar tidak bisa menolak keinginan yesung.
"ya sudah cepat kau ajak dia!" jawab kangin pasrah.
Yesung tersenyum manis dan mulai beranjak untuk menghampiri namja tersebut dan kangin terus mengawasi yesung takut terjadi apa-apa denga adiknya itu.
_Wonkyusung_
Kyuhyun masih berdiri di depan makam heechul dia sama sekali enggan untuk meninggalkan makam hyung cantiknya,kakinya suadh mulai bergetar karena memang dia sudah beridiri cukup lama.
Kyuhyun masih terus memperhatikan makam yang berada di depannya tanpa menyadari seorang namja manis yang menghampirinya dan bahkan sudah berdiri di sebelahnya.
"yeoja yang sangat cantik" kyuhyun berjengit kaget saat mendengar sebuah suara seseorang.
Dia menoleh ke arah suara itu berasal dan matanya membulat kaget saat melihat yesung namja manis yang di cintainya suda berada di sebelahnya.
Yesung masih terfokus melihat foto besar yang ada di dekat nisan makam tersebut,dia tidak menyadari bahwa namja yang ada di sebelahnya sudah salh tingkah.
"apa dia yeojachinggumu?" tanya yesung sambil menoleh ke arah kyuhyun dan matanya membulat lucu saat melihat kyuhyun yang gagal untuk menyembunyikan wajahnya.
"ka..kau namja yang waktu itu terluka kan?" ujar yesung sambil menunjuk wajah kyuhyun. Dan kyuhyun hanya menundukan wajanya dan mengangguk pelan.
"namaku cho kyuhyun" ujar kyuhyun sambil membungkuk
"ne..namaku kim yesung..senang bertemu lagi dengan mu" jawab yesung ramah.
Heran mengapa yesung hanya mengingat kyuhyun saat pertemuan pertamanya? Padahal selama ini dia satu sekolah dengan namja tampan itu.
Itu semua di karenakan yesung yang tidak banyak bergaul dengan teman-temannya dan kyuhyun yang tidak mau menampakan dirinya di hadapan yesung sampai dia membalas selesai dengan rencananya.
Tapi sepertinya niat kyuhyun yang tidak ingin menampakan dirinya di hadapan yesung sudah gagal.
_Wonkyusung_
Kyuhyun hanya menundukan kepalanya sambil menggenggam mangkuk nasi di tangannya,sedangkan yesung sibuk dengan makanannya tanpa menyadari suasana yang terjadi dia antara dua namja selain dirinya.
Kangin terus menatap kyuhyun tajam, dia sudah tau bagaimana pertemuan pertama yesung dengan kyuhyun karena yesung yang menceritakannya.
"bagaimana bisa waktu itu kau terluka? Apa kau berkelahi?" tanya kangin datar.
"dia dirampok hyung..bagaimana mungkin namja tampan sepertinya suka berkelahi" jawab yesung polos sambil melihat ke arah kyuhyun dan dan tersenyum manis padanya membuat wajah kyuhyun memerah dan jantungnya sudah tidak terkontrol saat ini.
Kangin yang melihat yesung tersenyum manis pada kyuhyun langsung menangkup wajah yesung untuk melihatnya.
"jangan menampilkan senyuman manis itu sembarangan" titah kangi dan seketika itu wajahnya yesung berubah menjadi cemberut membuat dia terlihat sangat imut dan kyuhyun sangat menikmati pemadangan itu.
"ya...jangan berekspresi seperti itu" teriak kangi membuat yesung dan kyuhyun terlonjak kaget.
"ini sudah sore ayo kita harus cepat pulang" ujar kangin dan mulai beranjak untuk membereskan sisa piknik mereka.
Bukannya membantu yesung malah menghampiri makam ibunya dan mengambil rangkaian bunga yang ada di atas makam ibunya itu.
"omma mianhae..bolehkah aku minta beberapa tangkai?" ujar yesung dan membungkkukan badannya cukup lama di depan makam ibunya.
Setelah itu dia mengambil beberapa tangkai bunga dari rangkaian bunga yang cukup besar itu dan kembali menyimpan sisa rangkaian bunga di tempat semula dan kembali membungkukkan badannya.
Dia menoleh ke arah kyuhyun yang tenga bingun dengan kelakuan yesung.
Namja manis itu tersenyum ke arah kyuhyun dan langsung menarik tangan kyuhyun membuat kyuhyun kaget setengah mati karena dia bersentuhan langsung dengan yesung.
Mereka berdua berjalan menuju makam heechul meninggalkan kangin yang masih sibuk membereskan sisa piknik. Setelah berada di depan makam heechul yesung melihat kyuhyun sekilas dan langsung meletakan bunga itu di dekat foto heechul dan membungkukkan badannya dia depan makam heechul.
Kyuhyun tersenyum lembut melihat yesung melakukan hal itu, ternyata dia memang tidak salah mencintai namja sebaik yesung.
Yesung berdiri tegak dan menangkupakan kedua tangannya di depan dada dengan jari-jari mungilnya yang saling bertautan dia memjamkan matanya dan mulai menundukan kepalanya untuk berdoa.
Kyuhyun terus memperhatikan yesung tampa menghilangkan senyum di bibirnya,sudah lama sekali kyuhyun tidah tersenyum seperti ini. Terakhir kali dia tersenyum seperti ini adalah saat heechul masih hidup.
'kau lihat hyung? Hanya dia yang bisa membuatku tersenyum seperti ini setelah dirimu' batin kyuhyun.
Yesung sudah menyelesaikan doanya dia mendongak dan tersenyum melihat foto heechul yang begitu cantik.
"yeojachinggumu benar-benar cantik" ujar yesung
"mwo?" kyuhyun tersadar dari lamunannya.
"sepertinya aku belum menjelaskan sesuatu,dia namja dan dia adalah hyungku" jawab kyuhyun sambil menahan tawa saat melihat tampang yesung yang cengo.
"ommo..di-dia namja" yesung menutup mulutnya dengan tangan dia melihat ke arah makam heechul dan mulai membungkukkan tubuhnya berulang-ulang.
"jeongmal mianhae aku benar-benar tidak tau,aissh kau memang babbo kim yesung" ujar yesung sambil memukul-mukul kepalannya.
Melihat itu kyuhyun memnghampiri yesung dan menahan tangan yesung yang sedang memukul kepalanya,menarik yesung untuk berhadapan dengannya "gwenchana...wajar kau menganggapnya yeoja karna dia memang cantik...sepetimu" ujar kyuhyun tanpa sadar.
TBC
