4th Gift
Aransemen
Pairing : ChiakixNodame
Natal yang mendekat sama dengan meningkatnya emosional religiositas manusia yang bahkan hampir tidak pernah mengabdikan dirinya untuk Maha Pencipta.
Ini terjadi juga pada pemuda itu. Shinichi Chiaki.
Emosional religiositas itu muncul dalam bentuk kontra batin antara penasaran dan pencarian jati diri manusia yang paling sempurna. Kali ini dalam bentuk permasalahan yang sampai saat ini belum ada pemecahan konkritnya yaitu Chiaki mustinya bertanya pada Maha Pencipta, kenapa Sang Maha harus menciptakan manusia yang sangat absurb dan sangat tidak sempurna seperti perempuan jorok yang sekarang sedang tertidur dengan liur di dagunya-nyaris menetes ke bantalnya sampai membuat jantung Chiaki melompat-lompat hiperaktif-, sementara ada seorang yang sangat sempurna seperti dirinya?
Baiklah, dia bukannya sesempurna itu, tapi karena ada orang-orang seperti Nodame dan …, tentu saja termasuk Natsumi!-Tidak, tidak…Chiaki tidak mungkin melupakan laki-laki yang lupa gender itu-dia bisa menjadi seperti malaikat dengan hallonya, atau patung dewa Yunani yang indah tiada tara.
Nodame, hanya secara insting menggosok dagunya bersamaan dengan tereliminasinya saliva dan kecemasan Chiaki akan sarung bantal putihnya yang terancam didisinfektan, atau kemungkinan terburuk dibakar, menggulingkan tubuhnya ke sisi ranjang yang lain. Lalu dengan wajah dengan tingkat kepolosan tidak dapat disebut lagi dengan angka oleh Chiaki, bergumam, "Chiaki…Senpai…."
Chiaki mengaransemen persepsinya. Dia tidak harus bertanya, dia hanya perlu bersyukur.
---HF-Smile---
