Author:"Yo,selamat datang di UY chapter 2!"

Yachiru:"Yay,chapter 2!

Author:"Please read…"

Yachiru:"And review!"


Ulah Yachiru

Disclaimer:Bleach bukan punya saya

Warning:Gaje,abal,OOC,typo,garing,dll

Divisi 2

"Target 2,target 2,target 2!"kata Yachiru bangga sambil tancep gas ke divisi 2,biasa,buat ngusilin si taichou ni divisi.

BRAK!

"Hai Soi-chan!Maen tebak-tebakan yuks!"ajak Yachiru tanpa ngetok pintu dulu,membuat Soi Fon yang lagi minum teh hijau tersedak."YACHIRU!KALO MAU MASUK,KETOK PINTU DULU NAPA!KESELEK NEH!"omel Soi Fon kesal.

"Aku mulai ya!'kata Yachiru."EH?"Soi Fon lupa buat kabur."Stroberi apa yang bisa jalan?"Tanya Yachiru."Mmm,eh,ah,anu…"Soi Fon gak bisa berbacot apa-apa."Jawabannya:Ichigo!Soi-chan musti dihukum!"kata Yachiru gembira,Soi Fon langsung nangis batin.

'TIDAAAAAAKKKKKK!'

BUK!

Soi Fon pingsan karena dipukul kepalanya.

...

"E-eh?G-gue dimana?"tanya Soi Fon sambil melihat sekeliling dengan waspada."T-tanganku,terikat?"Soi Fon bersusaha melepas ikatan.

NGUUUUUUNNNNGGGGG…

"Suara apa it-"kalimat Soi Fon terhenti saat melihat ada ribuan tawon yang siap menusukkan jarum ke tubuhnya. Kontan saja ia langsung lari karena Tawon lebih berbahaya ketimbang lebah.

"EMAAAAAKKKKK!TOLONGIN AYEEE!"Soi Fon berusaha mencari jalan keluar,tapi nihil. Tiba-tiba ia melihat sebuah pintu di kejauhan,ia langsung berlari kearah pintu,tapi tawon-tawon tidak merelakan mangsanya kabur. Habislah ia.

"NOOOOOOO!"Soi Fon langsung dikerubutin tawon-tawon tersebut.

...

"Sepertinya aku mendengar suara dari sini."kata Komamura sambil memandang seonggok bangunan tua yang tidak terawat.

GABRUK!PRANG!KREK!NOOO!AAAHHHH!JEBRET!BRAK!BRUK!PRANG!HELP!AAAHHHH!

'Itu seperti suara Soi Fon-taichou. Menurut keterangan Marechiyo-fukutaichou,Soi Fon-taichou dibawa ke sini oleh Yachiru.'kata Komamura dalam hati.

GABRUUUUKKKK!

HENING….

"Tidak ada suara setelah suara tadi?Hmmm…. sepertinya sudah selesai"Komamura membuka pintu."YA ALLAH YA ROBBI YA MALIK….(Lha,sejak kapan Koma-chan jadi islam?*Author dicekek karena mengganggu suasana*)"Komamura terkejut saat melihat Soi Fon sudah pingsan dengan badan penuh dengan bentol-bentol bekas disengat tawon. Ia segera berlari untuk menolong Soi Fon.

KRIEEETT…

BRUK!

"Tertutup hm?"Komamura membuka pintu tersebut sambil membopong Soi Fon.

'Sial,pintunya terkunci dari luar!'maki Komamura dalam hati. Ia menoleh kebelakang."Hehe,hai… numpang nanya,arah keluar ada gak?"tanya Komamura ke ribuan tawon yang siap menusuk dirinya dengan sengat mereka sambil nyengir takut.

Ajaibnya,ribuan tawon tersebut menjawab pertanyaan Komamura dengan membuat tulisan "YOU CAN'T ESCAPE FROM HERE.". Komamura langsung bergidik saat melihat tulisan tersebut. Countdown dimulai.

3…

2…

1…

NGUUUUUNGGG!

"CABUUUTTT!"

Komamura harus berlari menghindari sengatan tawon yang banyaknya naujubilah,sambil membopong Soi Fon.

CTUT!

"SAKIIITTT!"Komamura menggebuk tawon yang tadi nyengat dia,tapi tawonnya malah nancep di gauntlet-nya.

"AHK,AKU GAK TAHAN!TODOROKE,TENKEN!"Komamura melepas shikai-nya.

BRAAKKK!

'Sorry Soi Fon-taichou,nanti propertinya aku ganti,yang penting nyawa dulu!'kata Komamura dalam hati sambil bershunpo ria ke divisi 4."Unohana taichou,tolongin So Fon-taichou ya!Bye!"Komamura langsung ngibrit setelah nyerahin Soi Fon ke Unohana. Unohana hanya cengo dengan tampang wew.

'GIMANA INI?!MATI GUE KALO GAK SECEPET MUNGKIN MENCARI JALAN KELUAR!'Komamura bershunpo ria untuk menghindari amukan tawon yang jumlahnya naujubilah.

Sementara itu,di divisi 3…

"Gin-chan!Maen yuks!"ajak Yachiru main masuk kayak maling. Gin jadi kebakaran jenggot."B-baiklah."kata Gin tersenyum kecut karena kehilangan kesempatan untuk kabur."Yay!Rubah apa yang nyolotin?"Tanya Yachiru dengan bangga karena ia yakin 100% bakal bisa bikin ni taichou stress berat.

"Rubah nyolong daleman?"

"Salah!"

"Rubah banci?"

"Salah!"

"Trus apa?"

"Jawabannya:Gin!"kata Yachiru bangga bisa bilang 'Gin itu rubah yang nyolotin'. Gin jadi kesel,tapi ditahan.

'Kampret,gue dikatain rubah yang nyolotin!Gue kepret baru tau rasa lo!'gerutu Gin dalam hati."Gin-chan gak bisa jawab!BERARTI GIN-CHAN DIHUKUM!"teriak Yachiru senang. Gin langsung stress berat.

"Gin-chan ikut aku ya!"kata Yachiru,Gin hanya pasrah. Mereka ke lapangan divisi 3,Yachiru menyuruh Gin untuk mengikatkan ribuan balon hydrogen ke pinggangnya dengan kencang. Dengan sangat terpaksa,Gin menurut.

ZRASH!

"BYE!"kata Yachiru melambaikan tangan setelah menebas tali yang jadi pemberat balon-balon tadi.

"UWAAAA!TOLOOOONNGGG!"teriak Gin minta tolong ambil meronta-ronta.

'Oh iya,zanpakuto!'Gin mengambil zanpakutonya."Hi-hilang?"Gin nengok ke bawah. Terlihat Yahiru menunjukkan zanpakutonya(Gin). Habislah ia..

"NOOOOOOO!"

...

"Hhhh… untung tadi ada empang,jadi gue selamat deh dari tawon-tawon itu!"kata Komamura sambil bershunpo ria ke divisi 3 dengan basah kuyup,persis seperti serigala nyemplung ke comberan.

"TOLOOOOOOONGG!"

"Lha,itu kan' suara Ichimaru-taichou!"Komamura segera meningkatkan kecepatannya seperti pembalap MotoGP dikejar banci taman lawang.

Setelah sampai di TKP,Komamura menengadah ke atas. Terlihat Gin sudah melayang di udara dengan ketinggian yang menyamai monas,dan ia terus naik keatas,sampai…

JEGLEEERRR!*suara petir*

Kini terlihat Gin jatuh dengan tidak elitnya,dengan muka gosong,baju compang-camping,dan balon-balon yang membawanya ke langit tadi meledak.

BRAAAKKK!

"Kau tidak apa-apa,Ichimaru-taichou?"Tanya Komamura dengan watados(wajah tanpa dosa). Yak,saudara-saudara,kini terlihat lubang sedalam 1 meter dengan berbentuk manusia yang berpose 'jatuh dengan tidak elit'.

Komamura segera membopong Gin ke divisi 4.

TO BE CONTINUE


Yachiru:"Yay!Target kedua dan ketiga selesai!"

Author:"GOOD JOB,YACHIRU!"

Yachiru:"Please…"

Author:"Review!"