CELOTEHAN AUTHOR N' PRENS

Silvia: Akhirnya, setelah berbulan – bulan tidak update, akhirnya update juga fic gila ini!

Yachiru: YAY!

Sajin: Bagus, fic ini akan tamat, dan akhirnya aku bisa membalaskan dendam Yamamoto – dono!

Silvia: Ehm, endingnya bisa hepian gak buat Author yang malang ini?

Sajin: TIDAK BISA!

Silvia: Uh, inilah akibatnya macem – macem sama orang yang serius. Semoga readers menikmati fic ini!

Ulah Yachiru

Bleach ituh punya –coretSilviacoret- tauk! 'The beginning' tuh punya One OK Rock, tapi yang nanyi Silvia! *dihajar merame* Silvia juga gak punya Mirai Ocha

Genre humor garing dan friendship yang abstrak

Rate T biar aman

Untuk Hitsu FC harap sediakan mpeng agar tidak gemas bin greget

"Jas tel mi wai beibe, tey mai kol mi krezi, for seying ai kik Hitsu – chan antil hi det~' Yachiru menyanyi lagu 'The beginning' dengan lirik yang hancur – hancuran, tidak peduli dengan orang – orang yang mulai menganggap anak ini sudah kehilangan akal. Dengan riangnya, ia pergi ke kantor divisi 10, tempat dimana Hitsugaya bergulat dengan paperwork yang melimpah ruah berkat Matsumoto. Buset dah nih anak udah nyanyinya dengan lirik ancur, suara ancur, mana liriknya nekat banget lagi! Nih anak gak takut dibekuin Hyorinmaru ya gegara liriknya diganti jadi (ini versi benernya!) 'Just tell me why baby, they may call me crazy, for saying I kick Hitsu – chan until he death' ?

Aku harus cepat!

Sementara itu, dengan kecepatan yang bagi Komamura seperti pembalam motor jipi namun bagi orang lain seperti kura – kura, ia terus mengejar Yachiru, biar nih fic tamat terus nih orang bisa ngehukum Silvia!

"Hitsu – chan! Aku bawain kamu Mirai Oceh nih! Diminum ya!" Yachiru main lempar sebotol Mirai Oceh ke Hitsugaya, dan langsung kabur. Komamura datang ketika Hitsugaya meneguk minuman tersebut.

"JANGAN!" tapi sayangnya ia telat, dan Hitsugaya semakin lama berubah menjadi balita. Matanya yang besar dan ekspresinya yang menggemaskan membuat para Hitsugaya FC berteriak histeris.

"KYAAAA~!"

"Oh tidak, aku harus membawa Hitsugaya – taichou ke divisi secepatnya!" Komamura menggendong Hitsugaya di pundaknya, dan segera berlari ke divisi 4. Hitsugaya versi balita itu menarik kedua telinga Komamura, membuatnya mengerang kesakitan. Setelah berkutat dengan para Hitsu FC, akhirnya Komamura sampai di divisi 4 dengan pakaian layaknya pengemis jalanan.

"Aku titip Hitsugaya – taichou ya!" setelah menyerahkan Hitsugaya ke Isane, Komamura langsung tancep gas ke divisi 11. Isane tampak gemas dengan penampilan Hitsugaya, dan sesekali mencubit pipinya. Kesakitan, Hitsugaya menangis. Isane lalu membawanya ke ranjang dan menyediakan pelbagai perlengkapan balita seperti mpeng berwarna emerald, pakaian panjang berwarna putih dengan motif bunga salju, kaus kaki berwarna biru es, dan bantal beserta bantal guling bermotif naga cina berwarna biru es.

"Ken – chan! Aim koming!" Yachiru menggeser pintu kantor divisi 11 dengan keras, membuat Kenpachi yang sedang asyik bermain di alam mimpi langsung terbangun.

"YACHIRU! KAMU KEMANA AJAH?!' Kenpachi mencak – mencak gak keruan. Tanpa menjawab pertanyaan bebeb Kenpachi, Yachiru langsung memukul bebebnya itu *ditikam Kenpachi* dengan pemukul bisbol. Kenpachi pingsan, dan si pemukul langsung tancep gas ke divisi 12, membiarkan Kenpachi begitu saja.

Komamura datang satu jam kemudian, dan ketika melihat Kenpachi terbangun dengan gaya bences, ia langsung facepalm.

Pasti ada sesuatu nih…

"AH~! ABANG, CIUM EIKE DONG!" Kenpachi tersenyum genit dengan gaya bences menyaingi Yumi, membuat Komamura menelan ludah.

Oh shit!

"KABOR~!" Komamura segera berlari ke divisi 4, menggiring sekaligus menghindari serangan cipok Kenpachi yang cetar membahana itu. Semua orang yang melihat tingkah laku dua taichou sesama warrior itu hanya bisa geleng – geleng kepala dan mengira mereka berdua sudah gila tingkat tinggi.

Sementara Komamura sibuk menghindari serangan cipok Kenpachi, Yachiru si biang keladi membuka pintu lab divisi 12.

"NYURI – CHAN! KITA MAIN SCRABBLE YUKS!" empat garis siku – siku muncul di kepala Mayuri. Namun, si Catur berjalan ini menerima ajakan Yachiru tanpa mengetahui motif dibalik aksi Yachiru ini.

"SIAPA TAKUT?"

Mereka berdua bermain scrabble selama sengah jam, dan kemudian Yachiru bersorak penuh kemenangan ketika ia berhasil mengalahkan score Mayuri. Mayuri uring – uringan, lalu memberikan Yachiru lolipop yang menjadi bahan taruhan mereka. Ebuset, kecil – kecil udah tau taruhan!

"Tengkyu ya Nyuri – chan! Babay!" Yachiru langsung tancep gas sambil memegang lolipopnya.

"3.." Mayuri bingung dengan suara yang datang entah darimana.

"2…" Mayuri mulai sadar.

"1…" Mayuri panik.

"0…" Mayuri berusaha kabur.

DUAR!

Akhirnya divisi 12 gosong beserta isinya, dan Mayuri yang telah gosong bagaikan arang langsung dilarikan ke divisi 4 oleh Komamura.

Komamura memutuskan untuk mengejar Yachiru sebelum akhirnya ia sampai di divisi 13. Komamura mengejar Yachiru sampe ke gua, selokan, pos satpam, monas, TMII, danau Toba, bahkan sampai ke puncak Jaya Wijaya yang diselimuti salju. Dan akhirnya setelah memancing Yachiru dengan lolipop, akhirnya Yachiru berhasil ditangkep.

"Yachiru, kamu kenapa begini? Siapa yang nyuruh kamu begini?"

"Si Author yang nyuruh! Author bilang kalo Yachiru berhasil mengerjai semua taichou, Yachiru bakal dikasih permen lolipop 5 kardus besar!" Yachiru dengan polosnya menceritakan kenapa ia menjahili para taichou.

"Bukannya karena Zaraki – taichou mengejar si Author?" kepala Komamura diliputi tanda tanya.

"Enggak! Pas bebeb Ken – chan ngejar Author, ada notes di laptopnya yang berisi 'Yachiru tolong jailin semua taichou ya! Imbalannya 5 kardus permen lho…' gituh! Jadi ya Yachiru lakuin deh!" Yachiru tersenyum dengan lebarnya, sampai membuat matanya tidak terlihat. Komamura, yang mengerti titik permasalahan, langsung mendeathglare Silvia yang sedang ngetik fic ini.

"SILVIA RUBEDO…" Silvia nyengir takut.

"E – EH ANU… ITU…" Silvia langsung dicantol di menara Dubai.

"Ha! Terbalaskan sudah dendammu, Yamamoto – dono!" Komamura menyeringai sambil memandang Silvia diatas sana dengan tatapan sinis.

"OY! TURUNIN OY! Duh… gue takut ketinggian nih… E – EH BAJU GUE MAU ROBEK! OY! BAJU GU-"

BREK!

"GYAAAA~!" Silvia jatuh bebas dari puncak menara Dubai, dan akhirnya badannya menyentuh tanah dengan tidak elitnya. Dan akhirnya Silvia mesti dirawat di divisi 4 selama 6 bulan.

THE END

Sajin:*bersihin tangan* Akhirnya selesai juga fic gila ini! Fic yang telah membuatku dan Yamamoto – dono menderita!

Silvia:Uh… sakit…

Iba: Hei Silvia Rubedo, ada kupu – kupu nih! *evil smirk*

Silvia:AMSYONG ITU APA OMAIGAT JANGAN NGASIH GUE KUPU – KUPU KAMPRET!

Sajin:*evil smirk*

Silvia;GYAA~! JAUHIN HEWAN ITU DARI GUE!

Sajin: Berminat untuk mereview fic ini readers?