Yachiru:"Yay!Selamat dating di UY chapter 5!"

Komamura:*melepas bankai*AUTHOOORRRR!HENTIKAN FANFIC INI ATAU KAU HARUS MATI!"

Author:"Eits,NDAK BISA!SEMUA TAICHOU HARUS KEBAGIAN DONG!"

Yachiru:"IYA!ITU BETUL KOMA-CHAN!BUKTINYA PARA REVIEWER INGIN TAHU KELANJUTANNYA!"

Komamura:*sighs*"Baiklah. Tapi jangan yang enggak-enggak!Awas lo!"

Author:"Ndak boleh begitu!Harus sama dong,biar adil!"

Yachiru:*mengangguk*

Komamura:*sighs*"Iye-iye!"

Author&Yachiru:"Please read and review!"


Ulah Yachiru

Disclaimer:Bleach bukan punya saya,tapi Miruki punya saya!

Warning:Gaje,abal,OOC,garing,typo,apalah!

Divisi 6

BRAAKKKKK!

"Byakkun,main tebak-tebakkan yuks!"ajak Yachiru main masuk seperti maling kutang. Byakuya yang sedang asyik menikmati teh hijau sambil memandangi pohon sakura-pohon sakura miliknya langsung tersedak."GAH!YACHIRU!"teriak Byakuya kesal."Aku mulai ya!Genteng apa yang nyo-mph-glek-makasih Byakkun!"Yachiru disogok sama Byakuya pake bakpao ternyata,lalu Yachiru main ngibrit aja."Selesai!"Byakuya memandangi pohon sakuranya lagi. Alangkah terkejutnya ia saat menyadari bahwa semua pohon sakuranya sudah tinggal akarnya saja,otomatis Byakuya langsung nangis seperti bayi yang direbut permennya.

"HUAAAAA!POHON SAKURAKUUUU!HUAAAAAAAAA!HIKS,HIKS,HUAAAAAAAA!"Byakuya nangis tersedu-sedu sambil ngacak-ngacakin rambutnya,membuat kenseikan-nya terlepas.


TOK-TOK-TOK!

"Permisi,boleh saya masuk taichou?"Tanya Renji sambil mengetuk pintu. Samar-samar terdengar suara tangisan Byakuya dari dalam."Apakah dia ada,Abarai-fukutaichou?"tanya Komamura. Teling tajamnya bergerak untuk mencari tahu asal suara tangis yang ia dengar.

"Kurasa kau boleh masuk,Komamura-taichou."kata Renji akhirnya. Komamura mengangguk,lalu membuka pintu secara sopan.

Mereka berdua langsung terkejut saat mendapati Byakuya menangis seperti bayi. Renji langsung nampar bolak-balik taichou tercintanya tersebut."TAICHOU!SADAR TAICHOU!SADAR!DUNIA BAKAL KIAMAT KALO SEMUA SHINIGAMI NGELIAT ELO MENANGIS!EMANG ADA APA SIH!"teriak Renji,sambil menampar bolak-balik taichounya. Komamura melihat ada selembar kertas didekat Byakuya. Ia pun membacanya,sementara Byakuya dan Renji saling menampar.


Dari:Yachiru

Untuk:Byakkun

Thanks ya Byakkun udah ngasih aku bakpao!Sebgai hadiahnya,aku telah menebang semua pohon sakuramu agar kau bahagia(baca:sedih)!Udah dulu ya!Bye!


"Pantas saja!Kuchiki-taichou,jangan menangis lagi. Nanti si Author gantiin kok!"hibur Komamura."WATH?!GANTIIN?Iye deh,nanti aku ganti kok!Tenang!Aku jamin 100%!"kata Author memberi jaminan. Byakuya langsung loncat-loncat seperti anak autis yang hilang akal.

"Saya pamit dulu,Kuchiki-taichou,Abarai-fukutaichou!"kata Komamura,Byakuya dan Renji mengangguk,lalu Komamura kembali ke divisinya dengan tampang kelelahan.

Divisi 7

"Eh,taichou sudah pulang!Aku sudah membuat taichou teh hijau,silahkan!"kata Miruki sambil membawa secangkir teh hijau dengan senyuman yang selalu menghiasi wajahnya. Komamura duduk di kursinya,lalu mengambil teh hijau yang Miruki bawa."Terimakasih."kata Komamura."Yo,sama-sama taichou!"kata Miruki.

"Miruki,tolong,kau larang Yachiru masuk. Ia telah menyiksa taichou divisi 1 sampai divisi 6,dan sekarang aku yang jadi targetnya."kata Komamura sambil menyeruput tehnya."Kenapa gak taichou aja?"

"Mmmm,aku sibuk."jawab Komamura."Hhhh… baiklah!"kata Miruki sambil mengikatkan zanpakutonya ke punggung(note:Ia setinggi dengan Hitsugaya) dengan kain berwarna hitam,lalu keluar.


"Eh,Miru-chan!Main yuks!"ajak Yachiru."Ogah ah!Aku lagi jagain taichou nih!" tolak Miruki."Kalo begitu,ayo lawan aku!"kata Yachiru sambil menyabut zanpakutonya. Miruki sebenarnya pengen nyerang,tapi masalahnya,ia harus memilih:

Melaksanakan amanat Taichounya,tapi divisi 7 akan modar dan ia melanggar peraturan seiretei,

Atau,

Membiarkan Yachiru begitu saja,tapi Taichou-nyalah yang akan jadi tumbal.

"Mmmmmm…. Kau ajak main Taichou aja!"kata Miruki akhirnya,karena ia tahu pilihan pertama punya 2 resiko,sedangkan yang kedua hanya 1 resiko,meskipun sangat fatal…

"Yay!Tengkyu Miru-chan!" kata Yachiru yang langsung masuk. Miruki lalu jalan-jalan ke sekitar divisi 7.


BRAKKKK!

"YACHIRU?!"teriak Komamura syok."Koma-chan,main tebak-tebakkan yuks!"ajak Yachiru,sementara Komamura dalam keadaan kepepet dan tidak bisa kabur."Aku dulu ya!Banci apa yang nyolotin?" Tanya Yachiru.

"Mmmm…. Banci taman lawang?"

"Salah!"

"Banci nyolong kutang?"

"Salah!"

"Trus apa?"Tanya Komamura."Jawabannya:Yumichika!Koma-chan gak bisa jawab,berarti Koma-chan dihukum!"kata Yachiru senang,wajah Komamura jadi seperti serigala minta dikasihani. Ia lupa dengan janjinya dulu. Kini mereka keluar divisi 7,Komamura disuruh Yachiru untuk tidak membawa zanpakuto dan tidak memakai haori,tapi dipakaikan kantung kertas yang sudah dibolongin untuk menutupi kepalanya.

"Koma-chan,pegang ini ya!"kata Yachiru sambil menyerahkan sepasang sandal. Komamura terpaksa menurut. "MALING!MALING!"teriak Yachiru."EH?YACHIRU!MANA MALINGNYA?"Tanya Komamura yang tak sadar."Yachiru-fukutaichou!Mana malingnya?"Tanya seorang shinigami yang datang bersama shinigami lainnya."Itu malingnya!Kejar!"kata Shinigami yang satunya,lalu sekelompok shinigami tersebut mengejar Komamura yang dikira maling. Komamura segera berlari menjauhi amukan massa tersebut.

"Hihi,rencana kedua!"kata Yachiru yang sudah menyiapkan jebakan,yakni seutas tali agar Komamura tersandung. Benar saja,Komamura lewat,tersandung dan terjatuh,lalu digebuk massa yang mengiranya maling.

BAK!BUK!JDUK!BAK!BUK!JDAK!BAK!BUK!BAK!BUK!BAK!BUK!BAK!BUK!BAK!BUK!BAK!BUK!

Sayangnya,para shinigami tersebut tidak mengetahui apa yang mereka hajar. Dan pengeroyokan massa tersebut berakhir dengan bonyoknya Komamura dan bebasnya Yachiru.

"H-HELP ME…"

Dan tak ada yang menolongnya sampai Miruki datang dan membawanya ke divisi 4.


TO BE CONTINUE

Yachiru:"Target 6 dan 7 selesai!"

Komamura:"S-SADIS LOE… AUTHOR…"

Author:"S-sorry Koma-chan!"

Yachiru:"PLEASE REVIEW!"