Disclaimer : Masashi Kishimoto. Saya hanya meminjam charanya saja~

Pairing : SasoxSaku , GaaxSaku (?)

Genre : Romance , Friendship ,dll(?)

Rate : T

Warning : OOC , mungkin bakalan ada Typo , Aneh , Gaje , Abal ,dll.

Summary : Sakura menyukai 2 laki-laki berambut merah hampir semerah darah itu. Hanya saja, marga mereka berbeda, yang satu bermarga Akasuna , Dan satu lagi bermarga Sabaku. Dan pada suatu saat, dua laki laki itu menyatakan perasaannya pada Sakura. Lalu?siapa yang laki-laki yang akan di pilih oleh Sakura? Akasuna? atau Sabaku?.

Yosh!selamat membaca minna-chii~ DLDR!~ _(:"3_

.

.

.

"Hn..?"jawab Sasori dan Gaara.

"Kaliaan..."kata Sakura lalu menunjuk 2 orang pemuda di depannya.

"Eh?!"

"Gyaaa! Alis ku hilang.. alis ku hilang.."teriak Sasori histeris.

"Gyaa! Aku punya alis.. aku punya alis.. Gyaaaa! "teriak Gaara tak kalah histeris.

"Mata ku! gyaaaa.. Aku seperti panda sekarang.."teriak Sasori lalu menunjuk muka Gaara.

"Gyaaa! Mata panda ke sayangan ku... gyaaaa"teriak Gaara lalu meraba-raba daerah mata Sasori.

'DOOOING...'

Sakura pun hanya bisa sweatdrop melihat kelakuan DUOMERAH itu.

"Hoi..Hoi.. kalian tenang dulu merah !"lerai Sakura.

"SIAPA YANG KAU PANGGIL MERAH BAKA?! AKU ATAU DIA?!"teriak sasori dan Gaara. Sakura pun frustasi(?).

"Kaliaaan.. coba perkenal kan diri masing-masing.."saran Sakura(?).

"Oke!..Ekhem.. Sasori. Akasuna Sasori. Yoroshiku!"kata Sasori lalu mengulurkan tangannya.

"Gaara. Sabaku no Gaara! Yoroshiku mo!"kata Gaara lalu, menyambut uluran tangan Sasori.

"Sudah mulai kenalkan? Ayo ke kantin! aku lapar sekali!"kata Sakura lalu meninggalkan kelasnya.

"Hn. Ayo panda! keburu bel!"ajak Sasori.

"Ohh.. baiklah..Ayo Bayi.."jawab Gaara.

Gaara dan Sasori pun berjalan mengikuti Sakura ke kantin dengan diikuti peperangan kecil dan juga memakai nama kesayangnya mereka berdua(?).

.

.

.

"Meraaaah! Sini..sini.."teriak Sakura lalu melambaikan tangannya.

Merasa di panggil, Gaara dan Sasori pun menoleh dan langsung menuju tempat tujuan(?).

"Haruno-san , Bayi! Boleh aku mimta nomer ponsel kalian?"tanya Gaara.

"Ha'i.. ini.."jawab Sasori dengan , singkat , padat , dan menuliskan nomer ponselnya.

"Okieees~! Ini.. Gaara-kun~ Oh iya.. Gaara-kun, pamggil aja aku Sakura! atau Sakura-chan!".

"Ah.. Arigatou~ Eh? okay!".

Setelah mereka ber3 berbincang-bincang dan lainnya. Mereka sekarang menjadi teman dekat-ralat-Sahabat-.

.

.

.

3 bulan menjadi sahabat Sasori dan Sakura, membuat Gaara sedikit berubah. Mungkin yang paling berubah dari Gaara adalah Perasaanya. Perasaan? Yap! Gaara menyukai Sakura. Tapi...Untuk mendapatkan Sakura itu tidak gampang. Kenapa? Karena, Untuk mendapatkan Sakura, ternyata Gaara harus bersaing dengan Sasori.

"Hoi..Sasori.."kata Gaara sambil dengan suara pelan.

"Hn? Ada apa panda?"jawab Sasori tanpa menolehkan kepalanya.

"Hei..Kau sedang menulis apa?"

Gaara kesal akibat Sasori tidak menjawabnya, Akhirnya Gaara berteriak memanggil Sasori.

"WOI...BAYI MERAH..DENGAR TIDAK SIH?"teriak Gaara kesal.

"KENAPA SIH PANDA MERAH BER-TATO? KAU TIDAK LIHAT AKU SEDANG KONSENTRASI MELIHAT SAKU-CHAN KU?HAH?.."teriak Sasori tidak kalah kesal.

Semua warga kelas pun menengok (?) kearah Sasori dan Gaara tak terkecuali Sakura dan Oro-sensei.

"Akasuna-san , Sabaku-san! Tolong kalian keluar dari kelas saya dan kalian berdua cepat pergi ke kantok Tsunade-sensei sekarang!"ucap Oro-sensei kesal karena 2 anak muridnya yang berambut merah membuat keributan di kelas.

"Ha'i!"jawab Sasori dan Gaara lalu bergegas keluar dan menuju ruangan Tsunade-sensei.

.

.

.

.

.

Saat berjalan kearah kantor Tsunade-sensei, sempat ada curhatan sedikit dari mereka berdua.

"Haaah.. ini semua gara-gara kau, Panda merah..."

"Hei! Aku? itu salahmu Bayi merah! salah siapa tidak menjawab pertanyaan ku?"

"Aku tidak mendengarnya Merah!"

"What? Tadi kau bilang apa?Merah?Ahaha..Hey!Rambut mu juga merah BAKA!"

"Hn..Aku lupa, ku kira rambutku sudah berubah menjadi PINK sama seperti Saku-chanku.."

"Pffttt"

.

.

.

"Panda kau saja yang ket-"sebelum ucapan Sasori selesai, Ada seseorang yang berteriak.

"AKASUNA-SAN , SABAKU-SAN! CEPAT MASUK KERUANGAN KU!"teriak Tsunade-sensei.

Gaara dan Sasori pun membuka pintu ruangan Tsunade dan berjalan ke arah meja Tsunade.

"Konnichiwa.. Tsunade-sama.."kata Sasori dan Gaara berusaha untuk sopan.

"Hm...Kalian tau kenapa kalian kesini kan?"

"Ha'i"

"Dan kalian tahu hukuman untuk kalian kan?"

"Ha'i"

"Kalau begitu, cepat laksanakan!"

"Ha'i..."jawab Sasori dan Gaara keluar ruangan Tsunade.

.

.

.

.

.

'Ckit...'

Suara pintu yang bergeser, membuat 2 orang di dalamnya menoleh ke arah sumber suara.

"Sakura.. kok belum pulang? ini udah hampir malam loh! nanti Baa-san nyariin kamu"kata Sasori lalu meneruskan kegiatanya.

"iya, kenapa belum pulang?"tanya Gaara.

"Nanti saja aah...Lagian, aku ga tega ngeliat kalian. Sini aku bantu.."jawab Sakura lalu mengambil alat pel, di belakang pintu.

"Ooh..Mu bantu? boleh sini.."kata Sasori.

"Ha'i.."jawab Sakura lalu menghampiri Sasori dan Gaara.

.

.

.

Setelah mereka membereskan hukaman Sasori dan Gaara, mereka pulang kerumahnya masing masing.

Sakura's House,

"Gyaaah!..enaknya..ternyata mandi air panas ketika bandan lelah enak juga.."kata Sakura sambil mengeringkan badannya.

Setelah memakai baju, dan makan malam, Sakura langsung ambruk ke kasurnya dan mendengarkan lagu menggunakan handphonenya.

'Yume no kawa wo.. watatta fune ga.. shizuka ni kishi ni tsuku-"

Terdengar lagu yang bertandan ada panggilan masuk di handphonenya,Sakura segera mengangkatnya.

"Halo? Moshi-Moshi..?"

"Saku-chan, lagi apa?.."terdengar suara yang sangat di kenal Sakura yaitu Sasori, Sakura langsung tersenyum.

"Ah..Saso-kun..kukira siapa.., aku sedang santai apa? Saso-kun sendiri..?"tanya Sakura.

"Oh..begitu, aku sedang membantu kaa-san, Saku-chan ada di rumah kan?"

"Iyaa..memang kenapa..?"tanya Sakura heran.

"Aku, dan Okaa-san ingin kerumah mu, bisakan?.."

"Iyaa..Bisa kok..Aku bilang Okaa-chan dulu ya? jaa.."

"Jaa.."lalu, Sasori menutup sambungan telepon, dan pergi menuju kaa-sannya yang sedang di Dapur.

.

.

.

.

.

"Mebuki-san..."teriak seseorang dari luar rumah Sakura.

"Hai'...Tunggu sebentar ne..Hana-san.."teriak Mebuki dari dalam rumahnya sambil menuruni tangga.

"Maaf menunggu lama.."kata Mebuki sedikit ngos-ngosan tapi tetap tersenyum.

"Hai'.. tidak lama kok.."

"Yasudah, ayo masuk.."

Setelah Sasori dan Okaa-sannya masuk, mereka pun duduk dan berbincang bincang.

"Ne, Mebuki.. Ini ada Brownis buat Sakura-chan dan kamu.."kata Hana lalu menyodorkan(?) kue brownis kepada Mebuki.

"Ah..Arigatou Hana..hmm.. pasti enak.."ucap Mebuki.

"Coba saja.."

"Etto..Mebuki-baasan, Sakura di kamarnya ya? boleh aku ke kamar Sakura?"tanya Sasori canggung.

"Eh? silahkan saja.."ucap Mebuki lalu tersenyum.

"Arigatou, Aku ke kamar Sakura dulu.."pamit Sasori lalu ber-ojigi(?).

Setelah menaiki tangga, Akhirnya Sasori menemukan kamar Sakura lalu membukanya.

"Saku-chan...Apa yang-"kata Sasori dengan muka yang memerah.

"KYAAAAAAAAA!..."

.

.

.

.

.

.

TBC


Akhirnya~ Apdet~~ masih kependekan ya? Okelah.. chap-chap berikutnya Moe-nyan panjangin lagi~'w')9

Gaje? iyaa?Oh.. :''''3 Mudah mudahan chap-chap lainnya Gak tambah Gaje deh~

Jawaba ripuw~

Milkways99 : Arigatou, udah mau ripiuw ya senpai~ Ohiya ini udah apdet ya senpaii~ maaf kalo gaje~ dan maaf kalau lama nunggu ya.. jangan lupa ripiw lagi ya senpai~ *kasih pisang*/?

Melody in Sky : Arigatou udah mau ripiuw ya senpai~ ini udah apdet ya senpai~maaf ga kilat dan kalo gaje~ maaf juga kalau lama nunggu ya.. dan jangan lupa, tetep ripuw lagi ya senpai~*kasih pisang*/?

.

.

.

.

ohiya, yang potongan lagu tadi, judulnya Yume no Kawa lagunya Acchan's pas Grad. lagunya sedih loh..(?) tapi enak kok.. mau denger? Donlot makanya~ /?/digampar

.

.

.

.

.

#puppyeyesnojutsu(?)

.

.

Jangan lupa RnR ya..~

Akasuna? Atau Sabaku?

BakaMoe-nyaan.