Literature Factory by Ritzter-Workshop, presents...

Oh Ternyata...

Summary : Ini adalah beberapa hal yang bisa membuat mulut anda membulat...

Genre : Parody, Humor (Tidak untuk ini)

Rating : K+ ke T ajaah

WARNING! : OC, OOC, Typo, Geje, Absurd, rating pasang-surut, lawakan RENYAH/GARING bahkan NYARIS GAK ADA LAWAK.

Disclaimer : Persona Series – ATLUS

Author's Note : vakum lagi -_- fakkk... 2 tahun pula. Maafkan saya teman-teman... masih ada dibawah.

P.S – Entahlah, silahkan dibaca...


Chapter 2 : Minato Arisato/Makoto Yuki (Bingung pilih yang mana)

Minato Arisato, Makoto Yuki, dan lain lain... dia dikenal dengan cukup banyak nama (kecuali versi perempuannya). Cowok yang bagaikan "true emo" karena sifatnya yaang tertutup dan susah terbaca pikirannya. Dibalik itu semua, Minato/Yuki (terserah readers) adalah orang yang cukup mudah bersosialisasi dan sisi misteriusnya membawa daya tarik tersendiri dalam riset Author.

Pertama, Orpheus yang Minato banget.

Penggambaran Persona Minato (Pakai gayaku nyebut) adalah pemusik bertubuh mekanis berwarna pucat. Pas dengan dirinya yang pucat, susah ditebak, kaku, dan menyukai musik. Tapi dia kurang kreatif dalam gaya rambut, rambutnya walau berwarna putih gak enak dilihat tapi nyaris mirip tuan nya.

Kedua, MP3 Player, Isinya, Earphonenya.

Minato susah meletakkan Mp3 player nya jauh darinya. Dia sangat suka lagu "Burn My Dread" karya Yumi Kawamura. Nyaris semua lagunya mengandung Yumi Kawamura, walaupun ada yang featuring dengan sebuah grup rap Jepang. Oh ya, MP3 player nya adalah sebuah NW-S20X garapan Sony (Itu tuh... Walkman) dan earphonenya berasal dari Audio Tecnica model ATH-EM700.

Ketiga, Dingin seperti Es Batu, tapi bisa dipanaskan.

Bocah ini terlihat seperti itu, tapi lihat yang dia lakukan... setelah kematiannya, dia memberi arti ke semua orang yang pernah dia "ajak ngobrol" dan menjadikannya alasan untuk menang melawan Nyx dan menggagalkan The Fall. Kalau Minato sedingin itu, seharusnya sulit baginya untuk berteman. Dia juga menjunjung tinggi pertemanan dan rela berkorban demi mereka.

Keempat, Dia Membenci Channel Tanaka.

Bukan karena barang yang dijual atau presenternya, tapi LAGUNYA! Bak film superhero menyebalkan, Minato memberikan lagu itu gelar "menyebalkan".

Kelima, Ketua Dadakan.

Ketua Dadakan? Why? Karena dia mengeluarkan Thanatos ketika melawan Shadow-shadow yang ada di atap asrama kala itu. Dikira kuat oleh Mitsuru, akhirnya dia dijadikan Ketua Lapangan, atau bagusnya Pemimpin Lapangan. Bagaimana dengan Mitsy sendiri? Dia "Cuma" Ketua. Siapa yang layak jadi ketua? Wallahualam...

Keenam, Diam-Diam Gamer.

Hermit Social Link adalah seorang perempuan yang mengajak Minato "chat" di game online, seperti di China saja... tapi itu benar. Dan Minato sendiri memainkan Innocent Sin hanya iseng-iseng. Berkat kecepatan internet yang (baginya) tiada tara, keisengan membuatnya serasa "nDewa".

Ketujuh, Jago Spekulasi.

Emo ini juga pintar menarik kesimpulan. Hilangnya Fuuka adalah contoh analisa paling nyata yang dia berikan sebagai statement. Junpei pun tak bisa menangkap omongannya. (Salahkan Junpei)

Kedelapan, Tebal Iman.

Tiba-tiba saya membawa isu IMAN. Ini ketika S.E.E.S beraksi untuk melawan Shadow ber-Arcana Lover. Tepat sekali tempatnya muncul yaitu di Love Hotel, tempat kepuasan duniawi tiada tara. Minato sempat dihadapkan dengan Yukari yang kena "charm" dan hanya ditutupi handuk setelah keluar dari shower. Minato bukan orang mesum, entah tahu dosa atau apa, dia tak meng-anu Yukari.

Kesembilan, Jagonya Tidur.

Minato entah kenapa gampang capek. Banyak yang berspekulasi kalau dia anemia karena kulit pucatnya. Ada juga yang menganggapnya secara fisik gak sehat, bahkan terlihat selalu depresi. Depresi juga mungkin saja...

Kesepuluh, Sulit Kehidupannya.

"This boy's life are f*cked.", Itu pendapatku soal hidup Minato. Dia harus berhadapan dengan berbagai kematian dan kehilangan beberapa teman. Sebelum dari itu, Ayah dan Ibunya meninggal ketika ada ledakan di Jembatan Moonlight. Selain itu, Aigis menyegel Death dalam tubuh kecil Minato kala itu. Bergabung dengan S.E.E.S, Menjadi yang terkuat, dan selalu memenangkan pertarungan malah menjadi salah, lebih tepatnya dimanfaatkan untuk mendatangkan The Fall oleh Shuki Ikutsuki. Demi mencegah yang terburuk, Minato melaksanakan Great Seal untuk menyegel Nyx dan "Metode Kiamat" nya. Bertahan hingga satu bulan untuk menepati janjinya dengan hidup yang tanpa dia sadari nyaris di ambang batas dan tak melupakan apa yang terjadi, teman-temannya nyaris lupa apa yang terjadi setahun terakhir... dia menepati janjinya, dia meninggalkan dunia dan membuat "seorang robot" menangis, dan kalau saya katakan "Khusnul Khotimah"... You da real MPV, Minato Arisato.


Nah... untuk saat ini itu dulu. Sebelum itu saya mau tanya sama yang baca nih... ntar tulis di review aja ya?

1. Kalian pernah baca fic P3F : Iwatodai Rifleman ku, atau pernah baca P4 : Yasoinaba Gunslinger ku? Kalau kalian berkenan, mau minta lanjutin yang mana?

2. Aku mau rebuild (membangun ulang) Iwatodai Rifleman yang menurutku kekanak-kanakkan banget. Ane punya solusi simple untuk Arcana Shift dan Bond Strengthening Process (Social Link buat Wild Card). Karena gak mau membuatnya ribet dan mudah dipahami pembaca, so... setuju gak aku rebuild fic itu?

3. Ada yang lain yang kalian baca? ada pendapat? harus kuapakan ceritanya atau apa? berikan unek-uneknya!

Buat yang mau tanya-tanya... aku dulu dikenal dengan nama "Ritzter". Kalau kalian pembaca memberiku semangat, aku akan kembali ke Abad Kejayaan versiku #Plak!

NYARIS LUPA! MINAL AIDIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN by RITZTER LITERATURE FACTORY