Hallo ...Hello ...Hola ... Haloha ... gooan dag .. ciao ...annyeong ... ola ...salut ...Sawa dee krap ... yia sou ...Morning .. Guten Morgen ...Bonjour...
Ohayo, Konichiwa , Konbanwa (# kebanyakan cakap jadi digebukin deh ) ... Minnaaaa ...
Hufftt ...akhirnya saya selesai juga menghadapi UTS ... Doain hasil UTS nya saya ya agar bagus... hehehehe ..
Nah karena berhubung UTS yang sudah selesai, jadi bisa deh mempublish chapter ketiga ini. Walaupun sedikit bingung membuat chapter ini agar terlihat lebih bagus sampai-sampai beberapa kali diperbaiki di sana-sini , tapi tetap saja saya merasa cerita ini masih saja mungkin ada yang kurang bagusnya .
Jadi Maaf , sorry, Summimasen, Gomenasai, Pardon ,Verzeihung, afsakio! Fyrirgefou !, nagdaramdam, anteeksi, scusa,scusate,scusi , (# digebukin karena banyak omong) ... minaa.
Ok... langsung saja kita baca chapter berikutnya ...
Tp, sebelum itu saya jawab pertanyaan dulu ya ... ( # Author dikejar pakai cangkul gara-gara banyak omong ... )
Pojok Jawaban :
Altadinata : cat itu Katon , kalau Mahar itu doton . Maaf ada sedikit kesalahan teknis dalam penulisannya . Ok.
m. : Mito yaa jadi adiknya bro -_-
Uzumaki Nawawi : Analisis yang bagus bro . Tp, masih kurang tepat dan kan masih banyak kmungkinan lain ... ya kn ...? jadi ikuti aja ceritanya agar pasti ... Liat aja umur Naruto , Ok .. sippp
Neko Twins Kagamine: liat aja kelanjutannya terus .. Ok ..
Dark Namikaze Ryu, Nokia 7610, dany, saladin no jutsu, reyvanrifqi,black strom n all : OK.. mari liat di chapter ini
Naruto © Masashi Kishimoto
Jinchuriki Kyuubi
Disini di desa Konoha yang saat ini berada dalam keadaan tenang yang diselimuti oleh ketegangan . Malam yang cerah yang indah dengan tampaknya ribuan bintang di langit dan anak-anak yang masih tempak berlalu-lalang di malam hari ditemai dengan orang tua mereka dengan canda dan tawa. Malam yang diselimuti ketegangan bagi para Ninja Konoha dikarenakan saat ini menjaga kemungkinan yang buruk yang akan terjadi dikarenakan pada saat ini istri Yondaime Hokage yang sedang melahirkan di tempat rahasia di pinggir desa . Para Ninja ini sudah diperintahkan untuk berjaga karena mengantisipasi serangan yang akan dilakukan pihak musuh yang mungkin mengetahui informasi yang sedang berlangsung saat ini. Dan kejadiaan yang ditakutkan itupun terjadi di tengan malam yang bertaburan bintang-bintang itu. Kejadian itu sudah berlangsung sejak tengah malam dan berlangsung sampai saat ini .
" ukhh ... jadi kau juga adalah murid Jiraya sensei ,, kenapa kau melakukan semua ini ... ?" Tanya seseorang berambut kuning yang mengenakan jubah Hokage a.k.a Minato .
" Seperti yang tadi ku katakan ... senpai ... seharusnya kau tahu bahwa ini semua untuk mewujudkan perdamaian ... namun ... hosh,, hosh ... ukh ... kau telah mengacaukan perdamaian itu ... tapi aku tidak akan akan kembali lagi suatu hari nanti ... lihat saja ..." balas Ninja berambut berwarna merah a.k.a Nagato. Setelah mengatakan hal itu Nagato pun hilang dari situ dengan membawa luka berat yang ditimbulkan Yondaime Hokage.
" Orang itu ... siapa dia sebenarnya ... dia berhasil memisahkan ku dengan Kushina ... sebaikanya akau sekarang pergi ke tempat Kushina ... " Yondaime Hokage pun menghilang dari tempatnya berdiri.
" Kushina sama ... " Tampak seseorang yang berambut perak dengan baju Anbunya a.k.a Kakashi sedang berusaha menerobos Kekkai yang dibuat oleh Istri sang Yondaime Hokage tersebut karena dia melihat sesuatu yang sangat tak biasa . Kushina menggunakan Shiki Fujin ( Raja Kematian ) dan menyegelkan Kyuubi yang tadinya sudah melarikan diri dari dalam tubuhnya .
Saat itu juga sang Yondaime yang terluka berat telah tiba di dalam Kekkai dan melihat keadaan itu dan terkejut berat , karena dia terlambat ... Kushina sudah berhasil menyegel setengah dari Chakra Kyuubi pada dirinya dan setengah lagi ke dalam tubuh anak yang baru saja di lahirkannya .Minato hendak marah karena melihat istrinya itu megorbankan dirinya tapi itu tidak jadi dilakukannya karena dia melihat situsi yang tidak seharusnya untuk kesal.
" Minato ... gomen ... terima kasih atas semuanya ... ini anak kita ... seperti yang kita putuskan sebelumnya ... dia bernama Namikaze Mito ... anak perempuan , ha .. haa .. haa ... tolong jaga mereka ... ukh .. tampaknya waktuku tidak banyak lagi ... " Tampak ushina terus berbicara di tengah-tengah saat kematiannya saat Minato di hadapannya dan seorang bayi dengan rambut yang berwarna Orange dan mata biru cerah yang menangis dalam pelukannya .
" ukh ... tak kusangka selama ini kau juga semakin bertambah kuat ... hosh ... hosh .. tapi tidak apa yang penting setidaknya aku sudah memenuhi setengah dari tujuanku ... aku terpaksa menggunakan Izanagi untuk melawan mu ... " tampak seseorang dengan topeng yang setengah hancur dan tampak mengalami luka yang berat a.k.a Madara sedang berdiri di atas sebatang pohon dan di tangan kanannya dia memegang sebuah mata .
" ukhh ... dia berhasil meramapas mata kiri ku ... apa Naruto tidak apa-apa ... " batin seorang Anbu yang sedang membopong seorang anak berambut Kuning di tangannya.
" Kita akan menuntaskan pertarungan kita di lain waktu ... " Madara pun menghilang dari tempat itu dengan Jurus matanya.
" Naruto, naruto ...bangunlah ... bangunlah ... sial, sialan apa yang harus ku lakukan sekarang cakranya semakin memudar .. kalau begini dia bisa mati .. apa aku gagal melindungi Yondaime Hokage sama , Kushina sama, Naruto dan semua penduduk Konoha ... TIDAK ... aku harus melakukan sesuatu ... kalau begitu aku akan melakukan Jutsu itu ..." Tampak sang anbu a.k.a Shisui sedang bingung dan khawatir .
*Shisui Tensei, tampak Shisui membuat beberapa segel dan suatu cakra keluar dari dalam tubuhnya dan menyelimuti tubuhnya dan tubuh Naruto sampai beberapa saat kemudian cakra itu menghilang .
" ukhh ... syukurah detak Jantungnya sudah menjadi Normal dan aliran cakranya sudah kembali normal ... ukhh ... tapii ... tampaknya aku sudah tidak bisa bertahan lagi jika tidak segera ke tim Anbu lainnya untuk mengobati lukaku ... dan setengah tubuh dan cakraku yang ku bagikan untuk Naruto ... apa aku masih bisa bertahan ... " Shisui tampak bergumam dan berusaha bangkit dengan mengendong Naruto .
" kejar mereka jangan ada yang sampai berhasil lolos , karena pasti mereka pasti tidak akan terlalu jauh dari Konoha ..." perintah seseorang memakai topeng Anbu a.k.a Itachi pada timnya yang baru saja kembali dari misinya.
" Sialan .. sialan kenapa saat aku sedang menjalankan misi semua ini terjadi ... ini sungguh memalukan .. aku telah terlambat ... seharusnya aku ada di Konoha ... sialan .. Madara ... " geram Itachi dan melaju untuk melakukan pengejaran terhadap angota akatsuki yang mundur setelah menyerang Konoha.
FLASHBACK : ON
" Aku akan kembali secepatnya setelah menjalankan misi ... tenang saja aku akan segera pulang ..." tampak seorang anbu yang mengetuai aggotanya sedang berdiri di atas tembok Konoha sedang berbicara dengan seorang Anbu lain a.k.a Shisui.
"ya ... lagi pula menurut perkiraan dari rumah sakit , Kushina sama akan melahirkan lima hari lagi ... dan setelah misimu selesai segeralah kembali ke Konoha karena aku memiliki firasat buruk saaat ini tentang keadaan ini dikarenakan kejadian empat tahun lalu ... " kata Shisui pada Itachi dan Itachi mengangguk tanda mengiyakan kata-kata Shisui dan dia pun segera pergi dengan lima anak buahnya.
FLASHBACK : OFF
Empat tahun kegagalan dari Madara Uchiha dimana Naruto sekarang berusia empat tahun. Peristiwa besar beruntun terjadi dimulai dari penyerangan Madara kedua kalinya terjadi saat Kushina melahirkan anak keduanya Namikaze Mito yang seorang perempuan. Penyerangan Madara yang kedua kali ini berada di luar perkiraan Konoha dan menyebabkan kematian Namikaze Kushina , lepasnya Kyuubi dan munculnya Jichuriki Kyuubi ketiga Namikaze Mito ,sekaratnya sang Yondaime Hokage. Dan hampir tewasnya Namikaze Naruto yang menerobos ikut masuk dalam pertempuran dan mengalami luka yang sangat berat namun masih bisa diselamatkan oleh Ketua Anbu Uchiha Shisui yang secara kebetulan bertemu dengannya di saat Shisui ingin membantu Kushina ,Kakashi dan Ninja yang lainnya untuk menghentikan Kyuubi. Dan menghilangnya Ketua Anbu Uchiha Shisui dan Puluhan Anbu dan Jounin dan korban warga sipil yang tidak dapat dielakkan . Peristiwa yang mengerikan itu terjadi dalam satu malam akibat penyerangan Madara dengan Anggota barunya yang terdiri dari buronan lima negara elemental 'Level S ' Sasori , Orochimaru, Kisame ,Zetsu ,Kakuzu, Yudo, Dokku, Shoru, Rhususiky ( maaf tokoh yudo , dokku, shoru dan Rhususiky saya ambil untuk tambahan anggota akatsuki ) dan munculnya Rikudo kedua, dan Patung Gedo Mazo.
Namun dalam pertempuran itu Yudo, Dokku, Shoru, Rhususiky tewas dan hampir matinya Rikudo kedua dan beberapa anggota Madara lainnya yang diperkirakan tewas tapi mayatnya tidak ada di lokasi kejadian. Dalam penyerangan itu Madara dan anggotanya mundur setelah berhasil dilkalahkan walaupun mereka berhasil memasuki sebagian wilayah Konoha hingga mereka kalah dalam pertempuran dan menghilang begitu saja. Penyerangan itu membuat kerusakan yang cukup besar . Dalam pertempuran itu setelah dipastikan dengan penyisiran para ANBU DAN JOUNIN dan yang masih hidup dan keesokan harinya pemakaman besar dan hari duka terjadi pada Negara Api.
-Sepuluh Hari Kemudian-
" jadi begitu yaa Kakashi ..." tampak Hokage Ketiga sedang meminta informasi yang lebih lengkap dari pria yang mengenakan masker di wajahnya .
" banar Hokage sama .." jawab Kakashi kemudian merespon kata-kata Hokage Ketiga.
" Jadi Shisui tidak ditemukan ya .. " sambung Sandaime Hokage kemudian .
" Benar hokage sama, tampaknya Shisui menghilang dalam pertempuran itu..." Kata Itachi menjelaskan .
" Mungkin dia telah gugur dalam pertempuran ... dan tubuhnya diambil oleh Akatsuki .. karena mungkin mereka tahu kemampuan dari Shisui dan ingin memanfatkannya ..." Ucap seseorang yang mengenakan perban di mata kanannya dan tangan kanan yang ditutupi oleh kain sampai ke kakinya a.k.a Danzou.
" itu tidak mungkin ... aku kenal dengan Shisui ... dia pasti bisa bertahan atau setidaknya dia pasti tidak membiarkan tubuhnya direbut karena dia pasti tahu bahwa ada orang-orang yang mau merebutnya sebab kemampuannya ... " ucap Itachi sambil memandang lurus ke arah Danzou.
" Itachi .. kenapa kau melihatku dengan pandangan musuh ...?" tanya Danzou datar pada Itachi setelah melihat tatapan Itachi padanya.
" apa yang dikatakan Itachi ada benarnya ..." Hokage Ketiga tampak berpikir sesudahnya dan
" Jadi bagaimana keadaan Yondaime sekarang ?'' tanya Sandaime pada Itachi yang berlutut di depannya untuk membuat suasana baru karena ada aura ketengangan antara Danzou dan Itachi di tempat.
" Yondaime- sama sekarang sudah sadar walaupun kondisinya masih sangat lemah ... saat ini dan saya berjanji akan melindungi beliau apapun yang terjadi ...". Jawab itachi dengan menajamkan kata Melindungi lalu menatap tajam ke arah Danzou .
" Tak kusangka Minato menghadapi Patung Iblis yang dikatakan hanya legenda itu dan lagi menghadapi Rikudo hanya sendirian padahal aku juga ada disana , tetapi tidak bisa berbuat apa-apa karena harus menghadapi Orochimaru dan Shisui sendiri aku tidak tahu siapa yang dihadapinya saat itu . yang terakhir kali ku lihat dia menerobos untuk mngejar Kushina yang pada saat itu menghadapi Kyuubi ... sampai dia bisa menghilang dalam penyerangan tersebut". Kata Hokage ketiga menjelaskan apa yang dilihatnya pada saat itu.
" Maafkan saya Hokage sama karena pada saat itu saya tidak ada di situ karena menjalankan misi ke Negara Besi ... ini benar-benar kesalahan yang tak akan pernah bisa saya lupakan ... " kata itachi dengan nada bersalah dalam kata-katanya .
" Kau tidak salah apapun Itachi dalam hal ini , dan kalian boleh pergi sekarang Kakashi – Itachi karena aku harus pergi ke rumah sakit sekarang untuk melihat Minato " Kata Hiruzen pada Itachi dan Kakashi lalu segera langsung menuju ke Rumah Sakit Konoha . Hiruzen tampak terus memikirkan kejadian mengerikan yang baru di alami oleh mereka itu dalam perjalanannya menuju Rumah sakit.
" Itachi ... dia tampaknya mencurigaiku ... sebenarnya apa yang dia ketahui ... ? ... aku akan memerintahkan beberapa anak buahku untuk melakukan sesuatu dan memerikasa keadaan dulu sebelum melakukan pergerakan... ini tidak bisa dibiarkan saja aku akan melakukan sesuatu agar situasi tidak berjalan menjadi buruk ... " gumam Danzou di tengah perjalanannya menuju ke markasnya.
Beberapa saat kemudian Hiruzen sudah ada di RS Konoha dan bertemu dengan Minato .
" Minato bagaimana dengan keadaan mu sekarang ... ? " tanya Hiruzen khawatir .
" Keadaan ku sudah lumayan baik , tapi ada yang aneh aku merasa bagian tangan dan bagian badan kiriku mati dan tak dapat digerakkan akibat Jutsu dari Rikudo yang ku hadapi dan kata bagian medis sepertinya ini akan terus menjalar ke seluruh bagian tubuhku dan berarti umurku tidak akan lama lagi Sandaime- sama ... " jawab Minato dengan lambat yang terlihat sangat lemah .
" Jangan bicara yang tidak-tidak ,kau harus berjuang sebagai Ayah dari Naruto dan Mito dan juga sebagai Hokage Konoha ... aku yakin kau bisa bertahan ... " Kata Hiruzen menguatkan.
Beberapa Minggu Kemudian –
" Kamu harus menemukan siapa dirimu sebenarnya apakah kamu memiliki Semangat Api di dalam hatimu yang berkobar dan menyala walaupun dia berada di dalam kegelapan atau apapun .. dia tetaplah Api yang menyala . Kegelapan itu tak akan mempengaruhi keadaannya dan tidak akan bisa merasukinya apalagi menghilangkan cahayanya ... atau kamu hanya sebuah benda yang tidak bisa menghasilkan cahaya dari dirinya sendiri ataupun sebuah kayu dan jerami yang akan hilang jika tanah dan api ... tapi , Aku yakin kamu memiliki semangat Api itu itu sendiri .. dan kegelapan dari dunia ini tidak akan membuatmu menjadi kehilangan cahaya Hatimu, hatimulah yang akan menentukan akan menjadi apa kelak dirimu ... Jadilah Api yang selalu bersinar ... yaa ... Kaa san menyayangi kalian tebane ...Naruto-Mito ... Selamat tinggal Minato ... arigatou ... Aishiteru ..." Pesan ini adalah pesan yang disampaikan oleh Kushina dengan linangan air mata di akhir kata-katanya untuk Mito yang ada di sampingnya dan untuk Naruto yang tidak ada di tempat itu dan salam perpisahan untuk suaminya .
Tampak di suatu tempat latihan Naruto yang sedang berlatih . Naruto terus meningkatkan latihannya walau keadaannya belum pulih dan masih lemah. Namun dia menyembunyikan semua rasa sakit itu. Naruto yang setelah melihat akibat dari penyerangan itu dan kematian ibunya seperti terbakar oleh kekuatan untuk berlatih yang sangat besar dan hal itu membuatnya semakin kuat dan berhasil menguasai Hiraishin hingga Level C. Dan berbagai Jutsu lainya dikuasainya dan Naruto juga berusaha menyempurnakan Jutsu-jutsunya seorang diri. Hatinya diliputi rasa bersalah karena tidak bisa melindungi Kaa sannya , karena tidak bisa melindungi desanya dan itu menjadi pemicu yang sangat kuat untuknya agar semakin giat berlatih agar selalu bisa melindungi orang-orang yang di sayanginya.
Beberapa minggu kemuadian Yondaime Hokage meninggal dunia setelah beberapa minggu mengalami penurunan kesehatannya akibat luka yang tidak bisa dideteksi oleh tim medis dan membuat Konoha berduka untuk kedua kalinya. Dan Hokage ketiga kembali menaiki kursi Hokage karena untuk menjaga kestabilan . Dan untuk sementara Namikaze Mito tinggal bersama dengan Hokage ketiga sedangkan Naruto tinggal di kediaman Yondaime sebelumnya karena keinginannya sendiri , TETAPI TETAP DIAWASI OLEH Anbu khusus yang diperintahkan Hokage karena banyaknya kemungkinan bahaya yang muncul dari desa lain yang mungkin saja ingin melenyapkan keturunan dari Hokage Keempat.
Kegelapan itu telah menutupi daerah sekelilingnya namun pada saat ini masih ada cahaya yang masih dapat membuatnya untuk memancarkan sinar . Walaupun cahaya itu hanya kecil saja tapi dia masih dapat untuk memantulakan cahaya itu kembali ... ya cahaya yang selalu di pancarkannya walaupun dalam kegelapan dan lumpur yang tak akan bisa mempengaruhi keadaannya . Kematian dari kedua orang yang sangat disayanginya membuatnya berjanji bahwa dia akan melindungi orang –orang yang disayanginya apapun yang terjadi .
" Jadilah kuat dan lindungilah orang-orang yang kau sayangi . Orang akan menjadi kuat dan berkembang jika dia memiliki seseorang yang ingin dilindunginya . Orang yang tidak memiliki sesuatu untuk dilindungi akan berjalan tanpa arah dan akan masuk ke dalam kegelapan . Bertindaklah secara bijaksana , tentukan lah pilihan yang baik bagimu Naruto ... teruslah berjalan di dalam terang itu karena jika kau berjalan dalam kegelapan maka kamu tidak akan menemukan apapun di sana dan kamu tidak mendapatkan sesuatu ynag pasti di sana . Dalam terang kamu bisa melihat tapi damlam gelap kamu tidak akan dapat melihat apapun ... dan pikiranmu hanya akan hampa karena berada di dalam kegelapan . Berjalanlah dalam terang Naruto ... Tou san titipkan Mito dan desa ini padamu ... dan juga Tou san ingin kamu menjaga ITU yaa ... Ore wa omae wo Shinjiteruyo ... " merupakan pesan Minato pada Naruto yang ada di sampingnya saat kematian sang Yondaime Hokage tersebut. Kejadian meninggalnya sang Yondaime sangat memukul hati para penduduk dan Ninja di Konoha yang beberapa saat lalu masih merasakan banyak kehilangan . Naruto sendiri selama ini setelah kejadian itu menjadi anak yang pendiam namun saat dia menemukan apa yang harus dilindunginya dia kembali pada dirinya semula walau tidak secara utuh . Kematian Kaa san nya , kematian Tou sannya dan kehilangan teman-teman dan bahkan Sensei nya sendiri yang pada saat itu masih sempat dilihatnya datang untuk menyelamatkannya dari musuh yang dihadapinya , Semua itu terjadi secara beruntun dan dia yang masih kecil belum siap untuk menerima itu semua... rasa sakit akibat pertikaian , Asumsi bodoh , kesombongan , dan ketamakan pribadi yang tidak dapat dimaafkan sehingga menyebabkan kematian , dendam , kehilangan orang yang disayangi , kesedihan , putus asa dan membuat suatu rantai ketakutan dan kebencian di dunia ini itulah yang ditimbulakan oleh pertikaian dan perang. Dan kini penduduk Konoha yang sepertinya menaruh dendam pada Kyuubi dan mereka tahu bahwa Kyuubi berada di dalam Mito hingga sejak itu pula Mito tidak disukai penduduk Konoha walaupun dia hanya seorang bayi biasa.
-Sementara di Suatu Tempat-
" Sepertinya hari ini Konoha kembali berduka ... karena kehilangan Hokage mereka Yondaime Minato ... " kata suatu Makhluk yang memiliki wajah dengan dua warna dan ada seperti sayap yang menutupinya yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah .
" Jadi Yondaime Hokage telah mati ya ... ... tapi tak kusangka dia mampu menghadapi Nagato sendiri yang menggunakan Gedo Mazo setelah membunuh Yudo dan membuat Nagato sampai seperti sekarang ini ...dan masih bertahan sampai sekarang setelah menerima serangan Ryuu Tensei dari Gedo Mazo ... ? " Kata orang yang memakai sebuah topeng dengan lubang di salah satu mata pada topengnya yaitu di bagian mata kanannya dan di dalam topeng itu tidak dapat terlihat bagaimana ekspresi sang Ninja tersebut.
" Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang ... ? dan kenapa kau masih belum memasang mata Shisui pada matamu kirimu ... kau kan telah memilikinya ...? " tanya Zetsu yang setengah tubuhnya masih di dalam tanah .
" Untuk saat ini kita harus menghentikan segala aktivitas kita, karena kekuatan tempur kita yang bisa dibilang sudah hancur dan mungkin setelah kejadian penyerangan itu Konoha pasti berusaha keras memburu kita ... di tambah lagi dengan luka yang ku derita .. dan mengenai mata Shisui ini setelah ku teliti ada yang aneh dengan mata ini ...seperti tidak sesuai dengan yang kuketahui dan juga mata ini terlihat seperti mata yang lemah ...entah bagaimana bisa begini ... maka dari itu aku menundanya untuk mentranspaltasikan mata ini ke mata kiriku ... dan aku telah menggunakn Izanagi sehingga aku kehilang mata kiriku saat melawannya , dan lagi karena ada beberapa hal yang ingin ku pastikan " kata Madara menjelaskan sambil berjalan keluar dari ruang yang gelap itu.
" Jadi sampai kapan kita akan vakum ... dan lagi kita telah kehilangan banyak anggota karena Ninja Konoha ... ditambah lagi dengan keadaan Nagato saekarang ...? " tanya Zetsu lagi.
" Sampai segala sesuatunya telah siap dan kita akan muncul kembali dan bergerak kembali , tapi bukan hanya Kyuubi saja dan bukan hanya Konoha saja melainkan seluruh dunia ini akan kita taklukkan dan akan mewujudkan perdamaian yang sejati ... jadi tunggulah ..." kata Madara sambil menyeringai dan hilang dalam kamuinya .
" Tak kusangka Yondaime berhasil membunuh Yudo si elemen Baja dan langsung menghadapi Nagato sampai membuat Nagato sekarat dan kerusakan besar pada Mazo ... Memang pantas dia menerima Shinobi yang menghentikan perang dunia Shinobi ke III ... Benar-benar menakjubkan ... sepertinya aku harus mengawasi gerak-gerik anaknya yang mungkin menjadi halangan besar bagi organisasi ..." kata Zetsu pada bagian lain tubuhnya lalu masuk kembali ke dalam tanah.
-Enam Tahun Kemudian –
"Niiii saaann bangun ... bangun ini sudah pagi ... " Suara dari yang sepertinya seorang anak perempuan tampaknya sedang membangunkan sang kakak dari tidurnya .
" Ini masih terlalu pagi kan Mito chan ... , Nii san masih mau tidur karena masih ngantuk ... ada apa membangunkan Nii san pagi-pagi begini ... " kata sang kakak a.k.a Naruto sambil menyelimuti kembali tubuhnya yang sebelumnya dibuka oleh Mito .
" Ini udah jam sepuluh pagi Nii sannn , apa Ni san gak jadi ikut ujian Akademi ... kan Nii san bilang kemarin ujiannya jam sepuluh ... kalau Nii san terlambat nanti Nii san jadi gak Lulus Ujiannya ... " Kata Mito sambil menggoyang-goyang tubuh Naruto . Naruto yang mendengar itu langsung tersentak bangun dan langsung berlari ke kamar mandi untuk bersiap-siap. Beberapa saat kemudian dia sudah siap dengan memakai Jaket yang berwarna Orange yang dibiarkan terbuka dan baju dalam hitam dan memakai celana panjang berwarna hitam dengan perlengkapan ninja di kantong belakangnya dan kunai di pergelangan kanan kakinya. Naruto dan Mito memakan makanan yang telah disediakan oleh Mito sendiri . Walaupun di usia Mio yang Masih beranjak enam tahun dia sudah bisa memasak makanan karena pada saat dia tinggal di Rumah Hokage ketiga dia sering memperhatikan anak pelayan Hokage Ketiga memasak. Dialah Namikaze Mito seorang anak perempuan dengan rambut berwarna Orange panjang sampai ke pinggangnya dan memiliki mata berwarna biru dengan kulit putih sangat mirip dengan Kushina dan yang membedakannya hanya warna rambut dan warna matanya.
Di usianya yang mau menuju enam tahun dia sudah mampu memiliki bakat Sensor dan Medis sejak kecil yang hebat dengan level A . Dia dan Naruto sering berlatih bersama-sama di padang luar desa Konoha . Naruto mengajarkan Taijutsu dan kontrol cakra pada Mito pada tahap awalnya. Mereka sekarang tinggal bersama di rumah mereka dahulu, karean Mito mengatakan pada Sandaime bahwa dia ingin tinggal bersama kakaknya, walaupun Hokage Ketiga tidak menyetujuinya tapi karena Mito terus memaksa maka Hokage Ketiga tidak punya pilihan lain selain menyetujui keinginan Mito tersebut . Namun keadaan nya yang dikucilkan oleh penduduk desa karena menganggapnya sebagai Monster dan sering menerima gangguan dari warga dan beberapa ninja Konoha. Tapi, Naruto selalu melindungi adiknya dari segala tatapan membunuh warga dan serangan dari para ninja lain. Naruto memaasang segel Hiraishin di telapak tangan Mito untuk melindunginya dari bahaya yang mungkin saja terjadi. Jika Mito dalam bahaya karena Mito hanya cukup memegang segel itu beberapa saat agar Naruto merasakan keadaan Mito dan langsung menghilang menolongnya. Mito adalah anak yang ceria seperti Naruto namun agak sedikit mudah murung jika menghadapi suatu masalah tertentu. Dia berusaha unutk tetap ceria walaupun banyak pendduduk Konoha yang tidak menyukainya dan terkadang menghina dan berniat menghajarnya. Hal itu pula yang membuat di dalam perasaan Naruto muncul rasa benci yang kuat pada setiap penduduk yang sering menghina dan menganiaya Mito. Mito sudah belajar di Akademi sekarang dalam tingkat I Konohagakure Academy. Naruto telah berjanji bahwa dia akan melindungi imotounya itu apapun yang terjadi , dia tidak akan membiarkan seorangpun menyakiti adik kecilnya itu. Pernah suatu kali Naruto hampir menghajar beberapa penduduk desa yang berani mengerumuni Mito untuk menghina dan memkulinya. Penduduk Konoha tidak mengetahui atau ada beberapa yang Tahu bahwa Mito adalah anak perempuan dari Yondaime Hokage namun mereka tidak percaya akan hal itu. Hokage ketiga atas usul dari para tetua Konoha sendiri awalnya mau merahasiakan dari Mito bahwa dia adalah anak dari Yondaime namun Naruto langsung memberi reaksi yang sangat keras sehingga Hokage Ketiga tidak memiliki daya untuk melawannya. Dan hal ini disimpan Naruto dalam hatinya karena dia merasa semua orang sama saja dan tidak tahu berterima kasih walaupun Ayah dan Ibunya juga Imoutou nya yang menjadi wadah Kyuubi sudah mengorbankan diri mereka untuk desa dan diri mereka , tapi mereka memperlakukan adiknya itu sebagai orang asing dan musuh.
" Niii sann kenapa nii san melamun ...? " tanya Mito pada naruto .
" ehhh ngaa kok ... niii san Cuma kepikiran soal ujian ini" jawab Naruto sambil terus berjalan memasuki halaman akademi karena sedari tadi mereka berjalan menuju akademi untuk menghadiri Unjian yang akan dihadapi oleh Naruto..
" woooiiii Naruto cepat ... kenapa kau santai-santai ... Namamu udah dipanggil dari tadi ... " teriak anak teman Naruto a.k.a Kiba. Naruto yang mendengar itu langsung lari terbirit-birit menuju arena Ujian kelulusan akademi. Mito yang melihat itu hanya tertawa sendiri melihat kakaknya lari seperti dikejar anjing.
" Heii lihat itu kan anak Monster ... ya kan ? " kata seorang salah satu orang tua murid yang datang ke akademi untuk melihat anaknya yang menjalani ujian.
" iya ,gara-gara dia istri dan anak yang sulung ku meninggal dan seharusnya dia dibunuh saja ... kenapa dibiarkan begitu saja ... aku tidak tahu apa yang dipikirkan Sandaime ... " balas yang seorang lain dengan suara yang terdengar kesal . Mito yang mendengar itu hanya tertunduk dan berlari menyusul Naruto ke arena Ujian. Orang –orang hanya berani mengatai dan menghina Mito jika Naruto lagi tak bersama dengannya. Karena mereka memiliki rasa hormat pada anak sulung Yondaime itu . Walaupun penduduk Konoha sudah tahu bahwa Mito adalah putri dari Yondaime namun mereka tidak percaya dan menganggap itu sebagai omong kosong dan sebagai alat untuk melindunginya. Sebenarnya Akademi sekarang lagi diliburkan karena Ujian kelulusan bagi para anak tingkat akhir dan semua pengajar dan mungkin para murid semua nya hadir untuk melihat Ujian kali ini .
" Naruto darimana saja kau , dipanggil dari tadi tidak muncul-muncul ? " Kata sang guru pengawas setelah melihat naruto memasuki arena ujian.
" maaf sensei tadi saya terlambat bangun ... hehehe ... " kata Naruto sambil nyengir kuda tanpa rasa bersalah sedikitpun karena keterlambatannya padahal dia sudah terlambat dua puluh menit lamanya.
" Ya sudah cepat lakukan tiga tes ini . Pertama melempar 10 Suriken dan 10 Kunai sasaran secara tepat ... Kedua bentuk sebuah bunshin dan ketiga lakukan suatu jutsu yang kau kuasai ... " kata guru tersebut pada yang menjawabnya hanya mengangguk-angguk.
"Tep, tep , tep " sepuluh suriken dan kunai menancap tepat sasaran . semua yang melihat itu hanya terkagum.
"Kagebunshin no Jutsu " terbentuk tiga bayangan dan semua yang ada di situ terbelalak karena terkejut melihat naruto melakukan kagebunshin dan yang lebih mengagetkan lagi adalah dia membaut Kagebunshin tanpa menggunakan segel.
* Rasengan , para penonton kembali dikejutkan karena Naruto membentuk sebuah jurus yang menjadi jurus andalan Yondaime Hokage yang sudah diketahui semua penduduk dan Ninja di Konoha. Tepuk tangan yang meriah pun terjadi dan beberapa saat kemudian nama para peserta lainnya dipanggil hingga ujian pun selesai.
" Niii san hebat ... " kata Mito yang langsung memeluk naruto saat menuju ke gerbang luar Akademi.
" Nii san ajari aku dong jurus yang tadi itu ..." kata Mito membujuk Nii san nya.
"Jurus yang mana ?" tanya Naruto pura-pura bingung .
" Itu dua jurus tadi loohh..." kata Mito lagi .
"Iya ...iya nanti nii san ajarin deh ...tapi Mito harus bisa mengontrol cakra sama seperti Nii san dulu .. baru Nii san ajarin " Naruto memberi syarat pada Mito. Mereka pun berjalan lagi dan hampir keluar pintu halaman Akademi sampai ada yang menyapa Naruto.
" Kau benar-benar semakin berkembang ya Naruto ... apa kabar Naruto ... Mito-Sama..." Naruto yang mendengar suara yang seperti tak asing lagi baginya langsung berbalik melihat ke arah sumber suara dan Mito hanya bingung menandakan dia belum tahu siapa yang menyebut namanya itu .
" Itachi nniiiiiiii ... ngggg ... Itachi sensei ... sedang apa disini... dan lama gak ketemu.. kemana saja sihh sensei ..." kata Naruto pada orang yang bernama Itachi tersebut.
" ohhh ... jadi dia Sensei yang sering dibicarakan Nii san .. yaa " Pikir Mito setelah membungkuk memberi hormat .
" Jangan sok akrab dengan nii san ku Dobe ... " tiba-tiba muncul seorang anak berambut hitam raven dengan menatap Naruto dengan tatapan tidak suka dari belakang Itachi a.k.a Sasuke .
"Apa kau bilang TEME , kau ngajak ribut ya..." balas Naruto pada Sasuke. Itachi yang melihat itu hanya tersenyum .
" Sensei tadi mengantar Sasuke ikut ujian ... ahh iya sensei banyak tugas selama ini karena misi ... " kata Itachi pada Naruto.
" Apa ...tunggu ... jadi niii san selama ini menjadi Senseinya si Dobe ..berarti dia dilatih sama Nii san ... dan aku sendiri kalau minta diajari selalu gak dikasi ...ini tidak adil ... " protes Sasuke pada Itachi karena cemburu sambil duduk di jalan .Naruto yang melihat itu langsung sweatdrop karena yang ia tahu Sasuke itu orang yang sepertinya bukan anak yang manja karena Sasuke yang pendiam di Akademi , tapi setelah melihat kejadian di depannya dia jadi berubah pandangan.
" TEME ternyata kau anak yang manja yaaa... ku sangka kau orang yang selalu serius dan tak suka bermanja-manja... tapi setelah melihat mu sekarang aku jadi menggigil ... hii ... menakutkan ... " ledek Naruto yang seolah-olah bersembunyi di balik Mito adik kecilnya . Sasuke yang mendengar itu langsung kaget dan berdiri dari duduk di jalannya dan mengeluarkan deathglare ke arah Naruto. Naruto yang melihat itu juga mengeluarkan deathglarenya ke arah Sasuke .
" Sialan kau Dobe – Sialan kau TEME " kata Sasuke dan Naruto Bersamaan . Itach dan Mito yang melihat itu hanya geli sendiri.
" Sasuke ayo kita pulang, pasti Tou san ingin mendengar hasil ujianmu.. Naruto .. Mito Sama , kami pergi dulu yaa .. " Itachi mengajak sasuke untuk pulang dan berpamitan pada Duo Namikaze itu sambil berjalan pergi . Tapi sasuke tetap pada tempatnya berlaga deathglare dengan naruto sampai mengeluarkan petir dari mata mereka masing-masing , tapi setelah didengar Sasuke kata dari Itachi yang mengatakan bahwa Tousannya mau mendengar hasil ujiannya langsung tersadar dan pergi mengikuti Itachi dengan mengatakan sebelumnya. " Awas kauu , Dobeee " .
"Wakakakakaa ... Apa ...tunggu ... jadi niii san selama ini menjadi Senseinya si Dobe ~ ..berarti dia dilatih sama Nii san? ~ ... dan aku sendiri kalau minta diajari selalu gak dikasi ~ ... wakakakaa " Naruto ketawa ngakak abis sambil memperagakan kata-kata, tindakan dan juga mimik yang diLAKUKAN Sasuke sebelumnya. Sasuke yang melihat itu shock berat dan berniat berbalik menghajar Naruto karena mengejeknya, tapi tangannya langsung dipegang Itachi. Tapi, Itachi juga tertawa akan aksi Naruto yang mengejek Sasuke . Naruto yang melihat Sasuke dan Itachi sudah tidak terlihat segera mengajak Mito untuk pulang sebelumnya mereka mampir terlebih dahulu ke kedai Ichiraku Ramen.
Sedangkan Sasuke kesal abis karena digara- garai Naruto . Itachi yang melihat sasuke cemberut hanya tersenyum saja karena menahan tawanya yang akan meledak jika dibiarkan keluar, karena memang menurutnya peragaan Naruto tadi sungguh sangat lucu. Tapi untung saja dia masih dapat menahannya kalau tidak Image Uchihanya bisa rubuh karena tertawa di tengah jalan dan tentunya Sasuke akan tambah cemberut .
Beberapa hari kemudian_
Setelah beberapa hari berlalu setelah Naruto terpilih sebagai Rookie terbaik tahun ini dan pembagian tim dimana Naruto , Sasuke dan Sakura menjadi satu tim di kelompok 7 dengan Jounin pembimbing Hatake Kakashi . Dan disini lah mereka sekarang melakukan Ujian Survival Battle dimana Kakashi sudah melumpuhkan Sakura dan Sasuke sebelumnya dengan cukup kesulitan karena mereka bertiga menggunakan kerjasama Tim yang Solid walaupun pada akhirnya Kerjasama tim Naruto , Sasuke dan Sakura berhasil dikacaukan Kakashi dan setelah melumpuhkan Sakura dan Sasuke yang tersisa hanya tinggal Naruto.
" Katon gokkakyu no Jutsu ... " Naruto melepas tembakan bola api yang cukup besar ke arah Kakashi , kakashi yang melihat itu hanya terkejut dan langsung membentuk segel.
" Doton Doryuuheki ... " Langsung terbentuk dinding tanah menahan serangan bola api Naruto .
" Taju shuriken no Jutsu .. " Naruto kembali mengeluarkan jurusnya dari balik asap yang terbentuk dari tabrakan bola api miliknya dan dinding tanah kakashi. Kakashi yang melihat itu menghindar dengan susah payah karena serangan puluhan Shuriken itu.
"Tampaknya aku harus bersungguh-sungguh ... " Batin kakashi lalu melepas menunjukkan mata sharingan di mata kirinya yang ditutupi sedari tadi .
" Futon Reppushoo " Naruto meluncurkan tembakan angin ke arah kakashi ,tapi kakashi berhasil menghindar namun secara mengejutkan naruto sudah ada di depannya dan mereka bertarung menggunakan Taijutsu ... pergerakan Naruto berhasil disamai Kakashi , kakashi yang melihat celah langsung mengarahkan kakinya dengan cepat ke arah pinggang naruto , tapi tiba-tiba muncul dua kagebunshin naruto di belakang Kakashi dan sukses membuat Kakashi terbelalak melihat hal itu.
" membuat kagebunshin tanpa segel ...?! ... mengerikan " batin kakashi sebelum akhirnya punggung pundaknya dihantam tendangan kaki Naruto dengan keras. Kakashi terseret dan terbentur dengan beberapa pohon.
" Benar- benar sangat hebat , walau masih sangat muda .. bukan hanya gerakan tapi juga pukulan dan sasaran serangan yang kuat dan terarah ... " batin Kakashi dan berniat membuat suatu segel sampai dia melihat naruto menunjukkan ke suatu arahnya dan berhasil membuat kakashi terkejut lagi karena melihat dua lonceng yang ada di pinggang belakangnya sudah diberikan Naruto pada Sasuke dan Sakura yang sudah sadar dari pingsannya.
" Sejak kapan ... ? dan Kenapa kau memberikannya kepada mereka berdua ? " tanya Kakashi pada Naruto yang sekarang sudah ada di sebelah Sasuke dan Sakura.
"Karena ini adalah kerajasama tim , aku tak kan tega melihat mereka tidak lulus karena mereka aalah temanku dan lagipula aku hanya mau memberikannya ... apa itu perlu alasan? ... aku tak akan tega jika melihat mereka gagal ... apa itu salah?" Tanya Naruto seolah bingung.
" Niii san hebat bisa membuat Kagebunshin tanpa segel sama seperti waktu di ujian Akademi .. Ajarin Mito dong Nii san ..." Tiba-tiba Mito datang dan bergelayut di tangan Naruto .
" Iya nanti Nii san ajarin ... tapi kan Mito belum bisa mengendalikan cakra seperti Nii san ... ya kan ?" Tanya Naruto sambil mengusap-usap rambut Imotounya itu.
" Tapi Nii san kenapa harus bisa mengendalikan cakra sampai ke tingkat seperti itu sih .. lagian aku juga udah bisa buat bunshin dan keahlian Sensor dan Medisku udah semakin hebat kog ..." ucap Mito dengan wajah yang dibuat menjadi cemberut .
" Itu supaya setiap Jutsu menjadi sempurna dan gak menganggu si pemakai Jutsu saat menggunakannya ... karena saat orang melepas suatu jutsu maka aliran cakranya akan berubah untuk sementara ... dan itu akan menjadi sangat tidak bagus nantinya ... apalagi menggunakan jutsu kagebunshin tanpa menggunakan segel ... " kata NARUTO sambil mencubit pipi cuby Mito. Mito yang dicubit pun tambah cemberut dan itu membuat naruto semakin ingin terus mencubit imotounya itu. Kakashi dan Sakura yang melihat Naruto dan adiknya itu sangat akrab hanya tersenyum. Sedangkan Sasuke mendecis tidak suka...
" yak ... kalian bertiga lulus menjadi seorang Ninja sekarang dan mulai saat ini kalian akan menjalankan misi seperti Ninja pada umumnya , jadi persiapkan diri kalian ... Ok ... jaa naa .." Kata kakashi sambil tersenyum lalu menghilang dengan Shunshinnya .
Sedangkan di suatu tempat tampak Kakashi sedang menuju ke Kantor Hokage untuk melaporkan hasil dari Ujian kali ini.
" Tak kusangka Naruto memiliki kemampuan sehebat itu untuk anak seusianya , tampaknya Minato Sensei, Kushina sama dan dua Prodigy Uchiha itu melatihnya dengan sangat baik sampai perkembangannya sampai sejauh ini ... aku sangat yakin dia akan terus berkembang ... dan lagi adiknya Mito chan ... sepertinya dia juga memiliki kemampuan itu... jadi ini adalah hasil dari kerja keras mereka seperti laporan dari para Anbu yang sering menjaga mereka di dalam bayangan " Kakashi berpikir sambil berjalan menuju ke kantor Hokage.
Beberapa hari kemudian di kantor Hokage ...
" Naruto .. jii san ingin kamu masuk dalam kesatuan Anbu ..." Kata Hokage pada Naruto yang ada di hadapannya .
" Hah ... Kenapa begitu Jii san ... padahal kan aku baru masuk ke dalam kesatuan genin dalam kelompok Kakashi sensei di team 7... ada apa rupanya dan apa boleh begitu , kan Anbu itu untuk Ninja yang bisa di bilang berada di tahap Jounin ... dan aku kan juga masih kecil ...? " Kata Naruto kaget dan sedikit bingung .
" Iya Jii san tahu itu ... tapi sekarang ini desa dalam keadaan yang tidak stabil ... dan Desa memerlukan Ninja yang kuat untuk menjalankan misi-misi yang ada ... dan menurut Ketua ANBU Itachi Uchiha dan Kakashi kemampuanmu bisa untuk menambal kekosongan dalam tubuh ANBU SAAT INI ... dan kau akan berada dalam level Jounin mulai sekarang karena kemampuanmu sudah sampai pada tahap itu dan Jii san sudah mengesahkannya ... dan soal usiamu jangan khawatir di dalam Anbu itu sendiri nanti kamu juga akan menemukan beberapa anak yang usianya sama dengan mu kog ..." Jelas Sarutobi .
" Benarkah itu Jii san aku akan menjadi Jounin ... ? .. Jadi bagaimana dengan kelompokku dalam Tim Kakashi sensei Jii san ?" Tanya Naruto di sela-sela rasa senangnya.
" Itu ... Kekosongan itu akan diisi oleh ... hmmmm ...Mito .. adikmu " Jawab Sarutobi.
Naruto yang mendengar itu pun kembali terkejut setelah mendengar kata-kata Hokage Ketiga tersebut.
" Tapi .. Mito belum lulus dari akademi dan dia masih kecil ... apa bisa begitu ... ? " tanya naruto tambah bingung.
" Adik mu itu kuat dan kemampuan yang dimilikinya sangat dibutuhkan dalam Misi setiap Ninja ... dan lagi ini untuk menambah kemampuan dari Mito .. dan lagipula Mito akan kesepian kalau kau nanti sering menjalankan Misi.. Tapi bila bersama dalam kelompok Kakashi yang sudah cukup akrab dengannya mungkin dia akan tidak kesepian ... dan lagipula dia kan langsung menjadi genin tanpa harus mengikuti berbagai tes dan Cuma menjalani satu tes melawan seorang genin lain saja ... kau setuju kan Naruto... soal segala urusan biar Jii san yang akan mengaturnya .. " kata Sarutobi lagi kepada Naruto.
" hmmm ... kalau begitu akan ku tanyakan saja pada Mito Jiii san ... aku pulang dulu yaa jii san .. " . Kata Naruto dan pergi setelah berpamitan pada Hokage.
Di Kediaman Naruto.
" Apa ... Niii san sudah menjadi Jounin dan Mito akan langsung menjadi genin ...? " tanya Mito sambil melompat-lompat sambil memeluk Naruto.
" Jadi kamu setuju imotou ... ? ya .. besok kamu Cuma menjalani tes tanding dengan seorang genin ... dan setelah itu kamu menggantikan posisi Nii san dalam kelompok Kakashi " Kata Naruto dan langsung mendapatkan pelukan dari Mito lagi .
_Training Ground 7_
*TRANG , Bunyi kedua kunai beradu dan tampak dua orang seorang anak perempuan a.k.a Mito Namikaze sedang melawan seorang genin laki-laki bernama Remoo .
" Gerakan mereka berdua seimbang ... " Batin Hokage yang sedang berdiri memperhatikan pertarungan antara Mito dengan Remoo yang juga disaksikan oleh Naruto, Kakashi, Sasuke dan Sakura dan beberapa Ninja lainnya .
*Syaatt ,, syattt ... traangggg, terdengar suara Suriken yang dilempar dan ditahan sebuah kunai.
" kau hebat juga bocah ... tapi kau akan ku kalahkan disini ... rasakan ini syutt ,syuuttt ,syuut, syuuts, syuut ..."kata Remoo dan langsung meleparkan lima Suriken secara cepat ke arah Mito . Mito yang melihat itu menagkis semua lemparan Suriken itu lalu bergerak maju dan menyerang Remoo dengan Taijutsu ... dan tampak Remoo kewalahan melihat serangan Mito. Semua orang yang ada disitu terkejut dengan Kemampuan Mito kecuali Naruto yang hanya tersenyum.
" Kagebunshin no Jutsu ... boff ... boff... boff" Terbentuk tiga Kagebunshin yang dibuat oleh Mito.
" Ohhh ... jadi kau berniat menggeroyokku ya anak kecil ... tapi tak akan ku biarkan ... bunshin no Jutsu ... boff ... bofff. Boff.. bofff. Boofff " Kata Remoo dan langsung membentuk bunshin dan langsung bergerak ke arah Mito secara cepat . Tapi saat jarak antara Mito bunshin2 itu hampir sampai .
" Taju kage Suriken no Jutsu " Mito dan ketiga kagebunshinya langsung melemparkan Suriken dan semua lawannya yang ada di situ dan hal ini membuat penonton kembali dikejutkan karena Mito membentuk Jutsu dengan membentuk segel satu tangan dan " boofff ... booofff .boofff. boof..boff" Kelima bunshin Remoo menghilang akibat terkena serangan itu.
" Wuussss ... duukkkkk " secara cepat Mito menendang Remoo sehingga Remoo terangkat ke udara . " UKHH ... cihhh .. kau sangka bisa mengalahkan ku dengan serangan seperti ini " decih Remoo menyepelekan , tapi sebelum dia mendarat di tanah .
" Futon Reppusho ... Dummmmmmm " Mito membentuk segel dan melancarkan serangan elemen angin ke arah Remoo yang masih ada di udara sehingga Remoo tercampak dan kalah dalam pertarungan.
" Tak kusangka anak ini walaupun masih kecil dia sudah memiliki kemampuan yang mengagumkan ... pengamatan dan timing menyerang dan kontrol cakra yang sudah stabil dan ketepatan serangannya yang hebat ...Anda memang memiliki anak-anak yang hebat Minato sensei " Batin Kakashi .
" Adik si Naruto itu hebat juga ... " gumam Sasuke dan Sakura.
" Niiii sannnnn Mito menang ... Mito menang niii saaannnn " Kata Mito kepada Naruto sambil memeluk Niii sannya .
" Wahhhhhhh Mito chan ... kau hebat sekali ... sebagai hadiahnya Nii san akan mentraktirmu makan Ramen deh ... " Kata Naruto senang membalas pelukan adiknya itu lalu mengusap-usap kepala dengan rambut oranye milik dari Imotou yang sangat disayangi nya itu dengan lembut disertai dengan cengiran khasnya .
" Mitooo gak mau makan Ramen Niii san ... Mito mau makan Yakiniku sekarang dan Jurus Bola angin itu ... nii san harus ajarkan pada ku yaaa " bahagia Mito dengan menambahkan hadiah untuknya sendiri.
" Si dobe itu kenapa Ramen aja yang ada di otaknya ... " gumam Sasuke .
" hmm iya .. nanti Nii san ajarin deh ... tapi Kenapa mau makan Yakiniku sih ? Apa Mito gak takut gemuk kayak Sakura onee chan nanti ..?" Kata Naruto pada Mito sambil menunjuk ke arah Sakura . Sakura yang mendengar itu memjadi kesal dan timbul empat perempatan di dahinya .
" Narutooooooooooo ... kuhajar kau ... shanaroooooo " Kata Sakura dan mengejar Naruto yang segera lari.
_Beberapa Minggu Kemudian _
" Jadi Misi kalian adalah menjaga dan menyelidiki musuh yang memasuki wilayah Konoha yang berbatasan dengan Kirigakure dan pastikan apa yang sebenarnya terjadi di Kirigakure karena ada kabar yang mengatakan sesuatu sedang terjadi disana ... Taka kau yang akan memimpin penyisiran ini bersama tiga Anbu yang lain ... Phoenix ... Tiger ...Poo ... bubar " Perintah Hokage dan Keempat Anbu itu pun hilang dengan Shunshin masing- masing.
" Hari ini Nii san menjalankan Misi yang kesepuluh kalinya sebagai Anbu ... dan aku juga menjalankan Misi yang akan diberikan Hokage siang ini ... aku harus semangat dan tetap cermat melihat keadaan dalam setiap Misi seperti yang dikatakan Nii san ... dan lagi. " Kata Mito kepada dirinya sendiri yang berada di kediaman nya.
Sementara itu Naruto yang sekarang menjalankan Misi dengan Nama sandi Phoenix bersama dengan Anbu lainnya Taka yang memimpin dan anggota lainnya Tiger dan Poo terlihat sedang berlari menelusuri hutan untuk menuju perbatasan ... dan sampai setelah siang hari mereka telah sampai di suatu desa lain dalam negara Hi . Mereka terlebih dahulu menyelidiki desa itu apakah mencurigakan atau tidak .. setelah mereka memeriksa dan tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka.
Sementara di Konoha Tim Kakashi diserahi tugas untuk Menjalankan Misi yang menjaga seorang kakek tua yang bernama Tazuna untuk kembali ke desanya.
" Yosh ... Misi ini pasti akan kusukseskan dan akan ku tunjukkan pada Nii san kalau Misi pertamaku berhasil dengan lancar ... " Ucap Mito semangat sambil mengacungkan kepalan tangannya le langit. " Dia ini sama seperti si Naruto... terlalu berisik ... dan banyak omong " decih Sakura dalam hati.
" wahhh ... wahh ... waahh ternyata Anda memang memiliki anak-anak yang hebat dan penuh semangat Minato sensei ..." Batin Kakashi sambil tersenyum melihat tingkah Mito.
" hmmm ... aku juga akan menyukseskan misi ini dan menunjukkan pada Itachi Niii san kalau aku ini Ninja yang hebat ... hahaha ... APA ? tungggu ! SIALAN ... kenapa aku juga jadi sama seperti anak ini ... SIALAN aku tertular ... Sial, sial, sial ... Dobe ini semua gara-gara kau ... " runtuk Sasuke sambil mengeleng-gelengkan kepalanya seolah mengusir pikiran bodoh yang disembunyikannya dalam hati karena tiba-tiba berpikir seperti itu.
" Oke ... ayo kita berangkat Minaa ... " ucap Kakashi sambil keluar dari Pintu Gerbang Konoha dan diikuti oleh ketiga murid dan juga kliennya Tazuna.
TBC
R
E
V
I
E
W
(Maaf kalau ceritanya tidak sesuai dengan harapan, saya masih membutuhkan saran dan kritik untuk menyempurnakan cerita ini ... )
