chapter 2

Tittel : our story

Athour :

Main Cast :

Kim Minseok/Xiumin

Byun Baekhyun/Baekhyun

Huang Zi Tao/Tao

EXO's Member and other cast

Rate : T

Genre : Friendship,family, School life, Romance

Warning : GS for uke /Penulisan tidak sesuai EYD/GaJe/Ceritanya aneh

Summary :

Hari ini halaman Seoul Senior High School terlihat sangat ramai dengan terparkirnya berbagai jenis mobil-mobil mewah keluarann terbaru. Tampak keluar seorang wanita dari mobil yang tak kalah mewah dari mobil yang lain sambil merapikan penampilannya.

"yun, ayo cepat nanti kita terlambat!" kata wanita itu tadi

Keluarlah seorang pria dari mobil yang sama dengan wanita tadi

" sabar Jae, terlambat pun tak apa. Bukankah kita ketua komite sekolah?'' kata laki laki itu

"aish... dengar ya Wu Yunho kita sudah setuju bukan kalau hari ini kita datang sebagai wali Tao-er bukan ketua komite sekolah" jawab wanita dewasa yang dipanggil Joongie

"hahahaha...iya,iya! We come to day just for our daugther in law"

"aku senang sekali , ketika Heechul menelpon kita" kata wanita itu sambil menggandeng sang pria

''ada apa chullie?'' tanya seorang wanita kepada orang diseberang dan beranjak masuk kedalam banguan sekolah

Flashback line telepon

'begini Jaejoong, sebentar lagi di sekolah Zitao ada rapat komite sekolah. Kau pasti tau bukan? Aku dan hannie tak bisa pulang dalam minggu ini karena kami masih banyak urusan dan tidak bisa ditinggalkan. Jadi bisakah kau menggantikan kami sebagai orang tua Zitao? Kasihan dia, Zitao pasti sedih karena tidak ada yang menghadiri rapat itu' kata Heechul panjang lebar

"wah, tentu saja bisa. Aku senang sekali chullie. Aku juga sangat nerindukan menantu kesayangan ku itu" jawab Jaejoong antusias

'gomawo, Jaejoong-ah'

Flashback off

Acara rapat dimulai sekitar 1 jam setelah berbunyi, dan sekarang raoat itu tengah berlangsung

"yun, kapan rapat ini selesainya? Aku sudah tidak sabar ingin bertemu babypanda"

"sabar sayang, sebentar lagi" jawab Yunho kepada istrinya

Tak lama setelah itu rapat pun berakhir dan tak lama setelah itu bel istirahat berbunyi. Jaejoong pun langsung melesat pergi dari ruang rapat atau ruang multifungsi disekolah tersebut.

Tao, Baekhyun, dan Xiumin a.k.a Minseok pergi menuju kantin

"TAO!" seru seorang dari belakang mereka. Tao yang merasa ada yang memanggil namanya pun menolehkan kepalanya kebelakang dan diikuti oleh kedua temannya. Betapa terkejutnya Tao setelah tau siapa yang memanggilnya

'mama Wu' kata Tao dalam hati

Wanita tersebut pun berjalan menghampiri Tao. langsung memeluk dan mencium pipinya.

"mama, apa yang mama lakukan disini?" tanya Tao dengan bahasa mandarin

"kau lupa ya sayang? Kalau mama dan papa mu yang menghadiri rapatmu" jawab Jaejoong dalam bahasa yang sama digunakan oleh Tao

'jadi,mama benar –benar melakukannya ' batin Tao

Tao pun tersenyum "Tao lupa ma, mama tidak marahkan pada Tao?'' lanjut Tao

"mama akan memaafkan mu asalkan dengan satu syarat" Jaejoong nampak merajuk

"syarat apa ma" alis Tao berkerut, bingung

"Tao harus menemani mama berbelanja sehabis pulang sekolah"

"tapi ma Tao-"

"mama kesepian Tao. Kau tau bukan kalau Yilin sedang di Paris dan Yimie, dia tidak mengerti apa-apa" Jaejoong menyela perkataan Tao

Melihat perubahan raut muka Jaejoong yang awalnya ceria sekarang sedih membuat Tao tak enak hati

"Tao akan menemani mama kok nanti, tapi mama maafkan Tao ya!"

"tentu, mama mana mungkin marah dengan diri mu baby. Kau kan menantu kesayangan mama" kata Jaejoong sambil memeluk Tao.

Mendengar perkataan Jaejoong tadi pipi Tao langsung bersemu merah.

Dua orang manusia yang terabaikan yang berdiam diri itu pun menatap heran dengan interaksi Tao dan Jaejoong

"Baozi, kau tau tidak apa yang mereka bicarakan" tanya Baekhyun

"mana aku tau. Eh, kau bicara apa tadi Baozi? Nama ku itu Xiumin atau Minseok"

"hehehe.. nama mu kan Xiumin. Kau juga punya riwayat keturunan china bukan. Jadi pasti kau tau'' kata Baekhyun

"dengar ya BYUN BAEKHYUN, meskipun itu benar seumur-umur aku tak pernah belajar apalagi bicara bahasa itu" sahut Xiumin mulai kesal

"tapi kan Baozi-"

"SUDAH KU BILANG BUKAN NAMA KU BUKAN BAOZI" Xiumin makin kesal

Mendengar keributan Tao pun langsung mengalihkan pandangannya kepada kedua temannya yang sempat terabaikan tadi

"nanti mama akan menjemput mu sepulang sekolah ya Tao-er" kata Jaejoong sambil mengelus kepala Tao

"iya ma,,bye ma" kata Tao sambil melambaikan tangan kearah Jaejoong dan dibalas oleh senyuman dan lambaian tangan

Tao pun menghampiri kedua sahabatnya sambil tersenyum nelihat kelakuan sahabatnya itu

"HEI...HEI...HEI! kalian sedang apa. Ini baru istirahat pertama dan kalian sudah ribut ribut" seru Tao kepada kedua temannya

"salahkan Baekhyun!" tunjuk Xiumin kepada Baekhyun

"aku? Bukannya kau yang berteriak-teriak tadi?" timpal Baekhyun

"kau yang duluan"

"akukan hanya tanya kau mengerti tidak apa yang bicarakan dengan wanita yang tadi?, dan kau malah marah-marah"

"YAAK! Kau juga mengatai aku 'BAOZI' bukan?

"memang, begitu saja kau marah"

"bisakah jangan acuhkan aku? Aku seperti menonton drama percintaan saja" belum sempat Xiumin menyahut perkataan Baekhyun sudah disela oleh Tao.

"bukannya begitu Tao dan mana mau aku pacaran dengan bacon ini. Aku masih normal" timpal Xiumin

"kalau bagitu ayo kita melanjutkan rencana kita semula" seru Tao

"LET'S GO!" seru Baekhyun dan Xiumin kompak

'untung saja ada Tao'-Baekhyun

Seperti kata mereka yang akan melanjutkan acara mereka yang tertunda yaitu 'mari pergi ke kantin untuk mengisi perut kita'.

SKIP

Setelah selesai memesan. Mereka pun mencari tempat untuk menikmati makanan mereka nanti

"di situ min" tunjuk Tao kearah tempat kosong. Mereka pun menuju ke tempat yang ditunjuk oleh Tao tadi. Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang

"kalau boleh aku tau siapa wanita yang bicara dengan mu tadi Tao. Kalian terlihat akrab" tanya Xiumin tiba-tiba

"eh...itu..itu..dia itu..." kata Tao gugup

"dia itu apa Tao? Cepat jawab!" desak Xiumin tak sabaran

"dia itu...emmm...dia itu ibunya Yifan" kata Tao pelan dan masih bisa di dengar oleh telinga kedua temannya

"ibunya Yifan?, kenapa dia ada disini. Yifan tidak sekolah disini bukan. Diakan sekolah di Kanada" sahut Baekhyun

"benar juga apa kata Baekkie. Kenapa Tao? Kenapa?" kata Xiumin sambil menggoyangkan tubuh Tao

"Xiumin bisakah terlebih dahulu kau hentikan tindakan mu padaku?" sambut Tao

"hehehe...aku terlalu bersemangat. Tell us Tao" Xiumin menghentikan kegiatan 'mari-menyiksa-panda-jejadian'

"kalian lupa ya, kalau Keluarga Wu adalah donator terbesar disini, jadi secara otomatis mereka menjadi ketua dewan komite dan kepala yayasan yang mau tidak mau mereka pasti datang jika ada rapat seperti ini" jelas Tao

Xiumin dan Baekhyun mengangguk paham

"tapi kenapa kalian akrab sekali?"-Xiumin

"itu..emm...iya, mama ku kan berteman dengan mamanya Yifan. Jadi pasti aku kenal dengan mamanya Yifan" jawab Tao dengan lancar padahal dia sangat gugup sekali dengan pertanyaan yang diajukan oleh Xiumin tadi

"kenapa kalian berbahasa yang tidak kami mengerti" tanya Baekhyun sambil menyuapkan cake coklat kedalam mulutnya

"tidak apa-apa kok. Hanya ingin berbicara dengan bahasa mandarin saja kok" jawab Tao tersenyum.

Tak lama setelah itu bertanda pelajaran selanjutnya pun berbunyi. Siswa dan siswi SSHS pun memasuki ruang kelas masing-masing

SKIP

Jam sekolah pun telah usai. Para siswa berhaburan keluar sekolah untuk segera pulang. Tao pun langsung keluar dari kelasnya tanpa kedua temannya

'cepat Tao, mama Wu pasri menunggu dan jangan sampai mereka melihatnya' batin Tao

Baekhyun dan Xiumin mencari dimana Tao

"Tao kemana ya minnie?"

"iya, apa dia pulang duluan ya"

"mungkin saja. Kalau begitu kita juga pulang. Besok kita tanya Tao"

"okey. See you tomorrow!'

"see you leter"

'hari inikan hari sabtu, berarti besok hari minggu' inner Xiumin

.

.

.

.

"itu mobil mama" Tao segera berlari menghampiri sebuah mobil mewah dan lagsung masuk kedalamnya.

"hari ini kita shoping sepuasnya sayang dan mama punya kejutan untuk mu" kata Jaejoong tersenyum dengan Tao

Tao tersenyum dan raut mukanya berubah menjadi antusias "kejutan apa ma?" tanya Tao

"something" Jaejoong mencubit hidung Tao

Mendengar itu Tao mempoutkan bibirnya dan mengelus hidungnya. Taklama berselang mobil yan mereka tumpangi berhenti. Mereka telah sampai ketempat tujuan mereka. Mereka memasuki pusat berbelanjaan dan masuk kedalam sebuah tempat yang menjadi favorit gadis panda itu.

"Tao lihat ini. Parfum couple. Cocok sekali untuk mu dan Yifan bukan? Kita beli ini. Tao ambil apa saja yang kamu mau ya sayang mama yang akan membayarnya" kata Jaejoong

"ma,tidak usah. Tao tidak ingin berbelanja sekarang. Ini terlalu berlebihan ma" sambut Tao "tidak ada penolakan sayang. Ini tidak berlebihan kok" kata Jaejoong tak perduli dengan perkataan menantunya itu. Dia terus saja mengambil barang-barang di butik itu. Wajar saja jika kalau Tao mengatakan apa yang dilakukan Ibu mertuanya itu agak berlebihan atau lebih tepatnya terlalu berlebihan. Bagaimana tidak Jaejoong mengambil lebih dari 5 buah tas, selusih baju beserta atasanya dan semacamnya.

.

.

.

.

.

.

Tao dan Jaejoong keluar dari pusat perbelanjaan tersebut, itu menandakan bahwa mereka telah selesai berbelanja. Mereka pun langsung pulang

"ma, ini bukan arah kerumah Tao. Ini kearah rumah mama" tanya Tao kepada Jaejoong "malam ini Tao akan menginap dirumah mama. Tenang saja, mama sudah minta izin kepada mama mu". "iya ma" Tao tersenyum

.

.

SKIP

.

.

.

Mereka telah sampai di kediaman Wu, Tao dan Jaejoong masuk kedalam mansion itu langsung disambut oleh para maid

"selamat datang Nyonya Wu! selamat datang Nona muda Wu!

Tao tersenyum mendengar apa yang dikatakan para maid

"Tao, kau ganti baju dulu setelah itu bantu mama ya!" kata Jaejoong "iya ma" Tao langsung pergi ke atas. Jangan takut kalau Tao tersesat karena Tao sudah sering kesini. Tao masuk kedalam kamarnya dengan suaminya dan mengganti bajunya dengan baju yang sudah ada terlebih dahulu disitu. Kemudian Tao turun dan langsung ke dapur untuk membantu Jaejoong

"papa dam Yimie mana ma?" tanya Tao sambil memakai celemeknya "papa mu dikantor. Sedangkan Yimie sedang ada study tour jadi mama tidak ada teman dirumah. Tapi sekarang ada Tao mama senang sekali" jawab Jaejoong sambil memotong motong sayuran

Mereka sedang asik-asiknya memasak dan tanpa sadar ada seseorang masuk dan berada dibelakang mereka

"mama masak apa?" tanya orang itu

'serasa pernah mendengar suara itu' batin Tao

Tao pun membalikkan badannya dan-

DEG

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Te be ce