Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto

Author: hani yuya

Judul: sakura's and team adventure

Rate: T

Pairing: sasusaku, naruhina, shikatema, saiino, nejiten, gaara,uchiha itachi, sasori.

Genre : Fantasi, Adventure, Au, Romance, Friendship.

Warning: seperti biasa cerita ini jauh dr kata sempurna,Typo bertebaran di mana-mana .don't like don't read.


Tokyo , 20 januari 2045

Bulan ini di Tokyo memasuki musim salju sehingga di sepanjang jalan salju menumpuk sampai mata kaki. Suhu nya pun sampai minus 5 derajat , karena itu semua orang memakai baju penghangat yang super tebal bahkan ada yang memakai lebih dari satu baju penghangat. Bagaikan berada di lemari pendingin hidung dan mulutpun sampai mengeluarkan embun.

Seorang gadis bersurai pink dengan pakaian sekolah musim dinginnya serta tak lupa berlapis baju penghangatnya berjalan santai di tengah kota yang penuh akan tumpukan salju. Tahun ini dia menginjak tahun ke 3 di Tokyo hight school.

#Sakura Pov on#

Kulangkahkan kakiku berjalan di atas tumpukan salju, kulihat jam tangan yang kupakai di tangan kananku "Baru jam 6, lagi-lagi aku terlalu cepat berangkat " . Setiap pagi aku selalu bangun jam 4.30 pagi, menyiapkan sarapan, bekal dan buku pelajaran.

Ibuku Haruno Mebuki dan ayahku Haruno Kizashi bekerja di toko kue 'Haruno Bakery' milik kami sendiri letak toko kuenya tak jauh dari rumah.

Aku juga mempunyai seorang kakak yang hanya berbeda 2 tahun diatasku namanya Sasori , kini meneruskan kuliah nya di Osaka university tapi sudah sekitar 3 bulan ini aku tidak mendengar kabarnya ,kuharap dia baik-baik saja.

Langkahku berhenti di depan lampu penyebrangan, karena lampunya berwarna merah.

"Haahh" Aku menghela nafas panjang, selama 17 tahun dalam hidupku belum pernah merasakan rasanya jatuh cinta, Aku bosan dengan kehidupanku yang datar tidak ada tantangan sama sekali , aku hanya mengikuti arus yang sudah ada.

Kalau boleh meminta pada Kami-sama, Aku ingin hidupku penuh akan tantangan dan sedikit berwarna lalu mencintai seorang pria dengan setulus hatiku yang bisa melindungiku dan selalu berada disisiku.

Ah lampunya sudah berwarna hijau , akupun mulai melangkahkan kakiku . Tapi baru 3 langkah ku berjalan, sebuah suara mengagetkanku.

Tin Tin Tin
Sebuah motor balap berwarna hitam melaju cepat ke arahku, aku terbelalak tak percaya kakiku kaku di tempat, kudengar dari arah belakang semua orang berteriak histeris.

BRaakkkkk
Telat ... pria yang membawa motor balap tadi , sempat kulihat dia menghindar sebelum akhirnya menabrakku , lalu dia melompat dari motornya dan memelukku erat hanya untuk melindungi tubuhku akan benturan aspal jalan, tapi sayang bagian kepalaku terhantam kerasnya jalan, akhirnya tubuh kami terpental jauh hampir 5 meter dari tempatku berdiri.

Tubuhku terasa sakit pandanganku pun buram,darah bercucuran dari kepalaku , sebelum mataku terpejam sepenuhnya , aku melihat seorang pria yang berbaring tak jauh dariku. Dia orang yang menabrakku, keadaannya pun hampir sama denganku mungkin lebih parah karena dia melindungiku dengan tubuhnya.

Dia orang yang baik pikirku, semoga kami dipertemukan kembali , lalu aku pun tak sadarkan diri.

#

#

Silau itu yang kurasakan saat kubuka mataku dengan perlahan. Berulang kali kumengerjapkan mata untuk menyesuaikan cahaya yang masuk pada mataku.

Lalu aku mengubah posisiku menjadi duduk , mataku terbelalak kaget saat kulihat sekelilingku penuh akan pepohonan 'Di mana ini?' Itu ucapan pertama yang terlintas di otakku.

Kucoba berdiri dan sekali lagi mempertajam penglihatanku, Keringat dingin mulai bercucuran di pelipisku, Otakku mencerna apa yang sebenarnya terjadi.

Kuingat kejadian sebelumnya aku terbaring tak berdaya karena sebuah kecelakaan, lalu kuperhatikan tubuhku dengan seksama. Tidak ada luka ataupun darah yang keluar dari kepala maupun tubuhku.

Yang aneh nya lagi baju yang kukenakan pun berbeda, aku memakai baju berwarna merah tanpa lengan, dengan rompi belahan kanan -kiri berwarna pink sepaha dan celana short hitam pendek sepaha.

"Kami-sama apa yang sebenarnya terjadi! " ucapku frustasi . Tak sengaja kulihat kalung yang menempel di leherku, kalung berbentuk hati yang ditengahnya terdapat cairan biru didalamnya, serta dua buah kunci dengan bulatan kecil yang berada di samping kanan - kiri nya.

Wuusshhh
Lalu tiba-tiba muncul sebuah cahaya dari dalam kalung tersebut , cahaya putih itu lalu memunculkan sesosok manusia bertubuh seperti peri kecil kira-kira besarnya sama dengan telapak tanganku dengan wajah yang serupa denganku.

Sosok itu melayang di depan mataku, Ini benar-benar membuatku terkejut, mulutku menganga saat dia mulai berucap.

"Selamat datang di dunia bayangan, Sakura-chan " Dia berucap dengan senyum yang memenuhi wajah kecilnya.

"Hwaaa... kau bisa bicara?! " Aku jatuh terduduk saking kagetnya.

"Tentu saja, aku ini tercipta dari separuh jiwamu yang akan menuntunmu mencari kepingan-kepingan jiwa nanti "

"Kepingan jiwa? apa maksudmu, cepat jelaskan kenapa aku bisa berada di sini ? " Aku menuntut penjelasan darinya.

"Baiklah akan aku jelaskan dari awal, dengarkanlah baik-baik " lalu sosok kecil itu mengangkat tangan kanannya ke atas, tak lama kemudian cahaya putih keluar dari jari telunjuknya yang mungil.

Lalu terbentuklah layar yang cukup besar yang didalamnya tergambar diriku yang tengah terbaring tak berdaya dengan alat infus diseluruh badan dan juga alat pembantu pernafasan.

Disana juga aku melihat Kaa-san dan tou-san yang menangis di samping tubuhku yang sedang terbaring tak berdaya. Tak biasanya mereka mengeluarkan air mata, setahuku mereka orang yang kuat. Melihat mereka menangis membuat air mataku ikut menetes.

"Haruno Sakura tahun ini berusia 17 tahun, tidak pernah jatuh cinta, hidupnya pun biasa saja, sampai tadi kau memohon pada kami-sama untuk mengubah alur kehidupanmu untuk lebih penuh tantangan ,begitu kan Sakura-chan? "

" ... "

"Didunia ini terdapat orang yang sudah mati dan orang yang dalam keadaan krisis di dunia nyata, kau ditarik ke sini untuk menentukan apakah kehidupan mu akan berlanjut atau tidak "

" ... "

"Kau adalah seorang pemegang kunci dan sebagai pemimpin di tim mu semua orang akan mengikutimu"

" ... "

"Kalung yang kau gunakan adalah bukti kau adalah seorang pemegang kunci, lalu cairan yang terdapat di tengahnya itu adalah chakra kehidupanmu di sini,Jika berwarna biru itu artinya chakra kehidupanmu penuh, jika berwarna hijau chakra kehidupanmu tinggal setengah, dan jika berwarna merah berhati-hatilah itu mendekati akhir hidupmu, lalu 3 bulatan di kunci sebelah kiri dan 2 bulatan di sebelah kanan itu adalah tempat kepingan jiwa yang akan kau cari, satu-persatu kepingan jiwa yang kau temukan akan otomatis tertanam di sana "

" ... "

"Jika 5 kepingan jiwa terkumpul kau dan teman-temanmu akan hidup di duniamu kembali "

" ... "

"Tapi jika chakra kehidupanmu habis, kau akan mati "

"Tunggu,! bisakah kau jelaskan dengan perlahan? " kuhapus air mata yang menetes di pipiku.

"Sayangnya tidak bisa ! kita harus bergegas Sakura -chan"

"Heh,memang kenapa? "

Wuussshhh.. Jleb
Sebuah panah melesat cepat di depan mataku lalu tertancap di dahan pohon tak jauh dariku, mataku terbelalak tak percaya.

Kutengokan wajahku ke arah panah itu melesat, kulihat seorang pria paruh baya berdiri untuk menarik panah ke 2 untuk diarahkannya lagi padaku.

"Lari Sakura-chan! " Sosok kecil yang serupa denganku berteriak kearahku. Segera ku bangun dari dudukku dan berlari sekuat tenaga. Sosok pria separuh baya yang menyerangku pun ikut mengejarku, berulang kali ia lepaskan panahnya ke arahku.

"Hwaa, ada apa ini, kenapa dia mau membunuh ku?" Tanyaku sambil berlari menghindari panahnya.

"Dia sudah mati " sosok kecil itu berdiri dipundakku.

"Haahh"

"Berhati-hatilah semua orang mengincar si pemegang kunci,karena orang yang sudah mati pun bisa hidup kembali jika mendapatkan 5 keping jiwa Sakura-chan "

"Apa-apaan ini, kyaaa "

Bruuk - sial - Gara-gara aku tidak memperhatikan jalan,aku terpeleset dan jatuh membentur tanah . Kulihat pria itu mendekat ke arahku, ditariknya busur panah nya kearahku , badanku tak bisa bergerak aku pasrah kututup kedua mataku dengan kedua tanganku.

Crassshhh
"Eh, tidak sakit ?" Kubuka mataku perlahan dan kusingkirkan tanganku dari wajahku.

Sosok bayangan seorang pria dengan rambutnya yang mencuat belakang membelakangiku dia menggunakan hakama berwarna putih dengan celana selutut dan rompi yang diikat dengan tali di pinggang .

Dia menolongku dengan sebilah pedang yang di pegangnya membelah tubuh pria setengah baya yang mengejarku tadi. Anehnya sosok pria setengah baya tadi hilang tak berbekas hanya menyisakan debu yang lalu diterbangkan angin.

" ... " aku masih diam tak bergeming. Lalu sosok pria dengan rambut mencuat belakang berbalik ke arahku, terpancar mata Onyx nya yang indah berwarna hitam kelam menatap balik manik Emeraldku. Aku terpana akan ketampanannya yang bak seorang Pangeran .'Kami-sama aku jatuh cinta pada pandangan pertama padanya '

.
.

.
To be continue .

Waahhh jadi juga chap 1...maaf jika jelek, aku newbe dan masih banyak …jika berkenan minta kritik dan sarannya ya. Arigatou.R&R.

Top of Form

Bottom of Form