_HATE YOU_

Support By :

"Qhia503"

Cast :

Kim Kibum

Choi Siwon

Kim Jaejoong

Lee Sungmin

Lee Hyukjae

Lee Donghae

Kim (Byun) Baekhyun

And other cast

.

.

Main Pair : SiBum slight HaeHyuk / KyuMin / YunJae

Disclaimer : SiBum milik para shipper

A/N : Saya, selir Choi Siwon si Simba Kuda XD

Rated : T

Genre : Romance and Humor

Warning : Boy x Boy / Boys Love / Shonen Ai / GaJe / Alur Gagal / Typo / Kehancuran Karya / Author Gak Beres / OOC

Summary : Kibum yang menyukai Donghae malah harus terjebak dalam kehidupan seorang artis ternama yang bahkan tidak dikenalnya, hidupnya 100% berubah, dari siswa biasa menjadi namja paling dicari di Seoul.

.

"Qhia503"

Presents…

.

Chapter 2

Selama hidupnya Kibum belum pernah mengalami yang namanya pacaran. Memiliki kekasih yang memanjakannya setiap saat.

Membawanya kencan ketempat-tempat romantis dan indah. Diakhiri dengan melihat matahari senja dan ciuman yang manis.

Ia memang belum pernah, maka dari itu ketika ia menemukan sang pujaan hati, maka ciuman pertamanyalah yang akan ia persembahkan.

Seandainya… Seandainya itu bisa…

Kibum terpaku, menatap shock namja yang tengah menindihnya. Mata obsidian yang tengah menatap balik dirinya.

Keduanya masih diam terpaku tanpa merubah posisi, otak mereka terlalu blank untuk memproses apa yang terjadi.

KLIK

JEPRET

SPLASH

Seperti dihantam batu besar, keduanya baru sadar saat ada kilatan cahaya yang menerpanya. Buru-buru terbangun setelah terdiam cukup lama.

Kibum membatu, perlahan menyentuh cherry lipsnya dengan gemetar yang baru saja disentuh seseorang beberapa saat yang lalu. Tatapannya masih tak focus, ia bahkan tidak sadar saat Siwon mencoba memanggilnya.

Tidak berbeda dengan Kibum, Siwon juga masih nampak kaget. Matanya memandang awas sekitar dan terbelalak saat menyadari bahwa kini dirinya menjadi pusat perhatian, ia bahkan melihat ada beberapa wartawan disana.

Siwon segera melihat Kibum, namja itu bahkan tidak bergerak sama sekali, sepertinya efek ciuman seorang Choi Siwon begitu dahsyat.

SPLASH

Siwon tersentak saat menyadari semakin banyak wartawan yang berdatangan, ia segera melepas jaketnya dan menutupi kepala Kibum. Mencoba sedikit menyembunyikan wajahnya.

Siwon segera memungut sang topi terdakwa, memakainya dan menarik Kibum kedalam pelukannya saat kerumunan mulai tak terkendali.

Ia menarik Kibum menjauh dari sana, mencoba menghindari kejaran wartawan dan kerumunan orang yang haus akan dirinya. Ia harus cepat! Ini benar-benar bencana!

.

_ Qhia503 _

.

Tadinya Jaejoong hanya bermaksud menyusul Kibum karena namja snow white itu sudah pergi terlalu lama. Makanan mereka bahkan hamper habis dan Kibum belum juga kembali.

Tapi ditengah perjalanan ia melihat ada kerumunan. Karena penasaran ia mencoba melihat apa yang terjadi.

Terlalu banyak orang sehingga ia harus sedikit berdesakan. Hasilnya seimbang karena ia berhasil sampai dibarisan terdepan.

Mata doe-nya melebar sempurna. Bukankah itu Choi Siwon? Orang yang baru saja mereka bicarkan tadi? Sedang apa dia disini?

Belum habis rasa terkejutnya, ia berpindah menatap seorang namja? Yeoja? Yang duduk membelakang sehingga Jajoong tidak tahu siapa dia.

Tapi rasa penasarannya segera berganti dengan keterkejutan yang luar bisa melihat dengan jelah siapa orang yang bersama Siwon itu ketika 'dia' ditarik berdiri. Demi Luhan! Itu Kim Kibum! Sahabatnya! Astaga! Apa yang terjadi disini?

.

_ Qhia503 _

.

"TEGA SEKALI KAU"

BUGH

"NAMJA TIDAK BERPERASAAN!"

DUAKK

"SEKARANG APA YANG HARUS KULAKUKAN?"

"AW! SUDAH HENTIKAN! HEY! INI SAKIT!"

"AKU TIDAK PEDULI!"

BLETAK

Satu geplakan berhasil didaratkan Kibum dikepala Siwon.

Setelah sadar dari rasa shock hebatnya, seketika itu juga Kibum meradang. Memukuli sang pelaku 'perampas ciuman pertamanya' dengan beringas.

Tidak memperdulikan sekalipun Siwon menjerit kesakitan. Untung mereka ada di tempat sepi hingga tak ada yang melihat aksi penganiyaan si namja cantik pada sang bintang.

Kembali kebeberapa saat yang lalu, ketika sadar apa yang terjadi, seketika itu juga Siwon mendekap erat Kibum dan membawanya lari. Mengambil langkah seribu mencari tempat aman untuk bersembunyi.

Dan disinilah mereka, di taman yang entah berpenghuni atau tidak. Menunggu manajer Siwon datang.

"Hiks…"

"Eh?"

Siwon menoleh ke asal suara, matanya memincing melihat gelagat orang disampingnya. Snow white jadi-jadian itu langsung menunduk setelah menghajar Siwon habis-habisan. Jadi Siwon tidak tahu seperti apa rupanya sekarang.

"HUWEEEEEEEE"

'EEEHHHH?'

Batin Siwon gelagapan melihat tangisan Kim Kibum, tak menyangka jika namja galak ini juga sangat cengeng.

"Aduh, jangan menangis, kumohon…"

"APA MAKSUDMU MELARANGKU MENANGIS HAH? SETELAH KAU MENGAMBIL CIUMAN PERTAMAKU KAU MENYURUHKU DIAM BEGITU SAJA? DASAR TAK BERPERASAAN! APA KAU SAMA SEKALI TIDAK MEMIKIRK-ummph!"

Siwon membekap paksa mulut Kibum dengan tangannya.

"Ssssstttt, diamlah! Jika kau berteriak lagi aku bersumpah akan menciummu sampai kau kehabisan napas!"

Kibum yang terkejut sontak menggigit tangan Siwon, menginjak kakinya dan langsung menyikut tepat di ulu hatinya. Wuih… Tiga serangan dalam satu kesempatan.

Dan Siwon?

Dia sedang sibuk tertatih-tatih menahan rasa sakit. Poor you man…

Tak lama kemudian seorang namja berperawakan tinggi datang menghampiri mereka. Wajahnya nampak tegang, oh astaga… Kibum merasakan firasat yang buruk sekarang.

"Oh hyung… Kau sudah sampai?" beda dengannya Siwon malah nampak santai.

Zhoumi memandang datar artis yang diasuhnya itu, lalu mengangkat sebelah alisnya saat melihat sosok Kibum.

"Masalah apa lagi yang kau buat?"

"Tidak ada"

"Tidak akan ada asap jika tidak ada api, twitterku penuh dengan sumpah serapah karena ulahmu di pusat perbelanjaan tadi, kau tahu tidak fansmu itu mengerikan?"

Kibum mengeryit, orang ini berbicara panjang lebar, tapi ekspresinya sama saja, datar.

"Nanti juga reda sendiri" dia malah menjawab acuh.

Orang ini niat tidak sih berunding?

"Jadi siapa namamu?"

"Eh?"

"Zhoumi hyung menanyakan namamu pendek"

CTAK

Kembali, empat sudut siku-siku tercetak jelas didahi Kibum.

"Apa kau ada masalah dengan tinggi badanku tuan sok tampan? Namaku Kim Kibum jika kau mau tahu!"

"Seperti yang kau lihat hyung, bocah ini masih sma"

"YAK! SIAPA YANG KAU PANGGIL BOCAH? AKU SUDAH TINGKAT AKHIR!"

Zhoumi menatap dua orang dihadapannya dengan ekspresi tak jelas. Akhirnya dia tersenyum, senyum yang mengibaratkan peringatan.

"Aku harap presdir belum tahu soal ini"

"Benarkah?" Siwon tampak berharap.

"Sepertinya begitu, karena sampai sekarang dia tidak menghubungiku. Berharap saja itu benar, karena aku tidak tau apa reaksinya kalau dia tahu kau terlibat masalah dengan anak sma"

Semuanya terdiam cukup lama.

"Begini saja-" Zhoumi membuka suara "Berikan aku nomor telefonmu Kibum-sshi, jika terjadi sesuatu maka kami akan menghubungimu"

"Kenapa hanya nomorku? Kau tidak memberiku nomor mahluk ini?" Kibum menunjuk Siwon.

"Maafkan aku Kibum-sshi, bukannya bermaksud sombong, tapi orang yang kau tunjuk itu seorang publik figur, jadi apapun yang berhubungan dengannya adalah privasi dan bersifat rahasia, kami tidak bisa memberinya pada sembarang orang. Jada saya mohon agar Anda mengerti"

Kibum ingin berteriak protes saat melihat Siwon tersenyum mengejek padanya, tapi mengingat kata-kata Zhoumi tadi membuatnya urung.

.

_ Qhia503 _

.

Kibum melangkahkan kakinya dengan malas. Harinya benar-benar sudah kacau gara-gara manusia bernama Choi Siwon. Damn it!

Memutar pelan kenop pintu rumahnya dan melangkah gontai ke dalam, ia bahkan tidak memperhatikan ada Baekhyun dan sang umma di ruang tengah.

Tapi mereka hanya diam, tidak berniat menegur atau menyapa Kibum dalam aura sesuram itu. Leeteuk-sang umma- mendesah pelan, tak menyangka anaknya bisa jadi sangat menyeramkan.

"Kau bertengkar lagi dengan Kibum?"

Baekhyun yang sedang asyik tiduran sambil membaca majalah menoleh.

"Tidak kok, mungkin dia masih jengkel karena semalam aku mengalahkannya lagi"

"Tanding PS?"

Baekhyun mengangguk pelan.

"Jadi semalam saat umma di rumah harabeoji kau begadang sampai pagi?"

"Benar sekali, umma tahu bahkan Kibum hyu-EH TIDAK!"

Sontak Baekhyun berdiri menatap horror sang umma yang masih memasang wajah malaikat.

"Kau ingat kan umma bilang apa? Tidur sebelum jam sepuluh atau appamu yang akan bertindak, dan kemarin kau sudah menyetujuinya"

"U-Umma, de-dengarkan aku dulu, semalam itu aku terkena insomnia dan-"

"Umma akan telfon appamu sekarang"

"HUAAAA UMMAAAAAA JANGAN KUMOHOOON! AKU BELUM MAU MATIII"

Kibum terpejam mendengar suara ribut dari bawah. Semenjak masuk kamar ia langsung membaringkan dirinya di tempat tidur, bahkan melepas sepatu saja tidak. Raganya terlalu lelah untuk bergerak lagi.

Pikirannya melayang pada kejadian sore tadi, sesaat sebelum Siwon dan manajernya meninggalkannya di halte bis.

"Sebaiknya kau persiapkan mentalmu, besok pagi mungkin wajahmu akan dipasang diseluruh kota"

"Kau pikir aku buronan!"

"Ingat saja kata-kataku, jika beruntung kita akan bertemu lagi"

"Dalam mimpimu! Maaf saja tapi aku benar-benar tidak mengharapkan pertemuan lagi denganmu!"

Dan hanya senyuman misterius yang didapat Kibum dari Siwon. Firasat buruk lagi.

Kibum mendesah frustasi. Ya Tuhan… Kenapa hidupnya sesial ini? Apa aku sudah berbuat kesalahan besar hingga kau menghukumku sedimikian rupa?

Perlahan ia menyentuh bibirnya, belahan cherry yang tadi tidak sengaja telah terjamah oleh orang asing yang baru ditemuinya.

"Hiks…"

Ini ciuman pertamaku, harta yang selama ini kujaga untuk belahan jiwaku kelak, orang yang kucinta dan mencintaiku, tapi sekarang sudah hilang, benar-benar sudah hilang… Semuanya hanya tingal angan-angan…

Benar! Semua ini gara-gara Choi Siwon! Orang itu yang sudah mengacaukan hidupku!

Dan mulai sekarang Kibum bertekad bahwa ia adalah antis dari seorang Choi Siwon.

.

_ Qhia503 _

.

Lagi, Kibum merasakannya lagi. Merasakan pandangan tak suka dan keheranan orang yang berpapasan dengannya dijalan.

Dimulai saat baru membuka gerbang rumah hendak ke sekolah, ia dikejutkan dengan tatapan menyelidik dari Eunji tetangga depan rumahnya.

Awalnya Kibum tidak peduli, toh ia mengira yeoja teman sekelas Baekhyun itu hanya kaget melihatnya berangkat pagi-pagi sekali.

Tapi sepanjang perjalanan ia terus mendapatkan tatapan yang sama dari setiap orang yang ditemuinya. Kibum mencoba berfikir positif, mungkin mereka hanya heran melihat anak sekolah berangkat sepagi ini.

Sebenarnya, alasan utama Kibum berangkat lebih awal adalah karena ia bermaksud mampir ke toko buku. Kemarin saat jam makan siang, ia melihat di internet ada novel karangan penulis kesukaannya yang baru terbit.

Ia berencana membelinya kemarin saat pulang sekolah, tapi Jaejoong malah mengajaknya ke pusat perbelanjaan. Dan kemudian berujung pada masalah itu.

Uh! Mengingatnya membuat mood Kibum kembali turun.

Dengan senyum terkembang ia memasuki toko tujuan. Memilih diantara ber-rak-rak buku dan mengabaikan beberapa tatapan 'seperti itu' lagi pada dirinya.

Setelah menemukan buku yang ia cari, Kibum bermaksud membawanya kea rah kasir sebelum sampul dari sebuah majalah membuatnya menganga lebar.

"I-Ini…"

CHOI SIWON TERTANGKAP BASAH SEDANG BERCIUMAN DENGAN SISWA SHS DI SEBUAH PUSAT PERBELANJAAN DI SEOUL

Dan terpampang nyatalah foto itu. Foto yang sudah Kibum sumpahi sebagai gambar terlaknat di dunia.

Bukan hanya itu, ternyata hampir semua jenis surat kabar disana memuat gambar dan berita yang sama.

KEKASIH BARU CHOI SIWON TERNYATA SISWA SHS

NAMJA MANIS SANG KEKASIH RAHASIA CHOI SIWON

DSB

DLL

'Apa-apaan ini?!'

.

_ Qhia503 _

.

Kibum memang terkenal dingin dan terkesan tidak peduli. Tapi bukan berarti dia tidak merasa risih dengan tatapan orang lain kan?

Disepanjang hidupnya bagi Kibum mungkin ini adalah perjalanan terlama dan terberat yang pernah ia alami ketika menuju kelasnya.

Setiap orang yang ditemuinya di pintu gerbang, lapangan, dan koridor pasti akan terhenti untuk melihat wajahnya.

Beberapa dari mereka ada langsung melenggang pergi, memasang raut wajah lega dan yang paling menyebalkan bagi Kibum adalah, yang mendengus tak suka dan langsung menghadiahinya dethglare gratis.

Memang aku salah apa? Dasar orang-orang aneh!

Sampailah ia didepan kelasnya, Kibum masih ragu jika harus bertemu dengan teman-temannya. Ia merasa sangat tidak enak karena telah meninggalkan mereka kemarin dan membiarkan menunggunya.

Kibum menghembuskan napasnya pelan, apapun yang terjadi ia harus siap! Dan Kibum pun masuk dengan tekad yang membara.

.

_ Qhia503 _

.

BRAK

"Baca itu"

Siwon memungut majalah yang baru saja dihempaskan Zhoumi diatas meja. Saat ini ia sedang bersiap untuk pemotretan.

"Berita tentang kau anak itu sudah menyebar dimana-mana, sepertinya masalah ini sedikit serius,kau tidak khawatir?"

"Kalau presdir memang bilang gawat, aku sudah punya rencana untuk mengatasinya" Siwon tersenyum licik.

"Jangan membuat ulah, kau tidak tahu betapa susahnya aku meredam gossip yang kau timbulkan sebelum ini, beruntung presdir mau membantu"

"Sudah kubilang jangan khawatir, hyung tenang saja…"

.

_ Qhia503 _

.

"Kau berhutang penjelasan pada kami Kim Kibum!"

Sungmin menodong Kibum dengan gulungan kertas. Mereka sedang berkumpul di atap sekolah. Jaejoong yang menarik mereka alasannya agar tidak ada yang mencuri dengar.

"Kim Kibum! Jawab!"

Merasa jengah Sungmin hampir menggetok(?) kepala Kibum dengan majalah yang Eunhyuk pegang jika tidak ditahan Jaejoong.

"Bisa kau jelaskan apa maksud gambar ini? Sejak kapan kau mengenal Siwon? Bukankah kemarin saat kita membicarakannya kau nampak acuh?" Eunhyuk menunjuk gambar dimajalahnya.

Sedang Jaejoong hanya diam, tapi pandangannya lurus pada Kibum.

"Maafkan aku…"

Kibum merunduk sedih.

"Sungguh bukan maksudku untuk membohongi kalian, aku hanya tidak sengaja bertemu dengannya kemarin dan terjadi sesuatu"

"Terjadi sesuatu itu maksudnya berciuman?"

"Ini tidak seperti yang kalian pikirkan! Itu hanya kecelakaan, sungguh! Kalian harus percaya padaku!"

SungHyuk menghela napas bersamaan. Jaejoong mengusap pelan bahu Kibum.

"Apapun yang terjadi kami tetap percaya padamu, hanya saja berita ini membuat kami sangat keget. Kami mengira kau sudah mulai menyimpan rahasia dan tak mau membaginya bahkan pada sahabatmu sendiri"

Terdiam cukup lama hingga akhirmya Kibum terisak, mengingat betapa ia beruntung memiliki teman seperti mereka. Orang-orang yang akan menerimanya apa adanya.

"Hyuungdeul…."

.

_ Qhia503 _

.

Bel berdentang beberapa kali, menandakan waktu belajar telah usai dan semua siswa sudah boleh meninggalkan sekolah.

Termasuk empat orang siswa yang nampak jalan dengan santai menuju gerbang sekolah. Tiba-tiba Kibum teringat satu hal. Ini memberatkan hati tetap harus ditanyakan.

"Eunhyuk-ah, bu-bukankah kau seharusnya pergi bersama Donghae?" tanya Kibum pelan, berusaha mengatur suaranya agar tak gemetar.

Eunhyuk menoleh kea rah Kibum. Ia tersenyum.

"Tidak, aku harus cepat pulang karena appa baru pulang dari Jepang. Jarang-jarang beliau bisa dirumah"

Entah sadar atau tidak tapi Kibum menarik napas lega, tapi terlalu pelan hingga tak satupun menyadarinya.

Tapi kemudian Jaejoong terhenti mendadak, mata doe-nya terbelalak lebar melihat sosok itu. Semua menoleh kea rah apa yang ia lihat.

Dan?

Disana, didepan gerbang, dikelilingi oleh siswi dan namja berstatus uke, Choi Siwon dengan berlatarbelang-kan sebuah mobil lamborgini hitam memasang pose bak photo model, ditambah lagi kacamata hitamnya itu.

Jaejoong masih terpaku sama halnya dengan Eunhyuk. Sungmin sudah sibuk berteriak girang dari tadi. Sedangkan Kibum? Namja manis itu hanya memandang datar pemandangan didepannya.

"Haruskah kita kesana?" Jaejoong akhirnya angkat bicara.

"TENTU SAJA! AYOOO!" Sungmin hampir saja berlari jika tidak ditahan Eunhyuk.

"Menurutku kita memutar saja, jalan belakang terdengar menyenangkan saat ini"

Ketiganya memandang Kibum yang hanya memasang ekspresi biasa.

"Biar kuhadapi sendiri, kalian pulanglah lebih dulu" dan setelah mengatakannya Kibum melangkah maju sendirian, meninggalkan ketiga temannya yang cengo ditempat.

"Apa maumu?" tanya Kibum ketus.

"Masuklah dulu, aku akan mengantarmu pulang" Siwon malah tersenyum.

Terdengar suara 'UWOOOOOOOO'dan 'SO SWEEEEETTT' saat Siwon mengatakannya. Kibum berdecak.

"Tidak. Katakan disini atau tidak sama sekali"

"Masuk dulu, atau aku akan memaksamu kalau kau tidak mau" Siwon masih tersenyum.

Kibum memutar matanya bosan lalu berbalik bermaksud pulang. Tadinya, sebelum dirinya tiba-tiba terangkat dan terhempas ke sebuah jok mobil.

"KYAAAAAA APA YANG KAU LAKUKAN?"

Kibum mencoba melepas selfbet yang baru saja dipasangkan Siwon ditubuhnya, serta menggedor-gedor pintu mobil yang sudah terkunci.

Menghiraukan gedoran di belakangnya, Siwon tersenyum ramah melihat kerumunan penggemarnya.

"Terima kasih sudah menunggu bersamaku, aku pulang dulu"

Dan Siwon langsung masuk ke mobil, mengendarainya pelan lalu menghilang dibalik tikungan. Mengahasilkan desahan kecewa dari beberapa penggemarnya dan bahan gossip baru untuk esok hari.

JaeHyukMing masih berada ditempatnya, belum bergeming.

"Seseorang tolong tampar aku" (Eunhyuk)

"Jadi itu benar?" (Jaejoong)

"AS-AS-AS-ASTAGAAAAAA SAHABATKU BERPACARAN DENGAN CHOI SIWOOOOON, CHOI SIWON! HAHAHAHAHA" (Sungmin -_-)

Jae Hyuk menatap ngeri Sungmin yang sedang tertawa terbahak-bahak.

.

_ Qhia503 _

.

"APA MAKSUDMU MENCULIKKU BEGINI HAH? MAU KAU BAWA KEMANA AKU? DASAR ARTIS KURANG AJAR TIDAK TAHU SOP-"

CKITTT

JDUG

"Adaw! Yak! KAU SENGAJA MAU MEMBUAT KEPELAKU BENJOL?"

Siwon memejamkan mata mencoba sabar, sedari tadi ia tak focus menyetir gara-gara makhluk disebelahnya sibuk 'menyanyi' hingga telinga Siwon serasa mau pecah.

"HEY! JAWAB AKU!"

"APA!"

Siwon akhirnya tidak bisa untuk tidak teriak. Sekali saja mungkin tak apa. Membuat Kibum yang tidak menduga akan mendapat balasan langsung terdiam kaget.

"Aku berjanji Kim Kibum-sshi, kalau kau tidak bisa diam, maka aku akan memperkosamu sampai kau hamil!"

Sontak Kibum terbelalak dan secara reflex beringsut mundur hingga merapat di pintu mobil. Dia langsung memasang sikap waspada.

"Yah! Ja-jangan macam-macam!"

Siwon mendengus remeh.

"Kau pikir akau tidak berani? Kau tahu, wajahmu cukup manis untuk seorang namja, jadi sah-sah saja kalau kau mendesahkan namaku saat-"

"IYA IYA AKU AKAN DIAM! SEKARANG CEPAT JALAN! DAN HENTIKAN KATA-KATA MENGERIKAN ITU!"

Siwon tersenyum puas "Bagus" dan akhirnya lamborgini hitam itu kembali meluncur setelah beberapa saat yang lalu berhenti.

Kibum akhirnya lebih memilih memandang keluar jendela daripada melihat wajah Siwon, memperhatikan pohon-pohon yang berderet indah disepanjang jalan, tanpa sadar ia tersenyum.

Kibum tidak tahu bahwa sejak tadi Siwon mencuri-curi pandang kearahnya dan juga ikut tersenyum saat melihat Kibum tersenyum.

Perjalanan mereka tidak terlalu lama, kendaraan mewah itu akhirnya berhenti didepan sebuah gedung mewah yang menjulang tinggi keatas.

Sebentar, ini kan kantor agensi?

Kibum melirik Siwon takut-takut, tapi namja itu hanya cuek dan langsung melangkah masuk. 'Apa yang direncanakan mahluk kuda itu? Apa jangan-jangan ia mau menuntutku karena kasus kemarin?' Kibum bergidik sendiri dengan khayalannya.

"Hey bocah"

CTAK

Ingin sekali Kibum melempar wajah sok tampan yang sedang tersenyum didepan sana itu dengan sepatunya, tapi dia tidak mau mencari masalah disini, belum.

"Jangan Cuma berdiri disana, ayo masuk. Ada seseorang yang ingin bertemu denganmu"

"Siapa?"

"Nanti kau akan tahu" Siwon tersenyum misterius.

Mau tak mau akhirnya Kibum mengikuti langkah Siwon. Sedikit kesusahan karena mengingat kakinya yang jauh lebih pendek dari Siwon. Dan Siwon menyadarinya, maka ia memutuskan untuk menggandeng tangan Kibum.

Awalnya Kibum berontak, tapi Siwon beralasan bahwa mereka sudah terlalu lama membuat 'dia' menunggu. Akhirnya mereka berjalan bergandengan tangan, persis seperti sepasang kekasih. ^_^

Siwon menggiringnya ke sebuah ruangan luas di lantai teratas gedung ini. Mereka berhenti sebentar didepan pintu lalu memutuskan untuk segera masuk. Tanpa diketuk, maksudku ia langsung masuk begitu saja.

"Presdir, aku sudah membawanya"

Kibum terbelalak. Mata imut-imutnya menatap Siwon kaget. 'Presdir? Apa-apaan ini? Dia benar-benar berniat menuntutku?' batin Kibum mulai panik.

Sosok disebelah sana yang tadi berkutat pada kertas-kertas dimejanya langsung mengangkat kepalanya. Ia menatap kearah mereka dengan mata musangnya. Sang pimpinan tersenyum kecil sebelum angkat bicara.

"Duduklah, ada yang ingin kubicarakan"

Sang presdir menuntun mereka untuk mengikutinya duduk disofa yang terletak di ruangan ini. Tak lama Zhoumi, yang Kibum ingat sebagai manajer Siwon juga masuk 'Aku benar-benar akan habis' batin Kibum nelangsa.

"Baiklah karena semuanya ada disini, jadi kita mulai saja. Sebelumnya aku akan memperkenalkan diri. Aku Jung Yunho, CEO dari YJS Ent. Kau Kim Kibum kan kalau tidak salah?"

"N-Nde" Kibum menjawab sambil menunuduk.

"Kau tahu apa tujuanku memanggilmu kemari?"

Kibum menggeleng pelan.

"Ini terkait dengan kehebohan yang dibuat oleh salah satu artis dari agensi kami, dan secara tak sengaja kau juga terseret didalamnya"

Yunho melirik Siwon yang nampak santai duduk didekat Kibum. Sedang Zhoumi masih sibuk memilah-milah kertas yang dipegangnya.

Kibum memejamkan matanya erat, dia sungguh takut saat ini.

"Masalah ini seperti yang kau lihat, cukup membuat kami kewalahan. Ditambah lagi statusmu yang masih pelajar, ini membuatnya semakin rumit"

Kibum terdiam, masih belum berani bicara. Siwon hampir tertawa melihat ekspresi Kibum yang hampir menangis.

"Ditambah dengan gossip sebelumnya yang belum terlalu tuntas lalu muncul masalah baru. Hal ini sedikit banyak berdampak buruk bagi perusahaan"

"A-Aku minta maaf…" cicit Kibum pelan "Tapi itu sungguh kecelakaan dan tidak didengaja" Akhirnya Kibum mendongak menatap sang CEO.

"Aku tahu, tapi tetap saja kita butuh penyelesaian agar masalah ini cepat selesai. Dan hal ini berhubungan denganmu, kami tidak akan menuntutmu jika kau bisa bekerjasama dengan baik"

Kibum langsung menatap Jung Yunho dengan sinar penuh pengharapan.

"Akan kulakukan! Aku akan bekerjasama! Apapun asal kalian tidak menuntutku! Aku akan menyetujuinya!" ucap Kibum mantap.

"Begitukah?"

Kibum mengangguk tegas.

"Baiklah kalau begitu, aku ingin kau menjadi kekasih Choi Siwon"

"Baik aku ak-APA?"

Dan Siwon langsung menyeringai lebar.

.

.

.

Hate You

.

.

.

TBC

.

.

.

Gak nyangka dapat review sebanyak ini^^

Makasih banyak yang udah mampir dan sekedar melihat...#cipok satu-satu

Baiklah^^ Sekarang waktunya membalas review Anda semua….

kyurielf : Makasih^^ Ini udah lanjut, review lagi ya?

Lee bummebum : Annyeong juga ^0^, Ini udah lanjut, review lagi ya?

Snowysmiles : WAHAHAHAHAHA XD, saya gak tahu ternyata ada yang merhatiin Jess. Ntar ada penjelasannya kenapa dia bisa kayak gitu. Em sebenarnya ini bukan Bum-Hae-Hyuk sih, awalnya aja gitu, tapi nanti bakan focus ke SiBum dan orang ketiga yang tak terduga, HAHAHAHAHA#dihajar. Makasih udah mampir chingu^^, review lagi ya?

Mrs. EvilGameGyu : Iya iya, dasar magnae -_-, ini dah lanjut. Review lagi yo?

lee minji elf : Ini udah lanjut^^, review lagi ya?

FoxyShiFuJoSuka-Suka : Nama yang luar biasa unik -_-, tapi saya suka lah XD. Disini Ming blum jadian ama Kyu, ntar baru saya masukkan magnae setan itu, YAHA!#plakk. Ini udah lanjut^^, review lagi ya?

M : Kamu telah berjanji, maka tepatilah….. HoHoHoHo *critanya neror*#ditendang. Ini udah lanjut, maaf ya gak update kilat, bersedia review lagi?

100.001 : Makasih atas kunjungannya^^, oke sip, ini udah update. Review lagi ya?

lacie-song : Makasih udah datang^^ Tapi gak bisa asap, mianhae #bow. Review lagi ya?

LyaxueSiBum : Oke ini udah lanjut. Sip semangat \(^0^)/. Review lagi ya?

chikakyumin : Ini udah lanjut, review lagi please?

URuRuBaek : Siap boss (^_^) ini udah update, Review lagi ya?

Cho97 : Ini udah lanjut^^ Review ya?

diahidayah : Oke, udah lanjut^^, review lagi oke?

bumranger89 : Hu'um lah, aku persembahkan ini untuk bojiku tercinta… umumumumumu *cipok*, gak usah dibikin galak, Mbum emang galak dari sananya XD#ngumpet. OKE! Review lagi ya boji?

bumhanyuk : Makasih, makasih. Saya emang merasa awal agak ngebosenin sih, tapi namanya juga author baru jadi wajarlah… Makasih udah mampir^^ Review lagi ya?

Sung Hye Ah : Makasih… Jadi malu ih #blushing #dilemparsepatu. Review lagi ya?

Choi Hye Won : Makasih^^, ini udah lanjut, review lagi ya?

Naiika Bunny : Benarkah? Aku rasa itu hal yang lumrah kalau ada kesamaan adegan, tapi mudah2an yang punya ff itu gak nyantet saya karena salah paham.. #berdoa , Review lagi ya?

Sellinandrew : Memang, siapa sih yang buat ff? Gila tu orang *ngomongin diri sendiri* Review lagi ya?

Oke semuanya makasih^^

Saya udah gak tahu mau bilang apa karena terharu banget dengan reviewnya semua… Trims :')

Sebenarnya saya ada proyek FF baru, tapi gak tahu kapan publish-nya XD #

OKE! Sampai jumpa chap depan \(^0^)

OH OH, yang mau berhubungan dengan saya silahkan mention dan follow PutPut_407 hehehe

#modus