Title : Love Behind Love

Cast : Kim yesung, Choi siwon, Cho kyuhyun and other cast

Genre : Crime, Romance Dll

Warning : yaoi and Typo

Note : anyeong...anyeong...anyeong readerdeul yang baik dan budiman.

apa kabar? apa masih ada yang nungguin fanfic gaje ini update?

sebelumnya saya mau minta maaf bila terjadi kekacauan dalam chap ini,,,karena memang otak saya sedang kacau balau *jedotin pala ke tembok*

niat awalnya ini adalah chap terakhir tetapi otak saya tiba-tiba mentok dan mulai kebingungan buat bikin endingnya...so ya hasilnya seperti ini..hehe

semoga tak ada yang kecewa ne? #nyengirkuda

untuk yang bersedia membaca saya ucapkan banyak-banyak terima kasih...

seperti biasa kritik,saran dan pujian#PDtingkatAkut silahkan tumpahkan di kotak review ne...

Gomawo...Saranghae #hugreader

Happy Reading^^

Mulai hari ini ada sedikit perubahan dalam hidup yesung, jika biasanya selalu ada kangin yang ada di sampingnya kali ini posisi kangin sudah tergantikan oleh sosok siwon yang akan menjaganya dengan penuh ketulusan hati.

dan mulai saat ini namja manis itu tidak akan pernah lagi melihat raut wajah khawatir kangin,karena kangin sudah mempercayakannya pada siwon.

Yesung sudah siap dengan seragamnya dan bersiap untuk kembali pergi ke sekolah setelah 2 hari dia absen pasca kejadian itu,dan saat ini dia sedang menyantap sarapan paginya sambil menunggu siwon kekasihnya untuk menjemput. Kekasih? Sejak kapan? Kalian pasti penasaran bagaimana ini berawal baiklah kalian akan mengetahuinya segera.

Flashback on

Pasca kejadian kangin yang mengahajar siwon habis-habisan dan diakhiri dengan keputusan kangin untuk mempercayakan yesung padanya,siwon pulang ke rumah mewahnya.

Sebenarnya dia tidak ingin pulang namja tampan itu ingin terus di samping yesung dan memastikan bahwa namja yang saat ini dicintainya itu sudah baik-baik saja,tetapi karena kangin yang menyuruhnya dia tidak bisa berbuat apa-apa selain menurut.

Setelah mebersihkan tubuhnya dan mengobati luka-luka di tubuhnya siwon duduk menyandar di sofa kamarnya,percakapan dengan kyuhyun via telepon saat ia dalam perjalan pulang membuat dia merasa serba salah.

Kecelakaan yang menimpa heechul memang kelalaiannya tapi dia tidak pernah berniat untuk membunuh heechul,mana mungkin dia membunuh kekasihnya sendiri yang saat itu sangat di cintainya.

Siwon benar-benar menyesali tindakan orang tuanya saat itu dan lagi dia juga di paksa untuk melupakan kejadian itu sampai ia bertemu kyuhyun yang mulai sedikit mengisi hatinya karena saat melihat kyuhyun dia seperti melihat heechul.

Dan keputusannya untuk menyatakan cinta pada kyuhyun malah membuatnya kembali mengingat masa lalu sekaligus membawanya pada cinta yang baru,cinta yang berbeda dari cinta cinta yang sebelumnya,dan cinta itu adalah yesung.

Tapi saat ini dia sedang berada di posisi yang paling sulit dia mencintai yesung tapi ada seseorang yang lebih dulu mencintai namja manis itu,seseorang yang tidak sengaja tersakiti olehnya. Jika ia memutuskan untuk memiliki yesung maka ini adalah kedua kalinya ia merebut kebahagiaan seseorang itu.

"yesung..." gumam siwon dalam lamunannya.

Mengingat yesung membuat siwon langsung beranjak dari sandarannya dan melesat menuju lemari untuk menganti bajunya dan pergi.

'aku harus memastikan dulu perasaan yesung' batinnya.

_Wonkyusung_

Ting tong

Siwon langsung menekan bel setelah berdiri tepat di depan pintu rumah yesung.

Pintupun terbuka menampilkan sosok kangin dari dalam rumah.

"siwon? Bukankah baru beberapa jam yang lalu kau pulang ke rumah?" tanya kangin heran.

"hyung aku mohon..bolehkah aku bertemu yesung?" mohon siwon.

"yesung sedang tidur,dia masih perlu istirahat..kau bisa menemuinya besok" jawab kangin enteng.

"andwe hyung ..aku ingin menemuinya sekarang" keukeuh siwon

"tapi dia sedang tidur,,kau tega membangunkannya huh?" nada bicara kangin mulai meninggi

"aniyo..aku tidak akan membangunkannya..aku akan menuggunya bangun tapi ijinkan aku masuk untuk melihatnya" siwon kembali memohon.

"hah...baiklah...awas kalau kau membangukannya" ancam kangin dan mengijinkan siwon untuk masuk.

Siwon duduk di kursi yang berada di sisi ranjang yesung,dia tersenyum memperhatikan yesung yang tidur dengan wajah polosnya yang khas. Dia tidak habis pikir mengapa namja manis dan polos ini harus terseret ke dalam masalah seperti ini. Jika harus mencari siapa yang patut di salahkan dalam hal ini? Dalam otaknya pasti terbersit nama kyuhyun, tapi jika di pikirkan lagi dia juga bersalah karena semuanya ini terjadi berawal darinya.

Andai heechul masih hidup,andai kecelakaan itu tidak terjadi,andai dia tidak menyatakan perasaannya pada kyuhyun,andai dia hilang saja dari muka bumi ini.

Yah..semuanya hanya berandai-andai dia tidak sedang berada di dunia fantasy yang bisa denganmudah memutar kembali waktu. dia berada di dunia yang sebenarnya yang mengharuskan dia berjalan sesuai dengan takdir yang sudah ditentukan.

Siwon meraih tangan yesung dan menggenggamnya dengan lembut menempatkan tangan mungil itu ke pipinya,yesung tidak bereaksi sedikitpun tidurnya benar-benar nyenyak syukurlah 'aku harap kau melupakan kejadian kemarin sungie' batin siwon sambil terus menatap yesung dan menggesekkan pipinya dengan punggung tangan yesung.

Cukup lama siwon menunggu yesung bangun dari tidur membuat ia sedikit merasa lelah dan mengantuk,karena tidak bisa menahan kantuknya akhirnya siwonpun tertidur dengan posisi duduk dan kepalanya menyender di pinggir ranjang yesung.

Dengan perlahan yesung membuka matanya dan tubuhnya sedikit menggeliat,tapi dia merasakan tangan sebelah kanannya berat seperti ditindih oleh sesuatu,iapun melirik dan tersenyum melihat siwon yang tidur sambil menggenggam tangannya.

Dengan hati-hati yesung menarik tangannya dari genggaman siwon dan merubah posisinya dari berbaring menjadi duduk tanpa membangunkan siwon.

Tangan mungilnya terulur untuk membelai surai hitam siwon,bibir tipisnya tersenyum saat mengingat bagaiman siwon yang ia anggap sebagai namja pemaksa terus-terusan berusaha untuk mendekatinya. Yesung sadar bahwa ia selalu menganggap siwon adalah namja angkuh,sombong dan pemaksa berbanding terbalik dengan sikap kyuhyun yang ramah dan baik terhadapnya. Tetapi perasaanya berkata lain, ia memang selalu merasa terganggu bila ada siwon tapi saat siwon tidak ada dia akan merasa kehilangan dan menghasilkan rasa rindu yang mendalam dan dia juga merasa aman saat bersamannya.

Yesung selalu bertanya-tanya soal perasaannya ini,tapi sekarang ia yakin bahwa perasaannya terhadap siwon adalah perasaan yang di sebut cinta,ia juga yakin kalau siwon juga mencintainya dengan tulus, terlihat dari tatapannya saat siwon mengingatkan yesung untuk jangan membenci kyuhyun.

dan soal kyuhyun dia juga tidak percaya dengan kejadian seamalam,kyuhyun yang ia kenal selalu baik dan ramah terhadapnya tiba-tiba berubah menjadi sangat jahat dan hampir menodainya.

"andwe.." yesung menggelengkan kepalanya saat kembali mengingat kejadian semalam dan membuat siwon terusik dari tidurnya.

Namja tampan itupun bakngkit dari tidurnya, dan matanya berbinar saat melihat yesung tangannya langsung menyentuh wajah yesung dan membelainya lembut.

"neo gwenchana?" tanya siwon

"gwenchana" jawab yesung sambil mengangguk dan tersenyum manis pada siwon membuat siwon menghela nafas lega.

"mianhae..ini semua salahku" ujar siwon dengan tampang menyesal.

Yesung menggeleng "sudah aku bilang tidak apa-apa,jangan menyalahkan diri sendiri" balas yesung masih dengan senyum manisnya

Tetapi senyum yesung tiba-tiba meredup saat melihat luka lebam yang ada di sudut bibir siwon,tangan yesungpun terulur dan menyentuh luka lebam itu dengan lembut.

"siapa yang melakukan ini? Apakah kangin hyung?" tanya yesung dengan nada sedih.

Siwon hanya tersenyum menanggapi dan membelai tangan yesung yang ada di wajahnya.

"mianhae ..." seru yesung lirih dengan air mata yang menetes melewati pipinya.

"hey...gwenchana...kangin hyung sudah meminta maaf padaku dan aku juga sudah memaafkannya" siwon mencoba menenangkan yesung.

Yesung menghapus air matanya menggunakan punggung tangannya lalu tersenyum manis pada siwon.

"gomawo" ucapnya

"ne..nado gomawo" balas siwon lembut.

"mengapa hyung ada di sini?,harusnya hyung istirahat di rumah" ujar yesung.

"aku hanya ingin memastikan keadaanmu" jawab siwon.

"aku sudah baik-baik saja,sebaiknya hyung pulang!" titah yesung.

"hmmm...sebenarnya ada yang ingin hyung bicarakan denganmu" ujar siwon sambil beranjak dan duduk di pinggir kasur menghadap yesung lalu tangannya meraih kedua tangan yesung.

"mwonde?"tanya yesung.

"saranghae..yesungie!" seru siwon penuh keyakinan.

Yesung terperangah dengan ucapan siwon,hatinya berdetak tak karuan dan merasakan suhu tubuhnya menaik.

"maukah kau menjadi kekasihku?" tanya siwon dengan sedikit nada ragu.

Yesung menunduk berusaha untuk menyembunyikan rasa senangnya,ternyata siwon memang benar-benar mencintainya dengan tulus.

Sebelum menjawab iapun berusaha untuk menenangkan detak jantungnya dahulu,dengan menghela nafas panjang diapun menjawab.

"ne...nado saranghae siwon hyung" jawab yesung pasti biarpun dengan nada-nada malu.

Siwon tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya dan langsung memeluk yesung,senyum bahagia terparti dari dimplenya. Yesung sudah resmi menjadi miliknya dan dia tidak lagi menyerah untuk yesung,soal kyuhyun dia juga akan berusaha menyelesaikannya tanpa menyakiti kyuhyun,meskipun rasa sakit itu takkan terelakkan bagi kyuhyun.

Di balik pintu kamar yesung terlihat kangin yang tersenyum kearah pasangan baru itu,waktu memang bisa merubah segalanya yesungnya yang dulu kecil mungil polos dan manja sekarang sekarang sudah menjadi milik orang lain yang akan melindunginya lebih baik dari pada dia. Sekarang tinggal kanginlah yang harus mencari kebahagiaanya sendiri.

Flasback off

_Wonkyusung_

Ting tong

Suara pintu bel rumah yesung berbunyi membuat yesung yang belum menyelesaikan sarapannya langsung berlari ke arah pintu masuk rumahnya.

"ya...selesaikan dulu sarapanmu!" teriak kangin dan tidak dihiraukan oleh sang adik manis lalu mengasilkan gelengan kepala dari kangin.

Ceklek

"selamat pagi sungie baby" sapa siwon yang sudah berdiri tegak di depan.

"pagi..siwon hyung" balas yesung dengan wajah memerah gara-gara panggilan manis siwon padanya.

"Hey..gara-gara kau datang yesung tidak menyelesaikan sarapannya" seru kangin yang tiba-tiba datang dari balik tubuh yesung.

"benarkah kau tidak menyelesaikan sarapanmu baby?" tanya siwon khawatir.

"aish...hyung! aku bukan tidak menyelesaikannya tapi belum menyelesaikannya" teriak yesung ke arah kangin.

"hush...jangan teriak-teriak begitu,ayo hyung temani melanjutkan sarapanmu" bujuk siwon pada yesung sambil menuntun namja manis itu untuk masuk dan yesung hanya menurut.

"cih...dasar abg...apa? Baby? Ck...menggelikan" gumam kangin sambil berjalan menyusul ke dalam.

"hyung aku pergi sekolah dulu ne" pamit yesung pada kangin.

"ne... dan kau siwon! Kau harus menepati janjimu untuk menjaganya!" titah kangin.

"tentunya hyung,aku akan melakukan apapun untuk melindunginya" jawab siwon sambil meraih pinggang yesung.

"satu hal lagi" ujar kangin dan berjalan mendekati siwon lalu mendekatkan bibirnya pada telinga siwon.

"jangan banyak melakukan skinship padanya,atau kau akan mendapatkan bogem mentah dariku" bisik kangin.

Mata siwon membulat dan dengan perlahan dia melepas rangkulannya dari pinggang yesung membuat namja manis itu terheran.

_Wonkyusung_

Setelah memarkirkan mobilnya di pelataran parkir sekolah siwon langsung keluar dan berjalan ke arah pintu kursi penumpang.

"hey...mengapa kau keluar dari mobil?" tanya siwon saat menemukan yesung sudah berdiri di luar mobilnya.

"ini kan sudah sampai di sekolah hyung!" jawab yesung polos.

"aissh..maksud hyung,kau harusnya menunggu hyung membukakan pintu untukmu baby" jelas siwon gemes.

"mengapa hyung harus melakukan itu?" tanya yesung tambah polos.

"karena hyung adalah namjachingumu sungie baby chagi" jawab siwon penuh dengan penekanan.

"tentu saja hyung namjachingguku bukan asistenku jadi hyung tidak perlu melakukan hal itu" jelas yesung so bener,,tapi emang bener sie.

"tapi hyung ingin...haah sudahlah ayo masuk" ajak siwon sambil menggandeng tangan yesung.

Yesung berjalan di depan siwon dengan tangannya yang masih bergandengan dengan tangan siwon,sesekali dia akan melirik siwon di belakangnya dan tersenyum setelah itu dia akan berbalik ke posisi semula yaitu menghadap depan tapi.

DEG

Mata yesung membulat saat melihat sosok kyuhyun berada tepat di hadapannya,dengan takut yesung langsung bersembunyi di balik punggung siwon dengan masih menggenggam tangan kekasihnya itu.

'mengapa kyuhyun hyung ada di sini? Bukankah dia sekolah di seungri high school? Jadi selama ini kyuhyun hyung sudah membohongiku?' batin yesung takut sekaligus sedih.

Siwon dan kyuhyun saling bertatapan di lorong sekolah menuju kelas yesung,tidak satupun dari mereka yang ingin memulai pembicaraan dan yesung hanya menunduk takut di balik punggung siwon.

Kyuhyun melangkah untuk mendekati yesung,tapi siwon langsung menahan pundak kyuhyun dengan tangannya satunya yang bebas dari genggaman yesung.

Kyuhyun menatap siwon dan memasang wajah bertanya yang langsung di mengerti oleh siwon " belum saatnya kyu" ujar siwon sambil menarik yesung lembut meninggalkan kyuhyun yang berdiri mematung menahan sakit di hatinya.

Siwon membawa yesung ke atap sekolah bermaksud untuk menenangakan yesung diapun bernafas lega saat melihat yesung tidak menunjukan rasa takut yang berlebihan,siwon mengusap pelan punggung yesung yang berada di pelukannya.

"hyung...aku tidak mengerti mengapa kyuhyun hyung melakukan ini?" yesung memulai pembicaraan.

"saat dia...men...mencoba menyerangku,dia merancau kalau dia mencintaiku,tapi namja yang menahan kyuhyun hyung itu bilang kalau dia ingin membalas dendam padamu,dan hyung juga bilang kalau dia melakukan ini karena membencimu,tapi aku mengenalnya sebelum bertemu denganmu hyung yah..meskipun hanya sekilas...aku benar-benar tidak mengerti hyung bagaimana semua ini berawal?" ujar yesung panjang lebar.

"kau lupa sesuatu baby,,,aku pernah bilang kalau kau adalah seseorang yang sangat berarti untuknya" jawab siwon.

"lalu mengapa dia melakukan ini padaku? Aku mohon hyung bisakah hyung menjelaskannya lebih detail,jelaskan mengapa hyung melarangku untuk membencinya? Jelaskan agar aku bisa untuk tidak membencinya" tanya yesung mulai emosi dan melepas pelukan siwon dari tubuhnya.

"baiklah hyung akan menjelaskan semuanya,tapi hyung mohon setelah ini jangan membenci hyung ne? Kau tau hyung sangat mencitaimu...sampai kapanpun" ujar siwon.

Flasback On

Sebuah mobil melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi,di dalam mobil itu ada sepasang namja cantik dan tampan.

Sang namja tampan sibuk menyetir seperti sedang meluapkan kemarahannya dan si namja manis hanya diam dengan tampang dingin.

"mengapa kau tidak menolak?" namja cantik itu mulai bersuara.

"sudah kubilang mereka mengancamku chullie" jawab namja tampan penuh dengan penekanan.

"mengapa kau luluh hanya karena di ancam seperti itu?" Tanya namja yang di panggil chullie itu sambil menatap sang pengemudi tajam.

"karena aku tidak ingin melihatmu menderita" jelas namja tampan kesal.

"dengan melakukan ini kau sudah membuatku menderita choi siwon" teriak namja cantik yang bernama lengkap cho heechul.

"tapi chullie..orang tua ku akan selalu mencari cara untuk memisahkan kita" siwon berusaha menjelaskan

"bukankah dulu kau berjanji akan mengahadapi semua rintangan yang bisa memisahkan kita,dan berjanji akan terus bersamaku apapun yang terjadi huh?" balas heechul dengan bulir air mata yang sedari tadi sudah membasahi pipinya.

"tapi mereka berencana akan menghancurkan perusahaan keluargamu chullie,aku tidak mau itu terjadi" siwon kembali menekankan.

"peduli setan dengan perusahaan,toh selama ini mereka tidak pernah peduli padaku,mereka hanya peduli pada perusahaan...biarkan saja orang tuamu untuk menghancurkan perusahaan orang tuaku..aku akan sangat puas melihatnya" marah heechul.

"chullie-ah kau tidak boleh begitu,jangan egois" ujar siwon

"sebenarnya siapa yang egois di sini huh?" teriak heechul dengan emosi memuncak membuat siwon tidak fokus pada setirnya dan

BRAAAK..

Kecelakaanpun terjadi mobil siwon menghantam badan jalan kerena berusaha menghindari motor yang tiba-tiba datang dari arah berlawanan ,semua orang yang berada di sekitar tempat kejadian berkerumun di depan mobil guna memastikan bahwa penumpang di dalam mobil selamat.

Siwon dan heechul yang tidak sadarkan diri langsung di bawa kerumah sakit dan keadaan heechul adalah yang paling parah.

Polisi yang bertugas mengurusi kecelakaan itu hanya menemukan identitas siwon sedangkan identitas heechul tidak di temukan sama sekali di tempat kejadian,akhirnya mereka memutuskan untuk menghubungi keluarga siwon dan berharap mendapat informasi tentang heechul.

Orang tua siwonpun datang ,mereka terlihat sangat panik saat tau siwon mengalami kecelakaan dan petugas polisipun berusaha menenangkan sepasang suami istri itu.

"anak anda sudah baik-baik saja,bersyukur lukanya tidak terlalu parah. Tetapi keadaan berbeda dialami oleh temannya" jelas dokter yang menangani siwon.

"teman? Maksud anda anak saya bersama seorang temannya?" tanya omma siwon.

"ne..selain anak anda ada lagi satu korban yang berada di dalam mobil yang sama dengan anak anda,,,tapi kami tidak menemukan kartu identitas ataupun ponselnya, sepertinya dia tidak membawa apa-apa saat pergi...dan bolehkan kami meminta bantuan anda untuk melihatnya mungkin saja anda mengenalnya dan membantu kami untuk menghubungi keluarganya" jelas salah satu petugas polisi yang bernama Jung Yunho

Orang tua siwon setuju untuk melihat dan mengikuti seorang petugas rumah sakit untuk masuk ke ruangan dimana heechul di rawat.

Kedua namja dan yeoja paruh baya itu sedikit kaget saat melihat heechul tetapi berusaha menutupinya.

"apakah anda mengenal orang ini?" tunjuk yunho pada heechul yang sedang terbaring tak berdaya.

"aniyo..kami tidak mengenalinya" jawab appa siwon tegas.

"tapi..bagaimana mungkin? Dia bersama anak anda dalam satu mobil" seru yunho tak percaya.

"anakku punya banyak kami mengenali semuanya?" jawab appa siwon penuh penekanan.

"baiklah...berarti satu-satunya cara adalah bertanya pada siwon-ssi langsung" ujar yunho

"kendae...siwon-ssi belum sadarkan diri sepertinya akan lama" seru salah satu petugas rumah sakit.

"tidak apa-apa kami akan menunggu" jawab yunho ramah.

"andwe...kami akan membawa siwon ke luar negeri malam ini juga,dia akan mendapat perawatan di sana" appa siwon menyela.

"kendae..bagaimana dengan teman siwon-ssi?" ujar yunho bingung

"aku yakin dia bukan teman siwon" balas appa siwon sambil menatap heechul penuh benci.

"lagipula ini tugas anda sebagai polisi untuk mencari informasi tentang anak itu,jangan libatkan kami" lanjut appa siwon sambil mengeluarkan ponselnya dan menelpon seseorang.

"siapkan semuanya...kita berangkat malam ini" perintah appa siwon pada seseorang di seberang sana dan berlalu pergi meninggalkan yunho yang kebingungan.

Polisi tampan itupun keluar dari ruangan itu dan betemu dengan dokter yang menangani heechul "kondisinya benar-benar parah,anda harus segera menghubungi keluarganya sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi" jelas sang dokter.

"akan kuusahakan" ujar yunho tak yakin

Flashback off

Siwon menunduk sambil tetap menggenggam tangan mungil yesung. mereka masih di tempat yang sama yaitu di atap sekolah,bel tanda pelajaran dimulai sudah berbunyi dari tadi tapi mereka menghiraukannya.

"saat aku sadar,aku sudah berada di rumah sakit di amerika...dan yang aku ingat saat itu adalah aku menemui heechul di rumah temannya dan mamaksanya untuk ikut denganku dan membuat ia lupa membawa dompet dan ponselnya" jelas siwon sedih.

"aku bertanya pada eomma dan appa bagaimana keadaan heechul tapi mereka malah menyuruhku untuk melupakannya...setelah satu minggu aku mendengar berita bahwa heechul meninggal dunia dari salah satu rekan bisnis appa...dan saat itu juga aku menyesal kerena sebelum kecelakaan terjadi aku bertengkar dengannya dan belum sempat meminta maaf padanya...hal itu membuatku tertekan aku tidak pernah keluar kamar selama berbulan-bulan sampai akhirnya eomma menceritakan apa yang terjadi saat kecelakaan itu dan menyuruhku untuk kembali ke korea agar aku bisa kembali seperti dulu" siwon menatap yesung menyesal.

"mungkin di sinilah rencana kyuhyun untuk untuk balas dendam padaku berawal" ujar siwon.

Disaat yang sama namun di tempat yang berbeda tepatnya di halaman belakang sekolah terlihat 2 orang namja yang bestatus sebagai saudara sepupu itu sedang duduk berdampingan di kursi panjang yang di sediakan di taman tersebut.

"mengapa kau begitu yakin kalau siwon yang membunuh heechul hyung?" tanya seorang namja berwajah dingin pada namja di sampingnya.

"karena orang terakhir yang bersama heechul hyung hanya siwon, dan setelah kecelakaan siwon pergi begitu saja...itu artinya dia memang berniat membunuh heechul hyung" jawab namja bermata coklat itu.

Flasback on

"yunho-sii" panggil salah satu petugas polisi yang bertugas sebagai pengolah TKP

"ya ada apa?" jawab yunho

"kami punya cara untuk menemukan identitas korban" seru petugas tadi.

"benarkah? Bagaimana caranya?" tanya yunho

"setiap kendaraan pasti memiliki blackbox yang terpasang di dalamnya,kita bisa mengeceknya lewat situ...biasanya akan terpasang di bagian depan dan belakang mobil... blackbox itu bisa merekam jalan-jalan yang dilalui mobil itu" jelas sang petugas.

"baiklah,,lakukan sekarang juga" titah yunho yang memang bestatus sebagai atasan dari petugas polisi tadi.

Ternyata benar blackbox itu merekam semua aktifitas di sekitar mobil dari sebelum kecelakaan sampai pasca kecelakaan. Di sana terekam sebuah rumah yang berlokasi di sebuah perumahan mewah yang ternyata adalah rumah milik teman heechul,di rekaman itu juga terlihat siwon yang sedang memaksa heechul untuk ikut dengannya.

"ternyata benar namja cantik itu tidak membawa apapun" gumam yunho saat melihat heechul yang tidak membawa apapun dalam rekaman itu.

"segera cari tau alamat rumah itu" titah yunho pada salah satu petugasnya.

Akhirnya para petugas polisi berhasil menemukan identitas heechul dari pemilik rumah itu yang berstatus teman heechul, mereka tidak menyangka bahwa heechul adalah anak dari salah satu pengusaha terbesar di korea.

Japan

Suara sebuah dering telepon menggema di rumah megah itu. Seorang yeoja paruh baya yang memang sedang bersantai di sofa dekat telepon itu langsung mengangkat telepon itu dengan santai.

"hallo" seru sang yeoja paruh baya

"yoboseo..apa benar ini kediaman keluarga cho heechul" jawab suara di seberang sana.

"ne...saya eommanya? Anda siapa dan ada apa dengan anak saya?" tanya eomma heechul mulai khawatir.

"kami dari kepolisian seoul...ingin memberitahukan bahwa anak anda mengalami kecelakaan dan sedang di rawat di seoul international hospital kondisinya sangat kritis" jelas petugas polisi si seberang sana.

Eomma heechul benar-benar shock telepon yang di genggamnya terjatuh dan yeoja paruh baya itu tidak dapat menahan tubuhnya hingga iapun terjatuh.

Kyuhyun yang baru pulang dari sekolah kaget saat melihat eommanya sedang menangis tersedu di lantai,dengan cepat kyuhyun berlari menghampiri eommanya.

"eomma waeyo?" tanya kyuhyun panic

"hiks...hiks..hyungmu...hyungmu kecelakaan kyuhyun-ah...kita harus segera pulang ke korea..cepat hubungi appamu" jelas sang eomma tanpa mengehentikan tangisnya.

"mwo?" kyuhyun terlihat semakin panic dan segera menghubungi appanya.

korea

Kyuhyun serta eomma dan appanya tiba di korea dari bandara mereka langsung pergi menuju rumah sakit di mana heechul di rawat.

Saat sampai di rumah sakit mereka di sambut oleh jung yunho petugas polisi yang menghubungi mereka serta dokter yang menangani heechul.

"bagaimana keadaan heechul hyung?" tanya kyuhyun cepat pada dokter bernametag kim jaejong itu.

"keadaannnya benar-benar parah, dia mengalami luka yang dalam di kepalanya...sampai saat ini dia belum sadarkan diri" jelas jaejong sendu.

"bagaimana kecelakaan ini terjadi?" tanya appa kyuhyun pada yunho.

"menurut beberapa saksi choi siwon-sii selaku pengemudi menyetir dengan kecepatan tinggi dan lose control saat melihat motor yang tiba-tiba ada di depannya" jelas yunho.

"apa kau bilang Choi Siwon?" tanya kyuhyun heran.

"ne...choi siwon apa anda kenal dengannya?" tanya yunho

"jadi bukan hanya heechul hyung yang mengalami kecelakaan ini,choi siwon juga?" ujar kyuhyun tanpa menghiraukan pertanyaan yunho.

Dan yunho hanya mengangguk heran melihat raut wajah orang tua heechul dan kyuhyun.

"sekarang di mana siwon?" tanya appa kyuhyun.

"choi siwon-sii sudah di bawa ke luar negeri oleh orang tuanya untuk mendapatkan perawatan di sana" jelas yunho lagi.

"mwo?" seru keluarga cho serempak.

"kapan?" tanya eomma kyuhyun.

"2 hari yang lalu" jawab yunho.

"mwo..jadi kecelakaannya terjadi 2 hari yang lalu? Dan mengapa kau baru memberitahu kami sekarang?" geram kyuhyun sambil mengcengkram kerah baju yunho dan segera di pisahkan oleh petugas polisi lain.

"maaf..saat itu kami tidak menemukan identitas heechul-sii kerena memang heechul-sii tidak membawa apa-apa saat pergi..." jelas yunho sambil membenarkan kerah bajunya tenang.

"lalu darimana anda bisa menemukan identitas heechul" tanya appa kyuhyun.

"kami mencarinya lewat black box yang terpasang di mobil choi siwon-shi" ujar yunho.

"boleh aku melihatnya?"

Flasback Off

Kyuhyun mengepalkan erat-erat tangannya saat mengingat kejadain itu.

"aku melihat sendiri dalam rekaman itu bahwa heechul hyung di perlakukan secara kasar oleh siwon,bukankah itu berarti siwon si brengsek itu berencana untuk membunuh hyungku kan?" jelas kyuhyun pada kibum yang menatapnya serius.

"kau tidak bisa menuduhnya hanya karena itu" ujar kibum dengan tampang datarnya.

"dia juga meninggalkan heechul hyung tanpa identitas,bagaimana kalau polisi tidak cepat menemukan identitas heechul hyung dan membuat keluargaku terlambat untuk menemuinya terakhir kali sebelum dia meninggal?apa kau masih menganggap dia bukan pembunuh huh?" seru kyuhyun marah.

Kibum diam bukannya dia tidak bisa membalas perkataan kyuhyun, hanya saja dia tidak ingin membuat mood sepupunya ini menjadi lebih buruk. Sepertinya pepatah "diam itu emas" sangan cocok untuk keadaan seperti ini.

"kyu...kyuhyun hyung"

Kyuhyun terperangah kaget saat mendengar suara seseorang yang memanggilnya, suara itu adalah suara seseorang yang di rindukannya ,suara orang yang benar-benar ia cintai sepenuh hati.

Kyuhyunpun menoleh dan tersenyum bahagia melihat namja cantik dan manis yang berdiri tidak jauh dari tempatnya.

Kyuhyun berdiri dan sedikit berlari mengahampiri sosok manis itu, kyuhyun menghentikan langkahnya saat ia melihat namja manis itu sedikit memundurkan langkahnya dan terlihat raut ketakutan dari wajah cantiknya.

"yesungie" seru kyuhyun pelan.

Saat ini jaraknya antara yesung hanya dua langkah saja dan menurutnya itu sangatlah jauh tapi jika ia mencoba untuk lebih dekat ia takut yesung akan makin menjauh.

"yesungie..aku...aku sungguh minta maaf atas apa yang kulakukan...aku benar-benar menyesal yesungie...jeongmal mianhae" ujar kyuhyun sambil menahat air matanya.

"aku kira hyung adalah orang yang baik...tapi ternyata..."

"yesungie...dengar aku benar-benar tidak bisa mengontrol diriku...aku terlalu marah karena... "

"apa karena siwon hyung,apa salah siwon hyung padamu?" ucap yesung memotong ucapan kyuhyun.

"apa yang namja bengsek itu katakan padamu?" tanya kyuhyun yang tiba-tiba berubah jadi dingin.

"siwon hyung bukan namja brengsek" jawab yesung tak terima.

"DIAM" teriak kyuhyun marah membuat yesung dan kibum yang sedang mengamati dari jauh serta siwon yang sedang bersembunyi kaget.

Kyuhyun kembali tidak bisa menahan emosinya jika menyangkut siwon.

TBC