Chapter 5

Tittle : Are You A Vampire?

Author : Yue m00nlight

Cast : Hunhan and the other

Genre : Romance, Drama & Fantasy

Rate : M

Lenght : 5/?

Disclaimber : Semua cast milik orang tua mereka masing-masing, SM Entertainment, dan pastinya milik EXO L, hehehehe. Sedangkan ceritanya asli dua kelinci dan murni keluar dari otak Yue, setelah bertapa dan berpuasa di EXO Planet.

Warning : Yaoi! BoyxBoy, typo(s) berserakan, OOC, dan mungkin judul tidak sesuai dengan cerita.

Summary : Kehidupan para murid SM SHS merupakan sekolah terbaik di Korea Selatan, yang semula tenang mulai menjadi kacau karna kedatangan dua orang namja sebagai murid baru di sekolah tersebut. Tidak cukup sampai disitu, sekarang mereka dihadapkan oleh sebuah misteri tak kasat mata namun mengancam jiwa mereka, bisakah mereka memecahkan misteri tersebut sebelum mereka kehabisan waktu ?

.

.

.

.

.

.

.

This is Yaoi, if you dont like this story, cast or me

please close the tab now!

.

.

.

NO BASH, FLAME, PLAGIARISME

AND NO SIDERS

.

.

.

.

Disarankan untuk membaca chapter ini sambil mendengarkan lagu ini,

Soalnya Yue dapat feel nulis cerita

Setelah dengar lagu ini

.

.

.

BGM : Avril Lavigne – Wish You Were Here

Hyorin – Crazy Of You

.

.

.

.

.

.

.

Happy Reading ^_^

Disetiap koridor, kelas bahkan kantin penuh dengan siswa atau siswi SM SHS yang sibuk bergosip. Ya mereka semua cukup terkejut mendengar pengumuman dari pihak wali kelas masing-masing.

Bagaimana tidak, seorang siswi bernama Sulli ditemukan meninggal dalam keadaan mengenaskan. Mayat Sulli ditemukan dalam sebuah gang sempit dan kotor tidak jauh dari sekolah mereka. Pihak polisi menduga jika polisi korban perkosaan melihat kondisi tubuhnya dan juga seragam yang dia kenakan. Namun polisi masih belum bisa menemukan siapa dalang di balik kematian ini.

Pihak sekolah mengingatkan agar mereka selalu waspada, dan juga mereka diminta jangan pulang sendirian baik itu yeoja maupun namja agar kejadian itu tidak terulang kembali.

Sekolah di liburkan hari ini, tapi setiap siswa dan siswi tidak boleh pulang. Mereka hanya tidak belajar, sedangkan staff guru dan kepala sekolah sendiri pergi ke rumah duka dengan ditemani beberapa siswa atau siswi dari setiap kelas mewakili.

Luhan berjalan berdampingan dengan Kyungsoo disebelahnya menuju loker mereka masing-masing, setelah meletakkan bukunya diloker Kyungsoo mendatangi Luhan yang nampak terpaku di depan lokernya sendiri.

Penasaran apa yang terjadi, Kyungsoo memutuskan untuk melihat apa yang dilihat oleh sepupunya itu dan wow mata Kyungsoo yang memang sudah bulat itu semakin membulat melihat pemandangan didalam loker Luhan. Hei, tidak usah bersikap berlebihan teman itukan hanya foto kenapa kalian tampak kaget seperti melihat hantu begitu.

Didalam loker Luhan tampak foto Luhan dengan berbagai ekspresi yang di ambil secara diam-diam memenuhi lokernya. Disana juga terlihat setangkai bunga Gardenia berwarna putih dan setangkai bunga Daisy putih dengan sebuah note seperti biasa kecuali jumlah bunganya yang selalu berjumlah satu tangkai berubah menjadi dua tangkai. Dengan cepat Luhan mengambil dan membaca note tersebut.

'Morning Deer

Heran dengan semua ini?

Maaf kalau aku melakukannya tanpa ijinmu.

Setangkai Gardenia Putih,

Melambangkan diriku sebagai pengagum rahasiamu.

Sedangkan setangkai Daisy Putih,

Melambangkan cintaku yang sangat tulus padamu.

Jika kau ingin mengetahui dan bertemu dengan aku

Maka tinggalkan saja note didalam lokermu

Tapi jika tidak ada note disini sampai pulang

Maka aku akan menganggap bahwa kau

Tidak ingin bertemu denganku.

- iOS-

Luhan menutup pintu lokernya dengan keras, membuat Kyungsoo kaget karena tindakan Luhan yang sepertinya sangat kesal. Mereka berdua kembali ke kelas dalam diam, bahkan sepanjang perjalanan Luhan tidak menampakkan senyum yang sering menghiasi wajahnya bahkan ketika ada teman yang menyapa hanya di acukan Luhan begitu saja.

Bosan dengan suasana yang tercipta maka Kyungsoo mengambil inisiatif membuka percakapan terlebih dahulu, "Kau berniat bertemu dengannya hyung?" tanya Kyungsoo hati-hati.

Tanpa menghentikan langkahnya Luhan menjawab pertanyaan tersebut, "Tidak, aku masih punya urusan yang lebih penting dari pada itu!" tegas Luhan menatap Kyungsoo, mengabaikan siswa atau siswi yang menyapa mereka di sepanjang koridor.

"Kau yakin? Aku pikir hyung menyukai itu semua?" Kyungsoo menghentikan langkah mereka berdua sambil menatap Luhan tak percaya.

Dengan wajah dingin dan terkesan angkuh, Luhan menjawab kembali "Siapa bilang aku menyukainya? Seharusnya kau tahu bahwa aku sudah menyukai orang lain, dan bukan kah kau melihat sendiri bagaimana nasib semua bunga yang dikirim namja tersebut berakhir di tong sampah apartemen! Seharusnya itu sudah menjawab semua pertanyaan dibenakmu Do Kyungsoo" Luhan berlalu dari hadapan Kyungsoo menuju ke kelasnya.

Baiklah, jika sudah begini artinya Luhan hyung nya sedang serius dan tidak bercanda! Kyungsoo ingin beranjak pergi, namun tatapannya terpaku pada sesosok namja yang berdiri mematung sambil mencengkram dada sebelah kirinya erat.

Kyungsoo sempat berpikir apa namja itu punya penyakit jantung, karena dia terlihat kesakitan dari ekspresi wajahnya yang memandang lantai lalu menatap ke arah Luhan pergi dengan tatapan menahan sakit luar biasa. Namun pikiran Kyungsoo buyar saat seseorang menepuk bahunya pelan, "Kau sedang melihat apa?" tanya namja imur bereyeliner disebelahnya.

"Anii, dimana Tao?" Kyungsoo mengalihkan pandangannya kepada Baekhyun yang menepuk bahunya barusan.

"Ah, dia sedang di toilet karena sembelit" ujar Baekhyun acuh sambil berusaha menarik Kyungsoo ke kelas mereka, "Kajja, Kyungie~" rengek Baekhyun dengan puppy eyes andalannya.

Mau tak mau, Kyungsoo menuruti keinginan si King eyeliner ini karena luluh dengan puppy eyesnya yang menggemaskan sambil mencubit pipi Baekhyun gemas. Sementara Baekhyun hanya menggerutu tak jelas sepanjang perjalanan ke kelas mereka karena pipinya sakit di cubit oleh Kyungsoo.

.

.

.

.

.

.

.

Didalam kelas XI-B terlihat Kai dan Chanyeol sedang menatap ke papan tulis dengan malas, kontras dengan si Ice Prince Sehun yang terlihat serius menatap wallpaper ponselnya sambil sesekali tersenyum tipis.

Apa yang menarik dari ponsel mu Sehun? Sebenarnya tidak ada yang spesial, kecuali wallpaper ponsel tersebut menampilkan gambar namja imut bermata rusa sedang duduk dibawah pohon maple di taman samping sekolah mereka. Luhan terlihat menutup matanya dengan damai sambil menikmati entah musik apa yang mengalun dari handset yang dipakai di kedua telinganya.

Chanyeol memperhatikan sikap Sehun yang sedikit...aneh? melihat bagaimana wajahnya yang selalu datar setiap hari bahkan saking datarnya mengalahkan jalan tol, HAH pemikiran konyol dari mana itu.

"Kau sudah meletakkan bunganya?" tanya Chanyeol pada Sehun

Pria itu menatap Chanyeol yang tersenyum lebar disebelahnya, "Sudah hyung" Sehun dan Chanyeol memang berteman sangat akrab, karena itulah tidak ada yang namanya rahasia diantara mereka.

Chanyeol menghembuskan nafas dengan berat, "Menurutmu apa Luhan sunbae sudah tahu bahwa kau adalah orang yang mengirim bunga berbeda setiap hari dan di sertai note romantis?" Chanyeol terlihat serius sekarang.

Sehun mengerutkan dahinya berpikir, "Aku rasa belum hyung, sebenarnya aku sangat penasaran dengan jawaban Luhan sunbae" Terjawab sudah sekarang, ternyata 'iOS' itu adalah dirimu tuan muda Oh?

"Hoi, ayo kita ke kantin!" seru Chen didepan pintu kelas mereka, sementara disebelahnya berdiri namja pirang bernama Kris yang juga sedang menunggu mereka bertiga.

Dengan segera mereka bertiga menghampiri dua orang hyungnya dan berjalan bersama menuju kekantin, "Suho hyung kemana?" tanya Kai setelah tidak menemukan sosok hyung yang selalu tersenyum angelic itu.

Kris yang berada di pinggir sebelah kiri, menoleh ke arah Kai yang berada di tengah-tengah antara dirinya dan Chen sedangkan Chanyeol dan Sehun berjalan beriringan dibelakang mereka bertiga. "Ikut ke rumah duka sebagai ketua kelas sekaligus perwakilan kelas kami" itu adalah kalimat terpanjang yang di ucapkan mister galaxy kita hari ini.

"Hmm, begitu" Kai mengangguk-anggukan kepalanya mengerti.

Chanyeol menyikut pelan Sehun, "Hei, bukankah itu Luhan sunbae?" ujar Chanyeol menunjuk Luhan dengan dagunya.

Mendengar nama Luhan disebut dengan cepat Sehun melihat ke arah yang di tunjuk Chanyeol dan Bingo! Dari arah berlawanan tampak Luhan berjalan beriringan dengan Kyungsoo, tapi sepertinya mereka berdua tidak sadar akan kehadiran mereka berlima. "Aku rasa mereka sedang membicarakan hal yang serius" gumam Chanyeol tanpa sadar.

Sehun setuju dengan kalimat Chanyeol barusan, lihat saja bagaimana duo HanSoo itu acuh terhadap sapaan Chen pada mereka dan masih asik dengan dunia mereka berdua.

Sehun memelankan kecepatan jalannya, membuat jarak yang semakin jauh antar dirinya dan keempat temannya. Sehun ingin tahu apa yang sedang di bicarakan oleh calon kekasihnya itu.

Sayup-sayup, Sehun bisa mendengar sedikit percakapan mereka berdua tentang si pengagum rahasia Luhan yang itu berarti adalah dirinya bukan. Dan hei kenapa ekspresi wajah Luhan mendadak berubah dingin seperti itu? O-oh sepertinya itu bukan berita baik untukmu Oh Sehun. Terlihat Kyungsoo menghentikan langkah mereka berdua tepat dibelakang Sehun, dan tentu saja itu menguntungkan dia karena bisa menguping pembicaraan mereka dengan jelas.

"Siapa bilang aku menyukainya-" 'siapa yang mereka maksud? Apa aku?' batin Sehun sambil berpikir membelakangi mereka.

"-Seharusnya kau tahu bahwa aku sudah menyukai orang lain-" Oke kalimat tersebut terasa menampar pipi Sehun dengan keras, Luhan tercintanya sudah menyukai orang lain?

Astaga dan tentu saja orang tersebut bukan dirimu Sehun. Tidak, Sehun tidak mau mendengar lanjutan kalimat Luhan selanjutnya yang pasti lebih menyakitkan lagi daripada ini.

"-dan bukan kah kau melihat sendiri bagaimana nasib semua bunga yang dikirim namja tersebut berakhir di tong sampah apartemen! Seharusnya itu sudah menjawab semua pertanyaan dibenakmu Do Kyungsoo" Luhan terlihat berlalu dari hadapan Kyungsoo menuju ke kelasnya. Sebenarnya Sehun ingin pergi dari sana sekarang juga, tapi entah kenapa tubuhnya malah berkhianat kakinya seolah terpaku dengan keras ke lantai tanpa bisa digerakkan.

Sakit! Rasanya sakit sekali, jantung Sehun serasa diremas-remas dengan kuat membuat dia kesulitas bernafas. Tanpa Sehun sadari, dengan perlahan tangan kanannya bergerak naik dan berhenti di depan dada kirinya meremas dengan keras seragam yang dia kenakan hingga terlihat kusut.

Sehun menatap miris punggung Luhan yang berjalan menjauh darinya, ya sekarang dia mengerti bahwa dia memang tidak pantas bersama dengan Luhan. Saat sosok Luhan menghilang dari hadapannya, saat itu juga lah Sehun tahu bahwa namja yang dia sukai tenyata sudah menyukai orang lain.

Chanyeol baru menyadari jika Sehun sudah tidak berada disebelahnya lagi beberapa saat yang lalu, dengan cepat Chanyeol mengedarkan pandangannya ke sekitar koridor yang baru mereka lewati.

Aha! Chanyeol beranjak menuju Sehun yang terpaku menatap ke satu arah sambil meremas seragam sebelah kirinya dengan keras. Chanyeol berpikir apa yang terjadi dengan Sehun, saat jarak mereka semakin dekat Chanyeol melihat Kyungsoo dan Baekhyun yang berdiri tidak jauh dari Sehun.

Terlihat Kyungsoo sedang menatap penuh arti ke arah Sehun yang tidak menyadari keberadaannya, tapi itu tidak berlangsung lama karena begitu Chanyeol tepat berada di sisi Sehun si mata bulat itu sudah pergi bersama si namja bereyeliner dari sana.

"Hei, kau kenapa Hun?" Chanyeol merasakan kembali perasaan tidak enak yang menyerang dia tadi pagi ketika berangkat sekolah, seperti ada suatu firasat yang mengatakan akan terjadi sesuatu pada mereka. "Gwenchana, Hun-ah?"

Sehun menatap Chanyeol yang berada di sampingnya, "Aku gagal hyung" lirih Sehun pelan menatap sedih Chanyeol yang terlihat bingung dengan kedua alisnya saling bertaut. "Luhan, tidak menyukaiku hyung. Dia sudah menyukai orang lain" bahkan Sehun sendiri terdengar tidak percaya dengan kalimat yang baru saja dia ucapkan.

Dengan pelan Chanyeol merangkul bahu Sehun, mengusap-usap pelan bahu tegap sehun dan membawa dia pergi dari koridor yang terlihat ramai dengan yeoja fans Sehun yang menatap mereka keheranan. Ini peristiwa langka, selama ini mereka tidak pernah melihat ekspresi Sehun selain poker face andalannya namun sekarang wajahnya terlihat sedih menyiratkan luka yang mendalam.

Sekarang Chanyeol sadar perasaan itu, perasaan itu sebuah pertanda kalau Sehun yang merupakan sahabat sekaligus dongsaeng kesayangannya sedang terluka dan entah kenapa Chanyeol seolah bisa merasakan sakit yang Sehun rasakan.

"Tenang saja Hun-ah, hyung akan selalu ada di sisimu setiap kau membutuhkan" Chanyeol berusaha mendengarkan nada paling meyakinkan untuk menghibur Sehun. "Jangan menyerah begitu saja, terus berjuang sebelum dia menjadi milik orang lain" semangat Chanyeol.

Sehun berhenti melangkah yang diikuti Chanyeol, "Gomawo hyung, aku tahu aku bisa mengandalkanmu" lirih Sehun menatap Chanyeol.

Mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka ke kantin sekolah dengan perasaan campur aduk, terutama Sehun yang baru saja mendapatkan kenyataan pahit bahwa orang yang dia sukai ternyata sudah menyukai orang lain. Ketika kaki mereka menginjak kantin, dengan cepat Sehun merubah ekspresi wajahnya kembali seperti semula yaitu poker face andalannya untuk menutupi perasaannya yang terluka.

.

.

.

.

.

.

.

Tbc

Anyyeong^^

Jumpa lagi dengan Yue si author baik hati, baiklah Yue tau kalau cerita ini sangat pendek. Tapi hanya ini yang bisa Yue berikan buat kalian readersdeul. Sehun patah hati ? siapa suruh selingkuh didepan Luhan. Jadi kena batunya kan -_-

Hmm, Yue jg mau kasih tau kalau ff ini akan di update tiap minggu bersamaan dengan ff Yue lainnya. Mungkin hanya beda harinya saja, dan itupun kalau respon kalian cukup baik untuk ff ini.

Untuk para hantu, enyahlah kalian dari muka bumi ini. Capek Yue blg nya sama kalian para hantu, jadi bertobatlah segera^^ okeh, mari kita balas review kalian chingguuu~

~Farfaridah16: ini udah lanjut chingu, NC? Kalau ga salah di chap 7 deh (-_-") sweet moment Hunhan? Tenang aja setelah Yue siap nyiksa si Sehun yg suka selingkuh, mereka bakalan punya sweet moment yg banyak banget bahkan plus plus plus lagi. Sehun dimakan Luhan? Kayanya Luhan dimakan sama Yue aja deh^^ Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~

~Oh HunHan Zelus: hahahahaha...poor Sehun! Wah kalau itu kita liat nanti aja ya^^ hehehe makasih doanya sayang. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~

~Luludeer2009: memng alur cerita ini agak membingungkan di awal, tapi nanti setelah chap 7 semua akan terbongkar dan menyibak misteri ini. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~

~ .58: hahahaha... untunglah si Sehun selamat kalau enggak Yue terpaksa kontrak pemain lain (?) kalau itu akan segera terjawab di chap 7 atau 8 Yue lupa soalnya. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~

~Oh Sehan: Iya mereka bisa makan dan minum, tapi itu hanya untuk penyamaran saja agar nggak di anggap aneh sama manusia di sekeliling mereka. Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~

~Jejejung: Jinjja? Gomawo, Yue jadi malu -_- ini udah dilanjut, jadi udah bisa nebak belum? Gomawo reviewnya, keep review chinguuu~

Gomawooo utk yg meRiview, Fav / Follow

Ff Yue ini dan juga,

Please reviewnya chinguuu^^

~Yue m00nlight~