Title : A Pirate's Love ( Pesona Sang Bajak Laut )
Pairing : Kyusung Couple Of Super Junior
Genre : Historical Romance , Adventure , AU, GS
Disclaimer : cerita ini sepenuhnya milik Johanna Lindsey yang saya remake sesuai karakter yang saya gunakan dengan sedikit perubahan dan penambahan tapi tidak mengubah alur cerita.
Main Cast :
Cho KyuHyun Super Junior / Marcus sebagai Tristan
Kim Yesung Super Junior sebagai Bettina Verlaine
Kim Jong Kook Running man sebagai Andre Verlaine
Yoon Eun Hye sebagai Jossel Verlaine
Kim Mi Kyung sebagai Madeleine Daulet
Jung Yunho TVXQ sebagai Comte pierre de Lambert
Park Yoochun JYJ sebagai Ryan
Dan Cast lain yang akan menyusul satu persatu…..
Warning ! : Copy – cat and NC 17
Summary :
Kim Yesung , seorang gadis Korea yang cantik, di jodohkan oleh ayahnya dengan seorang bangsawan Prancis yang belum pernah ia temui. Ia pun berlayar menuju kepulauan Karibian untuk memenuhi janji ayahnya itu, meskipun hatinya tidak rela.
Di lautan, Kapten Marcus, yang kapalnya berpapasan dengan kapal yang ditumpangi Yesung, langsung terpukau melihat kecantikan Yesung dan memutuskan untuk menculikya. Marcus menahan Yesung di dalam kabinnya dan memaksa Yesung untuk melayaninya. Meskipun semua itu dilakukan Marcus dengan penuh kelembutan, tetap saja perlakuan tersebut membuat Yesung sangat membenci Marcus.
Namun tanpa di duga, lama-kelamaan Yesung luluh oleh kelembutan Marcus. Di lain pihak, Marcus yang sudah bersumpah untuk tidak akan pernah menikah karena masa lalunya yang kelam, mulai merasakan bahwa ia tidak bisa berpisah dari Yesung.
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
A Pirate's Love Nia&Ian Couple
Bab 2
Awal malam itu , Yoon Eun Hye mendatangi kamar Yesung untuk berbicara dengan putrinya secara pribadi. Ia masih terlihat sangat kesal.
" Aku mencoba sayang. Aku mencoba tanpa henti untuk menghalangi papamu supaya tidak mengirimmu ke orang …. Orang itu. " Eun Hye berbicara dengan gugup , sambil meremas – remas tangannya, yang selalu ia lakukan saat merasa gelisah.
" Tak apa – apa, Mama. Aku marah pada awalnya, tapi hanya karena aku harus pergi begitu jauh. Aku memag mengharapkan kalau pernikahanku akan diatur, jadi pertunangan itu bukanlah suatu kejutan."
" Itu kejutan bagiku ! Jong Kook telah mengaturnya selama berbulan – bulan, tapi hanya selama dia benar – benar berpikir kalau perlu untuk memberitahukan hal ini kepadaku. Setelah ia membuat pilihannya, dia akan melakukannya. Dia tidak akan mempertimbangkan bahwa dia mengirimmu pada seorang laki – laki yang belum pernah kau temui, dan juga memaksamu untuk beradaptasi dengan tempat dan iklim yagn baru pada saat yang sama. " Eun Hye biasanya mengatakan apa yang ada di pikirkannya, setidaknya kepada Yesung, tapi ia mulai mondar – mandir di rungan itu dan sepertinya kehilangan kata – kata.
" Apakah ada sesuatu yang ingin kau katakan padaku, Mama? " tebak Yesung.
" ya, ya, ada, " Eun Hye menjawab dalam bahasa Ingris dengan aksen yang sangat kental.
Baik ayah dan ibu Yesung suka berbicara dalam bahasa Inggris. Dan karena Yesung juga belajar bahasa kasar itu di biara, ayahnya bersikeras bahwa bahasa Inggris di gunakan setiap saat.
Eun Hye masih ragu – ragu, sehingga Yesung mencoba untuk memecahkan keheningan itu. " Aku akan sangat merindukanmu saat aku pergi bulan depan, Mama. Apakah aku akan bertemu denganmu lagi ? " Tanya Yesung dengan penuh harap.
" Tentu saja, kau akan bertemu dengan ku lagi, Yesung. Jika suami … " Eun Hye terdiam, benci untuk mengucapkan kata itu, " … barumu tidak membawamu ke sini untuk berkunjung, maka aku akan membujuk Jong Kook untuk pergi k Saint Maritin. " Eun Hye menatap putrinya dengan keprihatinan yang mendalam di matanya yang berwarna Coklat pekat. " Oh, Yesung kecilku, aku sangat menyesalkan papamu telah bersikeras melaksanakan pertunangan ini dengan Comte Yunho de Lambert. Aku ingin kau memilih suamimu sendiri. Jika saja Jong Kook mengizinkan aku untuk menemukan seorang laki – laki yang bias kau cintai, seorang laki – laki yang layak yang mungkin akan disetujui oleh Jong Kook. Ada begitu banyak pilihan di Korea. "
" Comte Yunho de Lambert adalah seorang laki – laki layak , kan ? " Tanya Yesung.
" ya, tapi kau belum pernah bertmu dengannya, Yesung. Kau tidak tahu apakah kau akan mencintainya atau tidak. Kau tidak tahu apakah akan bahagia atau tidak. Dan hanya itu yang aku inginkan, supaya kau bahagia. "
" tapi Papa telah memilih Comte Yunho de Lambert, dan dia menginginkanku sebagai istri pria itu. Dia telah melihatku, kan ? "
" ya, setahun yang lalu. Kau sedang berada di kebun ketika sang Comte mengunjungi Jong Kook. Tapi Yesung, kau adalah seorang anak yang manis, cantik di luar dugaan. Kau bias memiliki suami pilihanmu sendiri, dan menentukan sorang laki – laki yang membuatmu ingin menghabiskan hidupmu dengannya. Tapi Papamu terlalu menjunjung tinggi tradisi. Tidak akan berhasil kecuali dia yang memilih suamimu. Tidak masalah baginya apakah kau bahagia atau tidak. "
" tapi memang begiulah caranya, Mama. Aku tidak mengharapkan hal itu terjadi sebaliknya, " jawab Yesung, meskipun bertanya – Tanya kenapa tidak bias.
" Kau adalah putri yang baik dan bias dipercaya, dan menyedihkan bagiku untuk berfikir bahwa kau mungin menghabisakan hidupmu dengan laki – laki yang tidak kau cintai. Karena inilah aku dating ke sini untuk memberitahumu sesuatu, meskipun bertentangan denga pertimbanganku yang lebih baik. "
" ada apa , Mama ? "
" Kau tahu kalau Jong Kook dipilih untukku oleh papaku ketika aku berumur empay belas tahun. Aku, sama sepertimu, siap untuk mencintai suamikku dan menjadi seorang istri yang baik. Tapi setelah satu tahun pernikahan, aku tahu itu tidak akan pernah bias terjadi. Setelah setahun lagi berlalu, situasinya menjadi lebih buruk, kerena Jong Kook menginginkan seorang putra dan aku belum juga mengandung. Aku sangat kesepian, dan aku hanya memiliki Mi Kyung untuk menceritakan rahasiaku dan untuk kusayangi. Tapi tidak bias melindungiku dari ledakan amarah Jong Kook. "
" jadi aku mulai berjalan – jalan dan berpergian ke kota, hanya untuk mencari kedamaian. Pada salah satu acara jalan – jalanku, aku bertemu dengan seorang pelaut . Seorang Irlandia dengan rambut merah menyala dan masa hijau yang berkilau. Kapalnya merapat dipantai untuk perbaikan, kami bertemu lagi dan lagi sampai akhirnya kami menjadi … kekasih. "
" Oh , Mama, kedengaranya begitu romantis ! " Eun Hye Tersenyum , lega bahwa putrinya tidak terkejut oleh pengakuanya." Ya, memang romantis. Yoochuntinggal di sini selama tiga bulan, dan aku bertemu dengannya secara teratur. Itu adalah bulan terindah dalam hidupku, dan aku selalu mengenang memori pada saat itu. Aku mencintainya dengan segenap hatiku, dan ia terus hidup di dalam dirimu, Yesung, karena kau datang dari rasa cinta yang ku bagi dengan Micky. Dia adalah ayah kandungmu."
" Kalau begitu Papa… dia adalah ayah tiriku ? "
" Ya, Sayang, hanya ayah tirimu. Aku ingin kau tahu tentang kebahagiaan yang bias aku curi bertahun – tahun yang lalu itu. Satu- satunya cinta yang pernah aku miliki. Aku ingin kau mengetahuinya kalau – kalau kau tidak mencintau Comte Yunho de Lambert, aku berdoa semoga kau akan mencintainya, tapi jika tidak, maka aku akan berdoa semoga kau akan menemukan seseorang yang bias kau cintai. Walaupun hanya untuk beberapa saat. Aku ingin kau bahagia, Yesung, dan jka kau harus mendapatkan dirimu dalam pernikahan tanpa cinta , aku tidak mau kau merasa bersalah jika kau terpaksa harus menemukan cinta di tempat lain. Aku tidak mengatakan kalau kau harus pergi dan mencarinya. Tapi jika cinta datang kepadamu seperti terjadi kepadaku terimalah selagi bisa dan bahagialah. Aku hanya ingin kau bahagia. "
Eun Hye mulai menangis , dan Yesung mendekatinya dan memeluknya dengan lembut.
" terima kasih , Mama. Terima kasih karena telah menceritakan semua ini kepada ku. Aku tidak merasa begitu takut untuk pergi ke Saint Maritin sekarang. Aku akan mencoba untuk membuatnya menjadi pernikahan yang bahagia, dan aku akan datang secara alami. "
" Oh, aku akan berdoa semoga begitu Sayang. "
Yesung melangkah mundur dan tersenyum hangat kepada ibunya. " Kalau begitu , aku setengah – Irlandia. Apakah Papa … apakah Jong Kook tahu ? apakah itu sebabnya kenapa dia tidak pernah menunjukan kasih sayangnya padaku ? "
" kau harus mengerti, Yesung. Kalau Jong Kook bukanlah laki – laki yang eksperif. Dia yakin kalau kau adalah putriya, tapi dia sangat ingin seorang putra. Dan para dokter mengatakan kalau aku hanya bisa memiliki satu anak karena ada masalah dengan kelahiranmu. Dia mungkin membencimu karena kau bukanlah putra yang diinginkannya, tapi dengan caranya sendiri dia menyayangimu. Sangat disanyangkan bahwa dia tidak menunjukan itu, dan aku tahu dia telah membuatmu tidak bahagia.
" aku menghabiskan sebagian besar hidupku berusaha untuk memenangkan persetujuan Jong Kook , dan dia bukan lah ayah kandungku. " Yesung merenung. " aku mencari kasih sayang dari laki – laki yang salah. "
" maaf Yesung. Kurasa seharusya aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu ketika kau masih kecil, tapi aku tidak bisa. Ini buka hal yang mudah untuk diakui. Tapi kau harus tetapmemanggil Jong Kook dengan sebutan papa. Aku sangat takut pada waktu itu kalau kau mungkin akan lahir dengan rambut merah menyalah seperti Yoochun. tapi syukurlah kau memiliki rambut hitam dan mata yang dapat berubah – ubah seperti papaku. Tentu saja , matamu bisa menjadi penghalang untukmu. Kau tidak dapat menyembunyikan perasaanmu dengan mata yang gelap dan terang itu. Seperti sekarang ini , biru tua. Aku bia mengatakan kalau kau bahagia."
" kau menggoda ku ! "
" Tidak, sayang. Bahkan sekarang matamu berubah menjadi coklat gelap. " Eun Hye tertawa. " Aku tahu pasti sulit untuk mengetahui kalau kau tidak bisa menyembunyikan perasaanmu, tapi matamu selalu menunjukan kebenaran. "
" Tapi mengapa aku tidak pernah menyadari akan hal ini ? aku hanya tahu bahwa mataku berwarna Coklat ! "
" Karena , saat kau merasa marah atau kecewa , kau tidak akan melihat dirimu dalam cermin. Kau bersikap seperti ayah kandungmu. Kau berjalan mondar – mandir , kau tidak bisa duduk diam. Kau mewarisi banyak hal dari Yoochun. "
" aku selalu bertanya – tanya kenapa aku lebih tinggi dari kau dan Jong Kook. Apa Micky-mu seorang laki – laki yang jangkung ? "
" Ya, sangat jangkung. Dia adalah seseorang pemuda yang tampan! Tapi , dia cepat marah dan memiliki sifat keras kepala ala orang Irlandia yang tak henti – hentinya , seperti dirimu. Tapi jangan khawatir tentang matamu Sayang. Tidak banyak orang yang memperhatikan hal – hal seperti itu, dan kau selalu bisa mengatakan kalau matamu berubah karena cahaya, seperti opal api. "
" Kenapa kau tidak pergi denganya , Mama ? Kenapa kau tinggal di sini dan melepaskan kebahagianmu ? "
" Yoochun harus kembali ke kapalnya , dan aku tidak bisa naik kapal dengannya , terutama karena aku sudah tahu kalau aku sedang mengandung dirimu. Yoochunhanyalah seorang pelaut biasa , meskipun hal ini tidak penting bagiku, tapi dia ingin mengumpulkan kekayaan sebelum membawaku pergi. Dia berjanji untuk datang kembali kepadaku, dan aku menunggu selama bertahun – tahun sebelum aku berhenti berharap. Aku lebih suka berfikir bahwa dia menemukan cinta baru di tempat lain daripada berfikir bahwa dia mungkin sudah mati. "
Yesung merasa sedih karena berfikir baha ibunya mungkin tidak akan pernah mengakui alasan yang sebenarnya.
" apakah dia tahu tentang aku ? "
"ya , aku hanya berharap bahwa dia bisa melihat kalau dia telah menjadi seorang ayahdari anak yang sangat cantik. "
Kemudian , setelah Eun Hye pergi tidur , Yesung duduk di depan meja riasnya sambil melihat dirinya dicermin. Ia bertanya – Tanya kenapa Comte Yunho de Lambert memilihnya sebagai istri. Ia mengira kalau ia cantik dari sudut pandang tertentu, tapi ia tidak berfikir ia secantik yang dikatakan ibunya dengan penuh kasih sayang. Ia memiliki hidung yang sedikit melengkung di ujung , wajah oval , tapi ia tidak merasa bahwa dahinya cukup tinggi. Kulitnya yang pucat memang halus , tanpa cacat, tapi rambutnya yang berwarna hitam yang tebal dan lurus tidak berombak sesuai dengan model terbaru , dan ia membencinya.
Yesung menjulang tinggi dengan aneh diantara gadis – gadis di sekolah, yang mengejknya kerena penampilanya yang berbeda itu. Dengan tinggi seratus enam puluh lima sentimeter , ia tampak menjulang tinggi diatas gadis – gadis Korea yang mungil. Payudaranya berukuran cukup bagus dan tidak terlalu kecil , jadi ia tidak menemukan banyak kesalahan disana. Namun , bentuk pinggulnya lah yang ia benci. Pinggulnya yang ramping – terlalu ramping, bahkan – dan kakinya yang panjang juga tidak banyak membantu. Pinggangnya yang kecil memberikan sedikit lekukan terhadap pinggulnya, tapi ia kesal karena harus melapisi roknya di bagian itu. Ia suka mendengar ibunya memanggilnya cantik , karena wanita itu menyayanginya. Ia akan sangat merindukan Mama.
Pengakuan ibunya tidak benar – benar menganggu Yesung. Di satu sisi, tampaknya beban berat telah terangkat darinya. Ia adalah seorang – ia telah mendengar para pelayan menggunakan kata itu dan tahu apa artinya – ia adalah anak haram. Tapi apa itu penting ? tidak ada yang tahu tentang itu kecuali ibunya. Yesung berharap bahwa Yoochun datang kembali untuk ibunya. Dan sekarag ia juga bertanya – Tanya apa yang terjadi pada Yoochun. Mungkinkah laki – laki itu telah terdampar, atau terbunuh ? atau masih berkeliaran dilaut untuk mencari kekayaan untuk dibawa kembali ke Mama? Yesung paling menyukai penjelasan yang terakhir. Yoochun masih bisa kembali untuk Mama setelah bertahun – tahun , dan mereka bisa datang dan tinggal di Saint Maritin dengannya.
" Oh, Yesung , kau bermimpi terlalu berlebihan." Bisiknya dengan keras. " aku harus menghadapi kenyataan. Aku harus pergi ke orang asing dan hidup dengannya dan menjadi istri yang berbakti. Yah, mungkin tidak begitu berbakti." Ia tertawa. " Tapi aku akan mnjadi istrinya dan aku… aku bahkan tidak tahu seperti apa dia! Dia bisa saja gemuk dan pendek , atau tua. Aku harus ingat untuk bertanya pada Mama seperti apa dia. Mungkin dia masih muda dan tampan. Ya, dan dia menginginkan aku. Aku harus ingat akan hal itu."
Ia menguap , lalu memandang sekali lagi kearah matanya yang coklat di kaca.
" Mama pasti menggodaku. Bagaimana mungkin mata seseorang bisa berubah warna ? "
Yesung berdiri da berjalan ketempat tidur besarnya yang bertiang dngan kanopi berenda berwarna merah muda dan putih. Ia merangkak ke balik selimut dan melemparkan rambutnya yang panjang dan tidak terikat kesisi tempat tidur , sehingga rambutnya terjuntai ke lantai. Dengan begitu banyak hal yang berada dipikirannya, butuh waktu beberapa lama sebelum akhirnya ia tertidur.
ScreenPlays Fanfiction
Present
Super Junior Fanfiction SM Entertaiment
A Pirate's Love Nia&Ian Couple
Bab 2
Maaf belum bisa untuk publis lagi ff saya yang lain , tapi saya masih akan lanjutkan itu koq.
Terima kasih sudah mau membaca ff remake ini , maaf untuk typonya karena saya tidak mengeditnya.
Ada yang mau jadi editor saya ?
Sampai ketemu lagi.
