Title : Posesive Love
Pairing : KyuSung , other to come
Rate : M
Warning : Gs , Typo.
Sumarry : Yesung tak pernah menyangka pria berwajah tampan itu akan menculiknya dan Yesung tak pernah mengerti jalan fikiran dan sifat sesungguhnya pria bernama Cho Kyuhyun itu , apa yang sesungguhnya diinginkan seorang Lelaki dewasa kaya dan tampan sepertinya ?
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
Posesive Love Nia&Ian Couple
Part 2
" Yesung , kau kenapa nak ? " tanya Sung Ji Yoo ibu dari Kim Yesung saat melihat anaknya dengan sangat cepat berlari masuk kedalam kamarnya.
Yesung mengatur nafasnya yang memburu usai berlari lalu menjawab pertanyaan ibunya dari balik pintu kamarnya " tidak ada apa – apa , eomma , hanya ada suatu hal yang ingin ku kerjakan secepatnya. " jawabnya bohong.
" benarkah ? " Sung Ji Yoo meyakinkan lagi.
Yesung menarik nafasnya lalu membuangnya berlahan dan lalu berdiri dari posisinya yang tadi terduduk lemas di balik pintu kamarnya untuk membukakan pintu.
Clekk..
" ia aku tidak apa – apa , maaf membuat eomma khawatir " ucapnya
Sung Ji Yoo menatap putrinya lekat " baiklah , eomma kira tadi kau menangis , mungkin ada yang terjadi tadi jadi eomma khawatir tapi eomma lihat mata mu tidak terlihat sembab " Yesung tersenyum manis.
" maaf eomma ,tadi aku terburu – buru " Sesal Yesung , Sung Ji Yoo tersenyum
" tidak apa – apa , ya sudah ganti pakaian mu lalu makanlah " Yesung menganggukan kepalanya.
Setelah itu , ibu Yesung pun turun kembali ke lantai 1 untuk melanjutkan kegiatannya lagi membiarkan Yesung kembali memasuki kamarnya.
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
Posesive Love Nia&Ian Couple
Part 2
Yesung merebahkan tubuhnya di atas ranjang lalu memejamkan matanya.
Kejadian beberapa menit yang lalu terputar di otaknya , kejadian tadi terasa begitu cepat hingga membuatnya tak mampu bergerak melawan , saat bibir pria itu menempel di bibirnya , saat bibir itu melumat bibir bawahnya dan saat lidah tak bertulang itu membelai bibirnya.
Demi tuhan , Yesung tak dapat berkutik , otaknya seakan mati bahkan sampai syaraf-syaraf ototnya seakan tak berfungsi walau pun hanya untuk sekedar mengedipkan matanya.
Yang paling membuatnya semakin shock adalah wajah itu , wajah si pengemudi audi mewah hitam metalik berplat nomer ' Seoul 4121 ' itu adalah sosok lelaki yang sempat di kaguminya , sosok lelaki tampan yang selalu di lihatnya di pantai setiap menjelang malam namun entah mengapa terasa berbeda , tak dapat di jelaskannya , otaknya tak mampu mencari perbedaanya secara nyata karena secara fisik orang itu sama hanya saja mereka memiliki hal yang berbeda.
Mungkin semacam aura dan tatapan , karena lelaki yang di temuinya di pantai saat berdekatan denganya terasa nyaman walaupun ada perasaan resah di hatinya , tatapan pria itu terlihat lembut dengan senyum menghangatkan juga suara beratnya terdengar merdu – menenangkan , sangat berbeda dengan lelaki yang mengemudiakan audi mewah itu , pria itu terkesan menakutkan , membuat hatinya yang takut semakin takut saat berhadapan dengan jarak yang sangat dekat dengannya seperti tadi , tatapannya pun sama mengerikannya seakan menyimpan keamarahan dan dendam yang tak terlampiaskan , juga suaranya yang mampu membuat bulu halusnya menjadi tegak berdiri.
Apakah kedua lelaki itu kembar ?
Yah , pasti kembar karena mereka berbeda , walaupun mereka sangat amat mirip namun berbeda kepribadian. Bukan kah banyak yang bilang walau kembar namun pasti ada yang berbeda.
Yesung mengusap wajahnya cepat dengan kedua telapak tangannya lalu bangkit dari tidurnya.
" lebih baik aku makan " serunya , kemudian berjalan menuju lemari pakaiannya untuk berganti baju sebelum turun ke lantai satu untuk makan siang.
_^Posesive Love^_
3 jam telah berlalu dari kejadian tadi siang , saat itu jam sudah menunjukan pukul 5 sore .
Yesung baru saja mandi dan segera bersiap pergi kepantai yang memang tak terlalu jauh dari rumahnya itu.
Kali itu rencanyanya bukan untuk melihat matahari tenggelam seperti biasanya tapi lebih untuk menemui lelaki yang biasa bersamanya itu , lelaki yang sangat mirip dengan pria yang mengemudikan audi mewah.
Banyak pertanyaan yang ada di otaknya karena hal tadi .
Niat hati ingin melupakan tapi salahkanlah dia yang memang memiliki rasa penasaran dan ingin tau yang berlebihan sehingga membuatnya gelisah sendiri dan pada akhirnya memutuskan ingin bertemu dengan pria yang sering di jumpainya di pantai.
" eomma , aku kepantai dulu ya ! " pamit Yesung.
" pulanglah sebelum makan malam , kami menunggu mu " teriak eommanya yang sedang berada di dapur menyiapkan makan malam.
Ya , pergi kepantai melihat mata hari tenggelam memang kebiasan putri keluarga Han itu jadi bukan hal besar bila di jam segitu anak gadis satu – satunya dari 3 bersaudara keluarga Han pergi keluar hingga pukul setengah 7 malam.
Yesung berjalan lambat menuju pagar rumah dan saat sampai tak di lihatnya mobil mewah yang biasa terparkir disana jadi dengan hati yang lebih sedikit lega ia pun berjalan menuju pantai.
_^Posesive Love^_
Yesung menunggu kedatangan pria tersebut , namun sampai jam menunjukan pukul 06.10 malam , lelaki itu tetap tak menampakan diri.
Yesung menghela nafasnya, gagal sudah rencananya bertanya pada Lelaki itu dan itu artinya rasa penasarannya akan tetap bersarang di hatinya dengan berbagai pertanyaan yang membuatnya gelisah sendiri pada akhirnya.
Dengan langkah gontai ia pun berjalan meninggalkan pantai untuk pulang kerumahnya , karena keluarganya pasti menunggu untuk makan malam bersama.
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
Posesive Love Nia&Ian Couple
Part 2
Hari minggu terlewat dengan rasa gelisah dan bosan bagi Yesung , sejak kemarin dengan segenap rasa penasaran berlebihnya , dengan rela gadis remaja itu menunggui lelaki misterius di pantai itu hingga pukul 9 malam sejak sore hari.
Namun sayangnya orang di tunggunya tak kunjung datang , akhirnya dengan perasaan kesal ia pun pulang.
Yesung menghela nafasnya berat dan dengan langkah lunglai berjalan menaiki tangga sekolahnya menuju kelasnya yang berada di lantai dua.
" Yesung .. " teriak seorang gadis dari belakangnya , membuat Yesung membalikkan badan mencari siapa yang memanggilnya.
Yesung melambaikan tangannya saat melihat salah seorang teman perempuannya di kelas sedikit berlari kearahnya.
" pagii .. " sapa gadis itu dan dibalas pula oleh Yesung
" pagi "
" kau sudah dengar ? " Yesung memandang Juniel bingung.
" tentang apa ? " tanya Yesung
" jadi kau tidak tau , hah .. kau ini , padahal saat ini kau lah yang paling dekat dengannya " seru Juniel lalu kembali berjalan di ikuti Yesung di sampingnya.
" tentang apa sih ? " desak Yesung penasaran
Juniel menghentikan langkahnya lalu menghadap Yesung
" Jin Goo kecelakaan " Yesung kaget.
" benarkah ? bagaimana bisa ? " tanyanya lagi
" entahlah , aku pun belum menjenguknya , hanya tau dari Dong Hyun , kemarin saat kami tak sengaja bertemu di jalan " lanjutnya sambil kembali berjalan kembali
" apa lukanya parah ? " Juniel mengangkat bahunya.
" entahlah , mungkin bisa kita tanya Dong Hyun , dia kan yang sudah menjenguknya , oh ya apa kau sudah mengerjakan PR sejarah ? " tanya Juniel
" ia sudah " sahut Yesung
" kalau begitu aku lihat ya " Pinta Juniel
" ya , bagaimana lagi , tidak ku kasih pun kalau akan terus memaksa " lanjut Yesung
Dan tak terasa percakapan mereka membuat perjalanan menuju kelas terasa begitu cepat.
Juniel membuka pintu kelas.
" Juniel , Yesung .. ayo berikan uang kalian " pinta salah seorang teman kelas mereka saat mereka berdua baru saja menapakkan kaki di ruang kelas.
" kau ini apa – apa sih , seperti perampok saja " keluh Yesung
" hehe maaf , aku hanya terlampau bersemangat " seru Jin Ryu
" untuk apa ? " kali itu Juniel yang menyambung sambil berjalan menuju mejanya
" untuk menjenguk Jin Goo " sahut ketua kelas mereka Jin Ryu
" memang kapan kita akan menjenguknya " tanya Yesung
" pulang sekolah nanti , semakin cepat semakin baik bukan " Yesung menganggukan kepalanya.
" memang berapa ? " tanya nya lagi sambil berjalan menuju meja di ikuti Jin Ryu
" seterah , berapa pun kau mau menyumbang " serunya , Lalu Yesung pun memberikan beberapa lembar uang sakunya.
" terima kasih Yesung " ujar Jin Ryu sambil tersenyum dan di balas Yesung dengan senyum pula
" sama – sama "
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
Posesive Love Nia&Ian Couple
Part 2
Kali itu para anak- anak kelas 11C keluar bersama dari kelas.
Seperti rencana awal mereka yang akan menjenguk Jung Jin Goo di rumah sakit.
" selamat Sore , paman , bibi , kakak , Jin Goo " sapa mereka di wakili Kang Jin Ryu sang ketua kelas sambil membungkuk bersama
" sore , wah .. ramai sekali " seru Nyonya Jung , ibu Jin Goo
" ia , kami memang berencana untuk menjenguk Jin Goo pulang sekolah , agar kami semua bisa datang bersama " wakil Jin Ryu
" ah , ya .. ini kami sedikit membawakan buah untuk Jin Goo , bibi " Lee Ji Eun yang memang sedang memegang belanjaan yang mereka beli untuk Jin Goo
" ya ampun repot – repot sekali , terima kasih untuk bawaannya " Nyonya Yoo pun menanggapi belanjaan mereka
" baiklah , karena kalian disini , paman rasa untuk sementara paman bisa titip Jin Goo pada kalian , paman dan bibi akan ke kantin sebentar dan Woo Bin pun akan pergi mengerjakan tugas kuliahnya " pinta tuan Jung
" tentu , paman silahkan makan lah dulu , biar Jin Goo bersama kami " sahut Jin Ryu
" terima kasih , kami pergi pergi dulu , yah " pamit tuan dan nyonya Yoo untuk pergi ke kantin rumah sakit.
" Jin Goo ini ku pinjamkan catatan pelajaran hari ini " Yesung memberikan beberapa buku catatan sekolahnya pada Jin Goo untuk di salin.
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
Posesive Love Nia&Ian Couple
Part 2
Hari semakin sore 2 jam sudah mereka berada di ruang rawat Jin Goo bersama kedua orang tua Jin Goo yang telah kembali berbicara bersama berbagai hal . sampai akhirnya seorang perawat datang dan member tahu bahwa jam besuk telah berakhir dan membuat mereka harus segera pulang.
" Yesung bisa kita bicara " pinta Jin Goo saat mereka akan beranjak pergi
" hohoho .. harusnya kita tidak menjenguk bersama Yesung " goda salah satu teman mereka
" oh , apa gadis manis ini pacar mu Jin Goo ? " tanya Nyonya Jung menggoda
" ayolah , biar kan aku bicara berdua dengan Yesung sebentar , nanti usai itu baru kalian menggoda ku " kesal Jin Goo
" oke – oke , bicara lah kalian , kami akan keluar " mereka pun meninggalkan ruangan membiarkan sepasang anak muda itu bersama
" tutup pintunya dengan rapat ? " teriak Jin Goo karena ia tau beberapa temannya yang usil berniat menguping dengan tidak menutup pintu dengan rapat.
" ah , kau tidak asik " keluh teman-temannya dari luar sebelum akhirnya pintu benar – benar tertutup
Jin Goo masih terdiam menatap kearah lain , tak membiarkan matanya untuk memandang sosok gadis yang berhasil mengetuk hatinya untuk yang pertama kali
" sebenarnya apa yang mau kau bicara kan ? " seru Yesung yang sudah cukup lelah menunggu Jin Goo yang tak kunjung membuka suaranya
Terdengar helaan nafas dari Jin Goo lalu berlahan ia menoleh lalu memadang lekat Yesung.
" aku tidak atau tepat atau tidak kah keputusan ku memberi tahu mu tentang hal ini " Yesung mengangkat sebelah alisnya.
" tapi saat ku pikir – pikir , mungkin kau harus tau , karena ini menyangkut tentang mu " entah mengapa perasaan Yesung mulai tak enak.
" tenang ku " Yesung meyakin kan lagi dan Jin Goo menganggukkan kepalanya.
" kau tau mengapa aku bisa mengalami kecelakaan ? " Yesung menggelengkan kepalanya.
" aku tidak akan memaksa mu untuk percaya dengan cerita ku ini tapi aku hanya ingin kau lebih waspada saja , karena kau adalah teman ku dan gadis yang ku suka " Jin Goo memasang wajah seriusnya.
" aku bukan kecelakaan , tapi di celakai " Yesung membeku
" oleh siapa ? " Jin Goo menggelengkan kepalanya.
" entah lah , tapi siapa pun yang mencelakai ku pasti adalah seorang spikopat karena ia sampai berani melukai ku hanya karena aku mendekati mu " otak Yesung mencerna segala perkataan Jin Goo
" kau serius itu karena aku " Jin Goo menganggukan kepalanya mantap
" sesaat sebelum aku mengalami kecelakaan , aku di telfon seseorang ia mengancam ku untuk tidak lagi mendekati mu , tadinya aku sempat tak perduli dan menantangnya dan akhirnya kau bisa lihat sendiri bagaimana kelanjutannya bukan " Yesung masih terdiam
" kau serius , mungkin hanya ke betulan ! " sergah Yesung
" sudah ku bilang aku tidak akan memaksa mu untuk percaya tapi aku hanya akan meminta mu untuk lebih waspada "
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
Posesive Love Nia&Ian Couple
Part 2
Sepanjang perjalanan pulang Yesung terus termenung sendiri memikirkan segala perkataan Jin Goo , menghiraukan kicauan teman – temannya.
Satu persatu mereka yang awalnya pergi bersama mulai berpencar di jalan yang berbeda.
" Yesung aku duluan yah ! " seru Min Woo teman terakhirnya dalam perjalanan pulang yang harus berbelok kearah yang berlawanan dengan jalan menuju rumahnya.
" ah , ia .. sampai jumpa besok " ujar Yesung sambil melambaikan tangan
" sampai jumpa , hati – hati di jalan yah " mereka pun berpisah.
Tak lama Handphonenya berdering di tengah perjalanannya.
" hallo " sapa Yesung
" hallo " sapanya lagi saat tak mendapat jawaban , Yesung menjauhkan Handphonenya dari telinga untuk melihat ID si penelphone.
Tak dia kenal nomer yang tertera di layarnya , keningnya mengkerut lalu di letakkannya lagi handphonenya di telinga.
Dan kembali menyapa " Hallo , siapa ini ? " tanyanya penasaran .
Yesung berhenti melangkah , pikiran buruk merasuk otaknya saat melihat mobil audi hitam pekat dengan Plat nomer yang sangat di hapalnya terparkir sekitar 5 meter di depannya.
" sudah melihat ku " nafas Yesung tercekat , benar dugaannya.
" kenapa diam ? " tanya lelaki si pengemudi audi hitam di depannya.
" apa mau mu ? " dengan segenap keberanian yang di milikinya Yesung bertanya.
Suara kikikan kecil terdengar di line seberang telephone " suara mu terdengar bergetar , apa kau takut ? " kalimat yang di ucapkan pria misterius itu sekilas atau memang berupa pertanyaan namun bagi Yesung terasa seperti peryataan.
Yesung takut , kakinya seakan mati rasa , lumpuh seakan tak dapat di gerakan , telapak tangan dan kaki terasa sangat dingin , keringat dingin mulai di rasakannya bahkan darahnya seakan berdesir cepat di dalam tubuhnya bersamaan dengan pompaan detak jantung yang mulai menggila.
Otaknya terus berkerja memberi perintah kepada seluruh anggota tubuhnya untuk bergerak namun seakan tak berkerja bersikenambungan , anggota bagian tubuhnya tak ada satu pun yang bergerak mengikuti perintah otaknya.
" kau kenapa ? wajah mu terlihat sangat pucat ! sebegitu takutnya kah kau pada ku " Yesung menelan ludahnya pahit.
Berlahan Kim Yesung melihat pintu mobil audi itu bergerak terbuka dan semua seakan bagaikan seperti di film yang menggunakan slow motion , kaki pria itu keluar dari mobil dan di susul dengan tubuhnya.
Pria itu berdiri tepat di samping mobilnya masih dengan tangannya yang berada di telinga memegang handphone dengan senyum yang terlihat mengerikan bagi Yesung.
" bisa kita bicara ? " tanya pria itu
' tidak , aku tidak mau ' hati Yesung berteriak kencang , namun na'as tak ada satu pun kata yang keluar dari bibirnya.
Pria itu berjalan berlahan menuju tempatnya , selangkah demi selangkah.
" kau terlihat begitu menawan " seru pria itu sambil mendekat kearahnya.
" begitu bersinar " tambahnya
" hingga membuat ku jatuh dalam pesona mu hanya dengan melihat mu tanpa kau menggoda ku " nafas Yesung makin memburu , kini ia sadari lelaki di depannnya mungkin benar seorang psikopat seperti yang di katakan Jin Goo.
Memang belum ada bukti tapi saat ini firasatnya mengatakan begitu dan ia meyakini firasatnya.
" kau terlihat begitu dekat tapi terasa jauh " Yesung berdoa dalam hati , meminta tuhan untuk menyelamatkannya dari situasi tak menyenangkan itu.
Jarak mereka mankin terkikis , membuat rasa gelisah dan takut semakin menghantui Yesung.
" aku ingin …." Yesung memejamkan matanya , jarak keduanya hanya tinggal 1 meter.
" Yesung " ia ingin pingsan , saat merasakan sebuah tangan menepuk pundaknya.
" memiliki mu " Yesung membuka matanya.
Kakinya seketika melemas , seakan merilex kan otot-ototnya yang sempat menegang.
Dan ia pun terjatuh , beruntung dengan sigap seorang pria yang tadi menupuk pundaknya menangkap tubuhnya yang limbung hingga akhirnya berlahan matanya menggelap dan tertutup.
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
Posesive Love Nia&Ian Couple
Part 2
Samar kedua indra pendengarannya berkerja , mendengarkan alusan music classic yang tak terlalu di sukainya karena terdengar menyeramkan baginya, lalu beberapa saat kemudian kulitnya merasakan sentuhan di bagian tangannya , merambat semakin naik – semakin naik lagi hingga ke wajahnya membelai lembut seluruh bagian wajahnya.
Mata.
Hidung.
Pipi.
Hingga bibirnya.
Membuatnya mau tak mau , mengerjabkan mata , membiasakan matanya dengan bias cahaya yang mulai masuk dalam rentina mata.
Dan pertama kali di lihatnya adalah wajah seorang pria.
Jangtungnya berdegub kencang dan reflex bangkit dari tempatnya , berusaha menjauh dari jangkauan pria di hadapannya itu.
Yesung menyelusuri seluruh bagian ruangan.
Ia tau , itu bukan kamarnya.
Pria itu tersenyum dengan menatap lekat dirinya " Morning .. My Fairy girls " sapanya dengan nada ringan.
Yesung menelan salivanya dengan menekan rasa takut dan gugup , ia memberanikan diri bertanya
" a-apa yang kau ingin kan ? "
Pria itu tak menjawab , masih tetap tersenyum sambil memandanginya dan itu sungguh membuatnya muak hingga ingin membuatnya memukul wajah pria di depannya itu.
Tapi Yesung sadar betul , meski pun sangat ingin melakukan perlawanan tapi ia tidak bisa segegabah itu karena ia tau posisinya saat itu tak menguntungkan untuknya.
Tangan pria berkulit pucat itu terulur hendak menggapai wajah Yesung lagi namun dengan cepat Yesung menghindar membuat tangan pria itu menggantung di udara.
" kenapa ? " tanya pria itu dengan wajah polos memuakkannya.
" siapa kau ? kenapa menculik ku ? apa yang kau ingin kan ? " tanya Yesung kali itu dengan nada tinggi , luapkan amarahnya.
" kenapa kau menjauh ? mendekatlah , jangan terlalu di pinggir nanti kau jatuh , sayang " ucapnya.
" aku ingin pulang , ku mohon pulangkan aku " kali itu Yesung memelas dengan warna wajah yang telah memerah , menahan tangisnya.
Sungguh saat itu Yesung benar – benar takut , emosinya tak dapat di kontrolnya yang ia inginkan hanyalah pulang.
" pulang ! kemana ? ini rumah mu , mulai sekarang dan selamanya " Yesung menggelengkan kepalanya kasar dengan dua buir air matanya yang mulai berjatuhan
" ini bukan rumah ku , ku mohon antarkan aku pulang aku ingin bertemu eomma ku " pria di hadapannya itu hanya terdiam menatapnya lekat , membiarkannya menangis dalam ketakutan karenanya.
" kenapa menangis , kau takut pada ku ? " tiba- tiba tangan Yesung di tarik kasar membuat tubuhnya tertarik dan menabrak dada bidang pria misterius itu.
" uuusstt.. tenang lah , aku tidak akan membiarkannya melukai mu , aku akan berusaha menekannya dan membawa mu keluar , maafkan aku " Yesung tak mengerti apa yang di bicarakan pria misterius itu namun ia hanya diam tak memperdulikannya yang ia mau hanyalah pulang.
Tangan kekar pria misterius itu mendorong bahunya pelan , kembali menyisakan jarak yang sempat terkikis sebelumnya dan jemarinya berlahan merapikan helaian rambutnya yang menempel di wajah karena tangisnya itu.
" ku mohon berhentilah menangis , aku janji akan membawa mu pulang tapi untuk sementara ini aku belum bisa " pria itu menghapus air matanya yang berjatuhan
" nama ku Cho Kyuhyun , mulai sekarang kita berteman " kali itu pria yang mengaku bernama Kyuhyun mengulurkan tangannya.
Yesung hanya terdiam menatap uluran tangan pria bernama Kyuhyun itu dengan sesekali menatap wajah sang pria dengan pandangan anehnya.
Yesung sesungguhnya bingung dengan apa yang terjadi terutama pada pria di hadapannya itu.
Sesaat sebelum ia pingsan pria di hadapannya itu terlihat menyeramkan dengan aura negative bahkan beberapa saat setelah ia sadar pria yang duduk di hadapannya itu masih terlihat sama seperti saat sebelum ia pingsan namun beberapa detik berikutnya aura negative itu hilang entah kemana dan seolah – olah pria yang di lihatnya kali pertama ia membuka mata dengan pria yang saat ini di hadapannya seakan berbeda.
Pria itu tersenyum namun tak terlihat menyeramkan seperti waktu lalu kali ini lebih terlihat memaksakan seperti senyum seseorang yang tengah bersedih namun harus terlihat senang.
Pria bernama Kyuhyum ,menghela nafasnya saat Yesung tak kunjung menggepai jabatan tangannya.
" apa kau lapar? " tanya Kyuhyun berusaha menghilangkan keheningan yang mengganggunya.
" Yesung " panggilnya karena tetap tak mendapat sahutan.
Mata kelam itu menatap wajahnya lekat , Kyuhyun tak dapat membaca mata itu , penuh dengan emosi yang tak terungkapkan.
" baiklah , mungkin saat ini kau sudah mulai merasa aneh , aku tau kau adalah anak yang pintar tapi untuk saat ini aku belum dapat mengatakan apa pun pada mu , jujur aku sendiri masih bingung dengan apa yang terjadi dan belum siap untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi pada ku , ku mohon kau mengerti hingga di mana aku siap , beristirahatlah , aku akan keluar " Kyuhyun beranjak dari tempatnya.
Menurunkan kakinya dari ranjang dan membiarkan telapak kakinya menyentuh lantai dan kemudian melangkah pergi menuju sebuah pintu , membiarkan Yesung sendiri di dalam kamarnya.
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
Posesive Love Nia&Ian Couple
Part 2
T.B.C
