Disclaimer : Masashi Kishimoto. Saya hanya meminjam charanya saja~

Pairing : SasoxSaku , GaaxSaku (?)

Genre : Romance , Friendship ,dll(?)

Rate : T

Warning : OOC , mungkin bakalan ada Typo , Aneh , Gaje , Abal ,dll.

Summary : Sakura menyukai 2 laki-laki berambut merah hampir semerah darah itu. Hanya saja, marga mereka berbeda, yang satu bermarga Akasuna , Dan satu lagi bermarga Sabaku. Dan pada suatu saat, dua laki laki itu menyatakan perasaannya pada Sakura. Lalu?siapa yang laki-laki yang akan di pilih oleh Sakura? Akasuna? atau Sabaku?.

Yosh!selamat membaca minna-chii~ DLDR!~ _(:"3_

.

.

.

"BAKA! KEANPA KAU TIDAK MENGETUK PINTU NYA DAHULU SASO-KUN?!"teriak Sakura lalu mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya.

"Gomenne.. Saku-chan.. ku kira kau sedang santai atau sedang memaikan laptopmu.."kata Sasori masih memerah.

"Baka!Baka!Baka!...hm!sudahlah.. Saso-kun keluar dulu nanti kalau aku sudah memakai baju, aku akan memanggilmu!"kata Sakura lalu mengibaskan rambutnya.

"Okee.."jawab Sasori pasrah.

...

"Saso-kun! buka saja pintunya aku sudah selesai!"teriak Sakura dari dalam kamarnya.

Sasori pun langsung membuka pintu kamar Sakura lalu berjalan kearah kasur Sakura kemudian dia duduk diatas kasur Sakura.

"Nee.. kenapa dengan pakaian mu tadi?"kata Sasori lalu menggelengkan kepalanya.

"Err- Aku kepanasan tau!"

"Kepanasan?tapi kenapa harus membuka seluruh pakaianmu dan hanya meninggalkan pakaian dalammu?"

"Aku kan sudah bilan..Aku itu kepanasan Saso-kun.."

"Kenapa kau tidak mandi atau menurunkan derajat AC mu?"

"Tak terfikirkan.."jawab Sakura polos.

"Baka!"kata Sasori lalu menepuk pelan jidat Sakura yang lumayan lebar.

Setelah mereka berbincang-bincang cukup dan kaa-sannya segera pamit untuk pulang dan sekarang hanya tinggal Sakura seorang diri.

"Sasori-kun?Ahh.."gumam Sakura pelan lalu menutupi mukanya dengan bantal, lalu tertidur.

.

.

.

.

'Kriiiiiiiing..'

"Hai' Hai' aku bangun..."kata Sakura sedikit menguap dan mematikan jam wekernya.

Setelah Sakura mandi dan berpakaian Sakura langsung menuju kearah dapur dan mendapati kaa-sannya sedang memasak.

"Ohayou kaa-san.."sapa Sakura lalu mencium kecil pipi kaa-sannya"

"Ohayou mo Saku-hime.. Kamu tunggu di meja makan dulu saja, ibu sedang membuatkan makanan kesukaanmu!"kata kaa-sannya lembut.

"Okayyy!"jawab Sakura lalu berjalan menuju meja makan.

"Tadaa~ Strawberry pancake dan Strawberry Cherry Juice untuk Sakura-hime.."kata kaa-sannya lalu meletakkan makanan yang telah dibuatnya di depan Sakura.

"Waah..Arigatou kaa-san.. Ittadakimasu!~"

Setelah Sakura menghabiskan sarapannya, Sakura lansung pamit kepada kaa-sannya.

"Ittekimasu~"teriak Sakura dan kaa-sannya hanya bisa tersenyum melihat kelakuan anak perempuannya.

.

.

.

.

"Tralalalala~"Sakura bernyanyi di sepanjang jalan dan menutup matanya dan tiba tiba..

'BUGH!'

"Aaah..Gomennasai.. aku tidak sengaja..gomen gomen.."kata Sakura sopan.

"Hn..tak apa Sakura, mestinya aku yang meminta maaf"

"Eh? Gomennasai sekali lagi Gaara-kun.."

"Daijoubo, ne..Ayo beragkat ke sekolah berbarengan.."ajak Gaara.

"Okayy~"

.

.

.

.

.

Setelah sampai di sekolah, Sakura dan Gaara langsung menuju ke kelasnya dan mengikuti pelajaran pertama sampai ke tiga.

SKIP~

Setelah pelajarn ketiga usai, Dan sekarang saatnya istirahat makan siang Sakura baru tesadar kalau Sasori tidak ada di kelasnya sejak tadi.

"Ne Sakura.. Aapa kau melihat Bayi merah ku?"tanya Gaara.

"Eh?Saso-kun maksudnya? tidak, aku juga sedang memikirkannya.. Ada apa?"

"Aku ingin sekali memukul wajahnya lalu dia berlutut di hadapan ku dan mengibarkan bendera putih.."jawab Gaara semangat.

Sakura hanya bisa sweatdrop melihat Gaara yang sedang tertawa tidak jelas.

"Sakura! mau ke kantin? aku lapar.."tanya Gaara.

"Ah..iya! aku juga lapar sekali!"jawab Sakura semangat.

"Oke..Ayo!"

.

.

.

.

Setelah Sakura dan Gaara makan siang, mereka lalu kembali kekelas mereka berdua dan mengikuti pelajaran terakhir, yaitu Sains.

"Ssst.. Gaara-kun.."

"Hn? ada apa Sakura?"tanya Gaara lalu menengokkan kepalanya ke arah Sakura.

"Nanti mau ikut aku kerumahnya Saso-kun?"

"Ah.. aku sebenarnya mau, tapi nanti ada rapat dengan semua siswa yang mengikuti futsal..Gomennasai Sakura.."

"Yaah..tak apa kok Gaara-kun, tak usah minta maaf.."kata Sakura lalu tersenyum manis ke arah Gaara dan membuat Gaara memerah.

"Ne.. Gaara-kun kok mukanya merah? Sakit?.."tanya Sakura lalu melirik Gaara.

"Eh?Ah?Apa?tidak kok.. aku ga sakit! sudah sudah nanti kita dihukum Asuma-sensei!"kata Gaara lalu pura-pura memperhatikan Asuma-sensei.

"Eh?"

...

'TEEEEEEEEEEET'

"YEAAAAAAY!"seru semua murid di dalam kelas itu kecuali Gaara.

"Nah, anak-anak! Jangan lupa kalian kerjakan PR halaman 59 dan Hati hati di jalan!"kata Asuma-sensei lalu keluar kelas.

"Haaaaai..."seru semua murid.

"Maaf ya Sakura, Aku tak bisa ikut.."kata Gaara sembari memasukan buku kedalam tasnya.

"Ah..gapapa kok Gaara-kun.. gausah minta sana, nanti rapatnya telat"kata Sakura tersenyum dan menepuk pelan pundak Gaara.

"AH!Iyaa, aku lupa!sampaikan salam ku untuk Bayi merah ya! Jaa ne Sakura-chan..!"kata Gaara lalu berlari keluar kelas.

"Gaara-kun?nee..?"kata Sakura lalu tersenyum setelah itu berjalan keluar kelas.

"AKASUNA-SAMA.."

"SASORI-SAMA.."

"SASORI-SENPAI..."

"AKASUNA-KUN..."

"AKASUNA-SENPAI.."

"SASORI-KUN...KAU DIMANA..."

Saat Sakura berjalan melewati koridor sekolahnya, Sakura sempat menangkap suara SasoriFC yang memanggil nama Sasori, sontak Sakura langsung berbalik kearah belakang.

"Sasori-ku- Hey! lihat..itu Haruno-san! coba tanyakan dia!"

"Haruno-san! kami minta penejelasan! tolong Haruno-san jawab dengan benar dan jujur!"kata seorang SasoriFC yang ternyata ada kakak kelasnya.

"AH?EH?Hai'!"jawab Sakura agak panik.

"Baik! Dimana kau menyembunyikan Sasori-kun?! Beritahu kami!"

"Eh?Menyembunyikan? yang benar saja!Aku saja tidak melihatnya satu hari ini, mana mungkin aku bisa menyembunyikannya?"

"Apa kau serius? nee.. Haruno-san..?"

"Serius senpai..! aku tidak menyembunyikannya! Aku serius! aku serius!"

"Oh! baiklah! Maaf mengganggu waktu mu Haruno-san! Guys! ayo kita kembali ke markas!"

Setelah mereka pergi Sakura hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu berjalan kembali menuju rumahnya.

.

.

.

.

.

.

Sakura's House

Setelah membersihkan badan dan menghilangkan sedikit lelah, Sakura sekarang sedang makan malam dan ingin meminta izin kepada kaa-sannya untuk kerumah Sasori.

"Kaa-san..Apa habis makan malam ini aku boleh kerumah Saso-kun?Tadi dia tidak masuk sekolah, aku khawatir padanya..boleh?"tanya Sakura kepada kaa-sannya.

"Boleh sayang..Sekarang Kamu habiskan dulu makan malammu setelah itu kamu beru pergi ke rumah Sasori-kun"jawab kaa-sannya lembut.

"Hai'"

Setelah Sakura menghabiskan makan malamnya dan membereskan piring piring kotor, Sakura pamit kepada kaa-sannya lalu pergi kerumah Sasori.

"Kaa-san aku pergi kerumah Saso-kun dulu ya.."

"Ah, sebentar Sakura-chan.. ini titip ini untuk Hana dan Sasori-kun ya.."

"Baik! aku berangkat dulu! jaa~"

"jaa~ hati hati ya.."

"Iyaa.."teriak Sakura dari luar rumah.

.

.

.

.

.

.

"Ah..Akhirnya sampai.."kata Sakura sedikit lega. dari rumah Sakura ke rumah Sasori hanya butuh waktu 10menit untuk berjalan jangan heran kalau Sakura sampai dirumah Sasori lumayan cepat.

'Tokk..Tokk..Tokk.'

"Haaai'.. tunggu sebentar.."

"Selamat malam anda mencari sia- Oh, Sakua-sama.. silahkan masuk.."kata seorang maid di rumah Sasori lalu tersenyum kepada Sakura.

"Iyaa.., Hana-baasan dan Saso-kun ada?"

"Hm..Hana-sama sedang pergi keluar kota.. tapi Sasori-sama ada dikamarnya.."

"Saso-kun ada di kamarnya?sedang apa dia?"

"Ano.. Saya tidak tahu Sakura-sama, sejak pagi tadi saya tidak di perbolehkan masuk kekamarnya.. mungkin kalau ada Sakura-sama, Sasori-sama mau memperbolehkan Sakura-sama masuk.."jelas maid itu panjang lebar.

"Oh..baik kalau begitu, terimakasih Hinata-san.."kata Sakura sopan dan langsung menuju ke kamar Sasori yang ada di lantai 2.

Hinata tersenyum lalu kembali melanjutkan tugasnya.

'Tokk..Tokk..'

"Saso-kun..."

Tak ada jawaban.

"Saso-kun.."

Tak ada kesal karena tak ada jawaban, Sakura langsung membuka pintu kamar Sasori.

"Saso-kun kau sedang ap- Ahahaha!"kata Sakura lalu tetawa melihat apa yang dilihatnya..

"Sakura-chan..Tolong.. jangan bilang ke kaa-san.."pinta Sasori.

"Ahahahahah!~"

"Saku.."

"Ahahahaha! Tunggu apa itu?! Sasori-kun no baka!"

.

.

.

.

.

TBC


Yooo~ minna-chii~ ketemu lagi sama Fict moe-nyan yang gaje ini~ ini udah apdet yaa~ Yang udah baca jangan jadi Silent reader dong~(?) /lungomongapa/ Riviuw jugaa.. biar ini bisa lanjut~

bales riviuw dulu~

Akino Hikari : Arigatou sudah riviuw~ sakura mukannya merah kenapa? mau tau? baca chap3 nya ya senpai~ jangan kapok buat rifiuwin saya lagi ya senpai~ *tebar pisang* /?/

Guest :Arigatou sudah riviuw~ Arigatou juga sudah bilang kalau fict ini ceritanya seru~ ohiya~ ini udah apdet ya.. jangan kapok buat riviuwin saya lagi ya senpai~ *tebar pisang*

.

.

.

.

.

Akasuna? Atau Sabaku?

BakaMoe-Nyaan