Title : Posesive Love

Pairing : KyuSung , other to come

Rate : M

Warning : Gs , Typo.

Sumarry : Yesung tak pernah menyangka pria berwajah tampan itu akan menculiknya dan Yesung tak pernah mengerti jalan fikiran dan sifat sesungguhnya pria bernama Cho Kyuhyun itu , apa yang sesungguhnya diinginkan seorang Lelaki dewasa kaya dan tampan sepertinya ?

ScreenPlays Fanfiction

Present

Super Junior Fanfiction SM Entertaiment

Posesive Love Nia&Ian Couple

Part 3

Kyuhyun merenung berdiri di depan sebuah cermin yang berada di kamar mandi , matanya menatap dirinya sendiri dengan pandangan kosong,

" kau membawanya ! " perkatakan Kyuhyun lebih terdengar seperti pernyataan dari pada pertannyaan.

" bukan kah akan lebih baik dia ada disini "

" apa kau gila " Kyuhyun berteriak

" yah , ku rasa seperti itu "

" aku akan memulangkannya " putus Kyuhyun

" kau berani ? " sosok itu menyeringai seakan mengejek Kyuhyun

" kau kira aku takut " Kyuhyun kembali menantang

" kalau begitu cobalah , tapi … " sosok itu menatap tajam seakan tak ada keraguan sedikit pun.

" jangan salahkan aku , bila berlahan satu persatu orang yang di sayanginya… MATI " lanjut sosok itu dengan penekanan di akhir kalimat.

" aku tidak akan membiarkannya " nafas Kyuhyun memburu, menahan amarahnya.

" memang kau bisa ? bukan kah selama ini kau tidak pernah bisa menghentikan ku , kau – lemah – Cho – Kyuhyun "

Pranggggg …..

Kyuhyun meninju kaca di depannyaa hingga hancur dengan tangan kepalan tangannya

" SIALAN " umpat Kyuhyun

Sedangkan sosok tadi tertawa sambil berlalu pergi , menertawakan ketidak berdayaan Kyuhyun.

ScreenPlays Fanfiction

Present

Super Junior Fanfiction SM Entertaiment

Posesive Love Nia&Ian Couple

Part 3

Yesung terbangun di pagi hari , lalu menatap sekelilingnya .

Kamar itu bernuansa putih gading dengan paduan warna coklat muda dan tua dengan karpet berbulu yang terpasang di lantai , gorden yang berwarna coklat tua yang terpadu dengan sedikit warna emas , sebuah LCD tivi berserta perangkat yang menunjang , lemari besar yang terlihat kokoh dan mewah dengan beberapa barang – barang lainnya yang makin memperkuat kesan mewah pada kamar itu.

Yesung baru menyadarinya sekarang bahwa ternyata kamar yang di tempatinya terlihat seperti kamar seorang putri kerajaan dari eropa dan ia mengagumi itu .

Suara ketukan terdengar dari belakang pintu yang berada tepat di depannya.

Yesung hanya terdiam mengamati , berusaha menerka siapakah orang yang akan memasuki kamar yang di tempatinya itu , namun hingga beberapa detik berselang tak ada satu pun orang yang membuka pintu namun masih terdengar suara ketukan beberapa kali.

" Nona , apa anda masih tertidur ? " akhirnya orang yang mengetuk pintu bersuara , meski tetap tak membuka pintu.

" siapa ? " tanya Yesung

" Kepala pelayan Jung nona , boleh kah saya masuk ? " Yesung menganggukkan kepala tanpa sadar

" masuk lah " pintu pun terbuka dan menampakkan sosok seorang pria paruh baya , bila di kira-kira mungkin seumuran dengan ayahnya.

Pria itu membungkukkan badanya berlahan " perkenalkan saya Jung Dong Hwan kepala pelayan tuan muda Kyuhyun , saya di minta tuan muda untuk menyiapkan berbagai keperluan anda " Yesung masih terdiam memandangi pria bernama Dong Hwan itu.

" saya membawakan anda beberapa baju ganti , anda boleh memilih salah satunya " Yesung melirik 2 pelayan wanita yang berdiri di belakang kepala palayan Dong Hwan.

" merekalah yang akan melayani anda disini " Yesung mengangkat sebelah alisnya.

Seumur-umur Yesung tak pernah di layani , maksudnya dalam arti kata dilayani dalam bentuk keseluruhan atau dapat diartikan memiliki pelayan pribadi.

Keluarganya bukanlah keluarga kaya yang memiliki banyak uang hingga dapat mengganji seorang pembantu rumah tangga tanpa harus memikirkan kebutuhan ekonomi lainnya.

" engghh .. aku rasa , aku bisa melakukannya sendiri " seru Yesung

" maaf nona saya hanya menjalankan perintah , bila anda kurang nyaman dengan ini , lebih baik anda katakan sendiri pada tuan muda " ujar lelaki paruh baya itu sopan , kemudian 2 pelayan wanita yang berdiri di belakangnya pun bergerak.

Salah satu dari mereka menuju sebuah pintu yang berada di sebelah kanannya dan seorang lagi berjalan mendekat lalu menperlihatkan 4 dress kasual padanya.

" nona Kim " panggil pelayan Dong Hwan, Yesung pun mengalihkan pandangannya pada lelaki paruh baya itu lagi.

" saya akan keluar mengurusi hal lain selagi anda bersiap dan saya harap anda membiarkan dua pelayan ini membantu anda " Yesung menganggukakan kepala tanda mengizinkan

" saya permisi " kepala pelayan itu pun membungkuk lagi sebelum akhirnya meninggalkannya bersama dua pelayan wanita yang ditinggalkannya.

" Nona , silahkan pilih pakaian yang anda inginkan " pinta pelayan yang berdiri di hadapannya itu setelah menjejerkan pakaian yang di bawanya tadi.

Yesung pun akhirnya beranjak dari ranjangnya lalu memperhatikan ke empat pakaian tersebut.

Yesung mengerjabkan matanya, ia akui bahwa ke empat pakaian lengkap dengan aksesoris dan sepatunya yang di bawa pelayan itu terlihat indah walaupun hanya sebuah dress kasual namun tetap terlihat elegan dengan warna – warna yang terlihat manis.

Tangannya meraih sebuah dress dengan panjang kira – kira selututnya , berkerah tanpa lengan dengan warna rose baby.

" anda ingin yang ini ? " tanya pelayan itu tiba – tiba , Yesung pun menganggukan kepalanya.

" nona air panas sudah saya siapkan , silahkan ! " kali itu pelayan yang tadi memasuki kamar mandi pun , keluar setelah menyelesaikan tugasnya dan Yesung kembali menganggukan kepalanya lalu melangkah menuju kamar mandi.

Yesung kembali mengamati sekeliling ruangan itu dan kembali terkagum – kagum dengan interior kamar mandi tersebut.

Kakinya pun kembali melangkah menuju bathup lalu duduk di pinggirnya , berlahan tangannya masuk kedalam air lalu meraih beberapa kelopak bunga mawar yang tertabur di dalamnya.

Ia tau bahwa air dalam bathup itu pasti sangat wangi , karena sesaat setelah ia memasuki kamar mandi wangi itu dengan cepat memasuki paru-parunya.

ScreenPlays Fanfiction

Present

Super Junior Fanfiction SM Entertaiment

Posesive Love Nia&Ian Couple

Part 3

Demi apa pun Yesung tau bahwa perasaannya itu salah tapi ia tak dapat mengmungkiri bahwa ia mulai menyukai tempatnya berada , meski pun statusnya saat itu adalah tawanan.

Berlahan dengan pasti Yesung melepas satu persatu lembar pakaian yang di kenakannya lalu memasuki bathup yang telah terisi air hangat dengan sabun cair dan puluhan kelopak bunga mawar putih dan merah.

Tangannya bergerak lincah memainkan kelopak-kelopak bunga tersebut dengan sesekali menciumnya.

" ahh .. aku sungguh-sungguh menyukai ini semua " serunya setelah menghirup wangi air dalam bathupnya.

ScreenPlays Fanfiction

Present

Super Junior Fanfiction SM Entertaiment

Posesive Love Nia&Ian Couple

Part 3

Yesung berjalan berlahan mengikuti 2 pelayan yang tadi membantunya yang kini akan mengantarnya ke ruang makan.

Dan ia pun kembali bertemu dengan pria tinggi bernama Kyuhyun itu , tengah duduk tenang di sebuah kursi dengan mata tajamnya yang mengarah kearahnya , senyum menawannya pun tak kunjung menghilang dari wajah rupawannya.

Lelaki itu bangkit dari duduknya , berjalan menuju tempatnya berdiri.

" selamat pagi " sapanya dan dengan kikuk Yesung pun membalas sapaan itu

" pagi "

" kau terlihat cantik dengan gaun itu " pujinya , membuat pipi Yesung merona walau hanya sedikit.

" terima kasih , gaun ini memang indah begitu pun ketiga gaun yang lainnya "

" dan saat kau yang memakainya semua gaun itu akan Nampak luar biasa " Yesung menundukan kepalanya kali itu ia yakin wajahnya pasti merona hebat dan ia tak mau Lelaki di sampingnya melihat itu.

Dengan kepala yang menunduk Yesung melihat sepasang sepatu pantofel milik Lelaki bernama Kyuhyun itu melangkah , membuat Yesung mengangkat kepalanya menatap punggung Lelaki itu yang berlahan menjauh , menuju sebuah kursi yang terletak persisis di samping kursi yang tadi di tempati Kyuhyun.

" silah kan " seru Kyuhyun .

' oh tuhan ini seperti di sebuah dongeng , dengan pangeran tampan yang tengah mengajak tuan putrinya berkencan ' pikir Yesung sembari melangkah menuju kursi yang tadi di persilahkan Kyuhyun

Dan usai itu mereka pun memulai acara sarapan mereka untuk yang pertama kali.

" apa kau akan pergi ? " tanya Yesung , saat ia memperhatikan penampilan Kyuhyun yang terlihat sangat rapi dengan sebuah kemeja dan dasi yang terpasang rapi dilehernya dan sebuah jas yang tersampir di kepala kursi.

" maafkan aku tidak bisa menemanimu di sini , aku harus menangani beberapa hal di luar " jawabnya , Yesung pun hanya terdiam dan kembali melanjutkan makannya

Kemudian satu pertanyaan kembali melintas di otaknya.

" emm, Kyuhyun " panggilnya , Kyuhyun pun menoleh

" kapan aku bisa pulang " dengan perasaan yang tak menentu Yesung bertanya

Sedangkan Kyuhyun hanya terdiam menatapnya , kemudian menghela nafasnya berlahan.

" maafkan aku , tapi aku akan mengusahakannya secepat mungkin " suatu jawaban tak pasti itu membuat Yesung kecewa

" apakah itu artinya , aku tidak akan bisa pulang dalam waktu dekat ini ? " Kyuhyun hanya terdiam dengan mata yang mengarah kearah lain.

" sebenarnya apa alasan mu membawa ku kemari ? " Kyuhyun masih terdiam

" mengapa kau menahan ku " lanjut Yesung

" apa kita pernah kenal sebelumnya ? " Kyuhyun terlihat memejamkan matanya.

" kau tau aku ini masih bersekolah dan keluarga pun pasti mencari ku , ku mo…"

Pranggggg…

Tiba – tiba pisau yang di pegang Kyuhyun terlempar kencang hingga menghantam gelas susu yang ada di dekatnya membuat gelas itu pecah dan menumpahkan isinya.

Yesung terdiam dengan jantungnya yang berdebar kencang dan mata yang menatap syok kearah gelas yang pecah itu .

" jangan pernah memikirkan hal lain , selain diri ku , mengerti " Yesung terdiam , terus terdiam menatap kosong wajah tampan Kyuhyun.

" jangan pernah berfikir untuk keluar dari rumah ini , karena aku tidak akan membiarkannya , tidak ada satu orang pun yang akan mampu membawa mu keluar tanpa seizinku , siapa pun itu " intonasi penuh ketegasan dan ancaman dengan mata tajam seakan menusuk langsung kearahnya , membuat Yesung tak berkutik, hanya mampu terdiam tanpa dapat membantah , meskipun ingin.

Ia tak mengerti kenapa ? tapi ia benar – benar merasa terintimidasi dengan sangat hingga dapat merasakan akibat dari perlawanannya jika ia sampai membantah.

" nona .. " panggil pelayan Jung Dong Hwan pelan , membuat Yesung menoleh

" ia " sahut gadis itu kaku

" anda baik – baik saja ? " tanyanya Khawatir

Yesung menggelengkan kepalanya " tidak , tuan sa…"

" cukup panggil saya paman Jung , nona " intruksi Paman Jung memotong ucapannya.

Yesung terdiam , seakan melupakan apa yang hendak di ungkapkannya dan matanya hanya menatap lurus dengan fikiran kosong.

" saya harap anda bisa memaklumi sifat tuan muda Kyuhyun , nona Kim " satu kalimat yang membuat Yesung akhirnya kembali menatap pelayan paruh baya di hadapannya itu.

" aku tidak bisa .. aku .. ya tuhan , benarkah aku tidak akan bisa pulang " tanya Yesung dengan nada putus asa , gadis itu sudah terlihat kacau.

" bila waktunya tiba , saya yakin anda dapat kembali pulang , tuan muda Kyuhyun tidak akan membiarkan anda terkurung di rumah ini untuk selamanya nona , jadi cobalah bersabar "

Yesung menatap Paman Jung lekat " bahkan dia yang mengurungku disini " sahut Yesung dengan sedikit nada geram.

Pelayan paruh baya itu terdiam , tak ada sahutan hingga akhirnya Yesung kembali menitikan air matanya kembali.

" aku ingin pulang … " lirihnya dengan tubuh lemas yang terduduk lesu di kursi meja makan.

ScreenPlays Fanfiction

Present

Super Junior Fanfiction SM Entertaiment

Posesive Love Nia&Ian Couple

Part 3

Remaja laki – laki berusia 17 tahun itu melangkahkan kakinya lambat melewati gerbang sekolahnya, terus melangkah melewati lorong koridor , menaiki tangga hingga akhirnya ia sampai pada tempat tujuannya. Ruang kelasnya.

Terasa sudah begitu lama bagi Yoo Jin Goo ia tidak memasuki kawasan tempatnya menimba ilmu dan juga bermain , padahal hanya di rawat di rumah sakit selama 2 minggu namun terasa bagaikan 2 tahun untuknya.

Hatinya sangat senang dapat kembali masuk sekolah , ia merindukan kegiatan kesehariannya belajar , bermain futsal bersama teman di sekolah dan yang paling di rindukannya adalah wajah manis teman sekelasnya- Kim Yesung.

" selamat pagi ! " sapanya riang pada seluruh teman kelasnya yang sudah hadir pagi itu.

" Jin Goo , kau sudah sehat , eoh ? " tanya Min Woo salah satu teman lelaki di kelasnya.

Jin Goo tersenyum lebar " ya , begitulah , kau sudah lihat bukan " ujarnya sambil melompat- lompat kecil , membuktikan dirinya bahwa ia telah seratus persen sembuh.

" baguslah , dengan begitu kita bisa kembali bermain futsal lagi " Jin Goomengancungkan ibu jarinya sambil berucap

" tentu , jam istirahat ke 2 , oke " dan dibalas anggukan kepala oleh beberapa kawannya.

" ya .. Jin Goo , kau sudah sembuh ? " kali ini Jin Ryu , ketua kelasnya yang baru saja memasuki kelas menyapa sambil merangkul lehernya saat.

" aish , singkirkan tangan mu , pendek " ejek Jin Goo sambil berusaha melepaskan apitan lengan Jin Ryu di lehernya.

" sialan , kau .. aku bukan pendek tapi belum tumbuh " ucapnya kesal sambil menjitak kecil kepala Jin Goo yang berada di kukungan lengannya , membuat Jin Goo mengadu kesakitan.

Canda tawa terus mengisi kekosongan kelas dan terus meramai saat satu persatu penghuni kelas 11C sekolah menengah atas Nasional Seoul berdatangan mengisi ruang kelas tersebut hingga akhirnya bel tanda jam pelajaran di mulai berbunyi , seluruh penghuni kelas Nampak hening menunggu kedatang guru mata pelajaran pertama mereka.

" berdiri , memberi salam " suara lantang Jin Ryu menggema tegas memberi komando saat guru mereka datang.

Seluruh murid kelas itu pun mengikuti jejak sang ketua kelas untuk berdiri dan dengan kompak mengucapkan

" Good Morning Miss Tiffany " sapa mereka pada seorang guru muda berusia 27 tahun yang mengajar di bidang bahasa inggris

" Good Morning " usai itu mereka pun kembali duduk dengan tenang

" buka kembali halaman yang kemarin kita pelajari , kali ini saya akan mengulas bab kemarin sebelum kita berpindah bab …."

Jin Goo terduduk tenang sambil menatap sebuah kursi kosong yang berada 2 baris di samping kanan depan dari tempatnya.

" Jin Goo " Tae Min salah satu teman kelasnya yang duduk berdampingan dengannya , memanggilnya , membuatnya mau tak mau menoleh kearah samping.

" jangan terus memperhatikan bangku Yesung , sampai nanti pulang pun dia tidak akan datang " Jin Goo mengerutkan keningnya saat mendengar satu kalimat janggal menurutnya dari temannya itu.

" Yesung sakit ? " tanyanya mengungkapkan pemikirannya.

TaeMin menggelengkan kepalanya " akan ku ceritakan nanti , jangan sampai Miss Tiffany melihat kita tidak mendengarkannya , kita bisa di hukum " Taemin pun kembali fokus pada pelajarannya dan saat itu juga Jin Goo berdo'a semoga perasaan tak mengenakkan yang tiba – tiba hadir dalam hatinya tentang Yesung tak benar – benar terjadi.

' semoga Yesung hanya sakit biasa ' batinnya.

ScreenPlays Fanfiction

Present

Super Junior Fanfiction SM Entertaiment

Posesive Love Nia&Ian Couple

Part 3

T.B.C