Disclaimer : Masashi Kishimoto. Saya hanya meminjam charanya saja~
Pairing : SasoxSaku , GaaxSaku (?)
Genre : Romance , Friendship ,dll(?)
Rate : T
Warning : OOC , mungkin bakalan ada Typo , Aneh , Gaje , Abal ,dll.
Summary : Sakura menyukai 2 laki-laki berambut merah hampir semerah darah itu. Hanya saja, marga mereka berbeda, yang satu bermarga Akasuna , Dan satu lagi bermarga Sabaku. Dan pada suatu saat, dua laki laki itu menyatakan perasaannya pada Sakura. Lalu?siapa yang laki-laki yang akan di pilih oleh Sakura? Akasuna? atau Sabaku?.
Yosh!selamat membaca minna-chii~ DLDR!~ _(:"3_
.
.
.
"Saku-chan! itu gak seperti apa yang kau bayangkan..."kata Sasori dengan wajah yang sedikit memerah.
"HUUUUH!Saso-kun kira aku bodoh?eh?"tanya Sakura lalu mencondongkan sedikit tubuhnya.
"Memang bodoh!dibilang bukan seperti itu!Saku-chan tau?aku ngebuat boneka itu buat kita bertiga!eh, berempat sama kaasan!"jawab Sasori agak frustasi.
"Tapi kan kenapa Saso-kun ngebuat boneka Sakunya pake bikin?terus kok Gaara-kun pake kostum panda?terus baasan kok rambutnya ijo(?)?"tanya Sakura lalu mengacak-ngacak kepalanya(?).
"Err- Saso ngebuat Saku-chan pake bikini soalnya..err..ehm..c...ca..cantik!"jawab Sasori dengan muka yang memerah.
"Eh?eh?Saso-kun bilang aku cantik?iya?Gyahahaha!aku cantik!aku cantik!~"ucap Sakura kesenengan lalu berputar-putar didalam kamar Sasori.
"Sa-Sakura-chan.."kata Sasori Sweatdrop melihat kelakuan Sakura.
"Oh iya!Saso-kun, ini catetan hari aku sengaja menyalinnya supaya Saso-kun ga ketinggalan pelajaran!"kata Sakura lalu duduk di samping Sasori.
"Waaah..Arigatou Saku-chan.. maaf merepotkan ya!Ohiya, Sakura-chan bawa apa?"kata Sasori yang tadi melihat barang yang dibawa Sakura.
"Eh?Oh, ini.. ini dari kaasan. Sasori mau?Kuenya enak tau! mau coba?"tanya Sakura lalu menyodorkan kue yang dibawa Sakura.
"Boleh! kebetulan aku belum makan dari tadi pagi!"kata Sasori lalu mengambil satu bagian dari kue itu lalu memakannya.
"Gimana?Enak?"tanya Sakura lalu memiringkan kepalanya.
"Hm..Oishi!.."jawab Sasori disertai anganggukan.
"Ne, Saso-kun.. aku pulang dulu ya! ini sudah malan.. jaa.. oyasumi Saso-kun.."kata Sakura lalu berjalan menuju pintu kamar Sasori.
"Iyaa.. kalau takut, minta tolong kepada hinata saja untuk menemanimu pulang kerumah"kata Sasori lalu memasukan kue kedalam mulutnya.
"Ah..gausah.. yasudahlah.. aku pulang dulu.. Jaa!"
.
.
.
.
.
"Kyaaaaa! akhirnya jadi! satu bento untuk Sasori, satu untuk Gaara , satu untuk aku!"teriak Sakura semangat.
"Sudah jadi Saku-hime? wah.. kamu hebat, nak!"kata Kaasannya lalu melanjutkan memotong-motong sayuran.
"Hihihi! Arigatou kaasan.. ah! sudah jam segini! aku berangkat dulu ya kaasan.. ittekimasu!"
DI JALAN,
"Aaah.. jadi inget boneka yang dibuat Sasori-kun.."kata Sakura pelan lalu tersenyum.
"Ohayou Saku-chan! kangen aku, eh?"kata Sasori lalu memeluk Sakura dari belakang.
"GYAAAAAA!"kata Sakura jatuh duduk lalu memegang dadanya.
"Kok kaget sih?pasti kangen banget ya?aah~ seneng banget deh jadinya~"
"Kau PD sekali sih Bayi! ah.. Ohayou Sakura-chan.."kata sesorang lainnya yang berambut merah yaitu Gaara.
"Biarin~ Saku-chan emang kangen kok! haha!"
"Pd!"
"Bodo!"
"Pd banget. ewwwhh.."
"Woi! udah! kalian tuh malah berantem udah yuk! kesekolah! mau telat?"ucap Sakura sebal.
"Hai'!"jawab Sasori dan Gaara kompak.
.
.
.
.
.
.
"Kalian bertiga itu!Sudah telat tidak mau bertanggung jawab!(?)"ucap Tsunade agak kencang mungkin sampai-sampai terdengar dari luar ruangan.
"Bertanggung jawab kenapa sih Tsunade-sama?kitakan cuma telat 15menit!"kata Sasori lalu mengangkat tangannya dan menaruhnya di depan dada.
"WHAT?Apa yang kau bilang Akasuna-san?15menit itu cuma?"ucap Tsunade lalu berjalan menuju Sasori.
"Iyaaaa...memangnya baasan dulu gapernah telat?kata kaasan saja, baasan dulu saat sekolah selalu telat!,Apalagi telatnya sampai 30menit.."jawab Sasori santai.
"Jangan panggil saya baasan disini Sasori!ini sekolah!Dan tentang saya telat itu...Jangan di bahas lagi!Masa lalu ya masa lalu!sekarang ya sekarang!"ucap Tsunade membela dirinya.
"Haaaaaaai' Gomennasai Tsunade-baasan... Sekarang, Kita harus ngapain?"tanya Sasori masih santai(?).
"Kau memang susah Sasori.. Ah, sebentar.."kata Tsunade lalu menggelengkan kepalanya.
"Etto.. Sekarang saya harus melakukan apa ya, Tsunade-sama?Kembali kekelas?kan saya harus belajar untuk menjadi juara sekolah..."tanya Sakura nge-les plus nyari aman(?).
"Ahh.. kalau gitu, Sakura-chan kamu boleh ke kelas.."kata Tsunade lalu menepuk bahu Sakura.
"Yatta! Arigataou Tsunade-sama.."jawab Sakura lalu lompat kegirangan(?).
"Ingat?Hanya kali ini saya membabaskanmu ya.. sudah sana.."kata Tsunade lalu mengibaskan tangannya.
"Hai!"jawab Sakura lalu keluar dari kantor Tsunade.
"Tsunade-sama, itukan gaadil! masa cuma Sakura yang bebas?!"kata Gaara membuka suara yang sedari tadi diam.
"Memangnya kenapa? kan saya yang mempunyai wewenang"jawab Tsunade tenang lalu berjalan kembali ke singgahsananya.
"Lho?Tapi kan yang bikin telat si merah itu!"kata Gaara lalu menunjuk Sasori yang sedang memainkan dasinya.
"Hah?kok aku sih? jelas jelas kamu juga yang buat kita telat !, dasar merah!"teriak Sasori didalam ruangan Tsunade dan membuat Karin yang ada di depan pintu ruangan Tsunade menengok(?).
"Tapi yang bikin telat banget itu kau Merah!"teriak Gaara tak kalah kencang dan membuat Karin menengok lagi(?).
"HEY!KALIAN SADAR TIDAK SIH?RAMBUT KALIAN BERDUA ITU MERAH!"teriak Tsunade sangat kencang dan membuat Karin lari ketakutan menjauhi ruangan Tsunade.
"Gomenasai, kami baru sadar.."kata Duomerah lalu berpelukan layaknya teletabis(?).
"Sudah!Sekarang kalian bersihkan kolam renang sekolah! sampai bersih! cepat!"kata Tsunade lalu membuka berkas-berkas yang ada di mejanya.
"Hai'.."jawab Duomerah lalu berlari menuju ruang olahraga.
.
.
.
.
.
.
"Ini gara-gara kau Bayi merah!"kata Gaara sambil menyikat kolam.
"Yaudah sih!udah lewat juga!"kata Sasori dengan suara agak kencang sampai sampai suara Sasori menggema di ruang olahraga.
"Hey, Bayi merah.."suara Gaara membuka suara.
"Hn. Ada apa?"tanya Sasori masih sambil membersihkan kolam.
"Kau..suka sama Sakura-chan ya?"tanya Gaara dengan nada yang berubah menjadi sedikit serius.
"Kalau iya?kenapa?"jawab Sasori santai.
"Mau bersaing dengan ku?,Bayi?"ucap Gaara dengan serius.
"Bersaing?Untuk?"kata Sasori heran.
"Siapa yang bisa mendapatkan Sakura-chan, berarti itu yang menang?"tanya Gaara lalu menatap Sasori.
"Boleh.. Tapi, dengan 1 syarat!"kata Sasori kembali menatap Gaara.
"Apa?"kata Gaara lalu kembali mengambil alat-alatnya.
"Sakura gak boleh tau kalau kita bersaing untuk dapetin dia!Gimana?"
"Baik! Tenang saja.. Haruno Sakura akan menjadi kekasih dari Sabaku Gaara dan bukan menjadi kekasih Akasuna Sasori.."jawab Gaara setuju.
"Terserah!"kata Sasori lalu melanjutkan kegiatan bersih bersihnya.
"Eh...Haruno Sakura?Nama yang Cantik. Ah..Tenang saja Sabaku-san , Akasuna-san.. Aku akan ikut bermain dengan kalian..Dan, lihat saja siapa yang akan menang nanti.."
.
.
.
.
.
YOO~
Gommenasai minna-chii.. chap4 kemain itu moe-chii bikin dari hape QAQ gataunya jadinya kek gitu..
maaf kalau kurang memuaskan, tapi ini moe-chii udah Re-edit kok QAQ semoga suka yaa..
Nee~
Jangan pada baca doang dong.. ripiuw juga..
Moe-chii nerima saran dari senpai semua supaya bisa buat fict lebih baik lagi..
Moe-chii juga nerima flame kok.. Asalkan gak parah banget dan gak nyakitin hati atika /?/
YOSH!tunggu di chap selanjutnya ya!
KEEP OR DELETE ?
AKASUNA ATAU SABAKU
BakaMoe-Nyaan
