Author : Heh, akhirnya dapet juga update chapter ini. Oke, mungkin di cerita ini akan agak panjang daripada chapter sebelumnya. Enjoy this chapter.
Warning : T semi M rate ( T+ rata ), typos, bahasa labil dan gak baku.
Pairing : Hist
Genre : Action/Friendship/Homour/Romance
Disclaimer : Punya Masashi Kishimoto
The Hunter
Chapter 2
( Police caught )
.
.
Di kota Konoha
Sasuke dan Sakura sedang menunggu Naruto. Disana juga ada orang – orang yang akan mengikuti balapan. Tak lama kemudian, Naruto datang.
"Sorry, sorry,gue telat," kata Naruto sambil mematikan mesin kendaraannya.
"Lo itdu gimana sih? Masak ada acara segini megahnya lo bisa lupa?" Tanya Sakura. Dia menganggap kalau balapan ini adalah sebuah acara gak boleh dilupakan.
"Hei, gue kan udah minta maaf, kenapa lo sewot?!" jawab Naruto yang langsung marah – marah.
"Sudah, sudah, kalian ini seperti anak kecil saja. Jadi gak balapan?" Tanya seorang pemuda yang sekarang berada di belakang Sasuke yang sekarang sedang memperebaiki kendaraannya.
"Ternyata, lo gak berubah ya, Sakura. Hei Sasuke, lebih baik lo sama gue aja," kata sorang wanita yang berada di samping pemuda tadi. Naruto dan Sakura langsung melihat ke sumber suara.
"Ino, Kiba, sejak kapan kalian ada disini?" Tanya Naruto yang terkejut dengan kahadiran kedua temannya itu.
"Kalian aja yang gak ngekiat kalau ada mereka disini. Oke, ayo kita balapan," kata Sasuke sambil menyalakan motor warna hitam kebiru biruan miliknya.
"AYO," kata Naruto dan yang lain hampir bersamaan.
Tak lama kemudian, semua pembalap dan para penonton berkumpul. Sasuke berada di posisi paling depan. Disusul Naruto yang menggunakan motor modifikasi warna orange bercorah merah. Sakura yang menggunakan motor warna merah muda. Kiba yang menggunakan motor modifikasi warna putih bercorak biru. Ino yang menggunakan motor warna biru dan disusul dengan pembalap lain. Tak lama kemudian, datang seorang wanita cantik berada di depan.
"1, 2, 3, GO!" kata wanita itu sambil mengibarkan bendera warna hijau. Semua pembalap langsung melesat dan saling mendahului satu sama lain.
.
.
"Ayo kita tunjukkan siapa yang menang," kata Naruto sambil menunjuk jari tengahnya ke arah Sasuke. Sasuke yang merasa tertantang memasukkan gigi motornya lagi dan menambah kecepatannya. Naruto tak mau kalah.
Beberapa menit kemudian, Naruto dan lainnya melihat sebuah tiang. Mereka berbelok ke arah garis stars setelah melewati tiang tersebut.
.
.
Beberapa meit kemudian, mereka melihat garis finis yang telah ditentukan. Sasuke berhasil menjadi pemenang balapan tersebut.
"Lo hebat sekali Sasuke," kata Ino yang berdecak kagum dengan kemenangan Sasuke.
"Halah, itu cuma kebetulan doing," kata Naruto iri.
Tak lama kemudian, terdengar suara siline polisi datang ke lokasi balapan. Semua pembalap berhamburan pergi meninggalkan lokasi balapan termasuk Naruto. Dia langsung menyalakan kembali motornya dan langsung tancap gas. Dari kaca spionnya, dia dapat melihat kalau dia sedang dikejar oleh dua mobil polisi.
"Hei berhenti!" kata salah satu petugas polisi yang mengejar Naruto. Polisi yang berada di dalam kedua mobil polisi itu kualahan menangkap Naruto, bahkan tembakan mereka tidak ada yang mengenai Naruto.
Tiba – tiba saja, muncul sebuah motor polisi dari sebelah kiri. Terlihat polisi yang menunggangi motor tersebut memakai pakaian lengkap, memakai masker, memiliki rambut berwarna putih dan memiliki mata onyx di bagian kiri matanya. Polisi tersebut menembak tepat pada ban belakang Naruto dan mengakibatkan Naruto terjatuh dari motornya.
"Sekarang kau ditangkap karena telah melakukan keonaran dan meresahkan warga," kata polisi tersebut sambil memasangkan borgol ke tangan Naruto. Dia langsung membawa Naruto ke kantor polisi.
Di kantor polisi
Naruto yang dibawa ke kantor polisi Konoha, langsung dibawa ke ruangan introgasi. Disana dia melihat Sasuke, Sakura, Kiba dan Ino duduk santai. Polisi itu langsung memaksa Naruto untuk duduk dekat dengan Kiba. Tak lama kemudian, polisi itu pergi meninggalkan ruangan.
"Hei, kalian kira ini hotel apa?" Tanya Naruto yang tercengang karena teman temannya masih bisa bersantai disaat seperti ini.
"Hei Naruto, santai aja kalik, kayak di pantai," kata Kiba santai yang lain malah mengangguk seolah setuju dengan perkataan Kiba.
.
.
Di luar ruangan
"Bagaimana Kakashi? Apa semua berjalan lancer?" Tanya seorang polisi berambut nanas kepada polisi berambut putih itu.
"Rencanamu berhasil Shikamaru. Sekarang, kau introgasi saja mereka," jawab Kakashi.
"Baiklah Kakashi, aku akan mengintrogasi mereka, permisi!" kata Shikamaru yang meminta ijin untuk masuk ke dalam. Kakashi langsung memberikan jalan.
.
.
Di dalam ruangan introgasi
"Baiklah kita mulai dari perkenalan dulu. Halo namaku Shikamaru Nara. Umurku 18 tahun. Aku adalah polisi bintang satu….." kata Shikamaru yang memperkenalkan dirinya namun perkataannya dipotong oleh Naruto.
"Sudah, jangan berbelit belit. Mau lo itu apa sih?" kata Naruto yang langsung memotong perkataan Shikamaru.
"Aku cuma mau tanya, hubungan kalian dengan keluarga kalian baik – baik saja buakan?" Tanya Shikamaru sambil memperlihatkan senyumnya.
"Memangnya apa perdulimu?" Tanya Sasuke dengan memasang wajah cuwek bebeknya.
"Tentu saja aku perduli, karena sebentar lagi kalian tidak dapat melihat orang tua kalian lagi selama beberapa tahun," jawab Shikamaru.
"Lalu kenapa lo menanyakan hal yang tak berguna seperti itu?" Tanya Kiba sambil melihat Shikamaru dengan tajam seolah ingin menghabisi polisi berambut nanas itu.
"Karena menurut informasi, kalian para pembalap liar membuat kerusuhan karena tidak pernah diperdulikan oleh kedua orang tua kalian. Akibatnya, kalian terjerumus ke dunia malam, narkoba, bahkan sexs bebas," jawab Shikamaru panjang lebar.
"Hei, lo pikir kami ini anak berandalan apa? Alasan kami masuk ke dunia malam karena kami kurang bahagia bersama keluarga kami. Jadi kami mencari dunia kami sendiri," kata Naruto yang mengutarakan alasannya kepada Shikamaru sambil setengah membentaknya.
"Ooo jadi begitu," kata Shikamaru mengangguk anggukkan kepalanaya. Kemudian dia keluar ruangan tersebut.
TBC
Author : Oke imajinasi saia sudah mentok sampai sini karena saia lagi cari lirik lagu Merpati Band yang Tak Rela kiriman seorang reader. Ya udah deh, untuk yang mau kirim kritik, saran maupun yang cuma tanya – tanya doang silakan review ataupun PM saia.
Thank udah membaca chapter ini.
